Anda di halaman 1dari 2

SOP INVENTARISASI,

PENGELOLAAN, DAN
PENYIMPANAN BAHAN
BERBAHAYA
No. Dokumen :
No. Revisi
:
Tanggal Terbit

SOP

Halaman

Tanda Tangan :

Jl. Raya Bojonegoro Cepu


1688
Ds Panjunan Kec Kalitidu
Kab Bojonegoro

1.

Definisi

Direktur Klinik ANS

Dr. Elvira Yuni Refayanti

Suatu rangkaian kegiatan yang mencangkup pencatatan atau pendaftaran,


penyimpanan, pengumpulan, pemanfaatan/penggunaan, pengolahan bahan yang
karena sifat kimia maupun kondisi fisiknya berpotensi menyebabkan gangguan

2.
3.

Tujuan

pada kesehatan manusia, kerusakan properti dan atau lingkungan.


Untuk menerangkan mekanisme inventarisasi, pengelolaan, penyimpanan dan

Kebijakan

penggunaan bahan berbahaya.


1. Inventarisasi bahan berbahaya
2. Penyimpanan bahan berbahaya
3. Monitoring penggunaan bahan berbahaya

4.
5.

Referensi
Prosedur

Sanitarian
a

Mengidentifikasi semua bahan berbahaya untuk penanganan dan


penyimpanan sesuai ketentuan.

Menerima informasi telah dilaksanakan pengelolaan bahan


berbahaya.

Memonitor

atau

melakukan

pengawasan

pelaksanaan

pengelolaan bahan berbahaya.


d

Melakukan verifikasi di checklist monitoring.

2 Pengelola Barang
a

Menginventarisir semua bahan berbahaya sesuai ketentuan yang


berlaku..

3 Petugas Laboratorium

Unit terkait

Membuat jadwal monitoring penggunaan bahan berbahaya

Mengkoordinasikan dengan petugas terkait.

4
1

Menginformasikan hasil monitoring ke petugas terkait.


Petugas Sanitarian

Pengelola Barang

Petugas Laboratorium

Petugas radiodiagnostic

KLINIK ANS
KALITIDU

PEMAKAIAN AMBULANCE
SOP

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit

Halaman

Petugas farmasi

:
:
:

:
:

Dr. Elvira Yuni


Refayanti