Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN SAMPEL BTA

NO. DOKUMEN HALAMAN


NO. REVISI
/RSIA-M/SPO/VIII/20180 1/2

DITETAPKAN OLEH :
DIREKTUR
RSIA MILANO
STANDAR PROSEDUR TANGGALTERBIT
OPERASIONAL

Merupakan upaya untuk menegakkan diagnosis secara


PENGERTIAN mikroskopis sesuai strategi DOTS
TUJUAN Sebagai acuan tata laksana pemeriksaan BTA (sputum)

Keputusan Direktur RSUD Pariaman Nomor: 801/ /


KEBIJAKAN RSPr/KEP/DIR/VI/2016 Tentang Kebijakan Penyelenggaraan
TB/DOTs
PROSEDUR 1. Petugas memeriksa data pasien (nomor sediaan dahak) di
pot dahak
2. Petugas mencocokkan dengan data yang ada pada formulir
permohonan laboratorium
3. Petugas memindahkan data pasien serta alasan pemeriksaan
BTA ke register laboratoeium
4. Petugas menulis nomor register laboratorium pada form TB
04 dan pindahkan ke TB 05
5. Petugas memakai baju labor dan alat pelindung diri
6. Petugas memeriksa kualitas dahak
7. Petugas meminta pasien mengambil dahak ulang bila dahak
belum baik
8. Ambil dahak yang paling baik, kental dengan ose atau dua
lidi yang satu ujungnya sudah dilebarkan untuk mengambil
dan mengoleskan contoh dahak dan yang kedua diruncing
untuk membuat sediaan.
PEMERIKSAAN SAMPEL BTA

NO. DOKUMEN HALAMAN


NO. REVISI
/RSIA-M/SPO/VIII/20180 2/2

PROSEDUR 7. Bila memakai ose terlebih dulu dipanasi di atas nyala api
spiritus sampai merah dan kemudian dibiarkan dingin.
8. Petugas mengoleskan dahak secara spiral, merata pada pada
kaca sediaan seukuran 3x2 cm.
9. Masukkan ose setelah dipakai ke dalam botol pasir
beralkohol 70%, digoyang-goyang sampai partikel yang
melekat pada ose lepas kemudian ose dibakar dengan api
spiritus sampai merah membara. Atau lidi dimasukkan ke
dalam pot dahak.
10. Petugas mengisi pot dahak dengan lisol, dan buang ke dalam
kantong tong sampah yang sesuai
11. Petugas mengeringkan sediaan di tempat terbuka
12. Lewatkan slide diatas lampu spiritus tiga kali untuk fiksasi.
13. Letakkan sediaan yang sudah difiksasi pada rak dengan
hapusan dahak menghadap keatas
14. Tuangkan Carbol Fuchsin 0,3% pada hapusan dahak sampai
menutupi seluruh permukaan sediaan dahak
15. Panasi dengan api lampu spiritus selama 3-5 menit sampai
keluar uap namun tidak mendidih atau kering
16. Diamkan sediaan selama 5 menit
17. Bilas sediaan dengan air mengalir secara pelan sampai zat
warna terbuang
18. Petugas melakukan kebersihan tangan
UNIT TERKAIT 1. Unit Rawat Jalan
2. Unit Rawat Inap
3. Unit Laboratorium