0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
334 tayangan4 halaman

LK 2 - Interested Parties

Dokumen tersebut memberikan contoh lembar kerja untuk mengidentifikasi pihak berkepentingan yang mempengaruhi organisasi dan menentukan kebutuhan serta harapan masing-masing pihak berkepentingan. Pihak berkepentingan antara lain masyarakat, pengadilan, aparat pemerintah terkait, dan lembaga penunjang lainnya. Organisasi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan pelayanan yang cepat, biaya ter

Diunggah oleh

Yudo Darmanto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
334 tayangan4 halaman

LK 2 - Interested Parties

Dokumen tersebut memberikan contoh lembar kerja untuk mengidentifikasi pihak berkepentingan yang mempengaruhi organisasi dan menentukan kebutuhan serta harapan masing-masing pihak berkepentingan. Pihak berkepentingan antara lain masyarakat, pengadilan, aparat pemerintah terkait, dan lembaga penunjang lainnya. Organisasi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan pelayanan yang cepat, biaya ter

Diunggah oleh

Yudo Darmanto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tgl.

Pelatihan :

Nama Organisasi :

LEMBAR KERJA 2 - PIHAK BERKEPENTINGAN

Identifikasi seluruh pihak berkepentingan yang mempengaruhi produk/jasa organisasi !

Contoh:
Klasifikasi Pihak Berkepentingan
No. Pihak Berkepentingan (pilih salah satu)
Kunci Utama Penunjang
1. Masyarakat pencari keadilan (para pihak) x
2. Pengadilan Tinggi Agama X x
3. Badan Peradilan Agama x
4. Mahkamah Agung RI x
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, sesuai
5. x
wilayah yuridiksi
6. Bank x
7. Posbakum (Pos Bantuan Hukum) x
8. Kantor POS x
9. RRI ( Radio Republik Indonesia ) x
10. x
Advokat ( Pengacara )
x
KPKNL ( Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan x
11.
Lelang )
12. KPPN ( Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara ) x
13. TASPEN ( Tabungan Pensiun ) x
14. DJPP ( Direktorat Jendral Perbendaharaan ) x
Instansi Pemerintah Daerah yang menangani x
15.
kepegawaian PNS

Hasil identifikasi:
Klasifikasi Pihak Berkepentingan
No. Pihak Berkepentingan (pilih salah satu)
Kunci Utama Penunjang
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Berdasarkan identifikasi pihak berkepentingan di atas, tentukan kebutuhan dan harapan


pihak berkepentingan pada tabel berikut !

Contoh:
Pihak Strategi Organisasi Memenuhi
No. Kebutuhan dan Harapan
Berkepentingan Kebutuhan dan Harapan
1. Masyarakat pencari Permohonan/gugatan dapat Penggunaan SDM yang
keadilan (para segera (cepat) diputuskan kompeten, penetapan dan
pihak) pengembangan SOP bidang
kepaniteraan dan bidang

LK 2 - 1
Pihak Strategi Organisasi Memenuhi
No. Kebutuhan dan Harapan
Berkepentingan Kebutuhan dan Harapan
kesekretariatan, penerapan
teknologi informasi yang handal
dan mendukung layanan
masyarakat pencari keadilan.
2. Biaya perkara terjangkau Perhitungan biaya perkara
berdasarkan pada peraturan
perundangan yang berlaku.
3. Dikabulkannya prodeo (DIPA) Perencanaan anggaran sesuai
dengan estimasi kebutuhan
prodeo wilayah yuridiksi.
4. Persidangan perkara tepat Penetapan, pengembangan, dan
waktu dan transparan pemantauan pelaksanaan SOP
bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
5. Putusan memenuhi rasa Telaah berkas perkara harus
keadilan jelas subyek dan obyek
hukumnya.
6. Hasil produk pengadilan Penetapan, pengembangan, dan
diterima tepat waktu pemantauan pelaksanaan SOP
bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
7. Pengadilan Tinggi Meningkatnya penyelesaian Penyediaan dan penggunaan
Agama X, Badan perkara yang sederhana, tepat SDM yang kompeten.
Peradilan Agama, waktu, transparan dan
Mahkamah Agung akuntabel
RI
8. Meningkatnya penyelesaian Penetapan, pengembangan, dan
perkara dalam jangka waktu 5 pemantauan pelaksanaan SOP
bulan bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
9. Meningkatnya pelayanan Penetapan, pengembangan, dan
perkara miskin dan terpinggirkan pemantauan pelaksanaan SOP
yang diselesaikan secara tepat bidang kepaniteraan berjalan
waktu sesuai ketentuan.
10. Meningkatnya pelayanan Penetapan, pengembangan, dan
perkara miskin dan terpinggirkan pemantauan pelaksanaan SOP
yang mendapatkan layanan bidang kepaniteraan berjalan
Posbakum secara tepat waktu sesuai ketentuan.
11. Meningkatnya penyelesaian Penerapan teknologi informasi
putusan/penetapan secara tepat yang mendukung pelayanan,
waktu yang diunggah ke website penyediaan SDM yang
diperlukan.
12. Meningkatnya penyelesaian Penetapan, pengembangan, dan
minutasi berkas perkara tepat pemantauan pelaksanaan SOP
waktu bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
13. Meningkatnya administrasi Penetapan, pengembangan, dan
penerimaan perkara yang efektif, pemantauan pelaksanaan SOP
efesien dan akuntabel bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
14. Meningkatnya penyelesaian Penetapan, pengembangan, dan
administrasi putusan perkara yang pemantauan pelaksanaan SOP
efektif, efesien dan akuntabel bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
15. Meningkatnya pelayanan Penetapan, pengembangan, dan
penyampaian salinan/putusan pemantauan pelaksanaan SOP

LK 2 - 2
Pihak Strategi Organisasi Memenuhi
No. Kebutuhan dan Harapan
Berkepentingan Kebutuhan dan Harapan
tepat waktu bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
16. Meningkatnya penerbitan akta Penetapan, pengembangan, dan
cerai secara cepat dan tepat waktu pemantauan pelaksanaan SOP
bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
17. Meningkatnya pelayanan Penetapan, pengembangan, dan
penyerahan akta cerai secara pemantauan pelaksanaan SOP
cepat dan tepat waktu bidang kepaniteraan berjalan
sesuai ketentuan.
18. Kantor Urusan Diterimanya salinan putusan Intensifikasi koordinasi
Agama (KUA) cerai gugat/cerai talak kemajuan laporan perkara ke
Kecamatan, sesuai unit satuan kerja internal
wilayah yuridiksi Pengadilan Agama X
19. Instansi Sidang perkara digelar dengan Sosialisasi ketentuan peraturan
Pemerintah Daerah memperhatikan ketentuan izin dari Mahkamah Agung kepada
yang menangani perceraian PNS, yaitu dengan Majelis Hakim yang menangani
kepegawaian PNS memperoleh izin atau perkara cerai gugat/cerai talak.
penolakan dari pejabat yang
berwenang untuk melakukan
perceraian
20. Adanya tembusan salinan Akta Intensifikasi koordinasi dan
Cerai pegawai yang menjadi komunikasi kemajuan laporan
tanggung jawabnya perkara unit satuan kerja
internal Pengadilan Agama X

Hasil identifikasi:
Pihak Strategi Organisasi Memenuhi
No. Kebutuhan dan Harapan
Berkepentingan Kebutuhan dan Harapan
1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

LK 2 - 3
Pihak Strategi Organisasi Memenuhi
No. Kebutuhan dan Harapan
Berkepentingan Kebutuhan dan Harapan
12.

13.

LK 2 - 4

Anda mungkin juga menyukai