Jauh
Jauh
Disusun Oleh :
Mengetahui,
Mengetahui :
Ketua Jurusan Teknik Elektro
M. Junus, ST., MT
NIP.19720619199031002
i
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
TENTANG LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
Disusun Oleh :
Mengetahui,
Mengetahui :
Direktur PT Alfan Mechatronic Innovation
Alfan Imawan, ST
ii
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Allah subhanu wa ta’ala atas karunia, hidayah dan nikmat-
Nya penulis dapat menyelesaikan kegiatan maupun laporan praktik industri ini.
Penulisa laporan ini bertjuan untuk memenuhi salah satu mat kuliah wajib yang harus
ditempuh dalam Program Studi D3 Teknik Listrik . Laporan inii ditulis berdasarkan
kegiatan yang penulis kerjakan selama praktik di PT. Alfan Mechatronics Innovation
mulai dari tanggal 1 Agustus 2018 – 31 Agustus 2018.
Dalam menyusun laporan ini, penulis banyak memperoleh bantuan serta
bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan ucapan
terimakasih kepada :
1. M. Junus.ST.,MT selaku Ketua Jurusan Teknik Elektro
2. Gatot Joelianto, Ir., MMT selaku Ketua Program Studi Teknik Listrik
3. Anang Dasa Nonfowan, B.TECH,M.MT
4. Afan Imawan , ST selaku direktur utama PT. Alfan Mechatronics Inovation.
5. David Adi Syfa selaku pembimbing industri PT. Alfan Mechatronics
Inovation.
6. Seluruh karyawan PT. Alfan Mechatronics Inovation yang telah memberikan
bimbingan selama kegiatan praktik industri di PT. Alfan Mechatronics
Inovation.
7. Orang tua yang senantiasa memberikan motivasi dan do’a sampai selesainya
kegiatan praktik industri.
8. Semua pihak yang terkait yang telah banyak membantu penulis dalam
penyelesaian Laporan Praktik Industri.
Penyusun
iii
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
DAFTAR ISI
iv
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.7 Procedure Perakitan Panel Kontrol Stater Star – Delta dan Stater Dol. ... 74
BAB 1V................................................................................................................... 78
4.1 Kesimpulan ............................................................................................... 78
4.2 Saran .......................................................................................................... 78
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................. 79
v
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
DAFTAR GAMBAR
vi
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 3.24 Multimeter ........................................................................................ 73
Gambar 3.25 Test Pen ............................................................................................ 74
vii
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
BAB I
PENDAHULUAN
1
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Lapangan (PKL), siswa mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diterima serta siswa
diharapkan bisa mendapatkan bahan untuk mengetahui bagaimana dunia kerja.
Sistem pendidikan pada Praktek Kerja Lapangan (PKL) hanya merupakan suatu
bagian dalam masa transisi dalam kehidupan kerja. Program Praktek Kerja Lapangan
(PKL) adalah hubungan antara pendidikan dan kerja yang dipilih untuk mengatasi
transisi tersebut, dan siswa diharapkan mampu menjalankan Praktek Kerja Lapangan
(PKL) dengan baik, karena program ini merupakan suatu syarat agar siswa dapat
menyelesaikan Tugas Akhir (TA).
1.3 Pengertian Praktek Kerja Lapangan (PKL)
2
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3. Meningkatkan pengenalan siswa pada aspek-aspek untuk yang potensial dalam
lapangan kerja antara lain: struktur organisasi usaha, asosiasi usaha, jenjang
karir, dan manajemen.
4. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memasyrakatkan diri pada
suasana / iklim lingkungan kerja yang sebenarnya baik sebagai pekerja
penerima upah maupun sebagai pekerja penerima dengan disiplin kerja.
5. Meningkatkan, memperluas, dan memantapkan proses penyerapan proses
teknologi baru dari lapangan kerja kampus maupun sebaliknya.
6. Memperoleh masukan dan umpan balik guna memperbaiki dan
mengembangkan kesesuaian pendidikan kejuruan.
3
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
f. Mengumpulkan data guna kepentingan sekolah dan dirinya.
1.6 Metodologi
Dalam pembuatan laporan ini penulis menggunakan beberapa metode
pengumpulan data untuk menyelesaikan laporan yaitu antara lain :
a. Penelitian Lapangan
Merupakan suatu mode pengumpulan data yang diperoleh dari lapangan
antara lain:
Observasi lapangan.
Tanya jawab dengan instruktur yang ada
b. Penelitian Perpustakaan
Merupakan suatu metode pengumpulan data dari studi ke perpustakaan
sebagai pedoman dalam penulisan laporan sesuai dengan bidang yang
diambil.
4
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
6 Dilarang Membawa / Mengeluarkan Barang Berbahaya & Terlarang.
7 Dilarang Merokok di dalam Workshop, Wajib Memperingatkan Siapapun
Meskipun Pelanggan / Customer Service yang Sedang Merokok.
8 Saat akan Istirahat dan Pulang.
Mengamankan Semua Barang yang Ditinggalkan
Menutup Pintu Workshop dengan Aman kecuali di dalam ada yang Tinggal.
Menaruh Kunci Workshop pada Tempatnya
Selalu Menata Sepatu / Sandal Berjajar Rapi
9 Apabila Tidak Masuk Harus Izin / Ada Telepon dari Orang Tua atau Wali
Murid, kecuali Siswa Kost Harus Mmberitahu Langsung Kepada Pembibing.
10 Dilarang Keras Berbohong jika Memang Sakit atau Penyakit yang di derita
11 Apabila Alpha Sebanyak 2x Mendapatkan Peringatan Tertulis (SP 1) serta
Harus Izin Ulang PSG dari Pihak Sekolah dan di ACC dari DU/DI
12 Apabila Sengaja Bolos 2 hari Berturut - Turut Tanpa Keterangan yang Jelas
Dianggap Langsung Mengundurkan Diri.
13 Bertingkah Laku dan Berucap Bebas tapi Sopan ( Dilarang Berkata Jorok dan
Sara )
14 Setiap Barang yang Dengan Sengaja Dihilangkan, Wajib Mengganti yang
Senilai Barang Tersebut.
15 Peminjaman Alat atau Barang untuk di Bawa Pulang Harus Seizin Pembimbing
16 Selalu Menjaga Kebersihan, Menyapu dan Membuang Sampah pada
Tempatnya. Mengisi Jurnal Laporan Kegiatan Harian yang akan Diperiksa
Berkala Mingguan.
17 Pelanggaran Terhadap Tata Tertib ini Akan ada Sanksinya.
Alfan Imawan, S. T
5
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
BAB II
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
6
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
SMK Negeri Pandaan, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah
Malang.
Tahun 2005 sampai tahun 2015 PT.Alfan Mechatronics Innovation menjadi tim
penguji kemampuan teknik (Uji Kompetensi) mewakili pihak dunia usaha/industri
(DU/DI) pada sekolah-sekolah kejuruan di Malang Raya.
Hal-hal tersebut merupakan bukti-bukti bahwa PT. Alfan Mechantronics
Innovation selalu berkembang untuk memajukan dunia usahanya.
2.2.1 Visi
Menjadi perusahaan yang dapat dipercaya dalam penyediaan peralatan-
peralatan untuk semua jenis industri terutama yang berhubungan dengan mesin-mesin
proses produksi dan regigeration system.
2.2.2 Misi
Membuat peralatan – peralatan tersebut dalam visi kami dengan
mengedepankan profesionalisme untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara
optimal dan berdaya guna.
7
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Mechantronics Innovation dapat dilihat pada Gambar 2.1 Struktur organisasi PT. Alfan
Mechantronics Innovation.
2.4 Lokasi
PT. Alfan Mechantronics Innovation terletak di komplek Ruko Grand Hannan
Jl. Mayjend Sungkono, Buring, Kota Malang.
8
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3. Panel kontraktor
4. Solar cell system
5. Power plant system
6. PLC system
7. Otomasi industrial
control system
(conveyor, sensor,
control)
8. Pneumatic system
9. Electronics analog and
digital equipment
10. Measurement
11. Instrument system
12. Speed Control
13. Mikrokontroller
14. Trainer pembelajaran
15. Steel structure
16. LED display
17. Videotronic
Elektronik audio-audio 1. Membuat dan merakit
TV
2. Merakit trainer Audio,
TV, FM
3. Merakit audio lapangan
4. Merakit audio Home
theatre
5. Merakit audio mobil
9
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Kursus elektronik Penguasaan teknik Peserta akan dikenalkan
elektronika tingkat lebih dekat dan detail
pemula (umum) mengenai dasar-
dasarkelistrikan
elektronika, bahan dan
jenis komponen
elektronika, cara
pengukuran dan
membacanya, serta
aplikasinya pada sistem
rangkaian elektronika dan
listrik daya
Penguasaan teknik Peserta akan dikenalkan
elektronika setingkat lebih dekat dan detail
SMK mengenai dasar-dasar
kelistrikan dan elektronika,
bahan dan jenis komponen
elektronika, aplikasi
komponen dan cara
pengukurannya; peserta
akan dikenalkan
dengansistem kerja
rangakaian elektronika dan
blok diagram, cara merakit
rangkaian elektronika yang
benar, aplikasi rangkaian
dasar untuk aplikasi system
elektonik, cara membaca
system rangkaian
10
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
elektronik dengan baik dan
benar, perancangan,
perakitan, dan maintance
system elektronika dan
elektronika daya.
Penguasaan teknik Peserta akan dikenalkan
elektronika tingkat lebih dekat dan detail
teknisi umum dan mengenai dasar-dasar
industry kelistrikan elektronika arus
kuar/daya, teori bahan dan
jenis komponen arus kuar,
aplikasi komponen dan
cara pengukurannya,
diingatkan kemampuan
dalam hak system
elektronik, pembahasan
teori, skematik, wiring,
p&id, aplikasi, dan praktik;
peseta akan dibiasakan
mengenal troubleshooting
(mencari dan menangani
kerusakan pada system
elektronika); pembahasan
cara pengukuran, analisa
pengenal aplikasi produk
elektronika lebih detail dan
objektif; khusus untuk
elektronika industri peserta
akan diajak dan
11
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
diperkenalkan masuk pada
perusahaan-perusahaan
yang berkaitan dengan
elektronika daya,
elektronika system control,
proses produksi PLC,
system penumatic dan
elektronik
12
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
memberikan dampak yang tidak baik juga terhadap kesehatan di tempat kerja dan
masyarakat pada umumnya.
Keselamatan dan kesehatan kerja pada PT. Alfan Mechatronics Innovation
mungkin belum sepenuhnya dijalankan atau diterapkan pada karyawan karena masih
banyak karyawan atau karyawati yang tidak menggunakan perlengkapan saat bekerja.
Seperti tidak menggunakan masker ataupun helm sebagai pelindung diri. Pada
perusahaan ini sudah diterapkan papan iklan tentan keselamatan dan kesehatan kerja
pada karyawan. Tetapi masih banyak karyawan yang melanggar peraturan yang dapat
membahayakan keselamatan karyawan seperti tidak menggunakan alat pelindung
diri. Kurangnya instruksi dan pengetahuan tentang K3(Keselamatan dan Kesehatan
Kerja) yang membuat karyawan meremehkan akan keselamatan dan kesehatan saat
mereka saat bekerja. Terlepas dari hal-hal tersebut, kebersihan lingkungan kerja
cukup baik bagi karyawan PT. Alfan Mechatronics Innovation.
13
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
BAB III
a) 24 keping Piezolektrik
b) Dioda Kiprok 10 A
c) Kabel NYAF 0,5 mm2
d) Resistor 10 ohm
e) Kapasitor 1000μF
a) Timah
b) Aktraktor
c) Solder
d) Tang Potong
14
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
2. Cek tegangan yang dikeluarkan piezoelektrik menggunakan Multimeter
seri dan paralel dengan bantuan selotip diatas papan prototype dan letakan
15
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4. Pasang piezoelektrik pada komponen penyearah
16
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.1.3 Pengukuran pada tiap titik rangkaian jembatan piezoelektrik
1. Pengukuran pada keluaran 24 keping piezoelektrik
17
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3. Pengukuran pada keluaran kapasitor
Pengujian Lampu
No Arus Tegangan
Piezoelektrik
Tidak
1 1 kali pijakan 0.42 4
Menyala
Menyala
2 Jalan ditempat 0,7 6
Redup
18
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
arus listrik dari piezeelektrik akan mengisi kapasitor secara kontinu sehingga
tegangan keluaran kapasitor dapat menghidupkan lampu secara redup
sedangkan pada saat uji coba 1 kali pijakan diatas prototype piezoelektrik tidak
dapat menghidupkan lampu dikarenakan arus listrik yang dihasilkan sangat
kecil dan tidak mengisi kapasitor secara kontinu sehingga lampu led tidak dapat
menyala.
3.2 Latar belakang untuk pekerjaan perakitan panel untuk lampu flip flop
19
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Arus Input PLC Zelio = 0,04 A
𝑃 33 𝑤𝑎𝑡𝑡
𝐼= = = 0,16 A
𝑉 𝑥 𝐶𝑜𝑠 𝑃ℎ𝑖 220 𝑥 0,9
20
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Menyatakan bahwa apabila menggunakan isolasi PVC dengan ambien
temperature sebesar 40° C maka nilai faktor koreksinya adalah 0,87.
Ambien temperature digunakan 40° C dikarenakan untuk
mengantisipasi kenaikan suhu yang ekstrim.
21
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
22
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.2.8 Perhitungan Pengaman
Iz (KHA Kabel) = 16 A
IB ≤ In ≤ IZ
0,2 ≤ 6≤ 16
23
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.2.9 Pemilihan Komponen Transistor
24
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
dengan tegangan 12 volt dc dan arus sebesar 500 mA untuk dapat
menghubungkan sumber MT1 menuju ke MT2. Pemilihan TRIAC
BTA 16 karena arus nominal pada beban sebesar 0,2 Ampere sehingga
dipilih BTA 16 yang memiliki kapasitas arus maksimum untuk
BTA16 sebesar 16A
= 0,8 x 0,30
= 0,24 A
√3 𝑥 𝐼 𝑥 𝑙 √3 𝑥 0,2 𝑥 10
ΔV = = = 0,010 V
𝑋𝑥𝐴 56 𝑥 4 𝑥 1,5
25
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
ΔV 0,010
% ΔV = 220 x 100% = x 100% = 0,0045 %... < 4% (memenuhi)
220
26
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
c) Solder
d) Tang Potong
e) Tespen Listrik
2. Pengecekan kondisi Komponen
a) Periksa kondisi TRIAC BTA 16
Hubungkan Kaki Gate Thiristor pada resistor 1 kilo ohm
menggunakan solder lalu kaki resistor dengan power supply 24
Volt DC dan hubungkan MT1 dengan sumber 220 Volt AC lalu
gunakanlah tespen listrik untuk mengecekan switching 220 VAC
menuju MT 2, apabila tespen menyala berarti Triac dapat
berfungsi dengan baik.
b) Periksa MCB
Gunakanlah Multimeter lalu putar selector pada posisi
ohm lalu pindah tuas pada posisi 1 lalu cek sisi incoming dan
outgoing dari MCB apabila terhubung maka MCB dalam kondisi
baik
c) Periksa Lampu
Hubungkan lampu pada sumber tegangan, apabila
lampu hidup berarti dalam kondisi normal.
3. Pasang seluruh komponen berdasarkan gambar dibawah ini :
27
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 3.15 merupakan gambar wiring pemasangan kabel
panel kontrol lampu flip flop dengan menggunakan kontrol transistor
TRIAC BTA 16, TRIAC BTA 16 membutuhkan teganga 12 volt dc
sebagai trigger untuk dapat switching tegangan 220 volt AC.
Gambar 3.16 Program PLC Zelio untuk kontrol lampu Flip Flop
28
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
dipicu maka MT1 dan MT2 akan terhubung sehingga tegangan 220
Volt AC dari Fuse akan terhubung yang kemudian akan memberikan
sumber kepada lampu, proses nyala lampu sudah di program melalui
PLC yaitu mennyala secara bergantian dan hanya aktif ketika jam 7
malam sampai jam 12 malam.
3.2.14 Data Hasil Percobaan Pekerjaan Panel Kontrol Flip Flop denga
TRIAC BTA 16
Tabel 3.2 Hasil Percobaan Uji Coba Thiristor BTA 16 untuk Switchig
Lampu
No Percobaan Keterangan
3.2.15 Analisa Hasil Percobaan Pekerjaan Panel Kontrol Flip Flop denga
TRIAC BTA 16
29
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.2.16 Kesimpulan Pekerjaan Panel Kontrol Lampu Flip Flop dengan
menggunakan TRIAC BTA 16
30
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Dari Gambar 3.17 diatas untuk jenis beban resistif maka menggunakan
kontaktor jenis AC1, sehingga Berdasarkan Katalog Schneider Electric dipilih
kontaktor mini Single-Phase AC1 dengan rating arus maksimum 10A
31
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.2.3 Prosedure pembuatan panel kontrol lampu flip flop menggunakan
Kontaktor sebagai Switching Lampu
32
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
b) Periksa MCB
c) Periksa Lampu
Gambar 3.20 Wiring kabel kontrol panel lampu flip flop dengan kontaktor
33
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.2.4 Prinsip Kerja Panel Kontrol lampu menggunkan kontaktor
34
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.2.6 Analisa Hasil Percobaan Pekerjaan Panel Kontrol Lampu
meggunakan kontaktor
35
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
BAB IV
Perakitan Panel Motor Stater Star Delta dan Stater DOL
4.1 Perakitan Panel Kontrol Motor Stater Star Delta dan Stater DOL
Gambar 4.1 Proses Perakitan Panel Kontrol Motor Stater Star Delta dan Stater
DOL
Dalam Perakitan Panel Kontrol Motor Star – Delta dan Stater DOL harus
memperhatikan kapasitas beban / motor yang digunakan sehingga panel yang
digunakan dapat mengontrol beban dengan effisiensi. Pada Tempat Praktikum di PT
Alfan Mechatronic Innovation beban yang digunakan untuk motor Star – Delta sebesar
30Pk sedangkan untuk motor menggunakan Stater Dol sebesar 1,5kW.
Berikut Name Plate Motor yang digunakan :
36
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar (A)
37
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar (B)
38
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Suatu Panel akan bekerja secara otomatis melepas sumber atau suplay tenaga
listrik apabila terjadi gangguan pada rangkaian. Komponen yang berfungsi
sebagai pengaman pada panel listrik ini adalah MCCB dan MCB
3. Pembagi
Panel membagi kelompok beban baik pada instalasi penerangan maupun pada
instalasi tenaga. Panel dapat memisahkan atau membagi suplay tenaga listrik
berdasarkan jumlah beban dan juga untuk membagi fasa R, S, dan Fasa T agar
mempunyai beban yang seimbang antar fasa.
4. Penyuplai
Panel menyuplai tenaga listrik dari sumber ke beban. Panel sebagai penyuplai
dan mendistribusikan tenaga listrik dari panel utama, panel cabang sampai ke
pusat beban baik untuk instalasi penerangan maupun instalasi tenga.
5. Pengontrol
Fungsi panel sebagai pengontrol merupaan fungsi paling utama, karena dari
panel tersebut masing – masing rangkaian beban dapat dikontrol. Seluruh beban
pada bangunan baik instalasi penerangan maupun instalasi tenaga dapat
dikontrol dari satu tempat.
39
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.4.2 Perhitungan KHA kabel Motor Stater Star – Delta
4.4.3 Penentuan Faktor Koreksi Kabel Motor Stater Star Delta Berdasarkan
Suhu
40
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 4.5 Tabel Faktor Koreksi Kabel Berdasarkan Suhu untuk Motor
4.4.4 Penentuan Faktor Koreksi Kabel Motor Stater Star – Delta Berdasarkan
Penempatan
Penempatan Kabel yang dipasang satu diatas yang lain pada rangka besi atau
kabel.
Enam Kabel untuk Motor Star Delta terdiri dari Tiga kabel untuk pemasangan
41
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 4.6 Faktor Koreksi Kabel ditinjau dari Penempatan Kabel yang
dipasang satu diatas yang lain pada Rangka Besi atau Dinding yang Memiliki
Model Pemasangan Berhimpitan untuk Motor Stater Star Delta
𝐾𝐻𝐴 𝑚𝑖𝑛𝑖𝑚𝑎𝑙
KHA setelah faktor koreksi = 𝐹𝑎𝑘𝑡𝑜𝑟 𝑘𝑜𝑟𝑒𝑘𝑠𝑖
52,375
= (0,87 𝑥 0,68)
= 88,53 A
Berdasarkan katalog kabel Kabelindo maka dipilih kabel NYY
6(1x16mm2) dengan dipasang diudara dengan KHA Kabel sebesar 105A
42
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.4.5 Perhitugan Drop Voltage untuk Motor Stater Star Delta
√3 𝑥 𝐼 𝑥 𝑙 √3 𝑥 41,9 𝑥 10
ΔV = = = 0,1 V
𝑋𝑥𝐴 56 𝑥 6 𝑥 16
ΔV 0,1
% ΔV = 380 x 100% = 380 x 100% = 0,0002 %... < 4% (memenuhi)
43
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
dihitung menurut Tabel 5.5-2 untuk masing-masing motor, ditambah dengan
jumlah arus beban penuh motor lain dalam sirkit akhir itu.
Gambar 4.8 Tabel Nilai Pengenal atau setelan tertinggi gawai proteksi sirkit
motor terhadap hubung pendek
Maka dipilih MCB 3 POLE berdasarkan katalog Merlin Gerlin Sneidjer dengan
rating 50 A dengan Kurva Triping D
44
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.4.7 Faktor Koreksi Pengaman pada Motor Stater Star - Delta
In pengenal gawai proteksi dipilih dibawah I2 dan IZ tetapi masih diatas IB.
IB ≤ In ≤ IZ
41,9 ≤ 50≤ 105
45
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 4.10 Katalog MCB 3 Kutub 50A Kurva Trping D dari Katalog
Schneider Merlin Gerlin Electric
4.4.8 Perhitungan Timer Overload Relay (TOR) pada motor Stater Star – Delta
46
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.4.9 Perhitungan Kontaktor pada motor Stater Star – Delta
Berdasarkan Buku Instalasi Listrik Industri Jilid 2 Siswono 2008 halama 14,
Pada saat Starting Motor ketika motor terhubung bintang, arus starting dua kali arus
nominalnya atau sampai 75% dari putaran nominalnya, dan ketika motor terhubung
delta arus motor menigkat empat kali arus motor nominal.
47
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 4.12 Kurva Karakteristik Pengasutan Arus Motor Stater Star Delta
4.5 Perhitungan penentuan penggunaan komponen dalam panel kontrol stater dol
𝑃
In =
√3× 𝑉 ×cos ∅
1500
=
√3× 380 ×0,78
= 2,92 A
48
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.5.3 Perhitungan KHA kabel Motor Stater DOL
49
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 4.13 Tabel Faktor Koreksi Kabel Berdasarkan Suhu untuk Motor
Stater Dol
Penempatan Kabel yang dipasang satu diatas yang lain pada rangka besi atau
kabel.
50
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Tiga Kabel untuk suplai listrik instalasi daya pada Motor Stater DOL
Gambar 4.14 Faktor Koreksi Kabel ditinjau dari Penempatan Kabel yang
dipasang satu diatas yang lain pada Rangka Besi atau Dinding yang Memiliki
Model Pemasangan Berhimpitan untuk Motor Stater DOL
𝐾𝐻𝐴 𝑚𝑖𝑛𝑖𝑚𝑎𝑙
KHA setelah faktor koreksi = 𝐹𝑎𝑘𝑡𝑜𝑟 𝑘𝑜𝑟𝑒𝑘𝑠𝑖
3,65
= (0,87 𝑥 0,73)
= 5,74 A
Berdasarkan katalog kabel Kabelindo maka dipilih kabel NYY 3(1x1,5mm2)
dengan dipasang diudara dengan KHA Kabel sebesar 26A
51
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.5.6 Perhitugan Drop Voltage untuk Motor Stater DOL
√3 𝑥 𝐼 𝑥 𝑙 √3 𝑥 2,92 𝑥 10
ΔV = = = 0,2 V
𝑋𝑥𝐴 56 𝑥 3 𝑥 1,5
ΔV 0,2
% ΔV = 380 x 100% = 380 x 100% = 0,052 %... < 4% (memenuhi)
52
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.5.7 Perhitungan Pengaman Motor Stater DOL
Maka dipilih MCB berdasarkan katalog Merlin Gerlin Sneidjer yaitu MCB 3
kutub dengan rating 10A
Iz (KHA Kabel) = 26 A
In pengenal gawai proteksi dipilih dibawah I2 dan IZ tetapi masih diatas IB.
IB ≤ In ≤ IZ
2,92 ≤ 10≤ 26
53
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 4.18 Katalog MCB 3 Kutub 10A Kurva Trping D dari Katalog
Schneider Merlin Gerlin Electric
4.5.9 Perhitungan Timer Overload Relay (TOR) pada motor Stater DOL
Maka dipilih TOR berdasarkan katalog Sneidjer Tesys Motor yaitu TOR type LR2
K0310
54
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.5.10 Perhitungan Kontaktor pada motor Stater DOL
PUIL 2011 halaman 400 ayat 510.5.3.2, pada sirkit akhir yang menyuplai 2
beban atau lebih, maka jumlah KHA tidak boleh kurang dari total seluruh arus
beban penuh ditambah dengan 25% dari arus nominal yang paling besar.
55
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.7 Perhitungan Pengaman Utama
Berdasarkan PUIL 2000 halaman 183 ayat 5.5.6.1 Suatu sirkit cabang yang
menyuplai beberapa motor dan terdiri atas penghantar dengan ukuran berdasarkan
5.5.3.2 harus dilengkapi dengan proteksi arus lebih yang tidak melebihi nilai pengenal
atau setelan gawai proteksi sirkit akhir motor yang tertinggi berdasarkan 5.5.5.2.3,
ditambah dengan jumlah arus beban penuh semua motor lain yang disuplai oleh sirkit
tersebut.
Gambar 4.20 Katalog MCCB 3 Kutub 63A Kurva Trping D dari Katalog
Schneider Merlin Gerlin Electric
56
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
4.7.1 Faktor Koreksi Pengaman Utama.
Iz (KHA Kabel) = 80 A
In pengenal gawai proteksi dipilih dibawah I2 dan IZ tetapi masih diatas IB.
IB ≤ In ≤ IZ
41,9 ≤ 63≤ 80
57
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Berdasarkan PUIL 2011 hal 446 dengan In motor bernilai 2,92 A maka dipilih busbar
dengan ukuran 12 x 2 m dan luas penampang 24 mm2.
Berdasarkan Hasil Data Perhitungan nilai arus nominal dari motor stater star
delta 41,9 A yang dapat dikontrol dengan kontaktor dengan rating …. dan kontaktor
dilengkapi dengan TOR dengan rating ….. yang digunakan untuk mencegah arus beban
58
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
lebih dalam sirkit instalasi motor listrik, motor stater star delta membutuhkan
penghantar dengan KHA sebesar …. dengan luas penampang ……, untuk mencegah
gangguan hubung singkat maka dibutuhkan pengaman motor sebesar … dengan kurva
triping D khusus digunakan untuk pengaman motor listrik.
Sedangkan ditinjau dari nilai Arus Nominal motor stater DOL sebesar 2,92 A
yang dapat dikontrol dengan kontaktor dengan rating …. dan kontaktor dilengkapi
dengan TOR dengan rating ….. yang digunakan untuk mencegah arus beban lebih
dalam sirkit instalasi motor listrik, motor stater star delta membutuhkan penghantar
dengan KHA sebesar …. dengan luas penampang ……, untuk mencegah gangguan
hubung singkat maka dibutuhkan pengaman motor sebesar … dengan kurva triping D
khusus digunakan untuk pengaman motor listrik.
Selain itu dalam Data Perhitungan terdapat pengaman utama atau pengaman
sirkit akhir untuk instalasi kontrol dua motor listrik yaitu dengan rating pengaman
sebesar …. dengan kurva triping D khusus digunakan untuk pengaman motor listrik,
dan penghantar sirkit akhir yang dibutuhkan dengan KHA sebesar … dengan luas
penampang …
4.6 Komponen dan Spesifikasi Panel yang digunakan dalam Proses Perakitan
Kontrol Stater Star – Delta dan Stater Dol.
Panel Daya yang digunakan dengan ukuran 60 x 40 cm dengan komponen yang
digunakan berupa penghantar, pengaman arus hubung singkat, pengaman beban lebih,
busbar, kontaktor , dan rel omega. Berikut adalah spesifikasi komponen yang terdapat
dalam panel kontrol Stater Star – Delta dan Stater Dol :
1. Pengaman Arus Hubung Singkat Stater Star Delta
59
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 3.5 Pengaman Daya Pada Panel Kontrol Stater Motor Star – Delta
Merk. Sneider Electric EasyPact EZC100B
Rating 50 A
Gambar 3.5 Pengaman Daya Pada Panel Kontrol Stater Motor Dol
Merk. Sneider Electric EasyPact EZC80B
Rating 6 A
3. Pengaman Arus Lebih untuk kontrol
60
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 3.6 Pengaman Kontrol Pada Panel Kontrol Stater Motor Star Delta
dan Motor Dol
Merk ChiNT NXB-63
Rating 6 A
4. Kontaktor untuk kontaktor Motor Stater Star Delta
61
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
62
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 3.9 TOR yang Digunakan Pada Panel Kontrol Stater Motor Star Delta
Gambar 3.10 Name Plate TOR yang Digunakan Pada Panel Kontrol Stater
Motor Star Delta
TOR dengan Merk Sneidjer Electric
Rating 32A
63
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar 3.9 TOR yang Digunakan Pada Panel Kontrol Stater Motor DOL
Gambar 3.10 Name Plate TOR yang Digunakan Pada Panel Kontrol Stater
Motor Star Delta
TOR dengan Merk Sneidjer Electric
Rating 4A
64
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Gambar (A)
Gambar (B)
9. Terminal
65
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Kontak :12 Pole
Arus :30 A
Tegangan :600 V
10. Timer
66
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
67
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
68
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
14. Busbar
Tebal : 2mm
Lebar :12mm
Rating :120 A
69
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
70
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.6 Peralatan yang digunakan untuk Perakitan Panel Kontrol Star – Delta dan
Stater Dol
Dalam perakitan panel diperlukan peralatan untuk mempermudah dalam
memasang komponen – komponen yang diperlukan untuk sistem kontrol, berikut
contoh dan penjelasan peralatan yang digunakan dalam perakitan panel :
1. Obeng
3. Tang Potong
71
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
72
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
untuk tempat sekrup yang digunakan untuk mengunci rel omega, kabel duct, dan
terminal blok.
6. Mesin Gerinda
7. Multimeter
73
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
3.7 Procedure Perakitan Panel Kontrol Stater Star – Delta dan Stater Dol.
Dalam Perakitan Panel terdapat procedure yang harus dilakukan supaya tidak
terjadi kesalahan yang tidak dinginkan dalam proses perakitan panel, berikut
procedure yang harus dilakukan :
1. Pengecekan Kondisi Komponen – komponen
Pengecekan kondisi komponen sebelum digunakan dalam suatu sistem kontrol
diperlukan supaya tidak terjadi kegagalan sistem kontrol pada sistem
dioperasikan, berikut kegiatan pengecekan kondisi pada masing - masing
komponen yang diperlukan dalam perakitan kontrol panel star – delta:
Procedure Pengecekan Kontaktor :
Tes Kontaktor tanpa menggunakan sumber tegangan
1. Gunakan MultiMeter untuk mengecekan kondisi kontak bantu dan
kontak utama pada kontaktor.
2. Putar Selector pada tanda buzzer supaya memudahkan pada saat
pengecekan.
3. Cek Kontak bantu NO (13-14, 23-24) dan Kontak Utama (1-2, 3-4, 5-
6) apabila kondisi kontaktor tidak ditekan maka seharusnya buzzer
pada multimeter tidak akan bunyi hal ini menandakan bahwa kontak
bantu NO dapat bekerja secara normal pada saat kontaktor
dioperasikan.
4. Cek Kontak bantu NC (21-22, 31-32) apabila kondisi kontaktor tidak
ditekan maka buzzer pada multimeter akan bunyi hal ini menandakan
74
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
bahwa kontak bantu NC dapat bekerja secara normal pada saat
kontaktor dioperasikan.
Tes Kontaktor menggunakan sumber tegangan
1. Pasang kabel fasa pada posisi A1 dan pasang kabel netral pada posisi
A2 apabila kontaktor tidak bergetar maka koil pada kontaktor masih
berfungsi dengan baik.
Procedure Pengecekan MCB :
Dalam procedure pengecekan MCB dapat dilakukan 2 cara, cara tersebut
sebagai berikut :
Tes MCB tanpa menggunakan sumber tegangan
1. Gunakan MultiMeter untuk mengecekan kondisi kontak bantu dan
kontak utama pada kontaktor.
2. Putar Selector pada tanda buzzer supaya memudahkan pada saat
pengecekan.
3. Pada saat MCB posisi “0” maka ketika maka buzzer pada multimeter
tidak akan bunyi maka tuas pada mcb tidak rusak
4. Pada saat MCB posisi “1” maka ketika maka buzzer pada multimeter
akan bunyi maka tuas pada mcb tidak rusak dan MCB dapat digunakan
untuk menyambungkan ke beban.
Tes MCB menggunakan sumber tegangan
1. Gunakan Tespen untuk mengetahui kondisi MCB
2. Sambungkan kabel fasa pada sumber tegangan dan pasang kabel fasa
pada sisi bagian incoming MCB.
3. Pada saat MCB dalam posisi “0” maka letakan ujung tespen pada sisi
bagian outgoing MCB, apabila lampu tespen tidak menyala maka
MCB masih dapat digunakan dengan baik
4. Tekan tuas Pada MCB dalam posisi “1” maka letakan ujung tespen
pada sisi bagian outgoing MCB, apabila lampu tespen menyala maka
MCB masih dapat digunakan dengan baik
Procedure Pengecekan TOR :
75
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
1. Pasang TOR pada kontaktor dan tidak kontaktor tidak terhubung
dengan sumber tegangan
2. Gunakan Multimeter untuk mengecek kondisi kontak bantu pada
TOR.
3. Putar Selector pada tanda buzzer supaya memudahkan pada saat
pengecekan.
4. Cek Kontak bantu NO (97-98) dan apabila buzzer pada multimeter
tidak akan bunyi hal ini menandakan bahwa kontak bantu NO dapat
bekerja secara normal pada saat TOR mendeteksi arus beban lebih.
5. Cek Kontak bantu NC (95-96) dan apabila buzzer pada multimeter
bunyi hal ini menandakan bahwa kontak bantu NC dapat bekerja
secara normal pada saat TOR mendeteksi arus beban lebih.
6. Letakan dua probe Multimeter pada kontak bantu NO(97-98) TOR,
tekan tes trip maka apabila buzzer pada multimeter berbunyi maka
pada saat keadaan beban lebih TOR dapat mengamankan sistem
kontrol dengan baik.
7. Tekan Tombol Reset untuk mengembalikan posisi awal TOR pada
saat sebelum menekan tombol tes trip, sehingga TOR dapat bekerja
mengamankan sistem kontrol pada saat sistem dioperasikan.
Procedure Pengecekan TIMER :
Tes Timer tanpa menggunakan sumber tegangan :
1. Gunakan Multimeter untuk mengecek kondisi kontak bantu pada
timer.
2. Putar Selector Multimeter pada posisi Buzzer.
3. Cek Kontak bantu NO (1-3 , 8-6) dan apabila buzzer pada multimeter
tidak akan bunyi hal ini menandakan bahwa kontak bantu NO dapat
bekerja secara normal pada saat timer bekerja.
4. Cek Kontak bantu NC (1-4 , 8-5) dan apabila buzzer pada multimeter
tidak akan bunyi hal ini menandakan bahwa kontak bantu NC dapat
bekerja secara normal pada saat timer bekerja.
76
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
Tes Timer menggunakan sumber tegangan :
1. Atur Waktu / set waktu untuk mengetes timer
2. Pasang kabel fasa pada kutub (+) dan pasang kabel negatif pada kutub
(-)
3. Ketika sumber sudah dipasang timer akan bekerja.
4. Pada saat timer bekerja cek kontak bantu timer NC dan NO
menggunakan tespen.
5. Apabila kontak NC dicek menggunakan Tespen maka lampu tespen
tidak akan menyala, apabila kontak NO dicek menggunakan tespen
maka lampu tespen akan menyala.
2. Atur Tata Letak Komponen dalam panel berdasarkan tingkat kemudahan dan
keandalan dalam sistem kontrol sehingga memudahkan dalam pemasangan
kabel dan pengoperasian panel.
3. Lubangi panel untuk tempat lubang mur dan baut terminal blok, Rel Omega,
Kabel Duct, Busbar, dan MCCB dengan menggunakan Bor.
4. Potong Rel omega, busbar, terminal blok dan kabel duct sesuai ukuran
panjang yang sudah diatur dan tata letak yang sudah direncanakan.
5. Pasang rel omega, kabel duct, Busbar, MCCB, dan terminal block dengan
memasang mur & baut menggunakan obeng (+).
6. Pasang MCCB, Kontaktor , Timer pada rel omega.
7. Pasang busbar pada posisi depan MCCB
8. Pasang Wiring kabel sesuai gambar desain instalasi.
9. Lubangi pintu panel untuk letak tombol dan lampu indikator
10. Pasang Wiring kabel untuk tombol On dan Off sesuai gambar desain instalasi
11. Pasang Wiring kabel untuk Lampu Hijau sebagai indikator On mesin, untuk
lampu merah sebagai indikator Off mesin, dan untuk lampu kuning sebagai
indikator Over Load (Arus beban lebih) pada Mesin
77
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
BAB 1V
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
1. Perakitan panel kontrol motor merupakan kegiatan yang dilakukan
untuk membuat sistem kontrol yang handal dan aman sehingga
operator dapat mengoperasikan motor secara langsung.
2. Dalam perakitan panel kontrol motor harus memperhatikan
procedure perakitan panel kontrol supaya sistem kontrol dapat
berjalan dengan baik dan aman
4.2 Saran
a. Bagi Perusahaan
78
Laporan Praktik Kerja Lapangan
PT Alfan Mechatronic Innovation
Tanggal 1 Agustus – 30 Agustus 2018
DAFTAR PUSTAKA
Drs. Abdul Manaf, M.MT. 2017 Desain Instalasi Listrik I. Politeknik Negeri Malang
Drs. Abdul Manaf, M.MT. 2012 Desain Instalasi Listrik II. Politeknik Negeri Malang
Badan Standart Nasional. PUIL 2000. Menteri Pertambangan dan Energi dalam
Surat Keputusan Menteri
79
Laporan Praktek Kerja Lapangan
PT ALFAN MECHATRONICS INNOVATION
Malang 1 Agustus– 31 Agusutus 2018