Anda di halaman 1dari 31

LAPORAN PRAKERIN

Nama

: RIYAN IRAWAN

( XI TJA 1 / 27 )

DANU ESKA UNTORO ( XI TJA 2 / 08 ) GINANJAR WISNU W ( XI TJA 1 / 16 )

SMK TELKOM SANDHY PUTRA PURWOKERTO JL. DI. PANJAITAN 128 PURWOKERTO TAHUN AJARAN 2010-2011

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan ini dibuat sebagai Tugas dari Mata Pelajaran Produktif dan telah disetujui oleh Guru Pembimbing.

Mengetahui :

Kepala Sekolah SMK Telkom

Guru Pembimbing

SPV. SO SOLOBARU dan SO KERTEN

Drs.Effendi

Sudrajat dan Susi Sulistyolani

Wuryadi S.E.

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb. Syukur Alhamdulillah kami ucapkan kehadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya lah sehingga saya dapat menyelesaikan laporan ini. Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW. Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk Tugas pengumpulan laporan prakerin dari pelajaran produktif. Dengan terselesaikannya laporan ini, kami ingin menyampaikan terima kasih semua pihak yang telah membantu dalam penyusunannya terutama kepada : 1. Bpk. Suffendi.Se selaku Kepala Sekolah SMK Telkom Sandy Putra Purwokerto. 2. Bpk Sudrajat dan Bu Susi selaku Guru Pembimbing dalam pembuatan makalah ini. 3. Bpk Sartono dan Bpk Sri ramto. selaku SPV. SO SOLOBARU dan SO KERTEN,Solo yang membantu pelaksanaan selama prakerin berlangsung. 4. Bpk Albert Agung dan Bpk Dadang selaku SPV. SO BANJAR yang membantu pelaksanaan selama prakerin berlangsung. 5. Teman-teman dan semua pihak yang telah membantu di dalam proses penyusunan laporan ini. Kami menyadari bahwa isi dari laporan ini jauh dari sempurna, Kami berharap pembaca bersedia kesempurnaan laporan ini. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Maret 2011

Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................................. LEMBAR PENGESAHAN......................................................................................... KATA PENGANTAR ................................................................................................ DAFTAR ISI ............................................................................................................ BAB I PENDAHULUAN ................................................................................. 1.1 Latar Belakang PT.TELKOM......................................................... 1.2 Tujuan pelaksanaan industri ...................................................... 1.3 Metode Pengumpulan Data ....................................................... 1.4 Sistematika Penyusunan Laporan............................................... BAB II PEMBAHASAN UMUM ...................................................................... A. Sejarah PT.Telkom,profil,visi dan misi,logo,semboyan .............. B. Kegiatan Usaha ........................................................................... C. Kerjasama Dengan Instansi Lain ................................................. BAB III PEMBAHASAN TUJUAN..................................................................... A. Profil SO SOLOBARU dan SO KERTEN ......................................... B. Kegiatan Selama Prakerin ........................................................... BAB IV PENUTUP........................................................................................... A. Kesimpulan ................................................................................. B. Saran ........................................................................................... C. Lampiran .....................................................................................

i ii iii iv 1 1 2 3 4 5 6 7 8 10 10 22 23 23 24 25

BAB I

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT.TELKOM


Perkembangan teknologi komunikasi dalam beberapa waktu ini semakin berkembang pesat, apalagi diikuti dengan perkembangan telepon seluler yang semakin marak akhir-akhir ini dan juga persaingan operator telepon juga. Gaya hidup masyarakat semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman, kebanyakan masyarakat telah meninggalkan kebiasaan lamanya dalam berkomunikasi. Menyikapi perkembangan teknologi dan persaingan di industri informasi dan komunikasi dewasa ini TELKOM semakin bersaing dalam dunia komunikasi dengan menciptakan inovasi- inovasi barunya. Perkembangan komunikasi saat ini meningkat secara signifikan seiring dengan perkembangan teknologi. Dimana banyak dijumpai alat-alat komunikasi. Mulai dari surat, faximille, handytalkie ,telefon, seluler, sampai internet. Dahulu, sistem penyampaian Informasi dan berita ke tempat yang jauh dalam waktu yang relatif lama melalui surat. Karena pengiriman dilakukan secara manual. Dimana untuk mencapai tujuan harus melalui jalan darat maupun perairan. Dari satu daerah ke daerah lain dengan waktu yang relatif lama. Sehingga proses komunikasi jarak jauh saat itu membutuhkan waktu yang sangat panjang dan proses yang sangat rumit.Kemudian komunikasi berkembang lagi menjadi lebih modern dengan munculnya tekhnologi telepon yang dapat diartikan sebagai kmunikasi dalam jarak jauh karena tele artinya jarak jauh dan phone artinya komunikasi.Setelah itu dunia komunikasi berkembang ketekhnologi pager yaitu dengan meninggalkan pesan melalui operator ke pager tersebut orang yang dituju bisa melihatpesan yang ditinggalkan ke mereka. Setelah kita lihat bahwa perkembangan tekhnologi komunikasi sangat berkembang,otak manusia sudah semakin pintar dalam menghadapi era pasar bebas yang kompetitif yang kian menajam.maka target atau sasaran customer relations harus lebih diarahkan kepada kepentingan setisp steakholder perusahaan dan salah satunya adalah kepentingan pelanggan (customer oriented) untuk mendapatkan kepuasan pelanggan (customer satisfaction) (Ruslan,2003). PT.Telekomunikasi Indonesia ( PT.Telkom ) adalah salah satu BUMN yang dimiliki oleh Negara. PT.Telkom merupakan BUMN yang paling menguntungkan jika dibandingkan dengan BUMN lain yang ada di Indonesia, karena PT.Telkom hampir tidak pernah mengalami kerugian. Telkom mempunyai banyak sekali Divisi yang tersebar di seluruh Indonesia. DIVRE IV JATENG( Divisi Regional IV Jawa Tengah) merupakan salah satu Divisi yang kinerjanya sangat baik. Dalam satu Divisi juga dibagi dalam beberapa bagian. Seperti KANDATEL ( Kantor Daerah Telekomunikasi ) dan SO (Site Operation)

Telkom selalu berinovasi, inovasi yang tiada henti ini membuat Telkom selalu berkembag dari tahun ke tahun. Seperti contoh inovasi yang dilakukan Telkom didalam persaingan dengan perusahaan kartu seluler serta seluler. Dengan adanya macam macam HP yang beredar dluar dan mempunyai fitur-fitur bagus lainnya,Telkom tidak kalahnya membuat suatu inovatif yang muncul dengan adanya Flexy. Dengan kegigihan perusahaan untuk memperjuangkan eksistensinya tersebut itulah mengapa penulis bersemangat melakukan suatu praktek kerja di perusahaan ini dalam mempertahankan image dan pemasaran produknya.

1.2 Tujuan Pelaksanaan Industri


y Tujuan PT. Telkom Tbk adalah untuk meningkatkan kemajuan teknologi di Indonesia yang berbasis telekomunikasi dengan layanan seperti telepon kabel,speedy dan lainlain.PT Telkom mempunyai tujuan jangka panjang yaitu sebagai berikut : Menciptakan pelayanan yang mampu menjangkau masyarakat luas sampai ke desadesa potensial dengan mempercepat memperluas, mengganti dan membangun baru fasilitas telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas. Meningkatkan mutu jasa dan mutu pelayanan yang tinggi serta menyediakan alternatifalternatif pelayanan sesuai dengan kebutuhan dan kemajuan teknologi. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan agar dapat tumbuh berkembang dengan sehat. Meningkatkan profesionalisme karyawan melalui pengembangan dan peningkatan kesejahteraan, iklim kerja yang sehat serta etos kerja yang tinggi.

1.3 Metode Pengumpulan Data


y Metode yang digunakan dalam laporan ini adalah dengan mengumpulkan data dari internet dan karyawan Telkom SO SOLOBARU dan SO KERTEN yang bersangkutan yang ditujukan untuk menyelesaikan laporan prakerin ini dari guru pembimbing SMK TELKOM SANDHY PUTRA PURWOKERTO

1.4 Sistematika Penyusunan Laporan Penulisan laporan ini telah ditulis secara sistematika dan bisa diuraikan sebagai berikut :
y Pada Bab I berisi pendahuluan yang meliputi latar belakang PT TELKOM,Tujuan Pelaksanaan Industri,Metode Pengumpulan Data,dan Sistematika Penyusunan Laporan Pada Bab II berisi tentang Pembahasan Umum yang meliputi Sejarah PT.Telkom,profil,visi dan misi,logo,semboyan,Kegiatan usaha,Kerjasama dengan instansi lain,Struktur Organisasi PT TELKOM Pada Bab III berisikan tentang Pembahasan tujuan yang meliputi Profil SO SOLOBARU DAN SO KERTEN dan Kegiatan selama prakerin

BAB II PEMBAHASAN UMUM


A.

Sejarah PT.Telkom,Profil,Visi dan Misi,Logo,Semboyan


Sejarah PT. TELKOM di Indonesia pertama kali berawal dari sebuah badan usaha swasta penyediaan layanan pos dan telegrap yang didirikan kolonial Belanda pada tahun 1882. Pada tahun 1905 pemerintah kolonial Belanda mendirikan perusahaan Telekomunikasi sebanyak tiga puluh delapan perusahaan. Kemudian Pada tahun 1906 pemerintah Hindia Belanda membentuk suatu jawatan Pos, Telegrap dan Telepon (Post, Telegraph en Telephone Dienst/ PTT). Pada tahun 1961 status jawatan diubah menjadi perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965 pemerintah memisahkannya menjadi perusahan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro) dan perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi). Pada tahun 1974 Perusahaan Negara Telekomunikasi disesuaikan menjadi perusahaan Umum Telekomunikasi (PERUMTEL) yang menyelenggarakan jasa Telekomunikasi Nasional dan Internasional. Pada tahun 1980 Indonesia mendirikan suatu badan usaha untuk jasa Telekomunikasi Internasional yang bernama PT. Indonesian Satelite Corporation (INDOSAT) yang terpisah dari PERUMTEL. Pada tahun 1989 pemerintah Indonesia mengeluarkan UU No.3/ 1989 mengenai Telekomunikasi, yang isinya tentang peran swasta dalam penyelenggaraan Telekomunikasi.Pada tahun 1991 PERUMTEL berubah bentuk menjadi perusahaan perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia berdasarkan PP No.25/ 1991 sampai sekarang. Profil PT Telkom Indonesia Tbk. Mempunyai uni-unit bisnis yang terdiri dari Divisi, Centre, Yayasan dan Anak Perusahaan. Adapun divisi yang tersedia di PT. TELKOM yaitu:

1. Divisi Long Distance 2. Carrier dan Interconnection Service 3. Divisi Multimedia 4. Divisi Fixed Wireless Network 5. Enterprise Service 6. Divisi Regional I Sumatera 7. Divisi Regional II Jakarta

8. Divisi Regional III Jawa Barat 9. Divisi Regional IV Jawa Tengah dan Yogyakarta 10. Divisi Regional V- Jawa Timur 11. Divisi Regional VI - Kalimantan 12. Divisi Regional VII Kawasan Timur Indonesia 13. Maintenance Service Centre 14. Training Centre 15. Carrier Development Support Centre 16. Management Consulting Centre 17. Construction Centre 18. I/ S Centre 19. R and D Centre 20. Community Development Centre (CDC) Adapun yayasan yang dimiliki PT. TELKOM yaitu : 1. Dana Pensiun (Dapentel) 2. Yayasan Pendidikan PT. TELKOM Indonesia, Tbk. 3. Yayasan Kesehatan 4. Yayasan Sandhykara Putra TELKOM (YSPT) Adapun anak perusahaan yang dimiliki PT. TELKOM yaitu: Kepemilikan > 50% 1. PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) : Telekomunikasi (Seluler GSM) 2. PT. Dayamitra Telekomunikasi (Dayamitra) : Telekomunikasi (KSO-VI Kalimantan) 3. PT. Infomedia Nusantara (Infomedia) : Layanan Informasi (baru) 4. PT. AriWest International (AriaWest) : Telekomunikasi Telepon Tetap (KSO-III Jawa Barat) 5. PT. Pramindo Ikat Nusantara (Pramindo) : Telekomunikasi Telepon Tetap (KSO-I Sumatera) 6. PT. Multimedia Nusantara (Metra) : Multimedia, pay special TV 7. PT. Napsindo Primatel International (Napsindo) : Network Access Point 8. PT. Indonusa Telemedia (Indonusa) : TV Cable (baru) 9. PT. Graha Sarana Duta (GSD) : Properti, Konstruksi dan Jasa (baru) Kepemilikan 20% - 50% 1. PT. Patra Komunikasi Indonesia (Patrakom) : Layanan VSAT 2. PT. Cita Sari Makmur (CSM) : VSAT dan layanan Telekomunikasi lainnya

3. PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) : Transponder Satelit dan Komunikasi Kepemilikan < 20% 1. PT. Mandara Seluler Indonesia (MSI) : Layanan NMT Seluler dan CDMA 2. PT. Batam Bintan Telekomunikasi (Babintel) Telepon Tetap di Batam dan Pulau Bintan 3. PT. Pembangunan Telekomunikasi Indonesia (Bangtelindo) : Pengelolaan Jaringan dan Peralatan Telekomunikasi Visi Dan Misi PT Telkom Indonesia Tbk. Adalah : Adapun Visi PT. TELKOM yaitu: 1. To become a leading InfoCom player in the region, maksudya adalah: PT. TELKOM Indonesia, Tbk berusaha untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik. 2. To be dominant infoCom player in the region and having strong brand equit artinya menjadi penyedia layanan infocom yang paling dominant di Sumatera dan menjadi atau penyampai brand di bidang jasa Telekomunikasi. Adapun Misi PT. TELKOM yaitu: PT. TELKOM Indonesia, Tbk mempunyai misi memberikan layanan One Stop InfoCom dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif. PT. TELKOM Indonesia, Tbk akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis. Dari misi diatas maka dapat dinyatakan bahwa : 1. PT. TELKOM Indonesia, Tbk berupaya memberikan pelayanan One Stop InfoCom yang berkualitas tinggi dengan menetapkan system management modern yang dominan pada kepuasan para pelanggan dengan harga yang kompetitif. 2. TELKOM Indonesia, Tbk memberikan layanan yang terbaik dengan mengoptimalkan SDM yang unggul melalui manajemen modern (TQM) dan melakukan setiap kegiatan dengan teknologi yang bersifat komputerisasi. 3. Melakukan kerjasama dengan Share Holder (pemegang saham) yang saling menguntungkan secara Win-win solution melalui Business partner yang sinergi.

Logo PT. Telkom Indonesia Tbk

y y y y

Lingkaran sebagai simbol dari kelengkapan produk dan layanan dalam portofolio bisnis baru TELKOM yaitu TIME (Telecommunication, Information, Media & Edutainment). Expertise. Tangan yang meraih ke luar. Simbol ini mencerminkan pertumbuhan dan ekspansi ke luar. Empowering. Jjemari tangan. Simbol ini memaknai sebuah kecermatan, perhatian, serta kepercayaan dan hubungan yang erat. Assured. Ko mbinasi tangan dan lingkaran. Simbol dari matahari terbit yang maknanya adalah perubahan dan awal yang baru. Progressive. Telapak tangan yang mencerminkan kehidupan untuk menggapai masa depan. Heart. warna-warna yang digunakan adalah :

y y y

Expert Blue pada teks Telko m melambangkan keahlian dan pengalaman yang tinggi Vital Yellow pada telapak tangan mencerminkan suatu yang atraktif, hangat, dan dinamis Infinite sky blue pada teks Indonesia dan lingkaran bawah mencerminkan inovasi dan peluang yang tak berhingga untuk masa depan.

Semboyan PT Telkom Tbk. adalah The world is in you hand. Arti dari semboyan ini adalah dunia ini bagaikan di genggaman tangan kita, walaupun di pisahkan oleh benua ataupun samudra seluas apapun jaraknya rasanya tidak terasa. Dengan adanya kredo baru the world is in your hand Telkom ingin memberikan gambaran bagi pelanggannya bahwa dunia kini tak lagi susah di jangkau, dengan speedy dan POTS jarak yang ber mil-mil jauhnya kini jaraknya hanya segenggam tangan karena dunia ada ditangan anda.

B. Kegiatan Usaha Jenis jasa telekomunikasi PT Telkom yang sudah beroperasi sampai tahun 2011 ini adalah 1. Jasa telepon dalam negeri merupakan usaha PT. Telkom yang memberikan pendapatan terbesar. Komposisi pendapatan jasa yang meliputi : biaya pasang, biaya abonemen (langganan) bulanan dan biaya pemakaian telepon untuk panggilan lokal dan jarak jauh, pelayanan jasa telepon dalam negeri juga termasuk penyediaan telepon umum, baik kartu maupun koin. 2. Jasa interkoneksi kepada penyelenggara telekomunikasi lain merupakan jasa telekomunikasi karena adanya penyelenggara sambungan telekomunkas oleh pihak lain, seperti PT. Indosat. Dari hasil penyelenggara ini PT. Telkom memperoleh pendapatan yang diterima dari penyelenggara atau bagi hasil. 3. Jasa telepon bergerak selular yaitu penyelenggaraan sambungan telepon bergerak selular (STBS) ini bekerja sama dengan pihak lain atau dengan sistem patungan atau bagi hasil. 4. Jasa lainnya adalah meliputi jasa internet (TELKOMNet@instan), e-mail, calling card, Telex, Telegram, SLI 007, VSAT, TV Satelit TELKOM Vision dan lainnya. 5. TELKOMFIexi, yang merupakan layanan jasa telekomunikasi tanpa kabel (wireless) dengan teknologi berbasis CDMA (Code Division Multiple Access). 6. Speedy,layanan internet menggunakan sambungan kabel telepon rumah.

C. Kerjasama Dengan Instansi Lain


Operator Telekomunikasi, Informasi, Media dan Edutaintment (TIME)

Bisnis TIME di perusahaan ini memiliki rentang dari penyelenggaraan Telekomunikasi berupa telepon (fixed wireline, fixed wireless dan seluler), data dan internet, jasa jaringan dan interkoneksi, serta content/application. Usaha tersebut dijalankan secara terfokus melalui induk maupun anak perusahaan. Sampai 31 Desember 2009, jumlah pelanggan perusahaan tumbuh sebesar 21,2% atau menjadi total 105,1 juta pelanggan dibandingkan setahun sebelumnya. Untuk telepon saja, TELKOM melayani 8,4 juta pelanggan telepon tetap, 15,1 juta pelanggan telepon tetap nirkabel, dan 81,6 juta pelanggan telepon seluler. Posisi 31 Desember 2009, saham biasa TELKOM dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia (52,47%) dan sisanya dimiliki oleh pemegang saham publik (47,53 %). Saham TELKOM diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), New York Stock Exchange (NYSE), London Stock Exchange (LSE) dan Tokyo Stock Exchange (tanpa tercatat). Harga saham TELKOM di BEI pada akhir Desember 2009 adalah Rp 9.450 dengan nilai kapitalisasi pasar saham TELKOM pada akhir tahun 2009 mencapai Rp190,51 trilliun atau 9,43% dari kapitalisasi pasar BEI. Sasaran strategis perusahaan adalah meningkatkan infrastruktur, memperluas teknologi Next Generation Network (NGN) dan melakukan sinergi di seluruh jajaran TELKOMGroup, sehingga pelanggan baik ritel terlebih korporasi dapat menikmati kualitas, kecepatan, kehandalan dan layanan pelanggan yang lebih baik. Pada tanggal yang sama, baik induk maupun anak perusahaan telah dikonsolidasikan dalam satu laporan keuangan TELKOM tahun buku 2009. Adapun kesembilan anak perusahaan tersebut adalah PT Telekomunikasi Indonesia International (TII,sebelumnya PT AriaWest international -AWI, 100% dimiliki TELKOM), PT Mitratel (Mitratel, 100% dimiliki TELKOM), PT Pramindo Ikat Nusantara (Pramindo, 100% dimiliki TELKOM), PT Telekomunikasi Seluler (TELKOMsel, 65% dimiliki TELKOM), PT Multimedia Nusantara (Metra, 100% dimiliki TELKOM), PT Infomedia Nusantara (Infomedia, 100%-dimiliki TELKOM, melalui 49% kepemilikan Metra), PT Indonusa Telemedia (Indonusa, 100% dimiliki TELKOM, melalui 1,25% kepemilikan Metra), PT Graha Sarana Duta (GSD, 99,99% dimiliki TELKOM), dan PT Napsindo Primatel Internasional (Napsindo, 60% dimiliki TELKOM). Selain itu untuk lebih memfokuskan bisnis, Metra juga telah memiliki anak usaha lain diataranya adalah Sigma dan Finnet. (Portfolio perusahaan dapat dilihat dibawah).

Bisnis Utama : Tower & Infrastructure Provider

PT. Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) didirikan pada tahun 1995 berawal dari perusahaan mitra KSO di wilayah Kalimantan dengan nama PT. Dayamitra Malindo yang sahamnya dimiliki oleh beberapa perusahaan swasta nasional dan swasta asing. Dalam perjalanannya kepemilikan saham telah mengalami beberapa kali perubahan dan akhirnya pada tanggal 3 Desember 2004 saham Mitratel 100% dimiliki PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Sejak penghujung tahun 2007 Mitratel mengalami transformasi bisnis dengan mulai memasuki bisnis penyediaan infrastruktur telekomunikasi yang salah satu diantaranya berupa penyediaan menara telekomunikasi (tower provider) untuk memenuhi kebutuhan penempatan BTS bagi para operator telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini perusahaan telah menyediakan penyewaan tower untuk beberapa operator telekomunikasi antara lain : Divisi Telkom Flexi, PT. Telkomsel, PT. XL Axiata,Tbk, PT. Natrindo Telepon Seluler (NTS), PT. Hutchinson CP Telecomunication, PT Bakrie Telecom,Tbk yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara ,Sumatra Utara, Sumatra Barat,Batam, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara Dengan memperhatikan perkembangan teknologi dan dinamika industri telekomunikasi, Mitratel akan terus mengembangkan layanannya bukan hanya pada penyediaan menara telekomunikasi macro namun sudah mulai dijajaki penyediaan menara telekomunikasi microcell serta inbuilding coverage solution multi operator (indoor antennapico). Kedepannya Mitratel akan masuk pula dalam bisnis penyediaan BTS dan genset sebagai solusi alternatif bagi site-site yang belum dapat dilayani oleh sambungan daya PLN setempat. Dalam upaya mempercepat tercapainya sasaran perusahaan untuk menjadi pemimpin dan penyedia jasa infra struktur telekomunikasi terbesar maka disamping melakukan pembelian menara telekomunikasi melaluti proses akuisisi.

Bisnis Utama : Kerjasama Operasi

PT Pramindo Ikat Nusantara (PRAMINDO) didirikan dengan Akte Notaris Benny Kristianto, S.H., Nomor : 135 tanggal 17 Oktober 1995, berkedudukan di Jakarta. Akte ini disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Keputusan Menteri Nomor : C213.200.HT.01.01.TH.95 tanggal 18 Oktober 1995 dan diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Nomor : 101 tanggal 19 Desember 1995. Anggaran Dasar PRAMINDO telah diubah beberapa kali, perubahan terakhir dengan Akte Notaris Benny Kristianto, S.H., Nomor : 06 tanggal 05 Mei 2009 dan telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Keputusan Menteri Nomor : AHU31254.AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 07 Juli 2009 tentang Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.PRAMINDO pada awalnya didirikan dalam rangka untuk menyelenggarakan Kerja Sama Operasi Telekomunikasi di wilayah Sumatera antara PRAMINDO dengan PT Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) yang dikenal sebagai Kerja Sama Operasi (KSO) Repelita VI, untuk penyediaan fasilitas telekomunikasi di wilayah Sumatera (disebut Unit KSO I).

Bisnis Utama : Teknologi GSM

Telkomsel merupakan operator selular terkemuka di Indonesia yang dimiliki PT Telkom dengan kepemilikan saham sebesar 65 persen dan SingTel sebesar 35 persen. Hingga Juni 2010, Telkomsel dipercaya melayani 88,3 juta pelanggan, menjadikan Telkomsel sebagai pemimpin pasar di industri telekomunikasi selular dengan pangsa pasar sekitar 50 persen. Sebagai operator selular yang memiliki visi Best and Leading Mobile Lifestyle and Solutions Provider in the Region, Telkomsel menyediakan ragam pilihan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan melalui produk paskabayar kartuHALO maupun prabayar simPATI dan Kartu As.Komitmen kuat Telkomsel dalam menghadirkan layanan mobile lifestyle yang semakin berkualitas sangat jelas terlihat dengan secara konsisten mengimplementasikan roadmap teknologi selular terkini, yakni 3G, HSDPA, HSPA, HSPA+, serta Long Term Evolution. Tahun ini Telkomsel mengembangkan jaringan mobile broadband dengan mencanangkan 24 kota besar sebagai broadband city.

Sebagai pemimpin di industri telekomunikasi selular, Telkomsel telah menggelar 34.000 Base Transceiver Station termasuk lebih dari 6.000 Node B yang menjangkau 95 persen wilayah populasi Indonesia. Seiring diselesaikannya program Universal Service Obligation yang diamanahkan pemerintah untuk menggelar jaringan di 25.000 desa, maka layanan Telkomsel menjangkau hampir 100 persen wilayah populasi Indonesia.Bahkan kenyamanan berkomunikasi pelanggan Telkomsel yang sedang berada di luar negeri tetap terjamin berkat dukungan 403 mitra operator international roaming dan 300 mitra operator data roaming di lebih dari 200 negara di seluruh belahan dunia. Bisnis Utama : Content & Application

PT Multimedia Nusantara (METRA), sejak tahun 2003, mayoritas sahamnya (99,99%) dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM). METRA diposisikan oleh TELKOM sebagai Strategic Investment Company dengan tujuan untuk memperkuat pilar bisnis new wave TELKOM yang fokus pada industri Informasi, Media dan Edutaintment (IME). Posisi ini menjadikan METRA menerapkan strategi bertumbuh dengan cara Capture dan Nurture. Strategi Capture dilakukan untuk mempersingkat waktu penyediaan portofolio dan strategi Nurture dilakukan dengan pertimbangan bahwa tidak ada perusahaan sejenis di pasar dan METRA Group memiliki sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis tersebut. Portofolio bisnis yang dikelola METRA Group sampai dengan tahun 2009 terdiri dari: Satellite Data Access Services, e-Payment, Application Services, IT Managed Service, System Integration, Software Development, e-Commerce, Content, Contact Center, Directory Services, Pay Televisi dan akan terus bertumbuh seiring dengan aksi korporasi yang dilakukan METRA. METRA memiliki 5 (lima) anak perusahaan yaitu: PT Finnet Indonesia, PT Sigma Cipta Caraka, PT Indonusa Telemedia, PT METRA-NET dan PT Infomedia Nusantara. Portofolio perusahaan, disamping dikelola oleh anak perusahaan, juga dikelola melalui Strategic Business Unit, yaitu METRASAT dan METRASYS. METRA menambah portofolio Integration Services dan SAP Consulting dengan Lisensi dari SAP AG sebagai SAP Service Partner yang dikelola oleh METRASYS.

Sejak awal tahun 2009, METRA melakukan transformasi pengorganisasian portofolio perusahaan melalui proses yang berkesinambungan. Dengan milestone pencapaian tahunan, di mulai tahun 2009

sebagai tahap awal organisasi holding yang fokus pada penyusunan tata kelola perusahaan, pengawakan organisasi dan menjalankan fungsi- fungsi penilaian anak perusahaan dan Strategic Business Unit. Tahun 2010 difokuskan pada realisasi sinergi go to market allignment dan integrasi layanan didalam cakupan TELKOM Group. Tahun 2011 dan seterusnya direncanakan bahwa METRA telah sampai pada posisi Strategic Guidance Holding Company untuk pengelolaan anak perusahaan dan Strategic Business Unit.Strategi Capture dan Nurture serta transformasi menjadi perusahaan holding dilakukan untuk memperkuat pilar organisasi dan bisnis dalam menjalankan posisi sebagai Strategic Investment Company.

Bisnis Utama : Information & Communication Services Solution

Tahun 1975 merupakan awal perjalanan usaha PT Infomedia Nusantara menjadi perusahaan pertama penyedia layanan informasi telepon di Indonesia. Di bawah subdivisi Elnusa GTDI dari anak perusahaan Pertamina, Infomedia telah menerbitkan Buku Petunjuk Telepon Telkom Yellow Pages. Perkembangan yang tercatat selanjutnya adalah berdirinya PT Elnusa Yellow Pages di tahun 1984 yang berubah nama di tahun 1995 menjadi PT Infomedia Nusantara pada saat PT Telkom Tbk menanamkan investasi. Untuk mendukung implementasi Good Coorporate Governance dalam setiap aspek kegiatan perusahaan, Infomedia telah mengeluarkan kebijakan pedoman tata kelola perusahaan di tahun 2008 dan pada tanggal 30 Juni 2009 PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) melalui PT Multimedia Nusantara (Metra), anak perusahaan yang 99,99% milik Telkom (selanjutnya disebut Telkom Group) telah menandatangani Shares Sales & Purchase Agreement (SPA) untuk membeli 49% saham PT Infomedia Nusantara (Infomedia) milik PT Elnusa Tbk (Elnusa), sehingga 100% saham PT Infomedia Nusantara secara resmi dimiliki oleh Telkom Group. Kini, sesuai dengan visi menjadi penyedia jasa layanan informasi yang utama di kawasan regional serta komitmen untuk senantiasa memberikan layanan terbaik bagi penguna dan pelanggan, Infomedia telah melaksanakan transformasi bisnis dari 3 Pilar Bisnis ( Layanan Direktori, Layanan Contact Center dan Layanan Konten ) menjadi Business Process Outsourcing (BPO) dan Digital Media & Rich Content (DMRC).

BPO Infomediamerupakan layanan outsourcing seluruh proses bisnis perusahaan yang meliputi : Contact Center Services, HR Services, IT Services dan Back Office Services.

Sedangkan DMRC Infomedia adalah layanan informasi berbasis direktori yang dapat diakses melalui berbagai media, seperti : printed ( Yellow Pages, White Pages & Direktori Khusus & Media Komunitas ), mobile( mobile application, SMS Broadcast, QR Code, Layanan 108, My Mobile Directory 108, myellowpages.co.id) dan online ( online ad, e-commerce, membership, online game, web development ). eseluruhan produk dan layanan Infomedia merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan solusi layanan informasi dan komunikasi yang prima bagi pelanggan dan masyarakat di Indonesia.

Bisnis Utama : TV Berbayar

Pada tanggal 07 Mei 1997, 4(empat) perusahaan yaitu PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (35%), PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) (25%), PT. Megacell Media (20%) dan PT. Datakom Asia (20%) sepakat mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa Televisi berbayar dan Internet dengan nama PT. Indonusa Telemedia (Telkomvision). Perseroan dalam perjalannya mengalami perubahan kepemilikan saham dan terakhir pada bulan Juni 2008 terjadi perubahan kepemilikan saham dari Datakom Asia kepada PT. Multimedia Nusantara (METRA), sehingga Perseroan dimiliki 98,75% oleh PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk dan 1,25% dimiliki oleh PT. Multimedia Nusantara (METRA) langkah strategis ini selaras dengan tujuan TELKOMGroup dalam mengembangkan lini bisnisnya dengan konsep TIME Telekomunikasi, Informasi, Media dan Edutainment. Sesuai tag line Perseroan ini baru beda, dalam pengelolaan bisnisnya Telkomvision merupakan operator Pay TV pertama di Indonesia yang meluncurkan produk DTH Prepaid (Pay TV Satellite Prepaid), dimana pelanggan dapat melakukan pembelian voucher sesuai dengan pilihan content dengan harga yang sangat terjangkau dan bebas mengisi voucher apa saja dan kapan saja. Kemudian pada awal tahun 2009 perseroan mengembangkan DTH Postpaid (Pay TV Satellite Postpaid) untuk mendukung strategi penetrasi masuk ke kota setelah terlebih dahulu dipersiapkan model bisnis dan perangkat minidish yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat perkotaan, dimana model bisnis yang telah dijalankan beberapa competitor di kota adalah dengan pola pinjam pakai perangkat kepada pelanggan.

Dalam rangka mendukung layanan DTH Postpaid perseroan telah membuka beberapa tempat pembayaran iuran bulanan maupun tempat pengisian/pembelian pulsa untuk memudahkan pelanggan membayar maupun mengisi voucher melalui jaringan ATM Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BII, ATM bersama melalui HSBC, Bank Mega Syariah, dan Kantor Pos (online) diseluruh Indonesia.

Perkembangan Perseroan juga menuntut pengembangan sumber daya manusia baik jumlah maupun kualitasnya. Pada akhir tahun 2009 perseroan memiliki 334 karyawan yang sebelumnya di tahun 2008 berjumlah 233 yang tersebar diseluruh Indonesia, dengan komposisi dari berbagai disiplin pendidikan dan keahlian dengan komposisi terbesar adalah berusia produktif. Dalam rangka meningkatkan kompetensi karyawan, perseroan telah membuat program pengembangan SDM dalam berbagai bentuk untuk menstimulus peningkatan kinerja dan inovasi serta kreativitas guna memajukan perseroan. Dengan cepatnya perubahan teknologi penyiaran dan informasi serta berubahnya gaya hidup masyarakat, diperlukan kreativitas dan inovasi yang dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan hiburan dan informasi, untuk itu perseroan bersama TELKOM Group sedang mengembangkan produk baru seperti IPTV (Internet Protokol Television), Mobile TV dan Value Added Service (VAS) dengan menyajikan program-program yang menarik serta content yang atraktif. Pengembangan produk ini merupakan wujud komitment Telkomvision dalam mengikuti perubahan dan mendukung TELKOM Group dalam menyajikan total solusi yaitu memberikan layanan yang mengarah pada integrated communication services ( evernet).

Bisnis Utama : Properti

PT. Graha Sarana Duta (GSD) merupakan sebuah perusahaan properti terpadu yang dimiliki oleh PT. Teleko munikasi Indonesia Tbk. (TELKOM) pada tahun 2001, dengan porsi kepemilikan saham Telko m sebesar 99,9%.

Saat ini PT. GSD memiliki cakupan wilayah kerja di seluruh Indonesia dan melakukan pengelolaan terhadap gedung-gedung perusahaan TelkomGroup seperti gedung PT. Telekomunikasi Indonesia, PT. Telkomsel, PT. Infomedia dan PT. Metra. Selain itu PT. GSD juga mengelola 106 lokasi gedung lain yang dimiliki oleh berbagai bidang usaha di luar Telkomgroup seperti perkantoran, apartemen, mall, dan bandara baik secara keseluruhan maupun secara parsial.

Dalam menjalankan bisnisnya PT. Graha Sarana Duta memiliki tiga portofolio bisnis yaitu:

Pengelolaan Property
y y y y

Pengelolaan Gedung (BM) Penyewaan Gedung PSM (Property Services Management) Operasional Lainnya (Security, BTS, Mess & Billboard)

Project Management
y y y y y y

Desain & Pembangunan Interior Remote Control Space Management Pengelolaan BBM Trading (termasuk dana talangan listrik) Event Organizer

Pengembangan Property
y y

Penjualan Perumahan (Real Estate) Pembangunan Gedung/Construction Project

Bisnis Utama : Solusi IT

PT Sigma Cipta Caraka (SIGMA) merupakan perusahaan penyedia layanan pendukung bisnis berbasis teknologi informasi dan komunikasi terdepan yang sudah berkiprah lebih dari 20 tahun di Indonesia. SIGMA menawarkan layanan berbasis IT yang bervariasi, mulai dari layanan konsultan, produk software, aplikasi, layanan pengembangan software serta operasi pusat data diperbankan (baik yang berbasis konvensional maupun sharia), sector keuangan, telekomunikasi, manufaktur serta distribusi.

SIGMA memiliki komitmen untuk memberikan manfaat teknologi pada sektor bisnis dan perusahaanperusahaan yang membutuhkan solusi IT untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan organisasi perusahaan mereka. SIGMA telah menjadi perusahaan pemrakarsa dalam pengembangan IT serta penyedia layanan operasional dan maintance bagi berbagai macam jenis industri baik didalam maupun luar negeri.

Bisnis Utama : Sistem Pembayaran Elektronik

PT. Finnet Indonesia (FINANET) adalah anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang sistem pembayaran elektronik. FINNAET didirikan oleh TELKOM dalam bentuk Joint Venture Company antara anak perusahaan TELKOM yaitu PT. Multimedia Nusantara (METRA) dengan PT. Mekar Prana Indah (MPI) yang sahamnya dimiliki oleh Yayasan KesejahteraanKaryawan Bank Indonesia (YKBI) Adapun komposisi kepemilikan antara METRA dan MPI adalah masing-masing 60% dan 40% Pendirian FINNET adalah langkah nyata TELKOM dalam rangka menangkap peluang pasar dalammenyediakan Layanan Sistem Pembayaran Secara Elektronik dengan menyediakanLayanan Solusi Terpadu Sistem Pembayaran Elektronik untuk Perbankan atau semuaSektor yang Berkaitan dengan Transaksi Finansial Elektronik.

D. Struktur Organisasi PT TELKOM Tbk. Struktur Organisasi Karyawan Telkom adalah : 1. Front liner, menjalankan fungsi customer care yaitu : Unit pelayanan pelanggan Regional, Unit pelayanan Interkoneksi dan Kemitraan, Unit Pelayanan Corporate Customer, Unit Pelayanan Payment Management dan Biling. 2. Service and marketing, devalopment and operational, menjalankan fungsi service support, yaitu : Kantor Daerah Pelayanan Telekomunikasi, Unit Bisnis Internet, Unit Bisnis Jasa Nilai Tambah, Unit Bisnis C-Phone. 3. Network and system management, menjalankan fungsi operation support, yaitu : Unit Pengelola Network Regional dan Unit Pengelola Sistem Informasi Regional. 4. Fungsi support yaitu : Bidang SDM, Bidang Keuangan, Bidang Performansi, Bidang Pengembangan Bisnis, Bidang Pelayanan dan Pemasaran, Bidang General Affair, Bagian Public Relation, Bagian Hukum, dan Bagian Sekretariat Divisi. Dalam pembagian kerja dapat dilihat dari fungsi dan tugas-tugas dari masing-masing bagian secara garis besar adalah sebagai berikut: 1) Junior Manager Cabang Telkom ( CATEL ) Lamongan yang bertanggung jawab atas segala kegiatan yang ada di KANCATEL Lamongan. 2) Assistant Junior Manager (AJM) OMAN Merupakan kepala bagian jaringan akses untuk wilayah Lamongan yang bertanggung jawab atas segala kegiatan yang ada di bagian jaringan akses kepada Junior Manager Catel Lamongan. 3) AJM Service Merupakan kepala bagian service untuk wilayah Lamongan yang bertanggung jawab atas segala bagian yang ada di bagian service kepada junior manager Catel Lamongan. 4) AJM ADM Support Merupakan kepala bagian support untuk wilayah Lamongan yang bertanggung jawab atas segala bagian yang ada di bagian support kepada Junior Manager Catel Lamongan. 5) Supervisor Technician OMAN Lamongan 1 Pegawai yang bertanggung jawab ata jaringan akses Kabupaten Lamongan dan Kecamatan Sukodadi. 6) Supervisor Technician OMAN Lamongan 2 Pegawai yang bertanggung atas jaringan akses di daerah Babat dan Brondong. 7) Supervisor Technician Wireless & JANM Bertanggung jawab untuk pemasangan wireless jaringan internet 8) Supervisor CCAN Bertanggung jawab atas komplain pelanggan. 9) Officer 3 sales Pots Bertanggung jawab atas pemasangan dan pencabutan pots. 10) Supervisor Plasa

Bertanggung atas pelayanan terhadap pelanggan mengenai pasang baru 11) Officer 3 service Pegawai yang memberikan pelayanan terhadap pelanggan. 12) Officer 3 sales Flexi Bertanggung jawab untuk pemasaran produk TELKOM yang berupa telepon flexi. 13) Data pelanggan Bertanggung jawab atas data-data para pelanggan 14) Officer ADM 1 BeOffirtanggung jawab atas segala administrasi logistik dan aset yang ada di KANCATEL Lamongan. 15) Officer ADM 2 Bertanggung jawab atas segala administrasi SDM yang ada di KANCATEL Lamongan. 16) Officer 3 SAS Bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan PT.TELKOM Kancatel Lamongan. 17) Officer sales Data dan VAS Bertanggung jawab atas data di ruang MDF 18) Officer 3 SRTEC Public Phone Teknis yang menangani jika masalah telepon yang memanfaatkan kabel tembaga. 19) Teknisi Akses/ Infratel Melaksanakan Maintenance jaringan akses baik yang bersifat preventif maupun korektif untuk meningkatkan performansi jaringan dan melaksanakan operasi dan layanan jaringan akses. 20) Officer Wartel/ Net PP-Representative Pegawai yang melayani pelanggan yang ingin mendirikan Wartel maupun Warnet.

BAB III PEMBAHASAN TUJUAN

A. Profil STO SOLO BARU STO SOLO BARU merupakan salah satu STO di SOLO yang terletak di kawasan SOLO BARU yang merupakan perbatasan antara SOLO dengan SUKOHARO. Letak STO SOLO BARU berdekatan dengan Sungai Bengawan SOLO. Struktur kepegawaian STO Genuk adalah sbb : 1. 2. 3. 4. 5. SPV SO SOLOBARU dan SO KERTEN : Pembenahan Jaringan : Sartono Penanganan SISKA : Rusyanto Suprapto Teknisi MDF : Rudi siswanto Mitra TELKOM : * Maduri * Rusmanto * M. Davy Irkhamsah * Wahyu Setiaji * Affi Wahyu lestiono * Yanuar nugroho * Ronie Kristiawan

Kode Area STO SOLO BARU adalah SLO5 dan terdiri dari 28 RK,4 DLC.Selain SLO5 ada SLO1 di Gladak,SLO2 sokoharjo,SLO3 di Kerten,SLO4 di Palur.

B. Kegiatan Selama Prakerin y Monitoring Gangguan : y Mengambil gangguan dari SISKA y Mengoderkan gangguan y Monitoring T3-online y Mengambil PSB Pots/Speedy y Menangani gangguan di lapangan : y Setting ulang MODEM y Validasi RK y Ganti Drop Wire y Sambung Drop Wire y Mengganti RJ 11 dan 45 y Mengecek gangguan telpon di IKR,DP,maupun RK y Mengecek gangguan speedy di modem,spliter,maupun di IP computer pelanggan y Mengukur continuitas di RK y MDF : y Validasi MDF y Mengukur dengan SULIM y Menjumper PSB speedy dan telpon y Mencabut speedy dan telpon y Memasang Aristor y Membersihkan MDF y Mengurut kabel dari tranciever menuju MDF
y

Sentral y Mengganti modul yang rusak

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan Dari prakerin yang kami lakukan dapat di simpulkan bahwa : Kami dapat memperoleh suatu ilmu dalam dunia kerja di PT.TELKOM yang tidak kami dapatkan dalam pembelajaran di sekolah selain itu kami juga bisa mengerti tentang penanganan telekomunikasi di PT.TELKOM seperti menangani gangguan ke pelanggan,monitoring gangguan speedy dan telpon serta masih banyak lainnya yang tidak kami dapatkan di sekolah sehingga kami mengerti akan lingkup dunia kerja di PT TELKOM dan pengatahuan yang kami dapatkan disana. B. Saran Bagi SO SOLOBARU dan SO KERTEN dan PT TELKOM : - Tingkatkan terus kinerja pertelekomunikasian di Indonesia agar menjadi yang lebih baik lagi serta dapat memajukan teknologi di Indonesia - Memberikan pelatihan kepada seluruh Mitra Telkom agar dapat menguasai seluruh penanganan gangguan baik speedy maupun telpon - Memberikan alat yang komplit sehingga tidak menimbulkan permasalahan di lapangan dan kantor - Meningkatkan kerjasama antara pegawai Telkom agar tidak menimbulkan permasalahan yang tidak diinginkan - Tingkatkan terus kedisiplinan dalam pekerjaan baik di kantor dan lapangan

C. Lampiran

Rusyanto

Riky Hargianto

Husein Yani

Maduri

Rusmanto

Roni K.

Davy

Yanuar

Affi

Aji