Anda di halaman 1dari 11

/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.

docx

I. PENDAHULUAN

UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi
Tenggara dibentuk melalui Peraturan Daerah Nomor 72 Tahun 2008 tentang
Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi
Sulawesi Tenggara dan dijabarkan dengan SK. Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor
64 Tahun 2009 tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Dinas Pertanian Provinsi
Sulawesi Tenggara

Sebagai salah satu unsur penunjang operasional dinas di lapangan khususnya


di bidang peternakan, UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Dinas Pertanian
Provinsi Sulawesi Tenggara diberi tugas dan tanggung jawab untuk :
(a) merencanakan dan melaksanakan kegiatan secara terarah, terpadu, professional
dan menguntungkan; (b) melaksanakan kegiatan penyediaan kebutuhan hasil
komoditas peternakan, kebutuhan bibit/benih ternak serta hijauan makanan ternak
(HMT); serta (c) melaksanakan dan mengusahakan nilai tambah setiap komoditas
peternakan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi
Tenggara sejak pertengahan tahun 2008 mengalami relokasi ke Kecamatan Konda,
Desa Morome, Kabupaten Konawe Selatan dengan luas lahan 17,74 Ha.

TUGAS DAN FUNGSI UPTD PERBIBITAN TERNAK DAN PAKAN TERNAK

Tugas UPTD Perbibitan Ternak Dan Pakan Ternak

1. Menyelenggarakan pengelolaan atas produksi benih ternak, penyelenggaraan


standarisasi mutu benih, sertifikasi benih dan pengelolaan plasma nuftah,
pemuliaan ternak, progeny tes dan transfer embrio serta memfasilitasi
peningkatan SDM;

2. Menyelenggarakan pengelolaan atas produksi benih/bibit hijauan makanan


ternak (HMT) dan pengelolaan UPTD pakan ternak secara professional untuk

1
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

menggali dan meningkatkan sumber pendapatan asli yang berorientasi pada


usaha pakan ternak untuk kepentingan daerah.

Fungsi UPTD Perbibitan Ternak Dan Pakan Ternak

1. Penetapan produksi benih ternak sesuai standar mutu, penerapan teknologi (IB
dan TE), pemuliaan ternak serta peningkatan SDM tenaga teknis reproduksi
ternak;

2. penetapan produksi benih/bibit HMT dan pengelolaan Produksi Pakan ternak


untuk memenuhi kebutuhan Daerah;

3. pengelolaan, pelestarian dan pengembangan plasma nuftah daerah.

Susunan Organisasi Unit Pelaksana Teknis Dinas perbibitan Ternak dan Pakan Ternak
terdiri atas :

a. Kepala;

b. Sub Bagian Tata Usaha

Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan koordinasi dan


pengelolaan perencanaan, administrasi/surat menyurat, kepegawaian,
perlengkapan, keuangan dan rumah tangga Unit Pelaksana Teknis dinas
Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak.

c. Seksi Perbibitan Ternak

Seksi Perbibitan Ternak mempunyai tugas merencanakan dan memproduksi


benih ternak, menerapkan teknologi reproduksi, pemuliaan ternak,
menyelenggarakan peningkatan SDM serta pengelolaan plasma nutfah.

d. Seksi Pakan Ternak

2
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

Seksi Pakan Ternak mempunyai tugas merencanakan dan memproduksi


benih/bibit HMT dan pakan ternak serta memfasilitasi pelatihan budidaya
HMT/Produksi pakan.

II. SUMBER DAYA MANUSIA (PEGAWAI)

Jumlah pegawai yang ada di UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak
Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara s/d April 2011 adalah 24 orang, dengan
rincian berdasarkan pendidikan sebagai berikut :
- Master S2 : 2 orang
- Sarjana Peternakan : 8 orang
- Dokter Hewan : 1 orang
- Sarjana Pertanian : 2 orang
- SMU/SMK : 7 orang
- SLTP : 3 orang
- Sekolah Dasar (SD) : 1 orang

III. SARANA PRASARANA PENUNJANG

Sarana Prasarana Penunjang yang dimiliki UPTD Perbibitan Ternak dan


Pakan Ternak Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlokasi di
Kecamatan Konda, Desa Morome :

1. Bangunan/Gedung, terdiri dari :


- Kantor UPTD : 1 Unit
- Laboratorium (IB) Sederhana : 1 Unit
- Rumah Jaga : 4 Unit
- Gudang Pakan : 1 Unit
- Kandang Bull : 1 Unit
- Kandang Kambing Pejantan : 1 Unit
- Kandang Kolekting : 1 Unit

3
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

- Kandang Shelter di Pedock : 3 Unit


- Klinik : 1 Unit

2. Sumber Air/Bak Air Minum Ternak, terdiri dari :


- Sumur Bor dan Tower : 2 Unit
- Bak Air Minum Ternak : 3 Unit

3. Sarana Pengolah Data dan Alat Dokumentasi, terdiri dari :

- Komputer : 2 Unit
- Laptop (Merk Acer) : 1 Unit
- Infocus (Merk Acer) : 1 Unit
- Mesin Ketik : 2 Unit
4. Sarana Transportasi (Kendaraan Bermotor), terdiri dari :
- Kendaraan Bermotor Roda-2 : 6 Unit
5. Mesin dan Peralatan Lainnya, terdiri dari :
- Mesin Pemotong Rumput : 2 Unit
- Chooper/Pencacah Rumput : 2 Unit
- Lori-lori : 1 Unit
- Sprayer : 2 Buah

- Handtraktor : 1 Unit

6. Lahan Kebun Rumput, terdiri dari :

- Kebun Rumput (HMT) : + 8 Ha (Termasuk + 3 Ha yang sudah diolah)


- Pedock (Lokasi Grassing) : + 6 Ha (3 Pedock)

7. Pejantan/Bull, terdiri dari :

- Bull/Pejantan Sapi : 10 Ekor, terdiri dari :


- Bull Lokal Simental : 3 Ekor
- Bull Lokal Peranakan Ongole (PO) : 1 Ekor
- Bull Lokal Bali : 3 Ekor
- Bull Brahman Cross : 1 Ekor
- Calon Bull Brahman Cross : 2 Ekor

4
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

- Kambing Pejantan : 2 Ekor (Peranakan Etawah)

8. Ternak-Ternak Lainnya :

a. Program Pemulia-biakan dan Teaser : 18 Ekor


b. Program Penggemukan : 21 ekor
c. Kambing Akseptor : 1 Ekor
d. Sapi Akseptor (Digaduhkan ke Petani) : 25 Ekor.
9. Peralatan Kolekting, Prosesing dan IB, terdiri dari :
1 Kontainer Depo 2 Buah
2 Kontainer Lapangan 2 Buah
3 Inseminating Gun 2 Buah
4 Vagina skop 1 Buah
5 Gun Spool 2 Buah
6 Gunting Straw 2 Buah
7 Pinset 2 Buah
8 Gunting Lurus 2 Buah
9 Gunting Bengkok 2 Buah
10 Trocard 1 Buah
11 Spuit Europlek 2 Buah
12 Jarum Spuit 1 Buah
13 Mikroskop Olimpus 1 Buah
14 Haemocytometer 1 Buah
15 Timbangan Analitik 1 Buah
16 Mesin tetes 1 Buah
17 Termos Iglo 2 Buah
18 Rak Rabung Reaksi 2 Buah
19 Gelas Piala/gelas Ukur 3 Buah
20 Gelas Piala 2 Buah
21 Gelas Piala 1 Buah
22 Tabung ukur 1 Buah
23 Tabung ukur 3 Buah
24 Tabung ukur 8 Buah
25 Tabung ukur 3 Buah
26 Tabung ukur 7 Buah
27 Erlenmeyer 1 Buah
28 Erlenmeyer 1 Buah
29 Erlenmeyer 2 Buah
30 Botol Pasteur 4 Buah
31 Pipet Ukur 1 Buah
32 Pipet Ukur. 2 Buah

5
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

33 Pipet Ukur 1 Buah


34 Corong Kaca 2 Buah
35 Pinset 3 Buah
36 Arteri Klem 2 Buah
37 Gunting lurus 1 Buah
38 Tabung Reaksi 2 Buah
39 Erlenmeyer 2 Buah
40 Erlenmeyer 3Buah
41 Erlenmeyer 3 Buah
42 Gelas Piala 2 Buah
43 Gelas Piala 2 Buah
44 Measuring Cylinder Glass 3 Buah
45 Gelas Ukur 5 Buah
46 Stick Gelas 1 Buah
47 Cover Glass 5 Buah
48 Semen Colecting Gradusted 4 Buah
49 Pinset 2 Buah
50 Haemocytometer 1 Buah
51 Gunting Stainles steel 2 Buah
52 Magnetic Stirer Barr 1 Buah
53 Mikroskop Model x52 -17 1 Buah
54 Vagina Buatan (AV) Sapi 1 Buah
55 Mesin Fealing Sealing 1 Buah
56 Cattrid 10 Bh
57 Block Cattrid + Cover 1 Buah
58 Vavuntaner Machine 1 Buah
59 Cool Box 1 Buah
60 Cool Box 1 Buah
61 Metal Box 1 Buah
62 Freezer 1 Buah
63 Stavol 1 Buah
64 Counter Coulter 1 Buah
65 Goblet Besar 20 Bh
66 Goblet Kecil 30 Bh
67 Baju LAB 3 Buah
68 Sepatu Boot 4 Psg
69 Vagina Buatan Sapi 1 Buah

70 Goblet 38 Biji
71 Vagina Buatan (AV) kambing 2 buah
72 Vagina Buatan (AV) Sapi 3 buah
73 AI Gun Sapi 2 buah
74 AI Gun Kambing 2 buah
75 Tang Aplicator 1 buah

6
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

76 Ear Tag Medium 50 Bh


77 Spoit 5 buah
78 Jarum Spoit 2 buah
79 Water Bath + Temprature Control 1 unit
80 Erlenmeyer 4 buah
81 Printing straw 1 buah
82 Gunting bengkok 6 buah
83 Gunting lurus 6 buah
84 Arteri klem 4 buah
85 Arteri klem 2 buah
86 Pinset jaring 2 buah
87 Pinset sirrurgis 2 buah
88 Pisau operasi bergagang 4 buah
89 Spuit europlek 1 buah
90 Kruuse stainles 2 buah
91 Tas peralatan 1 buah
92 Timbangan injak OIV 1 buah

10. Sarana Prasarana Penunjang Lainnya :


- Meja Kerja : 21 buah
- Meja Rapat : 6 buah (1 Set)
- Kursi Kerja/Rapat : 43 buah
- Kursi Tamu : 1 Set
- Kipas Angin : 3 buah
- Air Condition (AC) : 1 buah

Ketersediaan/Stock, Distribusi dan Pemasaran Semen Beku

Jumlah Semen Beku yang diproduksi UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan
Ternak Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2011 sampai
dengan posisi Maret 2011, dapat dilihat pada Lampiran.

7
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

Target Produksi Tahun 2011


UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Dinas Pertanian Provinsi
Sulawesi Tenggara dalam Tahun 2011 menargetkan akan memproduksi semen
beku sebanyak minimal 15.000 dosis dalam rangka mendukung peningkatan
PAD. Sehubungan dengan maksud tersebut, maka diharapkan kepada Dinas
Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara (Sub Dinas Peternakan) dan Dinas
Kabupaten/Kota yang menangani Insemiansi Buatan (IB) agar mau mendukung
dan membantu kami dengan memanfaatkan semen beku produksi UPTD
Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kegiatan Kerjasama

Kegiatan kerjasama yang dilakukan UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan


Ternak Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara selama Tahun 2011 terdiri
dari :

1. Melaksanakan bimbingan teknis/magang/pelatihan bagi petugas peternakan


(calon inseminator) sebanyak 4 orang yang berasal dari Kabupaten Konawe.
Hal yang sama pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya terhadap
petugas dan peternak (calon inseminator) dari Kabupaten Bombana dan
Konawe Selatan masing-masing sebanyak 4 orang.

2. Adanya kelahiran hasil TE yang bekerjasama dengan Balai Embrio Ternak,


Cipelang. Kegiatan optimalisasi kelahiran dengan penyuntikan hormon
Prostaglandin sebanyak 1026 ekor pada 2 kabupaten, Kabupaten Konawe
Selatan dan Kabupaten Konawe dan yang di inseminasi buatan (IB) sebanyak
826 ekor. Berdasarkan laporan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) yang berhasil
70%.

3. Memfasilitasi dan menyiapkan sarana/prasarana bagi Mahasiswa Fakultas


Pertanian (Jurusan Peternakan) yang melakukan Praktek Kerja Lapangan

8
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

(PKL) di UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Provinsi Sulawesi


Tenggara sebanyak 3 orang.

4. Memfasilitasi dan menyiapkan sarana/prasarana bagi peserta pelatihan


(Petugas Peternakan Kabupaten/Kota) yang melakukan Praktek Kerja
Lapangan (PKL) di UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Provinsi
Suilawesi Tenggara sebanyak 40 orang bekerja sama dengan Balai Diklat
Pertanian.

I. MASALAH YANG DIHADAPI


1 Petugas Teknis yang menangani kolekting, prosesing dan penyimpanan semen
(Bull Master dan Laboran) masih sangat terbatas.

2 Sarana Prasarana penunjang yang dimiliki UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan
Ternak Provinsi Sulawesi Tenggara masih sangat terbatas terutama : gedung
kantor, meubelair, laboratorium IB serta peralatannya.

3 Keberadaan Bull/Pejantan (Sapi dan Kambing) untuk produksi semen jumlahnya


sangat terbatas (Bull Sapi 7 ekor dan Pejantan Kambing 1 ekor) dan sebagian
usianya sudah tua (perlu replacement).

4 Nitrogen Cair (N2 Cair) sebagai salah satu bahan/komponen yang mutlak harus
ada dalam pelaksanaan kegiatan prosesing dan penyimpanan semen masih sangat
terbatas dan harus didatangkan dari Makasar Provinsi Sulawesi Selatan dengan
harga yang cukup mahal.

5 Semen yang diproduksi oleh UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Provinsi
Sulawesi Tenggara mengalami kesulitan dalam pemasaran;

6 Alokasi anggaran (baik APBD maupun APBN) untuk operasional pengelolaan


dan pengembangan UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Provinsi Sulawesi
Tenggara ke arah yang lebih baik sangat terbatas.

9
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

II. KESIMPULAN DAN HARAPAN-HARAPAN

A. KESIMPULAN

1. UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi
Tenggara dalam melaksanakan dan merealisasikan tugas pokok dan fungsinya
banyak menghadapi masalah/kendala dan hal ini memerlukan bantuan dan
dukungan dari pihak-pihak terkait untuk mencarikan solusinya.

B. HARAPAN-HARAPAN

1. Kemajuan UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Dinas Pertanian


Provinsi Sulawesi Tenggara ke depan tidak hanya ditentukan oleh kami selaku
pengelola, tetapi memerlukan bantuan dan dukungan dari pihak-pihak yang
terkait dalam hal pengalokasian dana dan kegiatan terutama dari Pemerintah
Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pertanian Provinsi
Sulawesi Tenggara dan dari Direktorat Jenderal Peternakan Departemen
Pertanian.

2. Diharapkan kepada Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara melalui


Subdin Peternakan agar dapat membantu memfasilitasi Penjualan Semen
Beku Produksi UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak terutama kepada
Dinas Kabupaten/Kota yang menangani pelaksanaan Insemiansi Buatan IB
(Diharapkan agar pihak Kabupaten/Kota dapat menggunakan/memanfaatkan
Semen Beku Produksi UPTD Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak dan tidak
perlu membeli Semen Beku dari luar Provinsi).

10
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_1/353726626.docx

11