KD. 3.3.
Memahami Prinsip Kerja Sistem Stater
KD. 4.3. Merawat Berkala System Stater
Sistem Starter
1. Fungsi Sistem Starter
Untuk memutar crankshaft pada saat menghidupkan mesin.
2. Jenis Sistem Starter
a) Kick Starter :memutar crankshaft dengan dorongan kaki.
b) Electric Starter :memutar crankshaft dengan menggunakan
motor starter yang digerakkan oleh energi listrik.
3. Komponen Sistem Starter
a) Sepeda motor dengan sistem kopling manual
b) Sepeda motor dengan sistem V-Matic
4. Fungsi Komponen Sistem Starter
a) Motor Starter
i) Fungsi : motor starter dialiri arus listrik dari baterai dan memutar
crankshaft sewaktu starter switch (tombol starter)
diaktifkan.
ii) Komponen
b) Kabel-kabel
Sistem starter mempunyai tiga kabel yang dialiri arus listrik besar yaitu kabel baterai, kabel motor dan
kabel massa. Ketiganya menggunakan kabel dengan diameter besar. Jika pemasangan tidak sesuai atau
berkarat, maka sistem starter tidak berfungsi.
c) Starter Relay
i) Fungsi : untuk mengalirkan arus besar dari baterai menuju motor starter dengan cara
mengalirkan arus kecil ke starter relay
ii) Komponen : starter relay ini mempunyai suatu komponen elektromagnet didalamnya.
Sewaktu arus kecil mengalir dari baterai ke elektromagnet ini melalui
kunci kontak, starter relay terhubung sehingga ada arus listrik besar
yang mengalir dari baterai ke motor starter melalui starter relay.
*Elektromagnet: sebuah kumparan dililit mengitari inti besi dan sewaktu arus mengalir
melalui kumparan maka inti besi dimagnetisir untuk sementara
d) Kunci Kontak
Sistem starter dihidupkan sewaktu kunci kontak diputar ke On dan dimatikan sewaktu kunci
kontak ke Off.
e) Starter Switch
Starter switch mengaktifkan starter relay.
f) Clutch Switch
Switch kopling mendeteksi posisi dari tuas kopling.
g) Neutral Switch
Mendeteksi apakah transmisi dalam keadaan netral atau tidak.
h) Backlight Switches (depan/belakang)
Mendeteksi apakah tuas rem dalam keadaan tertarik atau bebas. Kendaraan dengan sistem v-
matic menggunakan switch lampu rem sebagai starter inhibitor switches.
i) Side Stand Switch
Mendeteksi apakah side stand dalam kondisi terpasang atau bebas. Kendaraan dengan sistem
v-matic menggunakan side stand switch sebagai starter inhibitor switches.
j) Harness / Connectors
Harness merupakan lintasan arus listrik dan connector berfungsi sebagai penghubung
komponen-komponen.
k) Baterai
Merupakan sumber daya arus listrik
5. Cara Kerja Sistem Starter
a) Bagaimana arus listrik mengalir ke motor starter
i) Arus listrik kecil mengaktifkan starter relay
Sewaktu kunci kontak dihidupkan dan starter switch ditekan, arus listrik kecil
mengaktifkan starter relay, mengalir dari baterai ke starter relay melalui kunci kontak dan
starter relay aktif.
ii) Arus listrik besar mengaktifkan motor starter
Sewaktu starter relay diaktifkan, arus listrik besar mengalir dari baterai ke motor starter
melalui starter relay, yang kemudian menjalankan motor starter.
b) Sistem starter kopling manual dan v-matic (switch starter inhibitor switches)
i) Kendaraan dengan sistem kopling manual
ii) Kendaraan dengan sistem v-matic
Tugas VI
1) Jelaskan fungsi system stater sepeda motor
2) Jelaskan 2 jenis system stater sepeda motor
3) Tuliskan Komponen-komponen system stater sepeda motor
4) Jelaskan cara kerja system stater sepeda motor
5) Buatlah rangkaian system stater sepeda motor