Anda di halaman 1dari 6

44

3.8 Intervensi Keperawatan

Nama Pasien : An.W


Ruang : Poli Anak

Diagnosa Tujuan (Kriteria Hasil) Intervensi Rasional


Keperawatan
1. Hipertermi b.d Setelah dilakukan tindakan 1. Monitor suhu dan tanda vital 1. Untuk mengetahui keadaan umum
penurunan keperawatan diharapkan
2. Beri kompres hangat klien
sirkulasi sekunder klien dapat
terhadap dehidrasi mempertahankan suhu 3. Anjurkan untuk minum banyak 2. Supaya terjadi pertukaran suhu,
d.d Mukosa bibir tubuh atau di batas normal
4. Anjurkan menggunakan baju yang sehingga suhu dapat turun
kering, Pasien dengan kriteria hasil :
tampak lemah, 1. Suhu dalam batas tipis 3. Untuk mengganti cairan yang
Turgor kulit > 2
normal 36,5 – 37,5 C 5. Kolaborasi pemberian obat penurun hilang
detik, Akral
hangat, suhu tubuh 2. Akral hangat panas sesuai indikasi 4. Agar suhu tubuh klien dapat turun
An. A 37, 7 0C,
3. Turgor kulit baik 5. Untuk menurunkan panas
nadi 90x/m, RR
24x/m, dan 4. Mukosa bibir lembab
kelopak mata
5. Turgor kulit < 2 detik
cekung.
45

Diagnosa Tujuan (Kriteria Hasil) Intervensi Rasional


Keperawatan
2. Defisit pengetahuan Setelah dilakukan 1. Kaji tingkat pengetahuan orang tua 1. Mengetahui seberapa jauh
orang tua tentang tindakan keperawatan pasien dan keluarga tentang pengalaman dan pengetahuan
penyakit anaknya, diharapkan Orang tua penyakitnya pasien dan keluarga tentang
pengobatan, memahai tentang penyakit 2. Berikan penjelasan pada orang tua penyakitnya.
pencegahan b.d anaknya, pengobatan, pasien dan keluarga tentang 2. Dengan mengetahui penyakit dan
kurangnya paparan serta pencegahan penyakit, pengobatan, dan kondisinya sekarang, pasien dan
sumber informasi penyakit. Dengan kriteria pencegahan Diare keluarganya akan merasa tenang
d.d Keluarga pasien hasil: 3. Berikankan kesempatan keluarga dan mengurangi rasa cemas.
tidak tahu penyebab 1. Orang tua pasien untuk bertanya. 3. Supaya keluarga bisa mengerti
anaknya tiba – tiba kooperatif. 4. Minta orang tua pasien untuk tentang materi penyuluhan
diare, Keluarga 2. Orang tua pasien tidak menjelaskan kembali tentang 4. Mengetahui seberapa jauh
pasien belum tahu tampak bingung lagi. informasi yang telah diberikan. pemahaman pasien dan keluarga
akibat dari diare 3. Mampu menjelaskan serta menilai keberhasilan dari
kalau tidak diobati kembali semua tindakan yang dilakukan
segera, dan Keluarga informasi yang telah
belum tahu cara disampaikan.
pengobatan/pertolon
gan pertama anak
dengan diare.
46

Diagnosa Tujuan (Kriteria Hasil) Intervensi Rasional


Keperawatan
3. Resiko kekurangan Setelah dilakukan tindakan 1. Kaji faktor-faktor penyebab diare 1. Faktor penyebab diare perlu
volume cairan dan keperawatan diharapkan 2. Perhatikan dan catat karakteristik, diketahui untuk melakukan
elektrolit b.d Pasien menunjukan adanya faktor pencetus dari diare penangan selanjutnya.
peningkatan pola eliminasi yang 3. Kaji turgor kulit 2. Untuk menentukan tindakan
frekuensi buang air berangsur normal dalam 4. Anjurkan untuk tetap memberi susu selanjutnya
besar d.d BAB frekuensi dan konsistensi dan minum per oral 3. Turgor kulit yang tidak elastis
cair, Mukosa bibir tinja. 5. Kurangi makan / minuman yang menunjukkan bahwa adanya
kering, Pasien Dengan kriteria hasil : menjadi faktor pencetus diare (jika kekeurangan cairan dalam tubuh
tampak lemah, 1. Diare berkurang di ketahui). 4. Untuk mencegah terjadinya
Turgor kulit > 2 2. BAB lembek tidak cair 6. Kolaborasi dalam pemberian obat dehidrasi
detik, Bising usus 3. Turgor kulit baik 5. Mengurangi faktor resiko yang
30x/menit, Akral 4. Mukosa bibir lembab menyebabkan diare.
hangat, suhu tubuh 5. Turgor kulit < 2 detik 6. Untuk mengurangi diare dan untuk
An. A 37,70C, nadi menurunkan peristaltik usus.
90x/m, RR
24x/m,dan kelopak
mata cekung.
47

3.9 Implementasi Keperawatan

Hari
Diagnosa
Tanggal Implementasi Evaluasi TTD
Keperawatan
Jam
Jumat, 06 Juli Dx. 1 1. Memonitor suhu dan tanda vital Evaluasi hari sabtu
2018
2. Memberi kompres hangat
S: Ibu anak mengatakan “Anak
3. Menganjurkan untuk minum banyak saya badannya tidak panas lagi “
O:
4. Menganjurkan menggunakan baju yang tipis
- Mukosa bibir lembab
5. Mengkolaborasi pemberian obat penurun - Akral hangat
- Turgor kulit < 2 detik
panas sesuai indikasi
- Suhu tubuh An. W
36,7 0C, nadi 80x/m,
RR 20x/m,
- obat Puyer (PCT,
Ranitidin),sirup
domperidon
A: Masalah teratasi sebagian

P: lanjutkan intervensi.
48

Hari
Diagnosa
Tanggal Implementasi Evaluasi TTD
Keperawatan
Jam
Jumat, 06 Juli Dx. 2 1. Mengkaji tingkat pengetahuan orang S: Ibu anak mengatakan bahwa “saya
2018 tua pasien dan keluarga tentang tahu penyebab diare pada anak saya”
penyakitnya
2. Memberikan penjelasan pada orang O:
tua pasien dan keluarga tentang
1. Ibu pasien tahu penyebab diare
penyakit, pengobatan, dan
An. W.
pencegahan Diare.
2. Ibu pasien tahu akibat dari diare
3. Memberikan kesempatan keluarga
kalau tidak diobati segera.
untuk bertanya.
3. Ibu pasien tahu cara pengobatan
4. Minta orang tua pasien untuk
atau pertolongan pertama anak
menjelaskan kembali tentang
dengan diare
informasi yang telah diberikan
A: Masalah Teratasi
P: Hentikan Intervensi
49

Hari
Diagnosa
Tanggal Implementasi Evaluasi TTD
Keperawatan
Jam
Jumat, 06 Juli Dx. 3 1. Mengkaji faktor-faktor penyebab diare Evaluasi hari sabtu
2018 2. Memperhatikan dan catat karakteristik,
faktor pencetus dari diare S: Ibu anak mengatakan “Anak
3. Mengkaji turgor kulit saya BAB sudah berkurang“
4. Menganjurkan untuk tetap memberi susu dan O:
minum per oral - BAB lembek
5. Mengkurangi makan atau minuman yang - Mukosa bibir lembab
menjadi faktor pencetus diare (jika di - Turgor kulit < 2 detik
ketahui). - Suhu tubuh An. W
6. Mengkolaborasi dalam pemberian obat 36,7 0C, nadi 80x/m,
RR 20x/m,
- Pemberian obat zink
dan Oralit

A: Masalah teratasi sebagian

P: lanjutkan intervensi.