Kunci TOEFL Structure
Kunci TOEFL Structure
Urutan kalimat yang benar adalah subject + verb + (complement) + (modifier). Jadi kalimat (D) sudah pasti
salah karena tidak sesuai aturan baku. Sedangkan pada kalimat (A), is being lived tidak mungkin pada model
struktur verbal. Kemudian kalimat (B) dapat diabaikan karena kata does dan in the tidak penting berada
dalam kalimat model ini. Jadi jawaban yang benar adalah (C).
During the Daytona, the lead car .., leaving the others far behind.
(A) Forwarded rapidly
(B) Advanced rapidly
(C) Advanced forward rapidly
(D) Advanced in a rapidly manner
Setelah subject the lead car tentunya Anda akan membutuhkan verb untuk melengkapi kalimat tersebut.
Kata forward bukan merupakan verb, jadi jawaban (A) salah. Lalu jawaban (B) adalah benar verb + adverb
rapidly. Jawaban (C) berlebihan karena advanced artinya move forward, sedangkan jawaban (D) tidak tepat
karena rapidly harusnya digunakan sebagai bentuk adjective.
In the(A) United States, there(B) are much(C) holidays throughout the(D) year.
Dalam kalimat ini tampak bahwa kata much dapat dikategorikan sebagai non-count
nouns sedangkan kata holidays merupakan count noun.
Jadi kata yang salah adalah (C) yang harusnya diganti dengan kata many.
Melihat keseluruhan konteks dalam kalimat tersebut, maka jelaslah bahwa yang dimaksud disini
adalah tomatoes dalam bentuk plural. Maka dari itu, pasangan yang sesuai setelah bentuk plural
adalah singular. Jadi jawaban (B) salah dan harusnya diganti dengan kata singular grow.
Terdapat dua sesi tes yang dapat digunakan sebagai strategi untuk melihat kecenderungan tersebut. Dua
diantaranya yaitu structure dan written. Pada dua sesi tersebtu akan diujikan berbagai materi TOEFL
berkaitan dengan grammar. Seperti yang kamu tahu, bahwa grammar memiliki banyak model sehingga
terkadang menyulitkan peserta.
Selain dikarenakan banyaknya model grammar, penggunaan pada saat sesi writing pun harus dituliskan
dengan tepat. Namun, pada pengamatan pada saat tes, ada beberapa Materi TOEFL structure yang paling
banyak atau sering dikeluarkan dalam ujian. Jika dilihat dari sisi kosa kata memang sangat luas, namun pola
grammar yang dibuat dalam setiap tes akan sama.
Ada beberapa Materi TOEFL yang akan diujikan. Hal tersebut terdiri atas:
1. Auxiliary Verb
Auxiliary verb merupakan kata kerja yang diletakkan sebelum kata kerja utama pada sebuah kalimat.
Tujuannya yaitu untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama. Materi TOEFL auxiliary verb terdiri dari
dua yaitu primary dan modal. Primary dapat terdiri dari be, do, dan have sedangkan modal auxiliary terdiri
yaitu can, could, may, might, will, would, shall, should, must, ought to.
2. Comparison
Materi TOEFL ini berupa perbandingan kata. Materi TOEFL ini sering kali ditemui pada sesi structure. Jika
ingin menguasai bahasa inggris, maka kamu juga harus memahami mengenai comparison ini. Perbandingan
kata ini berupa membandingkan kualitas dari dua hal atau lebih.
1. Membandingkan dua hal atau lebih yang memiliki derajat, kualitas, atau ukurannya sama. Contohnya:
Zie drawing as beautiful as her father.
2. Membandingkan dua hal atau lebih yang memiliki derajat, kualitas, atau ukurang yang tidak sama. Hal
ini dimana salah satunya lebih baik dibanding dengan yang lainnya. Contoh: he is driving faster than
me.
3. Membandingkan satu hal (bisa benda atau orang) dengan grup, lingkungan, ataupun kelompoknya.
Contoh: Im the most smart student in class.
Ada banyak trik mengerjakan tes TOEFL. Namun pembahasan terakhir hanya akan menjelaskan mengenai
aturan penggunaan comparison. Beberapa aturan yang harus ditaati saat menggunakan comparison ini yaitu:
1. Jika hanya menyebutkan satu kata tanpa memberikan keterangan pada pembandingnya maka bisa
ditambahkan akhiran er tau est namun untuk sebagian kata, tidak dapat ditambahkan akhiran tersebut
sehingga harus ditambahkan more atau most di awal.
2. Apabila kata tersebut berakhiran dengan huruf e, maka huruf tersebut harus dihilangkan. Sehingga
ditambahkan akhiran er atau est akan ada satu huruf e.
3. Ketika akhirannya huruf y maka harus diganti dengan huruf i. Dengan demikian, kata terakhirnya
bukan yer melainkan ier atau iest.
4. Apabila ada kata sifat yang memiliki huruf vocal yang berada diantara dua konsonan maka konsonan
(huruf mati) yang terakhir ditulis dua kali. Contoh: hot menjadi hotter.
5. Terakhir yaitu ketika terjadi dua atau lebih perbandingan di mana kedua kata keterangan perbandingan
tersebut dituliskan, maka harus ditambahkan more atau most.
Bagi kamu yang tidak mau repot-repot untuk mengingat dan belajar grammar TOEFL secara keseluruhan,
maka kamu bisa mencatat beberapa hal penting. Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa
materi TOEFL telah dikhususkan untuk beberapa pembahasan maka pada grammar pun juga memiliki
materinya sendiri.
Pada pembahasan belajar grammar TOEFL kali ini kamu akan diinformasikan mengenai grammar apa yang
sering muncul pada ujian TOEFL. Ini tentu akan sangat berguna pada saat kamu melewati sesi structure dan
writing saat ujian. Informasi ini dapat digunakan untuk memaksimalkan persiapan kamu mengikuti tes.
Pada saat kamu telah mengetahui grammar apa saja yang akan diujikan tentu kamu tidak perlu susah-suah
menghabiskan banyak waktu untuk belajar grammar TOEFL. Dengan belajar fokus pada materi maka dapat
meningkatkan kepercayaan diri kamu pada saat menghadapi ujian. Jika sudah merasa paham maka proses
pengerjaaan soal pun bisa menjadi lebih santai.
Berikut ini ada beberapa hal yang harus kamu fokuskan pada saat belajar grammar bahasa inggris untuk
TOEFL:
Main Verb
Main verb merupakan kata kerja utama. Hal ini diperlukan dalam pola kalimat bahasa inggris. Subjek juga
tidak kalah pentingnya dengan main verb ini. Contoh: A aviation company with an indicator of high rate of
service (salah). Kalimat yang benar yaitu: A aviation company has an indicator of high rate of service.
Jawaban yang pertama salah karena main verb tidak ada. Kalimat tersebut hanya memiliki satu frasa.
Sedangkan pada kalimat kedua dikatakan benar karena memiliki main verb yang ditandai dengan munculnya
kata has.
Infinitive
Dalam belajar grammar TOEFL yang selanjutnya harus diperhatikan yaitu mengenai infinitive. Ini dilakukan
apa bila sebuah kata kerja apa bila diikuti dengan kata kerja lainnya maka akan memerlukan infinitive
sebagai kata pelengkap.
Beberapa kata kerja yang dimaksudkan yaitu: want, beg, mean, propose, require, advice. Struktur dari verb
ini yaitu: verb + to + v1 sebagai contoh I want to say that I miss you.
Ini dilakukan ketika terdapat kata kerja yang diikuti oleh verb lain, maka verb yang mengikuti tersebut
haruslah berbentunk Ving. Beberapa contoh kata kerja tersebut yaitu: finish, fancy, forgive, delay, resist,
risk, dll. Sturktur verb yang digunakan yaitu V + Ving.. Sebagai contohnya ialah My sister has finished
doing homework.
Conditional
Belajar grammar TOEFL selanjutnya ialah mengenai conditional. Biasa juga disebut dengan kalimat
pengandaian. Biasanya digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang bisa jadi terjadi namun bisa juga
tidak. Terdapat tiga rumus-rumus bahasa inggris untuk bentuk ini yaitu:
Grammar biasanya dikuasai bagi kamu yang ingin mengikuti tes TOEFL atau IELTS. Tinggi rendahnya
score yang didapat secara tidak langsung berpengaruh juga terhadap kemampuan berbahsa inggris kamu.
Inilah alasan mengapa belajar grammar TOEFL menjadi hal yang penting untuk kamu persiapkan sebelum
memulai tes.
Jika conversation diperlukan untuk keseharian yaitu berinteraksi dengan orang lain, maka grammar lebih
jauh dari itu. Ketika kamu menulis sebuah cerita, laporan yang bersifat akademis maka diperlukan
pemahaman dalam grammar. Jika tidak, maka tulisan kamu menjadi tidak beraturan dan tidak terstruktur.
Jika kamu memang berniat untuk mengejar nilai TOEFL atau IELTS maka sebaiknya kamu benar-benar
focus untuk belajar grammar TOEFL. Untuk mempersiapkan ini kamu lebih perlu mempersiapkan secara
matang kemampuan grammar yang kamu punya disbanding dengan belajar mengenai conversation.
Hal tersebut dikarenakan belajar grammar TOEFL bisa sekaligus belajar dari konverstion. Hal ini
dikarenakan jika kamu ingin belajar grammar maka pelajaran tersebut berasal dari percakapan yang ada
dalam teks buku maupun audio. Dengan demikian, pada saat kamu belajar mengenai grammar maka secara
otomatis akan belajar juga mengenai percakapan.
Balik lagi mengenai kenginan kamu untuk melanjutkan belajar ke luar negeri. Jika kamu menginginkannya
maka grammar ini nantinya akan berguna untuk proses interview. Dari cara kamu berbicara maka dapat
terlihat apakah kamu paham mengenai grammar ataupun tidak.
Cara cepat Mempelajari Materi TOEFL secara otodidak merupakan salah satu hal yang pasti diingikan
sebagian orang. Ada beragam cara yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris
secara otodidak. Bahkan sebagian orang juga melakukan persiapan untuk tes TOEFL sendiri dengan
mengandalkan internet atau buku.
Salah satu hal yang diperlukan sebelum kamu mengikuti tes TOEFL yaitu melakukan persiapan. Setiap
orang pasti ingin memperlajari TOEFL dengan cepat namun tetap mendapatkan hasil yang memuaskan.
Beberapa cara cepat belajar TOEFL yang dapat kamu lakukan yaitu:
a. Jika kamu memang benar-benar belajar secara otodidak maka cara cepat belajar TOEFL dapat kamu
lakukan dengan memahami materi yaitu dengan mencari silabus TOEFL. Silabus bisa kamu lihat dari buku
atau download materi TOEFL dari internet. Penggabungan keduanya bisa menjadi ide yang bagus karena
kamu akan semakin memperkaya referensi.
b. Ketika sudah banyak referensi yang didapatkan maka waktunya kamu memahami setiap materi yang ada.
Perbanyak juga berlatih karena ini akan membuat kamu semakin terampil dalam mengerjakan soal. Soal
yang beragam akan membuat kamu semakin siap menghadapi ujian yang sebenarnya.
c. Selain belajar melalui media online dengan cara download tes TOEFL atau melalui media cetak. cara
cepat belajar TOEFL lainnya yang dapat kamu lakukan yaitu dengan melakukan interaksi dengan orang lain.
Salah satunya melalui forum diskusi. Dengan adanya interaksi dengan orang lain, maka kamu dapat bertukar
ide sehingga bisa mendapat banyak pelajaran baru.
d. Setelah mencoba mendalami materi, maka kamu bisa langsung mencoba tes melalui situs online. Situs
online gratis dapat memberikan kepada kamu sedikit gambaran mengenai ujian yang sebenarnya seperti apa.
Meskipun terkadang sebagian soal yang terdapat pada tes online terlalu mudah, namun setidaknya dari sana
kamu bisa belajar.
e. Mengerjakan soal saja belum cukup. Cara cepat belajar TOEFL akan semakin lengkap jika kamu dapat
mengecek kembali apa yang sudah dikerjakan serta melihat jawabannya. Dari jawaban-jawaban tersebut
kamu dapat melihat di mana letak kesalahan serta kelemahan kamu. Sehingga untuk selanjutnya bisa lebih
baik lagi.
f. Belilah buku persiapan TOEFL yang ada di toko buku. Jika buku TOEFL nya terlalu tebal dan mahal maka
kamu bisa membeli buku mengenai strategi atau kiat mengerjakan tes TOEFL. Dari sini kamu dapat
mengetahui mengenai trik atau tips yang dapat dilakukan baik pada saat persiapan maupun pada saat tes.
g. Belajar selanjutnya dapat melalui alat atau perlengkapan elektronik. Ini merupakan cara cepat belajar
TOEFL di mana kamu dapat mensimulasi diri bagaimana tahapan listening ketika proses ujian berlangsung.
h. Terakhir yaitu cara cepat belajar TOEFL paling efektif yaitu melalui lembaga kursus atau persiapan tes.
Melalui lembaga ini persiapan kamu bisa lebih matang dibanding dengan jika kamu harus belajar sendiri di
rumah.
@firstclue
Hal pertama yang perlu anda ketehui adalah bagaimana mengindentifikasi
subject dalam sebauah kalimat, ini adalah modal dasar sebelum kita mambahas hal-
hal yang lain. Terdapat enam jenis kata yang dapat menjad subject, sebagai berikut:
Apa yang anda pahami setelah membaca kalimat dalam tabel diatas? Yup
tepat sekali pemahaman anda bila who dalam tabel diatas adalah clause
maker khusus untuk orang dan berfungsi sebagai subjek. Oleh karena itu, disebelah
kiri dari clausa Who harus orang seperti contoh yang ada dalam tabel diatas disebelah
kiri Who adalah English Learner. Clausa who diatas juga dapat berperan sebagai
subjek, oleh karena itu, sebelah kanan dari clause who diatas adalah verb prepares.
Jadi, yang perlu ditekankan di clue yang kedua ini adalah disebelah
kiri Who adalah people atau orang dan sebelah kanannya dari Who adalah verb
atau kata kerja.
Setelah anda membaca dan memahai penjelasan saya diatas, saya harap
anda dapat dengan mudah menjawab contoh structure TOEFL I ITP sebagai berikut:
1. It is good form to use the name of the person _______________
A) Who are greeting
B) You are greeting
C) Which you are greating
D) Greeting for you
Pada contoh soal diatas, terdapat kata person sebelum blank, sedangkan dalam
pilahan A, B dan C terdapat Verb atau kata kerja, D tidak terdapat subjek dan verb.
Sehingga anda memerlukan clause maker untuk menghubungkan verb yang ada.
Pilihan A adalah yang paling tepat karena terdapat clause maker who dan setelah itu
terdapat Verb are. Gampang bukan?
2. A partnership is an association of two or more individuals who ________ together to
develop a bussines
A) Worked
B) They work
C) Work
D) Working
Setelah anda dapat menjawab dengan mudah contoh soal nomor satu, saya
yakin anda dapat menjawab lenbih cepat dan tepat contoh yang kedua ini. Yup,
setelah clause makaer Who harus ada verb setelahnya. Jadi anda cukup
mengidentifikasi manakah verb yang tepat untuk clause maker who dalam soal
tersebut dan verb yang paling tepat dalam contoh yang kedua diatas adalah C.
Work.
2th tabel
Use Clause Example
maker
Clause maker berikutnya yang saya perkenalkan adalah Whose. Clause maker ini
tetap khusus digunakan untuk orang namun berfungsi sebagai possessive
(kepimilikan). Sehingga apabila anda perhatikan contoh pada table diatas, anda akan
menemukan Noun (kata benda) sebagai Noun yang dimiliki Yodi (subjek dalam
kalimat tersebut).
Contoh dalam tabel diatas sebenarnya gabungan dari dua kalimat sebagai
berik