Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya

Buku Pedoman Penulisan Skripsi
1
BUKU PEDOMAN
PENULI SAN SKRI PSI
JURUSAN AKUNTANSI















JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNI VERSI TAS BRAWI JAYA
MALANG
2008


Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
2
KATA PENGANTAR

Proses pendidikan pada jenjang Strata 1 (S1) di Jurusan Akuntansi Fakultas
Ekonomi Universitas Brawijaya akan diakhiri dengan diwajibkannya bagi mahasiswa
untuk menyusun skripsi. Tujuan dari penulisan skripsi tersebut adalah sebagai
sarana pelatihan bagi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah. Untuk menilai
keberhasilan penulisan skripsi tersebut, mahasiswa harus mempertahankannya di
depan penguji.
Kualitas skripsi tidak hanya ditentukan oleh substansi atau materinya tulisan
saja, akan tetapi juga ditentukan oleh tata cara penulisannya. Oleh karena itu, untuk
menjamin tercapainya kualitas tersebut maka diperlukan pedoman penulisan skripsi.
Disamping itu manfaat dari pedoman penulisan skripsi ini adalah untuk membantu
memperlancar proses penulisan dan pembimbingan skripsi.
Menyadari bahwa buku pedoman ini masih jauh dari sempurna, oleh karena
itu saran dan kritik akan sangat bermanfaat untuk melengkapi kekurangan tersebut.
Namun kami berharap semua pihak yang terkait dengan proses penyusunan dan
pembimbingan skripsi memanfatkan buku pedoman ini dengan baik.
Kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan buku ini, Jurusan
Akuntansi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya.



Malang, Juni 2008
Jurusan Akuntansi
Ketua,




Dr. Unti Ludigo, Ak
NIP. 132 086 159











Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
3
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .....................................................................................................i
DAFTAF ISI ....................................................ii
DAFTAR LAMPIRAN...................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN ...............................................................................................1
1.1. Tujuan ............ ............................................................................................1
1.2. Persyaratan Menempuh Skripsi ...................................................................1
1.3. Prosedur Penyusunan ..................................................................................1
1.4. Waktu Penyelesaian .....................................................................................2

BAB II PEDOMAN PENGETIKAN ...............................................................................3
2.1. Jenis dan Ukuran Kertas ............................................................................3
2.2. Aturan Penulisan .........................................................................................3

BAB III BAGIAN-BAGIAN SKRIPSI ..............................................................................5

BAB IV ATURAN BAGIAN DEPAN SKRIPSI .................................................................6

BAB V BAGIAN POKOK SKRIPSI ..............................................................................10

BAB VI CARA PENGACUAN DAN PENGUTIPAN ........................................................16
6.1. Cara Merujuk Kutipan Langsung ...............................................................16
6.2. Cara Merujuk Kutipan Tidak Langsung ......................................................17
6.3 Penyusunan Daftar Pustaka .......................................................................17
BAB VII PENGGUNAAN EJAAN YANG BENAR .........................................................22

LAMPIRAN ...............................................................................................................24












Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
4
DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 : Contoh Halaman Sampul 26
LAMPIRAN 2 : Contoh Halaman Judul 27
LAMPIRAN 3 : Contoh Halaman Pengesahan 28
LAMPIRAN 4 : Contoh Halaman Pernyataan Orisinalitas 29
LAMPIRAN 5 : Contoh Halaman Riwayat Hidup 30
LAMPIRAN 6 : Contoh Halaman Peruntukan 31
LAMPIRAN 7 : Contoh Halaman Moto 32
LAMPIRAN 8 : Contoh Halaman Kata Pengantar 33
LAMPIRAN 9 : Contoh halaman daftar isi 35
LAMPIRAN 10 : Contoh halaman Daftar Tabel 37
LAMPIRAN 11 : Contoh halaman Daftar Gambar 38
LAMPIRAN 12 : Contoh halaman Daftar Lampiran 39
LAMPIRAN 13 : Contoh halaman Daftar Singkatan/Simbol 40
LAMPIRAN 14 : Contoh halaman Abstrak 41





















Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
5
BAB I
PENDAHULUAN

Mahasiswa Program Strata 1 (S1) Jurusan Akuntansi, pada akhir masa studi
diwajibkan untuk menulis karya ilmiah yang disebut dengan skripsi sebagai syarat
untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Program Studi/Jurusan Akuntansi.
Diwajibkannya mahasiswa menulis skripsi ini dimaksudkan juga sebagai ajang
pelatihan bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasannya dalam bentuk sebuah
karya ilmiah.
Dalam penulisan skripsi ini, mahasiswa akan dibimbing oleh seorang dosen
yang ditetapkan oleh Ketua Jurusan. Penyusunan skripsi diharapkan selesai dalam
waktu maksimal 6 bulan. Bila melebihi batas waktu tersebut, mahasiswa diharuskan
melakukan pengajuan perpanjangan waktu sepengetahuan Dosen Pembimbing dan
persetujuan Ketua Jurusan.
Buku Pedoman Penulisan Skripsi ini diterbitkan untuk membantu
mempermudah bagi Dosen Pembimbing dan mahasiswa dalam dalam penulisan
skripsi.

1.1 Tujuan
Penyusunan pedoman ini adalah untuk:
a. Membantu melancarkan mahasiswa dalam proses penulisan skripsi
b. Menjamin keseragaman format penulisan skripsi
c. Menjaga penelitian yang dilakukan desuai dengan kaidah etis dalam penulisan
karya ilmiah.

1.2 Persyaratan Menempuh Skripsi
a. Memprogram skripsi pada KRS semester yang bersangkutan
b. Mengisi formulir pengajuan rencana skripsi yang disediakan oleh Jurusan
sebagai bukti pendaftaran dan penetapan Dosen Pembimbing
c. Telah lulus mata kuliah metodologi penelitian
d. Mata kuliah yang boleh ditempuh bersamaan skripsi maksimal 2 (dua) mata
kuliah yang setara dengan 6 (enam) sks.

1.3 Prosedur Penyusunan
a. Menyusun usulan penelitian (proposal) skripsi yang telah diajukan dan
disetujui oleh dosen pembimbing
b. Melakukan kegiatan penelitian
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
6
c. Melakukan kegiatan konsultasi dengan dosen pembimbing
d. Mencatat proses bimbingan skripsi yang ditandatangani oleh dosen
pembimbing pada kartu bimbingan skripsi
e. Mendapatkan pengesahan penyelesaian skripsi dari dosen pembimbing dan
Ketua Jurusan

1.4 Waktu Penyelesaian
Penulisan skripsi harus sudah diselesaikan dalam waktu 1 (satu) semester,
apabila belum selesai dapat diperpanjang maksimum 1 (satu) semester atas
persetujuan dosen pembimbing atau Ketua Jurusan.

1.5 Kode Etik Penelitian
Tujuan Kode Etik Penelitian adalah untuk dapat mewujudkan atmosfir
akademik yang menjunjung tinggi aspek moral, saling menghargai, saling peduli,
jujur dan berdedikasi baik di luar maupun di dalam kampus, mewujudkan atmosfir
akademik yang menjunjung tinggi kebebasan berfikir, kemampuan mencipta, dedikasi
dan bermoral dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan.
Penelitian adalah upaya mencari kebenaran terhadap semua fenomena demi
pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan umat manusia. Etika penelitian
adalah pedoman etika yang berlaku untuk setiap kegiatan penelitian, termasuk
perilaku peneliti, sedangkan Kode Etik Penelitian adalah hal-hal yang menjelaskan
standar kinerja perilaku etis yang diharapkan dari semua pihak yang terlibat
penelitian di lingkungan dan atau mengatasnamakan Jurusan Akuntansi Fakultas
Ekonomi Universitas Brawijaya sebagai sebuah institusi. Yang dimaksud sebagai
Peneliti adalah seseorang yang melalui pendidikannya memiliki kemampuan untuk
melakukan investigasi ilmiah dalam suatu bidang keilmuan tertentu dan/atau lintas
disiplin.
Hal-hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan Kode Etik Penelitian
adalah sebagai berikut:
a. Penelitian yang dilakukan oleh setiap mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas
Ekonomi Universitas Brawijaya harus memenuhi kaidah keilmuan, dan dilakukan
berlandaskan hati nurani, moral, kejujuran, kebebasan, dan tanggung jawab.
b. Penelitian yang dilakukannya merupakan upaya untuk memajukan ilmu
pengetahuan, kesejahteraan, martabat, dan peradaban manusia, serta terhindar
dari segala sesuatu yang menimbulkan kerugian atau membahayakan.
c. Setiap peneliti harus memahami kode etik penelitian dan menaati semua
ketentuannya.
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
7
d. Pelanggaran terhadap kode etik dapat membawa sanksi bagi pihak yang
melanggarnya, antara lain berupa: teguran, skorsing, diberhentikan, dan tindakan
lainnya.
e. Seorang peneliti wajib taat pada kode etik penelitian dan menghindari
penyimpangan dari kode etik penelitian yang meliputi:
1. Rekaan, pemalsuan data, atau tindakan sejenisnya.
2. Plagiarisme yang diartikan sebagai tindakan mengumumkan atau
memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan atau gagasan orang lain dengan
cara mempublikasikan dan mengakuinya sebagai ciptaan sendiri.
3. Autoplagiarisme yang diartikan sebagai tindakan (peneliti) yang
mengemukakan kembali kalimat, kata, data atau idea dalam karya tulis yang
telah dipublikasikan oleh yang bersangkutan tanpa menyebutkan sumbernya.
f. Penelitian harus dilakukan sesuai dengan metoda, prosedur dan pencapaian hasil
secara ilmiah, yang dapat dipertanggung jawabkan.
g. Kewajiban peneliti terhadap penelitiannya adalah sebagai berikut:
1. Peneliti bertanggung jawab untuk memberikan interpretasi atas hasil dan
kesimpulan penelitian supaya hasil penelitian dapat dimengerti.
2. Peneliti bertanggung jawab pada rekan seprofesinya.
3. Peneliti tidak boleh menutupi kelemahan atau membesar-besarkan hasil
penelitian.
4. Peneliti harus menjelaskan secara eksplisit manfaat yang akan diperoleh
subjek penelitian.










Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
8
BAB II

PEDOMAN PENGETIKAN


2.1 Jenis dan Ukuran Kertas
Penulisan Skripsi wajib dilakukan dengan menggunakan kertas HVS/Fotokopi
ukuran A4, berat 80 mg. Untuk penggandaannya dilakukan dengan fotokopi yang
jelas dan bersih dengan kertas yang sama.

2.2 Aturan penulisan
Penulisan Skripsi wajib dilakukan dengan menggunakan komputer dengan
ketentuan:
a. Jenis Huruf:
Naskah Skripsi diketik dengan menggunakan jenis huruf Times New roman 12 cpi.
b. Margin
Batas pengetikan untuk Skripsi adalah 4 cm sebelah kiri dan atas, sedangkan 3
cm untuk batas kanan dan bawah.
c. Spasi
Jarak antar baris dalam tulisan menggunakan 1 spasi ganda (double).
d. Alenia Baru dan Jarak Ketikan
Setiap kata pertama dari alenia baru ditulis masuk ke kanan sebesar 7 (tujuh)
ketukan.
e. Penulisan Bab dan Sub Bab
Nomor bab dan judul bab baru ditulis dengan huruf besar dan tebal dan
diletakkan di bagian tengah atas halaman. Nomor bab diletakkan paling atas dan
judul lal laru dilciallan dilawaInya dcngan jaral saiu s¡asi ºganda". Sciia¡
bab baru ditulis pada halaman baru. Sub bab dan sub-sub bab yang
mengikutinya ditulis disebelah kiri dengan huruf tebal dan kecil kecuali huruf
pertama pada setiap kata harus ditulis dengan huruf besar.
f. Nomor Halaman dan Letaknya
Nomor halaman diletakkan disebelah kanan atas kertas kecuali halaman pertama
dari bab baru. Nomor halaman untuk setiap bab baru diletakkan di tengah bawah
kertas. Untuk bagian awal skripsi pemberian nomor halaman menggunakan
angla lccil ronawi (I, ii, iii..dsi}. Yang icrnasul Ialanan awal adalaI dinulai
dari halaman pengantar, halaman daftar isi, halaman pengesahan, halaman
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
9
pernyataan orisinalitas, halaman riwayat hidup, halaman peruntukan (bila ada),
halaman motto (bila ada), halaman kata pengantar, halaman daftar tabel,
halaman daftar gambar/grafik, halaman daftar lampiran, halaman daftar
singkatan/simbol (bila ada), dan halaman ringkasan, sedangkan bagian utama
skripsi pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, pembahasan hasil
penelitian (hasil dan pembahasan), kesimpulan, daftar pustaka dan lampiran-
lampiran pemberian nomor halaman menggunakan angka aral (1, 2, 3..dsi}
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
10
BAB III
BAGIAN-BAGIAN SKRIPSI

Format skripsi dibagi menjadi 3 bagian yaitu:
1. Bagian awal, terdiri dari:
a. Sampul
b. Halaman Judul
c. Halaman Pengesahan
d. Halaman Pernyataan Orisinalitas
e. Halaman Riwayat Hidup
f. Halaman Peruntukan (bila ada)
g. Halaman Motto (bila ada)
h. Halaman Kata Pengantar
i. Halaman Daftar Isi
j. Halaman Daftar Tabel
k. Halaman Daftar Gambar/Grafik
l. Halaman Daftar Lampiran
m. Halaman Daftar Singkatan/Simbol (bila ada)
n. Halaman Ringkasan

2. Bagian Inti/Utama Skripsi
a. Pendahuluan
b. Tinjauan Pustaka
c. Metodologi Penelitian
d. Pembahasan Hasil Penelitian (Hasil dan Pembahasan)
e. Kesimpulan

3. Bagian Akhir skripsi
a. Daftar Pustaka
b. Lampiran-lampiran

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
11
BAB IV

ATURAN BAGIAN DEPAN SKRIPSI



a. Halaman Sampul
1. Sampul skripsi berwarna kuning,
2. Tulisan menggunakan warna hitam,
3. Sampul skripsi menggunakan karton (hard cover).
Yang harus ada dalam halaman sampul adalah:
1. Judul skripsi,
2. Tujuan skripsi (persyaratan untuk mendapatkan.....),
3. Nama dan nomor induk penyusun,
4. Lambang fakultas Ekonomi Unibraw,
5. Nama program studi/jurusan,
6. Nama fakultas,
7. Nama universitas, serta,
8. Nama kota tempat universitas dan tahun.
Halaman sampul hanya terdiri dari satu halaman (contoh halaman sampul
dapat dilihat di lampiran 1).
b. Halaman Judul
Halaman judul sebenarnya duplikat dari halaman sampul. Hanya saja
halaman judul ini dicetak di atas kertas HVS putih. Halaman judul hanya terdiri
dari satu halaman (contoh halaman judul dapat dilihat dilampiran 2)
c. Halaman Pengesahan
Halaman pengesahan mencantumkan:
1. Judul skripsi,
2. Nama dan nomor induk penyusun,
3. Program studi/jurusan,
4. Kata-kata pengesahan/persetujuan,
5. Nama dan tanda tangan pembimbing, penguji, dan pengesahan dari Ketua
Jurusan.
Untuk dapat mengikuti ujian komprehensif, pengesahan cukup hanya dengan
tanda tangan dosen pembimbing. Setelah ujian selesai dan mahasiswa dinyatakan
lulus, penjilidan dilakukan setelah disetujui oleh dosen pembimbing, penguji dan
Ketua Jurusan (contoh Halaman Pengesahan dapat dilihat pada lampiran 3).

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
12
d. Halaman Pernyataan Orisinalitas
Halaman pernyataan orisinalitas merupakan halaman yang memuat ketegasan
penulis bahwa naskah skripsi bukan karya plagiasi atau mengandung plagiasi
dan menjamin orisinalitasnya.
Contoh halaman orisinalitas ini data dilihat pada lampiran 4.
e. Halaman Riwayat Hidup
Halaman ini dilcri judul º FIWAYAT HIDUP" dan dibawahnya menyebutkan:
1. Nama,
2. Tempat tanggal lahir penyusun,
3. Alamat,
4. Riwayat pendidikan,
5. Riwayat atau pengalaman pekerjaan (kalau ada), dan
6. Prestasi akademik dan non akademik yang telah dicapai
Contoh daftar riwayat hidup dapat dilihat pada lampiran 5.
f. Halaman Peruntukan (bila ada)
Halaman ini bersifat sukarela dan cara penyajiannya pun sesuai keinginan
penulis. Isi dari halaman ini adalah menyebutkan kepada siapa skripsi ini
ditujukan.
Contoh halaman peruntukan dapat dilihat pada lampiran 6.
g. Halaman Motto (bila ada)
Halaman ini bersifat sukarela. Kalimat yang dicantumkan berupa motto, kata-
kata mutiara, pendapat seseorang atau ayat-ayat dalam kitab suci yang perlu
direnungkan dan diresapi oleh pembaca.
Contoh halaman motto dapat dilihat pada lampiran 7.
h. Halaman Kata Pengantar
Halanan ini dilcri judul ºKATA PENCANTAF" dan dilciallan di lagian
tengah atas kertas. Kata Pengantar memuat:
1. Rasa syukur sehingga tulisan dapat disajikan,
2. Uraian singkat proses penulisan skripsi serta
3. Penulis mengantarkan kepada pembaca agar memahami isi tulisan, harapan,
penyempurnaan, manfaat bagi yang membutuhkan
Contoh halaman kata pengantar dapat dilihat pada lampiran 8.
i. Halaman Daftar Isi
Halanan ini dilcri judul ºDAFTAF ISI" dan dilciallan ¡ada lagian aias
kertas. Setiap tulisan yang ada pada halaman ini tidak diakhiri dengan titik. Yang
dimasukkan dalam daftar isi adalah:
1. Halanan ºKATA PENCANTAF" san¡ai ºLan¡iran",
2. Bab,
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
13
3. Nomor bab,
4. Judul bab yang ditulis dengan huruf besar.
5. Sub bab dan sub-sub bab (dan seterusnya) ditulis dengan huruf kecil kecuali
huruf pertama ditulis dengan huruf besar. Nomor Bab menggunakan huruf
Fonawi lcsar (I, II, III.dsi} dan nonor sul lal diiulis dcngan angla Aral (1,
2, 3 .dsi} yang diawali dengan angka Arab yang bersesuaian dengan nomor
bab.
6. Jaral ¡cnulisan aniara judul lal dcngan lalinai ¡criana dua s¡asi ºganda",
scdanglan jaral aniar lal laru dcngan lal laru lainnya saiu s¡asi ºganda".
7. Jarak antar sub bab dengan sub bab lainnya (atau sub-sub bab dengan sub-
sul lal lainnya 1 s¡asi uluran º1,5", lcgiiu juga jaral aniar lal dcngan sul
bab.
8. Jaral aniara sul lal dcngan lal laru 1 s¡asi uluran ºganda". Scnua yang
dicantumkan dalam daftar ini harus disertai dengan nomor halaman yang
bersesuaian dan ditulis di sebelah kanan kertas.
9. Penulisan sub bab pada ketukan ke-3, sedangkan sub sub bab pada ketukan
ke-2 dari sub bab.
Contoh daftar isi dapat dilihat pada lampiran 9.
j. Halaman Daftar Tabel
Halanan dafiar ialcl diawali dcngan judul ºDAFTAF TADEL" diiulis dcngan
huruf besar dan tebal dan diletakkan pada bagian atas kertas. Daftar Tabel
memuat semua tabel dalam teks. Yang harus ada dalam daftar tabel adalah:
1. Nomor tabel,
2. Judul tabel, dan
3. Nomor halaman dimana tabel dicantumkan dalam teks.
Nomor tabel terdiri dari 2 angka dan di antara angka pertama dan kedua
diberi titik. Angka pertama menunjukkan nomor bab yang bersesuaian dan angka
kedua menunjukkan nomor tabel. Tabel 3.10 misalnya, terletak di bab 3 dan
mempunyai nomor urut 10. Angka kedua dalam nomor tabel dimulai dari angka 1
untuk setiap bab.
Jika ada tabel yang dicantumkan di luar bab, misalnya di lampiran, maka
angka pertama dari nomor tabel menggunakan nomor urut setiap halaman baru
dalam skripsi setelah bab kesimpulan.
Jadi bila bab 5 adalah kesimpulan, dan setelah bab kesimpulan ada 2
halaman baru (daftar pustaka dan lampiran), maka angka pertama nomor tabel
dari tabel yang terletak di lampiran adalah 7.
Jarak penulisan antara judul daftar tabel dengan baris pertama adalah 2 spasi
ºganda", scncniara iiu jaral aniara judul ialcl dcngan judul ialcl lcriluinya
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
14
sepanjang 1 s¡asi ºganda", jaral ¡cnulisan judul ialcl yang icrdiri dari lcliI saiu
laris, adalaI 1 s¡asi ºiunggal".
Contoh halaman daftar tabel dapat di lihat pada lampiran 10.

k. Halaman Daftar Gambar/Grafik
Halanan dafiar ganlar diawali dcngan judul º.DAFTAF CAMDAF" diiulis
dengan huruf besar dan tebal dan diletakkan di bagian tengah atas kertas. Daftar
gambar memuat semua gambar yang ada dalam skripsi. Yang harus dicantumkan
dalam daftar gambar adalah:
1. Nomor gambar,
2. Judul gambar dan
3. Nomor halaman gambar dimana gambar itu diletakkan.
Cara pemberian nomor gambar dan pengetikan dalam halaman daftar gambar
mengikuti aturan yang sama seperti halnya pada halaman daftar tabel (contoh
halaman daftar gambar dapat dilihat pada lampiran 11).
l. Halaman Daftar Lampiran
Halanan dafiar lan¡iran diawali dcngan judul ºDAFTAF LAMPIFAN" diiulis
dengan huruf kapital dan tebal dan diletakkan di bagian tengah atas kertas.
Dalam daftar lampiran memuat semua lampiran yang ada di skripsi. Yang harus
ada di dalam daftar lampiran adalah:
1. Nomor lampiran,
2. Judul lampiran dan
3. Nomor halaman di mana lampiran itu diletakkan.
Cara pemberian nomor lampiran dan cara pengetikan di dalam daftar
lampiran mengikuti aturan seperti di halaman daftar tabel (contoh halaman daftar
lampiran dapat dilihat pada lampiran 12).
o. Halaman Daftar Abstrak
Halaman ini diberi judul ABSTRAK yang dicetak tebal dan diletakkan di
tengah atas bidang pengetikan (lihat lampiran 11). Selanjutnya diikuti dengan
judul skripsi yang ditulis di tengah dengan huruf tebal dan besar serta spasi
tunggal. Nama penyusun skripsi ditulis di tengah dengan jarak 2 spasi dari judul
skripsi dengan diikuti Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dengan spasi tunggal dari
nama penyusun. Nama dosen pembimbing disertakan di bawah nama penyusun
skripsi. Nama dosen pembimbing ditulis dengan gelar lengkap tanpa disertai
dengan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Selanjutnya diikuti dengan memuat teks ringkasan. Ringkasan yang
merupakan intisari skripsi berisi penjelasan singkat dari latar belakang, masalah
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
15
yang diteliti, metode yang digunakan, serta hasil dan kesimpulan yang paling
pokok.
Dalam ringkasan dicantumkan kata kunci yang ditempatkan 2 (dua) spasi di
bawah teks ringkasan. Jumlah kata kunci berkisar antara tiga sampai lima buah.
Kata kunci diperlukan untuk komputerisasi sistem informasi ilmiah. Abstrak
diketik dengan spasi tunggal dan panjangnya tidak lebih dari 1 halaman. Abstrak
disajikan baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris pada
halaman yang berbeda.
n. Halaman Daftar Singkatan/Simbol (bila ada)
Halaman daftar singkatan memuat:
1. Singkatan,
2. Istilah,
3. Simbol dan sebagainya.
Cara penulisannya memakai dua lajur. Lajur pertama mencantumkan singkatan
(ditulis dengan huruf besar) dan lajur kedua memuat keterangan lajur pertama
(ditulis dengan huruf kecil kecuali kata pertama). Penulisan daftar singkatan atau
lainnya diurut menaik berdasarkan abjad huruf pertama (ascending) (contoh
halaman daftar singkatan dapat dilihat pada lampiran 13).




















Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
16
BAB V
BAGIAN POKOK SKRIPSI

Yang dimaksud sebagai bagian pokok di sini adalah bagian dari skripsi yang
merupakan hasil karya ilmiah yang ditulis oleh seorang mahasiswa yang terdiri dari
beberapa bab. Jumlah bab antara skripsi jenis kuantitatif dan kualitatif berbeda
(perbedaan mendetail mengenai perbedaan skripsi kuantitatif dan kualitatif akan
dibahas kemudian). Hal lain yang tidak boleh diabaikan di sini adalah bahwa
rangkaian kata untuk menyampaikan informasi yang disajikan di dalam skripsi
hendaknya teliti, singkat, padat, jelas, tajam, dan relevan serta konsisten.
Skripsi pada umumnya terdiri dari 5 komponen, yaitu latar belakang masalah,
kerangka teori atau tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil penelitian atau
analisa, dan kesimpulan. Oleh karena itu, bila setiap komponen tersebut dibahas
dalam bab tersendiri, maka skripsi setidak-tidaknya akan terdiri dari 5 bab, yaitu bab
Pendahuluan, bab Tinjauan Pustaka, bab Metode Penelitian, bab Pembahasan Hasil
(penelitian), dan bab Kesimpulan.
Berikut ini dipaparkan hal-hal yang menjadi perbedaan mendasar penelitian
kuantitatif dan kualitatif menurut Sugiyono (2005; hal 11-13). Dengan memahami
perbedaan tersebut diharapkan penulis skripsi dapat menulis skripsi dengan
sistematika yang baik dan benar.

KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN METODE KUALITATIF

No Metode Kuantitatif Metode Kualitatif
1 A. Desain
1. Spesifik, jelas, rinci
2. Ditentukan secara mantap
sejak awal
3. Menjadi pegangan langkah
demi langkah.
A. Desain
1. Umum
2. Fleksibel
3. Berkembang, dan muncul dalam
proses penelitian


2 B. Tujuan
1. Menunjukkan hubungan antar
variabel
2. Menguji teori
3. Mencari generalisasi yang
mempunyai nilai prediktif.


B. Tujuan
1. Menemukan pola hubungan
yang bersifat interaktif
2. Menggambarkan realitas yang
kompleks
3. Memeroleh pemahaman makna
4. Menemukan teori.

3 C. Teknik Penelitian
1. Ekspimen, survei
2. Kuesioner
3. Observasi dan wawancara
terstruktur
C. Teknik Penelitian
1. Participant observation
2. In depth interview
3. Dokumentasi
4. Triangulasi


Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
17
No Metode Kuantitatif Metode Kualitatif
4 D. Instrumen Penelitian
1. Test, angket, wawancara
terstruktur
2. Instrumen yang telah
terstandar.

D. Instrumen Penelitian
1. Peneliti sebagai instrumen
(human instrumen)
2. Buku catatan, tape recorder,
kamera, handycam dan lain-lain
5 E. Data
1. Kuantitatif
2. Hasil Pengukuran variabel
yang dioperasionalkan dengan
menggunakan instrumen
E. Data
1. Deskriptif
2. Dokumen pribadi, catatan
lapangan, ucapan dan tindakan
responden, dokumen dan lain-
lain

6 F. Sampel
1. Besar
2. Representatif
3. Sedapat mungkin random
4. Ditentukan sejak awal
F. Sampel
1. Kecil
2. Tidak representatif
3. Purposive, snowball
4. Berkembang selama proses
penelitian

7 G. Analisis
1. Setelah selesai pengumpulan
data
2. Deduktif
3. Menggunakan statistik
G. Analisis
1. Terus menerus sejak awal
sampai akhir penelitian
2. Induktif
3. Mencari pola, model, thema,
teori

8 H. Hubungan dengan Responden
1. Berjarak, bahkan sering tanpa
kontak
2. Peneliti merasa/lebih tinggi
3. Jangka pendek
H. Hubungan dengan Responden
1. Empati, akrab
2. Kedudukan sama bahkan
sebagai guru, konsultan
3. Jangka lama

9 I. Usulan Desain
1. Luas dan rinci
2. Literatur yang berhubungan
dengan masalah dan variabel
yang diteliti
3. Prosedur yang spesifik dan
rinci langkah-langkahnya
4. Masalah dirumuskan dengan
spesifik dan jelas
5. Hipotesis dirumuskan dengan
jelas
6. Ditulis secara rinci dan jelas
sebelum terjun ke lapangan.
I. Usulan Desain
1. Singkat
2. Literatur yang digunakan
bersifat sementara, tidak
menjadi pegangan utama
3. Prosedur bersifat umum, seperti
akan merencanakan tour/piknik
4. Masalah bersifat sementara dan
akan ditemukan setelah studi
pendahuluan
5. Tidak dirumuskan hipotesis,
karena justru akan menemukan
hipotesis
6. Fokus penelitian ditetapkan
setelah diperoleh data awal dari
lapangan

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
18

10 J. Kapan Penelitian dianggap
selesai?
Setelah semua data yang
direncanakan dapat terkumpul
J. Kapan Penelitian dianggap selesai?
Setelah tidak ada data yang dianggap
baru/jenuh

11 K. Kepercayaan terhadap hasil
penelitian
Pengujian validitas dan reliabilitas
instrumen

K. Kepercayaan terhadap hasil
penelitian
Pengujian kredibilitas, dependabilitas,
proses dan hasi penelitian


Bagian pokok dari skripsi kuantitatif dan kualitatif secara garis besar mempunyai
perbedaan. Hal ini disebabkan adanya berbagai perbedaan yang melatarbelakangi metode
kuantitatif dan kualitatif seperti yang dipaparkan pada tabel di atas. Berikut ini adalah garis
besar bagian pokok skripsi dengan menggunakan metode kuantitatif yang selanjutnya disebut
dcngan ºSlri¡si Kuaniiiaiif".
I. Skripsi Kuantitatif
Bagian pokok dari skripsi kuantitatif terdiri dari:
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar belakang Masalah
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Batasan Masalah
1.4 Tujuan Penelitian
1.5 Manfaat Penelitian
1.5.1 Manfaat Teoritis
1.5.2 Manfaat Praktis
1.6 Sistematika Pembahasan
Bab II Tinjauan Pustaka dan Perumusan Hipotesis (jika ada)
Bab III Metode Penelitian
3.1 Populasi dan Sampel
3.2 Data Penelitian
3.2.1 Jenis dan Sumber Data
3.2.2 Teknik Pengumpulan Data
3.3 Variabel Penelitian
3.4 Metode Analisis Data
3.5 Pengujian Hipotesis
Bab IV Hasil dan Pembahasan
4.1 Statistik Deskriptif Variabel Penelitian
4.2 Hasil Pengujian Asumsi Klasik
4.3 Hasil Pengujian Hipotesis
4.4 Pembahasan Hasil Penelitian
Bab V Kesimpulan
5.1 Kesimpulan
5.2 Keterbatasan Penelitian
5.3 Rekomendasi
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
19

II. Skripsi Kualitatif
Bagian pokok dari skripsi kualitatif lebih fleksibel dari bagian kuantitatif. Penyusunan
bagian pokok skripsi kualitatif dapat lebih dari 5 (lima) bab seperti ketentuan skripsi
kuantitatif. Penyusunan skripsi kualitatif lebih mengutamakan bentuk penyusunan yang
sedemikian rupa sehingga penyampaian makna hasil penelitian lebih efektif dan mudah untuk
dipahami. Berikut ini adalah contoh bagian inti skripsi kualitatif:
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar belakang Masalah
1.2 Fokus Penelitian (dapat diartikan sebagai Rumusan Masalah)
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Manfaat Penelitian
1.4.1 Manfaat Teoritis
1.4.2 Manfaat Praktis
1.6 Sistematika Pembahasan
Bab II Tinjauan Pustaka
Bab III Metodologi Penelitian
3.1 Metode Penelitian
3.2 Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data
3.3 Instrumen Penelitian
3.4 Teknik analisis data
3.5 Pengujian Kredibilitas data
Bab IV Analisa Data
Bab V Kesimpulan
5.1 Kesimpulan
5.2 Keterbatasan Penelitian
5.3 Rekomendasi

Beberapa pokok pikiran yang ada di setiap bab tersebut adalah seperti berikut ini.
I. Pendahuluan
Yang harus termuat dalam bab pendahuluan adalah latar belakang (masalah),
rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika pembahasan.
1.1 Latar Belakang
Intinya adalah memuat uraian atau penjelasan mengenai alasan-alasan sehingga
permasalahan yang diajukan merupakan permasalahan yang layak untuk diteliti dan
dicarikan penyelesaiannya.
Dalam latar belakang dapat dimasukkan pula sejarah singkat objek yang diteliti,
kerangka berpikir, atau hasil-hasil penelitian lain yang relevan dengan permasalahan
yang diajukan. Namun demikian, uraian ini tidak boleh terlalu mendalam karena akan
dibahas dalam bab berikutnya yang bersesuaian. Selain itu, bab ini juga memuat
fakta-fakta yang relevan dengan masalah penelitian sebagai titik tolak dalam
merumuskan masalah penelitian, dan alasan-alasan (empiris, teknis) mengapa
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
20
masalah dikemukakan dalam dalam usulan penelitian itu dipandang penting untuk
diteliti.
1.2 Rumusan Masalah atau Fokus Penelitian
Sub bab ini menunjukkan secara tegas permasalahan dalam skripsi yang dicari
pemecahannya. Umumnya rumusan masalah menggunakan kalimat tanya namun
dapat juga tidak. Perumusan masalah juga memuat proses penyederhanaan masalah
yang rumit dan kompleks yang dirumuskan menjadi masalah yang dapat diteliti
(researchable problems), atau merumuskan kaitan antara kesenjangan pengetahuan
ilmiah atau teknologi yang akan diteliti dengan kesenjangan pengetahuan ilmiah yang
lebih luas. Di dalam menyampaikan perumusan masalah harus relevan dengan judul
dan perlakuan yang akan diteliti.
Pada slri¡si lualiiaiif, sul lal ini disclui dcngan ºFolus Pcncliiian". Folus
penelitian bertujuan untuk menjabarkan rumusan masalah sekaligus batasan masalah
penelitian. Hal inilah yang menyebabkan pada bagian pokok skripsi kualitatif tidak
terdapat batasan masalah karena sudah tercermin dalam fokus penelitian.
1.3 Batasan Masalah
Sub bab ini menjelaskan ruang lingkup penelitian yang dilakukan oleh peneliti dan
menyebutkan secara spesifik area atau topik pembahasan yang membatasi penelitian.
1.4 Tujuan Penelitian
Menyebutkan secara jelas dan tegas tujuan yang ingin dicapai dari penelitian
(penulisan). Dalam beberapa hal, seharusnya tujuan penelitian juga tersirat di dalam
judul penelitian. Dengan logika seperti penjelasan mengenai perumusan masalah atau
fokus penelitian di atas, jika perumusan masalah atau fokus penelitian dinyatakan
dalam bentuk pertanyaan, jumlah pertanyaan tidak selalu harus sama dengan tujuan
penelitian.
1.5 Manfaat Penelitian
Mengindikasikan kemungkinan aplikasi dari hasil penelitian seperti yang
diuraikan dalam tujuan penelitian secara teoritis maupun secara praktis untuk
menyatakan kaitan antara hasil penelitian yang dirumuskan dalam tujuan penelitian
dengan masalah kesenjangan yang lebih luas atau dunia nyata yang rumit dan
kompleks.

II. Tinjauan Pustaka dan Perumusan Hipotesis (jika ada)
Pada bab tinjauan pustaka diuraikan teori-teori dan hasil-hasil penelitian yang relevan
dengan permasalahan dan tujuan penelitian yang diangkat dalam skripsi. Bab ini tidak
sekedar berisi kutipan atau pencantuman teori-teori, konsep, proposisi, dan paradigma
secara berjajar dan runtut yang diambil dari berbagai sumber, tetapi merupakan hasil
olahan dari berbagai hal di atas yang kemudian ditarik benang merahnya. Uraian yang ada
di tinjauan pustaka ini diharapkan dapat memberikan landasan ilmiah tentang perumusan
metode dan arah penelitian serta pemecahan masalah.
Penelitian kuantitatif mempunyai tujuan untuk menguji atau verifikasi teori,
meletakkan teori secara deduktif menjadi landasan dalam penemuan dan pemecahan
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
21
masalah penelitian. Posisi dan peran strategis teori dalam penelitian ini. Sedangkan pada
penelitian kualitatif mempunyai tujuan untuk menyusun teori, memandang teori sebagai
hasil proses induksi dari pengamatan terhadap fakta (pengumpulan informasi).
Perumusan Hipotesis
Pada penelitian kuantitatif perlu disertakan perumusan hipotesis. Hipotesis adalah
proposisi yang dirumuskan dengan maksud untuk diuji secara empiris (Sugiyono, 2005).
Hipotesis menyatakan hubungan yang diduga secara logis antara dua variabel atau lebih
dalam rumusan proposisi yang dapat diuji secara empiris. Hipotesis dikembangkan dari
telaah teoritis atau literatur. Kriteria hipotesis adalah sebagai berikut:
a. Berupa pernyataan yang mengarah pada tujuan penelitian.
Dalam hal ini tujuan penelitian adalah memecahkan masalah atau menjawab
pertanyaan penelitian.
b. Berupa pernyataan yang dirumuskan dengan maksud untuk dapat diuji secara
empiris.
Dalam hal ini tujuan penelitian adalah menguji teori atau hipotesis.
c. Berupa pernyataan yang dikembangkan berdasarkan teori-teori yang lebih kuat
dibandingkan dengan hipotesis rivalnya.
Beberapa teori kemungkinan saling bertentangan antara yang satu dengan yang lain
atau teori yang satu lebih kuat dibandingkan dengan yang lain.
Rumusan hipotesis dapat dinyatakan dalam berbagai bentuk rumusan, diantaranya dalam
bentuk:
a. Pcrnyaiaan ºjila-nala" (if-then statement) atau proposisi
Hipotesis penelitian dapat dirumuskan dalam bentuk SHUQ\DWDDQ ´-LND-PDNDµ
atau berupa proposisi yang menyatakan hubungan antarvariabel dan perbedaan
antara dua kelompok atau lebih dalam kaitannya dengan variabel tertentu yang dapat
diuji.
b. Hipotesis nol (null hypothesis)
Pernyataan hipotesis nol dapat disajikan secara statistik sebagai berikut:
H0 :
A
P =
M
P atau H0 :
A
P -
M
P = 0
H0 menunjukkan format hipotesis nol
A
P adalah rata-rata persepsi pertama
M
P adalah rata-rata persepsi kedua
c. Hipotesis alternatif (alternative hypothesis)


III. Metodologi Penelitian
Bab Metodologi Penelitian pada dasarnya menjelaskan rencana dan prosedur penelitian
yang dilakukan penulis untuk memperoleh jawaban yang sesuai dengan permasalahan
atau tujuan penelitian. Hal-hal yang dicakup dalam metode penelitian adalah:
a. Penjelasan tentang ruang lingkup penelitian (misalnya: populasi, sampel, jenis dan
sumber data yang dibutuhkan).
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
22
b. Penjelasan mengenai hubungan variabel-variabel penelitian dan definisi
operasionalnya.
c. Metode pengumpulan data (termasuk di dalamnya instrumen yang dipakai dan metode
samplingnya).
d. Model analisis yang digunakan.
Metode tersebut di atas tidak bersifat baku dan harus disesuaikan dengan jenis
penelitian. Untuk penelitian pustaka (library research), poin (d) tidak wajib, sedangkan
penelitian lapangan yang berbentuk survey (menggunakan sampel), keempat poin harus
dicantumkan.
Sementara itu, penelitian lain seperti studi kelayakan, studi kasus dan sebagainya,
bentuknya menyesuaikan dengan kebutuhan. Agar lebih jelas, berikut ini akan diberikan
secara lebih lengkap struktur penyusunan metode penelitian yang lazim digunakan, yang
mencakup butir-butir sebagai berikut:
a. Pendekatan Penelitian
Berbagai macam pendekatan yang digunakan dan dapat dipilih salah satu di
antaranya adalah:
1) Penelitian Kuantitatif
2) Penelitian Kualitatif
Metode survei banyak digunakan dalam penelitian kuantitatif, sedangkan
untuk penelitian kualitatif seringkali menggunakan studi kasus.
b. Tempat dan Waktu Penelitian
Tempat penelitian disebutkan secara jelas disertai uraian:
1) Bagaimana cara menentukan tempat penelitian tersebut.
2) Alasan mengapa tempat penelitian tersebut dipilih.
Waktu penelitan juga disebutkan jangka waktunya sampai dengan berapa lama
(dalam bentuk hari, bulan, atau tahun), dan bilamana perlu dilengkapi dengan jadwal
kegiatan-kegiatan penelitian di lapangan.
c. Metode Pengambilan Sampel
Sebelum sampel dipilih harus dijelaskan terlebih dahulu populasi yang
menjadi dasar pengambilan sampel. Berikutnya dijelaskan metode pengambilan
sampel, apakah menggunakan Probability Sampling atau Non Probability Sampling.
Pada masing-masing metode tersebut perlu dijelaskan lebih lanjut spesifikasi teknik
pengambilan sampel yang dipilih, misalnya:
1) Probability Sampling: Simple Random Sampling (pengambilan sampel acak
sederhana), Stratified Random Sampling (pengambilan sampel acak berlapis), dan
sebagainya.
2) Non Probability Sampling: Purposive Sampling (pengambilan sampel secara
disengaja), Snowball Sampling (pengambilan sampel bola salju), dan sebagainya.
Dalam skripsi perlu dijelaskan alasan mengapa teknik pengambilan sampel tersebut
dipilih dalam pelaksanaan penelitian.
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
23
d. Metode Pengumpulan Data
Pada bagian ini, diuraikan secara rinci tentang jenis data, sumber data serta
teknik pengumpulan data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yang biasa
digunakan antara lain adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.
e. Definisi dan Pengukuran Variabel
Dalam penelitian kuantitatif, uraian tentang definisi dan pengukuran variabel
merupakan hal yang mutlak harus dilakukan. Variabel-variabel yang diukur minimal
adalah variabel-variabel yang tercantum dalam hipotesis yang akan diuji berdasarkan
data yang dikumpulkan dari tempat penelitian. Sedangkan dalam penelitian kualitatif,
variabel ini umumnya berupa konsep, sehingga tidak penting untuk dilakukan
pengukuran.
IV. Analisis Data
Pada dasarnya, analisis data tergantung dari jenis penelitian yang dipilih dan tujuan
penelitian yang telah dirumuskan. Analisis dapat dibedakan menjadi:
i. Analisis Kualitatif
ii. Analisis Kuantitatif
Analisis deskriptif biasanya digunakan dalam penelitian kualitatif namun juga banyak
dipakai dalam penelitian kuantitatif. Analisis deskriptif dapat berupa deskripsi dalam
bentuk tabel-tabel, deskripsi tentang fenomena sosial, dan sebagainya. Berikutnya, analisis
inferensial cenderung digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan menyajikan model-
model analisa statistik untuk menguji hipotesis. Data yang dipakai dapat berupa data
kuantitatif maupun data kualitatif, yang pada umumnya dikuantifikasi misalnya dalam
bentuk skala nominal, ordinal, dan interval.
V. Pembahasan Hasil Penelitian (Hasil dan Pembahasannya)
Bab ini menguraikan secara lebih mendalam mengenai hasil penelitian yang telah
dilakukan. Di samping itu, juga harus mampu menjawab secara ilmiah tujuan atau
permasalahn yang diajukan dalam skripsi.
VI. Kesimpulan, keterbatasan, dan rekomendasi
Ada 3 (tiga) pokok pikiran yang harus ada pada bab Kesimpulan, yaitu kesimpulan,
keterbatasan dan rekomendasi, dan ketiganya disajikan secara terpisah. Kesimpulan
merupakan uraian secara ringkas dan jelas yang diuraikan dalam bab pembahasan hasil.
Kesimpulan juga dapat diartikan sebagai jawaban dari permasalahan yang diangkat dalam
skripsi. Keterbatasan penelitian berisi kendala yang dihadapi peneliti dalam melaksanakan
penelitian. Rekomendasi merupakan pertimbangan atau argumen peneliti bagi pihak-pihak
yang memanfaatkan hasil skripsi. Di samping itu, rekomendasi dari skripsi harus
memberikan arahan dalam penelitian berikutnya.

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
24
BAB VI
CARA PENGACUAN DAN PENGUTIPAN

Pengacuan adalah bagaimana menyebutkan sumber acuan yang dikutip dalam teks beserta
identitasnya. Pengutipan adalah bagaimana menuliskan teks kutipan dari sumber acuan ke dalam
teks naskah yang sedang ditulis.

6.1. Cara Merujuk Kutipan Langsung
a. Kutipan Kurang dari 40 kata:
Kuii¡an yang lcrisi lurang dari 40 laia diiulis di aniara ianda luii¡ (º.."} dan diiluii nana
pengarang, tahun dan nomor halaman. Nama pengarang dapat ditulis secara terpadu dalam teks
atau menjadi satu dengan tahun dan nomor halaman di dalam kurung.
Contoh:
Beams (2000:437) menyatakan bahwa akuntansi kantor cabang membagi sistem akuntansi
perusahaan secara terpisah antara kantor pusat dan kantor cabang.
Kcsin¡ulan dari ¡cncliiian icrsclui adalaI ºaluniansi lanior calang ncnlagi sisicn
aluniansi ¡crusaIaan sccara icr¡isaI aniara lanior ¡usai dan lanior calang" (Dcans,
2000:437).
b. Kutipan Lebih dari 40 kata:
Kutipan yang berisi 40 kata atau lebih ditulis tanpa tanda kutip secara terpisah dari teks yang
mendahului, ditulis 1,2 cm (satu tab) dari garis tepi sebelah kiri dan kanan, dan diketik dengan
spasi tunggal. Nomor halaman juga harus ditulis.
Contoh:
Ross et al., (2000:202) menarik kesimpulan sebagai berikut:
Dalam suatu laporan arus kas, hal penting yang akan menjadi pertimbangan investor
adalah aliran kas bebas. Aliran kas bebas merupakan kas perusahaan yang dapat
didistribusikan kepada kreditur atau pemegang saham yang tidak digunakan untuk
modal kerja atau investasi pada aset tetap.
c. Kutipan yang Sebagian Dihilangkan:
Apabila dalam mengutip langsung ada kata-kata dalam satu kalimat yang dibuang, maka
kata-kata yang dibuang diganti dengan 3 (tiga) titik.
Contoh:
ºHarga saIan alan ncninglai ... lila ¡crusaIaan ncnlayar lclcliIan las icrsclui lc¡ada
¡cncgang saIan" (Jcnscn, 2003.132}.
Apabila dalam mengutip langsung ada kalimat yang dibuang, maka kata-kata yang dibuang
diganti dengan 4 (empat) titik.
Contoh:
ºHarga saIan alan ncninglai iajan lila ¡crusaIaan ncnlayar lclcliIan las icrsclui lc¡ada
pemegang saham. .... Untuk menguji validitas hipotesis ini, beberapa riset sebelumnya
ncnggunalan dividcn dan ¡cngcluaran nodal sclagai varialcl indc¡cndcn" (Jcnsen, 2003:132).


Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
25
6.2. Cara Merujuk Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung atau dengan bahasa penulis sendiri ditulis tanpa tanda kutip dan
terpadu dalam teks. Nama pengarang bahan kutipan dapat disebut terpadu dalam teks, atau disebut
dalam kurung bersama tahun penerbitannya. Untuk smber kutipan dari buku nomor halaman
harus disebutkan, sementara kutipan dari jurnal tidak.
Contoh:
Hartanto (1990:13) mengungkapkan bahwa laporan keuangan konsolidasi dibuat oleh perusahaan
induk dengan menggunakan laporan keuangan yang sudah disiapkan oleh perusahaan anak.
Laporan keuangan konsolidasi dibuat oleh perusahaan induk dengan menggunakan laporan
keuangan yang sudah disiapkan oleh perusahaan anak (Hartanto, 1990:13).

6.3. Penyusunan Daftar Pustaka
Penyusunan Daftar Pustaka sangat erat kaitannya dengan cara pengacuan dan pengutipan. Hal
yang perlu diperhatikan adalah apakah semua sumber acuan yang dikutip dalam teks sudah
GLFDQWXPNDQGDODP´'DIWDU3XVWDNDµGDQDSDNDKVHPXDVXPEHUDFXDQ\DQJWHUFDQWXPGDODP'aftar
Pustaka memang dikutip dalam teks. Jumlah sumber acuan yang dikutip dalam teks harus sama
dcngan junlaI sunlcr acuan dalan ºDafiar Pusiala". Pada dasarnya, unsur yang Iarus diiulis
dalan ºDafiar Pusiala" sccara lcriurui-turut dan dipisahkan dengan titik yang meliputi: (1) nama
pengarang ditulis dengan urutan: nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik,
(2) tahun penerbitan, (3) judul, termasuk subjudul, (4) tempat penerbitan, dan (5) nama penerbit.
Jika penulisnya lebih dari satu, cara ¡cnulisannya sana dcngan ¡cnulis ¡criana. ºDafiar Pusiala"
diiulis saiu s¡asi, jaral ¡cngarang saiu dcngan lainnya 2 s¡asi. Jila ºDafiar Pusiala" lcliI dari
satu baris, maka baris kedua dan seterusnya menjorok ke dalam 5 (lima) ketukan.

6.4 Format Penulisan Daftar Pustaka
Daftar pustaka disajikan pada halaman tersendiri dengan judul daftar ppustaka, diketik dengan
huruf kapital dan diletakkan pada sisi kiri halaman. Urutan dan cara penulisan daftar pustaka
adalah sebagai berikut:
a. Nama pengarang diakhiri dengan titik (.)
b. Tahun publikasi diakhiri dengan titik (.)
c. Judul buku atau judul artikel, dan keterangan edisi (jika bukan edisi pertama) diakhiri
dengan tanda titik (.)
d. Nama penerjemah ditulis di antara tanda kurung (...) dan diakhiri dengan titik (.)
e. Penerbit dan diakhiri dengan titik (.)
f. Baris kedua tiap sumber ditulis dengan jarak 5 ketukan dari margin kiri baris pertama
dengan jarak antar baris 1 spasi. Sedangkan antar sumber pustaka diberi jarak 2 spasi
g. Huruf kapital digunakan pada setiap awal kata dari judul karya (kecuali kata sandang).
Berikut ini dipaparkan cara penulisan daftar pustaka dari berbagai sumber.
1. Sumber dari Buku
Tahun penerbitan ditulis setelah nama pengarang, diakhiri dengan titik. Judul buku ditulis
dengan huruf miring, dengan huruf besar pada awal setiap kata, kecuali kata penghubung.
Tempat penerbitan dan nama penerbit dipisahkan dengan titik dua (:)
Contoh:
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
26
Jamhury, Raden. 1999. Metode Penelitian. Malang: Febra
Kriswidiantoro, Eka dan Yulian, Widia. 1999. Metode Penelitian. Perumusan Masalah dan Tujuan
Penelitian. Jakarta: Salemba Empat
Jika ada beberapa buku yang dijadikan sumber ditulis oleh orang yang sama dan
diterbitkan dalam tahun yang sama pula, data tahun penerbitan dikuti oleh lambang a, b, c dan
seterusnya. Urutan ditentukan secara kronologis berdasarkan abjad judul buku-bukunya.
Contoh:
Iriyanto dan Harrys. 1999a. Metode Penelitian. Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian.
Jakarta: Salemba Empat
Iriyanto dan Harrys. 1999b. Pengukuran Variabel Penelitian. Jakarta: Salemba Empat
2. Sumber dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel
Nama pengarang artikel ditulis di depan diikuti dengan tahun penerbitan. Judul artikel
ditulis tegak. Judul buku kumpulannya ditulis dengan huruf miring.
Contoh:
Koesphandi, Bambang. 1990. Karakteristik Penelitian Kualitatif. Simposium Nasional Akuntansi
V. Surabaya.
3. Rujukan dari Artikel dalam Jurnal
Nama penulis ditulis paling depan diikuti dengan tahun dan judul artikel yang ditulis
dengan cetak tegak, dan huruf besar pada tiap awal kata. Nama jurnal ditulis dengan cetak
miring dan huruf awal dari setiap katanya ditulis dengan huruf besar kecuali kata penghubung.
Bagian akhir berturut-turut ditulis jurnal tahun ke berapa, nomor berapa (dalam kurung), dan
nomor halaman dari artikel tersebut.
Contoh:
Atmini, Sari. 2005. Persepsi Bank terhadap Kualitas Laporan Keuangan: Studi Empiris pada
Bank di Jawa Timur. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. Volume VIII; 15-30)
4. Rujukan dari artikel dalam Majalah atau Koran
Nama pengarang ditulis paling depan, diikuti oleh tanggal, bulan dan tahun (jika ada). Judul
artikel ditulis tegak, dan huruf besar pada setiap awal kata, kecuali kata penghubung. Nama
majalah ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama setiap kata, dan dicetak miring. Nomor
halaman disebit pada bagian akhir.
Contoh:
Nurkolis, Gito. 2005. Menyiasati Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Menjelang Lebaran.
Jawa Pos. Hal 6.
Adam dan Desy. 2005. Formula Tetap Sehat dengan Tertawa Sepanjang Hari pada Waktu Puasa
di Bulan Suci Ramadhan. Nurani hal 7-8.
5. Rujukan dari Koran Tanpa Penulis
Nama koran ditulis di bagian awal. Tahun, tanggal, dan bulan ditulis setelah nama koran,
kemudian judul ditulis dengan huruf besar pada setiap awal kata kecuali kata penghubung dan
dicetak miring serta diikuti dengan nomor halaman.
Contoh:
Jawa Pos. 2000, 1 Oktober. Banyak Korban Meninggal karena Bom Bali II. hal. 3.


Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
27

6. Rujukan dari Dokumen Resmi Pemerintah yang Diterbitkan oleh Suatu Penerbit Tanpa
Pengarang dan Tanpa Lembaga
Judul atau nama dokumen ditulis di bagian awal dengan cetak miring, diikuti tahun penerbitan
dokumen, kota dan nama penerbit.
Contoh:
_______________. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2000 tentang Sistem
Pendidikan Nasional. 2001. Jakarta: Diperbanyak oleh PT Emas Angka Jaya.
7. Rujukan dari Lembaga yang Ditulis Atas Nama Lembaga Tersebut
Nama lembaga penanggung jawab langsung ditulis paling depan, diikuti dengan tahun, judul
karangan, nama tempat penerbitan, dan nama lembaga tertinggi yang bertanggung jawab atas
penerbitan karangan tersebut.
Contoh:
Pusat Pengembangan Akuntansi dan Bisnis. 2005. Pedoman Penulisan Laporan
Pertanggungjawaban Keuangan Pemda. Malang. Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya
8. Rujukan Berupa Karya Terjemahan
Nama pengarang asli ditulis paling depan, diikuti tahun penerbitan karya asli, judul terjemahan,
nama penerjemah, tahun terjemahan, nama tempat penerbitan dan nama penerbit terjemahan.
Apabila tahun penerbitan buku asli tidak dicantumkan, ditulis dengan kata tanpa tahun.
Contoh:
Hariadi dan Purnomosidi. Tanpa tahun. Pengantar Akuntansi. Terjemahan Laso, Ary dan Dewa.
2005. Malang: Tani Maju Express.
9. Rujukan Berupa Skripsi, Tesis, atau Disertasi
Nama penyusun ditulis paling depan, diikuti tahun yang tercantum dalam sampul, judul skripsi,
tesis atau disertasi ditulis dengan garis bawah, diikuti dengan pernyataan skripsi, tesis atau
disertasi, nama kota tempat perguruan tinggi, dan nama fakultas serta nama perguruan tinggi.
Contoh:
Mardiaty, Sussy. 2005. Persepsi Masyarakat terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Naiknya BBM. Tesis. Malang: Program Pascasarjana Universitas Brawijaya.
10. Rujukan Berupa Makalah yang Disajikan dalam Seminar, Penataran, atau Lokakarya
Nama penulis ditulis paling depan diikuti dengan tahun. Judul makalah ditulis dengan cetak
miring, kemudian diiluii ¡crnyaiaan ºMalalaI disajilan dalan...", nana ¡cricnuan, lcnlaga
penyelenggara, tempat penyelenggaraan, dan tanggal serta bulannya.
Contoh:
Purwanti, Lilik. 2005. Penulisan Laporan Penelitian untuk Skripsi. Makalah disajikan dalam
Pelatihan Metodologi Penelitian bagi Mahasiswa Jurusan Akuntansi Angkatan I, Fakultas
Ekonomi Universitas Brawijaya. Malang, 19-20 Oktober.
11. Rujukan dari Internet berupa Artikel dari Jurnal
Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak, diikuti secara berturut-turut oleh tahun,
judul artikel, nama jurnal (cetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (online), volume
dan nomor, dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan
kapan diakses dan ditulis dalam kurung.

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
28

Contoh:
Roy, Udin. 2005. Pengukuran Variabel dalam Penelitian. Jurnal Ilmu Pendidikan. (Online), Jilid 5,
No. 4 (http://www.malang.ac.id), diakses 12 Oktober 2005)
12. Rujukan dari Internet berupa E-mail Pribadi
Nama pengirim (jika ada) dan disertai dengan keterangan dalam kurung (alamat e-mail
pengirim), diikuti oleh tanggal, bulan, tahun, topik isi bahan (cetak miring), nama yang dikirimi
disertai keterangan dalam kurung (alamat e-mail yang dikirimi)
Contoh:
Baridwan, Jekky. (unibraw-malang@indo.ac.id). 12 Oktober 2005. Artikel untuk Pelatihan. E-mail
kepada Dydyd Apandy (ub-malang@indo.net.id).

6.5 Percetakan
Sub bab ini mencakup ketentuan kertas, huruf, spasi, tanda pisah, dan bulit, paragraf dan
penomoran. Penjelasan terperinci tentang hal itu adalah:
a. Kertas
Jenis kertas yang digunakan adalah HVS putih ukuran A4 (21.0 cm x 29,7 cm) dengan berat
80 mg. Penggandaan menggunakan fotokopi yang bersih dengan kertas yang sama.
b. Bidang Pengetikan
Bidang pengetikan berjarak 4 cm dari tepi kiri kertas, serta 3 cm dari tepi atas, kanan, dan
bawah kertas.
1. Jenis huruf
Naskah skripsi diketik dengan komputer menggunakan jenis huruf Bookman Old Style.
2. Ukuran Huruf
Bagian-bagian skripsi menggunakan huruf yang berbeda, seperti yang diuraikan dibawah
ini:

3. Modus huruf
Penggunaan huruf normal, mirin (italic) dan tebal (bolt) adalah sebagai berikut:
Modus Bagian Skripsi
Normal Teks induk, abstrak, kata-kata kunci, tabel, gambar
Miring
Kata non indonesia, istilah yang belum lazim, bagian penting, dan judul
buku, jurnal, majalah, surat kabar dalam datar pustaka
Tebal Judul bab, sub bab


Font
Bagian Skripsi
11
Judul bab, judul sub bab, teks induk, abstrak, lampiran, daftar pustaka, judul
tabel, judul gambar.
10 Catatan kaki, sumber tabel, sumber gambar
13
Kata skripsi, nama & NIM penyusun pada halaman sampul dan halaman judul
15
Judul skripsi pada halaman sampul dan halaman judul
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
29


4. Spasi
Penggunaan spasi pada bagian-bagian skripsi, adalah sebagai berikut:
Spasi Bagian Skripsi
1
Keterangan gambar/tabel, judul gambar/tabel yang lebih dari satu baris,
catatan kaki, teks abstrak, baris kedua dan selanjutnya dari satu pustaka pada
daftar pustaka
1,5 Jarak antar baris dalam tabel
2
Teks skripsi bagian inti, jarak antara judul sub bab dengan awal teks, jarak
nomor bab dengan judul bab, jarak satu pustaka dengan pustaka lainnya dan
jarak antar paragraf
3
Jarak akhir teks dengan judul sub bab berikutnya, jarak tabel/gambar dengan
sebelum atau sesudah teks
4 Jarak judul bab dengan awal teks

5. Paragraf
Awal paragraf dimulai 7 (tujuh) ketukan dari tepi bidang pengetikan. Sesudah tanda baca
titik, titik dua, titik koma, dan koma diberi 1 ketukan kosong. Bilangan ditulis dengan angka
kecuali pada permulaan kalimat.
6. Penomoran
Bagian awal skripsi diberi nomor halaman angka romawi kecil (i,ii,...) di tengah bagian
bawah. Bagian inti dan bagian akhr skripsi diberi nomor halaman angka arab (1,2,3,...) di
kanan atas, kecuali nomor halaman bab baru yang diletakkan ditengah bagian bawah
halaman. Untuk lampiran diberi nomor halaman dengan ngka arab di sudut kanan atas
melanjutkan nomor halaman sebelumnya. Nomor halaman ini berjarak 1 cm dari bidang
pengetikan.
7. Penjilidan
Skripsi yang sudah siap untuk diujikan dikumpulkan (tidak perlu dijilid, cukup diberi
stopmap transparan) ke jurusan sebanyak 3 eslempar untuk pembimbing dan penguji 2
orang. Setelah skripsi diuji dan atau dierbaiki, mahasiswa diminta mengumpulkan dalam
bentuk hardcopy dan softcopy. Dalam bentuk hardcopy dijilid dengan menggunakan karton
tipis dimana pada pungung skripsi dicamtumkan nama, NIM, kata skripsi jurusan dan
tahun kelulusan. Untuk skripsi hardcopy dikumpukan sebanyak 2 ekslempar untuk ruang
baca Fakultas Ekonomi dan perpustakaan pusat Universitas Brawijaya. Sedangkan skripsi
dalam bentuk softcopy dikumpulkan dalam CD sebanyak 2 buah untuk jurusan dan ruang
baca Fakultas Ekonomi.
8. Lampiran
Bagian lampiran memuat data atau keterangan yang dapat melengkapi materi yang terdapat
pada bagian utama skripsi. Lampiran dapat berupa: Data mentah hasil penelitian, hasil
perhitungan statistik, contoh perhitungan, kuesioner, gambar, foto dan lain-lain.
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
30
BAB VII
PENGGUNAAN EJAAN YANG BENAR

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (Surat Keputusan Mendikbud,
Nomor 0543/87, tanggal 9 September 1987)
1. Setiap kata baik kata dasar maupun kata jadian, ditulis terpisah dengan kata lainnya, kecuali kata
yang tidak dapat berdiri sendiri (diberi garis bawah)
Contoh: belajar, pascapanen, supranatural
2. Jarak antar kata dalam paparan hanya satu (1) ketukan dan tidak menambah jarak antar kata
dalam rangka meratakan margin kanan karena margin kanan tidak harus rata lurus.
3. Setiap kata ditulis rapat, tidak ada jarak antar huruf dalam sebuah kata.
Contoh yang salah: P E M B A H A S A N
4. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan salah penafsiran, dapat diberi tanda hubung untuk
menegaskan pertalian antarunsurnya.
Contoh: proses belajar-mengajar, buku sejarah-baru
5. Kata jadian berimbuhan gabung depan dan belakang ditulis serangkai.
Contoh: dinonaktifkan, menomorduakan.
6. Tanda tanya (?), titik (.), titik koma (;), titik dua (:), tanda seru (!), ditulis rapat dengan huruf akhir
dari kata yang mendahului.
Contoh: Apa hasilnya? Perhatikan contoh berikut! Di antaranya:
7. Setelah tanda tanya (?), titik (.), titik koma (;), titik dua (:), tanda seru (!), harus ada jarak (tempat
kosong) satu ketukan.
Contoh: Apa masalahnya, apa metodenya, dan apa temuannya?
8. Tanda petik ganda (º."}, ¡ciil iunggal ('.'}, lurung ( }, dilciil ra¡ai dcngan laia, frasa, lalinai
yang diapit.
ConioI. IjasaInya nasiI ºdisclolaIlan".,
Penelitian DIP (Daftar Isian Proyek) sekarang tidak ada.
9. Tanda hubung (-), tanda pisah (), garis miring (/), diketik rapat dengan huruf yang mendahului dan
yang mengikutinya.
Contoh: Pelatihan dapat diikuti oleh mahasiswa wanita/pria.
Pelatihan ini akan dilakukan berulang-ulang tiap semester.
10. Tanda perhitungan: =, +, -, x, :, <, >, ditulis dengan jarak satu ketukan (spasi) dengan huruf yang
mendahului dan yang mengikutinya.
Contoh: 2 + 2 = 4; 2 < 5; 5 + 5 ÷ 3 = 7
11. Tepi kanan teks tidak harus rata. Oleh karena itu, kata pada akhir baris tidak harus dipotong. Jika
terpaksa harus dipotong, tanda hubungnya ditulis setelah huruf akhir, tanpa disisipi spasi, bukan
diletakkan dibawahnya. Tidak boleh menambah spasi antarkata dalam satu baris yang bertujuan
meratakan tepi kanan.
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
31
12. Huruf kapital dipakai pada huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa serta tahun, bulan, hari,
hari raya, dan peristiwa sejarah.
Contoh: bangsa Indonesia (bukan Bangsa Indonesia).
Peringantan Hari Kartini jatuh pada hari Kamis.
13. Huruf kapital dipakai pada huruf pertama nama khas geografi.
Contoh: Danau Sentani, Afrika Selatan, Jalan Surabaya.
14. Huruf miring digunakan (1) untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, kata, atau frasa; dan
(2) untuk menuliskan istilah asing/daerah.
Contoh: Islam adalah way of life bagi umat Nabi Muhamad SAW.
15. Kata hubung antarkalimat diikuti koma.
ConioI. OlcI larcna iiu, ..... Dcngan dcnilian, ...
16. Koma dipakai memisahkan kalimat setara yang didahului oleh kata-kata: tetapi, melainkan, namun,
padahal, sedangkan, dan yaitu.
Contoh: Penelitian ini sederhana, tetapi sangat rumit pengambilan datanya.
Instrumen penelitian ini ada dua, yaitu angket dan tes.
17. Koma dipakai memisahkan anak kalimat dan induk kalimat, jika anak kalimat mendahului induk
kalimat.
Contoh: Sejak ibunya meninggal, dia tampak murung.


Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
32
BAB VIII
DAFTAR PUSTAKA

Santoso, Singgih, 2003, Statistik Non Parametrik, Jakara, PY. Gramedia
Kriswidiantoro, Eka dan Yulian, Widia, 1999, Metode Penelitian, Perumusan Masalah dan
Tujuan Penelitian, Jakarta, Salemba Empat.
Iriyanto dan Harrys, 1999a, Metode Penelitian, Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian,
Jakarta, Salemba Empat.
Iriyanto dan Harrys, 1999b, Pengukuran Variabel Penelitian, Jakarta, Salemba Empat.
Izma Widya, 2008, Praktik Moral Hazard pada Sebuah Kantor Pelayanan Pajak di Jawa Timur.
Skripsi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Brawijaya.
Sugiyono. 2005, Memahami Penelitian Kualitatif, Alfabeta, Bandung.


















Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
33
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1: Contoh Halaman Sampul Skripsi

PRAKTIK MORAL HAZARD PADA SEBUAH
KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR:
(Faktor, Bentuk, Dampak dan Alternatif Penanganan)

Disusun Oleh:
Izma Widya Yuliansyah
NIM. 0410230101

SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Meraih
Derajat Sarjana Ekonomi







JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2008


Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
34
LAMPIRAN 2. Contoh Lembar Persetujuan (Untuk Mengikuti Ujian Komprehensif)

LEMBAR PERSETUJUAN



Skripsi dengan judul:
PRAKTIK MORAL HAZARD PADA SEBUAH
KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR:
(Faktor, Bentuk, Dampak dan Alternatif Penanganan)

Yang disusun oleh:
Nama : Izma Widya Yuliansyah
NIM : 0410230101
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Akuntansi Reguler A
Bidang Kajian : Etika Bisnis dan Profesi

Disetujui untuk digunakan dalam ujian komprehensif.


Malang, 04 Januari 2008
Dosen Pembimbing



(Dr. Unti Ludigdo, Ak)
NIP 132 086 159







Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
35
LAMPIRAN 3. Contoh Halaman Pengesahan (Setelah lulus ujian komprehensif)

LEMBAR PENGESAHAN

Skripsi dengan judul:

´35$.7,.MORAL HAZARD PADA SEBUAH
KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR:
(Faktor, Dcniul, Dan¡al dan Alicrnaiif Pcnanganan}"

Yang disusun oleh:
Nama : Izma Widya Yuliansyah
NIM : 0410230101
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Akuntansi Reguler A
Telah dipertahankan di depan dewan penguji pada tanggal 28 Februari 2008 dan dinyatakan
memenuhi syarat untuk diterima.

SUSUNAN DEWAN PENGUJI
1. Dr. Unti Ludigdo, Ak
NIP. 132 086 159
(Dosen Pembimbing) .........
2. Kuspandi, SE, Ak.
NIP. 131 573 935
(Dosen Penguji I) .........
3. Devi Pusposari, SE, M.Si, Ak.
NIP. 132 304 303
(Dosen Penguji II) .........


Malang, 28 Februari 2008
Ketua Jurusan Akuntansi


Dr. Unti Ludigdo, Ak.
NIP. 132 086 159




Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
36
LAMPIRAN 4. Contoh Halaman Pernyataan Keaslian Skripsi

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Izma Widya Yuliansyah
NIM : 0410230101
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Akuntansi Reguler A

Dengan ini menyatakan bahwa Skripsi yang saya susun dengan judul:

PRAKTIK MORAL HAZARD PADA SEBUAH
KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR:
(Faktor, Bentuk, Dampak dan Alternatif Penanganan)

adalah benar-benar hasil karya saya sendiri dan bukan merupakan plagiat dari Skripsi orang lain.
Apabila kemudian hari pernyataan Saya tidak benar, maka Saya bersedia menerima sanksi akademis
yang berlaku (dicabut predikat kelulusan dan gelar kesarjanannya).

Demikian pernyataan ini Saya buat dengan sebenarnya, untuk dapat dipergunakann bilamana
diperlukan.

Malang, 08 Februari 2008
Pembuat Pernyataan,


IzmaWidya Yuliansyah
NIM 0410230101






Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
37
LAMPIRAN 5: Contoh Halaman Riwayat Hidup

RIWAYAT HIDUP


Nama : Izma Widya Yuliansyah
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat /Tanggal Lahir : Malang/ 28 Juli 1986
Agama : Islam
Status : Belum Menikah
Alamat Rumah : JL. Komplek UNIGA NO 4
Alamat Email : izma1986@yahoo.com

Pendidikan Formal :
Sekolah Dasar (1992-1998) : Mi Jenderal Sudirman Malang
SLTP (1998-2001) : SLTP Negeri 1 Malang
SMU (2001-2004) : SMU Negeri 4 Malang
Perguruan Tinggi (2004-2008) : S1 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya

Pendidikan Non Formal :
- Program Sertifikasi Pajak A, B, C di Laboratorium Manajemen UNIBRAW Malang (2006)
- Accurate Software Training di Laboratorium Akuntansi UNIBRAW Malang (2006)
- Krishand Tax Training di Laboratorium Akuntansi UNIBRAW Malang (2006)

Pengalaman Organisasi :
- Koordinator Asisten Dosen Praktikum Perpajakan Jurusan Akuntansi (2007-2008).
- Panitia Pelatihan Perpajakan Bagi Usaha Kecil Menengah (2007).
- Panitia Workshop Perpajakan Bagi Bendaharawan Pemkab Tulungagung (2007).
- Pengurus Harian Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA), sebagai anggota Divisi
Penelitian dan Pengembangan (2006-2007)

Penghargaan:
- Panelis dalam Simposium Nasional Perpajakan 2007 di Universitas Trunojoyo Madura dengan
makalah. ºAlicrnaiif U¡aya Pcnanganan Moral Hazard di Kanior Pajal" (2007}
- Peserta Olimpiade Akuntansi ÷ National Accounting Challenge STAN Jakarta (2007)






Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
38
LAMPIRAN 6. Contoh Halaman Kata Pengantar

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan
penelitian dan skripsi yang berjudul : ´Praktik Moral Hazard Pada Sebuah Kantor Pelayanan Pajak
di Jawa Timur (Faktor, Bentuk, Dampak, dan Alternatif Penanganan)µ. Skripsi ini adalah untuk
memenuhi salah satu syarat kelulusan dalam meraih derajat sarjana Ekonomi program Strata Satu (S-1)
Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.
Selama penelitian dan penyusunan laporan penelitian dalam skripsi ini, penulis tidak luput
dari kendala. Kendala tersebut dapat diatasi penulis berkat adanya bantuan, bimbingan dan dukungan
dari berbagai pihak, oleh karena itu penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih sebesar-besarnya
kepada :
1. Bapak .... selaku dosen pembimbing yang telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran
untuk membimbing serta memberikan saran dalam menyelesaikan laporan skripsi ini.
2. Bapak/ibu.... selaku Ketua Jurusan Akuntansi Universitas Brawijaya Malang
3. Bapak/ibu ... selaku Sekretaris Jurusan Akuntansi
4. Bapak/ibu .... selaku dosen penguji 1 (satu) yang sudah banyak membantu memberikan kritik
dan saran terhadap perbaikan skripsi saya.
5. Bapak/ibu ... selaku dosen penguji 2 (dua) yang juga banyak membantu memberikan
masukan di dalam perbaikan skripsi





























Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
39
LAMPIRAN 7. Contoh Halaman Daftar Isi

D A F T A R I S I
.$7$3(1*$17$5«««««««««««««««««««««
'$)7$5,6,««««««««««««««««««««««««««««««
'$)7$57$%(/««««««««««««««««««««««««««
'$)7$5*$0%$5«««««««««««««««««««««««««
$%675$.6,««««««««««««««««««««««««««««
i
iii
vii
viii
ix
DAD I PENDAHULUAN ............................. 1
1.1 Laiar Dclalang MasalaI ..........................
1.2 Funusan MasalaI .........................
1.3 Tujuan Pcncliiian ...........................
1.4 Manfaai Pcncliiian .........................
1
5
6
6
1.5 Sistenaiila PcnlaIasan ...................... 7

%$%,,7,1-$8$13867$.$«««««««««««««««««««««« 9
2.1 Moral Hazard ............................ 9
2.2 Fislus aiau Pcgawai Pajal ....................
2.3 Dircliorai Jcndcral Pajal (DJP} ...................
13
18
2.4 Good Governance ..................... 25
2.4.1 Perbedaan Good Corporate Governance (GCG) dengan Good
Governance (CC} .......................
2.4.2 Pengertian Good Governance .................

25
26

%$%,,,0(72'2/2*,3(1(/,7,$1«««««««««««««««««« 40
3.1 Mciodc .........................................
3.2 Sunlcr Daia dan Tclnil Pcngun¡ulan Daia ...............
3.3 Infornan ......................................
3.4 Insiruncn Pcncliiian ..............................
3.5 Teknik Analisis Data ...............................
40
40
45
48
48
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
40
3.5.1 Analisis Daia Sclclun di La¡angan ................
3.5.2 Analisis Daia Sclana di La¡angan ..................
3.5.3 Analisis Daia ScsudaI di La¡angan ..............
49
50
50
3.6 Pengujian Kredibilitas Daia ...................... 50

%$%,9$1$/,6,6'$7$«««««««««««««««««««««««« 53
4.1 Canlaran Unun KPP ºX" ............................
4.2 Canlaran Siiuasi Kcrja KPP ºX" ........................
4.3 Laiar Dclalang Pcnunguian Pajal ......................
4.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Moral Hazard ....
4.5 Bentuk Moral Hazard di Linglungan KPP ..................
53
58
60
62
75
4.6 Dampak Moral Hazard di Linglungan KPP ...............
4.7 Alternatif Upaya Penanganan Moral Hazard di Linglungan KPP ...
90
96

%$%93(18783««««««««««««««««««««««««««« 108
5.1 Kcicrlaiasan Pcncliiian ......................
5.2 Kcsin¡ulan ..............................
5.3 Saran ................................
108
109
111















Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
41
LAMPIRAN 8. Contoh Halaman Daftar Tabel

DAFTAR TABEL



Talcl 3.1 Fincian Infornan .......................... 47
Talcl 4.1 Falior Yang Mcn¡cngaruIi Moral Hazard ................ 65
Tabel 4.2. Pola Korupsi di Direktorat Jenderal Pajak ..................................... 79
Tabel 4.3 Pola-pola Korupsi oleh Pahwasono (2006) ....................................... 85


























Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
42
LAMPIRAN 9. Contoh Halaman Daftar Gambar

DAFTAR GAMBAR


Gambar 2.1 Faktor-falior yang Mcn¡cngaruIi Dilcna Eiila ...... 12
Gambar 2.2 Hulungan Aniara KcluiuIan dan Tindalan ....... 13
Gambar 2.3 Siruliur Organisasi DJP .................. 21
Gambar 2.4 Struktur Organisasi Kanwil DJP dan Kaitannya dengan KPP
................................................................................

22
Gambar 2.5 Inicgrasi Kon¡oncn Pcnlcniul Kincrja CC .......... 29
Gambar 3.1 Situasi sosial (Social situation} .............. 45
Gambar 3.2 Komponen dalam analisis data (interactive model} ...... 50
Gambar 4.1 Struktur kewenangan KPP ºX" sccara vcriilal .................. 53
Gambar 4.2 Siruliur Organisasi KPP ºX" ................ 55
Gambar 4.3 Laiar Dclalang Pcnunguian Pajal dan Hanlaiannya .. 60
Gambar 4.4 Korelasi Antara Dilema Etika dengan Pengambilan Keputusan
.......................................................................

63
Gambar 4.5 Sistematika Dampak Penyimpangan dan Moral Hazard di
Lingkungan KPP secara mikro .........................................

90
Gambar 4.6 Sistematika Dampak Penyimpangan dan Moral Hazard di
Lingkungan KPP Secara Makro .........................................

94
Gambar 4.7 Kriteria Penanganan Masalah (Penyimpangan) ................. 96
Gambar 4.8 Skema Alternatif Upaya Penyimpangan Fiskus di Lingkungan
KPP ...............................................................

98













Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
43

LAMPIRAN 10. Contoh Halaman Daftar Lampiran

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Siruliur Organisasi KPP Praiana Malang Sclaian..... 112
Lampiran 2 Kcicniuan Unun Pcr¡ajalan No 28 TaIun 2008 ..... 116




























Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
44

Halaman 11. Contoh Halaman Abstraksi

ABSTRAK

PRAKTIK MORAL HAZARD PADA SEBUAH
KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR
(Faktor, Bentuk, Dampak dan Alternatif Penanganan)


Oleh:
Izma Widya Yuliansyah

Dosen Pembimbing:
DR. Unti Ludigdo, SE, M.Si, Ak

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi terhadap praktik moral hazard yang terjadi di
sebuah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) wilayah Jawa Timur. Eksplorasi terhadap moral hazard
dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. KPP bertugas mengelola dan memungut
pajak pada tiap daerah. Dalam pelaksanaannya KPP menghadapi berbagai hambatan salah satunya
adalah moral hazard yang dilakukan oleh Fiskus. Berdasarkan hasil penelitian moral hazard ini
dipengaruhi oleh sistem pengendalian intern yang diterapkan KPP, integritas dan perilaku etis Fiskus,
undang-undang perpajakan, sistem perpajakan serta tingkat pemahaman masyarakat terhadap pajak.
Moral hazard yang terjadi di lingkungan KPP dibagi menjadi 5 jenis yaitu di bidang personalia,
pencarian data, pembayaran jasa wajib pajak, negoisasi pajak, dan manipulasi SPT. Berbagai moral
hazard yang terjadi menyebabkan kepercayaan masyarakat terhadap Fiskus menjadi menurun sehingga
terbentuk citra negatif Fiskus dalam pandangan masyarakat. Citra negatif ini berpengaruh pada
perilaku (kemauan) masyarakat dalam membayar pajak sehingga pada akhirnya target penerimaan
pajak sulit direalisasi. Alternatif upaya penanganan moral hazard di lingkungan KPP adalah dengan
menggunakan pendekatan etika untuk memperbaiki perilaku Fiskus, menutup grey area yang terdapat
dalam undang-undang perpajakan, memperbaharusi sistem perpajakan serta meningkatkan sosialisasi
pajak pada masyarakat umum.


Kata kunci: Kantor Pelayanan Pajak, Moral hazard, Faktor, Bentuk, Dampak, Alternatif
Penanganan.










Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya


Buku Pedoman Penulisan Skripsi
45
ABSTRACT

PRACTICE OF MORAL HAZARD
AT A TAX OFFICE IN EAST JAVA
(Factors, Manner, Effects, and Alternative Solutions)

By:
Izma Widya Yuliansyah

Advisor Lecturer:
DR. Unti Ludigdo, SE, M.Si, Ak


This research has a purpose to explore practice of moral hazard at a Tax Office in East Java. Qualitative
research method has used to explore the moral hazard. The duty of Tax office is to organize and collect
the taxes at its region but Tax Office facing many contrainst and the one is moral hazard by Tax Officer.
The results of this research has show that the moral hazard depend on internal control system that
implemented at tax office, integrity and ethical behaviour of Tax Officer, tax regulation, tax system and
also iIc sociciy's ia× con¡rcIcnsion. Moral Iazard ai Ta× Officc Ias dividc inio 5 nanncrs, iIcrc arc
¡crsonaliiy scciion, daia collcciion, scrviccs ¡ayncni of Ta× Paycr, ia× ncgoiiaiion, and ºSPT"
manipulation. Moral hazard decrease the sociciy's irusi io iIc Ta× Officcr and ii nadc Ta× Officcr Ias a
bad reputation to the society. Bad reputation of Tax Officer to the society influence the desire of Tax
Payer to fulfill their duty with the results is the budget of tax revenues is hard to be completed.
Alternative solutions to handle the moral hazard at Tax Office are by using ethical approaches in order to
repair the Tax Officer behaviour, reduce and close the grey area in tax regulation, renew tax system, and
also incrcasc sociciy's conprehension on tax.


Keywords: Tax Office, Moral Hazards, Factors, Manners, Effects, and Alternative Solutions.

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya

KATA PENGANTAR
Proses pendidikan pada jenjang Strata 1 (S1) di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya akan diakhiri dengan diwajibkannya bagi mahasiswa untuk menyusun skripsi. Tujuan dari penulisan skripsi tersebut adalah sebagai sarana pelatihan bagi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah. Untuk menilai keberhasilan penulisan skripsi tersebut, mahasiswa harus mempertahankannya di depan penguji. Kualitas skripsi tidak hanya ditentukan oleh substansi atau materinya tulisan saja, akan tetapi juga ditentukan oleh tata cara penulisannya. Oleh karena itu, untuk menjamin tercapainya kualitas tersebut maka diperlukan pedoman penulisan skripsi. Disamping itu manfaat dari pedoman penulisan skripsi ini adalah untuk membantu memperlancar proses penulisan dan pembimbingan skripsi. Menyadari bahwa buku pedoman ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saran dan kritik akan sangat bermanfaat untuk melengkapi kekurangan tersebut. Namun kami berharap semua pihak yang terkait dengan proses penyusunan dan pembimbingan skripsi memanfatkan buku pedoman ini dengan baik. Kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan buku ini, Jurusan Akuntansi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-­besarnya.

Malang, Juni 2008 Jurusan Akuntansi Ketua,

Dr. Unti Ludigo, Ak NIP. 132 086 159

2
Buku Pedoman Penulisan Skripsi

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .....................................................................................................i

DAFTAR LAMPIRAN...................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN ...............................................................................................1 1.1. Tujuan ............ ............................................................................................1 1.2. Persyaratan Menempuh Skripsi ...................................................................1 1.3. Prosedur Penyusunan ..................................................................................1 1.4. Waktu Penyelesaian .....................................................................................2 BAB II PEDOMAN PENGETIKAN ...............................................................................3 2.1. Jenis dan Ukuran Kertas ............................................................................3 2.2. Aturan Penulisan .........................................................................................3 BAB III BAGIAN-­BAGIAN SKRIPSI ..............................................................................5 BAB IV ATURAN BAGIAN DEPAN SKRIPSI .................................................................6 BAB V BAGIAN POKOK SKRIPSI ..............................................................................10 BAB VI CARA PENGACUAN DAN PENGUTIPAN ........................................................16 6.1. Cara Merujuk Kutipan Langsung ...............................................................16 6.2. Cara Merujuk Kutipan Tidak Langsung ......................................................17 6.3 Penyusunan Daftar Pustaka .......................................................................17 BAB VII PENGGUNAAN EJAAN YANG BENAR .........................................................22 LAMPIRAN ...............................................................................................................24

3
Buku Pedoman Penulisan Skripsi

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya

DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN 1 : LAMPIRAN 2 : LAMPIRAN 3 : LAMPIRAN 4 : LAMPIRAN 5 : LAMPIRAN 6 : LAMPIRAN 7 : LAMPIRAN 8 : LAMPIRAN 9 : LAMPIRAN 10 : LAMPIRAN 11 : LAMPIRAN 12 : LAMPIRAN 13 : LAMPIRAN 14 : Contoh Halaman Sampul Contoh Halaman Judul Contoh Halaman Pengesahan Contoh Halaman Pernyataan Orisinalitas Contoh Halaman Riwayat Hidup Contoh Halaman Peruntukan Contoh Halaman Moto Contoh Halaman Kata Pengantar Contoh halaman daftar isi Contoh halaman Daftar Tabel Contoh halaman Daftar Gambar Contoh halaman Daftar Lampiran Contoh halaman Daftar Singkatan/Simbol Contoh halaman Abstrak 26 27 28 29 30 31 32 33 35 37 38 39 40 41

4
Buku Pedoman Penulisan Skripsi

1.3 Prosedur Penyusunan a. Memprogram skripsi pada KRS semester yang bersangkutan b. Menjamin keseragaman format penulisan skripsi c. mahasiswa diharuskan melakukan pengajuan perpanjangan waktu sepengetahuan Dosen Pembimbing dan persetujuan Ketua Jurusan.2 Persyaratan Menempuh Skripsi a. Mata kuliah yang boleh ditempuh bersamaan skripsi maksimal 2 (dua) mata kuliah yang setara dengan 6 (enam) sks. Mengisi formulir pengajuan rencana skripsi yang disediakan oleh Jurusan sebagai bukti pendaftaran dan penetapan Dosen Pembimbing c. mahasiswa akan dibimbing oleh seorang dosen yang ditetapkan oleh Ketua Jurusan. Menyusun usulan penelitian (proposal) skripsi yang telah diajukan dan disetujui oleh dosen pembimbing b. Bila melebihi batas waktu tersebut. Telah lulus mata kuliah metodologi penelitian d. Menjaga penelitian yang dilakukan desuai dengan kaidah etis dalam penulisan karya ilmiah. Melakukan kegiatan penelitian Pedoman Penulisan Skripsi ini diterbitkan untuk membantu mempermudah bagi Dosen Pembimbing dan mahasiswa dalam dalam penulisan 5 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . pada akhir masa studi diwajibkan untuk menulis karya ilmiah yang disebut dengan skripsi sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Program Studi/Jurusan Akuntansi. Dalam penulisan skripsi ini. Buku skripsi. Membantu melancarkan mahasiswa dalam proses penulisan skripsi b.1 Tujuan Penyusunan pedoman ini adalah untuk: a. 1.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya BAB I PENDAHULUAN Mahasiswa Program Strata 1 (S1) Jurusan Akuntansi. Penyusunan skripsi diharapkan selesai dalam waktu maksimal 6 bulan. Diwajibkannya mahasiswa menulis skripsi ini dimaksudkan juga sebagai ajang pelatihan bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasannya dalam bentuk sebuah karya ilmiah. 1.

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya c. c. serta terhindar dari segala sesuatu yang menimbulkan kerugian atau membahayakan. dan peradaban manusia. 6 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . dan tanggung jawab. dan dilakukan berlandaskan hati nurani. apabila belum selesai dapat diperpanjang maksimum 1 (satu) semester atas persetujuan dosen pembimbing atau Ketua Jurusan. b. Hal-­hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan Kode Etik Penelitian adalah sebagai berikut: a. kemampuan mencipta. Mencatat proses bimbingan skripsi yang ditandatangani oleh dosen pembimbing pada kartu bimbingan skripsi e. Yang dimaksud sebagai Peneliti adalah seseorang yang melalui pendidikannya memiliki kemampuan untuk melakukan investigasi ilmiah dalam suatu bidang keilmuan tertentu dan/atau lintas disiplin. termasuk perilaku peneliti. Setiap peneliti harus memahami kode etik penelitian dan menaati semua ketentuannya. mewujudkan atmosfir akademik yang menjunjung tinggi kebebasan berfikir. kesejahteraan. Penelitian yang dilakukannya merupakan upaya untuk memajukan ilmu pengetahuan. saling menghargai.5 Kode Etik Penelitian Tujuan Kode Etik Penelitian adalah untuk dapat mewujudkan atmosfir akademik yang menjunjung tinggi aspek moral. martabat. Etika penelitian adalah pedoman etika yang berlaku untuk setiap kegiatan penelitian. Penelitian adalah upaya mencari kebenaran terhadap semua fenomena demi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan umat manusia. sedangkan Kode Etik Penelitian adalah hal-­hal yang menjelaskan standar kinerja perilaku etis yang diharapkan dari semua pihak yang terlibat penelitian di lingkungan dan atau mengatasnamakan Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya sebagai sebuah institusi. Penelitian yang dilakukan oleh setiap mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya harus memenuhi kaidah keilmuan. jujur dan berdedikasi baik di luar maupun di dalam kampus. saling peduli.4 Waktu Penyelesaian Penulisan skripsi harus sudah diselesaikan dalam waktu 1 (satu) semester. kejujuran. 1. Mendapatkan pengesahan penyelesaian skripsi dari dosen pembimbing dan Ketua Jurusan 1. kebebasan. moral. dedikasi dan bermoral dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan. Melakukan kegiatan konsultasi dengan dosen pembimbing d.

pemalsuan data. 2. Autoplagiarisme yang diartikan sebagai tindakan (peneliti) yang mengemukakan kembali kalimat. skorsing. yang dapat dipertanggung jawabkan. 3. data atau idea dalam karya tulis yang telah dipublikasikan oleh yang bersangkutan tanpa menyebutkan sumbernya. f. e. g. Peneliti bertanggung jawab pada rekan seprofesinya. Plagiarisme yang diartikan sebagai tindakan mengumumkan atau memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan atau gagasan orang lain dengan cara mempublikasikan dan mengakuinya sebagai ciptaan sendiri. 7 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . dan tindakan lainnya. Seorang peneliti wajib taat pada kode etik penelitian dan menghindari penyimpangan dari kode etik penelitian yang meliputi: 1. 3. Penelitian harus dilakukan sesuai dengan metoda. atau tindakan sejenisnya. antara lain berupa: teguran. Rekaan. Peneliti tidak boleh menutupi kelemahan atau membesar-­besarkan hasil penelitian. kata. prosedur dan pencapaian hasil secara ilmiah. 2. Peneliti harus menjelaskan secara eksplisit manfaat yang akan diperoleh subjek penelitian.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya d. Kewajiban peneliti terhadap penelitiannya adalah sebagai berikut: 1. 4. Pelanggaran terhadap kode etik dapat membawa sanksi bagi pihak yang melanggarnya. Peneliti bertanggung jawab untuk memberikan interpretasi atas hasil dan kesimpulan penelitian supaya hasil penelitian dapat dimengerti. diberhentikan.

Untuk bagian awal skripsi pemberian nomor halaman menggunakan dari halaman pengantar. c. Nomor bab diletakkan paling atas dan bab baru ditulis pada halaman baru. Nomor halaman untuk setiap bab baru diletakkan di tengah bawah kertas. d. berat 80 mg. halaman daftar isi. halaman Skripsi wajib dilakukan dengan menggunakan komputer dengan 8 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . sedangkan 3 cm untuk batas kanan dan bawah. f. 2. e. Spasi Jarak antar baris dalam tulisan menggunakan 1 spasi ganda (double). Nomor Halaman dan Letaknya Nomor halaman diletakkan disebelah kanan atas kertas kecuali halaman pertama dari bab baru. b. Penulisan Bab dan Sub Bab Nomor bab dan judul bab baru ditulis dengan huruf besar dan tebal dan diletakkan di bagian tengah atas halaman. halaman pengesahan. Untuk penggandaannya dilakukan dengan fotokopi yang jelas dan bersih dengan kertas yang sama. Alenia Baru dan Jarak Ketikan Setiap kata pertama dari alenia baru ditulis masuk ke kanan sebesar 7 (tujuh) ketukan.2 Aturan penulisan Penulisan ketentuan: a.1 Jenis dan Ukuran Kertas Penulisan Skripsi wajib dilakukan dengan menggunakan kertas HVS/Fotokopi ukuran A4. Sub bab dan sub-­sub bab yang mengikutinya ditulis disebelah kiri dengan huruf tebal dan kecil kecuali huruf pertama pada setiap kata harus ditulis dengan huruf besar. Margin Batas pengetikan untuk Skripsi adalah 4 cm sebelah kiri dan atas.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya BAB II PEDOMAN PENGETIKAN 2. Jenis Huruf: Naskah Skripsi diketik dengan menggunakan jenis huruf Times New roman 12 cpi.

halaman daftar singkatan/simbol (bila ada). dan halaman ringkasan. pembahasan hasil penelitian (hasil dan pembahasan). halaman riwayat hidup.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya pernyataan orisinalitas. halaman daftar lampiran. metodologi penelitian. halaman peruntukan (bila ada). tinjauan pustaka. sedangkan bagian utama skripsi pendahuluan. halaman daftar gambar/grafik. halaman daftar tabel. halaman motto (bila ada). halaman kata pengantar. daftar pustaka dan lampiran-­ lampiran pemberian nomor halaman menggunakan angka 9 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . kesimpulan.

Halaman Daftar Gambar/Grafik m. Lampiran-­lampiran 10 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Halaman Pernyataan Orisinalitas e. Tinjauan Pustaka c. l. Kesimpulan 3. Halaman Daftar Isi Halaman Daftar Tabel Halaman Daftar Lampiran k. Bagian awal. Halaman Ringkasan 2. Pendahuluan b. Bagian Akhir skripsi a. terdiri dari: a. Halaman Pengesahan d. Sampul b. Daftar Pustaka b. Metodologi Penelitian d. Halaman Motto (bila ada) h. j.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya BAB III BAGIAN-­BAGIAN SKRIPSI Format skripsi dibagi menjadi 3 bagian yaitu: 1. Halaman Peruntukan (bila ada) g. Halaman Judul c. Halaman Daftar Singkatan/Simbol (bila ada) n. Bagian Inti/Utama Skripsi a. Halaman Kata Pengantar i. Pembahasan Hasil Penelitian (Hasil dan Pembahasan) e. Halaman Riwayat Hidup f.

pengesahan cukup hanya dengan tanda tangan dosen pembimbing. Halaman sampul hanya terdiri dari satu halaman (contoh halaman sampul dapat dilihat di lampiran 1). Halaman Judul Halaman judul sebenarnya duplikat dari halaman sampul. Nama universitas. 4.. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan mencantumkan: 1..Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya BAB IV ATURAN BAGIAN DEPAN SKRIPSI a. Hanya saja halaman judul ini dicetak di atas kertas HVS putih. Halaman judul hanya terdiri dari satu halaman (contoh halaman judul dapat dilihat dilampiran 2) c. 11 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Lambang fakultas Ekonomi Unibraw. Untuk dapat mengikuti ujian komprehensif. serta. 4. 6. Nama dan nomor induk penyusun. Judul skripsi. 2. b. Kata-­kata pengesahan/persetujuan. Halaman Sampul 1. 3. Nama program studi/jurusan. 3. 5. penguji dan Ketua Jurusan (contoh Halaman Pengesahan dapat dilihat pada lampiran 3). Program studi/jurusan. 8.. Nama fakultas. 2. 5.. Sampul skripsi berwarna kuning. Nama kota tempat universitas dan tahun. dan pengesahan dari Ketua Jurusan. Judul skripsi. Nama dan tanda tangan pembimbing. Tujuan skripsi (persyaratan untuk mendapatkan. penjilidan dilakukan setelah disetujui oleh dosen pembimbing. 2. Yang harus ada dalam halaman sampul adalah: 1. 7. 3. Sampul skripsi menggunakan karton (hard cover). Setelah ujian selesai dan mahasiswa dinyatakan lulus. Tulisan menggunakan warna hitam.). penguji. Nama dan nomor induk penyusun.

i. Contoh halaman orisinalitas ini data dilihat pada lampiran 4. g. Prestasi akademik dan non akademik yang telah dicapai Contoh daftar riwayat hidup dapat dilihat pada lampiran 5. Alamat. 4. 3. Halaman Kata Pengantar tengah atas kertas. Kalimat yang dicantumkan berupa motto. Halaman Riwayat Hidup Halaman ini 1. Bab. Isi dari halaman ini adalah menyebutkan kepada siapa skripsi ini ditujukan. Tempat tanggal lahir penyusun. Riwayat atau pengalaman pekerjaan (kalau ada). Contoh halaman motto dapat dilihat pada lampiran 7. 5. 2. 2. manfaat bagi yang membutuhkan Contoh halaman kata pengantar dapat dilihat pada lampiran 8. Kata Pengantar memuat: 1. 2. Halaman Pernyataan Orisinalitas Halaman pernyataan orisinalitas merupakan halaman yang memuat ketegasan penulis bahwa naskah skripsi bukan karya plagiasi atau mengandung plagiasi dan menjamin orisinalitasnya. Halaman Motto (bila ada) Halaman ini bersifat sukarela.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya d. penyempurnaan. Yang dimasukkan dalam daftar isi adalah: 1. dan 6. pendapat seseorang atau ayat-­ayat dalam kitab suci yang perlu direnungkan dan diresapi oleh pembaca. kata-­ kata mutiara. Uraian singkat proses penulisan skripsi serta 3. Riwayat pendidikan. e. h. harapan. f. Halaman Peruntukan (bila ada) Halaman ini bersifat sukarela dan cara penyajiannya pun sesuai keinginan penulis. Halaman Daftar Isi kertas. Setiap tulisan yang ada pada halaman ini tidak diakhiri dengan titik. Rasa syukur sehingga tulisan dapat disajikan. dan dibawahnya menyebutkan: 12 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Penulis mengantarkan kepada pembaca agar memahami isi tulisan. Nama. Contoh halaman peruntukan dapat dilihat pada lampiran 6.

Jika ada tabel yang dicantumkan di luar bab. Nomor tabel. Judul bab yang ditulis dengan huruf besar.10 misalnya. Jarak penulisan antara judul daftar tabel dengan baris pertama adalah 2 spasi 13 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . 9. terletak di bab 3 dan mempunyai nomor urut 10. sedangkan sub sub bab pada ketukan ke-­2 dari sub bab. Nomor bab. maka angka pertama dari nomor tabel menggunakan nomor urut setiap halaman baru dalam skripsi setelah bab kesimpulan. Penulisan sub bab pada ketukan ke-­3. 5. dan 3. j. 2. Halaman Daftar Tabel huruf besar dan tebal dan diletakkan pada bagian atas kertas. Angka kedua dalam nomor tabel dimulai dari angka 1 untuk setiap bab.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya 3. Jarak antar sub bab dengan sub bab lainnya (atau sub-­sub bab dengan sub-­ bab. 4. Angka pertama menunjukkan nomor bab yang bersesuaian dan angka kedua menunjukkan nomor tabel. Yang harus ada dalam daftar tabel adalah: 1. dan setelah bab kesimpulan ada 2 halaman baru (daftar pustaka dan lampiran). dicantumkan dalam daftar ini harus disertai dengan nomor halaman yang bersesuaian dan ditulis di sebelah kanan kertas. 8. Daftar Tabel memuat semua tabel dalam teks. misalnya di lampiran. Nomor Bab menggunakan huruf dengan angka Arab yang bersesuaian dengan nomor bab. maka angka pertama nomor tabel dari tabel yang terletak di lampiran adalah 7. Judul tabel. Nomor halaman dimana tabel dicantumkan dalam teks. Nomor tabel terdiri dari 2 angka dan di antara angka pertama dan kedua diberi titik. Sub bab dan sub-­sub bab (dan seterusnya) ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama ditulis dengan huruf besar. 7. Contoh daftar isi dapat dilihat pada lampiran 9. Tabel 3. Jadi bila bab 5 adalah kesimpulan. 6.

Nama dosen pembimbing ditulis dengan gelar lengkap tanpa disertai dengan Nomor Induk Pegawai (NIP). Halaman Daftar Gambar/Grafik dengan huruf besar dan tebal dan diletakkan di bagian tengah atas kertas. Halaman Daftar Lampiran dengan huruf kapital dan tebal dan diletakkan di bagian tengah atas kertas. Cara pemberian nomor gambar dan pengetikan dalam halaman daftar gambar mengikuti aturan yang sama seperti halnya pada halaman daftar tabel (contoh halaman daftar gambar dapat dilihat pada lampiran 11). l. 2. Judul lampiran dan 3. o. Yang harus dicantumkan dalam daftar gambar adalah: 1. 2. Nomor halaman di mana lampiran itu diletakkan. Nomor gambar. Ringkasan yang merupakan intisari skripsi berisi penjelasan singkat dari latar belakang. Dalam daftar lampiran memuat semua lampiran yang ada di skripsi. masalah 14 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Halaman Daftar Abstrak Halaman ini diberi judul ABSTRAK yang dicetak tebal dan diletakkan di tengah atas bidang pengetikan (lihat lampiran 11). Selanjutnya diikuti dengan judul skripsi yang ditulis di tengah dengan huruf tebal dan besar serta spasi tunggal. Nomor lampiran. Nama dosen pembimbing disertakan di bawah nama penyusun skripsi. Daftar gambar memuat semua gambar yang ada dalam skripsi. Yang harus ada di dalam daftar lampiran adalah: 1. Nama penyusun skripsi ditulis di tengah dengan jarak 2 spasi dari judul skripsi dengan diikuti Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dengan spasi tunggal dari nama penyusun. Contoh halaman daftar tabel dapat di lihat pada lampiran 10.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya sepanjang . Nomor halaman gambar dimana gambar itu diletakkan. Selanjutnya diikuti dengan memuat teks ringkasan. Judul gambar dan 3. k. Cara pemberian nomor lampiran dan cara pengetikan di dalam daftar lampiran mengikuti aturan seperti di halaman daftar tabel (contoh halaman daftar lampiran dapat dilihat pada lampiran 12).

3. metode yang digunakan. Lajur pertama mencantumkan singkatan (ditulis dengan huruf besar) dan lajur kedua memuat keterangan lajur pertama (ditulis dengan huruf kecil kecuali kata pertama).Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya yang diteliti. Kata kunci diperlukan untuk komputerisasi sistem informasi ilmiah. Abstrak diketik dengan spasi tunggal dan panjangnya tidak lebih dari 1 halaman. Abstrak disajikan baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris pada halaman yang berbeda. Halaman Daftar Singkatan/Simbol (bila ada) Halaman daftar singkatan memuat: 1. n. Singkatan. Dalam ringkasan dicantumkan kata kunci yang ditempatkan 2 (dua) spasi di bawah teks ringkasan. 2. Cara penulisannya memakai dua lajur. Simbol dan sebagainya. Jumlah kata kunci berkisar antara tiga sampai lima buah. 15 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Istilah. Penulisan daftar singkatan atau lainnya diurut menaik berdasarkan abjad huruf pertama (ascending) (contoh halaman daftar singkatan dapat dilihat pada lampiran 13). serta hasil dan kesimpulan yang paling pokok.

hasil penelitian atau analisa. Menggambarkan realitas yang kompleks 3. C. Hal lain yang tidak boleh diabaikan di sini adalah bahwa rangkaian kata untuk menyampaikan informasi yang disajikan di dalam skripsi hendaknya teliti. Skripsi pada umumnya terdiri dari 5 komponen. Ditentukan secara mantap sejak awal 3. Menemukan pola hubungan yang bersifat interaktif 2. Kuesioner 3. Berikut ini dipaparkan hal-­hal yang menjadi perbedaan mendasar penelitian kuantitatif dan kualitatif menurut Sugiyono (2005. Menemukan teori. Oleh karena itu. dan relevan serta konsisten. Menunjukkan hubungan antar variabel 2. Fleksibel 3. metode penelitian. rinci 2. Berkembang. Memeroleh pemahaman makna 4. B. Teknik Penelitian 1. maka skripsi setidak-­tidaknya akan terdiri dari 5 bab. bab Tinjauan Pustaka. jelas. dan bab Kesimpulan. Ekspimen. Jumlah bab antara skripsi jenis kuantitatif dan kualitatif berbeda (perbedaan mendetail mengenai perbedaan skripsi kuantitatif dan kualitatif akan dibahas kemudian).Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya BAB V BAGIAN POKOK SKRIPSI Yang dimaksud sebagai bagian pokok di sini adalah bagian dari skripsi yang merupakan hasil karya ilmiah yang ditulis oleh seorang mahasiswa yang terdiri dari beberapa bab. Mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif. padat. dan kesimpulan. Desain 1. Desain 1. survei 2.; hal 11-­13). KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN METODE KUALITATIF No 1 Metode Kuantitatif A. kerangka teori atau tinjauan pustaka. Dengan memahami perbedaan tersebut diharapkan penulis skripsi dapat menulis skripsi dengan sistematika yang baik dan benar. Observasi dan wawancara terstruktur Metode Kualitatif A. bab Pembahasan Hasil (penelitian). In depth interview 3. Menguji teori 3. bila setiap komponen tersebut dibahas dalam bab tersendiri. Teknik Penelitian 1. yaitu latar belakang masalah. Participant observation 2. Triangulasi 2 3 16 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . C. singkat. yaitu bab Pendahuluan. Menjadi pegangan langkah demi langkah. tajam. bab Metode Penelitian. Spesifik. dan muncul dalam proses penelitian B. Umum 2. Tujuan 1. Tujuan 1. Dokumentasi 4. jelas.

Luas dan rinci 2. Jangka pendek I. Data 1. handycam dan lain-­lain E. kamera. Berkembang selama proses penelitian G. snowball 4. Literatur yang digunakan bersifat sementara. bahkan sering tanpa kontak 2. ucapan dan tindakan responden. Deduktif 3. Fokus penelitian ditetapkan setelah diperoleh data awal dari lapangan 5 6 7 8 9 17 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Masalah dirumuskan dengan spesifik dan jelas 5. Mencari pola. Hasil Pengukuran variabel yang dioperasionalkan dengan menggunakan instrumen F. Induktif 3. E. Hubungan dengan Responden 1. Peneliti sebagai instrumen (human instrumen) 2. Instrumen Penelitian 1. konsultan 3. Buku catatan. Setelah selesai pengumpulan data 2. Hipotesis dirumuskan dengan jelas 6. Instrumen yang telah terstandar. Jangka lama I. Representatif 3. Purposive. teori H. Analisis 1. Dokumen pribadi. dokumen dan lain-­ lain F. Menggunakan statistik H. Literatur yang berhubungan dengan masalah dan variabel yang diteliti 3. Terus menerus sejak awal sampai akhir penelitian 2. Kuantitatif 2. angket. Besar 2. Data 1. Ditulis secara rinci dan jelas sebelum terjun ke lapangan. seperti akan merencanakan tour/piknik 4. Tidak dirumuskan hipotesis. Prosedur bersifat umum. Hubungan dengan Responden 1. thema. Berjarak. Instrumen Penelitian 1. Metode Kualitatif D. wawancara terstruktur 2. akrab 2. Sedapat mungkin random 4. Tidak representatif 3. Sampel 1. Empati. Usulan Desain 1. Usulan Desain 1. karena justru akan menemukan hipotesis 6. model. Prosedur yang spesifik dan rinci langkah-­langkahnya 4. Deskriptif 2. catatan lapangan. Analisis 1. Sampel 1. Masalah bersifat sementara dan akan ditemukan setelah studi pendahuluan 5. Kedudukan sama bahkan sebagai guru. Peneliti merasa/lebih tinggi 3. Test. tape recorder. Ditentukan sejak awal G.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya No 4 Metode Kuantitatif D. Kecil 2. tidak menjadi pegangan utama 3. Singkat 2.

5. Hal ini disebabkan adanya berbagai perbedaan yang melatarbelakangi metode kuantitatif dan kualitatif seperti yang dipaparkan pada tabel di atas.6 Sistematika Pembahasan Bab II Tinjauan Pustaka dan Perumusan Hipotesis (jika ada) Bab III Metode Penelitian 3.2.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya 10 11 J.5.1 3.2 Jenis dan Sumber Data Teknik Pengumpulan Data 3.2 5. Berikut ini adalah garis besar bagian pokok skripsi dengan menggunakan metode kuantitatif yang selanjutnya disebut I.3 4. Skripsi Kuantitatif Bagian pokok dari skripsi kuantitatif terdiri dari: Bab I Pendahuluan 1.1 5.4 Metode Analisis Data 3.1 1.5 Pengujian Hipotesis Bab IV Hasil dan Pembahasan 4. dependabilitas.1 1. Kapan Penelitian dianggap selesai? Setelah semua data yang direncanakan dapat terkumpul K. Kepercayaan terhadap hasil penelitian Pengujian kredibilitas.1 Populasi dan Sampel 3.4 Bab V 5.2.2 Manfaat Teoritis Manfaat Praktis 1.2 Data Penelitian 3.1 4.4 1.3 Statistik Deskriptif Variabel Penelitian Hasil Pengujian Asumsi Klasik Hasil Pengujian Hipotesis Pembahasan Hasil Penelitian Kesimpulan Keterbatasan Penelitian Rekomendasi Kesimpulan 18 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . proses dan hasi penelitian Bagian pokok dari skripsi kuantitatif dan kualitatif secara garis besar mempunyai perbedaan. Kepercayaan terhadap hasil penelitian Pengujian validitas dan reliabilitas instrumen J. Kapan Penelitian dianggap selesai? Setelah tidak ada data yang dianggap baru/jenuh K.2 4.3 Variabel Penelitian 3.5 Latar belakang Masalah Rumusan Masalah Batasan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian 1.2 1.3 1.

1 Latar belakang Masalah 1. dan alasan-­alasan (empiris.5 Pengujian Kredibilitas data Bab IV Analisa Data Bab V Kesimpulan 5. Penyusunan skripsi kualitatif lebih mengutamakan bentuk penyusunan yang sedemikian rupa sehingga penyampaian makna hasil penelitian lebih efektif dan mudah untuk dipahami. rumusan masalah.2 Manfaat Teoritis Manfaat Praktis 1.6 Sistematika Pembahasan Bab II Tinjauan Pustaka Bab III Metodologi Penelitian 3. Skripsi Kualitatif Bagian pokok dari skripsi kualitatif lebih fleksibel dari bagian kuantitatif.1 1.3 Tujuan Penelitian 1.2 Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data 3.2 Keterbatasan Penelitian 5. teknis) mengapa 19 Buku Pedoman Penulisan Skripsi .3 Instrumen Penelitian 3. dan sistematika pembahasan. atau hasil-­hasil penelitian lain yang relevan dengan permasalahan yang diajukan. Penyusunan bagian pokok skripsi kualitatif dapat lebih dari 5 (lima) bab seperti ketentuan skripsi kuantitatif. tujuan penelitian.3 Rekomendasi Beberapa pokok pikiran yang ada di setiap bab tersebut adalah seperti berikut ini. Namun demikian. Selain itu.4 Manfaat Penelitian 1.2 Fokus Penelitian (dapat diartikan sebagai Rumusan Masalah) 1.4 Teknik analisis data 3. 1.4. I. bab ini juga memuat fakta-­fakta yang relevan dengan masalah penelitian sebagai titik tolak dalam merumuskan masalah penelitian. Pendahuluan Yang harus termuat dalam bab pendahuluan adalah latar belakang (masalah). kerangka berpikir. Dalam latar belakang dapat dimasukkan pula sejarah singkat objek yang diteliti.1 Kesimpulan 5.1 Metode Penelitian 3.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya II. manfaat penelitian. Berikut ini adalah contoh bagian inti skripsi kualitatif: Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Intinya adalah memuat uraian atau penjelasan mengenai alasan-­alasan sehingga permasalahan yang diajukan merupakan permasalahan yang layak untuk diteliti dan dicarikan penyelesaiannya. uraian ini tidak boleh terlalu mendalam karena akan dibahas dalam bab berikutnya yang bersesuaian.4.

Di dalam menyampaikan perumusan masalah harus relevan dengan judul dan perlakuan yang akan diteliti. Tinjauan Pustaka dan Perumusan Hipotesis (jika ada) Pada bab tinjauan pustaka diuraikan teori-­teori dan hasil-­hasil penelitian yang relevan dengan permasalahan dan tujuan penelitian yang diangkat dalam skripsi. meletakkan teori secara deduktif menjadi landasan dalam penemuan dan pemecahan 20 Buku Pedoman Penulisan Skripsi .4 Tujuan Penelitian Menyebutkan secara jelas dan tegas tujuan yang ingin dicapai dari penelitian (penulisan). proposisi. 1. 1. seharusnya tujuan penelitian juga tersirat di dalam judul penelitian. 1. Bab ini tidak sekedar berisi kutipan atau pencantuman teori-­teori. atau merumuskan kaitan antara kesenjangan pengetahuan ilmiah atau teknologi yang akan diteliti dengan kesenjangan pengetahuan ilmiah yang lebih luas. Dalam beberapa hal. konsep. Hal inilah yang menyebabkan pada bagian pokok skripsi kualitatif tidak terdapat batasan masalah karena sudah tercermin dalam fokus penelitian. Penelitian kuantitatif mempunyai tujuan untuk menguji atau verifikasi teori.2 Rumusan Masalah atau Fokus Penelitian Sub bab ini menunjukkan secara tegas permasalahan dalam skripsi yang dicari pemecahannya. Uraian yang ada di tinjauan pustaka ini diharapkan dapat memberikan landasan ilmiah tentang perumusan metode dan arah penelitian serta pemecahan masalah. dan paradigma secara berjajar dan runtut yang diambil dari berbagai sumber.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya masalah dikemukakan dalam dalam usulan penelitian itu dipandang penting untuk diteliti.5 Manfaat Penelitian Mengindikasikan kemungkinan aplikasi dari hasil penelitian seperti yang diuraikan dalam tujuan penelitian secara teoritis maupun secara praktis untuk menyatakan kaitan antara hasil penelitian yang dirumuskan dalam tujuan penelitian dengan masalah kesenjangan yang lebih luas atau dunia nyata yang rumit dan kompleks. jika perumusan masalah atau fokus penelitian dinyatakan dalam bentuk pertanyaan. jumlah pertanyaan tidak selalu harus sama dengan tujuan penelitian. II. Dengan logika seperti penjelasan mengenai perumusan masalah atau fokus penelitian di atas. tetapi merupakan hasil olahan dari berbagai hal di atas yang kemudian ditarik benang merahnya. 1. Umumnya rumusan masalah menggunakan kalimat tanya namun dapat juga tidak.3 Batasan Masalah Sub bab ini menjelaskan ruang lingkup penelitian yang dilakukan oleh peneliti dan menyebutkan secara spesifik area atau topik pembahasan yang membatasi penelitian. Perumusan masalah juga memuat proses penyederhanaan masalah yang rumit dan kompleks yang dirumuskan menjadi masalah yang dapat diteliti (researchable problems). penelitian bertujuan untuk menjabarkan rumusan masalah sekaligus batasan masalah penelitian.

Dalam hal ini tujuan penelitian adalah menguji teori atau hipotesis. Hipotesis dikembangkan dari telaah teoritis atau literatur. jenis dan sumber data yang dibutuhkan). Berupa pernyataan yang dirumuskan dengan maksud untuk dapat diuji secara empiris.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya masalah penelitian. Posisi dan peran strategis teori dalam penelitian ini. Hipotesis adalah proposisi yang dirumuskan dengan maksud untuk diuji secara empiris (Sugiyono. 21 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Hal-­hal yang dicakup dalam metode penelitian adalah: a. Kriteria hipotesis adalah sebagai berikut: a. diantaranya dalam bentuk: a. Metodologi Penelitian Bab Metodologi Penelitian pada dasarnya menjelaskan rencana dan prosedur penelitian yang dilakukan penulis untuk memperoleh jawaban yang sesuai dengan permasalahan atau tujuan penelitian. Hipotesis alternatif (alternative hypothesis) III. Berupa pernyataan yang dikembangkan berdasarkan teori-­teori yang lebih kuat dibandingkan dengan hipotesis rivalnya. b. Hipotesis nol (null hypothesis) Pernyataan hipotesis nol dapat disajikan secara statistik sebagai berikut: H0 : H0 A M A= M if-­then statement) atau proposisi -­ yang menyatakan hubungan antarvariabel dan perbedaan Hipotesis penelitian dapat dirumuskan dalam bentuk antara dua kelompok atau lebih dalam kaitannya dengan variabel tertentu yang dapat atau H0 : A -­ M =0 menunjukkan format hipotesis nol adalah rata-­rata persepsi pertama adalah rata-­rata persepsi kedua c. c. Sedangkan pada penelitian kualitatif mempunyai tujuan untuk menyusun teori. sampel. 2005). Rumusan hipotesis dapat dinyatakan dalam berbagai bentuk rumusan. Dalam hal ini tujuan penelitian adalah memecahkan masalah atau menjawab pertanyaan penelitian. Penjelasan tentang ruang lingkup penelitian (misalnya: populasi. Perumusan Hipotesis Pada penelitian kuantitatif perlu disertakan perumusan hipotesis. b. Hipotesis menyatakan hubungan yang diduga secara logis antara dua variabel atau lebih dalam rumusan proposisi yang dapat diuji secara empiris. memandang teori sebagai hasil proses induksi dari pengamatan terhadap fakta (pengumpulan informasi). Berupa pernyataan yang mengarah pada tujuan penelitian. -­ atau berupa proposisi diuji. Beberapa teori kemungkinan saling bertentangan antara yang satu dengan yang lain atau teori yang satu lebih kuat dibandingkan dengan yang lain.

dan 22 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Sementara itu. Untuk penelitian pustaka (library research). Pada masing-­masing metode tersebut perlu dijelaskan lebih lanjut spesifikasi teknik pengambilan sampel yang dipilih. atau tahun). Dalam skripsi perlu dijelaskan alasan mengapa teknik pengambilan sampel tersebut dipilih dalam pelaksanaan penelitian. Metode Pengambilan Sampel Sebelum sampel dipilih harus dijelaskan terlebih dahulu populasi yang menjadi dasar pengambilan sampel. Metode tersebut di atas tidak bersifat baku dan harus disesuaikan dengan jenis penelitian. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian disebutkan secara jelas disertai uraian: 1) 2) Bagaimana cara menentukan tempat penelitian tersebut. 2) Non Probability Sampling: Purposive Sampling (pengambilan sampel secara disengaja). Pendekatan Penelitian Berbagai macam pendekatan yang digunakan dan dapat dipilih salah satu di antaranya adalah: 1) 2) Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif Metode survei banyak digunakan dalam penelitian kuantitatif. Sampling: Simple Random Sampling (pengambilan sampel acak sederhana). sedangkan penelitian lapangan yang berbentuk survey (menggunakan sampel). Penjelasan mengenai hubungan variabel-­variabel penelitian dan definisi operasionalnya. berikut ini akan diberikan secara lebih lengkap struktur penyusunan metode penelitian yang lazim digunakan. bulan. bentuknya menyesuaikan dengan kebutuhan. yang mencakup butir-­butir sebagai berikut: a. sedangkan untuk penelitian kualitatif seringkali menggunakan studi kasus. poin (d) tidak wajib. Metode pengumpulan data (termasuk di dalamnya instrumen yang dipakai dan metode samplingnya).Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya b. apakah menggunakan Probability Sampling atau Non Probability Sampling. c. Berikutnya dijelaskan metode pengambilan sampel. Snowball Sampling (pengambilan sampel bola salju). keempat poin harus dicantumkan. Agar lebih jelas. b. dan bilamana perlu dilengkapi dengan jadwal kegiatan-­kegiatan penelitian di lapangan. dan sebagainya. c. misalnya: 1) Probability sebagainya. penelitian lain seperti studi kelayakan. studi kasus dan sebagainya. Alasan mengapa tempat penelitian tersebut dipilih. Model analisis yang digunakan. Waktu penelitan juga disebutkan jangka waktunya sampai dengan berapa lama (dalam bentuk hari. Stratified Random Sampling (pengambilan sampel acak berlapis). d.

juga harus mampu menjawab secara ilmiah tujuan atau permasalahn yang diajukan dalam skripsi. Di samping itu. analisis data tergantung dari jenis penelitian yang dipilih dan tujuan penelitian yang telah dirumuskan. Sedangkan dalam penelitian kualitatif. variabel ini umumnya berupa konsep. dan dokumentasi. Kesimpulan juga dapat diartikan sebagai jawaban dari permasalahan yang diangkat dalam skripsi. observasi. IV. VI. Berikutnya. Di samping itu. sumber data serta teknik pengumpulan data. uraian tentang definisi dan pengukuran variabel merupakan hal yang mutlak harus dilakukan. Analisis deskriptif dapat berupa deskripsi dalam bentuk tabel-­tabel. Data yang dipakai dapat berupa data kuantitatif maupun data kualitatif. Analisis Data Pada dasarnya. sehingga tidak penting untuk dilakukan pengukuran. diuraikan secara rinci tentang jenis data. dan sebagainya. Analisis Kuantitatif Analisis deskriptif biasanya digunakan dalam penelitian kualitatif namun juga banyak dipakai dalam penelitian kuantitatif. keterbatasan dan rekomendasi. yaitu kesimpulan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yang biasa digunakan antara lain adalah wawancara. rekomendasi dari skripsi harus memberikan arahan dalam penelitian berikutnya.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya d. 23 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Kesimpulan. e. deskripsi tentang fenomena sosial. Rekomendasi merupakan pertimbangan atau argumen peneliti bagi pihak-­pihak yang memanfaatkan hasil skripsi. Variabel-­variabel yang diukur minimal adalah variabel-­variabel yang tercantum dalam hipotesis yang akan diuji berdasarkan data yang dikumpulkan dari tempat penelitian. keterbatasan. Pembahasan Hasil Penelitian (Hasil dan Pembahasannya) Bab ini menguraikan secara lebih mendalam mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan. V. Kesimpulan merupakan uraian secara ringkas dan jelas yang diuraikan dalam bab pembahasan hasil. dan interval. dan ketiganya disajikan secara terpisah. Analisis dapat dibedakan menjadi: i. Definisi dan Pengukuran Variabel Dalam penelitian kuantitatif. Keterbatasan penelitian berisi kendala yang dihadapi peneliti dalam melaksanakan penelitian. yang pada umumnya dikuantifikasi misalnya dalam bentuk skala nominal. Metode Pengumpulan Data Pada bagian ini. dan rekomendasi Ada 3 (tiga) pokok pikiran yang harus ada pada bab Kesimpulan. analisis inferensial cenderung digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan menyajikan model-­ model analisa statistik untuk menguji hipotesis. ordinal. Analisis Kualitatif ii.

Kutipan yang Sebagian Dihilangkan: Apabila dalam mengutip langsung ada kata-­kata dalam satu kalimat yang dibuang. Contoh: Apabila dalam mengutip langsung ada kalimat yang dibuang. maka kata-­kata yang dibuang diganti dengan 4 (empat) titik. 24 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . tahun dan nomor halaman. Contoh: Ross et al. b. Pengutipan adalah bagaimana menuliskan teks kutipan dari sumber acuan ke dalam teks naskah yang sedang ditulis.. Cara Merujuk Kutipan Langsung a. dan diketik dengan spasi tunggal. beberapa riset sebelumnya nsen. maka kata-­kata yang dibuang diganti dengan 3 (tiga) titik. 2003:132). Kutipan Lebih dari 40 kata: Kutipan yang berisi 40 kata atau lebih ditulis tanpa tanda kutip secara terpisah dari teks yang mendahului.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya BAB VI CARA PENGACUAN DAN PENGUTIPAN Pengacuan adalah bagaimana menyebutkan sumber acuan yang dikutip dalam teks beserta identitasnya. ditulis 1. . Kutipan Kurang dari 40 kata: pengarang. hal penting yang akan menjadi pertimbangan investor adalah aliran kas bebas. Untuk menguji validitas hipotesis ini.. 2000:437).2 cm (satu tab) dari garis tepi sebelah kiri dan kanan. Nama pengarang dapat ditulis secara terpadu dalam teks atau menjadi satu dengan tahun dan nomor halaman di dalam kurung.. Contoh: Beams (2000:437) menyatakan bahwa akuntansi kantor cabang membagi sistem akuntansi perusahaan secara terpisah antara kantor pusat dan kantor cabang. (2000:202) menarik kesimpulan sebagai berikut: Dalam suatu laporan arus kas. 6. c.. Aliran kas bebas merupakan kas perusahaan yang dapat didistribusikan kepada kreditur atau pemegang saham yang tidak digunakan untuk modal kerja atau investasi pada aset tetap. Contoh: pemegang saham. Nomor halaman juga harus ditulis.1.

maka baris kedua dan seterusnya menjorok ke dalam 5 (lima) ketukan.) Penerbit dan diakhiri dengan titik (. diakhiri dengan titik.) Baris kedua tiap sumber ditulis dengan jarak 5 ketukan dari margin kiri baris pertama dengan jarak antar baris 1 spasi. b.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya 6. 1. Hal yang perlu diperhatikan adalah apakah semua sumber acuan yang dikutip dalam teks sudah aftar Pustaka memang dikutip dalam teks. 6.3.4 Format Penulisan Daftar Pustaka Daftar pustaka disajikan pada halaman tersendiri dengan judul daftar ppustaka. Laporan keuangan konsolidasi dibuat oleh perusahaan induk dengan menggunakan laporan keuangan yang sudah disiapkan oleh perusahaan anak (Hartanto. 1990:13). Berikut ini dipaparkan cara penulisan daftar pustaka dari berbagai sumber. nama awal.) Tahun publikasi diakhiri dengan titik (. Untuk smber kutipan dari buku nomor halaman harus disebutkan. Penyusunan Daftar Pustaka Penyusunan Daftar Pustaka sangat erat kaitannya dengan cara pengacuan dan pengutipan. Cara Merujuk Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung atau dengan bahasa penulis sendiri ditulis tanpa tanda kutip dan terpadu dalam teks. Nama pengarang diakhiri dengan titik (. d. 6.2. satu baris. dengan huruf besar pada awal setiap kata. Sumber dari Buku Tahun penerbitan ditulis setelah nama pengarang.) Nama penerjemah ditulis di antara tanda kurung (. Jika penulisnya lebih dari satu.) Judul buku atau judul artikel. dan keterangan edisi (jika bukan edisi pertama) diakhiri dengan tanda titik (.) dan diakhiri dengan titik (. Judul buku ditulis dengan huruf miring. dan (5) nama penerbit. (2) tahun penerbitan. Jumlah sumber acuan yang dikutip dalam teks harus sama -­turut dan dipisahkan dengan titik yang meliputi: (1) nama pengarang ditulis dengan urutan: nama akhir. g.. e. f. c. diketik dengan huruf kapital dan diletakkan pada sisi kiri halaman. (4) tempat penerbitan. Tempat penerbitan dan nama penerbit dipisahkan dengan titik dua (:) Contoh: 25 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . termasuk subjudul. kecuali kata penghubung. dan nama tengah. (3) judul. Sedangkan antar sumber pustaka diberi jarak 2 spasi Huruf kapital digunakan pada setiap awal kata dari judul karya (kecuali kata sandang). Contoh: Hartanto (1990:13) mengungkapkan bahwa laporan keuangan konsolidasi dibuat oleh perusahaan induk dengan menggunakan laporan keuangan yang sudah disiapkan oleh perusahaan anak. Urutan dan cara penulisan daftar pustaka adalah sebagai berikut: a. tanpa gelar akademik.. atau disebut dalam kurung bersama tahun penerbitannya. Nama pengarang bahan kutipan dapat disebut terpadu dalam teks. sementara kutipan dari jurnal tidak.

Widia. 26 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . 1999. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. dan huruf besar pada setiap awal kata. Judul artikel ditulis tegak. Contoh: Koesphandi. Sari. Simposium Nasional Akuntansi V. Banyak Korban Meninggal karena Bom Bali II. b. dan bulan ditulis setelah nama koran. Jawa Pos. Rujukan dari Koran Tanpa Penulis Nama koran ditulis di bagian awal. Contoh: Iriyanto dan Harrys. Adam dan Desy. Jakarta: Salemba Empat 2. Jakarta: Salemba Empat Iriyanto dan Harrys. Eka dan Yulian. Menyiasati Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Menjelang Lebaran. Judul artikel ditulis tegak. Nama majalah ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama setiap kata. Contoh: Nurkolis. nomor berapa (dalam kurung). dan nomor halaman dari artikel tersebut. Hal 6.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Jamhury. 3. Sumber dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel Nama pengarang artikel ditulis di depan diikuti dengan tahun penerbitan. 3. Rujukan dari Artikel dalam Jurnal Nama penulis ditulis paling depan diikuti dengan tahun dan judul artikel yang ditulis dengan cetak tegak. dan huruf besar pada tiap awal kata. bulan dan tahun (jika ada). Rujukan dari artikel dalam Majalah atau Koran Nama pengarang ditulis paling depan. Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian. Volume VIII. Bambang. Gito. Judul buku kumpulannya ditulis dengan huruf miring. diikuti oleh tanggal. 1999a. 2005. Tahun. data tahun penerbitan dikuti oleh lambang a. kecuali kata penghubung. Pengukuran Variabel Penelitian. Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian. Contoh: Jawa Pos. 1990. dan dicetak miring. Karakteristik Penelitian Kualitatif. Persepsi Bank terhadap Kualitas Laporan Keuangan: Studi Empiris pada Bank di Jawa Timur. 2005. Nama jurnal ditulis dengan cetak miring dan huruf awal dari setiap katanya ditulis dengan huruf besar kecuali kata penghubung.; 15-­30) 4. 1 Oktober. c dan seterusnya. Malang: Febra Kriswidiantoro. Formula Tetap Sehat dengan Tertawa Sepanjang Hari pada Waktu Puasa di Bulan Suci Ramadhan. 2005. Surabaya. Nurani hal 7-­8. 5. 1999b. Urutan ditentukan secara kronologis berdasarkan abjad judul buku-­bukunya. Metode Penelitian. Nomor halaman disebit pada bagian akhir. 2000. tanggal. Raden. Bagian akhir berturut-­turut ditulis jurnal tahun ke berapa. kemudian judul ditulis dengan huruf besar pada setiap awal kata kecuali kata penghubung dan dicetak miring serta diikuti dengan nomor halaman. hal. Metode Penelitian. Metode Penelitian. Contoh: Atmini. Jakarta: Salemba Empat Jika ada beberapa buku yang dijadikan sumber ditulis oleh orang yang sama dan diterbitkan dalam tahun yang sama pula. 1999.

diikuti tahun penerbitan karya asli. Persepsi Masyarakat terhadap Faktor-­Faktor yang Mempengaruhi Naiknya BBM. Tanpa tahun. Rujukan Berupa Makalah yang Disajikan dalam Seminar. Penataran. Tesis. diikuti dengan pernyataan skripsi. Rujukan dari Lembaga yang Ditulis Atas Nama Lembaga Tersebut Nama lembaga penanggung jawab langsung ditulis paling depan. 2005. nama penerjemah. diikuti dengan tahun. tempat penyelenggaraan. Contoh: _______________. 2001. Contoh: Hariadi dan Purnomosidi. judul karangan. nama kota tempat perguruan tinggi. tesis atau disertasi. volume dan nomor. Pedoman Penulisan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Pemda. Malang. 10. nama jurnal (cetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (online). 2005. kota dan nama penerbit. 27 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . tesis atau disertasi ditulis dengan garis bawah. Makalah disajikan dalam Pelatihan Metodologi Penelitian bagi Mahasiswa Jurusan Akuntansi Angkatan I. dan nama lembaga tertinggi yang bertanggung jawab atas penerbitan karangan tersebut. Sussy. Terjemahan Laso. Rujukan dari Internet berupa Artikel dari Jurnal Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak. Lilik. diikuti tahun yang tercantum dalam sampul. Rujukan dari Dokumen Resmi Pemerintah yang Diterbitkan oleh Suatu Penerbit Tanpa Pengarang dan Tanpa Lembaga Judul atau nama dokumen ditulis di bagian awal dengan cetak miring. atau Disertasi Nama penyusun ditulis paling depan. Ary dan Dewa. diikuti tahun penerbitan dokumen. Jakarta: Diperbanyak oleh PT Emas Angka Jaya. Contoh: Mardiaty. 9. Tesis. 2005. Penulisan Laporan Penelitian untuk Skripsi. Malang: Tani Maju Express. nama tempat penerbitan dan nama penerbit terjemahan. dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses dan ditulis dalam kurung. dan tanggal serta bulannya. 7.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya 6. diikuti secara berturut-­turut oleh tahun. nama tempat penerbitan. 11. Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. 2005. 19-­20 Oktober. judul artikel. Pengantar Akuntansi. Contoh: Pusat Pengembangan Akuntansi dan Bisnis. atau Lokakarya Nama penulis ditulis paling depan diikuti dengan tahun. judul skripsi. judul terjemahan. Rujukan Berupa Skripsi. Undang-­Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2000 tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan nama fakultas serta nama perguruan tinggi. Apabila tahun penerbitan buku asli tidak dicantumkan. kem penyelenggara. Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya 8. Contoh: Purwanti. Rujukan Berupa Karya Terjemahan Nama pengarang asli ditulis paling depan. tahun terjemahan. Malang. Malang: Program Pascasarjana Universitas Brawijaya. Judul makalah ditulis dengan cetak miring. ditulis dengan kata tanpa tahun.

nama & NIM penyusun pada halaman sampul dan halaman judul Judul skripsi pada halaman sampul dan halaman judul Bagian Skripsi Judul bab. 4 (http://www. judul sub bab. No. abstrak.id). Jurnal Ilmu Pendidikan. sumber gambar Kata skripsi. judul gambar. b. Bidang Pengetikan Bidang pengetikan berjarak 4 cm dari tepi kiri kertas. 3.id). serta 3 cm dari tepi atas. Jekky. dan bawah kertas. 1. bulan. (unibraw-­malang@indo. 6. bagian penting. jurnal.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Contoh: Roy. daftar pustaka. Jilid 5. kanan. lampiran. majalah. spasi. tahun. diakses 12 Oktober 2005) 12. Rujukan dari Internet berupa E-­mail Pribadi Nama pengirim (jika ada) dan disertai dengan keterangan dalam kurung (alamat e-­mail pengirim). seperti yang diuraikan dibawah ini: Font 11 10 13 15 tabel. istilah yang belum lazim. gambar Kata non indonesia. abstrak. judul Bookman Old Style. teks induk. (Online). tabel. Artikel untuk Pelatihan.0 cm x 29. topik isi bahan (cetak miring). sub bab 28 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Modus huruf Penggunaan huruf normal. huruf. nama yang dikirimi disertai keterangan dalam kurung (alamat e-­mail yang dikirimi) Contoh: Baridwan.7 cm) dengan berat 80 mg. Kertas Jenis kertas yang digunakan adalah HVS putih ukuran A4 (21. Jenis huruf Naskah skripsi diketik dengan komputer menggunakan jenis huruf 2.id). Penggandaan menggunakan fotokopi yang bersih dengan kertas yang sama.net. dan judul buku. Ukuran Huruf Bagian-­bagian skripsi menggunakan huruf yang berbeda. kata-­kata kunci. 2005. surat kabar dalam datar pustaka Judul bab. Penjelasan terperinci tentang hal itu adalah: a.ac. mirin (italic) dan tebal (bolt) adalah sebagai berikut: Modus Normal Miring Tebal Bagian Skripsi Teks induk. paragraf dan penomoran.ac. Udin.malang. dan bulit. tanda pisah. diikuti oleh tanggal. E-­mail kepada Dydyd Apandy (ub-­malang@indo. Pengukuran Variabel dalam Penelitian. sumber tabel.5 Percetakan Sub bab ini mencakup ketentuan kertas. Catatan kaki. 12 Oktober 2005.

Lampiran dapat berupa: Data mentah hasil penelitian. Spasi Penggunaan spasi pada bagian-­bagian skripsi. Sedangkan skripsi dalam bentuk softcopy dikumpulkan dalam CD sebanyak 2 buah untuk jurusan dan ruang baca Fakultas Ekonomi. NIM. jarak nomor bab dengan judul bab.. Bagian inti dan bagian akhr skripsi diberi nomor halaman angka arab (1. foto dan lain-­lain. Penomoran Bagian awal skripsi diberi nomor halaman angka romawi kecil (i.ii.. cukup diberi stopmap transparan) ke jurusan sebanyak 3 eslempar untuk pembimbing dan penguji 2 orang. hasil perhitungan statistik. jarak satu pustaka dengan pustaka lainnya dan jarak antar paragraf 3 4 Jarak akhir teks dengan judul sub bab berikutnya. dan koma diberi 1 ketukan kosong. Paragraf Awal paragraf dimulai 7 (tujuh) ketukan dari tepi bidang pengetikan.2. jarak antara judul sub bab dengan awal teks.5 2 Bagian Skripsi Keterangan gambar/tabel. teks abstrak.. Nomor halaman ini berjarak 1 cm dari bidang pengetikan. 29 Buku Pedoman Penulisan Skripsi .. 7.) di kanan atas.) di tengah bagian bawah. Untuk skripsi hardcopy dikumpukan sebanyak 2 ekslempar untuk ruang baca Fakultas Ekonomi dan perpustakaan pusat Universitas Brawijaya.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya 4. 8. Lampiran Bagian lampiran memuat data atau keterangan yang dapat melengkapi materi yang terdapat pada bagian utama skripsi. baris kedua dan selanjutnya dari satu pustaka pada daftar pustaka Jarak antar baris dalam tabel Teks skripsi bagian inti. kuesioner. mahasiswa diminta mengumpulkan dalam bentuk hardcopy dan softcopy. contoh perhitungan.. kecuali nomor halaman bab baru yang diletakkan ditengah bagian bawah halaman. titik dua. 6.. Penjilidan Skripsi yang sudah siap untuk diujikan dikumpulkan (tidak perlu dijilid. Dalam bentuk hardcopy dijilid dengan menggunakan karton tipis dimana pada pungung skripsi dicamtumkan nama. jarak tabel/gambar dengan sebelum atau sesudah teks Jarak judul bab dengan awal teks 5. kata skripsi jurusan dan tahun kelulusan. judul gambar/tabel yang lebih dari satu baris. Setelah skripsi diuji dan atau dierbaiki. titik koma. catatan kaki. Untuk lampiran diberi nomor halaman dengan ngka arab di sudut kanan atas melanjutkan nomor halaman sebelumnya. gambar. Bilangan ditulis dengan angka kecuali pada permulaan kalimat. adalah sebagai berikut: Spasi 1 1. Sesudah tanda baca titik.3.

10.;). tanda pisah ( ). diketik rapat dengan huruf yang mendahului dan yang mengikutinya. ditulis dengan jarak satu ketukan (spasi) dengan huruf yang mendahului dan yang mengikutinya. ditulis terpisah dengan kata lainnya. Contoh yang salah: P E M B A H A S A N Gabungan kata yang mungkin menimbulkan salah penafsiran. >. Setiap kata ditulis rapat. Tidak boleh menambah spasi antarkata dalam satu baris yang bertujuan meratakan tepi kanan. titik dua (:). Contoh: 2 + 2 = 4. Tanda petik yang diapit. supranatural 2. tanpa disisipi spasi. Setelah tanda tanya (?). dapat diberi tanda hubung untuk menegaskan pertalian antarunsurnya. +. titik (. 6. apa metodenya. Penelitian DIP (Daftar Isian Proyek) sekarang tidak ada. Pelatihan ini akan dilakukan berulang-­ulang tiap semester. Contoh: Pelatihan dapat diikuti oleh mahasiswa wanita/pria. Oleh karena itu.; 5 + 5 3=7 11. kecuali kata yang tidak dapat berdiri sendiri (diberi garis bawah) Contoh: belajar. titik koma (. Tanda hubung (-­). tidak ada jarak antar huruf dalam sebuah kata. -­.; 2 < 5. tanda seru (!). titik dua (:). 4. Kata jadian berimbuhan gabung depan dan belakang ditulis serangkai. Nomor 0543/87.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya BAB VII PENGGUNAAN EJAAN YANG BENAR Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (Surat Keputusan Mendikbud. Jarak antar kata dalam paparan hanya satu (1) ketukan dan tidak menambah jarak antar kata dalam rangka meratakan margin kanan karena margin kanan tidak harus rata lurus. garis miring (/). 30 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Setiap kata baik kata dasar maupun kata jadian. pascapanen.;). tanggal 9 September 1987) 1. x. :. <. titik (. Contoh: Apa hasilnya? Perhatikan contoh berikut! Di antaranya: 7. Tepi kanan teks tidak harus rata. tanda seru (!). 9. Contoh: Apa masalahnya. kata pada akhir baris tidak harus dipotong. Tanda tanya (?). bukan diletakkan dibawahnya. 3. dan apa temuannya? 8. Tanda perhitungan: =.). ditulis rapat dengan huruf akhir dari kata yang mendahului.). harus ada jarak (tempat kosong) satu ketukan. Jika terpaksa harus dipotong. tanda hubungnya ditulis setelah huruf akhir. menomorduakan. Contoh: proses belajar-­mengajar. buku sejarah-­baru 5. Contoh: dinonaktifkan. titik koma (.

Jalan Surabaya. tetapi sangat rumit pengambilan datanya. dan peristiwa sejarah. Koma dipakai memisahkan kalimat setara yang didahului oleh kata-­kata: tetapi. Huruf miring digunakan (1) untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf. 15. Huruf kapital dipakai pada huruf pertama nama khas geografi. kata. Instrumen penelitian ini ada dua. Peringantan Hari Kartini jatuh pada hari Kamis. melainkan. Kata hubung antarkalimat diikuti koma.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya 12. Afrika Selatan. Contoh: Islam adalah way of life bagi umat Nabi Muhamad SAW. Contoh: Danau Sentani. bulan. Contoh: Sejak ibunya meninggal. Huruf kapital dipakai pada huruf pertama nama bangsa. hari raya. jika anak kalimat mendahului induk kalimat. yaitu angket dan tes. 16. 14. 13. dan bahasa serta tahun. padahal. 31 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . dia tampak murung. Koma dipakai memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. atau frasa. 17.; dan (2) untuk menuliskan istilah asing/daerah. suku. Contoh: Penelitian ini sederhana. namun. hari. Contoh: bangsa Indonesia (bukan Bangsa Indonesia). dan yaitu. sedangkan.

Metode Penelitian. Memahami Penelitian Kualitatif. Widia. Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian. Salemba Empat. 1999b. Salemba Empat. Bandung. Sugiyono. Alfabeta. Izma Widya.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya BAB VIII DAFTAR PUSTAKA Santoso. 2008. Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian. Metode Penelitian. Pengukuran Variabel Penelitian. 2005. PY. Praktik Moral Hazard pada Sebuah Kantor Pelayanan Pajak di Jawa Timur. Jakara. Iriyanto dan Harrys. Jakarta. 32 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Statistik Non Parametrik. Universitas Brawijaya. Jakarta. 1999a. Skripsi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi. 2003. 1999. Jakarta. Singgih. Eka dan Yulian. Iriyanto dan Harrys. Salemba Empat. Gramedia Kriswidiantoro.

Dampak dan Alternatif Penanganan) Disusun Oleh: Izma Widya Yuliansyah NIM.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN-­LAMPIRAN Lampiran 1: Contoh Halaman Sampul Skripsi PRAKTIK MORAL HAZARD PADA SEBUAH KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR: (Faktor. Bentuk. 0410230101 SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Meraih Derajat Sarjana Ekonomi JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2008 33 Buku Pedoman Penulisan Skripsi .

Ak) NIP 132 086 159 34 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Bentuk.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 2. Contoh Lembar Persetujuan (Untuk Mengikuti Ujian Komprehensif) LEMBAR PERSETUJUAN Skripsi dengan judul: PRAKTIK MORAL HAZARD PADA SEBUAH KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR: (Faktor. Malang. Dampak dan Alternatif Penanganan) Yang disusun oleh: Nama NIM Fakultas Jurusan Bidang Kajian : Izma Widya Yuliansyah : 0410230101 : Ekonomi : Akuntansi Reguler A : Etika Bisnis dan Profesi Disetujui untuk digunakan dalam ujian komprehensif. Unti Ludigdo. 04 Januari 2008 Dosen Pembimbing (Dr.

Unti Ludigdo. NIP. Ak. 132 086 159 35 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . 132 304 303 (Dosen Penguji II) Malang. 132 086 159 (Dosen Pembimbing) 2. Kuspandi. 28 Februari 2008 Ketua Jurusan Akuntansi Dr. Ak. NIP. 131 573 935 (Dosen Penguji I) 3. Yang disusun oleh: Nama NIM Fakultas Jurusan : Izma Widya Yuliansyah : 0410230101 : Ekonomi : Akuntansi Reguler A Telah dipertahankan di depan dewan penguji pada tanggal 28 Februari 2008 dan dinyatakan memenuhi syarat untuk diterima. NIP. Ak. Unti Ludigdo. Dr.Si. SUSUNAN DEWAN PENGUJI 1. Devi Pusposari. SE.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 3. M. Contoh Halaman Pengesahan (Setelah lulus ujian komprehensif) LEMBAR PENGESAHAN Skripsi dengan judul: MORAL HAZARD PADA SEBUAH KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR: (Faktor. Ak NIP. SE.

08 Februari 2008 Pembuat Pernyataan. Contoh Halaman Pernyataan Keaslian Skripsi SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama NIM Fakultas Jurusan : Izma Widya Yuliansyah : 0410230101 : Ekonomi : Akuntansi Reguler A Dengan ini menyatakan bahwa Skripsi yang saya susun dengan judul: PRAKTIK MORAL HAZARD PADA SEBUAH KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR: (Faktor. Apabila kemudian hari pernyataan Saya tidak benar. maka Saya bersedia menerima sanksi akademis yang berlaku (dicabut predikat kelulusan dan gelar kesarjanannya). Demikian pernyataan ini Saya buat dengan sebenarnya. Malang. IzmaWidya Yuliansyah NIM 0410230101 36 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . untuk dapat dipergunakann bilamana diperlukan. Bentuk.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 4. Dampak dan Alternatif Penanganan) adalah benar-­benar hasil karya saya sendiri dan bukan merupakan plagiat dari Skripsi orang lain.

C di Laboratorium Manajemen UNIBRAW Malang (2006) Accurate Software Training di Laboratorium Akuntansi UNIBRAW Malang (2006) Krishand Tax Training di Laboratorium Akuntansi UNIBRAW Malang (2006) Pengalaman Organisasi : Koordinator Asisten Dosen Praktikum Perpajakan Jurusan Akuntansi (2007-­2008).com Pendidikan Non Formal : Program Sertifikasi Pajak A. sebagai anggota Divisi Penelitian dan Pengembangan (2006-­2007) Penghargaan: Panelis dalam Simposium Nasional Perpajakan 2007 di Universitas Trunojoyo Madura dengan makalah Peserta Olimpiade Akuntansi anan Moral Hazard National Accounting Challenge STAN Jakarta (2007) 37 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Pengurus Harian Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA).Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 5: Contoh Halaman Riwayat Hidup RIWAYAT HIDUP Nama Jenis Kelamin Tempat /Tanggal Lahir Agama Status Alamat Rumah Alamat Email Pendidikan Formal : Sekolah Dasar SLTP SMU Perguruan Tinggi (1992-­1998) : Mi Jenderal Sudirman Malang (1998-­2001) : SLTP Negeri 1 Malang (2001-­2004) : SMU Negeri 4 Malang (2004-­2008) : S1 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya : Izma Widya Yuliansyah : Perempuan : Malang/ 28 Juli 1986 : Islam : Belum Menikah : JL. Panitia Pelatihan Perpajakan Bagi Usaha Kecil Menengah (2007). Panitia Workshop Perpajakan Bagi Bendaharawan Pemkab Tulungagung (2007). Komplek UNIGA NO 4 : izma1986@yahoo. B.

2. bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak. Kendala tersebut dapat diatasi penulis berkat adanya bantuan.. Contoh Halaman Kata Pengantar KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-­Nya sehingga dapat menyelesaikan penelitian dan skripsi yang berjudul : Praktik Moral Hazard Pada Sebuah Kantor Pelayanan Pajak di Jawa Timur (Faktor.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 6. selaku dosen penguji 1 (satu) yang sudah banyak membantu memberikan kritik dan saran terhadap perbaikan skripsi saya. 5.. Bentuk.... selaku dosen penguji masukan di dalam perbaikan skripsi 2 (dua) yang juga banyak membantu memberikan 38 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . pikiran untuk membimbing serta memberikan saran dalam menyelesaikan laporan skripsi ini... penulis tidak luput dari kendala. Bapak/ibu .... Bapak . Selama penelitian dan penyusunan laporan penelitian dalam skripsi ini. oleh karena itu penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih sebesar-­besarnya kepada : 1. selaku Ketua Jurusan Akuntansi Universitas Brawijaya Malang Bapak/ibu .. selaku Sekretaris Jurusan Akuntansi Bapak/ibu . selaku dosen pembimbing yang telah mengorbankan waktu.. 4.. dan Alternatif Penanganan) . Bapak/ibu. tenaga. Dampak. 3. Skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan dalam meraih derajat sarjana Ekonomi program Strata Satu (S-­1) Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.

3 1. Contoh Halaman Daftar Isi DAFTAR ISI i iii vii viii ix 1 1.5 Siste 1 5 6 6 7 9 2.4.1 Perbedaan Governance 2.2 1.1 1.1 Moral Hazard 9 13 18 2.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 7.5 Teknik Analisis Dat 48 39 Buku Pedoman Penulisan Skripsi .2 Pengertian Good Governance Good Corporate Governance (GCG) dengan Good 25 26 25 40 40 40 45 48 3.4 1.4 Good Governance 2.4.

6 Dampak Moral Hazard 4.4 Faktor-­faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Moral Hazard 4.7 Alternatif Upaya Penanganan Moral Hazard di Li 62 75 90 96 108 108 109 111 40 Buku Pedoman Penulisan Skripsi .6 Pengujian Kredibilitas 50 53 53 58 60 4.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya 49 50 50 3.5 Bentuk Moral Hazard 4.

......2...........Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 8........................... Pola Korupsi di Direktorat Jenderal Pajak ............3 Pola-­pola Korupsi oleh Pahwasono (2006) .............. Contoh Halaman Daftar Tabel DAFTAR TABEL 47 65 Tabel 4. 79 85 41 Buku Pedoman Penulisan Skripsi ... Tabel 4.......

.......2 4........ Situasi sosial (Social situation Komponen dalam analisis data (interactive model Struktur kewenangan KPP Faktor-­ 12 13 21 22 29 45 50 53 55 60 63 90 94 96 98 42 Buku Pedoman Penulisan Skripsi ...............3 4........ Contoh Halaman Daftar Gambar DAFTAR GAMBAR Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar 2....3 2.............1 4.5 3..... Sistematika Dampak Penyimpangan dan Moral Hazard di Lingkungan KPP secara mikro ...Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 9............5 4........7 4................................................2 2....................... Sistematika Dampak Penyimpangan dan Moral Hazard di Lingkungan KPP Secara Makro .8 Korelasi Antara Dilema Etika dengan Pengambilan Keputusan ...1 3................................ Struktur Organisasi Kanwil DJP dan Kaitannya dengan KPP .. Kriteria Penanganan Masalah (Penyimpangan) ....4 4......... Skema Alternatif Upaya Penyimpangan Fiskus di Lingkungan KPP ....6 4...4 2.....................2 4.........1 2.....................

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya LAMPIRAN 10. Contoh Halaman Daftar Lampiran DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Lampiran 1 2 112 116 43 Buku Pedoman Penulisan Skripsi .

undang-­undang perpajakan. integritas dan perilaku etis Fiskus. Unti Ludigdo. Bentuk. pencarian data. Moral hazard yang terjadi di lingkungan KPP dibagi menjadi 5 jenis yaitu di bidang personalia. Faktor. menutup grey area yang terdapat dalam undang-­undang perpajakan. Bentuk. Eksplorasi terhadap moral hazard dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. M. memperbaharusi sistem perpajakan serta meningkatkan sosialisasi pajak pada masyarakat umum. Dampak. Moral hazard. Ak Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi terhadap praktik moral hazard yang terjadi di sebuah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) wilayah Jawa Timur. negoisasi pajak. Kata kunci: Kantor Pelayanan Pajak. dan manipulasi SPT.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Halaman 11. Dampak dan Alternatif Penanganan) Oleh: Izma Widya Yuliansyah Dosen Pembimbing: DR. Alternatif upaya penanganan moral hazard di lingkungan KPP adalah dengan menggunakan pendekatan etika untuk memperbaiki perilaku Fiskus. Alternatif Penanganan. Berbagai moral hazard yang terjadi menyebabkan kepercayaan masyarakat terhadap Fiskus menjadi menurun sehingga terbentuk citra negatif Fiskus dalam pandangan masyarakat. SE. Citra negatif ini berpengaruh pada perilaku (kemauan) masyarakat dalam membayar pajak sehingga pada akhirnya target penerimaan pajak sulit direalisasi. sistem perpajakan serta tingkat pemahaman masyarakat terhadap pajak. pembayaran jasa wajib pajak. 44 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . Contoh Halaman Abstraksi ABSTRAK PRAKTIK MORAL HAZARD PADA SEBUAH KANTOR PELAYANAN PAJAK DI JAWA TIMUR (Faktor.Si. KPP bertugas mengelola dan memungut pajak pada tiap daerah. Berdasarkan hasil penelitian moral hazard ini dipengaruhi oleh sistem pengendalian intern yang diterapkan KPP. Dalam pelaksanaannya KPP menghadapi berbagai hambatan salah satunya adalah moral hazard yang dilakukan oleh Fiskus.

Manners. Moral Hazards. Bad reputation of Tax Officer to the society influence the desire of Tax Payer to fulfill their duty with the results is the budget of tax revenues is hard to be completed. Factors. SE.Si. and Alternative Solutions. Moral hazard decrease the so bad reputation to the society. Ak This research has a purpose to explore practice of moral hazard at a Tax Office in East Java. reduce and close the grey area in tax regulation. renew tax system. Qualitative research method has used to explore the moral hazard. Effects. Manner. M. tax system and manipulation.Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya ABSTRACT PRACTICE OF MORAL HAZARD AT A TAX OFFICE IN EAST JAVA (Factors. Keywords: Tax Office. The results of this research has show that the moral hazard depend on internal control system that implemented at tax office. integrity and ethical behaviour of Tax Officer. Alternative solutions to handle the moral hazard at Tax Office are by using ethical approaches in order to repair the Tax Officer behaviour. and prehension on tax. Unti Ludigdo. 45 Buku Pedoman Penulisan Skripsi . The duty of Tax office is to organize and collect the taxes at its region but Tax Office facing many contrainst and the one is moral hazard by Tax Officer. tax regulation. and Alternative Solutions) By: Izma Widya Yuliansyah Advisor Lecturer: DR. Effects.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful