Anda di halaman 1dari 1

Si Tiga yang selalu bersama

Epsilon Orionis (ε Ori / ε Orionis) adalah bintang biru besar di rasi Orion. Bintang
ini merupakan bintang tercerah ketigapuluh di langit malam dan merupakan
bintang tercerah keempat di rasi ini. Bintang ini disebut juga dengan nama Alnilam
berasal dari bahasa Arab ‫ النظظظام‬an-niżām dan berhubungan dengan kata ‫ نظظظم‬nażm
yang berarti "tali (kalung) mutiara". Kadang-kadang disebut juga Alnihan atau
Alnitam. Sebagai bintang supraraksasa biru keputihan (blue-white supergiant),
bintang ini juga termasuk bintang yang paling cemerlang. Bersama dengan
Mintaka (Delta Orionis) dan Alnitak (Zeta Orionis), bintang ini membentuk "ikat
pinggang Orion", yang sangat terkenal pada kebudayaan kuno. Bintang ini berada
di tengah dari ketiga bintang tersebut.

Zeta Orionis (ζ Ori) adalah bintang yang berada pada jarak 800 tahun cahaya di
rasi Orion. Bintang ini memiliki nama tradisional Alnitak (kadang-kadang disebut Al
Nitak atau Alnitah), berasal dari bahasa Arab ‫ النطاق‬an-nitaq, yang berarti "korset".
Zeta Orionis (ζ Ori) berada di ujung kiri "ikat pinggang Orion". Komponen
utamanya merupakan bintang supraksasa biru yang panas (blue supergiant)
dengan magnitudo absolut -5.25, dan merupakan bintang kelas O tercerah di langit
malam dengan magnitudo 1.70. Bintang ini memiliki dua komponen biru
bermagnitudo tingkat keempat.

Delta Orionis (δ Ori), adalah bintang yang berada pada jarak 900 tahun cahaya
dari Bumi. Bintang ini sering disebut juga dengan nama Mintaka (dari ‫منطقققة‬
manţaqah, yang berarti "daerah" dalam bahasa Arab). Bintang ini sebenarnya
adalah bintang ganda di ujung barat ikat pinggang Orion, komponen sekundernya
bermagnitudo 7. Komponen utamanya juga merupakan bintang ganda, terdiri dari
bintang raksasa kelas B (type B giant) dan komponen yang lebih kecil (namun lebih
panas) dengan kelas O. Bintang-bintang saling mengorbit selama 5.73 hari.
Bintang-bintang ini memiliki kecemerlangan 70,000 kali Matahari dengan massa 20
kali Matahari.