Anda di halaman 1dari 1

91 Persen Warga Sumsel Keliru Gosok Gigi

SRIPO/HUSIN

Suasana ruang pemeriksaan gigi dan mulut di Poli Klinik Gigi di RSMH Palembang
Sriwijaya Post - Sabtu, 18 September 2010
10:02 WIB
PALEMBANG --Hasil survei kesehatan
Kesehatan Sumsel untuk kesehatan gigi dan
mulut (gimul), 95,1 persen dari 7,5 juta
jiwa penduduk Sumsel yang tersebar di 15
kabupaten dan Kota setiap hari sudah
mmebiasakan diri menggosok gigi. Hanya
dari jumlah itu, 91 persen penduduk
melakukan gosok gigi dengan cara yang
keliru. Dari Survei prilaku terhadap
kesehatan mulut dan gigi, aktivitas menggosok gigi setiap hari 95,1 persen, gosok gigi
saat mandi (97,3 perse), gosok gigi setelah makan pagi (11,5 persen), gosok gigi saat
bangun pagi (20,4 persen), gosok menjelang tidur malam (19,8 persen) dan lain-lain 1,9
persen. Hanya saja dari sisi tehnis menggosok gigi, 91 persen masyarakat melakukannya
dengan cara yang salah. Akibatnya, angka prevalensi masyarakat yang bermasalah gimul
16,8 persen.
Sementara Ketua PDGI Sumsel drg Emilia Ch Praseyanti Sp.Ort mengatakan, masih
rendahnya pengetahuan masyarakat tentang cara yang benar dan betul. Disamping itu,
karena masih kurangnya jumlah dokter gigi di Sumsel sehingga penyuluhan kesehatan
gigi dan mulut masih sangat rendah. Idealnya, satu orang dokter menjangkau pelayanan
untuk 20 ribu (1:20.000). Di Indonesia baru 1:21.500, sedangkan di Sumsel 1:34.246
karena jumlah dokter gigi di Sumsel hanya 250 orang yang sebagian besar berada di
Palembang.