80% menganggap dokumen ini bermanfaat (5 suara)
982 tayangan9 halaman

Perawatan Komponen Rem ABS Motor

Dokumen ini memberikan petunjuk tentang prosedur pemeriksaan dan perawatan berkala sistem rem ABS pada sepeda motor. Terdiri dari informasi tentang komponen ABS, langkah-langkah kerja meliputi persiapan, pemeriksaan komponen seperti hidrolik control unit, speed sensor, relay, dan penilaian hasil kerja.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
80% menganggap dokumen ini bermanfaat (5 suara)
982 tayangan9 halaman

Perawatan Komponen Rem ABS Motor

Dokumen ini memberikan petunjuk tentang prosedur pemeriksaan dan perawatan berkala sistem rem ABS pada sepeda motor. Terdiri dari informasi tentang komponen ABS, langkah-langkah kerja meliputi persiapan, pemeriksaan komponen seperti hidrolik control unit, speed sensor, relay, dan penilaian hasil kerja.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SISTEM REM ABS

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Nama Guru : Yan Saputra, S.Pd


Nama Sekolah : SMK PGRI 2 Palembang
Mata Pelajaran : Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor
Topik : Sistem Rem ABS
Kelas/ Semester : XI/3

A. Petunjuk Belajar
1. Baca dengan cermat setiap petunjuk dalam LKPD ini
2. Lakukan setiap langkah-langkah kegiatan dengan seksama dan seefisien mungkin
dalam memanfaatkan waktu yang ada
3. Lakukan kegiatan ini bersama teman dalam kelompok

B. Kompetensi Dasar
4.3 Merawat berkala sistem rem ABS

C. Indikator
4.3.1 Melakukan pemeriksaan komponen sistem rem ABS.
4.3.2 Melakukan perawatan berkala sistem rem ABS.

D. Informasi Pendukung
1. ABS (Anti-Lock Brake System) adalah sebuah sistem pada kendaraan bermotor
yang mencegah terjadinya roda menjadi terkunci pada saat pengereman.
2. Komponen sistem rem ABS terdiri dari: 1. Master silinder 2. Brake caliper 3.
Hidrolik control unit 4. Tone wheel 5. Wheel speed sensor 6. ABS control modul
7. Lampu indikator.

E. Tugas
1. Lakukanlah pemeriksaan dan perawatan sistem rem ABS dengan mungikutin
langkah-langkah kerja berikut.

F. Langkah Kerja
1. Alat dan bahan
a. Sepeda motor dengan sistem rem ABS 3 unit
b. Multi tester 3 buah
c. Scanner 1buah
2. Keselamatan kesehatan kerja
1. Pakailah pakaian praktikum.
2. Periksalah terlebih dahulu trainer sebelum digunakan.
3. Bacalah dan pahami petunjuk pratikum pada lembar kegiatan belajar.
4. Hati-hati dalam penggunaan peralatan praktikum.
5. Bila telah selesai praktikum bersihkan sepeda motor yang telah dilakukan
praktikum.

3. Langkah-langkah proses pemeriksaan dan perawatan sistem rem ABS


Perawatan Sistem Rem ABS (Anti-Lock Brake System) Untuk mencegah
timbulnya kerusakan saat melepas sambungan-sambungan kabel, sensor, relay dan
fuse, kunci kontak harus OFF dan setelah dipasang kembali, ON kan kunci kontak
kemudian set DTC ABS hydaulic Unit.
1) Hidrolik Control Unit.
a) Memeriksa kerjanya hidrolik control unit
1. Periksa apakah seluruh komponen ABS dalam kondisi baik.
2. periksa apakah voltage battery 11 V atau lebih.
3. Periksa apakah lampu peringatan ABS berfungsi dengan baik.
4. Dongkrak kendaran
5. Netralkan tuas transmisi dan tarik tuas rem tangan.
6. Putar-putarkan setiap roda dan periksa apakah berputar dengan lancar.
7. Gunakan kabel untuk menghubungkan Diag-2 conector dengan ground,
putar kunci kontak ke posisi ON dan periksa lampu peringatan ABS
dengan prosedur DTC 12.
8. OFF kan kunci kontak
9. Putarkan roda dan On kan kunci kontak kemudian tekan pedal rem dan
periksa.
 Apakah terdengar suara kerjanya selenoid
 Apakah terdengar suara kerjanya motor pump.
10. Ulangi pemeriksaan pada langkah 8-9 untuk semua roda, jika hasilnya
tidak sesuai, ganti ABS hydraulic Unit.
11. OFF kan kunci kontak dan lepaskan kabel yang menghubungkan Diag-
2 connector dengan ground
b) Memeriksa selenoid valve
1. Putar kunci kontak ke posisi OFF
2. Lepaskan sambungan kabel ke solenoid
3. Periksa resistance solenoid valve
 Memeriksa Motor Pump
 Putar kunci kontak ke posisi OFF
4. Lepaskan sambungan kabek ke motor
5. Periksa resistance motor antara terminal : 1 Ω Antara terminal dan
body motor : 1 MΩ
6. Hubungkan positif (+) battery keterminal 1 dan negatif (-) battery ke
terminal 2. Kemudian periksa apakah motor bekerja (adanya suara),
jika pada pemeriksaan 1-3 tidak sesuai ganti hydraulic unit
c) Melepas hidrolik control unit
1. Lepaskan kabel negatif dari battery
2. Gunakan spesial tools, lepaskan brake pipe dari ABS Hydraulic Unit
Special tool A : 09950 – 78210
3. Lepaskan sambungan kabel ABS hydraulic unit
4. Lepaskan ABS hydrauic Unit dari bracketnya.
d) Memasang hidrolik control unit
1. Pasang hydraulic unit dengan urutan kebalikan dari prosedur melepas
Momen pengencagan :
 16 N.m (1,6 kg.m)
 21 N.m (2,1 kg.m)
2. Buang udara dari sisitem rem
3. Periksa kembali setiap komponen yang terpasang dan adanya
kebocoran minyak rem.
2) ABS Control Modul
ABS control modul terdiri dari parts yang sangat presisi, jangan membongkar
ABS Control Module.
a) Melepas control modul
1. Lepaskan kabel negatif battery
2. Lepaskan steering column hole cover, knee bolster panel
3. Lepaskan sambungan kabel ABS control module

3) Speed Sensor Roda Depan


a) Memeriksa output voltage
1. Putar kunci kontak ke posisi OFF
2. Dongkrak kendaraan
3. Lepaskan sambungan kabel ke speed sensor
4. Hubungkan volt meter ke connector kabel speed sensor
5. Sambil memutarkan roda, periksa voltage pada speed sensor
6. Bila menggunakan Oscilloscope, periksa voltage peak to peak, apakah
sesuai dengan spesifikasi Voltage peak to peak 1 putaran / detik : 210
mV / lebih
b) Melepas speed sensor
1. Lepaskan kabel negatif dan battery
2. Dongkrak kendaraan dan lepaskan roda
3. Lepaskan sambungan kabel speed sensor
4. Keluarkan grommet dari fender
5. Lepaskan speed sensor
c) Memeriksa speed sensor
1. Periksa sensor dari kerusakan
2. Periksa resistance
 Resistance terminal : 1,2 - 1,6 kΩ
 Resistance antara terminal dan bodi sensor : 1 mΩ / lebih, jika ada
kelainan, ganti sensor
d) Memeriksa putaran rotor
1. Periksa gigi-gigi roto dari keruskan (aus /pecah)
2. Putar drive shaft dan periksa apakah rotor berputar dengan lancar
e) Memasang speed sensor
1. Pasang kembali speed sensor seperti semula Momen pengencangan :
2,3 N.m (kg.m)
2. Pastikan bahwa antara spedd sensor dan knuckle tidak ada celah (jarak)

4) Speed sensor roda belakang


a) Memeriksa output voltage
1. Putar kunci kontak ke posisi OFF
2. Dongkrak kendaraan
3. Lepaskan sambungan kabel ke speed sensor
4. Hubungkan volt meter ke connector kabel speed sensor
5. Sambil memutarkan roda, periksa voltage pada speed sensor
6. Bila menggunakan Oscilloscope, periksa voltage peak to peak, apakah
sesuai dengan spesifikasi Voltage peak to peak 1 putaran / detik : 210
mV / lebih
b) Melepas speed sensor
1. Lepaskan kabel negatif dari battery
2. Dongkrak kendaraan
3. Lepaskan sambungan kabel speed sensor dan lepaskan kabelnya dari
suspension frame.
4. Lepaskan speed sensor dari knuckle

c) Memeriksa speed sensor


1. Periksa kondisi sensor dari kerusakan
2. Periksa resistance sensor Resistance antara terminal : 1,5 – 1,9 kΩ,
1,2 - 1,6 kΩ. Resistance antara terminal dan body sensor : 1 MΩ Jika
hasil pemeriksaan tidak sesuai spesifikasi ganti sensor
d) Memeriksa sensor rotor
1. Periksa gigi rotor dari kerusakan (aus/pecah)
2. Putar roda belakang dan periksa prputaran rotor apakah berjalan dengan
baik
3. Jika dalam pemeriksaan ada kelainan, ganti sensor rotor
e) Memasang
1. Pasang sensor rotor seperti semula Momen pengencangan : (a) : 2,3
N.m (kg.m)
2. Pastikan bahwa antar sensor dan knuckle tidak terdapat celah (jarak)

5) ABS Fail – Safe Relay


a) Memeriksa
1. Lepaskan kabel negatif (-) dari battery
2. Lepaskan fail-safe relay dari relay box
3. Periksa resistance antara kedua terminal Antara 1 dan 3 : 78 - 96Ω
Antara 2 dan 5 : terhubung Antara 4 dan 5 : tidak ada hubungan.
4. Hubungkan battery ke terminal 1 dan 3, kemudian periksa hubungan
antara terminal 4 dan 5 Jika dalam pemeriksaan langka 1 – 4 tidak
sesuai spesifkasi, ganti relay.

6) ABS Pump Motor Relay


a) Memeriksa
1. Lepaskan kabel negatif dari battery
2. Lepaskan pump motor relay dari relay box
3. Periksa resistance antara setiap terminal Antara 2 dan 4 : 70 – 90 Ω
Antara 1 dan 3 : tidak ada hubungan.
4. Periksa apakah ada hubungan antara terminal 1 dan 3, jika battery di
hubungakan ke terminal 2 dan 4.
5. Jika dalam pemeriksaan langkah 3 dan 4 tidak sesuai dengan
spesifikasi, ganti relay.

4. Hasil Kerja

Hasil Pekerjaan
Jenis Pekerjaan
Baik Tidak Baik
1. KerjaHidraulic Unit 1. 1.
2. ABS Hydraulic Unit 2. 2.
3. ABS Control Module 3. 3.
4. Speed Sensor RodaDepan. 4. 4.
5. Speed Sensor RodaBelakang 5. 5.
6. ABS Fail - Safe Relay 6. 6.
7. ABS Pump Motor Relay 7. 7.

5. Penilaian
a. Lembar Penilaian Keterampilan
Pencapaian Kompetensi
No Komponen/Sub komponen Penilaian Tidak Ya
70-79 80-89 90-100
1 2 3 4 5 6
I Persiapan Kerja
1.1. Penggunaan pakaian kerja
1.2.Persiapan tools and equipment
1.3.Persiapan buku manual
Skor Komponen :
II Proses Kerja
2.1 Melakukan pemeriksaan komponen
sistem rem ABS.
2.2 Melakukan perawatan berkala
sistem rem ABS.
Skor Komponen :

III Hasil Kerja


Skor Komponen:
IV Sikap Kerja
4.1 Penggunaan alat kerja
Pencapaian Kompetensi
No Komponen/Sub komponen Penilaian Tidak Ya
70-79 80-89 90-100
1 2 3 4 5 6
4.2 Keselamatan kerja
4.3 Kebersihan Alat, Area kerja dan
kendaraan/ Media
Skor Komponen:
V Waktu
5.1 Waktu penyelesaian praktek
Skor Komponen :

Keterangan :
Skor masing-masing komponen penilaian ditetapkan berdasarkan perolehan skor terendah
dari sub komponen penilaian.

b. Perhitungan Nilai Praktik (NP)


Nilai Praktik
Persentase Bobot Komponen Penilaian
(NP)
Item Penilaian Sikap
Persiapan Proses Hasil Waktu ∑ NK
Kerja
1 2 3 4 5 6
SkorPerolehan
Skor Maksimal
Bobot (%) 10 50 10 25 5
NK
Keterangan:
 Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian
 Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian
 Bobot diisi dengan prosentase setiap komponen. Besarnya prosentase dari setiap
komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian.
Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100
 NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi
skor maksimal

 NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK


 Jenis komponen penilaian (persiapan, proses, sikap kerja, hasil, dan waktu)
disesuaikan dengan karakter program keahlian.
c. Pedoman Penilaian

No. Komponen/ Kriteria Skor


Subkomponen
Penilaian
1 2 3 4
I. Persiapan Kerja

1.1. Penggunaan Berpakaian sesuai ketentuan dengan rapih dan 90- 100
pakaian kerja lengkap
Berpakaian sesuai ketentuan kurang rapih tetapi 80- 89
lengkap atau rapih tetapi kurang lengkap
Berpakaian sesuai ketentuan kurang rapih dan 70-79
tidak lengkap
Berpakaian tidak sesuai ketentuan 0- 69
1.2. Persiapan tools Alat/bahan dipersiapkan lengkap dan sesuai 90- 100
and equipment kebutuhan praktik
Alat/bahan dipersiapkan kurang lengkap tetapi 80- 89
sesuai kebutuhan praktik
Alat/bahan dipersiapkan kurang lengkap dan 70- 79
kurang sesuai kebutuhan praktik
Alat/bahan dipersiapkan tidak sesuai kebutuhan 0- 69
praktik
1.3. Menggunakan Buku manual di gunakan secara benar 90- 100
buku manual Buku manual di gunakan sebagian benar 80- 89
Buku manual di gunakan dengan bimbingan 70- 79
Buku manual tidak digunakan 0- 69
II. Proses Kerja
1) Melakukan Melakukan pemeriksaan komponen sistem rem 90- 100
pemeriksaan ABS sesuai SOP, dilakukan secara mandiri tanpa
komponen sistem bimbingan
rem ABS. Melakukan pemeriksaan komponen sistem rem 80-89
ABS sesuai SOP dilakukan secara mandiri dengan
2 kali bimbingan
Melakukan pemeriksaan komponen sistem rem 70- 79
ABS sesuai SOP dilakukan secara mandiri dengan
3-4 kali bimbingan
Melakukan pemeriksaan komponen sistem rem 0- 69
ABS sesuai SOP dilakukan secara mandiri dengan
5 kali bimbingan
2) Melakukan Melakukan perawatan sistem rem ABS sesuai 90- 100
perawatan sistem SOP, dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan
rem ABS. Melakukan perawatan sistem rem ABS sesuai 80-89
SOP dilakukan secara mandiri dengan 2 kali
bimbingan
Melakukan perawatan sistem rem ABS sesuai 70-79
SOP dilakukan secara mandiri dengan 3-4 kali
bimbingan
Melakukan perawatan sistem rem ABS sesuai 0-69
SOP dilakukan secara mandiri dengan 5 kali
bimbingan
No. Komponen/ Kriteria Skor
Subkomponen
Penilaian
1 2 3 4
III Hasil Kerja
Merawat sistem rem Semua hasil merawat sistem rem ABS dilakukan 90-100
ABS sesuai SOP
3 hasil merawat sistem rem ABS dilakukan sesuai 80-89
SOP
2 hasil merawat sistem rem ABS dilakukan sesuai 70-79
SOP

1 hasil merawat sistem rem ABS dilakukan sesuai 0-69


SOP

IV. Waktu
4.1. Waktu Menyelesaikan pekerjaan kurang 45 menit dan 90-100
penyelesaian proses pekerjaan benar
praktik Menyelesaikan pekerjaan tepat 45 menit dan 80-89
proses pekerjaan benar
Menyelesaikan lebih dari 45 menit dan proses 70-79
pekerjaan benar
Menyelesaikan lebih dari 45 menit dan proses 0-69
pekerjaan salah

Anda mungkin juga menyukai