Anda di halaman 1dari 13

YAYASAN WIJAYA HUSADA BOGOR

AKADEMI KEBIDANAN WIJAYA HUSADA


Jalan Raya Sindang Barang KM 06 No. 08 Telp. (0251-8628834)

DAFTAR TILIK

MEMINDAHKAN PASIEN
NILAILAH SETIAP KINERJA YANG DIAMATI MENGGUNAKAN SKALA
SEBAGAI BERIKUT :
0 : Langkah klinik tidak dilakukan dengan benar dan tepat sesuai dengan teknik
prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien
1 : Langkah klinik dilakukan kurang sempurna
2 : Langkah klinik dilakukan sempurna, benar dan tepat sesuai dengan teknik
prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien

NILAI
LANGKAH 0 1 2

A. MEMINDAHKAN PASIEN DARI TEMPAT TIDUR KE KERETA


DORONG
1. Menyiapkan alat:
a. Tempat tidur yang telah disiapkan sesuai dengan
keadaan
b. Dua atau tiga petugas (tergantung dari bobot atau
keadaan pasien)
2. Menempatkan kereta dorong sedemikian rupa sehinga
bagian kepala pasien membentuk sudut 90 dengan
bagian kaki tempat tidur
3. Memberitahu pasien

4. Mencuci tangan

5. Petugas-petugas yang akan mengangkat pasien berdiri


berjejer disebelah kanan pasien, masing-masing
petugas berdiri menurut tingginya (yang tertinggi
berdiri di bagian kepala dan yang terpendek berdiri di
bagian kaki pasien)
6. Petugas memajukan masing-masing kaki kiri sedikit
ke depan
7. Menyusupkan lengan petugas ke bawah leher,
punggung, bokong, paha dan kaki dengan telapak
tangan menghadap ke atas sampai mencapai sisi kiri
pasien, rapatkan telapak tangan petugas ke badan
pasien dengan sedikit menekan untuk menahan agar
pasien tidak terlepas/jatuh
8. Petugas yang berdiri di bagian kepala memberi aba-
aba dan dengan serentak pasien diangkat, petugas
harus melangkahkan kaki menuju ke tempat tidur
secara teratur dan hati-hati (pasien diangkat bersama-
sama selimut / laken)
9. Meletakkan pasien perlahan-lahan ke tempat tidur

10. Merapikan pasien

11. Mengembalikan kereta dorong ke tempat semula

12. Mencuci tangan

B. MEMINDAHKAN PASIEN DARI KURSI RODA KE TEMPAT TIDUR

13. Menyiapkan alat :


a. Tempat tidur yang sudah disiapkan sesuai dengan
keadaan umum pasien
b. Satu atau dua orang petugas
14. Memberitahu pasien

15. Mencuci tangan

16. Mengunci kursi roda, bila tidak ada kuncinya, bagian


belakang kursi roda ditahan oleh seorang petugas
17. Melipat/menyampingkan tempat kaki kursi roda agar kaki
pasien tidak terhalang waktu berdiri di depan kursi roda
18. Petugas berdiri di depan pasien

19. Kedua tangan petugas memegang pinggang pasien dan


kedua tangan pasien memegang bahu petugas
20. Membantu pasien berdiri dan keluar dari kursi roda

21. Memegang pinggang pasien dengan tangan kanan dan


tangan kiri pasien memeluk bahu kiri petugas
22. Memegang tangan kiri pasien dengan tangan kiri

23. Menuntun pasien sampai ke sisi tempat tidur dengan


melangkahkan kaki secara teratur (kalau pasien mulai
melangkahkan kaki kirinya, petugas melangkahkan kaki
kirinya), kemudian membantu pasien membelakangi
tempat tidur
24. Mendudukkan pasien di sisi tempat tidur

25. Menahan punggung pasien dengan tangan kanan dan


tangan kiri membantu mengangkat kedua kaki pasien,
diletakkan di atas tempat tidur, lalu dibaringkan/ditidurkan
26. Merapikan pasien

27. Mengembalikan kursi roda ke tempat semula

28. Mencuci tangan

C. MEMINDAHKAN PASIEN DARI TEMPAT TIDUR KE KURSI

29. Menyiapkan alat :


a. Dua buah kursi
b. Satu atau dua bantal
c. Selimut
Cara I

30. Memberitahu pasien

31. Meletakkan bantal pada sandaran kursi

32. Menurunkan selimut dan laken dari badan pasien

33. Membantu pasien duduk di sisi tempat tidur dengan kedua


kakinya dijuntaikan supaya dapat diayun-ayunkan
34. Memperhatikan keadaan pasien, diperiksa denyut nadinya

35. Membantu pasien turun dari tempat tidur dengan cara


kedua tangan petugas memegang pinggang pasien dan
kedua tangan pasien memegang bahu petugas
36. Berjalan perlahan-lahan bersama ke kursi dengan langkah
petugas mundur (jika kaki kanan pasien maju, kaki kiri
petugas mundur)
37. Mendudukkan pasien ke kursi

38. Memeriksa denyut nadi pasien dan bertanya kepada pasien


apakah ia merasa pusing atau tidak
39. Menaikkan kedua kaki pasien ke atas kursi yang lain

40. Melingkarkan atau menutupkan selimut ke badan pasien

41. Membereskan tempat tidur

42. Mencuci tangan

Cara II

43. Memberitahu pasien

44. Meletakkan kursi di tempat yang telah ditentukan

45. Mencuci tangan

46. Membentangkan selimut di atas kursi

47. Meletakkan bantal pada sandaran kursi

48. Menurunkan selimut dan laken dari badan pasien

49. Membantu pasien duduk di sisi tempat tidur dengan kedua


kakinya dijuntaikan supaya bisa diayun-ayunkan
50. Jika pasien sudah berdiri disisi tempat tidur, petugas
berdiri disisi kiri pasien
51. Tangan kiri pasien memeluk tangan kiri petugas, yang
kemudian dipegang oleh tangan kiri petugas dan tangan
kanan petugas memegang pinggnag pasien, dengan cara
ini pasien dapat berdiri dengan mudah
52. Memberitahu pasien supaya melangkahkan kakinya satu
persatu dengan petugas (kalau pasien mulai melangkahkan
kaki kanan, petugas juga mulai dengan kaki kanan)
53. Menuntun pasien perlahan-lahan dengan kursi

54. Memeriksa denyut nadi pasien dan menanyakan apakah


dia merasa pusing atau tidak
55. Menaikkan kedua kaki pasien ke atas kursi yang lain

56. Menanyakan apakah duduknya nyaman atau tidak

57. Membereskan tempat tidur pasien

58. Mencuci tangan

D. MEMINDAHKAN PASIEN DARI TEMPAT TIDUR KE KERETA


DORONG

59. Menyiapkan alat :


a. Kereta dorong
b. Pengalas kereta dorong
c. Bantal lengkap dengan sarungnya
d. Selimut tipis atau sprei atas (bovenlaken)
e. Tiga orang petugas
60. Menempatkan kereta dorong sedemikian rupa, sehingga
membentuk sudut 90, yaitu bagian kepala kereta dorong
berada pada bagian kaki tempat tidur, atau pun sejajar
dengan tempat tidur (bila pasien dapat menggeserkan
badannya sendiri dari kereta dorong ke tempat tidur)
61. Memberitahu pasien

62. Mencuci tangan

63. Mengambil sprei atas dari atas kereta dorong dan


menutupnya pada pasien, caranya seperti cara memasang
selimut mandi, petugasyang akan mengangkat pasien
berdiri disebelah kanan pasien, berdiri menurut tinggi
mereka masing-masing, yaitu yang paling tinggi berdiri di
bagian kepala, yang terpendek berdiri di bagian kaki, dan
yang satu lagi berdiri ditengah-tengah, di antara kedua
petugas tadi
64. Majukan kaki kiri masing-masing petugas sedikit ke
muka/ke depan
65. Susupkan lengan-lengan petugas ke bawah leher,
punggung, bokong, paha, kaki pasien, dengan telapak
tangan menghadap ke atas sampai mencapai sisi kiri
pasien, telapak tangan petugas dirapatkan ke badan pasien
dengan sedikit ditekan untuk menahan agar pasien tidak
terlepas/jatuh
66. Petugas yang berdiri di bagian kepala memberi aba-aba
dan dengan serentak pasien diangkat, petugas-petugas
mulai melangkah kaki mereka secara teratur dan hati-hati
menuju kereta dorong
67. Meletakkan pasien secara bersama-sama dan perlahan-
lahan diatas kereta dorong
68. Merapikan pasien

69. Menjauhkan pasien dan kereta dorong dari tempat tidur


atau dibawa keluar/pergi
70. Membereskan tempat tidur

71. Mencuci tangan

Perhatian :
Tempat tidur dibereskan secepat mungkin apabila pasien belum tahan duduk agak
lama

Niai Akhir : TOTAL SCORE x 100%

142

YAYASAN WIJAYA HUSADA BOGOR


AKADEMI KEBIDANAN WIJAYA HUSADA
Jalan Raya Sindang Barang KM 06 No. 08 Telp. (0251-8628834)

DAFTAR TILIK

MENYIAPKAN TEMPAT TIDUR (VERBEDENT)


NILAILAH SETIAP KINERJA YANG DIAMATI MENGGUNAKAN SKALA
SEBAGAI BERIKUT :
0 : Langkah klinik tidak dilakukan dengan benar dan tepat sesuai dengan teknik
prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien
1 : Langkah klinik dilakukan kurang sempurna
2 : Langkah klinik dilakukan sempurna, benar dan tepat sesuai dengan teknik
prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien
NILAI
LANGKAH
0 1 2

A. MENYIAPKAN TEMPAT TIDUR TERBUKA

1. Menyiapkan alat:
a. Tempat tidur, kasur, bantal
b. Alas kasur
c. Seprei (laken)
d. Perlak (zeil)
e. Sprei melintang (steklaken)
f. Sprei atas (Bovenlaken)
g. Selimut
h. Sarung bantal
i. Sprei penutup (overlaken)
2. Mencuci tangan

3. Meletakkan alat-alat tenun yang sudah dilipat dan disusun


diatas meja bersih
4. Memasang alas kasur dan mengikatkan tali-talinya ke arah
dalam pada rangka tempat tidur pada tiap sudut
5. Meletakkan sprei dengan lipatan memanjang yang
menentukan garis tengahnya di tengah-tengah tempat tidur
6. Memasukkan sprei pada bagian kepala 25 cm di bawah
kasur. Kemudian dibuat sudut
7. Memasukkan sprei pada bagian kaki 25 cm dibawah
kasur dan dibuat sudut.
Jika sprei tidak sesuai ukurannya, maka masukkan bagian
kepala lebih banyak daripada bagian kaki
8. Memasukkan sprei bagian sisi ke bawah kasur (sisi tempat
petugas berdiri)
9. Meletakkan perlak melintang 50 cm dari garis kasur
bagian kepala, demikian juga sprei melintang dan
masukkan sama-sama ke bawah kasur
10. Meletakkan sprei atas secara terbalik dengan jahitan
lebardi bagian kepala mulai dari garis kasur, masukkan
bagian kaki ke bawah kasur
11. Meletakkan selimut 25 cm dari kasur bagian kepala dan
masukkan bagian kaki ke bawah kasur
12. Melipat sprei bagian atas tepat di atas garis selimut
13. Memasukkan bantal ke dalam sarungnya dan meletakkan
bantal dengan bagian yang tertutup ke jurusan pintu
14. Menyelesaikan sisi yang lain seperti sisi yang tadi

15. Memasang sprei penutup

16. Mencuci tangan

B. TEMPAT TIDUR TERBUKA

1. Menyiapkan alat :
Alat-alat sama dengan persiapan tempat tidur tertutup hanya
tanpa sprei penutup (overlaken)
2. Mencuci tangan

3. Kalau sudah tersedia tempat tidur tertutup, hanya sprei


penutup yang diangkat dan dilipat sebagaimana mestinya, lalu
disimpan
4. Melipat sprei atas dan selimut ke bawah pada bagian kaki
dengan cara dua tangan memegang sprei atas dan selimut.
Kemudian di tarik ke bagian kaki, lalu dilipat bersusun
5. Mencuci tangan

Niai Akhir : TOTAL SCORE x 100%

42

YAYASAN WIJAYA HUSADA BOGOR


AKADEMI KEBIDANAN WIJAYA HUSADA
Jalan Raya Sindang Barang KM 06 No. 08 Telp. (0251-8628834)

DAFTAR TILIK

MENYIAPKAN / MERAPIKAN TEMPAT TIDUR


DENGAN PASIEN DIATASNYA
NILAILAH SETIAP KINERJA YANG DIAMATI MENGGUNAKAN SKALA
SEBAGAI BERIKUT :
0 : Langkah klinik tidak dilakukan dengan benar dan tepat sesuai dengan teknik
prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien
1 : Langkah klinik dilakukan kurang sempurna
2 : Langkah klinik dilakukan sempurna, benar dan tepat sesuai dengan teknik
prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien
NILAI
LANGKAH 0 1 2

1. Menyiapkan alat:
a. Sprei/laken
b. Stakelaken
c. Perlak
d. Selimut
e. Sarung bantal
f. Tempat alat tenun kotor
2. Memberitahu dan menjelaskan kepada pasien bahwa
tempat tidurnya akan dirapikan
3. Menyiapkan alat secara ergonomis

4. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,


mengeringkan dengan handuk bersih
5. Mempersilahkan dan mengatur posisi pasien untuk miring
membelakangi bidan
6. Mengambil selimut dan bantal pasien (lihat keadaan umum
pasien)
7. Melepas perlak, steklaken, laken/sprei dari tempat tidur
klien yang dekat dengan bidan dan menggulungnya kearah
tubuh klien
8. Memasang sprei bersih pada bagian yang dekat dengan
bidan dengan garis tengah lipatan tepat ditengah kasur
9. Memasukkan sprei bagian kepala ke bawah kasur

10. Memasukkan sprei bagian kaki ke bawah kasur

11. Melipat sprei pada sudut-sudut tempat tidur membentuk


sudut 45
12. Memasukkan sprei bagian samping yang dekat bidan ke
bawah kasur
13. Memasang perlak ditengah tempat tidur pada bagian yang
dekat dengan bidan
14. Memasang steklaken diatas perlak pada bagian yang dekat
dengan bidan
15. Memasukkan sisi perlak dan steklaken bagian samping
yang dekat dengan bidan kebawah kasur
16. Mempesilahkan dan membantu pasien untuk miring kearah
bidan
17. Mengambil sprei, steklaken, perlak, dari tempat tidur dan
memasukkan ke tempat alat tenun kotor
18. Menarik sprei, steklaken, perlak yang bersih ke sisi pasien
yang jauh dari bidan
19. Memasang sarung bantal dan meletakkan ke bawah kepala
pasien
20. Melipat selimut menjadi empat bagian secara terbalik

21. Memasukkan lipatan teratas kebawah kasur

22. Memasang selimut ke pasien

23. Membereskan alat

24. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,


mengeringkan dengan handuk bersih dan kering

YAYASAN WIJAYA HUSADA BOGOR


AKADEMI KEBIDANAN WIJAYA HUSADA
Jalan Raya Sindang Barang KM 06 No. 08 Telp. (0251-8628834)

DAFTAR TILIK

PENCEGAHAN INFEKSI (PI)

NILAILAH SETIAP KINERJA YANG DIAMATI MENGGUNAKAN SKALA


SEBAGAI BERIKUT :
0 : Langkah klinik tidak dilakukan dengan benar dan tepat sesuai dengan teknik
prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien
1 : Langkah klinik dilakukan kurang sempurna
2 : Langkah klinik dilakukan sempurna, benar dan tepat sesuai dengan teknik
prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien

NILAI
LANGKAH 0 1 2

A. Persiapan Alat Perlindungan Diri


1. Sarung tangan (hand scon)

2. Celemek (Apron)

3. Tutup kepala (kap)

4. Masker (penutup mulut)

5. Kaca mata (gogle)

6. Sepatu bot / sendal tertutup

B. Persiapan Alat Dekontaminasi Alat Dan Sterilisasai

1. Cairan clorine 0,5%

2. Air DTT secukupnya

3. Baskom plastik 3 buah

4. Sarung tangan kerja

5. Sikat alat

6. Alat bekas pakai

7. Sterilisator basah, uap dan kering

8. Gelas ukur

9. Deterjen

10. Lap basah

C. Persiapan Alat Mencuci Tangan

1. Air mengalir / wastafel

2. Handuk/Lap tangan bersih dan kering / alat pengering 1


buah sekali pakai (per orang satu buah tissue)
3. Sabun biasa/antiseptik 1 set

4. Ember 2 buah

5. Sikat lembut DTT

6. Spon

D. Langkah Pencegahan Infeksi

a. Mencuci Tangan

1. Melepaskan perhiasan ditangan dan pergelangan


2. Membebaskan pakaian yang menutupi tangan hingga
lengan
3. Menyiapkan lap bersih dan sabun didekat wastafel

4. Membasahi tangan dengan air bersih dan mengalir

5. Menggosok tangan dengan kuat menggunakan sabun biasa


atau yang mengandung antiseptik selama 10-15 detik
(pastikan sela-sela digosok menyeluruh) dengan tehnik 7
langkah mencuci tangan
6. Membilas tangan dengan air bersih dan mengalir

7. Mengeringkan tangan dengan menggunakan tissue, lap


bersih dan kering
Perhatian :
Jika tidak tersedia wastafel siapkan alat sbb :
1. Air bersih dalam ember

2. Gayung

3. Ember untuk menampung air yang kotor

4. Lap bersih, tissue atau pengering

5. Sabun

6. Melakukan prosedur seperti diatas atau boleh


menggunakan asisten untuk membantu dalam menyiram
tangan kita
b. Langkah Memakai Alat Perlindungan Diri

1. Setelah mencuci tangan

2. Menggunakan celemek dan ikatkan tali dipinggang dan


bagian leher
3. Memakai kap (tutup kepala) dan diikatkan

4. Memakai kacamata

5. Memakai masker

6. Memakai sepatu bot

7. Menggunakan sarung tangan kerja

c. Langkah Dekontaminasi

Setelah mencuci tangan dan menggunakan alat perlindungan diri


dilakukan langkah sbb :
1. Menyiapkan air klorin yang sudah dilarutkan dengan air
DTT secukupnya
2. Merendam alat kotor (yang telah dipakai) kedalam larutan
klorin 0,5% selama 10 menit
3. Menyiapkan air DTT dan menambahkan deterjen
secukupnya
4. Mencuci dan menyikat alat dalam keadaan terendam
dalam air DTT yang telah diberi deterjen
5. Membilas dengan air DTT pada baskom ketiga

6. Mengangkat alat, letakkan diatas lap bersih lalu


mengeringkan dan dilakukan desinfeksi tingkat tinggi atau
sterilisasi
d. Desinfeksi Tingkat Tinggi Rebus Kukus

1. Menyiapkan kompor

2. Panci 2 rak (Bawah untuk merebus dan atas untuk


mengukus)
3. Meletakan alat stenlis di sebelah bawah dalam keadaan
terendam air, kemudian sarung tangan dibagian atas. Lalu
rebus atau kukus alat selama 20 menit jika dihitung sejak
air belum mendidih atau 10 menit jika dihitung setelah air
mendidih
4. Mendinginkan dan siap digunakan

5. Alat disimpan dalam wadah DTT yang tertutup (Toples,


tromol dll)
e. Desinfeksi Tingkat Tinggi Kimiawi

1. Merendam alat kedalam larutan klorin selama 20 menit

2. Mencuci dan membilas

3. Dapat langsung dipakai

f. Sterilisasi Panas Kering / Oven

1. Menyiapkan alat sterilisasi lalu masukan alat yang akan


disterilkan dan nyalakan sterilisator dalam suhu 100C
2. Jika menggunakan outoclaf, nyalakan selama 30 menit
jika terbungkus, 20 menit jika tidak terbungkus
Niai Akhir : TOTAL SCORE x 100%

62