Anda di halaman 1dari 4

Tata Tertib Persidangan

Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Karawaci


Pasal 1
Nama, Tempat, Waktu, Status dan Fungsi
1.1Konferensi ini dinamakan Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Karawaci
Kota Tangerang
1.2Konferensi ini dilaksanakan di Villa Silma Kabupaten Bogor
1.3Konferensi ini dilaksanakan pada tanggal 8 9 Mei 2015
1.4Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Karawaci Kota Tangerang merupakan
forum tertinggi dalam organisasi PGRI Kecamatan Karawaci Kota
Tangerang
1.5Konferensi ini berfungsi untuk:
1.5.1 meminta pertanggungjawaban pengurus PGRI Kecamatan Karawaci
periode 2010 2014
1.5.2 Menetapkan Garis-garis Besar Program Kerja PGRI Kecamatan
Karawaci Kota Tangerang
1.5.3 Memilih pengurus PGRI Kecamatan Karawaci periode 2015 2019
1.5.4 Menetapkan keputusan lain yang dianggap perlu.
Pasal 2
Peserta dan Peninjau
2.1 Peserta adalah :
2.1.1 Utusan ranting yang ditetapkan setiap ranting 3 (tiga) orang
2.1.2 Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Karawaci
2.1.3 Utusan Pengurus PGRI Kota Tangerang
2.1.4 Dewan Penasehat PGRI Kecamatan Karawaci
2.2 Peninjau terdiri atas :
2.2.1 Utusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang
2.2.2 Pengurus-pengurus Cabang PGRI Kota Tangerang yang diundang
PGRI Kecamatan Karawaci
Pasal 3
Hak Suara dan Hak Bicara
3.1Hak Suara :
3.1.1 Hak suara hanya ada pada utusan Ranting.
3.1.2 Tiap ranting mempunyai 1 (satu) suara untuk 20 orang anggota.
3.1.3 Jumlah suara satu ranting sedikitnya 1 (satu) suara dan sebanyakbanyaknya 5 (lima) suara
3.2 Hak Bicara :
3.2.1 Yang berhak bicara adalah peserta Konferensi Cabang PGRI
Kecamatan Karawaci Kota Tangerang tahun 2015
3.2.2 Peninjau apabila diminta oleh pimpinan sidang dengan persetujuan
peserta sidang
Pasal 4
PANITIA PEMERIKSA MANDAT
4.1Untuk memeriksa keabsahan peserta dan suara Pengurus Cabang PGRI
Kecamatan Karawaci membentuk Panitia Pemeriksa Mandat.
4.2Panitia pemeriksa mandat bertugas:
a. Memeriksa mandat dan hak suara ranting yang mengirim utusan ke
Konperensi Cabang PGRI Kecamatan Karawaci.
b. Malaporkan hasil tugas kepada Konperensi Cabang PGRI Kecamatan
Karawaci sebagai dasar penentuan sah tidaknya Konperensi PGRI
Cabang PGRI Kecamatan Karawaci pada awal sidang Pleno I.
4.3Panitia beranggotakan sebanyak-banyaknya 5 orang dan sedikitnya tiga
orang yang mewakili seluruh ranting dan tidak merangkap dengan panitia
pemeriksa keuangan dan disahkan dengan keputusan Pengurus Cabang
PGRI Kecamatan Karawaci.

4.4Panitia pemeriksa mandat dan hak suara wajib menyelesaikan tugasnya


sebelum sidang pleno pertama.
4.5Panitia memelih Ketua, Sekretaris dan pelapor selanjutnya menjadi
anggota.
4.6Jumlah suara ranting dalam Konperensi Cabang PGRI Kecamatan Karawaci
ditetapkan berdasarkan daftar/jumlah anggota ranting di PC PGRI
Kecamatan Karawaci sebelum Konperensi Cabang PGRI Kecamatan
Karawaci yaitu satu bulan sebelum konpercab dilaksanakan.
Pasal 5
5.1

5.2
5.3
5.4
5.5
5.6

PANITIA PEMERIKSA KEUANGAN


Untuk memeriksa keuangan dan kekayaan lainnya yang menjadi tanggung jawab
Pengurus Cabang PGRI Karawaci dilaksanakan oleh panitia pemeriksa keuangan
yang diangkat oleh PC PGRI Karawaci sebelum Konperensi Cabang PGRI
Kecamatan Karawaci.
Panitia sedikitnya 3 orang yang terdiri dari 3 ranting.
Panitia memilih Ketua, Sekretaris dan Pelapor.
Panitia pemeriksa keuangan paling lambat 3 hari sebelum Konperensi Cabang
PGRI Kecamatan Karawaci telah mulai bekerja.
Panitia melaporkan hasil pemeriksaan kepada peserta Konperensi Cabang PGRI
Kecamatan Karawaci bersamaan dengan acara laporan pertangungjawaban
Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Karawaci.
Seluruh pembiayaan dalam pemeriksaan ini menjadi tanggungjawab Cabang PGRI
Karawaci yang dianggarkan pada anggaran keuangan Konperensi Cabang PGRI
Kecamatan Karawaci

Pasal 6
Syahnya Konferensi dan Persidangan
6.1 Konferensi syah apabila dihadiri sekurangnya 1/2 dari jumlah peserta
yang diundang
6.2 Apabila point 6.1.tidak terpenuhi dalam waktu skorsing 2 x 10 menit
selanjutnya sidang dapat berlangsung
6.3 Sidang pleno syah apabila dihadiri sekurang-kurangnya 1/2 dari jumlah
peserta yang hadir
Pasal 7
Persidangan dan Fungsinya
7.1 Sidang pada Konperensi Cabang PGRI Kecamatan Karawaci terdiri dari :
a. Sidang pleno/paripurna.
b. Sidang komisi/kelompok/sub komisi.
c. Sidang bersifat khusus dan tertutup (jika dianggap perlu)
7.2Sidang pleno terdiri atas pleno I, II, III dan IV
7.2.1 Sidang pleno I berfungsi :
7.2.1.1 Membahas tata tertib Konferensi Cabang PGRI Kecamatan
Karawaci tahun 2015
7.2.1.2 Pemilihan pimpinan sidang Konferensi Cabang PGRI
Kecamatan Karawaci tahun 2015
7.2.2 Sidang pleno II berfungsi :
7.2.2.1 Mendengarkan laporan pertanggungjawaban Pengurus
Cabang PGRI Kecamatan Karawaci Periode 2010 - 2014
7.2.2.2 Pandangan umum dan evaluasi
7.2.2.3 Pengesahan laporang pertanggungjawaban Pengurus Cabang
PGRI Kecamatan Karawaci
7.2.3 Sidang pleno III berfungsi :
7.1.3.1 Membahas hasil Sidang Komisi
7.2.4 Sidang pleno IV berfungsi :
7.2.4.1 Pengajuan, pemeriksaan, dan pengesahan calon Pengurus
Cabang PGRI Kecamatan Karawaci Kota Tangerang periode 2015
2019
7.2.4.2 Pemilihan Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Karawaci Kota
Tangerang periode 2015 2019
7.2.4.3 Pengesahan Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Karawaci
Kota Tangerang periode 2015 2019

7.3Sidang Komisi terdiri dari:


a. Komisi A membahas: Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Pendidikan
dan Pelatihan, Penegakan Kode Etik dan Advokasi, Bantuan Hukum
dan Perlindungan Profesi
b. Komisi B membahas: Bidang Pembinaan dan Pengembangan Profesi
Guru dan Tenaga Kependidikan, Pembinaan Karir Guru dan Tenaga
Kependidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, dan
Kerjasama dan Pengembangan Usaha dan
c. Komisi C membahas: Bidang Kesejahteraan dan Ketenaga Kerjaan,
Pemberdayaan Perempuan, Pengembangan Olahraga, Seni dan
Budaya, Pembinaan Mental dan Spiritual dan Komunikasi - Informasi
d. Komisi D membahas: Tata tertib Pemilihan Pengurus
Pasal 8
Pimpinan Sidang
8.1 Sebelum terpilih pimpinan sidang, sidang dipimpin oleh pengurus Cabang
PGRI Kecamatan Karawaci
8.2 Sidang pleno berikutnya dipimpin tiga orang pimpinan sidang yang
terpilih dari peserta Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Karawaci tahun
2015
8.3 Pimpinan sidang komisi dipilih dari anggota komisi oleh anggota komisi
itu sendiri
8.4 Sidang pemilihan pengurus dipimpin oleh pengurus PGRI kota Tangerang
dibantu oleh pimpinan sidang terpilih dan panitia pemilihan.
Pasal 9
Pengambilan Keputusan Sidang
9.1 Pengambilan keputusan dilaksanakan secara musyawarah dan mufakat
9.2 Pengambilan keputusan apabila perlu dapat dilaksanakan secara
pengambilan suara (voting), jika musyawarah mufakat tidak tercapai
9.3 apabila dalam voting menghasilkan jumlah suara yang sama, maka
kembali diadakan pengambilan suara dan apabila kembali menghasilkan
jumla suara sama lagi, maka keputusan diserahkan pada pimpinan siding
atas persetujuan peserta sidang
9.4 Pengambilan suara dilakukan secara langsung, umum, bebas dan rahasia
Pasal 10
Jalannya Persidangan
10.1 Setiap peserta sidang yang keluar masuk ruang persidangan harus seijin
pimpinan siding
10.2 Setiap pembicaraan harus melalui pimpinan sidang
10.3 Pimpinan sidang berhak mengijinkan, mengingatkan, dan menghentikan
setiap pembicaraan yang menyimpang dan berhak mengeluarkan peserta
siding sesudah diperingati tiga kali berturut-turut masih melakukan
kegiatan yang bertentangan dengan aturan.
10.4 Apabila sidang belum selesai pada waktunya maka diadakan
penambahan waktu
10.5 Melalui persetujuan peserta sidang, pimpinan sidang dapat menentukan
tertutup untuk acara tertentu.
10.6 Dalam persidangan tertutup, maka yang hadir hanya utusan yang ditetapkan
ketua sidang dan segala keputusan sidang tertutup tidak diperkenankan
diumumkan diluar organisasi.

Pasal 11
Ketentuan Umum

Pimpinan sidang berhak dan berkewajiban memberikan penjelasan umum


kepada peserta sidang apabila dalam tata tertib ini terdapat hal-hal yang
belum jelas

Pasal 12
Pengesahan Umum
Tata tertib ini disyahkan dalam sidang pleno I Konferensi Cabang PGRI
Kecamatan Karawaci yang diselenggarakan tanggal 8 Mei 2015 di Villa Silma
Kabupaten Bogor
Ditetapkan di
Pada tanggal
Pukul
:

: Bogor
: 8 Mei 2015

.............................
Pimpinan Sidang

__________________.
Ketua

________________
Wkl. Ketua

____________________
Sekretaris