Anda di halaman 1dari 3

Jurnal Eksperimen Fisika I

Semester Genap T.A.2016 - 2017


Universitas Muhammadiyah Makassar

SPEKTRUM ATOM HIDROGEN


Prodi Pendidikan Fisika Unismuh Makassar
Fitriani Drs. H. Abd. Rahman Rahim
Universitas Muhammadiyah Makassar
Jalan Sultan Alauddin Makassar
fitrianiphysics@gmail.com

ABSTRAK
Fitriani.2017. Spektrum Atom Hidrogen. Jurnal Praktikum Eksperimen Fisika 1. Jurusan Pendidikan Fisika.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.Universitas Muhammadiyah Makassar.Dibimbing oleh Drs. H. Abd.
Rahman Karim.
Pada dasarnya praktikum ini bertujuan untuk menentukan Panjang Gelombang, Konstanta Rydberg dan
Konstanta Planck berdasarkan Spectrum Diskrit Atom Hydrogen.Metode yang digunakan pada percobaan I yaitu
dengan mengatur spectrometer optic sehingga siap digunakan, kemudian menyalakan power supply tabung
hydrogen dan menaikkan tegangannya secara perlahan hingga tabung tampak menyala dengan terang. Pada
kegiatan II yaitu terlebih dahulu menentukan jarak antar celah (d) kisi difraksi yang digunakan, memutar bagian
teleskop pada spektrometer optic kearah kanan secara perlahan hingga teramati garis warna mulai dari ungu, nila,
biru, hijau, kuning, jingga, dan merah pertama pada orde 1 (n=1), kemudian membaca penunjukan skala
padaspektrometer sebagai kanan, dan dengan cara yang sama dengan mengamati garis-garis warna berikutnya
pada orde 2 (n=2) serta mencatat setiap penunjukan skalanya sebagai kanan, selanjutnya, memutar teleskop
pada spectrometer optikmsecara perlahan kearah kiri dan melakukan prosedur kerja yang sama pada pembacaan
kiri. Sehingga dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa besar panjang gelombang untuk
setiap warna berbeda-beda, Konstanta Rydberg dan Konstanta Planckyang diperoleh tidak jauh berbeda dengan
nilai pada teori.

Kata kunci: Spektrum atom hydrogen, panjang gelomban, Konstanta Rydberg, Konstanta Planck

I. PENDAHULUAN
A. Latar belakang C. Tujuan Percobaan
Jika sebuah gas diletakkan didalam tabung 1.untuk mengetahui panjang gelombang berdasarkan
kemudian dialiri arus listrik ke dalam tabung gas maka spectrum diskrit atom hydrogen
akan memancarkan cahaya. Cahaya yang dipancarkan 2. untuk mengetahui konstanta Rydberg dan konstanta
oleh setiap gas berbeda pancarannya.Dalam bentuk Planck berdasarkan spectrum diskrit atom hydrogen?
spectrum garis dan bukan spectrum
D. Manfaat Percobaan
kontinu.Kenyataannya bahwa gas memancarkan
Dengan diadakannya ekperimen tentang Spektrum
cahaya dalam bentuk gas spectrum garis, dan diyakini Atom Hidrogen dapat menambah pengetahuan, dapat
berkaitan erat dengan spectrum atom mengetahui cara kerja alat yang digunakan, serta
hydrogen.Dimana spectrum garis membentuk suatu praktikan dapat mengetahui cata menentukan panjang
deretan warna cahaya dengan panjang gelombang gelombang, konstanta Rydberg dan konstanta planck
yang berbeda. berdasarkan spectrum diskrit atom hydrogen.
Namun hal diatas hanya menjadi pengetahuan dasar II. LANDASAN TEORI
saja secara teorinya.Untuk membuktikan itu maka Garis spectrum atom adalah garis-garis gelap atau cerah
dilakukan suatu percobaan yang berjudul Spektrum yang ada dalam suatu spectrum yang sepatutnya seragam
Atom Hidrogen. dan berurutan, yang menyebabkan kekurangan atau
kelebihan foton dalam suatu frekuensi yang sempit,
B. Rumusan Masalah berbanding dengan frekuensi yang berdekatan. Adapun
1.Bagaimana cara menentukan panjang gelombang Jenis-jenis spectrum :
berdasarkan spectrum diskrit atom hydrogen?
1. Spectrum emisi adalah adanya zat padat ataupun zat
2.Bagaimana cara menentukan konstanta Rydberg dan
konstanta Planck berdasarkan spectrum diskrit atom cair pada suhu tertentu. Atom-atomnya memancarkan
hydrogen?
energy radiasi dengan penjang gelombang tertentu 3. Mengamati dari arah teleksop, jika berkas garis
saja. cahaya terlalu ke bawah atau ke atas, maka
2. Spectrum atom absorpsi adalah cahaya putih sebagai mengatur meja spectrometer
gelombang elektromagnetik memancarkan energy 4. Memulai dengan memutar teleskop dengan
dalam bentuk spectrum emisi. Jika cahaya putih sangat perlahan kearah kanan dan amati
melalui gas, gas akan menyerap energy cahaya spectrum/garis warna yang Nampak. Maka
akan terliaht serangkaian garis-garis warna
tersebut dalam bentuk spectrum absorpsi. Spectrum
mulai dari ungu, nila, biru, hijau, kuning,
atom absorpsi terjadi/terdiri dari latar belakang yang
jingga, dan merah. Deretan warna ini terlihat
terang yang ditumbangi oleh garis gelap yang
berulang jika teleskop terus diputar kea rah
bersesuaian dengan panjang gelombang yang diserap.
kanan. Rangkaian garis-garis warna pertama
Zat yang beradiasi yang memancarkan spectrum yang terlihat disebut dengan orde 1 (n=1),
emisi. Zat tersebut merupakan zat yang baik untuk rangkaian garis-garis warna kedua disebut orde
mengabsorpsi spektrumnya. 2 (n=2) dan seterusnya. Rangkaian garis-garis
warna ini akan terlihat simetrinya jika teleskop
III. METODE EKSPERIMEN diputar kea rah kiri.
A. Alat dan bahan 5. Mengembalikan teleskop ke posisi awal.
1. Power Supply 3-5 kV Selanjutnya, memutar teleskop kea rah kanan
2. Tabung Hidrogen secara perlahan hingga mengamati garis warna
3. Spectrometer Oprik pertama sampai warna ke tujuh (ungu-merah)
4. Kisi Difraksi pada orde 1 (n=1). Mengimpitkan tanda benang
vertical pada teleskop dengan garis warna ungu
B. Prosedur Kerja dan seterusnya sampai warna merah serta baca
Kegiatan 1 penunjukan skala spectrometer sebagai
1. Menyalakan high voltage power supply tabung kanan.
hydrogen dan menaikkan tegangannya secara 6. Memutar teleskop ke arah kiri hingga
perlahan hingga tabung tampak menyala mengamati garis warna pertama sampai warna
dengan terang ke tujuh (ungu-merah) pada orde 2 (n=2). Baca
2. Mengatur spectrometer optic sedemikian rupa sebagai kiri.
sehingga celah pada ujung kalimator tepat
berhadapan dengan tabung pada jarak 1cm
3. Tanpa kisi difraksi, meluruskan posisi IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
kalimator dan teleskop spectrometer optic A. Hasil
4. Melihat kearah teleskop, anda seharusnya 1. Hasil Pengamatan
melihat sebuah garis cahaya vertical.
1
mengimpitkan garis cahaya tersebut dengan NST Spektrometer = = 0.1
10
benang vertical pada teleskop.
5. Jika cahaya tersebut terlalu tebal atau terlalu Table 1. Hasil Pengamatan Spektrum Atom Hidrogen
tipis, mengatur lebar celah kalimator dengan Jarak antara celah kisi difraksi d = 1 x 10-5m
memutar bolak balik sekrup pada ujungnya.
Jika garis cahaya tersebut kurang jelas dan Orde Warna Rata-
Kanan Kiri
tegas, mengatur focus teleskop Spektrum Spektrum rata ()
() ()
6. Pada posisi tersebut, memutar piringan skala Ungu 2.5 2.6 2.6
utama spectrometer dengan perlahan hingga Nila 2.7 2.8 2.8
titik nol skala nonius tepat berimpit dengan Biru 2.9 3.3 3.1
titik nol skala nonius pada sisi kanan dan titik
nol skala utama dengan 180 pada sisi kiri.
1 Hijau
Kuning
3.2
3.3
3.4
3.5
3.3
3.4
Masing-masing nilai ini disebut sudut acuan Jingga 3.5 3.6 3.6
(). Spectrometer siap digunakan. Merah 3.7 3.8 3.8
Kegiatan 2 Ungu 5.2 5.4 5.3
Nila 5.5 5.7 5.6
1. Menentukan terlebih dahulu jarak antar celah Biru 6.0 6.3 6.2

2.
(d) kisi difraksi yang digunakan
Menempatkan kisi sedemikian rupa di antara
2 Hijau
Kuning
6.5
6.7
6.6
6.8
6.6
6.8
teleskop dan kalimator dan mengunci Jingga 7.2 7.2 7.2
Merah 7.5 7.7 7.6

B. Pembahasan Pada table hasil analisi data, diperoleh panjang


gelombang untuk setiap warna.Panjang gelombang
untuk setiap warna yaitu ungu, nila, biru, hijau, warna atom hydrogen, konstanta Rydberg dengan
kuning, jingga, dan merah.Masih berada dalam menggunakan deret balmer dan nilai konstanta
rentang warna spectrum sesuai dengan teorinya. planck.
Panjang gelombang untuk warna ungu yaitu 4.5 x
10-7 m, tingkat ketelitiannya 96%.Panjang
gelombang warna ungu masih berada dalam rentang V. PENUTUP
warna spectrum dalam teori yaitu 400nm- A. Kesimpulan
450nm.Hal ini terjadi karena warna ungu masih 1. Spectrum diskrit atom hydrogen berupa spectral
mudah diamati dan dapat dibedakan dengan warna (garis-garis) warna yang terdiri dari warna
lainnya.Panjang gelombang untuk warna nila yaitu Ungu, Nila, Biru, Hijau, Kuning, Jingga, dan
4.9 x 10-7 m dengan tingkat ketelitian 96% dan Merah.
masih berada dalam rentang warna spectrum, 2. Dari analisis didapatkan bahwa ada banyak
dimana pada teorinya yaitu 450nm-470nm.Hal ini warna panjang gelombang yang sesuai denga
masih juga terjadi karena warna nila masih mudah rentang warna pada teori yaitu Ungu, Nila,
diamati.Panjang gelombang warna biru adalah 5.4 x Biru, Hijau, Kuning, Jingga, dan Merah.
10-7 m dengan tingkat ketelitian 96% dan masih 3. Untuk konstanta Rydberg memiliki nilai yang
berada dalam rentang warna spectrum, dimana pada hampir sama dengan nilai teorinya dan untuk
teorinya yaitu 470nm-495nm.Hal ini terjadi karena konstanta planck memiliki nilai yang sedikit
biru masih mudah diamati dan sibedakan dengan berbeda dengan teorinya. Hal ini dikarenakan
warna lainnya.Begitupun untuk warna hijau, praktikan kurang teliti dalam pengambilan data.
kuning, jingga dan merah masihberada dlam rentang
warna spectrum. Jika rentangnya menurut deret B. Saran
lyman. 1. Diharapkan praktikanpada saat melakukan
Untuk konstanta Rydberg dan konstanta planck praktikum harus dengan teliti membaca skala
yang diperoleh dari hasil praktikum dan hasil analisi pada spectrometer agar data yang diperoleh
yaitu konstanta Rydberg pada hasil praktikum yaitu akurat
0.91 x 107 m-1sedangkan pada teorinya yaitu 1.097 x 2. Praktikan harus teliti dalam menempatkan
107 m-1, nilai yang diperoleh saat praktikum atau benang vertical pada spectrum warna yang
prakteknya mendekati nilai teorinya. Tingkat dicari agar pembacaan dan penunjukan skala
ketelitiannya 91% dan tingkat ketepatannya tidak salah
90%.sedangkan untuk konstanta planck nilai yang 3. Praktikan harus bekerja sama dengan rekan
diperoleh saat praktikum yaitu 7.10 x 10-34Js dan kerja
nilai pada teorinya yaitu 6.63 x 10-34 Js, dan nilainya
sudah melewati nilai teori dari konstanta planck. VI. UCAPAN TERIMA KASIH
Hal ini mungkin karena kurangnya ketelitian pada
saat melakukan percobaan. DAFTAR PUSTAKA
Berdasarkan percobaan ini, kita dapat
membuktikan panjang gelombang untuk setiap