Anda di halaman 1dari 32

Apa itu Gelombang Otak? Otak Anda terdiri dari milyaran sel otak yang disebut neuron.

Setiap neuron saling berkomunikasi (menjalin hubungan) dengan memancarkan gelombang listrik. Gelombang listrik yang dikeluarkan oleh neuron dalam otak inilah yang disebut "gelombang otak" atau brainwave. Jadi yang disebut gelombang otak adalah "arus listrik" yang dikeluarkan oleh otak. Apabila otak tidak lagi mengeluarkan gelombang otak, maka kita tahu bahwa otak tersebut sudah mati. Gelombang otak bisa diukur dengan peralatan Electroencephalograph (EEG). Diketahui bahwa frekuensi gelombang otak yang dihasilkan oleh neuron bervariasi antara 0-30 Hz dan digolongkan menjadi gelombang delta, theta, alpha dan beta. Setiap gelombang punya karakteristik yang berbeda-beda serta menandakan kondisi mental seseorang. Karakteristik empat jenis gelombang otak. Gelombang Beta: Waspada, Konsentrasi. Kondisi gelombang otak Beta (13-30 Hz) menjaga pikiran kita tetap tajam dan terfokus. Dalam kondisi Beta, otak Anda akan mudah melakukan analisis dan penyusunan informasi, membuat koneksi, dan menghasilkan solusi-solusi serta ide-ide baru. Beta sangat bermanfaat untuk produktivitas kerja, belajar untuk ujian, persiapan presentasi, atau aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan tinggi. Gelombang Alpha: Kreativitas, Relaksasi, Visualisasi Gelombang otak Alpha (8-13 Hz) sangat kontras dibandingkan dengan kondisi Beta. Kondisi relaks mendorong aliran energi kreativitas dan perasaan segar, sehat. Kondisi gelombang otak Alpha ideal untuk perenungan, memecahkan masalah, dan visualisasi, bertindak sebagai gerbang kreativitas kita. Gelombang Theta: Relaksasi mendalam, Meditasi, Peningkatan Memori Lebih lambat dari Beta, kondisi gelombang otak Theta (4-8 Hz) muncul saat kita bermimpi pada tidur ringan. Atau juga sering dinamakan sebagai mengalami mimpi secara sadar. Frekuensi Theta ini dihubungkan dengan pelepasan stress dan pengingatan kembali memori yang telah lama. Kondisi senjakala (twilight) dapat digunakan untuk menuju meditasi yang lebih dalam, menghasilkan peningkatan kesehatan secara keseluruhan, kebutuhan kurang tidur, meningkatkan kreativitas dan pembelajaran. Gelombang Delta: Penyembuhan, Tidur Sangat Nyenyak.

Kondisi Delta (0.5-4 Hz), saat gelombang otak semakin melambat, sering dihubungkan dengan kondisi tidur yang sangat dalam. Beberapa frekuensi dalam jangkauan Delta ini diiringi dengan pelepasan hormon pertumbuhan manusia (Human Growth Hormone), yang bermanfaat dalam penyembuhan. Kondisi Delta, jika dihasilkan dalam kondisi terjaga, akan menyediakan peluang untuk mengakses aktivitas bawah sadar, mendorong alirannya ke pikiran sadar. Kondisi Delta juga sering dihubungkan dengan manusiamanusia yang memiliki perasaan kuat terhadap empati dan intuisi. Pandangan keliru yang selama ini ada dalam benak banyak orang adalah otak hanya menghasilkan satu jenis gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang beta. Kalau kita rileks kita berada di alfa. Kalau sedang melamun, kita di theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan itu salah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan empat jenis gelombang secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Misalnya dalam kondisi tidur, otak kita lebih banyak memproduksi gelombang delta, tapi tetap memproduksi theta, alpha dan beta walaupun kadarnya sedikit. Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang. Meditasi adalah salah satu cara paling kuno untuk mengatur pola gelombang otak. Sedangkan bagi masyarakat modern yang sibuk, teknologi Brainwave Entrainment menjadi salah satu cara favorit untuk mengatur pola gelombang otak agar sesuai dengan kebutuhan. Sebenarnya, selain 4 jenis gelombang yang kami sebutkan diatas (Delta, Theta, Alpha dan Beta) masih ada gelombang otak yang lebih tinggi yaitu Gamma dengan frekuensi 40-99 Hz, HyperGamma dengan frekuensi tepat 100 Hz dan gelombang Lambda dengan frekuensi tepat 200 Hz. Menurut Dr. Jeffrey. D. Thompson, dari Center for Acoustic Research, gelombang HyperGamma dan Lambda berhubungan dengan kemampuan supranatural, metafisika atau paranormal. Sedangkan Gelombang Gamma terjadi ketika seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan, terburu-buru karena dikejar deadline pekerjaan atau keadaan lain yang sangat menegangkan bagi orang tersebut. Apa Itu Brainwave Entrainment? Pola gelombang otak Anda menentukan keadaan mental Anda. Apakah Anda sedang bersemangat, berenergi, produktif, kreatif, bergembira atau sedang malas, sedih, stress, cemas, susah konsentrasi atau depresi, semua

itu dipengaruhi oleh pola gelombang otak yang dikeluarkan oleh sel-sel saraf di otak Anda. Gelombang otak menentukan keadaan pikiran Anda. Brainwave entrainment merupakan sebuah cara untuk mengatur pola gelombang otak Anda sesuai kebutuhan, agar anda mendapatkan kondisi pikiran sesuai yang Anda inginkan. Dalam bahasa Inggris, Brainwave Entrainment dikenal juga dengan nama brainwave synchronization dan brainwave stimulation. Di Indonesia Brainwave Entrainment dikenal dengan nama Terapi Gelombang Otak, Stimulasi Gelombang Otak atau Sinkronisasi Gelombang Otak. Untuk tujuan penulisan artikel ini, kami menyebutnya Brainwave Entrainment karena istilah ini lebih universal. Brainwave Entrainment bisa didefinisikan sebagai suatu usaha merangsang otak agar menghasilkan gelombang otak dengan pola/frekuensi tertentu sesuai kebutuhan. Cara perangsangannya bisa dengan gelombang suara atau kilatan cahaya. Dari dua cara tersebut, yang paling populer adalah perangsangan gelombang suara karena dinilai lebih efektif, lebih murah dan mudah digunakan. Fenomena "entrainment" pertama kali ditemukan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Belanda bernama Christian Huygens. Dia punya sebuah ruangan yang berisi beberapa jam bandul (jam kuno yang ada bandul sebagai penggerak). Dia mengamati, waktu demi waktu gerakan bandul menjadi selaras antara satu jam dengan jam lainnya. Padahal pada awalnya gerakan bandul jam tersebut tidak selaras. Christian Huygens mengulang percobaannya beberapa kali. Dia mulai dengan menggerakkan bandul jam secara berbeda-beda dan hasilnya selalu sama, yaitu: setelah beberapa saat semua bandul jam tersinkronisasi dengan sendirinya. Huygens kemudian menyebut keadaan ini dengan istilah "entrainment". Sedangkan untuk Brainwave Entrainment sendiri baru muncul sejak tahun 1839. Diawali sejak Heinrich Wilhelm Dove menemukan Binaural Beats. Dalam dunia teknologi pikiran dikenal dengan "frequency following response" yang merupakan fenomena alami yang dimiliki otak manusia. Frequency Following Response adalah sebuah keadaan dimana otak cenderung menyesuaikan frekuensinya dengan frekuensi rangsangan suara atau cahaya yang diterima otak melalui telinga atau mata. Sebagai penutup artikel ini, kami ingin Anda paham satu hal. Bahwa setiap frekuensi gelombang punya efek tersendiri terhadap tubuh dan pikiran Anda. Misalnya gelombang otak dengan frekuensi 6Hz dan 7,83Hz sama-sama

termasuk kategori gelombang theta. Namun keduanya punya pengaruh yang sangat berbeda terhadap otak. Dalam dunia Brainwave Entrainment, kita juga mengenal istilah Brainwave Pattern atau Pola Gelombang Otak. Pola gelombang otak adalah sebuah komposisi dari berbagai frekuensi gelombang otak yang terjadi pada otak seseorang. Pola gelombang otak menentukan kondisi mental seseorang. Ada pola gelombang otak untuk tidur, ada pola gelombang otak untuk mimpi, ada pola gelombang otak untuk semangat serta gembira, tapi ada juga pola gelombang otak penderita ADHD, depresi, OCD dan sebagainya. Semua itu bisa diukur dan diamati dengan peralatan EEG seperti gambar dibawah. Kekuatan Pikiran Bawah Sadar Posted on 7 Juli 2011 by firmanpratama Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada alam pikiran bawah sadar yang apabila dapat dikelola, maka menjadi kekuatan yang luar biasa. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu. Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti. Oleh karena itu, perlu seseorang memiliki target yang lebih tinggi dari kemampuan yang dirasakan ada sekarang untuk merangsang kekuatan dalam pikiran tersebut dengan satu hal, komitmen target. Sebab target atau sasaran baru yang dipikirkan itu akan menggerakkan diri seseorang untuk melaksanakan tindakan. Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka diri kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada. Setelah tindakan-tindakan baru yang lebih konstruktif dikerjakan hingga berulang-ulang, maka tanpa disadari kita sudah banyak melakukan hal-hal penting hingga kita tiba di zona baru, dimana kita berhasil mencapai target yang didambakan. Itulah mengapa dikatakan bahwa manusia mempunyai potensi yang sangat besar dalam pikiran bawah sadar. Kekuatan pikiran bawah sadar itu dapat dibangkitkan melalui 2 (dua) cara, yaitu: autosuggestion dan visualization. Autosuggestion Keinginan-keinginan kita merupakan informasi penting untuk pikiran bawah sadar. Sebab keinginan yang terekam kuat dalam pikiran bawah sadar merupakan potensi sangat besar yang dapat menjadi daya dorong untuk menggerakkan diri kita berbuat sesuatu yang luar biasa bahkan di luar kebiasan umumnya manusia. Keinginan yang sangat besar dan terekam

dalam pikiran bawah sadar itulah yang dinamakan autosuggestion. Autosuggestion harus dilakukan dengan penuh rasa percaya, melibatkan emosi dalam diri, dilakukan penuh konsentrasi terhadap obyek yang positif, dan dilakukan secara terus menerus atau berulang-ulang. Selanjutnya, pikiran bawah sadar inilah yang akan mendikte semua gerak-gerik tubuh kita semacam electric statis yang memancar dari otak keseluruh organ tubuh. Kekuatan yang ditimbulkan oleh pikiran bawah sadar itu sangat dahsyat entah digunakan untuk melakukan perbuatan buruk atau baik, bergantung kepada keinginan yang dibuat oleh orang tersebut. Kadangkala niat untuk melakukan sesuatu secara otomatis muncul dari pikiran bawah sadar. Autosuggestion akan mengetuk kesadaran (heartknock). Karena dilakukan berulang-ulang dan rutin, suatu ketika kata-kata tersebut akan menembus pikiran bawah sadar. Lalu pikiran bawah sadar itupun memompa semangat. Energi itu dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan impian hidup kita. Mungkin kegiatan autosuggestion ini akan dianggap aneh oleh orang lain. Tetapi itulah salah satu cara untuk mengubah diri dari dalam. Biasakan mendengar pola pikir positif , terstruktur dan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang konstruktif.Jadi jangan ragu untuk melakukan budaya-budaya yang potensial, menumbuhkan optimisme dan kreatifitas. Ada 6 (P) petunjuk dalam melakukan autosuggestion, yaitu; Positive : pada saat melakukan autosuggestion, pikirkan hal-hal yang positif saja. Powerful : lakukan dengan penuh keyakinan sebab dapat memberikan kekuatan untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Precise : keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat dideskripsikan, karena pikiran bawah sadar hanya bisa menyusun berdasarkan kategori. Present Tense: dalam bentuk keinginan saat ini, bukan keinginan di masa lalu atau akan datang. Personal : lakukan perubahan positif terhadap diri sendiri terlebih dahulu. Potensial : memungkinkan untuk dicapai dalam target waktu yang telah ditetapkan. Visualization Bila kita menginginkan sesuatu maka pikiran bawah sadar akan menggambarkan apa yang didambakan itu. Dengan cara memvisualisasikan impian terlebih dahulu, terciptalah banyak sekali karya-karya spektakuler di dunia ini. Marcus Aurelius Antonius, seorang kaisar Romawi jaman dahulu mengatakan, Sesuatu yang selalu divisualisasikan manusia akan mudah

terekam dalam pikiran bawah sadar. Bahkan kekuatan visualisasi tersebut digunakan seseorang untuk mengganti kemampuan menghafal tulisan dan gambar. Selanjutnya akan muncul kekuatan pikiran, yang berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh. Sehingga tubuhpun ikut bereaksi dengan mengerahkan seluruh potensi yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan. Memvisualisasikan impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh pikiran bawah sadar. Tuhan Yang Maha Pencipta menganugerahkan potensi yang sama besar kepada manusia. Tidak ada ruginya membayangkan betapa berpotensinya diri kita untuk mencapai impian-impian. Berikut ini beberapa langkah dalam memvisualisasikan impian, yaitu: 1.Mendefinisikan impian Mendefinisikan impian artinya memberikan batasan atau standar akan impian yang hendak dicapai. Kemudian, gambarkanlah semua impian seolaholah Anda sudah sepatutnya meraih impian tersebut. Meskipun tindakan ini terkesan sederhana, tetapi dari gambaran impian itulah kita akan mencoba berbuat sesuatu untuk melakukan perubahan dan akhirnya dapat meraih cita-cita. 2.Menentukan target waktu Dambakan impian itu terwujud sesuai target yang telah ditentukan, sebab impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat. Impian dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak segan-segan melakukan perubahan. Maka mulailah dari Berpikir Besar, Mulai dari Yang Kecil dan Kerjakan Sekarang, Potensi yang kita miliki sebenarnya sangatlah besar, kelihatannya sangat sayang jika tidak dioptimalkan. 3.Melakukan berulang-ulang Melakukan ulangan artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering ingat akan impian kita. Jika sering ingat, maka perlahan-lahan impian itu akan tertanam di alam pikiran bawah sadar. Bila pesan sudah diterima oleh SCM (sub-conscience mind), maka dia akan menggerakkan diri kita untuk menciptakan keputusan atau menjadikan kita lebih kreatif. Jika impian lebih sering diimajinasikan ternyata dapat melipatgandakan kekuatan dari pikiran bawah sadar. Imajinasi yang diulang-ulang ini akan secara tidak langsung merangsang ilusi akan kenyataan yang luar biasa tentang potensi kita sebagai umat manusia. Sehingga diri kita akan berusaha keras mencapai impian yang divisualisasikan. Begitulah seterusnya kekuatan pikiran bawah sadar bekerja dan dibangkitkan, hingga perubahan besar terjadi dalam diri kita pada suatu waktu.

Inti dari membangkitkan kekuatan pikiran bawah sadar adalah : 1.Dengan membayangkan, merasakan apa yang kita inginkan 2.Jangan sekali-kali memikirkan . bagaimana cara mencapainya 3.Setelah kita dapat membayangkan, merasakan dengan sejelas-jelasnya lalu berdoa dan dipasrahkanProses membayangkan, merasakan apa yang kita inginkan adalah proses mencari tahu keinginan kita yang hakiki / keinginan kita yang sebenar-benarnya karena pada dasarnya kita/manusia memiliki sangat banyak sekali keinginan/kemauan. Kemauan yang hakiki biasanya mengandung : rasa takut .. takut tidak tercapai rasa passion . gregetan, nafsu harus, harus, harus dapat rasa berani berkorban . apapun yang terjadi, kita harus dapat sesuatu yang lebih besar/baik daripada saat ini Kenapa jangan sekali-kali memikirkan cara mencapainya? Karena kemauan hakiki tersebut adalah KEMAUAN. Kemauan adalah kerjaan otak kanan yang berhubungan dengan imajinasi, angan-angan, cita-cita, gambaran dan rasa. Jadi tidak perlu logis. Sedangkan kehidupan atau kondisi kita saat ini adalah REALITAS/LOGIKA/NYATA. Realitas/logika/nyata adalah kerjaan otak kiri yang berhubungan dengan angka, hitungan dan urutan. Karena kita memiliki Kemauan yang merupakan kerja Otak Kanan, tapi yang memikirkan caranya (logika) dengan otak kiri. Jadi setelah kemauan yang hakiki kita peroleh, Otak Kanan akan memberikan signal ke Otak Kiri. Ketika itu otak kiri mulai bekerja, terjadilah synergy (kerjasama) antara otak kanan dan otak kiri. HASILNYA .. kedua volume Otak Kiri dan Kanan akan bertambah dan hasilnya akan Luar Biasa . dari berbagai sumber Semoga bermanfaat,

3 Cara Mudah Mengaktifkan Pikiran Bawah Sadar Kita Posted on 7 Juni 2011 by firmanpratama

Pernah melihat anggota keluarga kita yang wanita (umumnya) begitu heboh ketika melihat sinetron striping yang lagi tayang di televisi ? Bahkan sampai menangis, atau marah dan teriak histeris jika tokoh utama hampir saja terkena bencana. Mengapa mereka bisa seperti itu ? Padahal mereka mengetahui bahwa yang dilihat hanyalah sebuah cerita saja, bukan kenyataan. Itulah contoh sederhana kondisi hipnosa dimana pikiran bawah sadar mereka aktif, sehingga terbawa emosi dan fokus kepada cerita yang ada dalam sinetron itu. Konsentrasi mereka yang mebuat gerbang antara pikiran sadar dan bawah sadar terbuka. Perhatikan gambar berikut, konsep pikiran sering digambarkan seperti fenomena gunung es. Bagian atas adalah pikiran sadar dan bagian bawah adalah pikiran bawah sadar.

Lalu kapan kita mengetahui, kita berada dalam kondisi di sadar atau bawah sadar? Harus dipahami dulu sifat-sifat dari 2 jenis pikiran ini, kita mulai dari pikiran sadar dalam bahasa latinnya adalah Conscious. Sifat utama dari Conscious kita adalah : 1. Logika, artinya pikiran sadar menggunakan akal dan berpikiran logis, logis disini sesuai dengan yang sudah diprogram dari awal di pikiran kita. Dan ini yang hampir dari kita merasakannnya, ketika diminta melakukan sesuatu pasti memikirkan dulu hadiahnya. Kalau hadiah itu belum masuk hitungan untung, maka kita pasti menolaknya. Padahal belum tentu yang kita pikir logis mendapat untung merupakan untung yang kecil. Sekali lagi ini tergantung dari program yang kita terima saat kecil. 2. Berurutan, artinya pikiran sadar bekerja urut dari awal terus ke tengah kemudian ke akhir. Jadi sebelum mengetahui akhirnya, harus ke tengah dulu. Padahal sangat mungkin, menuju akhir dengan hanya mengetahui awalnya ? Benar ? 3. Menganalisa, artinya pikiran sadar melakukan banyak analisa mengenai untung-rugi dari tindakan kita. Contohnya ketika ada perintah berdoa, maka pikiran sadar sudah menganalisa dan memunculkan pertanyaan, Kapan berdoanya ?, Apa pasti terkabul tuh doa?, dan sekali lagi analisa ini berdasar pengetahuan yang diperoleh selama hidupnya. Komposisi pikiran sadar hanya sekita 12% dari keseluruhan pikiran. Mengapa Tuhan hanya menciptakan begitu sedikit?Mengapa bukan fifty-fifty ?

Berikutnya mari kita lihat sifat dari pikiran bawah sadar yang dalam bahasa latinnya adalah sub-conscious, komposisinya sekitar 88%. Begitu besar, tetapi kita jarang memanfaatkannya. Padahal Tuhan telah memberikannya dalam komposisi yang besar. Sifat utama dari pikiran bawah sadar adalah kebalikan dari pikiran sadar, yaitu : 1. A-Logika, artinya bertindak tanpa perlu berpikir dulu, apa yang diterima langsung dikerjakan. Sifat ini tentunya berdampak positif maupun negatif. Tapi, tetap tenang..karena Tuhan sudah memikirkan hal ini. Jika informasi yang diterima bertentangan dengan nilai dasarnya, maka informasi itu juga gagal diterima oleh pikiran bawah sadar. 2. Acak, sifatnya acak..coba saja jika anda membaca buku, tetapi langsung membuka awal, kemudian acak saja membukanya, ke halaman manapun di tengah dan akhir. Ingat kembali, halaman yang terbuka pasti berisi informasi yang penting untuk kita ketahui. Bagi kita yang acak melakukan sesuatu, maka pikiran bawah sadar yang terbuka dan siap membantu kita. 3. Langsung menerima, ini adalah sifat utama dari pikiran bawah sadar, ketika gerbang bawah sadar terbuka, maka informasi apapun langsung masuk tanpa dicermati dan dianalisa. Sifat inilah yang perlu kita kendalikan, kapan waktunya kita membuka dan kapan waktunya menutup. Sekarang, anda bayangkan dari sifat bawah sadar ini, begitu berbahaya kan, oleh karena itu Tuhan menciptakan gerbang atau Area Kritis dalam beberapa pengertian disebut RAS (Reticular Activating System) agar kita mampu membuka dan menutup sendiri pintu gerbang bawah sadar kita. Bayangkan jika gerbang ini selalu terbuka, apa jadinya dunia ini ? Sekali lagi, ini kesempurnaan ciptaan Tuhan. Ada 3 cara yang mudah dapat kita lakukan jika ingin berpindah ke state subconscious, yaitu : 1. Konsentrasi (Fokus), dalam melakukan hal apapun cobalah hanya memikirkan hal itu saja. Lupakan yang lain saat Anda mengerjakan sesuatu. Maka coba diingat kembali, saat anda berkonsentrasi kepada sesuatu hal, maka KEAJAIBAN terjadi.

Contoh, ketika saya sedang berusaha konsentrasi terhadap bahan untuk UTS pasca sarjana, tetapi saya belum belajar sebelumnya. Dan saya merasakan seolah-olah ada yang membisiki saya, soal mana saja yang keluar. Bahkan saya seperti ditunjuki munculnya sebuah file tentang solusi manual dari handbook dosen saya. AJAIBNYA ketika saya memperhatikan suara dan pemuncuan itu, maka hasilnya benarsoal ujian untuk UTS itu sama persis

dengan soal di solusi manual. LUAR BIASA , pikiran bawah sadar adalah bagian dari pikiran yang terhubung dengan Alam Semesta. 2. Berpikir bebas dari URUTAN, ketika urutan itu dilanggar, maka pikiran bawah sadar bekerja dan membantu kita untuk mengerjakan tugas yang bebas dari urutan seperti membaca buku. Jadi saat membaca buku, anda bisa membacanya dari awal ke halaman bebas, dan penutupnya. Atau anda bisa langsung menuju halaman bebas dulu. Itu BEBAS. Hal ini agar Pikiran Bawah Sadar terasa lebih bebas dan nyaman. 3. Berpikir acak, Mulailah untuk membaca sebuah buku, dengan menuju halaman sesuai keinginan kita. Tanpa harus dari awal kemudian ke akhir, bisa ke halaman 70, kembali ke halaman 10, kemudian ke akhir. Saya sering menganggap pikiran sadar hanya Tool saja yang Tuhan Ciptakan. Ketika anda ingin membangun sebuah usaha, perhatikan bagian kerja dari pikiran. Saat anda bingung mau buka usaha apa? tanyakan ke pikiran bawah sadar, usaha apa yang cocok dengan kemampuan kita, Munculkan gambarannya, beri warna yang jelas. Ingat terima saja apa yang dimunculkkan oleh sub-conscious kita. Lalu gunakan Tool pikiran sadar kita, untuk menghitung modal, untungruginya dari membuka usaha tersebut. Ketika menghitung, kita harus benar, gunakan logika hitungan yang benar. Gunakan Conscious kita untuk hal seperti ini. Kemudian ketika sudah ada hitungannya. LAKSANAKAN impian itu, wujudkan usaha itu, gunakan kembali pikiran bawah sadar kita, mengapa harus pikiran bawah sadar ? Karena semua organ tubuh pusatnya dikendalikan oleh pikiran bawah sadar. Lakukan saja, sesuai perhitungan, turuti saja, gunakan Imajinasi kita, tanpa harus urut mengerjakannnya. Misalnya masih memikirkan ijinnya dulu, LANGSUNG sajaBuka dan Laksanakan..Bebaskan saja kegiatan itu. Dan biarkan PIKIRAN BAWAH SADAR membawa KEAJAIBAN. Semoga bermanfaat CREATIVE VISUALIZATION Creative Visualization by Shakti Gawain (diterjemahkan dari: -Sybil Leek, Diary of Witch-)

Whatever believe in, Vividly imagine, and Enthusiastically act upon, Must inevitably come to pass.

What is Creative Visualization?

Visualisasi Kreatif adalah teknik penggunaan imajinasi untuk menciptakan apa pun yang diinginkan dalam kehidupan ini. Pada masa lalu (kebanyakan kita sekarang pun) menggunakan kekuatan visualisasi kreatif ini secara tidak sadar (unconscious way). Disebabkan konsep negatif kita tentang kehidupan, secara otomatif dan tidak sadar mengharapkan dan mengimajinasikan sesuatu yang sifatnya kekurangan, terbatas, kesulitan, dan masalah yang selalu terjadi dalam kehidupan.

Harus dicatat bahwa Teknik ini tidak dapat digunakan untuk mengontrol tingkah laku seseorang atau menyebabkan seseorang melakukan sesuatu yang kita kehendaki melawan kehendak mereka. Hal ini akan menjadi bumerang, jika kita memaksakan kehendak walaupun secara mental.

Untuk memanfaatkan Visualisasi Kreatif tidak dibutuhkan kepercayaan terhadap hal-hal yang bersifat metafisik atau ide spiritual tertentu. Yang dibutuhkan hanyalah kepercayaan atas kekuatan diri sendiri.

Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

How Creative Visualization works?

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan: Alam fisik adalah energi Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis) Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy) Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Empat Langkah Dasar untuk Visualisasi Kreatif yang Efektif Tetapkan tujuan (goal) Ciptakan ide yang jelas atau gambar Fokus terhadap ide sesering mungkin berikan energi positif pada ide tersebut

Teruskan bekerja dengan proses tersebut sampai Anda mencapai tujuan yang diinginkan atau tidak ada lagi keinginan untuk melakukan hal tersebut. Harap diingat bahwa tujuan kadang sering berubah sebelum tercapai. Jika Anda kehilangan keinginan (interest), ini waktunya mungkin bagi Anda untuk melihat dari sudut lain apa sesungguhnya yang Anda inginkan.

Note: pada bagian lain buku ini akan diungkap langkah-langkah untuk mendapatkan apa yang diinginkan, salah satunya adalah Jangan terlalu sering mengubah tujuan atau keinginan. Sehingga hal yang paling penting adalah bagaimana menentukan goal atau keinginan secara jelas.

Affirmations

Afirmasi atau Penegasan adalah salah satu elemen terpenting dalam Visualisasi Kreatif. Afirmasi adalah sebuah pernyataan positif yang kuat dan bertenaga bahwa sesuatu sudah terjadi atau terlaksana. Ini adalah sebuah jalan untuk membuat sesuatu itu pasti dari apa yang sedang Anda imajinasikan.

Melakukan afirmasi memberikan kita kesempatan mengubah sesuatu yang membosankan, melelahkan, tidak menyenangkan atau hal-hal negatif didalam pikiran menjadi sesuatu konsep atau ide yang positif. Afirmasi adalah teknik yang powerful, seseorang dapat dalam waktu singkat mengubah perilaku dan pengharapan tentang hidup, dan karenanya secara total akan mengubah apa yang dia ciptakan untuk dirinya.

Sebuah Afirmasi dapat merupakan pernyataan positif:

Semua yang aku butuhkan telah ada bersamaku Alam semesta sangat berlimpah Segala sesuatu sekarang bekerja bersama untuk kebaikan dalam hidupku Aku mencintai dan menghargai diriku

Ini beberapa hal penting untuk diingat: 1. Pernyataan Afirmasi harus dalam waktu sekarang (Present Tense) 2. Pernyataan Afirmasi harus selalu dilakukan dalam cara yang paling positif menurut Anda 3. Secara umum, semakin pendek dan sederana semakin baik 4. Selalu gunakan Afirmasi yang mencerminkan perasaan yang paling tepat buat Anda 5. Selalu diingat bahwa Anda menciptakan sesuatu yang baru, bukan mencoba mengubah atau melakukan kembali sesuatu yang sudah ada, yang akan menghasilkan konflik.

6. Afirmasi tidaklah berarti melawan perasaan atau emosi, bahkan sesuatu yang negatif sekalipun 7. Secara teratur dan berkesinambungang hentikan keraguan dan keengganan, dan berikan energi mental dan emosi secara penuh ke dalam afirmasi Anda.

Ketika Anda datang dengan kekosongan, mengharapkan sesuatu, dan kondisi yang manipulatif, pelajaran pertama yang paling penting adalah biarkan semuanya berlalu, berjalan apa adanya. Anda harus rilek, santai, berhenti berjuang, mencoba terlalu keras, atau memanipulasi orang atau sesuatu untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Berhenti melakukan sesuatu terlalu banyak dan dapatkan pengalaman menjadi untuk sesaat.

Ketika Anda melakukan ini, tiba-tiba akan Anda temukan bahwa Anda sesungguhnya sangat Okay, biarkan diri Anda menjadi diri sendiri dan dunia berjalan. Anda memulai untuk memfokuskan energi Anda pada tujuan tertinggi yang diinginkan dan nyata pada waktu tertentu.

Menjadi, Melakukan dan Mendapatkan (Being, Doing, and Having)

Sering orang mencoba hidup menjalani hidup dengan cara terbalik: mereka mencoba memiliki lebih banyak benda/sesuatu, untuk melakukan lebih banyak yang diinginkan, agar menjadi lebih bahagia.

Pada kenyataannya, harusnya sebaliknya. Anda pertama harusnya menjadi siapa sesungguhnya Anda, kemudian melakukan apa yang perlu dilakukan, agar mendapatkan apa yang diinginkan. 3 Elemen Penting Desire-keinginan: perasaan yang kuat dan jelas terhadap tujuan Belief-percaya: jika ada kepercayaan, maka segalanya akan terwujud Acceptance-menerima: apakah Anda benar-benar menginginkan hal tersebut sungguh-sungguh (Pro dan Kontra)?

Going with The Flow (Mengalir)

Cara efektif untuk menggunakan Visualisasi Kreatif adalah dengan mengalir. Ini berarti Anda tidak perlu melakukan usaha mendapatkan kemana Anda pergi; sederhana saja, letakkan di alam semesta (visualisasi) secara jelas kemana Anda ingin pergi dan secara sabar dan selaras (harmoni) dengan alam semesta ikuti aliran sungai kehidupan, sampai dia membawa Anda ke sana. Mengikuti aliran berarti berpegangan dengan tujuan Anda secara santai (bahkan yang kelihatannya penting sekalipun), dan bersikap untuk tetap mau berubah jika sesuatu yang lebih baik datang. Mengikuti aliran adalah keseimbangan antara menjaga tujuan Anda secara jelas di pikiran, sekaligus menikmati setiap kejadian dan gambaran yang menyenangkan sepanjang pencapaian tersebut, dan bersedia berubah jika hidup membawa langkah Anda kearah yang lebih baik. Manifestasi yang berhasil adalah ketika seseorang membawa perubahan atau perkembangan dengan sadar (consciousness). Menerima Diri Anda

Agar Anda dapat menggunakan Visualisasi Kreatif untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan dalam hidup, Anda harus mau dan mampu menerima apa yang diberikan oleh hidup kepada Anda, yaitu kebaikan diri Anda. Banyak dari kira mengalami kesulitan untuk mendapatkan kemungkinan apa yang diinginkan dalam hidup. Ini biasanya berawal dari perasaan tidak berharga yang kita dapatkan pada masa lalu. Afirmasi dan Visualisasi Kreatif adalah jalan yang sangat indah dalam menciptakan citra-diri (self image) yang lebih positif dan penuh kasih. Pertama, ini akan menyebabkan Anda menerima dan mencintai diri Anda apa adanya. Kedua, ini akan menuntun Anda memulai menciptakan diri Anda seperti apa yang Anda inginkan.

Prosperity Program

Bagian yang paling penting dalam seluruh proses Visualisasi Kreatif adalah pemrograman kesejahteraan (prosperity). Ini berarti memahami atau sadar dalam mengambil sudut pandang, bahwa alam semesta berlimpah , ini

adalah sumber dari segala yang Anda inginkan, baik materi, emosi, mental dan spiritual. Salah satu yang paling sering menyebabkan kegagalan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan adalah program keterbatasan, kelangkaan. Sesungguhnya bumi ini adalah sesuatu yang tidak memiliki kebaikan tidak terbatas, indah, dan tempat yang berlimpah. kejahatan datang dari keterbatasan pemahaman atas kebenaran tadi. kejahatan atau penyanggalan adalah seperti bayangan, sebenarnya bukan materi yang nyata, bayangan adalah karena kekurangan cahaya. Kita tidak dapat menghilangkan bayangan dengan melawannya, kita harus meneranginya dengan cahaya pada bayangan tersebut. Kecuali Anda dapat menciptakan pemahaman bahwa dunia ini adalah tempat yang baik yang dapat mendukung semua orangn untuk mendapatkan keinginannya, Anda akan mendapat kesulitan dalam menciptakan sesuatu yang diinginkan dalam kehidupan.

Memberi (Outflowing)

Salah satu prinsip kunci yang lain adalah memberi. Ketika kita mengharapkan kebaikan dari alam semesta, secara alami kita ingin membaginya. Saat kita memberikan energi kita, sesungguhnya kita membuat ruang yang lebih besar untuk mengalirnya energi ke dalam diri kita. Ketika kita dalam ketidak-amanan, kita cenderung menahan apa yang kita miliki, ini sesungguhnya kita memotong aliran energi yang mengalir kepada kita.

Energi mengambil bentuk seperti cinta, penghargaan, kepemilikan benda, uang, persahabatan, kesehatan, gairah hidup, dll dan prinsip ini bekerja secara sama terhadap bentuk-bentuk energi tersebut.

Dari Imajinasi ke realitas

Agar Visualisasi Kreatif berhasil: Definisikan tujuan

Pikirkan, meditasi dan dengarkan intuisi Anda sebelum memulai Yakinlah bahwa hanya kebaikan yang akan memberikan hasil dari visualisasi Duduklah sendiri di tempat yang tenang, tempat dimana Anda tidak diganggu Santaikan tubuh Anda Bernafaslah teratur dan dalam beberapa kali Visualisasikan benda atau situasi yang Anda inginkan Lihatlah di dalam pikiran Anda secara jelas dan detail gambaran mental dari apa yang Anda inginkan telah tercapai Gunakan dalam imajinasi seluruh indera Anda (penglihatan, pendengaran, bau, dll) Beri rasa dan emosi dalam apa yang sedang Anda kerjakan Lakukan sedikitya 2 kali sehari sekitar 10menit setiap kalinya Teguh dan konsisten atas apa yang dilakukan sampai mendapatkan hasil Terima hanya pikiran, perasaan/emosi dan kata yang positif saja Selalu tetap Positif Dalam hari tersebut, jika ada pikiran negatif atau keraguan, ganti semua dengan pikiran positif. Setiap kali pikiran negatif datang, lihat hal positifnya dulu. Selalu dengan pikiran terbuka (open mind), sehingga ketika kesempatan (opportunity) untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan muncul, Anda akan mengenali dan mengambilnya. Setelah sesi visualisasi selesai, katakana dengan penuh konsentrasi dan tulus: biarlah segala sesuatu terjadi dengan harmoni dancara yang paling baik terhadap semua yang terlibat dalam proses ini Bersyukurlah!

MENGUBAH NASIB DENGAN PROGRAM ALAM BAWAH SADAR February 9th, 2010 | 3 Comments Dalam setiap babak kehidupan, manusia selalu mengalami satu atau lebih

peristiwa yang menggoncangkan dan mengubah kehidupannya. Kebutuhan hidup yang begitu besar yang tidak seimbang dengan pendapatan, kehilangan pekerjaan, konflik rumah tangga, perceraian, kematian pasangan hidup atau salah satu keluarga yang dicintai, sakit parah berkepanjangan, kecelakaan yang menyebabkan cacat seumur hidup dan berbagai krisis kehidupan lainnya, semua itu bisa membuat depresi bahkan mengguncang keimanan kita. Jelas kita merasa tidak bahagia, padahal menurut Erbe Sentanu, pendiri Kataati Institute, sebuah lembaga yang mengajarkan tehnik pemberdayaa pikiran dan perasaan, bahagia adalah fitrah manusia. Jika kemudian manusia merasa tidak bahagia, itu karena manusia sudah keluar dari fitrahnya. Fitrah manusia yang sempurna sering dikacaukan oleh pesan-pesan ketidakmampuan yang datang dari lingungannya. Bahagian menurutnya adalah menerima apa yang sudah kita miliki. Ketika kita menolak yang terjadi pada diri kita, saat itulah ketidakbahagiaan akan muncul. Lalu, haruskah kita pasrah pada nasib ketika hidup dirundung malang? Jawabannya: tidak! Sambil menerima yang sudah terjadi dengan ikhlas, kita tetap perlu ikhtiar, bersikap reaktif, juga antisipatif terhadap perubahan itu. Kita harus menjadi subyek dari perubahan tersebut dan memiliki kendali penuh atas apa pun yang terjadi dalam kehidupan kita. Erbe Sentanu mengatakan, kita sebenarnya bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Lalu, bagaimana caranya? Kita bisa menggabungkan teknik relaksasi, visualisasi dan afirmasi dalam sebuah proses yang bertujuan menanamkan suatu realitas yang kita inginkan ke dalam pikiran atau alam bawah sadar untuk mewujudkan realitas baru yang kita inginkan tersebut. Misalnya, ketika kita ditimpa penyakit berat atau kehilangan pekerjaan, kita bisa menanamkan harapan baru sekaligus mewujudkannya, bahwa kita pasti sehat atau kita pasti mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik. Proses inilah yang tersebut dengan pemrograman kembali alam bawah sadar (subconscious reprogramming).

Mengapa Menggunakan Alam Bawah Sadar? Yang menjadi pertanyaan, mengapa menggunakan alam bawah sadar? Erbe Sentanu mengatakan, alam bawah sadar tidak pernah bisa membedakan antara imajinasi dengan kenyataan. Alam bawah sadar tidak pernah memiliki mekanisme untuk mengetahui hal-hal yang nyata atau pun tidak nyata. Kita bisa melihat contohnya dalam kasus berikut ini. Pada tahun 1962, majalah kedokteran Kyushi keluaran Jepang melaporkan

bagaimana system kekebalan anak-anak Jepang bereaksi terhadap sesuatu yang mereka anggap nyata. Anak-anak itu setelah ditutup matanya, diberi tahu bahwa tanaman yang tengah digosok-gosok ke lengan mereka adalah tanaman beracun. Setelah itu, mereka mengeluarkan reaksi-reaksi alergi yang keras pada lengan mereka, seperti pembengkakan, kulit menjadi kemerah-merahan dan gatal-gatal. Namun ketika diberi tahu bahwa yang digosokkan ke tangan mereka adalah zat yang tidak berbahaya, reaksi-reaksi tersebut tidak muncul. Nah, disitulah alam bawah sadar bekerja. Ketika alam bawah sadar merekam bahwa tanaman itu beracun, maka reaksi yang dikeluarkan dikeluarkan pun seperti reaksi yang dikeluarkan jika tanaman tersebut beracun, walaupun sebenarnya tidak demikian. Karena, itu kita bisa memanfaatkan cara kerja alam bawah sadar untuk sesuatu yang menguntungkan. Kita bisa menanamkan program apa pun kea lam bawah sadar untuk mewujudkan segala sesuatu yang kita inginkan. Di dalam bukunya, Quantum Ikhlas, Erbe Sentanu, mengatakan bahwa pikiran tidak hanya terkait dengan pembagian otak secara fungsional yang terdiri dari otak kiri dan otak kanan, tetapi juga pembagian berdasarkan aspek kesadarannya. Umumnya manusia hanya memanfaatkan pikiran sadarnya yang memiliki kekuatan hanya 12% dari ke seluruhan kekuatan pikirannya. Pikiran sadar inilah yang biasa kita maksud ketika menyebut seseorang sedang menggunakan otaknya. Sedangkan 88% lainnya merupakan kekuatan bawah sadar yang secara umum hanya muncul dalam bentuk perasaannya. Bayangkan jika dengan 12% dari keseluruhan otak manusia saja banyak yang bisa dilakukan, bagaimana kalau kemampuan 88% itu bisa kita manfaatkan? Hasilnya tentu luar biasa. Kekuatan alam bawah sadar begitu besar dan dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan tiga sampai tujuh kali lebih cepat.

Kondisi Alpha = Gerbang Menuju Kekuatan Bawah Sadar Lalu, bagaimana caranya mengeksplorasi kekuatan alam bawah sadar tersebut? Sebagai langkah awal, perlu dipahami kondisi otak manusia menurut gelombangnya. Ada 4 kategori gelombang otak, yaitu beta, alpha, theta dan delta. Kondisi beta (14-100 Hz) adalah kondisi saat kita sepenuhnya sadar. Pada saat ini otak didominasi oleh logika. Saat seseorang berada di gelombang ini, otak kiri sedang aktif digunakan untuk berfikir, konsentrasi dan sebagainya sehingga gelombnag otaknya meninggi.

Kondisi yang paling penting untuk menebus pikiran bawah sadar adalah alpha (8-13,9 Hz). Dalam kondisi alpha kita bisa membuka pintu gerbang menuju 88% kekuatan alam bawah sadar. Kondisi alpha adalah kondisi yang sangat relaks atau sama persis ketika kita berkhayal dan melamun. Kondisi theta (4-7,9 Hz) adalah kondisi saat kita bermimpi. Pada saat ini, pikiran pun menjadi kreatif dan inspiratif. Dalam kondisi theta, pikiran menjadi sangat jernih, sangat khususk, terjadi relaksasi yang dalam, dan saat ini indra keenam atau intuisi muncul. Yang membedakan kondisi alpha dengan theta adalah kesadaran kita. Pada kondisi alpha, kita masih merasakan anggota tubuh kita sedangkan pada kondisi theta semua itu sudah tidak terasa lagi. Sedangkan kondisi delta (0,1-3,9Hz) adalah kondisi pada saat manusia sedang tertidur pulas tanpa mimpi. Kondisi delta diperlukan oleh tubuh karena pada kondisi itu tubuh aktif mengganti sel-sel yang rusak dan melakukan peremajaan terhadap sel-sel tubuh. Lalu bagaimana caranya kita masuk ke gelombang alpha? Cara yang mudah adalah membalikkan mata kiri ke atas dan memejamkan mata, lalu pikiran pun membawa kita ke dalam kondisi alpha, melarutkan kita dalam suasana yang nyaman dan penuh kedamaian. Kondisi alpha juga dapat dibangun melalui meditasi. Meditasi yang sempurnrta adalah kedua telapak tangan dibuka, pada saat itulah energy alam akan menyatu dan berputar dalam keseluruhan tubuh. Ditunjang music yang indah dan syahdu, suasana alpha akan mudah tercapai. Erbe Sentanu menawarkan cara mudah untuk masuk ke kondisi alpha yaitu dengan menggunakan alat bantu yang disebut teknologi Digital Prayer. Alat ini berupa CD brainwave management (pengaturan gelombang otak) berisi suara-suara alam seperti air mengalir, gelombang samudera yang naik turun atau kicauan burung, semua itu telah diracik menggunakan teknologi audio yang khusus didesain untuk menghasilkan kondisi-kondisi otak dan kesadaran tertentu. Mendengarkan CD ini secara teratur bisa melatih otak untuk bekerja sama antara satu sisi dengan sisi lainnya sehingga bisa memasuki kondisi alpha secara cepat.

Menggambarkan Bayangan Mental Dengan Visualisasi Dalam prakteknya, visualisasi sebenarnya adalah proses menciptakan ide, bayangan mental, atau gambaran di lubuk hati kita yang paling dalam. Ini merupakan cara untuk bergerak memasuki tingkat kesadaran yang lain dan menanamkan gambaran yang kita inginkan. Misalnya, ketika kita sakit, kita

membayangkan diri kita yang sehat dan bisa melakukan banyak aktivitas. Pada pelaksanaannya, visualisasi harus didahului dengan relaksasi, karena hanya dengan cara inilah kita dapat menyentuh energy bawah sadar bawah sadar dengan kuat. Ketika kita berada dalam kondisi yang relaks dan hening secara mental, itulah saatnya kita menggunakan imajinasi untuk memvisualkan sesuatu yang kita inginkan. Semakin kuat keinginan kita semakin focus energy yang kita arahkan ke bayangan mental, sehingga potensi untuk mewujudkan bayangan ke dalam realitas fisik akan lebih kuat.

Afirmasi atau Self Talk Afirmasi dilakukan dengan mengucapkan suatu hal dengan penuh keyakinan terhadap diri sendiri (self talk) untuk mencapai tujuan tertentu, kemudian merasakan dan mewujudkannya. Dalam pemrograman alam bawah sadar, ada beberapa kaidah yang mesti dipatuhi dalam melaksanakan afirmasi yaitu menggunakan kalimat yang pendek dan jelas maksudnya. Kemudian diucapkan dengan bahasa yang positif misalnya, Saya berani, jangan katakan, Saya tidak takut.. Selanjutnya, dirumuskan dalam masa sekarang dan menyakini bahwa apa yang anda kehendaki itu pasti terlaksana. Dan yang terpenting, kalimat anda sebaiknya diulang-ulang untuk memberi waktu agar pernyataan anda tersebut meresap dan terekam kea lam bawah sadar kita.

Tambahkan Emosi dan Perasaan yang Menyenangkan Selain relaksasi, visualisasi dan afirmasi, hal yang tak kalah penting dalam melakukan pemrograman kembali bawah sadar adalah keyakinan. Agar proses pemrograman bawah sadar dapat lebih efektif, diperlukan emosi atau perasaan yang positif atau perasaan yang menyenangkan. Ketika kita memprogram sesuatu yang kita inginkan, ciptakan sebuah rasa bahagia seolah-olah apa yang kita inginkana tersebut sudah tercapai. Kita harus bersyukur seolah-olah yang kita inginkan sudah tercapai. Melakukan program alam bawah sadar ini harus dilakukan terus-menerus sedikitnya tiga kali sehari, masing-masing selama 20 menit, sampai realitas yang kita harapkan itu terwujud menjadi kenyataan. Sebelum kita mengawali tahapan program ulang (reprogramming) alam bawah sadar, kita perlu menentukan terlebih dulu realitas/target yang kita harapkan secara jelas. Selanjutnya, cari tempat yang sunyi atau tidak banyak

gangguan. Kita harus berada dalam keadaan yang sangat rileks. Jika perlu, lakukan dulu latihan ringan untuk melemaskan atau meregangkan otot-otot kita. Setelah itu lakukan visualisasi dan afirmasi.

Langkah-langkah Subconscious Reprogramming 1. Duduk atau berbaring dengan nyaman dan relaks. Pejamkan mata, kalau perlu diiringi music yang lembut yang membuat anda sangat rileks dan semua beban pikiran anda terlepas. Atau, gunakan CD ala Erbe Sentanu. Tarik napas panjang dan dalam. Rasakan udara dingin memasuki seluruh tubuh melalui lubang hidung. Secara perlahan anda memasuki kondisi gelombang otak alpha. Nikmati keadaan ini beberapa saat. 2. Kemudian ucapkan dalam hati afirmasi yang sudah anda buat, misalnya, saya sembuh total dan saya bisa beraktivitas dengan bebas. 3. Kemudian visualisasikan keadaan atau tujuan yang anda harapkan tersebut ke dalam layar ,mental anda. Bayangkan anda sudah sehat dan melakukan berbagai aktivitas. Gambarkan dengan jelas sehingga anda benar-benar dapat melihat diri anda sendiri dalam pikiran anda. 4. Sambil membayangkan, tambahkan suasana hati atau perasaan positif yang anda miliki ketika tujuan itu tercapai. Hati anda dipenuhi rasa senang, bahagia dan syukur. Ambil napas panjang dan dalam, nikmati perasaan itu. Nikmati gambaran visual dan perasaan hati yang menyertai suasana tersebut. 5. Setelah itu hitunglah secara perlahan dari 5, 4, 3, 2, 1 sambil menarik napas yang panjang dan dalam pada setiap hitungan. Setelah itu, bukalah mata anda. Jika prose situ terjadi kurang dari 20 menit, ulangi beberapa kali lagi sampai mencapai sekitar 20 menit. Lakukan terus secara tekun. Perlu diingat, semuanya memerlukan proses dan waktu yang cukup untuk tumbuh dan terwujud menjadi realitas baru yang kita harapkan. Selamat Mencoba. (Sumber: Nirmala).

TEKNIK MENGAKTIFKAN OTAK KANAN SECARA CEPAT Manusia adalah makhluk Allah yang paling mulia dan paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lain ciptaan-Nya, mengapa demikian ? karena manusia dilengkapi dengan kemampuan otak yang tidak terbatas, kemampuan tersebut sebagian besar berada di bilik kanan, diotak bawah

sadar dan alam bawah sadar. Jika sel otak kita mati sejuta setiap hari, maka jumlah sel otak yang berkurang jika kita mencapai umur 100 tahun hanya berkurang sekitar 3,6 %, sungguh merupakan angka yang sangat kecil (Super Great Memory: Irwan Widiatmoko ). Namun menurut penelitian para ilmuan dikatakan bahwa jumlah sel otak manusia bisa bertambah, bagian-bagian otak manusia dapat menghasilkan ribuan sel otak baru setiap hari. Jika seluruh informasi buku perpustakaan di dunia atau seluruh informasi jaringan telekomunikasi di dunia dimasukkan ke dalam otak, otak manusia tidak akan penuh. Jika setiap detik dimasukkan 10 informasi sampai kita meninggal, ke dalam otak kita, misalnya sampai umur kita 100 tahun, maka otak manusia belum terisi separuhnya, sungguh fantastis... Selanjutnya Irwan Widiatmoko: pemegang rekor pertama daya ingat MURI mengatakan bahwa: Kapasitas otak manusia adalah angka satu diikuti angka nol yang panjangnya 10 pangkat 5 juta kilometer. Deretan nol sepanjang 10 pangkat 5 juta kilometer adalah sebanding dengan perjalanan bumi ke bulan sebanyak 14 kali pulang pergi. Potensi otak manusia yang digunakan rata-rata hanya sekitar 0,0001% dari potensi otak manusia yang sesungguhnya. Para ahli jiwa pada tahun 1950 meneliti bahwa potensi otak manusia yang digunakan rata-rata hanya sekitar 50%, pada tahun 1970 sebesar 10%, tahun 1980 sekitar 1%, dan tahun 1990 yaitu 0,01%. Saat ini rata-rata potensi otak manusia yg digunakan kurang lebih 0,0001%. Fakta empiris tentang keajaiban otak manusia yang tidak seirama dengan kenyataan yang kita alami setiap hari, melahirkan pertanyaan besar bagi kita dimanakah potensi besar otak kita itu tersimpan ?.... Menurut para ahli neurologi bahwa kemampuan otak sadar kita ( otak kiri ) yang kita pakai sehari-hari dalam berpikir hanya 12% dari seluruh kemampuan otak manusia, sisanya yaitu 88% adalah tanggungjawab otak bawah sadar ( otak kanan ) yang berhubungan dengan: kreativitas, imajinasi, kreasi, keikhlasan, kejujuran, keuletan, kedisiplinan, tanggungjawab, komitmen, spirit, kesabaran, keindahan, rasa kasih sayang, kepedulian, dll ( Quantum Ikhlas, Erbe sentanu ) Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana mengaktifkan otak kanan kita ?..

Sebelum kita memasuki bagaimana mengaktifkan otak kanan kita, maka kita perlu terlebih dahulu menyamakan frekuensi dan gelombang kita sehingga dapat menangkap gelombang kejut yang akan mengaktifkan gelombang otak kanan kita. Sebagaimana halnya apabila kita hendak menangkap salah satu siaran radio FM yang sedang on air maka kita harus menyamakan dulu frekuensi dan gelombang radio tersebut, karena apabila frekuensi dan gelombang tidak sama maka jangan harap Anda dapat menerima siaran radio tersebut. Saat ini kita berada di frekuensi Quanta atau ( energi vibrasi/getaran ) dan di gelombang Zero Point ( titik nol ) suatu gelombang yang merasakan seluruh urusan dan kehidupannya diikhlaskan hanya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dalam rangka mengakses otak bawah sadar dan alam bawa sadar kita yang telah dianugerahi oleh Sang Pencipta dibarengi dengan melepaskan semua hal-hal yang dapat membuat kita merasa sombong. Langkah Pertama : Tentunya karena ini otak kanan yang akan diaktifkan maka akan lebih membantu apabila diiringi dengan alunan musik natural atau instrumentalia yang dapat memancing otak kanan kita, kemudian mulai kita menyadarkan kepada diri kita yang selama ini telah hidup berpuluh-puluh tahun. Tapi, pernahkah kita sadari kalau bumi yang kita pijak selama ini tidak diam...., bahkan saat ini saat anda membaca artikel ini, anda sedang melakukan perjalanan luar angkasa yang sangat jauh dengan kecepatan sangat tinggi, karena bumi yang kita tempati berpuluh-puluh tahun ini sedang mengelilingi matahari setiap saat. Tahukah anda bahwa bumi kita ini mengelilingi matahari setahun sekali.., yang artinya kalau umur kita sudah 40 tahun berarti sudah 40 kali Anda mengelilingi matahari, suatu prestasi yang sungguh luar biasa. Perlu Anda ketahui ukuran matahari adalah 109 kali besarnya bumi, sungguh suatu ukuran yang luar biasa karena bumi saja yang ukurannya kecil terasa sangat besar, belum sempat kita mengelilingi bumi ini, belum kita berjalan kebelahan dunia lain...seperti Amerika, Eropa, Afrika, Australia, Kutub Utara, Kutub Selatan. Apakah bumi ini ada yang menopang sehingga terasa seperti diam...? Apakah bumi ini ada yang menggantung sehingga dapat melayang-layang di luar angkasa...? Sadarkah Anda kalau saat ini Anda sedang melayang-layang di luar angkasa yang jaraknya sangat jauh di atas sana ? di alam semesta ....! Tahukah Anda kalau jarak Bumi dengan Matahari adalah 149.597.870 kilo meter, sedangkan diameter bumi hanya berjarak 12.700 kilo meter, tahukah Anda kalau massa/berat matahari 332.950 x bumi ?.

Lihatlah bumi tempat kita berada saat ini... dia melayang di luar angkasa...pernahkah terpikir oleh kita kalau saat ini kita berada di atasnya berkeliling mengelilingi matahari ?. Sangat jelas oleh mata kita kalau air laut itu menggantung dan menempel di bumi...sungguh ajaib...air laut yang begitu banyak dapat menyatu dengan bumi tanpa tumpah ke bawah... Maka apa yang pantas untuk kita banggakan atau sombongkan.......!! bukankah setiap saat kita bisa terlempar jauh ke luar dari bumi manakala Allah sejenak mencabut daya tarik bumi barang satu atau dua detik ? Kemampuan untuk merasakan bahwa Anda saat ini.. detik ini.. sedang melayang di luar angkasa dengan menggunakan planet yang bernama BUMI adalah hasil kerja otak kanan kita, sehingga apabila Anda mampu untuk mengimajinasikan posisi Anda saat ini maka pada saat itulah otak kanan Anda sedang aktif, tinggal bagaimana Anda menjaga kondisi tersebut dan dapat mempertahankannya. Selanjutnya bagaimana Anda memperkuat daya kekuatan otak kanan Anda dengan membuatnya menjadi 10 watt, 100 watt atau 100.000 watt...tergantung dari kemauan Anda untuk meningkatkan dengan cara membaca, berpikir, merenung, merasakan serta melakukan sesuatu yang baik dengan memberi sebanyak-banyaknya bukan menerima sebanyak-banyaknya, banyak mencintai sesama dan menyayangi sesama bahkan kepada tumbuhan, hewan, serta seluruh apa yang ada di bumi ini. Apa yang menghalangi kita untuk tidak mau saling mengasihi...bukankah karena kasihnya Allah sehingga kita bisa hidup di planet bumi dengan melayang di luar angkasa ? Bukankah karena kasih sayang-Nya Allah sehingga kita bisa menghirup udara segar tanpa menggunakan tabung oksigen seperti para astronout ? Demikian yang dapat kami persembahkan semoga fakta alam ini dapat membuat otak kanan kita aktif sehingga dapat memikirkan hal-hal yang sebelumnya tidak dapat kita pikirkan.

CREATIVE VISUALIZATION Creative Visualization by Shakti Gawain (diterjemahkan dari: -Sybil Leek, Diary of Witch-)

Whatever believe in, Vividly imagine, and Enthusiastically act upon, Must inevitably come to pass.

What is Creative Visualization?

Visualisasi Kreatif adalah teknik penggunaan imajinasi untuk menciptakan apa pun yang diinginkan dalam kehidupan ini. Pada masa lalu (kebanyakan kita sekarang pun) menggunakan kekuatan visualisasi kreatif ini secara tidak sadar (unconscious way). Disebabkan konsep negatif kita tentang kehidupan, secara otomatif dan tidak sadar mengharapkan dan mengimajinasikan sesuatu yang sifatnya kekurangan, terbatas, kesulitan, dan masalah yang selalu terjadi dalam kehidupan.

Harus dicatat bahwa Teknik ini tidak dapat digunakan untuk mengontrol tingkah laku seseorang atau menyebabkan seseorang melakukan sesuatu yang kita kehendaki melawan kehendak mereka. Hal ini akan menjadi bumerang, jika kita memaksakan kehendak walaupun secara mental.

Untuk memanfaatkan Visualisasi Kreatif tidak dibutuhkan kepercayaan terhadap hal-hal yang bersifat metafisik atau ide spiritual tertentu. Yang dibutuhkan hanyalah kepercayaan atas kekuatan diri sendiri.

Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau

omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

How Creative Visualization works?

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan: Alam fisik adalah energi Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis) Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy) Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Empat Langkah Dasar untuk Visualisasi Kreatif yang Efektif Tetapkan tujuan (goal) Ciptakan ide yang jelas atau gambar Fokus terhadap ide sesering mungkin berikan energi positif pada ide tersebut

Teruskan bekerja dengan proses tersebut sampai Anda mencapai tujuan yang diinginkan atau tidak ada lagi keinginan untuk melakukan hal tersebut. Harap diingat bahwa tujuan kadang sering berubah sebelum tercapai. Jika Anda kehilangan keinginan (interest), ini waktunya mungkin bagi Anda untuk melihat dari sudut lain apa sesungguhnya yang Anda inginkan.

Note: pada bagian lain buku ini akan diungkap langkah-langkah untuk mendapatkan apa yang diinginkan, salah satunya adalah Jangan terlalu sering mengubah tujuan atau keinginan. Sehingga hal yang paling penting adalah bagaimana menentukan goal atau keinginan secara jelas.

Affirmations

Afirmasi atau Penegasan adalah salah satu elemen terpenting dalam Visualisasi Kreatif. Afirmasi adalah sebuah pernyataan positif yang kuat dan bertenaga bahwa sesuatu sudah terjadi atau terlaksana. Ini adalah sebuah jalan untuk membuat sesuatu itu pasti dari apa yang sedang Anda imajinasikan.

Melakukan afirmasi memberikan kita kesempatan mengubah sesuatu yang membosankan, melelahkan, tidak menyenangkan atau hal-hal negatif didalam pikiran menjadi sesuatu konsep atau ide yang positif. Afirmasi adalah teknik yang powerful, seseorang dapat dalam waktu singkat mengubah perilaku dan pengharapan tentang hidup, dan karenanya secara total akan mengubah apa yang dia ciptakan untuk dirinya.

Sebuah Afirmasi dapat merupakan pernyataan positif:

Semua yang aku butuhkan telah ada bersamaku Alam semesta sangat berlimpah Segala sesuatu sekarang bekerja bersama untuk kebaikan dalam hidupku Aku mencintai dan menghargai diriku

Ini beberapa hal penting untuk diingat: 1. Pernyataan Afirmasi harus dalam waktu sekarang (Present Tense) 2. Pernyataan Afirmasi harus selalu dilakukan dalam cara yang paling positif menurut Anda 3. Secara umum, semakin pendek dan sederana semakin baik 4. Selalu gunakan Afirmasi yang mencerminkan perasaan yang paling tepat buat Anda 5. Selalu diingat bahwa Anda menciptakan sesuatu yang baru, bukan

mencoba mengubah atau melakukan kembali sesuatu yang sudah ada, yang akan menghasilkan konflik. 6. Afirmasi tidaklah berarti melawan perasaan atau emosi, bahkan sesuatu yang negatif sekalipun 7. Secara teratur dan berkesinambungang hentikan keraguan dan keengganan, dan berikan energi mental dan emosi secara penuh ke dalam afirmasi Anda.

Ketika Anda datang dengan kekosongan, mengharapkan sesuatu, dan kondisi yang manipulatif, pelajaran pertama yang paling penting adalah biarkan semuanya berlalu, berjalan apa adanya. Anda harus rilek, santai, berhenti berjuang, mencoba terlalu keras, atau memanipulasi orang atau sesuatu untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Berhenti melakukan sesuatu terlalu banyak dan dapatkan pengalaman menjadi untuk sesaat.

Ketika Anda melakukan ini, tiba-tiba akan Anda temukan bahwa Anda sesungguhnya sangat Okay, biarkan diri Anda menjadi diri sendiri dan dunia berjalan. Anda memulai untuk memfokuskan energi Anda pada tujuan tertinggi yang diinginkan dan nyata pada waktu tertentu.

Menjadi, Melakukan dan Mendapatkan (Being, Doing, and Having)

Sering orang mencoba hidup menjalani hidup dengan cara terbalik: mereka mencoba memiliki lebih banyak benda/sesuatu, untuk melakukan lebih banyak yang diinginkan, agar menjadi lebih bahagia.

Pada kenyataannya, harusnya sebaliknya. Anda pertama harusnya menjadi siapa sesungguhnya Anda, kemudian melakukan apa yang perlu dilakukan, agar mendapatkan apa yang diinginkan. 3 Elemen Penting Desire-keinginan: perasaan yang kuat dan jelas terhadap tujuan Belief-percaya: jika ada kepercayaan, maka segalanya akan terwujud Acceptance-menerima: apakah Anda benar-benar menginginkan hal tersebut

sungguh-sungguh (Pro dan Kontra)?

Going with The Flow (Mengalir)

Cara efektif untuk menggunakan Visualisasi Kreatif adalah dengan mengalir. Ini berarti Anda tidak perlu melakukan usaha mendapatkan kemana Anda pergi; sederhana saja, letakkan di alam semesta (visualisasi) secara jelas kemana Anda ingin pergi dan secara sabar dan selaras (harmoni) dengan alam semesta ikuti aliran sungai kehidupan, sampai dia membawa Anda ke sana. Mengikuti aliran berarti berpegangan dengan tujuan Anda secara santai (bahkan yang kelihatannya penting sekalipun), dan bersikap untuk tetap mau berubah jika sesuatu yang lebih baik datang. Mengikuti aliran adalah keseimbangan antara menjaga tujuan Anda secara jelas di pikiran, sekaligus menikmati setiap kejadian dan gambaran yang menyenangkan sepanjang pencapaian tersebut, dan bersedia berubah jika hidup membawa langkah Anda kearah yang lebih baik. Manifestasi yang berhasil adalah ketika seseorang membawa perubahan atau perkembangan dengan sadar (consciousness). Menerima Diri Anda

Agar Anda dapat menggunakan Visualisasi Kreatif untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan dalam hidup, Anda harus mau dan mampu menerima apa yang diberikan oleh hidup kepada Anda, yaitu kebaikan diri Anda. Banyak dari kira mengalami kesulitan untuk mendapatkan kemungkinan apa yang diinginkan dalam hidup. Ini biasanya berawal dari perasaan tidak berharga yang kita dapatkan pada masa lalu. Afirmasi dan Visualisasi Kreatif adalah jalan yang sangat indah dalam menciptakan citra-diri (self image) yang lebih positif dan penuh kasih. Pertama, ini akan menyebabkan Anda menerima dan mencintai diri Anda apa adanya. Kedua, ini akan menuntun Anda memulai menciptakan diri Anda seperti apa yang Anda inginkan.

Prosperity Program

Bagian yang paling penting dalam seluruh proses Visualisasi Kreatif adalah pemrograman kesejahteraan (prosperity). Ini berarti memahami atau sadar dalam mengambil sudut pandang, bahwa alam semesta berlimpah , ini adalah sumber dari segala yang Anda inginkan, baik materi, emosi, mental dan spiritual. Salah satu yang paling sering menyebabkan kegagalan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan adalah program keterbatasan, kelangkaan. Sesungguhnya bumi ini adalah sesuatu yang tidak memiliki kebaikan tidak terbatas, indah, dan tempat yang berlimpah. kejahatan datang dari keterbatasan pemahaman atas kebenaran tadi. kejahatan atau penyanggalan adalah seperti bayangan, sebenarnya bukan materi yang nyata, bayangan adalah karena kekurangan cahaya. Kita tidak dapat menghilangkan bayangan dengan melawannya, kita harus meneranginya dengan cahaya pada bayangan tersebut. Kecuali Anda dapat menciptakan pemahaman bahwa dunia ini adalah tempat yang baik yang dapat mendukung semua orangn untuk mendapatkan keinginannya, Anda akan mendapat kesulitan dalam menciptakan sesuatu yang diinginkan dalam kehidupan.

Memberi (Outflowing)

Salah satu prinsip kunci yang lain adalah memberi. Ketika kita mengharapkan kebaikan dari alam semesta, secara alami kita ingin membaginya. Saat kita memberikan energi kita, sesungguhnya kita membuat ruang yang lebih besar untuk mengalirnya energi ke dalam diri kita. Ketika kita dalam ketidak-amanan, kita cenderung menahan apa yang kita miliki, ini sesungguhnya kita memotong aliran energi yang mengalir kepada kita.

Energi mengambil bentuk seperti cinta, penghargaan, kepemilikan benda, uang, persahabatan, kesehatan, gairah hidup, dll dan prinsip ini bekerja secara sama terhadap bentuk-bentuk energi tersebut.

Dari Imajinasi ke realitas

Agar Visualisasi Kreatif berhasil: Definisikan tujuan Pikirkan, meditasi dan dengarkan intuisi Anda sebelum memulai Yakinlah bahwa hanya kebaikan yang akan memberikan hasil dari visualisasi Duduklah sendiri di tempat yang tenang, tempat dimana Anda tidak diganggu Santaikan tubuh Anda Bernafaslah teratur dan dalam beberapa kali Visualisasikan benda atau situasi yang Anda inginkan Lihatlah di dalam pikiran Anda secara jelas dan detail gambaran mental dari apa yang Anda inginkan telah tercapai Gunakan dalam imajinasi seluruh indera Anda (penglihatan, pendengaran, bau, dll) Beri rasa dan emosi dalam apa yang sedang Anda kerjakan Lakukan sedikitya 2 kali sehari sekitar 10menit setiap kalinya Teguh dan konsisten atas apa yang dilakukan sampai mendapatkan hasil Terima hanya pikiran, perasaan/emosi dan kata yang positif saja Selalu tetap Positif Dalam hari tersebut, jika ada pikiran negatif atau keraguan, ganti semua dengan pikiran positif. Setiap kali pikiran negatif datang, lihat hal positifnya dulu. Selalu dengan pikiran terbuka (open mind), sehingga ketika kesempatan (opportunity) untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan muncul, Anda akan mengenali dan mengambilnya. Setelah sesi visualisasi selesai, katakana dengan penuh konsentrasi dan tulus: biarlah segala sesuatu terjadi dengan harmoni dancara yang paling baik terhadap semua yang terlibat dalam proses ini Bersyukurlah!