Anda di halaman 1dari 5

BAB 5

SIMPULAN DAN
SARAN

5.1 Simpulan
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah
sebagai berikut:
1.

Kepuasan

Kerja,

Loyalitas

simultan berkontribusi

Karyawan,

signifikan

dan

Perilaku

terhadap

Organisasi

Organizational

secara

Citizenship

Behavior sebesar 54,6%. Di mana Kepuasan Kerja berkontribusi secara


positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior sebesar
37,21%

dengan

sifat

pengaruh

kuat. Loyalitas Karyawan berkontribusi

secara positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior


sebesar

4,75%

berkontribusi

dengan

secara

sifat

positif

pengaruh
dan

sedang.

signifikan

Perilaku

terhadap

Organisasi

Organizational

Citizenship Behavior sebesar 2,76% dengan sifat pengaruh sedang.


2.

Kepuasan Kerja dan Organizational Citizenship Behavior secara simultan


berkontribusi signifikan terhadap
52,6%.

Kepuasan

Efektivitas

Kerja berkontribusi

Organisasi

secara

positif

dan

sebesar
signifikan

terhadap Efektivitas Organisasi sebesar


18,49%

dengan

sifat

pengaruh

kuat.

Organizational

Citizenship

Behavior
berkontribusi
secara
Organisasi sebesar

positif

dan

signifikan

terhadap

Efektivitas

21,99% dengan sifat pengaruh kuat. Sedangkan, Loyalitas Karyawan dan


Perilaku Organisasi tidak secara signifikan berkontribusi terhadap Efektivitas
Organisasi. Loyalitas
kuat

dengan,

Karyawan

mempunyai

hubungan

yang

cukup

serta berkontribusi secara positif tapi tidak signifikan

terhadap Efektivitas Organisasi, dan Perilaku Organisasi juga mempunyai


hubungan yang cukup kuat dengan, serta
berkontribusi secara positif tapi tidak signifikan terhadap Efektivitas

Organisasi.

118

3.

Dari hal-hal di atas, maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa


Kepuasan Kerja merupakan
perilaku

OCB

faktor

yang

paling

berpengaruh

terhadap

karyawan, sehingga dapat disimpulkan bahwa hal utama

yang mendorong karyawan untuk menampilkan perilaku extra role adalah


Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Wirajaya Anugrah Perkasa, yang
disebabkan oleh rasa puas karyawan terhadap organisasi tempatnya
bekerja.

Selain

itu,

dapat

disimpulkan

juga

bahwa

Kepuasan

Kerja

merupakan faktor utama bagi tercapainya efektivitas organisasi pada PT


Wirajaya Anugrah Perkasa, di mana bila karyawan merasa puas atas
pekerjaannya sekarang ini, maka ia akan bekerja semaksimal mungkin dan
berusaha terlibat dalam usaha pencapaian tujuan-tujuan organisasi, serta
mendukung jalannya proses organisasi yang lancar. Karyawan-karyawan
PT Wirajaya Anugrah Perkasa yang menampilkan perilaku OCB juga secara
otomatis akan mendorong tercapainya efektivitas organisasi yang lebih
tinggi.

5.2 Saran
Dari hasil analisa dan pembahasan diatas, maka saran-saran yang dapat
diberikan kepada PT Wirajaya Anugrah Perkasa adalah sebagai berikut:
1.

Kepuasan kerja karyawan harus menjadi salah satu perhatian utama PT


Wirajaya Anugrah Perkasa, karena mempunyai pengaruh yang besar
terhadap tercapainya efektivitas organisasi. Perusahaan harus terus
memperbaharui sistem kerja yang baik menurut karyawan maupun
perusahaan sendiri dan terus mempertahankan kesempatan promosi yang
adil, yaitu melalui sistem reward and punishment, materi pekerjaan yang
dibebankan pada karyawan juga sebaiknya diperhatikan agar sesuai
dengan kapasitas masing-masing individu (tidak overload). Perusahaan
juga

harus

mempertahankan

dan

mengontrol karyawan namun tetap

melatih
dapat

dengan bawahannya, misalnya dengan

atasan

menjaga

agar

mampu

hubungan

baik

pemberian

leadership and motivation training bagi para penyelia.

Atmosfer kekeluargaan dalam perusahaan juga harus dijaga dengan secara


berkala mengadakan acara-acara kebersamaan atau rekreasi kantor. PT
Wirajaya Anugrah Perkasa

juga

perlu

mempertimbangkan

untuk

melakukan kenaikan gaji sesuai dengan pendidikan dan porsi pekerjaan


bagi masing-masing karyawan. Fasilitas kantor perlu juga untuk ditambah
dan diperbaiki, seperti komputer sebaiknya di- upgrade, meja dan kursi
yang sudah mulai rusak diganti dengan yang baru, dan ruangan kantor
direnovasi seperlunya karena banyak tembok yang sudah mulai terkelupas
dan lantai mulai retak di beberapa bagian.
2.

Faktor Loyalitas Karyawan harus diperhatikan oleh PT Wirajaya Anugrah


Perkasa karena meskipun loyalitas tidak secara signifikan memengaruhi
efektivitas perusahaan tapi loyalitas sangat memengaruhi OCB, OCB ini
yang memengaruhi Efektivitas Organisasi.

Jadi,

bahwa

tidak langsung memengaruhi

Loyalitas

Karyawan

secara

dapat

kita

simpulkan

Efektivitas Organisasi. Cara menjaga loyalitas karyawan adalah dengan


memberikan

kebutuhan

karyawan

sesuai

dengan

yang

dibutuhkan.

Kemudian dilakukan suatu seminar maupun workshop tentang bagaimana


memperbaiki loyalitas karyawan, khususnya di tempat kerja. Selain itu,
calon karyawan baru yang akan bekerja di PT Wirajaya Anugrah Perkasa
juga perlu dilakukan tes kepribadian, agar perusahaan dapat menyaring
karyawan yang berkepribadian baik dilihat dari segi Loyalitas supaya jangan
menghambat tercapainya efektivitas organisasi.
3.

PT Wirajaya Anugrah Perkasa sebaiknya terus melakukan upaya agar


Perilaku dalam Organisasi tetap berjalan sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai oleh organisasi, dengan cara memberi pengertian kepada karyawan
mengenai tujuan dan nilai-nilai organisasi melalui orientasi bagi karyawan
baru atau karyawan lama yang belum pernah
juga

sebaiknya

memodifikasi

tujuan

diorientasi.

Perusahaan

organisasi sehingga mencakup

beberapa tujuan pribadi para pegawai, juga membuat karyawan

merasa terlibat dalam usaha pencapaian misi perusahaan, sehingga


karyawan memiliki rasa
Perkasa.

Dan yang

keterikatan

dengan

PT

Wirajaya

Anugrah

paling penting adalah perusahaan harus menjaga

kebudayaan dalam perusahaan agar bersifat konduktif dan menunjang


dalam peningkatan kinerja karyawan untuk mencapai efektivitas organisasi.
4.

Lakukan analisa dan kembangkan lagi faktor-faktor lain yang dapat


mempengaruhi
Organisasi,

Organizational

yang

dapat

Citizenship

Behavior

dan

Efektivitas

dilakukan melalui riset SDM (Sumber Daya

Manusia). Karena Kepuasan Kerja , Loyalitas Karyawan, dan Perilaku


Organisasi

mempengaruhi

Organizational

Citizenship

Behavior

hanya

sebesar 54,6%, sehingga masih terdapat 45,4% lagi faktor-faktor lain yang
mempengaruhi Organizational Citizenship Behavior. Dan Kepuasan Kerja,
Loyalitas Karyawan

dan

Perilkau

Organisasi,

serta

Organizational

Citizenship Behavior mempengaruhi Efektivitas Organisasi hanya sebesar


62,6%, sehingga masih terdapat
37,4% lagi faktor-faktor lain yang mempengaruhi Efektivitas
Organisasi.