Anda di halaman 1dari 6

TUGAS FARMAKOKINETIKA

DIGOKSIN

DISUSUN OLEH
Luthfi Faishal Alfaruq
3351162007
APOTEKER A

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI
CIMAHI
2016
SIFAT FISIKOKIMIA
Digoksin adalah glikosida kardiotonik yang diperoleh dari daun Digitalis lanata Ehrhart
(Familia Scrophulariaceae). Mengandung tidak kurang dari 95,0% dan tidak lebih dari
101,0% C41H64O14 dihitung terhadap zat yang telah dikeringkan.
1. Struktur Digoksin

2. Rumus Kimia : C41H64O14


3. BM : 780,95
4. Pemerian : Hablur, jernih hingga putih atau serbuk hablur; putih; tidak berbau.
5. Kelarutan : Praktis tidak larut dalam air dan dalam eter; mudah larut dalam
piridin; sukar larut dalam etanol encer dan dalam kloroform.
6. Titik leleh :

FARMAKOLOGI
MEKANISME KERJA
Pada gagal jantung, digoksin akan meningkatkan kontraksi dengan menghambat pompa
natrium atau kalium ATPase di sel-sel miokardium yang kemudian menstimulasi masuknya
kalsium melalui pompa natrium-kalsium.

INDIKASI DAN DOSIS


Gagal jantung : 0,125 0,25mg/hari PO/IV, dosis yang lebih tinggi mungkin
diperlukan 0,375 0,5mg/hari
Gunakan dosis terendah (0,125mg/hari) untuk pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau
pasien dengan bobot badan rendah
Konsentrasi efektif : > 0,8 ng/mL
Konsentrasi toksik : > 2 ng/mL
FARMAKOKINETIK
ABSORPSI
Bioavailbilitas : 60 - 80% (tablet); 70-85% (eliksir)
Onset : 0,5 2 jam (PO) untuk efek awal dan 2-6 jam untuk efek maksimal
5 30 menit (IV) untuk efek awal dan 1,5 4 jam untuk efek
maksimal
Durasi : 3 4 hari
Waktu puncak : 1 3 hari (PO)
dalam serum
DISTRIBUSI
Ikatan Protein : 20 - 25%
Volume Distribusi : 6 7 L/kg
METABOLISME
Digoxin dimetabolisme di hati
Metabolit aktif : Digoxigenin bisdigitoxoside dan Digoxigenin monodigitoxoside,
EKSKRESI
t1/2 : 1 3 hari
Klirens : 130 67 mL/menit
Ekskresi melalui urin 57 80%; melalui feses 9 13%

CONTOH SOAL
1. Udin adalah seorang pria penderita CHF yang berusia 55 tahun dengan BB 70 kg dan
memiliki kreatinin serum 1,8 mg/dL. Hitunglah dosis pemeliharaan digoksin untuk
mencapai konsentrasi plasma rerata 1 g/L jika diketahui fraksi dosis digoksin sama
dengan 1 dan bioavailbilitas tablet digoksin 0,65
Diketahui :
BB pasien = 70 kg
Umur = 55 tahun
SCr = 1,8 mg/dL
Css rerata = 1 g/L
F = 0,65
S=1
Ditanyakan :
Dosis pemeliharaan ?
Jawab :
Penentuan Kreatinin Klirens
(140) ()
Clcr = (72)()
(14055) 70
Clcr = (72)(1,8 /)

Clcr = 45,91 mL/menit


Penentuan Klirens Total
Cltotal = (0,33 mL/kgBB/menit x BB) + (0,9 x Clcr mL/menit)
= (0,33 mL/kgBB/menit x 70) + (0,9 x 45,91 mL/menit)
Cltotal = 64,41 mL/menit
Penentuan Dosis Pemeliharaan

Dosis pemeliharaan = ()()

64,41 106 1440

= 1 0,65

Dosis pemeliharaan = 0,142 mg

2. Waktu paruh eliminasi digoksin adalah 46 jam dengan Vd sama dengan 35% berat badan.
Rentang teurapetik yang umum diberikan untuk digoksin 0,5-0,9 g/L. Toksisitas obat ini
sering teramati pada konsentrasi serum lebih besar dari 2 ng/mL. Hitung aturan dosis
(dosis IV ganda) yang akan mempertahankan konsentrasi dalam serum antara 0,5-0,9 g/L
pada pasien dengan bobot badan 90 kg?
Diketahui :
t = 46 jam
BB = 90 kg
Vd = 35% BB (7L) => 220,5 L = 220.500 ml
Cmax = 0,9 g/L = 0,9 g/mL
Cmin = 0,5 g/L = 0,5g/ml
Ditanyakan :
D0 yang mempertahankan konsentrasi dalam serum antara 0,5-0,9 g/L
Jawab :
Penentuan Kecepatan Eliminasi
0,693
Ke = 1

2

0,693
Ke = 46

Ke = 0,015 /jam
Penentuan Frekuensi Pemberian (t)

1
( ) = .

0,9 1
( ) = (0,015)
0,5
1
1,8 = (0,015)

e(0,015 )t = 0,55

-0,015 t= - 0,598

t = 39,97 jam

Penentuan Dosis (D0)


0/
Cmax =1 .

0/220.500
0,9 =1 0,015 39,97

0,9 x 0,451 = D0/220.500

D0 = 89.500,95 g/ml => 89.50095 g/ml => 0,0895 mg/ml

Penentuan Cmin dan Cav untuk menentukan keefektifan dosis

(/)
=
1
89.500,95 (0,015)(39,97)
( )
220.500
Cmin= (0,015)(39,97)
1

Cmin = 0,22 / 0,451 = 0,5 g/ml



Cav=

89.500,95
Cav = 220.500 0,015 39,97
Cav = 0,677 g/ ml

3. Pasien Sahat Albertyi adalah seorang pria yang berusia 69 tahun dengan berat badan 80 kg
dilaporkan mengkonumsi digoksin 0,25 mg secara oral. Pada hari ia masuk rumah sakit,
kadar digoksin yang terukur adalah 1,7 g/L dan setelah 2 hari kadar digoksin dalam
darah diukur kembali dan diperoleh hasil sebesar adalah 2 g/L. Karena konsentrasi
digoksin yang diamati lebih besar dari pada kadar yang diprediksikan (1,3 hingga 1,4
g/L). Berapakah nilai klirens digoksin dan konsentrasi digoksin pada keadaan tunak
selanjutnya yang diharapkan pada pasien Sahat Albertyi apabila regimen dosis yang
diberikan sekarang adalah 0,25 mg/hari dan jika bioavailbilitas digoksin 0,85, fraksi dosis
digoksin 1 dan volume distribusi digoksin 800 L.
Diketahui :
C1 = 0,9 g/L
C2 = 1,8 g/L
Vd = 800 L
F = 0,85
S=1
Jawab :
Penentuan Konsentrasi Rata-Rata
1+2
Crerata = 2
1,7 + 2
Crerata = 2

Crerata = 1,85 g/L


Penentian Klirens (Cl)

((21) )

Cl =
800
1 0,85 250 ((2 1,7) )
2
Cl = 1,35

Cl = 92,5 L/hari