Anda di halaman 1dari 16

I.

Soal Pilihan Ganda


1. PT Selera Prima sebuah restoran tingkat internasional yang berkedudukan di Jakarta, menggunakan resep masakan La Prima Delisia dari Italia. Karena perusahaan ini menggunakan resep masakan tersebut secara berkesinambungan, maka PT Selera Prima .. a. Wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP b. Harus melaporkan usahanya untuk dikukuhkan menjadi PKP c. Tidak perlu melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP d. Berhak melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP 2. Ketika PT Sinar Kemala menandatangani surat perjanjian dengan PT Rembuyung, PKP dengan bidang usaha budidaya pertanian dan pertamanan, untuk pengadaan bibit tanaman dalam rangka melaksanakan gerakan penghijauan dengan nilai perjanjian sebesar Rp 110.000.000,00 . a. Belum termasuk PPN c. Pasti tidak termasuk PPN b. Mungkin termasuk PPN d. Pasti sudah termasuk PPN 3. Atas ekspor barang kena pajak oleh PKP .. a. Dibebaskan dari pengenaan PPN sesuai dengan prinsip destinasi b. Tidak dikenakan PPN maka berlaku tarif 0% sesuai dengan prinsip destinasi c. Dikenakan PPN dengan tarif 0% sehingga menyimpang dari prinsip destinasi d. Dikecualikan dari pengenaan PPN sehingga menyimpang dari prinsip destinasi 4. Formula Pasal 4 Huruf f PPN 1984 yang menentukan bahwa PPN dikenakan atas ekspor BKP yang dilakukan oleh PKP mengandung makna bahwa . a. Yang boleh ekspor BKP hanya pengusaha yang telah dikukuhkan sebagai PKP b. Ekspor BKP hanya boleh dilakukan oleh PKP c. Ekspor BKP dikenakan PPN apabila dilakukan oleh pengusaha yang telah dikukuhkan menjadi PKP d. Pengusaha yang belum atau tidak dikukuhkan sebagai PKP dilarang melakukan ekspor BKP 5. Pasal 4 huruf a UU PPN 1984 menentukan bahwa PPN dikenakan atas penyerahan BKP di dalam daerah pabean oleh pengusaha. Adapun yang dimaksud dengan BKP tersebut adalah . a. Hanya barang yang dihasilkan dari kegiatan pengolahan sehingga mengalami bentuk perubahan bentuk b. Semua barang yang dimaksud dalam Pasal 1 angka 3 UU PPN 1984 c. Semua barang selain yang disebut dalam Pasal 4A ayat (2) UU PPN 1984 d. Semua barang selain yang disebut dalam Pasal 4A ayat (3) UU PPN 1984 6. Dasar hukum PPN di Indonesia, yaitu a. UU Nomor 8 Tahun 1983 b. UU Nomor 8 Tahun 1984

c. UU Nomor 8 Tahun 1985 d. UU Nomor 18 Tahun 2000

7. Ketika KUD Sejahtera menyerahkan buah apel segar yang dikumpulkan dari para petani apel kepada pebrik minuman berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2001 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2007 a. Dibebaskan dari pengenaan PPN c. Tidak dibebaskan dari pengenaan PPN b. Tidak dikenakan PPN d. Dikenakan PPN dengan tarif 0% 8. UU Nomor 18 Tahun 2000, yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2001, mengatur tentang . a. Perubahan kedua UU Nomor 8 Tahun 1983 c. PPN dan PPnBM tahun 2000 b. PPN tahun 2000 d. PPN tahun 2001 9. PT Botanica didirikan dengan akte notaris tanggal 23 mei 1999 adalah eksportir bunga anggrek . a. Wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP b. Boleh melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP

c. Dapat melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP d. Tidak perlu melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP 10. Salah satu tujuan utama pengenaan PPnBM disamping PPN adalah .. a. Mengurangi regresivitas PPN sebagai pajak objektif b. Menaikkan harga BKP Yang Tergolong Mewah sehingga tidak dibeli oleh orang yang tidak mampu c. Meningkatkan produksi BKP Yang Tergolong Mewah di dalam negeri d. Meningkatkan penerimaan pajak dengan cara memberi beban pajak tambahan kepada konsumen yang berpenghasilan tinggi 11. Pengertian pengusaha dalam pasal 4 huruf a dan huruf c UU PPN 1984 adalah PKP dapat diketahui dari rumusan yang diatur dalam a. Pasal 1 angka 12 UU PPN 1984 c. Pasal 1 angka 14 UU PPN 1984 b. Pasal 1 angka 13 UU PPN 1984 d. Pasal 1 angka 15 UU PPN 1984 12. Sebagai faktor penentu pengenaan PPN atas arus BKP atau JKP yang melintasi batas wilayah negara, UU PPN 1984 mengadopsi prinsip destinasi, bukan tempat dilakukan penyerahan sebagaimana dengan lugas tersurat dalam undang-undang ini, yaitu dalam .. a. Pasal 4 huruf a dan huruf b c. Pasal 4 huruf a dan huruf f b. Pasal 4 huruf c dan huruf e d. Pasal 4 huruf d dan huruf e 13. Status Pengusaha Kena Pajak timbul ....... a. Setelah Pengusaha dikukuhkan menjadi PKP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 4 UU PPN 1984 b. Karena undang-undang, namun tetap disyaratkan adanya pengukuhan PKP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 15 dan memori penjelasan Pasal 4 huruf a dan huruf c UU PPN 1984 c. Karena adanya pengukuhan PKP sebagaimana ditegaskan dalam memori penjelasan Pasal 4 huruf a dan huruf c d. Karena undang-undang, sehngga tidak disyaratkan adanya pengukuhan PKP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 15 UU PPN 1984 14. Seharusnya tujuan komersial dan non-komersial tidak menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan suatu objek dapat atau tidak dapat dikenakan PPN disebabkan ....... a. PPN adalah pajak objektif c. PPN bukan pajak subjektif b. PPN adalah pajak tidak langsung d. PPN adalah pajak atas konsumsi 15. Atas royalti yang dibayar oleh PT Sangkakala yang berkedudukan di Bekasi sehubungan dengan penggunaan merek Delisiana untuk restorannya kepada PT Rasamala selaku pemilik merek di Jakarta ......... a. Tidak terutang PPN karena tidak masuk dalam ruang lingkup Pasal 4 huruf d UU PPN 1984 b. Terutang PPN karena ada kaitan dengan objek pajak yang dimaksud pasal 4 huruf c UU PPN 1984 c. Tidak terutang PPN karena pembayaran royalti bukan objek PPN melainkan objek PPh pasal 23 d. Terutang PPN karena termasuk ruang lingkup Pasal 4 huruf a PPN 1984 16. Dalam UU PPN 1984, pemahaman bahwa suatu kegiatan penyerahan BKP atau penyerahan JKP di dalam daerah pabean dapat dikenakan PPN sepanjang dilakukan dalam kegiatan usaha atau pekerjaan PKP diketahui ........ a. Semata-mata dari penegasan dalam memori penjelasan Pasal 4 huruf a dan huruf c b. Dari Pasal 4 huruf a dan huruf c kemudian dihubungkan dengan Pasal 1 angka 5 c. Dari Pasal 1 angka 14 dan Pasal 1 angka 15 d. Dalam Pasal 4 huruf a dan Pasal 4 huruf c 17. PT Prabancan yang bergerak di bidang usaha pemborong bangunan, membangun sendiri sebuah gedung seluas 195 m2 untuk rumah dinas kepala bagian keuangannya .......

a. b. c. d.

Dikenakan PPN berdasarkan pasal 16C UU PPN 1984 Dikenakan PPN berdasarkan Pasal 4 huruf c UU PPN 1984 meskipun luasnya kurang dari 200 m2 Tidak dikenakan PPN berdasarkan pasal 16C UU PPN 1984 karena luasnya kurang dari 200 m 2 Tidak dikenakan PPN karena dilakukan dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya

18. Peraturan pelaksanaan pasal 4A UU PPN 1984yang mengatur tentang jenis barang dan jasa yang tidak dikenakan PPN adalah ....... a. PP Nomor 143 Tahun 2000 c. PP Nomor 145 Tahun 2000 b. PP Nomor 144 Tahun 2000 d. PP Nomor 146 Tahun 2000 19. Ketika PT Asuransi Sraya menjual satu unit gedung yang semula digunakan oleh kantor cabang ....... a. Dikenakan PPN karena merupakan aktiva yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan b. Tidak dikenakan PPN karena tidak memenuhi syarat yang disebut dalam Pasal 16D UU PPN 1984 c. Dikenakan PPN karena gedung adalah BKP d. Tidak dikenakan PPN karena gedung yang dijual adalah barang bekas sehingga tidak ada nilai tambahnya 20. Ketika pada tanggal 12 Desember 2006, pak Karim selaku petani perkebunan apel menyerahkan buah apel segar kepada KUD Mekar Tanjung ........ a. tidak dikenakan PPN c. tidak dibebaskan dari pengenaan PPN b. dibebaskan dari pengenaan PPN d. dikenakan PPN dengan tarif 0% 21. dengan adanya ketentuan pasal 16C dalam UU PPN 1984, setiap orang yang membangun rumah tanpa menggunakan jasa pemborong yang sudah dikukuhkan sebagai PKP ....... a. pasti dikenakan PPN c. harus dikenakan PPN b. wajib dikenakan PPN d. tidak selalu dikenakan PPN 22. Dalam bulan Maret, Rukmarata sedang membangun rumah sendiri seluas 300 m2 dan telah dikeluarkan biaya untuk: 1) Membeli bahan bangunan sebesar Rp 37.400.000,00 termasuk PPN sebesar Rp 2.400.000,00 2) Membayar ongkos tukang sebesar Rp 3.400.000,00 3) Konsumsi untuk tukang sebesar Rp 200.000,00 Sehingga Rukmarata ........ a. Dikenakan PPN sebesar Rp 1.632.000,00 meskipun Rukmarata bukan PKP b. Tidak dikenakan PPN karena Rukmarata bukan PKP c. Dikenakan PPN sebesar Rp 1.544.000,00 meskipun Rukmarata bukan PKP d. Dikenakan PPN sebesar Rp 1.640.000,00 meskipun Rukmarata bukan PKP 23. PT Pancala perusahaan industri sepatu yang belum dikukuhkan sebagai PKP,pada tanggal 3 juni 2009 menyerahkan sejumlah sepatu kepada PT Mandaraka, dengan harga jual Rp 88.000.000,00 ............ a. Terutang sebesar 10/110 x Rp 88.000.000,00 = Rp 8.000.000,00 meskipun belum dikukuhkan sebagai PKP b. Tidak terutang PPN karena belum dikukuhkan sebagai PKP c. Tidak terutang PPN karena pengusaha yang belum dikukuhkan sebagai PKP dilarang membuat faktur pajak d. Terutang PPN sebesar 10% x Rp 88.000.000,00 = Rp 8.800.000,00 meskipun belum dikukuhkan sebagai PKP 24. Atas pennyerahan beberapa unit komputer dengan harga jual seluruhnya Rp 220.000.000,00 yang dilakukan oleh PT Infomerata kepada Pemda DKI, pada tanggal 12 Desember 2008 yang penagihannya dilakukan pada 8 Januari 2009 dan pembayarannya diterima pada tanggal 2 Februari 2009, PT Infomerata ........... a. Wajib melaporkan jumlah PPN yang terutang sebesar Rp 20.000.000,00 paling lambat dalam SPT masa PPN Desember 2008

b. Wajib melaporkan jumlah PPN yang terutang sebesar Rp 22.000.000,00 paling lambat dalam SPT masa PPN Februari 2009 c. Wajib melaporkan jumlah PPN yang terutang sebesar Rp 20.000.000,00 paling lambat dalam SPT Februari 2009 d. Wajib melaporkan jumlah PPN yang terutang sebesar Rp 22.000.000,00 paling lambat dalam SPT masa PPN Januari 2009 25. Sebuah Showroom mobil bekas yang sudah dikukuhkan sebagai PKP pada tanggal 7 Mei 2009 membeli satu unit Daihatsu Xenia tahun 2003 dari Alfian seharga Rp 40.000.000,00. Setelah dilakukan perawatan dan modifikasi menghabiskan biaya Rp 15.000.000,00, pada tanggal 27 Mei 2009, kendaraan tersebut diserahkan kepada pembeli dengan memperhitungkan laba sebesar Rp 10.000.000,00, maka showroom wajib mengenakan PPN kepada pembeli sebesar ....... a. Rp 6.500.000,00 c. Rp 550.000,00 b. Rp 5.500.000,00 d. Rp 650.000,00 26. Karena faktur pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat PKP sehubungan dengan penyerahan BKP atau JKP maka PKP yang melakukan penyerahan BKP atau JKP ........ a. Wajib membuat faktur pajak setelah membuat invoice b. Membuat faktur pajak untuk mendampingi invoice c. Wajib membuat faktur pajak meskipun tidak ada invoice d. Tidak membuat faktur pajak apabila tidak ada invoice 27. Pedagang eceran yang melakukan penyerahan BKP dalam satu tahun buku mencapai jumlah peredaran bruto Rp 600.000.000,00 adalah ......... a. PKP sehingga wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP b. Pengusaha kecil sehingga tidak perlu melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP c. Pengusaha kecil sehingga dapat melaporkan usahanya untuk dikukuhkan menjadi PKP d. PKP sehingga dapat dikukuhkan sebagai PKP 28. PT Indotekstil selaku industri tekstil yang sudah dikukuhkan sebagai PKP sejak 2 Maret 1997, pada tanggal 18 September 2004 menjual tiga unit mobil box dengan harga jual Rp 180.000.000,00 yang dibeli pada tahun 1996 dan digunakan untuk kegiatan distribusi .......... a. Tidak dikenakan PPN karena tidak ada nilai tambah b. Dibebaskan dari pengenaan PPn karena yang dijual adalah barang modal c. Dikenakan PPN 10% x Rp 180.000.000,00 = Rp 18.000.000,00 d. Dikenakan PPN 10% x 10% x Rp 180.000.000,00 = Rp 1.800.000,00 29. Pada tanggal 17 Juni 2007 PT Baginda, dealer kendaraan bermotor bekas yang sudah dikukuhkan sebagai PKP menjual mobil dinas direksi berupa jip dengan harga jual Rp 60.000.000,00. Atas penjualan jip sebagai kendaraan bermotor bekas ini .......... a. Dikenakan PPN Rp 6.000.000,00 berdasarkan pasal 16D UU PPN 1984 b. Dikenakan PPN Rp 600.000,00 berdasarkan pasal 4 huruf a UU PPN 1984 c. Tidak dikenakan PPN berdasarkan Pasal 16D UU PPN 1984 d. Tidak dikenakan PPN karena sedan bekas bukan BKP 30. Pabrik sepatu menyerahkan secara konsinyasi 1000 pasang sepatu kepada pembeli pada tanggal 29 Maret 2009, namun ternyata sampai akhir bulan April 2009, pembayaran tidak kunjung diterima maka ........... a. Tidak perlu membuat faktur pajak karena ternyata pembayaran tidak kunjung diterima b. Wajib membuat faktur pajak standar paling lambat pada tanggal 31 Maret 2009 c. Wajib membuat faktur pajak standar paling lambat pada tanggal 30 April 2009 d. Wajib membuat faktur pajak standar paling lambat pada tanggal 29 April 2009 31. PT Indomobil selaku pabrikan kendaraan bermotor merek Suzuki menyumbang beberapa unit sedan Suzuki untuk mobil patroli kepada POLRI .........

a. Dibebaskan dari pengenaan PPN dan PPnBM karena merupakan sumbangan untuk kegiatan patroli b. Dikenakan PPN namun dibebaskan dari PPnBM karena meskipun berbentuk sedan, namun digunakan untuk kegiatan patroli c. Dikenakan PPN dan PPnBM karena meskipun untuk patroli, namun berbentuk sedan d. Tidak dikenakan PPN dan PPnBM karena meskipun untuk pattroli namun berbentuk sedan 32. PT Prana selaku PKP Industri mebel yang berkedudukan di Bogor menyerahian sejumlah mebel kepada PT Citra Buwana selaku kawasan berikat ....... a. Wajib membuat faktur pajak untuk memungut PPN yang terutang b. Wajib membuat faktur pajak meskipun atas penyerahan ini mendapat fasilitas PPN tidak dipungut c. Tidak perlu membuat faktur pajak karena penyerahan BKP kepada pengusaha selaku Kawasan Berikat tidak dikenakan PPN d. Tidak wajib membuat faktur pajak karena tidak ada PPN yang wajib dipungut 33. Salah satu tujuan yang utama pengenaan PPnBM disamping PPN adalah ......... a. Menaikkan harga BKP Yang Tergolong Mewah sehingga tidak dibeli oleh orang yang tidak mampu b. Mengurangi regresivitas PPN sebagai pajak objektif c. Meningkatkan penerimaan pajak dengan cara memberi beban pajak tambahan kepada konsumen yang berpenghasilan tinggi d. Meningkatkan produksi BKP Yang Tergolong Mewah di dalam negeri 34. PT Modista adalah sebuah perusahaan garmen yang sudah dikukuhkan sebagai PKP. Dalam Bulan Mei 2009 sedang membangun sebuah gedung untuk outlet seluas 550 m 2. Biaya yang dikeluarkan dalam bulan Mei 2009 adalah Rp 86.500.000,00 termasuk PPN atas pembelian bahan bangunan sebesar Rp 5.500.000,00. Sehubungan dengan itu PT Modista .......... a. Dikenakan PPN Rp 3.240.000,00 karena PT Modista adalah PKP b. Dikenakan PPN Rp 3.460.000,00 meskipun dilakukan tidak dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya c. Tidak dikenakan PPN karena dilakukan tidak dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya selaku perusahaan garmen d. Dikenakan PPN Rp 8.100.000,00 meskipun dilakukan tidak dalam kegiatan usaha atau pekerjaanya 35. Pengusaha sebuah salon kecantikan yang sudah dikukuhkan sebagai PKP, Ketika menyerahkan jasa perawatan kecantikan kepada pelanggannya, PPN yang terutang dihitung dari .......... a. Harga Penyerahan c. Harga jual b. Penggantian d. Nilai Pengganti 36. Bengkel Getok Tular memperbaiki mesin mobil milik Tn Samsudin dan mengganti empat ban serta satu ban bekas sebagai ban cadangan. Perusahaan ini sudah dikukuhkan sebagai PKP. Dalam nota yang dibuat tertulis rincian biaya sebagai berikut: 1) Harga penyerahan suku cadang Rp 2.750.000,00 2) Harga penyerahan empat ban baru Rp 3.960.000,00 3) Harga penyerahan ban bekas Rp 275.000,00 4) Ongkos jasa Rp 495.000,00 Yang seluruhnya sudah termasuk PPN dalam hal atas penyerahan itu terutang PPN, sehingga PPN yang terutang sebesar ........... a. PPN Rp 295.000,00 atas penyerahan JKP, dan PPN Rp 610.000,00 atas penyerahan BKP b. PPN Rp 45.000,00 atas penyerahan JKP, dan PPN Rp 610.000,00 atas penyerahan BKP c. PPN Rp 45.000,00 atas penyerahan JKP, dan PPN Rp 635.000,00 atas penyerahan BKP d. PPN Rp 295.000,00 atas penyerahan JKP, dan PPN Rp 360.000,00 atas penyerahan BKP 37. PT Kencana Mitra selaku pemborong dan sudah dikukuhkan sebagai PKP telah selesai membangun gedung milik Departemen Pertanian pada tanggal 21 Oktober 2008. Surat Penagihan disampaikan kepada

Bendaharawan Satuan Kerja (Bendaharawan Proyek) pada tanggal 28 November 2008, namun pembayarannya baru diterima pada tanggal 29 Desember 2008 sehingga PT Kencana Mitra wajib .......... a. Membuat Faktur Pajak Standar paling lambat pada tanggal 28 November 2008 b. Membuat Faktur Pajak Standar paling lambat pada tanggal 21 Oktober 2008 c. Membuat Faktur Pajak Standar paling lambat pada tanggal 31 Oktober 2008 d. Membuat Faktur Pajak Standar paling lambat pada tanggal 29 Desember 2008 38. PT Pragota yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Berikat memproduksi buldozer menggunakan teknologi dari Jerman sehingga ............ a. Dikenakan PPN dan wajib menyetor PPN yang terutang ke kas negara b. Tidak dikenakan PPN karena dibebaskan dari pengenaan pajak c. Dikenakan PPN dengan fasilitas pajak yang terutang tidak dipungut d. Dikenakan PPN dengan fasilitas PPN Ditanggung oleh Pemerintah 39. PT Gemilang selaku perusahaan mebel sudah dikukuhkan sebagai PKP sejak 9 April 2000. Pada tahun 2001 membeli beberapa unit mobil box dan pick up untuk unit distribusi, PPN yang dibayar kepada dealer kendaraan bermotor tidak dikreditkan. Ketika pada tanggal 3 Juni 2009, dua unit diantara mobil box tersebut dijjual dengan Harga Jual Rp 95.000.000,000 .... a. Dikenakan PPN 10% x Rp 95.000.000,00 = Rp 9.500.000,00 b. Dikenakan PPN 10% x 10% x Rp 95.000.000,00 = Rp 950.000,00 c. Tidak dikenakan PPN karena tidak ada nilai tambah d. Tidak dikenakan PPN karena Pajak Masukannya tidak dikreditkan 40. PT Genta Buwana dikukuhkan sebagai PKP pabrikan keraMik sejak tahun 2000. Pada tanggal 29 Januari 2009 menerima Faktur Pajak Standar tertanggal 4 Oktober 2008 dari PT Sentana atas penyerahan BKP yang dilakukan pada tanggal 2 Juni 2008. Pajak Masukan dalam Faktur Pajak ini: a. Dapat dikreditkan dalam Masa Pajak yang tidak sama dalam SPT Masa PPN Januari 2009 b. Tidak dapat dikreditkan karena tergolong sebagai Faktur Pajak Standar yang cacat c. Tidak dapat dikreditkan karena Faktur Pajaknya diterima melampuai jangka waktu 3 bulan d. Dapat dikreditkan dengan cara pembetulan SPT Masa PPN Oktober 2008

II. BENAR - SALAH


1. Sebagaimana dketahui bahwa dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2001, atas penyerhan barang hasil pertanian dibebaskan dari pengenaan PPN, sebagaimana ketentuan yang berlaku kemudian yaitu ketika Peraturan Pemerintah ini diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2007 yang berlaku sejak 1 Januari 2007. (BENAR Salah) 2. Sebagai kebalikan Pasal 9 ayat 8 huruf b, dapat dirumuskan bahwa Pajak Masukan atas peroilhean BKP/JKP yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha dapat dikreditkan, sehingga Pajak Masukan atas pembelian dua unit bus oleh PT Jiwa Mulia selaku perusahaan asuransi, yang semula digunakan untuk antar jemput karyawan, merupakan Pajak Masukan yang dapat dikreditkan, maka apabila dijual memnuhi syarat Pasal 16D UU PPN 1984 untuk dikenakan PPN. (Benar SALAH)??? - Asuransi 3. PT Pustaka Unggulan selaku penerbit yang sudah dikukuhkan sebagai PKP menyerahkan buku pelajaran umum dan pelajaran agama kepada pembeli tidak perlu membuat faktur pajak karena dibebaskan dari pengenaan PPN sehingga tidak terutang PPN. (Benar SALAH)??? -

4. PT Kokoh Perkasa selaku pemborong bangunan yang sudah dikukuhkan sebagai PKP telah selesai membangun sendiri sebuah gedung seluas 300 m2 untuk memperluas ruang manajemen, dikenakan PPN karena luasnya lebih dari 200 m2 meskipun dilakukan dalamkegiatan usaha atau pekerjaannya. (Benar SALAH) 5. PT Seringai adalah sebuah restoran dengan jenis masakan oreintalis menggunakan merek Nangkring Hong, sebuah merek dagang yang berasal dari sebuah restoran internasional di Hongkong, maka perusahaan ini wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP karena secara berkesinambungan memanfaatkan BKP tidak berwujud dari luar Daerah Pabean di dalam daerah Pabean. (Benar SALAH) 6. Ketika herman membeli sebuah mobil sedan dari dealer kendaraan bermotor, ia tidak pernah dikenakan PPnBM, namun demikian sebagai bagian dari pajak atas konsumsi, maka PPnBM yang dikenakan oleh pabrikan kendaraan bermotor atas penyerahan kendaraan bermotor yang dihasilkannya akan menambah beban pajak pada Herman karena PPnBM yang dibayar oleh distributor kendaraan bermotor kepada pabrikan tersebut memiliki sifat tidak dapat dikreditkan. (BENAR Salah) 7. PT Cebolang selaku perusahaan yang mengelola sebuah restoran membangun sendiri gedung seluas 300 m2 untuk tempat usaha tidak dikenakan PPN karena dilakukan tidak sesuai dengan kegiatan usaha sebuah restoran meskipun luasnya lebih dari 200 m2. (Benar SALAH) 8. Selaku Eksportir barang hasil pertanian yang atas penyerahannya dibebaskan dari PPN, PT Eksporta tidak wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP. (Benar SALAH) 9. Karena sudah dikukuhkan sebagai PKP maka ketika pada tanggal 12 Juni 2008, PT Jaladara mengekspor jagung ke Madagaskar dikenakan tarif 0%. (Benar SALAH) 10. Ketika PT Medika Farma menyumbangkan sejumlah obat antibiotik kepada korban bencana alam tidak perlu membuat faktur pajak karena selain dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan medik yang merupakan jasa tidak kena pajak, juga tidak bersifat komersial dan untuk tujuan kemanusiaan, sehingga tidak terutang PPN. (Benar SALAH) 11. Pada tanggal 2 April 2009, PT Arga Makmur selaku PKP dengan bidang usaha percetakan menyerahkan sejumlah barang cetakan kepada Kantor Dinas Pendapatan Daerah dengan harga jual sebesar Rp 77.000.000,00, penagihan dilakukan pada tanggal 17 Mei 2009 dan pembayaran diterima pada tanggal 29 Juni 2008, dan wajib dilaporkan dalam SPT Masa PPN masa Pajak Mei 2009 meskipun PPN yang terutang baru dipungut pada tanggal 29 Juni 2009. (BENAR Salah) 12. Ketika PT Ambalika yang sudah dikukuhkan sebagai PKP dengan bidang usaha industri kulit menyerahkan sejumlah kulit sapi yang telah disamak kepada PT Gardapati yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Berikat, Wajib membuat Faktur Pajak meskipun atas penyerahan ini mendapat fasilitas PPN Tidak Dipungut. (BENAR Salah) 13. Ketika Pak Bustami mentransfer royalti sebagai imbalan atas penggunaan merek dagang Pancasasmita kepada PT Merbabu di Semarang, wajib membayar PPN yang terutang karena kegiatan ini termasuk

dalam pengertian penyerahan BKP yang dilakukan oleh PT Merbabu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf a UU PPN 1984. (BENAR Salah) 14. Ketika PT Bank Windu Mahardika menyewakan beberapa bagian dari ruang gedung kantornya dengan nilai sewa dalam satu tahun Rp 600.000.000,00 dikenakan PPN meskipun jasa pelayanan bank termasuk dalam salah satu diantara 12 kelompok jasa yang dikecualikan dari pengenaan PPN. (BENAR Salah) 15. PPN yang dibayar oleh PT Sekar Arum, PKP yang mengelola sebuah salon kecantikan Monalisa, atas perolehan bahan bangunan untuk membangun sendiri gedung seluas 180 m2 untuk tempat kegiatan usaha melakukan penyerahan jasa salon kecantikan yang merupakan Jasa Kena Pajak. (Benar SALAH) 16. PT Used Carsindo selaku showroom mobil bekas sudah dikukuhkan sebagai PKP sejak Maret 2000, pada tanggal 23 Mei 2009, menjual dua unit mobil box mini yang semula digunakan untuk mengangkut suku cadang kendaraan bermotor untuk melakukan perawatan kendaraan bermotor bekas sebagai barang dagangan dengan Harga Jual seluruhnya sebesar Rp 90.000.000,00 dikenakan PPN sebesar 10% x 10% x Rp 90.000.000,00 karena PPN yang dibayar atas pembelian mobil box beberapa tahun yang lalu merupakan PPN yang dapat dikreditkan. (Benar SALAH) 17. Perusahaan Industri sepatu PT Gunung Sitoli di Medan sudah dikukuhkan sebagai PKP memerima pesanan dari Grandtrack PLc di Singapura untuk dibuatkan 2000 pasang sepatu. Sehubungan dengan itu, perusahaan di Singapura ini memberi order kepada PT Lembu Sekilan di Pematang Siantar sebuah PKP industri kulit untuk menyerahkan sejumlah kulit kepada PT Gunung Sitoli, pembayaran dillakukan langsung dari Singapura kepada PT Lembu Sekilan. Atas penyerahan kulit dari PT Lembu sekilan kepada PT Gunung Sitoli, tidak terutang PPN, karena pembayaran dilakukan oleh Grandtrack PLc di Singapura. (Benar SALAH) 18. PT Lindung Jiwa adalah PKP dengan bidang usaha jasa keamanan (security service), menandatangani perjanjian outsourcing di bidang jasa keamanan dengan PT Rajapala yang menjalankan kegiatan usaha industri biskuit. Dalam surat perjanjian telah disepakati bahwa selaku pemanfaat jasa keamanan, PT Rajapala akan membayar gaji para tenaga kemanan (SATPAM) yang merupakan karyawan PT Lindung Jiwa, tiap bulan Rp 100.000.000,00. Sehubungan dengan itu diserahkan daftar personalia dan peringkat gaji para tenaga SATPAM yang ditempatkan di PT Rajapala. Sedangkan sebagai penggantian atas jasa outsourcing, ditetapkan tiap bulan sebesar Rp 50.000.000,00. Maka, ketika melakukan pembayaran pada bulan pertama sebesar Rp 50.000.000,00, PT Lindung Jiwa membuat Faktur Pajak untuk mengenakan PPN sebesar 10% x Rp 50.000.000,00. (Benar SALAH) 19. PT Mobil Sewan, selaku PKP membuat perjanjian persewaan beberapa unit sedan lengkap dengan pengemudinya dengan sebuah perusahaan drilling. Sedan akan digunakan oleh tenaga konsultan asing yang digunakan selama 6 bulan. Dalam surat perjanjian dirinci bahwa sewa sedan tiap bulan sebesar Rp 10.000.000,00, sedangkan gaji pengemudi sebesar Rp 5.000.000,00 dan disepakati akan dibayar langsung oleh pihak penyewa kepada pengemudi yang bersangkutan. Ketika PT Mobil Sewan menerima pembayaran sewa sebesar Rp 10.000.000,00, membuat Faktur Pajak untruk mengenakan sebesar Rp 1.000.000,00. (BENAR Salah) 20. PT Setra Ganda Mayit adalah perusahaan yang menyelenggarakan jasa pemakaman bertaraf internasional. Di lingkungan lokasi makam dibangun juga bangunan untuk menyelenggarakan prosesi pemakaman, dan tempat peristirahatan bagi para pengantar jenazah dan peziarah. Seluruh bangunan

dibuat dalam bentuk bangunan joglo jaman Singosari yang dihiasi dengan alunan musik tradisional ernada sendu dan menyayat hati. Bagi keluarga yang berminat menyemayamkan jenazah anggota keluarganya di tempat ini ditawarkan beberapa pilihan model makam dengan biaya paling rendah Rp 20.000.000,00 per makam. Karena jasa pemakaman ini bersifat komersial maka dikenakan PPN sehingga PT Sentra Ganda Mayit dikukuhkan sebagai PKP. (Benar SALAH)

III. Soal Hitungan


1. PT Gerak Cepat bergerak di bidang industri sepatu, telah dikukuhkan sebagai Kawasan Berikat, dalam bulan Mei 2009 dapat dipetik beberapa transaksi berikut: 1) Menyerahkan sejumlah kulit kepada PT Kickstep Indonesia sebuah perusahaan Industri sepatu yang berkedudukan di Kawasan Berikat, dengan harga jual Rp 300.000.000,00 2) Menerima pembayaran dari Kanwil Depdiknas atas tagihan yang disampaikanpada tanggal 1 Mei 2009 atas penyerahan sejumlah sepatu dengan harga jual Rp 260.000.000,00 yang dilakukan pada tanggal 29 Maret 2009 3) Menyerahkan sepatu kepada Bank BNI dengan harga jual Rp 120.000.000,00 4) Menerima sejumlah tekstil pelapis sepatu dari PT Pelangi Nusa, industri tekstil di kawasan berikat dengan harga jual Rp 130.000.000,00 Permasalahan : a. Berapa PPN yang terutang atas tiap-tiap transaksi tersebut diatas? b. Berapa PPN yang dibayar atau dipungut oleh PT Gerak Cepat atas setia transaksi tersebut? c. Apa fasilitas yang berlaku dalam kasus ini? 2. PT Terpandang selaku PKP menyerahkan sejumlah BKP kepada sebuah perusahaan PMA pada tanggal 13 Maret 2009. Pembayaran akan dilakukan dengan valuta asing. Pada saat penyerahan, nilai kurs USD 1 = Rp 10.230,00. Ketika Faktur Pajak Standar dibuat pada tanggal 24 April 2009, nilai kurs USD 1 = Rp 10.220,00. Pembayaran dilakukan oleh perusahaan PMA tersebut pada tanggal 18 Mei 2009. Pada saat itu nilai kurs USD 1 = Rp 10.300,00. Semua kurs berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan. Jelaskan : a. Nilai kurs yang digunakan dalam Faktur Pajak b. Ketika Dilakukan pembayaran, apakah PT Terpandang perlu melakukan penyesuaian nilai kurs damal Faktur Pajaknya dengan nilai kurs pada saat pembayaran? 3. PT Sarana Wisma mengelola sebuah toko bahan bangunan dan telah dikukuhkan sebagai PKP sejak 8 Maret 2001. Dalam Masa Pajak Mei 2009, tercatat beberapa kegiatan penyerahan BKP sebagai berikut: a. Penyerahan BKP kepada konsumen akhir tanpa NPWP sebesar Rp 77.000.000,00 termasuk PPN. b. Mengambil sejumlah bahan bangunan untuk merenovasi bangunan gedung kantorny. Harga Jual bahan bangunan ini Rp 39.675.000,00 termasuk laba kotor 15%. c. Menerima pembayaran dari PT Sekar Asri sebuah real estateatas penyerahan bahan bangunan pada tanggal 4 Maret 2009 dengan harga jual Rp 275.000.00,00 d. Menerima pembayaran dari PT Ratna atas penyerahan dua unit pickup yang sebelumnya digunakan untuk mendistribusikan bahan bangunan kepada pelanggan. Penyrahan dilakukan pada tanggal 2 April 2009 dengan harga jual seluruhnya Rp 60.000.000,00. Pickup ini dibeli pada tanggal 13 Januari 2008. e. Transaksi dengan pemungut PPN sebagai berikut: 1) 24 Mei 2009 menyerahkan BKP dengan harga penyerahan Rp 246.000.000,00 termasuk PPN kepada Ketua Satuan Kerja (Pimpinan Proyek) perawatan gedung Kantor Kecamatan. 2) 29 Mei 2009 menyampaikan surat tagihan kepada Kepala Satuan Kerja (Pimpinan Proyek) Renovasi gedung kantor Dinas Sosial sebesar Rp 254.000.000,00. Surat tagihan ini dilampiri Faktur Pajak tertanggal 29 Mei 2009 dengan PPN Rp 25.400.000,00. f. Pajak Masukan yang dibayar adalah:

1) Berdasarkan Faktur Pajak Standar yang diisi lengkap tertanggal 2 Mei 2009 dengan PPN sebesar Rp 37.000.000,00 sehubungan dengan pembelian bahan bangunan untuk persediaan barang dagangan yang penyerahannya dilakukan oleh PT Tunjung pada tanggal 27 Desember 2008. 2) Berdasarkan Faktur Pajak Standar yang diisi lenggkap dan tidak cacat, dalam bulan Mei 2009 telah diterima Faktur Pajak Masukan yang berhubungan langsung dengan kegiatan usahanya sebesar Rp 29.600.000,00. Hitung berapa PPN yang wajib disetor ke Kas Negara untuk bulan Mei 2009 4. Jelaskan apakah Pajak Masukan dibawah ini dapat dikreditkan, dalam hal dapat dikreditkan bagaimana cara mengkreditkannya? a. Ketika bulan Maret 2009, Pemeriksa Pajak melakukan pemeriksaan SPT Masa PPN bulan Oktober sampai dengan Desember 2008 dari catatan dalam pembukuan PKP diketahui ada pembelian barang dagangan dan ditemukan Pajak Masukannya dalam Faktur Pajak tanggal 28 Desember 2008 belum pernah dilaporkan. b. Pajak Masukan dalam Faktur Pajak tertanggal 12 November 2008 yang diterima oleh PKP Pembeli pada tanggal 28 Maret 2009. c. Pajak Masukan atas pembelian bahan bangunan yang dibayar oleh PKP Pemborong Bangunan yang sedang membangun sendirisebuah geduang untuk kantor cabang dengan luas 250 m 2. d. Pajak Masukan atas pembelian bahan bangunan yang dibayar oleh PKP Pemborong yang sedang membangun sendiri sebuah gedung untuk rumah dinas direksi dengan luas 550 m 2. e. Pajak Masukan atas pembelian bis pariwisata yang dibayar oleh perusahaan biro perjalanan selaku PKP.

PEMBAHASAN Pilihan Ganda


1. C. Tidak perlu melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP Sebab makanan yang dihidangkan dihotel sudah dikenakan pajak daerah sehingga tidak dapat dikenakan PPN lagi sesuai dengan Pasal 4A UU PPN 1984. 2. C. Pasti tidak termasuk PPN Karena bibit tanaman merupakan BKP yang bersifat strategis yang dibebaskan dari pengenaan PPN sesuai dengan PP Nomor 12 Tahun 2001. 3. C. Dikenakan PPN dengan tarif 0% sehingga menyimpang dari prinsip destinasi Dikenakan PPN sehingga menyimpang dari prinsip destinasi yang menyertakan PPN dipungut di tempat dan jasa dikonsumsi. Hal ini untuk melindungi eksportir Dalam Negeri agar harga jual barang dapat bersaing dan Pajak Masukan dapat dikreditkan. 4. C. Ekspor BKP dikenakan PPN apabila dilakukan oleh pengusaha yang telah dikukuhkan menjadi PKP Bila dilakukan oleh PKP, PM dapat dikreditkan. Sedangkan untuk non-PKP tidak dapat mengkreditkan sehingga harga lebih mahal karena pajak dimasukkan sebagai unsur biaya. 5. C. Semua barang selain yang disebut dalam Pasal 4A ayat (2) UU PPN 1984 Karena dalam Pasal 4A ayat (2) disebutkan jenis barang kena pajak yang tidak dikenakan pajak 6. A. UU Nomor 8 Tahun 1983 Karena UU Nomor 8 Tahun 1983 tetap dijadikan dasar hukum dengan beberapa kali perubahan. Lengkapnya : UU Nomor 8 Tahun 1983 j.o. UU Nomor 42 Tahun 2009 7. C. Tidak dibebaskan dari pengenaan PPN Karena meskipun setelah tahun 2007 dibebaskan dari PPN karena bersifat strategis, Apel tidak termasuk. 8. A. Perubahan kedua UU Nomor 8 Tahun 1983

Sesuai dengan kepala UU Nomor 18 Tahun 2000 9. A. Wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP Setelah tahun 2000, Anggrek adalah barang pertanian bukan BKP dan Eksportir harus dikukuhkan terlebih dahulu menjadi Pengusaha Kena Pajak 10. A. Mengurangi regresivitas PPN sebagai pajak objektif Semakin tinggi kemampuan konsumen, semakin ringan beban pajak yang dipikul. Sebaliknya, semakin rendah kemapuan konsumen, semakin berat beban pajak yang dipikul sehingga perlu dikenakan pajak tambahan berupa PPnBM untuk mengurangi regresivitas 11. D. Pasal 1 angka 15 UU PPN 1984 12. D. Pasal 4 huruf d dan huruf e Pasal 4 huruf d: Pemanfaatan BKP tidak berwujud dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean Pasal 4 huruf e: Pemanfaatan JKP tidak berwujud dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean 13. B. Karena undang-undang, namun tetap disyaratkan adanya pengukuhan PKP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 15 dan memori penjelasan Pasal 4 huruf a dan huruf c UU PPN 1984 Dalam memori penjelasan Pasal 4 huruf a, Pengusaha yang melakukan kegiatan penyerahan BKP meliputi baik Pengusaha yang telah dikukuhkan sebagai PKP maupun Pengusaha yang seharusnya dikukuhkan menjadi PKP tetapi belum dikukuhkan dan juga harus mendapat surat pengukuhan 14. A. PPN adalah pajak objektif Karena PPN tidak melihat ada atau tidaknya tujuan komersil tetapi semua barang dan jasa yang dikonsumsi dikenakan PPN 15. Terutang PPN karena termasuk ruang lingkup Pasal 4 huruf a PPN 1984 Termasuk dalam kegiatan Penyerahan BKP, dalam hal ini berupa merek dagang Delisana, di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha 16. B. Semata-mata dari penegasan dalam memori penjelasan Pasal 4 huruf a dan huruf c Dalam Pasal 4 huruf a dan c kemudian dihubungkan dengan Pasal 1 angka 15 yang menjelaskan tentang pengertian PKP 17. B. Dikenakan PPN berdasarkan Pasal 4 huruf c UU PPN 1984 meskipun luasnya kurang dari 200 m2 Karena dalam jasa pembororng tidak dikenal istilah membangun sendiri tetapi pemakaian sendirisehingga tetap dikenakan PPN walaupun luasnya kurang dari 200 m2. Perhitungannya : 10% x Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan 18. B. PP Nomor 144 Tahun 2000 143 -> Peraturan Pelaksanaan entah apa 145 -> BKP tergolong mewah 146 -> Pembebasan entah apa 19. B. Tidak dikenakan PPN karena tidak memenuhi syarat yang disebut dalam Pasal 16D UU PPN 1984 Sesuai syarat dalam Pasal 16D, penjualan aktiva harus dilakukan oleh PKP sedangkan Asuransi termasuk jasa yang tidak dikenakan PPN 20. B. Dibebaskan dari pengenaan PPN Sebab Pak Karim adalah seorang petani, sehingga dibebaskan dari PPN seperti yang tertulis dalam PP 12 Tahun 2001

21. D.Tidak selalu dikenakan PPN Karena dalam kegiatan membangun sendiri, ada syarat yang harus dipenuhi seperti: Dilakukan tidak dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya Luas bangunan lebih dari 200m2 Bangunan bersifat permanen Untuk kegiatan tertentu 22. D. Dikenakan PPN sebesar Rp 1.640.000,00 meskipun Rukmarata bukan PKP DPP 40% dari seluruh (termasuk PPN) pada bulan yang bersangkutan. Rp 41.000.000,00 x 40% = Rp 1.640.000,00 23. D. Terutang PPN sebesar 10% x Rp 88.000.000,00 = Rp 8.800.000,00 meskipun belum dikukuhkan sebagai PKP 24. D. Wajib melaporkan jumlah PPN yang terutang sebesar Rp 22.000.000,00 paling lambat dalam SPT masa PPN Januari 2009 Faktur pajak atas penyerahan kepada pemungut wajib dibuat pada saat penagihan yaitu pada saat 8 Januari 2009 sehingga faktur pajak harus dilaporkan dalam masa pajak Januari. 25. D. Rp 650.000,00 PPN = 10% x (10% x Rp 65.000.000,00) = Rp 650.000 26. C. Wajib membuat faktur pajak meskipun tidak ada invoice Karena Faktur Pajak untuk menagih pajak, sedangkan invoice untuk menagih harga jual. Sehingga Faktur Pajak tidak harus ada invoice sebagai lampirannya 27. C. Pengusaha kecil sehingga dapat melaporkan usahanya untuk dikukuhkan menjadi PKP Batasan pengusaha kecil berupa omzet selama tahun berjalan hingga sebesar Rp 600.000.000,00 dan lebih dari itu. Maka, dalam hal ini, sang pengusaha wajib melaporkannya usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP 28. A. Tidak dikenakan PPN karena tidak ada nilai tambah Pada saat pembelian belum dikukuhkan sebagai PKP sehingga pajak masukkannya tidak dapat dikreditkan karena tidak memenuhi syarat Pasal 16D 29. C. Tidak dikenakan PPN berdasarkan Pasal 16D UU PPN 1984 Sesuai dengan Pasal 9 ayat 8 huruf c, jip termasuk dalam kelompok yang Pajak Masukkannya tidak dapat dikreditkan kecuali barang dagangan atau sewaan 30. C. Wajib membuat faktur pajak standar paling lambat pada tanggal 30 April 2009 Wajib membuat Faktur Pajak paling lambat akhir bulan berikutnya dari tanggal pembelian 31. A. Dibebaskan dari pengenaan PPN dan PPnBM karena merupakan sumbangan untuk kegiatan patroli Karena kasus ini termasuk ke dalam jenis BKP tertentu yang atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN berdasarkan PP No 146 Tahun 2000 Jo PP No 38 Tahun 2003 32. A. Wajib membuat faktur pajak untuk memungut PPN yang terutang Mebel tidak mendapat fasilitas tidak dipungut PPN di kawasan berikat karena mebel adalah barang jadi (KMK No 291/KMK.05/1997 Jo PMK No. 101/PMK.04/2005) 33. B. Mengurangi regresivitas PPN sebagai pajak objektif 34. B. Dikenakan PPN Rp 3.460.000,00 meskipun dilakukan tidak dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya

(Rp 86.500.000,- x 40%) x 10% = Rp 3.460.000,35. B. Penggantian Pasal 1 angka 19 36. C. PPN Rp 45.000,00 atas penyerahan JKP, dan PPN Rp 635.000,00 atas penyerahan BKP - Atas penyerahan jasa 10/110 x Rp 495.000,- = Rp 45.000,- PPN dari penjualan BKP 10/110 x (2.750.000 + 3.960.000 + 275.000) = Rp 635.000 37. A. Membuat Faktur Pajak Standar paling lambat pada tanggal 28 November 2008 Faktur Pajak dibuat saat penagihan yaitu pada tanggal 28 November 2008 walaupun pembayarannya diterima tanggal 29 Desember 2009 38. C. Tidak dikenakan PPN karena dibebaskan dari pengenaan pajak (KMK No 291/KMK.05/1997 Jo PMK No. 101/PMK.04/2005) 39. A. Dikenakan PPN 10% x Rp 95.000.000,00 = Rp 9.500.000,00 Dalam hal pasal 16D, Pajak masukannya dapat dikreditkan tidak peduli apakah dia dikreditkan atau tidak 40. A. Dapat dikreditkan dalam Masa Pajak yang tidak sama dalam SPT Masa PPN Januari 2009 Pajak masukan dapat dikreditkan 3 bulan dari pembuatan faktur pajak, yaitu tanggal 4 Oktober 2008

Benar Salah
1. Benar Karena setelah PP No 7 Tahun 2007, Penyerahan barang hasil pertanian dibebaskan dari PPN jika dilakukan oleh pengusaha yang telah dikukuhkan sebagai PKP 2. Salah Karena PT Jiwa Mulya Bukan PKP 3. Salah Berkaitan dengan SE-01/PJ.02/2007, Faktur pajak tetap dibuat dalam hal PPN dibebaskan dengan memberikan tanda DIBEBASKAN 4. Salah Karena dalam pemborong tidak ada istilah membangun sendiri meskipun luasnya telah memnuhi syarat 5. Salah Karena Restoran tidak dikenakan PPN sesuai dengan Pasal 4A ayat (2) huruf c 6. Benar Karena PPnBM tidak dapat dikreditkan, sehingga penjual barang yang tidak bisa mengkreditkan PPnBM akan menambahkannya ke harga jual yang dengan sendirinya akan menambah beban pajak yang ditanggung pembeli 7. Salah Dilakukan tidak sesuai dengan kegiatan usaha atau pekerjaannya dan gedung yang dibangun memiliki luas lebih dari 200m2 8. Salah

Hasil pertanian dibebaskan dari PPN tetapi pengusaha yang melakukan ekspor harus dikukuhkan sebagai PKP 9. Salah Jagung bukan BKP karena termasuk dari barang-barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan rakyat banyak 10. Salah PT Medika Farma merupakan perusahaan obat-obatan yang melakukan pemberian cuma-cuma obat antibiotik sehingga terutang PPN 11. Benar Karena faktur pajak dibuat pada saat penagihan sehingga dilaporkan pada SPT Masa PPN bulan Mei 12. Benar Karena Penyerahan ke kawasan berikat berupa barang yang akan diproses lagi mendapatkan fasilitas PPN tidak dipungut 13. Benar Karena merupakan kegiatan penyerahan BKP di dalam daerah pabean seperti tertulias pada Pasal 4 huruf a 14. Benar Jasa perbankan tidak dikenakan PPN. Kecuali bank tersebut melakukan kegiatan yang tidak berhubungan dengn kegiatan perbankan, maka akan dikenakan PPN 15. Salah Tidak dapat dikreditkan karena tidak berhubungan langsung dengan kegiatannya sebagai salon kecantikan dan tidak sesuai dengan pasal 16C 16. Salah Dasar pengenaan pajak untuk aktiva yang tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan adalah harga pasar wajar 17. Salah 18. Salah Jasa Outsourcing dikenakan PPN dengan DPP berupa penggantian atas jasa tersebut 19. Benar Jasa persewaan dikenakan PPN dengan DPP berupa penggantian atas jasa tersebut, tidak termasuk dengan gaji pengemudinya 20. Salah Jasa pemakaman meliputi Mobil Jenazah, Liang lahat, dan Peti mati termasuk jasa yang tidak dikenakan PPN karena termasuk jasa pelayanan sosial, kecuali untuk persewaan ruangan

Soal Hitungan
1. Fasilitas yang berlaku adalah Fasilitas PPN tidak dipungut di kawasan berikat PPN yang terutang:

a. 10% x Rp 300.000.000 = Rp 30.000.000 Tidak dipungutkarena penyerahan barang hasil produksi dari suatu kawasan berikat ke kawasan berikat lain yang mana barang tersebut akan diolah lebih lanjut mendapat fasilitas tidak dipungut PPN b. 10% x Rp 260.000.000 = Rp 26.000.000 Dipungut karena melakukan penyerahan ke Depdiknas di luar kawasan berikat c. 10% x Rp 120.000.000 = Rp 12.000.000 Dipungut karena meakukan penyerahan barang di dalam daerah pabean d. 10% x Rp 130.000.000 = Rp 13.000.000 Tidak dipungutkarena penyerahan barang hasil produksi dari suatu kawasan berikat ke kawasan berikat lain yang mana barang tersebut akan diolah lebih lanjut mendapat fasilitas tidak dipungut PPN 2. a. nilai kurs yang digunakan adalah nilai kurs yang tercantum pada saat pembuatan faktur pajak, yaitu USD 1 = Rp 10.220 b.tidak perlu dilakukan penyesuaian sesuai Pasal 11 PP 143 Tahun 2000

3. PPN Terutang a. Terutang = 10/110 x Rp 77.000.000 = Rp 7.000.000 b. Tidak dikenakan karena pemakaian sendiri untuk tujuan produksi c. ? d. ? e. 1) Belum terutang karena belum ada penagihan 2) ? f. ? 4. Pajak Masukan: a. Dapat dikreditkan, dilaporkan pada SPT Masa bulan Maret atau bila terdapat kelebihan dapat dilakukan pembetulan b. Dapat dikreditkan dengan pembetulan SPT Masa bulan November karena faktur pajak lewat 3 bulan dari tanggal faktur pajak c. Tidak dapat dikreditkan karena berhubungan langsung dengan kegiatan usaha d. Tidak dapat dikreditkan karena berhubungan langsung dengan kegiatan usaha e. Dapat dikreditkan dalam SPT Masa yang bersangkutan