Anda di halaman 1dari 1

TATA CARA

PERENCANAAN TEKNIK BANGUNAN STADION


SNI 03-3646-1994
RUANG LINGKUP
Tata cara ini meliputi: persyaratan-persyaratan; ketentuan teknis (arena atau lapangan dan fasilitas penunjang);
komponen bangunan; bahan dan struktur;
RINGKASAN
Tata cara ini dimaksudkan untuk digunakan
sebagai acuan dalam merencanakan bangunan
stadion, dengan tujuan untuk mendapatkan
perencanaan teknis bangunan stadion yang
memenuhi ketentuan-ketentuan minimum.
Stadion adalah bangunan untuk menyelenggara-
kan kegiatan olahraga sepak bola, dan atau atletik,
serta fasilitas untuk penontonnya.
Perencanaan bangunan stadion mengacu pada
persyaratan teknis keolahragaan yang ditetapkan
oleh organisasi olahraga nasional dan internasional
yang digunakan untuk sepak bola dan atletik atau
kegiatan lain selain oleh raga. Ukuran dan
kelengkapan bangunan stadion ditentukan
berdasarkan tipe A, B dan C, yang digunakan
masing-masing untuk melayani wilayah propinsi,
kabupaten dan kecamatan.
Perencanaan teknis: jarak pandang dan zone
keamanan sesuai kapasitas penonton; klasifikasi
stadion; geometri stadion disesuaikan dengan
peruntukan lapangan bola dan lintasan atletik;
orientasi lapangan ke arah utara dan selatan;
fasilitas penunjang, ruang ganti (atlet, pelatih dan
wasit), ruang pijat dan ruang P3K sesuai tipe
stadion; kompartemenisasi dan tempat duduk
penonton disesuaikan dengan pembagian daerah,
daya tampung, jarak antar gang, kemiringan
tribune serta garis pandang; pemisahan lapangan
dengan penonton; sirkulasi pengunjung dengan
atlet, pelatih dan pengelola terpisah; pagar
pembatas; pencegahan dan penanggulangan
kebakaran; pintu; tata cahaya, tata udara dan tata
suara serta drainase sesuai ketentuan.

Gambar : Zona Keamanan Stadion
Lapangan
Sepak Bola
Lintasan
Atletik
Lapangan
Sepak Bola
Zona Keamanan
Parit Pemisah
Tribune
Zona bebas lintasan atletik
Zona Bebas lapangan Bola
Garis Imajiner