Anda di halaman 1dari 2

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

FOGGING FOKUS

No. Dokumen : SPO-01/WMM-......./03-2015

Tgl. Terbit : ......................20...


Ditetapkan Oleh :
SOP No. Revisi : ...................... Kepala Puskesmas
: Mulai diberlakukan Kecamatan Johar Baru
PUSKESMAS Mulai Berlaku
KECAMATAN dokumen
Halaman dr. Johana Tataung
JOHAR BARU : ..Jlh Hal. Dokumen...... NIP. 1959031719911032002

1. Pengertian Kegiatan pemberantasan nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)


disuatu wilayah dengan hasil Penyelidikan Epidemiologi Positif menggunakan
insectisida dalam bentuk asap dengan radius 100 meter sebanyak 2 siklus
dengan interval 1 minggu.
2. Tujuan Fogging Fokus dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Demam
Berdarah Dengue (DBD) dan mencegah terjadinya KLB dilokasi tempat tinggal
penderita DBD dan rumah/bangunan sekitar serta tempat-tempat umum
berpotensi menjaadi sumber penularan DBD lebih lanjut.
3. Kebijakan SK Kapuskes
4. Referensi Pergub No 648 Tahun 2016 dan Modul Pengendalian Demam Berdarah Dengue
2014
5. Alat dan 1. Alat :
bahan a. Mesin fogging
b. Pakaian Kerja
c. Masker
d. Sarung Tangan
e. Kaca Mata Safety
f. Helm/ Topi
g. Sepatu
h. Gelas Ukur
i. Corong Plastik
2. Bahan :
a. Pelarut (Pertamina Dex)
b. Insectisida
c. Bahan Bakar
6. Langkah 1. Mempersiapkan alat dan bahan pelaksanaan fogging.
langkah 2. Mencampurkan insektisida sesuai dengan dosis yang ditentukan ke dalam
Pelarut (Pertamina Dex) menggunakan gelas ukur yang sudah disediakan
dan pastikan insektisida tercampur rata.
3. Memasukan BBM (Pertamax) kedalam tangka bahan bakar dan
memastikannya terisi penuh sebelum mesin fogging digunakan.
4. Memasukan insectisida yang sudah dilarutkan kedalam tangki insektisida
dan menutupnya kembali dengan dengan rapat.
5. Memastikan bagian-bagian mesin seperti pipa larutan, tabung pengasap,
tutup tangki bahan bakar, tangki insektisida sudah terpasang dengan benar
serta kencangkan semua mur dan baut.
6. Hidupkan mesin fogging dengan memompa dan mengatur tombol kran
bensin secukupnya, apabila mesin dalam keadaan baik akan segera hidup
segera hidup.
7. Tunggu beberapa saat sampai mesin hidup dengan sempurna dan buka kran
larutan insektisida, maka larutan akan mengalir dan segera tersembur dalam
bentuk asap.
8. Pengsapan dimulai dari rumah bagian belakang lalu depan dan untuk rumah
yang bertingkat dimulai dari lantai atas dan dilakukan dengan radius 100
meter dari rumah penderita.
9. Selanjutnya di luar rumah jangan melawan arah angin, bila angin berlawanan
dengan arah dengan penyemprot, moncong mesin fogging diarahkan ke
belakang membentuk sudut < 30(hampir sejajar dengan permukaan tanah).
10. Selesai fogging, semua bagian yang terkena larutan/cairan bahan kimia
harus dibersihkan dan kosongkan tangki bahan bakar serta tangki
insectisida. Biarkan mesin dingin kembali.
11. Pengasapan dilakukan 2 siklus dengan interval waktu 5-7 hari.

1. Program Kesehatan Lingklungan


2. Program Surveilans
7. Unit Terkait
3. Seksi Kesmas Kelurahan
4. RT, RW dan Kelurahan yang bersangkutan.
1. Pergub No 648 Tahun 2016
8. Dokumen 2. Pergub No 63 tahun 2011
terkait 3. Modul Pengendalian Demam Berdarah Dengue 2014

Anda mungkin juga menyukai