0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
175 tayangan8 halaman

Tugas Lingga

Tiga dokumen tersebut membahas tentang: 1. Pengertian Freeware, Shareware, dan Open Source sebagai jenis perangkat lunak yang berbeda dalam hal kebebasan penggunaan dan penyebarluasan.

Diunggah oleh

Anisa Noor Hidayah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
175 tayangan8 halaman

Tugas Lingga

Tiga dokumen tersebut membahas tentang: 1. Pengertian Freeware, Shareware, dan Open Source sebagai jenis perangkat lunak yang berbeda dalam hal kebebasan penggunaan dan penyebarluasan.

Diunggah oleh

Anisa Noor Hidayah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Arti dari Freeware, Shareware,

Arti Freeware
Freeware adalah perangkat lunak bebas yang mengacu pada kebebasan para penggunanya
untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah dan
meningkatkan kinerja perangkat lunak.

Suatu program perangkat lunak bebas, hingga setiap pengguna memiliki semua dari
kebebasan tersebut.
Dengan demikian, kita seharusnya bebas untuk menyebarluaskan salinan program tersebut,
dengan atau tanpa modifikasi, secara gratis ataupun berbayar dalam penyebaran, kepada
siapapun dan dimanapun.

Kebebasan untuk melakukan semua hal di atas berarti kita tidak harus meminta atau pun
membayar untuk ijin tersebut.

Arti Shareware
Shareware adalah perangkat lunak yang membatasi penggunaannya dengan mengurangi
fitur-fitur tertentu atau membatasi masa penggunaannya selama jangka waktu tertentu.

Tujuan dari publikasi shareware adalah untuk berbagi fungsi dan keunggulan perangkat
lunak itu kepada konsumen sehingga konsumen bisa berkesempatan untuk mencoba secara
langsung perangkat lunak tersebut, untuk kemudian memutuskan tidak lagi memakai
software tersebut atau membeli versi penuhnya.

Arti Open Source

Mungkin kita pernah mendengar orang berbicara mengenai open source tapi kita tidak
mengerti apa itu open source. Sebelum saya menjelaskan tentang open source saya akan
menjelaskan pengertian source. Source adalah perintah-perintah yang digunakan untuk
membuat aplikasi. Jadi open source adalah source yang terbuka. Maksudnya bila kita bisa
mengetahui source penyusun suatu software maka itu disebut open source. Tapi tidak
cukup dengan hanya mengetahui saja tapi jika kita bebas menggunakan, mengembangkan,
menyebarluaskan atau menggandakan aplikasi tersebut tanpa harus membayar izin atau
lisensi kepada pembuat aplikasinya.
Open source software
Jika kita sudah mengerti apa itu open source selanjutnya saya akan menjelaskan tentang
open source software. Open source software adalah software yang
membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan
orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kesalahan
atau kekurangan pada software tersebut. Dan salah satu keunggulannya adalah Open
source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar
lisensi. Pada umumnya orang mendapatkan software ini dari internet.
Konsep open source software pada intinya adalah membuka source code dari sebuah
software. Dengan mengetahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain dapat
membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Open source hanya sebatas itu. Artinya,
tidak harus gratis. Kita bisa saja membuat perangkat lunak yang kita buka kode
sumbernya, mempatenkan algoritmanya, medaftarkan hak ciptanya, dan tetap menjual
perangkat lunak tersebut secara komersial.
definisi open source yang asli seperti tertuang dalam OSD (Open Source Definition) yaitu:
• Free Redistribution
• Source Code
• Derived Works
• Integrity of the Authors Source Code
• No Discrimination Against Persons or Groups
• No Discrimination Against Fields of Endeavor
• Distribution of License
• License Must Not Be Specific to a Product
• License Must Not Contaminate Other Software
Keberadaan open source software ini sangat ditunjang oleh internet. Mula-mula Open
source software diambil dari internet kemudian digunakan oleh orang dan diperbaiki
apabila ada kesalahan. Hasil perbaikan dari open source ini kemudian dipublikasikan
kembali melalui internet yang memungkinkan orang lain menggunakan dan
memperbaikinya. Dan begitulah seterusnya. oleh karena itu open source software akan
terus berkembang dan tidak mungkin ketinggalan jaman.
Dalam segi keamanan penggunaan open source software cukup aman. Jika kita
mengunakan software berlisensi kita tidak mungkin tahu apa saja perintah-perintah yang
terjadi ketika kita meng-klik tombol instalasi software tersebut di komputer kita. Bila
orang yang membuat software tersebut adalah orang jahat tentunya dia bisa menyisipkan
perintah untuk menyalin data-data pribadi kita melalui software lisensi yang dia buat.
Tentu kita tidak akan tahu maksud jahatnya bila belum melihat source yang dia buat
bukan?. Tapi jika kita mengunakan software open source kita dapat melihat semua source
dan perintah-perintah pemograman dengan jelas. Kita bisa mengetahui apakah ada kode
jahat didalam aplikasi tersebut.
contoh open source software
 PHP
 MySQL
 Linux
 Apache (web server)
 perl
 fetchmail
Setelah melihat posting yang saya buat mungkin sekarang anda lebih mengetahui tentang
open source. jika anda ingin memperdalam pengetahuan anda tentang open source anda
dapat bergabung dengan komunitas-komunitas/forum open source yang sekarang sudah
banyak di internet. Dan anda akan mengetahui info terbaru tentang open source.
Open Source menurut Wikipedia
adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu orang/lembaga pusat,
tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-
code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas
komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola
Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber
dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program
Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk
menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang
banyak.
Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan
mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang
cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang
lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan
ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung
jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.

http://erfancs15.blogspot.co.id/2013/01/arti-dari-freeware-shareware.html?m=1

Pengertian Firmware – Dalam dunia elektronik dan komputer ada sebuah istilah yang sering kita
temukan. Istilah ini menyangkut pada mati atau hidupnya sebuah perangkat, dia adalah firmware.
Firmware dikenal sebagai perangkat lunak yang terpasang pada sebuah perangkat keras. Namun
seperti apa detail dari pengertian firmware tersebut? Kami akan ulas pada artikel ini.
Pengertian Firmware
Pengertian Firmware adalah perangkat lunak atau bisa disebut sebagai program yang bersifat tetap,
yang tertanam pada unit perangkat keras seperti alat-alat elektronik, alat telekomunikasi dan
komponen-komponen komputer. Tidak ada batasan yang jelas yang dapat memisahkan antara
firmware dan software, hal ini dikarenakan keduanya merupakan istilah deskriptif yang cukup luas.
Namun meskipun begitu, firmware pada awalnya diciptakan sebagai perangkat lunak dengan tingkat
yang lebih tinggi, firmware yang tetanam pada sebuah perangkat keras dapat diubah tanpa harus
mengganti komponen dari perangkat keras itu sendiri.

Sifat dari firmware secara garis besar hampir sama dengan sistem operasi pada sebuah komputer.
Seperti yang kita ketahui, apabila sebuah komputer tidak memiliki sistem operasi maka komputer
tersebut tidak akan memberikan manfaat apa-apa, karena tidak mampu untuk menjalankan perintah-
perintah dari penggunanya. Namun tetap ada perbedaan antara firmware dengan sistem operasi. Yang
paling umum perbedaan tersebut terletak pada ketidakmampuan firmware untuk secara otomatis
berevolusi memperbaharui sendiri ketika ada permasalahan pada fungsionalitas.

Memodifikasi firmware pada sebuah perangkat keras bisa dilakukan, namun ada juga beberapa
firmware yang tidak bisa diubah. Hal tersebut tergantung kepada penggunaan jenis ROM. Ada dua
jenis ROM sebagai penyimpanan program firmware. Yaitu ROM yang bersifat read-only, perangkat
yang mengugnakan ROM jenis ini tidak bisa diubah firmwarenya. Dan ada juga ROM yang bersifat
read-write, yaitu semacam EEPROM atau Flash ROM, maka perangkat yang memakai ROM jenis ini,
firmwarenya bisa diubah seperti dilakukan pembaharuan.
Contoh Firmware
Firmware pada Produk Konsumen
 Sistem waktu dan kontrol pada mesin cuci
 Remote Control Televisi
 Pemutar lagu MP3 Player
 Kalkulator
Firmware pada Komponen Komputer
 BIOS
 UEFI
 Open Firmware
 ARCS pada komputer Silicon Graphic
 Kickstart
Firmware pada Router dan Firewall
 OpenWRT
 m0n0wall
 IPFire
Itulah yang bisa kami sampaikan untuk pengertian firmware dan contoh-contoh firmware. Semoga
dengan adanya artikel ini kita semua mendapat wawasan baru untuk istilah-istilah yang ada di dunia
teknologi, khususnya dunia komputer.

Pengertian Firmware dan Contoh Firmware


Kami menyadari dari pembahasan pengertian firmware ini masih terdapat banyak kekurangan. Maka
dari itu kami terbuka untuk menerima masukan dari anda jika terdapat kekeliruan kami dalam
menyampaikan materi tentang pengertian firmware dan contoh firmware ini.
http://www.mandalamaya.com/pengertian-firmware-dan-contoh-firmware/

1. Pengertian Software
Pengertian Software komputer adalah perangkat lunak komputer untuk mengkontrol perangkat
keras. Bisa juga diartikan sebagai data yang diprogram dan disimpan secara digital dalam bentuk
aplikasi, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan
ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud alias bekerja
dibelakang layar atau sistem.

Karena disebut juga sebagai perangkat lunak, maka sifatnya juga berbeda dengan perangkat
keras atau hardware, jika hardware adalah perangkat yang nyata yang dapat dilihat dengan jelas oleh
mata dan dipegang secara langsung oleh manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat
dipegang dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda
namun bisa untuk dioperasikan dan dijalankan. Nah sekarang bagaimana, apakah sudah mulai ada
gambaran mengenai pengertian dari software (perangkat lunak komputer)? Kalo sudah mulai ada
gambaran, sekarang kita lanjutkan pembahasannya ke jenis-jenis software dan pembagian software.

2. Jenis-jenis Software
Menurut jenisnya, software dapat dibedakan menjadi beberapa bagian diantaranya adalah sebagai
berikut :

A. Freeware
Freeware (perangkat lunak gratis) adalah perangkat lunak komputer yang memiliki hak cipta yang gratis
dan dapat digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dengan shareware yang mewajibkan pemakainya
membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fitur tambahan).
Para pengembang freeware biasanya membuat perangkat gratis "untuk disumbangkan kepada
komunitas", namun juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki
kontrol terhadap pengembangan aplikasi selanjutnya. terkadang jika para pengembang aplikasi
memutuskan untuk berhenti mengembangkan sebuah produkfreeware, mereka akan
memberikan source code(kode sumbernya) kepada pengembang lain atau mengedarkan kode sumber
tersebut kepada umum sebagai perangkat lunak bebas yang bisa dikembangkan secara bersama-
sama.

B. Shareware
Shareware adalah perangkat lunak yang disediakan untuk pengguna tanpa membayar secara uji coba
dan sering di batasi oleh kombinasi dari fungsi, ketersedian, atau kenyamanan. Jadi maklum saja kalo
anda menggunakan aplikasi ini tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal, karena aplikasi
yang shareware sebenarnya adalah aplikasi ujicoba.

Shareware sering ditawarkan sebagai aplikasi unduhan dari sebuah situs web yang disertai dengan
sebuah bacaan seperti koran atau majalah. Alasan di balik perangkat lunakShareware adalah
memeberikan pembeli kesempatan untuk mencoba menggunakan program sebelum membeli lisensi
untuk versi lengkap dari perangkat lunak kongsi tersebut. Ini juga dipakai sebagai strategi marketing
pengembang aplikasi shareware. Makanyashareware juga biasa disebut dengan Trialware.

C. Firmware
Firmware adalah aplikasi yang mengacu kepada perangkat lunak yang disimpan di dalam MemoriRead
Only (hanya baca). Tidak seperti memori akses acak, Firmware tidak akan dapat berubah meski tidak
dialiri listrik. Rutin-rutin yang mampu menyalakan komputer (startup) serta instruksi input/output dasar
(semacam BIOS atau sistem operasi embedded) disimpan di dalam Firmware. Modifikasi memang
masih bisa dilakukan, akan tetapi hal tersebut tergantung dari jenis ROM (Read Only Memory) yang
digunakan. Firmwareyang disimpan dalam ROM tidak dapat diubah, tetapi Firmware yang disimpan
dalam ROM yang dapat diubah semacam EEPROM atau Flash ROM, masih dapat diubah sesuai
dengan kebutuhan.
D. Commercial Software
Commercial Software (software berbayar) adalah perangkat lunak yang disalurkan atau dibuat untuk
tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut
dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya, bisa langsung
kepada developers (pengembang) software, atau kepada rekanan dari pengembang software tersebut.
pengguna yang menggunakan software berbayar biasanya tidak dilegalkan untuk menyebarluaskan
atau membagikan ulang software yang sudah dibeli lisensinya secara bebas tanpa ijin dari penerbitnya.
Contoh software berbayar ini misalnya adalah Microsoft Visual Basic NET, Adobe Photoshop, Corel
Draw dan masih banyak lagi yang lainnya. Commercial Software juga dilindungi oleh undang-undang
hak cipta, dan untuk mendapatkannya kita harus membeli. Software ini dilarang keras untuk
diperbanyak (secara ilegal pastinya).

E. Free Software
Free Software (perangkat lunak bebas) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman danFree
Software Foundation (organisasi nirlaba dan merupakan sponsor utama dari proyek GNU) yang
mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari dan diubah serta dapat
disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa
kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. Bebas di sini juga
berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak,
seseorang tidak perlu meminta izin dari siapa pun. Dengan kata lain Anda bisa mengutak atik sesuka
hati.

Untuk dapat menjadikan free software sebagai perangkat lunak bebas, perangkat lunak tersebut
biasanya harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke
kode sumbernya bagi setiap orang. Gerakan perangkat lunak bebas (free software movement) pertama
kali dikembangkan pada tahun 1983, yang bertujuan untuk memberikan pada setiap pengguna
komputer.

Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual perangkat lunak bebas,
menggunakannya secara komersial dan mengambil untung dari distribusi dan modifikasi kode
sumbernya. Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan dari sebuah free softwaredapat pula
menyebarluaskan perangkat lunak bebas tersebut secara gratis. Nah kalo semuanya disebarluaskan
secara gratis dan bebas dimodifikasi sesuka hati, trus dari mana dapat keuntungannya? Biasanya sih
model bisnis dari perangkat lunak bebas terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan,
kustomisasi, integrasi atau sertifikasi. Dengan menggunakan model bisnis seperti ini, pastinya ada
kekurangan dan kelebihannya juga.
Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware)
yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis. Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat
lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an, beberapa alternatif istilah
untuk perangkat lunak bebas mulai muncul seperti "perangkat lunak sumber terbuka" (open-source
software), "software libre", "FLOSS", dan "FOSS".

Saat ini, umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun atau dikembangkan
oleh suatu komunitas terbuka. Para anggota komunitas tersebut biasanya bersifat sukarela tetapi dapat
juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar untuk membantu
mengembangkan perangkat lunak tersebut.

Untuk memudahkan pemahaman mengenai perbedaan antara freeware (perangkat lunak gratis)
dengan free software (perangkat lunak bebas), Richard Stallman selaku pendiri gerakan perangkat
lunak bebas memberikan penjelasan sebagai berikut.

Perangkat lunak bebas adalah perihal kebebasan, bukan harga. Untuk mengerti konsepnya,
Anda harus memikirkan kata 'bebas' seperti dalam "kebebasan berpendapat", bukan 'bebas'
dalam arti "bir gratis".

F. Open Source Software

Open Source Software (perangkat lunak sumber terbuka) adalah jenis perangkat lunak yang kode
sumbernya terbuka untuk dipelajari, dikembangkan, diubah, ditingkatkan dan disebarluaskan. Karena
sifat ini, umumnya pengembangannya dilakukan oleh satu komunitas terbuka yang bertujuan
mengembangkan perangkat lunak bersangkutan. Anggota-anggota paguyuban itu seringkali sukarela
tapi bisa juga pegawai suatu perusahaan yang dibayar untuk membantu pengembangan perangkat
lunak itu. Produk perangkat lunak yang dihasilkan ini biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut
kaidah dan etika tertentu.

Terus apa donk bedanya dengan Free Software? Untuk memperjelas perbedaannya, simak baik-baik
pernyataan berikut ini.
Semua perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak sumber terbuka, tapi sebaliknya
perangkat lunak sumber terbuka belum tentu perangkat lunak bebas, tergantung kaidah
yang dipakai dalam melisensikan perangkat lunak sumber terbuka tersebut.

G. Malware
Malware (perangkat perusak) berasal dari gabungan kata malicious dan software adalah perangkat
lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer, peladen atau jejaring komputer
tanpa izin termaklum (informed consent) dari pemilik. Istilah ini adalah istilah umum yang dipakai oleh
pakar komputer untuk mengartikan berbagai macam perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang
mengganggu atau mengusik. Istilah virus computer kadang-kadang dipakai sebagai frasa pemikat
(catch phrase) untuk mencakup semua jenis perangkat perusak, termasuk virus murni (true virus).

Perangkat lunak dianggap sebagai malwareberdasarkan maksud yang terlihat dari pencipta dan bukan
berdasarkan ciri-ciri tertentu. Perangkat perusak mencakup virus komputer, cacing komputer, kuda
Troya (Trojan horse), rootkit, perangkat pengintai (spyware), perangkat iklan (adware), perangkat jahat
(crimeware) dan perangkat lunak lainnya yang berniat jahat dan tidak diinginkan. Menurut undang-
undang, perangkat perusak kadang-kadang dikenali sebagai ‘pencemar komputer’, hal ini tertera dalam
kode undang-undang di beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk California dan West
Virginia.

Perangkat perusak tidak sama dengan perangkat lunak cacat (defective software), yaitu, perangkat
lunak yang mempunyai tujuan sah tetapi berisi kutu (bug) yang berbahaya.

http://www.websitekomputer.com/2014/10/pengertian-software-komputer-paling-
lengkap.html?m=1

Common questions

Didukung oleh AI

The Open Source Definition outlines criteria such as free redistribution, access to the source code, and the ability to create derived works. It also includes clauses like preserving the integrity of the author's source code and non-discrimination against persons, groups, or fields . Free software, while overlapping significantly, focuses strictly on user freedoms regarding use, modification, and distribution regardless of the licensing terms .

Free software, as advocated by the Free Software Foundation, emphasizes user freedom over the software, allowing use, modification, and distribution without restrictions, ensuring the same freedom for subsequent users . In contrast, freeware is primarily about no-cost distribution without guaranteeing these freedoms, and open source concentrates on the availability of source code for modification, which might not always ensure the same level of freedom as defined by free software terms .

Open source software enhances development by allowing worldwide collaboration and improvement on code, where errors can be corrected and functionalities improved by the community . This openness contrasts with proprietary software, where code is typically secret, limiting collaborative possibilities for improvements. In terms of security, transparency in open source allows users to inspect the code for vulnerabilities, reducing the risk of malicious elements being hidden, which might be the case in closed-source environments .

Freeware refers to software that is free to use without any cost, with users having the right to run, copy, distribute, study, change, and improve the software's performance without needing permission or a license fee . Shareware, on the other hand, is a cost-effective software distribution model that allows users to try software with certain limitations for a trial period, after which they might be required to pay to unlock full features or continue usage, serving both as a marketing strategy and a trial experience for potential buyers .

Examples of firmware include BIOS or UEFI in computers, system control in washing machines, and operation protocols in remote controls and MP3 players. These examples demonstrate firmware's embedded role in managing basic hardware functionalities and operations directly at the hardware level, contrasting with more flexible operating systems .

Open source development models are characterized by community involvement, where developers from around the world can collaborate, inspect, modify, and enhance the software . Proprietary software development, however, is typically closed to outside contributions, residing within a single organization or team, limiting innovation and enhancements to internal resources .

Malware illustrates vulnerabilities in software systems and the destructive potential of insecure practices. It highlights the importance of implementing robust security measures, thorough testing, and regular updates to protect against malicious threats that exploit software weaknesses. Understanding malware underscores the necessity for vigilance and proactive strategies in software development and usage .

The modifiability of firmware largely depends on the type of ROM used. Firmware stored in non-rewritable ROM cannot be changed once programmed, whereas firmware in rewritable ROM types like EEPROM or Flash ROM can be modified, allowing for updates and changes. This flexibility enables updating firmware without replacing hardware components .

Open source licensing can influence business strategies by enabling companies to reduce development costs through community collaboration. Companies may focus on providing premium services or support packages associated with open source products. Additionally, adopting open source models can drive innovation and expand market reach by fostering a broad user community that contributes to continuous improvement and support, which can also lead to new revenue streams .

Richard Stallman's concept of 'free software' emphasizes the importance of software freedom over cost, which encompasses the rights to use, study, modify, and distribute software freely. This philosophy bridges freeware and open source by advocating for the essential rights associated with open source, while distinguishing itself from freeware which may not necessarily provide access to source code or guarantee similar freedoms .

Anda mungkin juga menyukai