Anda di halaman 1dari 80

MODEL SOAL

TRY OUT UTBK


Paket B (SAINTEK)

Tingkatkan Nilaimu Setiap Seri!


Mengapa harus ikut Try Out UTBK?

Pelaksanaan seleksi masuk ke PTN dengan sistem Ujian Tulis Berbasis


Komputer (UTBK) akan membuat seleksi menjadi lebih objektif dan lebih
efektif dalam menjaring calon mahasiswa yang unggul. Setiap calon
mahasiswa/i harus bersungguh-sungguh mempersiapkan diri karena
jumlah peserta SBMPTN 2019 akan serupa dengan SBMPTN 2018. Peserta
SBMPTN 2018 yang lalu berjumlah 860.001 orang sedangkan yang lulus
berjumlah 165.831 orang (19,28%). Persaingan merebut kursi PTN melalui
SBMPTN 2019 dengan sistem UTBK akan menjadi semakin keras.
Persiapan yang baik sangat penting dan rasional karena nilai UTBK yang
baik akan memberi peluang besar bagi calon Mahasiswa untuk diterima di
fakultas yang diminati.

Dalam menyikapi UTBK 2019 yang akan datang, semakin penting


mengingat prinsip "Persiapan yang baik adalah kunci keberhasilan, tanpa
persiapan yang ada hanyalah kegagalan.” Ada perkataan lain, “Bila
tersedia waktu 8 jam untuk menebang sebatang pohon, maka gunakan 6
jam untuk mengasah kampak dan 2 jam lagi untuk menebang pohon.”

Persiapan yang baik dalam bentuk berlatih sungguh-sungguh sangat


penting. Untuk itulah Bimbel Medica menyediakan Try Out UTBK
sebanyak 5 paket; Paket A, B, C, D, dan E. Setiap paket terdiri dari 5 seri
ujian. Ikuti setiap Paket Try Out UTBK, ya!
Belajar dengan efektif untuk
meningkatkan Nilai UTBK 2019

Cara berlatih Try Out UTBK Bimbel Medica:

1. Sebelum mengerjakan seri ujian Try Out UTBK, pelajari dengan cermat E-
book Model Soal yang tersedia. Soal-soal E-Book dirancang mirip dengan
soal-soal setiap seri ujian, sehingga memudahkanmu untuk berlatih
mengerjakan soal lengkap dengan kunci jawaban, penyelesaian, dan dasar
teori. Jika kamu menguasai soal-soal e-book, kamu pasti bisa meraih nilai
sampai 100% di setiap seri ujian Try Out UTBK.

2. Kerjakan seri ujian Try Out UTBK dengan reguler. Pada akhir setiap seri,
kamu akan mendapat nilai dan penyelesaian setiap soal. Kamu bahkan bisa
melihat hasil dari setiap mata pelajaran.

3. Evaluasi hasil ujianmu dengan mencatat matapelajaran ataupun topik soal


yang perlu kamu dalami lebih lanjut. Pelajari kembali dasar teori daripada
soal-soal tersebut pada e-book.

4. Setelah membuat evaluasi, kerjakan seri ujian selanjutnya dan tingkatkan


nilaimu.

5. Berlatih terus dengan mempelajari e-book dan mengerjakan seri-seri ujian


sampai kamu berhasil mendapatkan nilai 75%, bahkan 100%!

Ada 5 paket Try Out UTBK. Setiap paket terdiri dari 1 E-Book Model Soal dan
5 Seri Ujian Try Out, yang bisa kamu miliki untuk persiapan keberhasilan
masuk ke PTN di tahun 2019. Setiap soal latihan telah dirangkai oleh
pembimbing profesional dengan pengalaman 10 sampai 40 tahun
dibidangnya.

Selamat berlatih dengan sungguh-sungguh. Semoga Sukses!


TPA BAHASA INDONESIA

Untuk soal nomor 01 sampai dengan nomor 04 pilihlah satu di antara lima kemungkinan jawaban
yang mempunyai arti sama atau paling dekat dengan arti kata yang dicetak dengan huruf besar.

01. (Sinonim)
KERATABASA
(A) huruf yang disusun menjadi kata
(B) Bunyi yang menghasilkan satu kata
(C) Kalimat yang disingkat ditegah paragraf
(D) Arti kata yang berarti singkat
(E) Deret kata yang membentuk kalimat

Dasar Teori :
Sinonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang sama atau berdekatan.
Penyelesaian :
Kata KERATABASA mempunyai Arti yang sama dengan kata yang berarti singkat
Kunci : D

02. (Sinonim)
HABITUS
(A) bentuk badan
(B) kesamaan jenis
(C) terapi kesehatan
(D) tubuh yang ideal
(E) kelompok senam

Dasar Teori :
Sinonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang sama atau berdekatan.
Penyelesaian :
Kata HABITUS mempunyai arti yang sama dengan bentuk badan
Kunci : A

03. (Sinonim)
SANGGRALOKA
(A) tempat bersemedi
(B) tempat berwisata
(C) tempat upacara adat
(D) tempat pesta pengantin
(E) tempat pengasingan diri

Dasar Teori :
Sinonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang sama atau berdekatan.
Penyelesaian :
Kata SANGGRALOKA mempunyai arti yang sama dengan tempat berwisata
Kunci : B

Halaman 1 dari 76 halaman


04. (Sinonim)
TANDON
(A) barang sitaan
(B) barang plastik
(C) barang gadaian
(D) barang pinjaman
(E) barang tanggung jawab

Dasar Teori :
Sinonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang sama atau berdekatan.
Penyelesaian :
Kata TANDON mempunyai arti yang sama dengan barang tanggung jawab
Kunci : E

Untuk soal nomor 05 sampai dengan nomor 10 pilihlah satu di antara lima kemungkinan jawaban
yang mempunyai arti berlawanan dengan arti kata yang dicetak dengan huruf besar.

05. (Antonim)
KEDAIFAN
(A) Kearifan
(B) kemuliaan
(C) kejayaan
(D) kenistaan
(E) kebijaksanaan

Dasar Teori :
Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang berlawanan atau tidak sama.
Penyelesaian :
Kata KEDAIFAN mempunyai arti kata yang berlawanan dengan Kemuliaan.
Kunci : B

06. (Antonim)
JENENG
(A) rata
(B) lurus
(C) tegak
(D) datar
(E) kokoh

Dasar Teori :
Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang berlawanan atau tidak sama.
Penyelesaian:
Kata JENENG mempunyai arti kata yang berlawanan dengan kata tegak.
Kunci : C

07. (Antonim)
PRUDENSIAL
(A) picik
(B) jahat
(C) culas
(D) bodoh
(E) curang

Halaman 2 dari 76 halaman


Dasar Teori :
Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang berlawanan atau tidak sama.
Penyelesaian :
Kata PRUDENSIAL mempunyai arti kata yang berlawanan dengan kata culas.
Kunci : C

Untuk soal nomor 08 sampai dengan nomor 10 pilihlah satu di antara lima kemungkinan jawaban
yang mempunyai hubungan yang sama atau serupa dengan pasangan kata yang terdapat di depan
tanda ::

08. (Analogi)
KARST : BENTUK PERMUKAAN BUMI =….
(A) Pasang surut: bentuk permukaan laut
(B) Mendung : bentuk permukaan udara
(C) Hijau : bentuk permukaan daun
(D) Sisik : bentuk permukaan kulit
(E) Aspal : bentuk permukaan jalan

Dasar Teori :
Analogi adalah persamaan atau persesuaian antara dua tanda atau
Penyelesaian :
Pasangan Kata KARST : BENTUK PERMUKAAN BUMI memiliki kemiripan dengan Sisik : bentuk permukaan
kulit
Kunci : D

09. (Analogi)
TELUR : BUTIR =
(A) Kilogram : daging
(B) Pisang : tandan
(C) Bawang : siung
(D) Lembar : kertas
(E) Kain : meter

Dasar Teori :
Analogi adalah persamaan atau penyesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan.
Penyelesaian :
Pasangan Kata TELUR : BUTIR mempunyai hubungan yang sama atau serupa dengan Bawang : siung
Kunci : C

10. (Analogi)
BAB : SKRIPSI =
(A) Bait : Puisi
(B) Bunga : buah
(C) Beton : penutup
(D) Kertas : buku
(E) Tembikar : keramik

Dasar Teori :
Analogi adalah persamaan atau penyesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan.
Penyelesaian :
Pasangan Kata BAB : SKRIPSI, sebagaimana yang sama dengan Bait : Puisi
Kunci : A

Halaman 3 dari 76 halaman


11. (Silogisme)
Beberapa dosen bergabung dalam tim karawitan. Tim karawitan tidak ada yang menjadi pemain tenis.
Berdasarkan dua pernyataan di atas, simpulan yang paling tepat adalah
(A) Ada berapa dosen yang menjadi pemain tenis
(B) Beberapa dosen bukan pemain tenis.
(C) Tidak ada dosen yang menjadi pemain tenis.
(D) Beberapa pemain tenis bukanlah merupakan tim karawitan.
(E) Tim karawitan hanya cocok menjadi dosen.

Dasar Teori :
Silogisme adalah penarikan kesimpulan dari hal umum ke hal lebih khusus.
Pola dasar :
PU : Semua A = B
PK : C bagian A
Kesimpulan : C = B
Penyelesaian :
Simpulan yang paling tepat adalah Sudah jelas beberapa dosen bergabung dalam tim karawitan maka
beberapa dosen bukan pemain tenis.
Kunci: B

12. (Silogisme)
Pengurus koperasi seharusnya berjiwa sosial. Sebagian ketua RT pernah menjadi pengurus koperasi.
Berdasarkan dua pernyataan di atas, simpulan yang paling tepat adalah
(A) Ketua RT itu selalu berjiwa sosial.
(B) Semua orang yang pernah menjadi ketua RT adalah pengurus koperasi.
(C) Sebagian pengurus koperasi ingin menjadi ketua RT.
(D) Semua pengurus koperasi berjiwa sosial.
(E) Sebagian ketua RT seharusnya berjiwa sosial.

Dasar Teori :
Silogisme adalah penarikan kesimpulan dari hal umum ke hal lebih khusus.
Pola dasar :
PU : Semua A = B
PK : C bagian A
Kesimpulan : C = B
Penyelesaian :
Simpulan yang paling tepat adalah sebagian ketua RT pernah menjadi pengurus koperasi maka sebagian
ketua RT seharusnya berjiwa sosial.
Kunci: E

13. (Silogisme)
Hesty, Belly, Penky, dan Melly adalah mahasiswa satu angkatan dari universitas yang sama. Hesty lulus
sebelum Belly tetapi sesudah Penky, dan Melly lulus sebelum Hesty.
Berdasarkan pernyataan di atas, simpulan yang paling tepat adalah…
(A) Hesty lulus sebelum Penky.
(B) Belly lulus paling akhir.
(C) Melly lulus paling awal.
(D) Penky lulus paling awal.
(E) Penky dan Melly lulus pada waktu yang sama

Dasar Teori :
Silogisme adalah penarikan kesimpulan dari hal umum ke hal lebih khusus.

Halaman 4 dari 76 halaman


Pola dasar :
PU : Semua A = B
PK : C bagian A
Kesimpulan : C = B
Penyelesaian :
Hesty lulus sesudah Pengky dan Melly lulus sebelum Hesty maka Belly lulus paling akhir.
Kunci: B

14. (Induksi)
(1) Pada hari Senin, kegiatan belajar dimulai satu jam lebih lambat daripada hari lainnya.
(2) Sekolah diwajibkan melaksanakan upacara bendera setiap hari Senin.
Manakah dibawah ini yang menggambarkan hubungan pernyataan (1) dan (2)?
(A) Pernyataan (1) adalah penyebab dan pernyataan (2) adalah akibat.
(B) Pernyataan (2) adalah penyebab dan pernyataan (1) adalah akibat
(C) Pernyataan (1) dan (2) adalah penyebab, namun tidak saling berhubungan.
(D) Pernyataan (1) dan (2) adalah akibat dari dua penyebab yang tidak saling berhubungan.
(E) Pernyataan (1) dan (2) adalah akibat dari suatu penyebab yang sama.

Dasar Teori :
Paragraf berdasarkan penalaran terbagi menjadi 4 macam yaitu :
(a) Generalisasi
Paragraf ini dimulai dengan memaparkan suatu hal yang khusus dan disimpulkan pada bagian akhir
paragraf
(b) Analogi
Paragraf analogi adalah paragraf yang memaparkan suatu objek dengan menyamakannya dengan objek
lain yang memiliki kesamaan dalam hal tersebut
(c) Paragraf sebab – akibat
Paragraf ini diawali dengan memaparkan hal – hal khusus yang berupa sebab – sebab kemudian
disimpulkan pada bagian akhir yang merupakan akibat dari sebab tersebut.
(d) Paragraf akibat – sebab
Paragraf ini di awali dengan memaparkan akibat – akibat yang timbul dan kemudian dijelaskan pada
bagian akhir apa penyebab akibat – akibat tersebut.
Penyelesaian :
Yang menggambarkan hubungan pernyataan (1) dan (2) adalah Pernyataan (2) adalah penyebab dan
pernyataan (1) adalah akibat
Kunci: B

15. (Induksi)
(1) Angka putus sekolah masih cukup tinggi
(2) Pemerataan pendidikan di Indonesia masih menjadi prioritas.
Manakah dibawah ini yang menggambarkan hubungan pernyataan (1) dan (2)?
(A) Pernyataan (1) adalah penyebab dan pernyataan (2) adalah akibat.
(B) Pernyataan (2) adalah penyebab dan pernyataan (1) adalah akibat
(C) Pernyataan (1) dan (2) adalah penyebab, namun tidak saling berhubungan.
(D) Pernyataan (1) dan (2) adalah akibat dari dua penyebab yang tidak saling berhubungan.
(E) Pernyataan (1) dan (2) adalah akibat dari suatu penyebab yang sama.

Halaman 5 dari 76 halaman


Dasar Teori :
Paragraf berdasarkan penalaran terbagi menjadi 4 macam yaitu :
(a) Generalisasi
Paragraf ini dimulai dengan memaparkan suatu hal yang khusus dan disimpulkan pada bagian akhir
paragraf
(b) Analogi
Paragraf analogi adalah paragraf yang memaparkan suatu objek dengan menyamakannya dengan objek
lain yang memiliki kesamaan dalam hal tersebut
(c) Paragraf sebab – akibat
Paragraf ini diawali dengan memaparkan hal – hal khusus yang berupa sebab – sebab kemudian
disimpulkan pada bagian akhir yang merupakan akibat dari sebab tersebut.
(d) Paragraf akibat – sebab
Paragraf ini di awali dengan memaparkan akibat – akibat yang timbul dan kemudian dijelaskan pada
bagian akhir apa penyebab akibat – akibat tersebut.
Penyelesaian :
Yang menggambarkan hubungan pernyataan (1) dan (2) adalah Pernyataan (1) adalah penyebab dan
pernyataan (2) adalah akibat.
Kunci: A

Halaman 6 dari 76 halaman


TPA MATEMATIKA

16. Perbandingan
8 P
=
P 12,5
Nilai p pada persamaan di atas adalah :
(A) 100
(B) 64
(C) 16
(D) 10
(E) 8

Dasar Teori :
Jika a = c maka ac = bc
b d
a
a% =
100
Penyelesaian :
8(12,5) = p2
100 = p2
p = 10
Kunci : D

17. Pecahan
é1 1ù
Seperampat dari ê + ú adalah :
ë3 5û
1
(A)
8
1
(B)
32
1
(C)
30
2
(D)
15
1
(E)
2

Dasar Teori :
a c ad + bc
+ =
b d bd
Penyelesaian :
1æ1 1ö
çç + ÷÷
4 è3 5ø
1æ 8 ö 2
= çç ÷=
4 è 15 ÷ø 15

Kunci : D

Halaman 7 dari 76 halaman


18. Persen
Jika P bilangan yang menyatakan 0,573% dari 6,54 ;dan Q bilangan yang menyatakan 6,54% dari 0,573,
maka :
(A) P = Q
(B) P < Q
(C) P > Q
(D) P ≠ Q
(E) P = Q + 0,5

Dasar Teori :
Jika a = c maka ac = bc
b d
a
a% =
100
Penyelesaian :
P = 0,573 x 6,54
100
6,54
Q= x 0,573
100
P=Q
Kunci : A

19. Persen
Jika P bilangan yang menyatakan 0,563% dari 7,24 dan Q bilangan yang menyatakan 7,24 % dari 0,56 pada.
(A) P > Q
(B) P < Q
(C) P = Q
(D) P ≠ Q
(E) P = Q + 0,8

Dasar Teori :
Jika a = c maka ac = bc
b d
a
a% =
100
Penyelesaian :
P = 0,563 x 7,24
100
7,24
Q= x 0,56
100
P>Q
Kunci : A

20. Waktu
Data :
4 jam 29 menit 18 detik
6 jam 45 menit 42 detik
Jumlah waktu di atas adalah :
(A) 12 jam 15 menit 12 detik
(B) 11 jam 15 menit 0 detik
(C) 11 jam 15 menit 10 detik
(D) 11 jam 16 menit 0 detik
(E) 12 jam 15 menit 0 detik

Halaman 8 dari 76 halaman


Dasar Teori :
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik
Penyelesaian :
4 jam 29 menit 18 detik
6 jam 45 menit 42 detik +
11 jam 15 menit 0 detik
Kunci : B

21. Persen
Panitia mengedarkan undangan kepada 40 wanita dan 50 pria. Jika ternyata 70% dari undangan wanita hadir
dan 60% dari undangan pria hadir, maka kira – kira berapa persenkah yang hadir ?
(A) 56,16 %
(B) 65,56 %
(C) 67,64 %
(D) 64,67 %
(E) 74,31 %

Dasar Teori :
a
a% dari x = .X
100
Penyelesaian :
70
Wanita hadir = x 40 = 28 orang
100
60
Pria hadir = x 50 = 30 orang
100
Yang hadir = 58 orang
58
Persen yang hadir = x 100% = 64,67%
90
Kunci : D

22. Persen
Ali menjual barang seharga Rp 60.000,00 dan memperoleh laba 25% dari harga beli. Berapakah harga beli
barang tersebut?
(A) Rp 45.000,00
(B) Rp 48.000,00
(C) Rp 52.000,00
(D) Rp 52.500,00
(E) Rp 55.000,00

Dasar Teori :
H . Jual - H .Beli
%U= x 100%
H .Beli
Penyelesaian :
25 60.000 - HB
= x 100%
100 HB

5 HB = Rp.240.000,-
HB = Rp.48.000,-
Kunci : B

Halaman 9 dari 76 halaman


23. Barisan Bilangan
3,6,4,2,4,2,1, …
(A) 1
(B) 2
(C) 4
(D) 6
(E) 8

Dasar teori :
• Carilah hubungan 2 bilangan yang berdekatan, kemudian dari keseluruhan seimpulkan pola yang paling
logis
• Apabila bilangan yang berdasarkan pola tidak logis, maka hubungan dengan bilangan selanjutnya.
Penyelesaian :
3, 6, 4, 2, 4, 2, 1, 2
-2 -2
Kunci : B

24. Barisan Bilangan


…, …, 16,18,32,36,64,72,128
(A) 7 dan 8
(B) 8 dan 7
(C) 8 dan 9
(D) 9 dan 8
(E) 10 dan 9

Dasar teori :
Konsep :
§ Anggap barisan bilangan itu adalah terdiri dari 1 barisan bilangan yang memiliki pola tertentu.
§ Apabila No.1 tidak bisa maka anggap menjadi 2 barisan bilangan yang berselang seling dengan pola
masing – masing.
§ Dan seterusnya
Penyelesaian :
x2 x2 x2 x2

8, 9, 16, 18, 32, 36, 64, 72, 128


x2 x2 x2
Kunci : C

25. Barisan Bilangan


1,2,6,12,16,32,36,…
(A) 38
(B) 40
(C) 72
(D) 76
(E) 102

Dasar teori :
• Carilah hubungan 2 bilangan yang berdekatan, kemudian dari keseluruhan seimpulkan pola yang paling
logis
• Apabila bilangan yang berdasarkan pola tidak logis, maka hubungan dengan bilangan selanjutnya.
Penyelesaian :
1, 2, 6, 12, 16, 32, 36, …
x2 x2 x2 x2
Kunci : C

Halaman 10 dari 76 halaman


26. Barisan Bilangan
3,12,18,20,80,X
Nilai x pada deret di atas adalah :
(A) 82
(B) 85
(C) 120
(D) 1200
(E) 1400

Dasar teori :
• Carilah hubungan 2 buah bilangan yang bedekatan, kemudian dari keseluruhan simpulkan pola yang
paling logis.
• Apabila no.1 tidak bisa, anggap barisan bilangan tersebut terdiri dari 2 barisan bilangan yang berselang –
selang dengan pola masing – masing.
• Dan seterusnya (untuk 3,4,5, … barisan bilangan berselang – selang).

Penyelesaian :
X6 x6
3 12 18 20 80 120

X4 x4
Kunci : C

27. Barisan Bilangan


2,6,7,4,12,7,10, …
(A) 7
(B) 8
(C) 14
(D) 18
(E) 30

Dasar Teori :
• Carilah hubungan 2 bilangan yang berdekatan, kemudian dari keseluruhan seimpulkan pola yang paling
logis
• Apabila bilangan yang berdasarkan pola tidak logis, maka hubungan dengan bilangan selanjutnya.

Penyelesaian :
2, 6, 7, 4, 12, 7, 10, …
x3 x3 x3

+5 +3
Kunci : E

28. Barisan Bilangan


–2, …, –7, –4, –10, –14, …, –20, –28
(A) –3 dan –9
(B) –4 dan –8
(C) –5 dan –8
(D) –6 dan –8
(E) –7 dan –7

Halaman 11 dari 76 halaman


Dasar Teori :
§ Carilah hubungan 2 buah bilangan yang bedekatan, kemudian dari keseluruhan simpulkan pola yang paling
logis.
§ Apabila no.1 tidak bisa, anggap barisan bilangan tersebut terdiri dari 2 barisan bilangan yang berselang –
selang dengan pola masing – masing.
§ Dan seterusnya (untuk 3,4,5, … barisan bilangan berselang – selang).
Penyelesaian :

x2 x2
x2 x2
-2, -5, -7, -4, -10, -14, -8, -20, -28
x2 x2
Kunci : C

29. Barisan Bilangan


Empat huruf selanjutnya untuk rangkaian a, i, j, b, k, l, c adalah :
(A) m, n, o, d
(B) o, p, q, r
(C) d, e, f, g
(D) m, n, d,o
(E) q, r, p, o

Dasar teori :
Pola barisan bilangan dapat diukur dengan cara :
(+) / (-) / (x) / (:)
Penyelesaian :
a, i, j, k, l, m, n, d, o
Kunci : D

30. Barisan Bilangan


3,3,9,10,30,32,96, …
(A) 98
(B) 99
(C) 102
(D) 106
(E) 288

Dasar Teori :
• Carilah hubungan 2 bilangan yang berdekatan, kemudian dari keseluruhan seimpulkan pola yang paling
logis
• Apabila bilangan yang berdasarkan pola tidak logis, maka hubungan dengan bilangan selanjutnya.
Penyelesaian :
3, 3, 9, 10, 30, 32, 96, …
+0 x3 +1 x3 +2 x3 +3
Kunci : B

31. Barisan Bilangan


Bilangan berikutnya dari deret :
6,7,13,20,33,53 adalah…
(A) 81
(B) 86
(C) 89
(D) 91
(E) 96

Halaman 12 dari 76 halaman


Dasar teori :
Pola barisan bilangan dapat diukur dengan cara :
(+) / (-) / (x) / (:)
Penyelesaian :
6,7,13,20,33,53,86
Kunci : B

32. Barisan Bilangan


Huruf selanjutnya untuk rangkaian
d, c, f, e, j, I, r…
(A) s
(B) t
(C) q
(D) h
(E) I

Dasar teori :
Pola barisan bilangan dapat diukur dengan cara :
(+) / (-) / (x) / (:)
Penyelesaian :
D, c, f, e, j, I, r, q
Kunci : C

33. Relasi
Tumbuhan, Palawija, Hijau

(A) (B) (C) (D) (E)

Dasar Teori:
Bacalah soal ini perlahan-lahan karena soal ini menyangkut hubungan tiga unsur.
Penyelesaian:

KUNCI : B

34. Relasi
Itik, Sapi, Hewan

(A) (B) (C) (D) (E)

Dasar Teori:
Bacalah soal ini perlahan-lahan karena soal ini menyangkut hubungan tiga unsur.

Halaman 13 dari 76 halaman


Penyelesaian:

KUNCI : A

35. Relasi
Buah, Tomat, Apel

(A) (B) (C) (D) (E)

Dasar Teori:
Bacalah soal ini perlahan-lahan karena soal ini menyangkut hubungan tiga unsur.
Penyelesaian:

KUNCI : A

36. Figural

Dasar Teori:
Lihat gambar yang paling sesuai.
Penyelesaian:

Kunci : D

37. Figural

Halaman 14 dari 76 halaman


Dasar Teori:
Sebuah benda dicerminkan akan menghaslkan bayangan yang sama besar dengan benda tersebut.
Penyelesaian:

Kunci : D
38. Figural

Dasar Teori:
Sebuah benda dicerminkan akan menghaslkan bayangan yang sama besar dengan benda tersebut.
Penyelesaian:

Kunci : B
39. Figural

Dasar Teori:
Lihat gambar yang paling sesuai.
Penyelesaian:

Kunci : A

Halaman 15 dari 76 halaman


40. Figural

Dasar Teori:
Lihat gambar yang paling sesuai.
Penyelesaian:

Kunci : D
41. Figural

Dasar Teori:
Lihat gambar yang paling sesuai.
Penyelesaian :

Kunci : C

Halaman 16 dari 76 halaman


42. Figural

Dasar Teori:
Lihat perputaran daripada figural.
Penyelesaian :
Banyak unsur sama.

Kunci : C

43. Barisan Bilangan


7, 6, 5, 5, 3, 4, 1, 3, …
(A) 4
(B) 2
(C) 1
(D) 0
(E) -1

Dasar Teori:
§ Carilah hubungan 2 buah bilangan yang bedekatan, kemudian dari keseluruhan simpulkan pola yang paling
logis.
§ Apabila no.1 tidak bisa, anggap barisan bilangan tersebut terdiri dari 2 barisan bilangan yang berselang –
selang dengan pola masing – masing.
§ Dan seterusnya (untuk 3,4,5, … barisan bilangan berselang – selang).
Penyelesaian:
-1 -1 -1
7, 6, 5, 5, 3, 4, 1, 3, -1
-2 -2 -2 -2
Kunci : E

44. Barisan Bilangan


9, 9, 7, 4, 16, 11, 5, …
(A) 35
(B) 20
(C) 12
(D) 2
(E) 1

Halaman 17 dari 76 halaman


Dasar Teori:
• Carilah hubungan 2 buah bilangan yang bedekatan, kemudian dari keseluruhan simpulkan pola yang
paling logis.
• Apabila no.1 tidak bisa, anggap barisan bilangan tersebut terdiri dari 2 barisan bilangan yang berselang –
selang dengan pola masing – masing.
• Dan seterusnya (untuk 3,4,5, … barisan bilangan berselang – selang).
Penyelesaian:
x1 -2 -3 x4 -5 -6 x7
9, 9, 7, 4, 16, 11, 5, 35
Kunci : A

45. Barisan Bilangan


1, 0, 4, 2, 1, 5, 3, 2, …
(A) 3
(B) 4
(C) 5
(D) 6
(E) 12

Dasar Teori:
• Carilah hubungan 2 buah bilangan yang bedekatan, kemudian dari keseluruhan simpulkan pola yang
paling logis.
• Apabila no.1 tidak bisa, anggap barisan bilangan tersebut terdiri dari 2 barisan bilangan yang berselang –
selang dengan pola masing – masing.
• Dan seterusnya (untuk 3,4,5, … barisan bilangan berselang – selang).
Penyelesaian:
+1 +1
+1 +1
1, 0, 4, 2, 1, 5, 3, 2, 6
+1 +1
Kunci : D

Halaman 18 dari 76 halaman


MATEMATIKA DASAR
46. (LOGIKA)
Negasi dari pernyataan ( "x) [a(x) Þ b(x)] adalah:
(A) ($x) [a(x) Þ ~ b(x)]
(B) ($x) [a(x) Ù b(x)]
(C) ($x) [~a(x) Ù ~ b(x)]
(D) ($x) [a(x) Þ b(x)]
(E) ($x) [a(x) Ù~ b(x)]

DASAR TEORI :
~(P Ù Q) = ~P v ~ Q
~ (P v Q) = ~P Ù ~Q
~(P ® Q) = P Ù ~Q
~("x) = $ ~x
~$x = " ~x
PENYELESAIAN :
~ (("x) [a(x) ® b(x)])
= $x [a(x) Ù ~ b(x)]
KUNCI : E

47. (COMBINATORIK)
Dari angka 2, 3, 4, 5, 6,7, 8, 9 akan dibuat bilangan terdiri atas 3 angka yang berbeda. Banyak bilangan
yang berbeda lebih besar dari 640 tetapi lebih kecil 860 adalah :
(A) 78
(B) 84
(C) 90
(D) 96
(E) 102

DASAR TEORI :
n!
Prn =
(n - r ) !
n!
C nr =
(n - r ) ! r !
n (A )
P(A) =
n (s)
PENYELESAIAN :

Ratusan 6 : 1 5 6 = 30

Ratusan 7 : 1 7 6 = 42
1 4 6
Ratusan 8 : = 24
+
Total = 96
KUNCI : D

Halaman 19 dari 76 halaman


48. (COMBINATORIK)
Tiga siswa dan tiga siswi duduk berjajar pada sebuah bangku. Jika yang menempati pinggir bangku harus
siswa, maka banyaknya susunan posisi duduk yang mungkin adalah :
(A) 6
(B) 24
(C) 120
(D) 144
(E) 720

DASAR TEORI :
n!
Prn =
(n - r ) !
n n!
C r =
(n - r ) ! r !
n (A )
P(A) =
n (s)
PENYELESAIAN :
Pinggir bangku = P 32 = 6
di tengah = P 44 = 4 x 3 x 2 x 1 = 24
Banyak susunan posisi duduk = 16 x 24
= 144
KUNCI : D

49. (PELUANG)
Enam anak, 3 laki-laki dan 3 perempuan, duduk berjajar. Peluang 3 perempuan duduk berdampingan
adalah…
1 1
(A) (D)
60 10
1
(B)
30
1 1
(C) (E)
15 5
DASAR TEORI :
n!
Prn =
(n - r ) !
n n!
C r =
(n - r ) ! r !
n (A )
P(A) =
n (s)
PENYELESAIAN :

P1 P2 P3 __ __ __

Untuk perempuan : P33 = 6


Perempuan berdampingan = P44 = 24
Banyak cara = 6 x 24 = 144
144 144 1
Peluang = = =
P66 720 5

KUNCI : E

Halaman 20 dari 76 halaman


50. (PELUANG)
Suatu keranjang berisi 25 salak dan 2 diantaranya busuk. Jika diambil 3 salak sekaligus, maka peluang
terambilnya salak yang baik semua adalah…
77 2
(A) (D)
100 33

(B) 20
33
3 1
(C) (E)
25 75

DASAR TEORI :
n!
Prn =
(n - r ) !
n!
C nr =
(n - r ) ! r !
n (A )
P(A) =
n (s)
PENYELESAIAN :
n(5) = C 253
n(A) = C 23
3
C23
P(A) = 3 = 23 x 22 x 21 = 22 x 21 = 77
C 25 3 x 2 x1 25 x 24 100
3 25 x 24 x 23
3 x 2 x1
KUNCI : A

51. (STATISTIKA)
Median, rata-rata, dan modus dari data yang terdiri atas empat bilangan asli adalah 7. Jika selisih antara
data terbesar dan data terkecil adalah 6, maka hasil kali empat data tersebut adalah…
(A) 1864 (D) 1976
(B) 1932
(C) 1960 (E) 1983

DASAR TEORI :
x1,x2,x3,…xn

x1 + x 2 + x 3 + ....x n
`x =
n
Modus = data yang paling sering muncul
PENYELESAIAN :
Data a, b, c, d
d–a=6
b + c = 14
a + d = 14
d–a=6 +
d = 10; a = 4
Data : 4, 7, 7, 10
4 x 7 x 7 x10 =1960
KUNCI : C

Halaman 21 dari 76 halaman


52. (STATISTIKA)
Nilai rata – rata ujian Matematika dari 39 siswa adalah 45. jika nilai Ali digabungkan dengan kelompok itu,
maka nilai rata – ratanya menjadi 45,5. Nilai Ali adalah :
(A) 45 (D) 75
(B) 55
(C) 65 (E) 85
DASAR TEORI :
- -
x n + x 2n 2
`xgabungan = 1 1
n1 + n 2
PENYELESAIAN :
39 x 45 + A
45,5 =
40
1820 = 1755 + A
A = 65
KUNCI : C

53. (STATISTIKA)
Data berat badan dalam sekelompok orang diberikan sebagai berikut :
Berat badan frekuensi
50 – 54 4
55 – 59 6
60 – 64 8
65 - 69 X
70 – 74 14
75 – 79 12
80 – 84 6
Jika quartil ketiga dari data ini adalah 75,75. Maka nilai x adalah :
(A) 9
(B) 10
(C) 11
(D) 12
(E) 13
DASAR TEORI :
æ in ö
ç -
Qi = tbQi + P ç 4
å f sebelum Qi ÷÷
ç fQi ÷
ç ÷
è ø
P = (dtatas – dtbawah) + 1
n = Sf

PENYELESAIAN :
æ 3(50 + x ) ö
ç - (32 + x ) ÷
75,75 = 74,5 + 5 ç 4 ÷
ç 12 ÷
ç ÷
è ø
150 + 3x - 128 - 4x
0,25 =
48
12 = 22 – x
X = 10
KUNCI : B

Halaman 22 dari 76 halaman


54. (STATISTIKA)
Jika data 3,a,a,a,4,5,6 mempunyai rataan c dan data 2,c,c,3,4,5 mempunyai rataan 3a maka nilai 20c adalah
:
(A) 122
(B) 61
(C) 31
(D) 8
(E) 12
DASAR TEORI :
x1,x2,x3,…xn

x1 + x 2 + x 3 + ....x n
`x =
n
Modus = data yang paling sering muncul
PENYELESAIAN :
18 + 3a
C= Þ 7c = 18 + 3a
7
14 + 2c
3a =
6
6(7c – 18) = 14 + 2c
42c – 108 = 14 + 2c
40c = 122
61
C= ® 20c = 61
20
KUNCI : B

55. (PERTIDAKSAMAAN)
x x- 2
Semua bilangan real x yang memenuhi > adalah…
x +2 x
(A) x < -2 atau x > 0
(B) x < -2 atau 0 < x < 2
(C) x < -2 atau x > 2
(D) -2 < x < 0 atau x > 2
(E) -2 < x < 0 atau x > 4
DASAR TEORI :
f (x )
• ≷0
g( x )
• g(x) ¹ 0
• f(x).g(x) ≷ 0
PENYELESAIAN :
x x -2
- >0
x +2 x
4
>0
x ( x + 2)

(+) (-) (+)


-2 0

x < -2 atau x > 0


KUNCI : A

Halaman 23 dari 76 halaman


56. (PERSAMAAN KUDRAT)
Jika selisih akar-akar persamaan kuadrat
x2 + (2a + 3) x + (a + 5) = 0 adalah 3, maka nilai a2 + 2a – 12 adalah…
(A) -13 (D) 9
(B) -11
(C) -7 (E) 11

DASAR TEORI :
D
x1 – x2 =
a
PENYELESAIAN :
4a2 + 12a + 9 – 4a – 20 = 9
4a2 + 8a – 20 = 0
a2 + 2a – 5 = 0
a2 + 2a = 5
a2 + 2a – 12 = 5 – 12
= -7
KUNCI : C

57. (FUNGSI KUADRAT)


Fungsi f(x) = x2 + ax mempunyai grafik berikut.
y

x
0

Grafik fungsi g(x) = x2 – ax + 5 adalah :


y
(A) y (D)

x
0
x
0

y
(B)

0
x

y y
(C) (E)

x x
0 0

Halaman 24 dari 76 halaman


DASAR TEORI :
y = ax2 + bx + c
I. a > 0 È
II. a < 0 Ç
Letak titik puncak (xp, yp)
a. Sebelah kanan sumbu y jika tanda a ¹ b
b. Sebelah kiri sumbu y jika tanda a = b
PENYELESAIAN :
a<0
Koef x2 (+)
Koef x (+)
Konstanta (+)
KUNCI : E

58. (FUNGSI KUADRAT)


Misalkan kurva y = x2 – (a – 1)x + 6 dan y = x – 10 berpotongan di dua titik yang berbeda, maka nilai a
yang memenuhi adalah :
(A) -8 £ a £ 8
(B) a £ -8 atau a ³ 8
(C) a < -8 atau a > 8
(D) -8 < a < 8
(E) -6 < a < 8

DASAR TEORI :
D>0
D=0
D<0

PENYELESAIAN :
x2 – (a – 1)x + 6 = x – 10
x2 – ax + 16 = 0
D>0
a2 – 64 > 0
(a – 8) (a + 8) > 0
a > 8 atau a < -8
KUNCI : C

59. (PERSAMAAN KUADRAT)


Jika f(x) = 3x2 – 6x + 1, maka persamaan kuadrat yang akar – akarnya pangkat 3 dari akar f(x) = 0 tersebut
adalah :
(A) 27x2 + 6x + 1 = 0
1
(B) x2 + 24x - =0
4
1
(C) x2 – 6x + =0
27
2
(D) 2x2 + 12x + =0
27
1
(E) x2 – 24x + =0
27

Halaman 25 dari 76 halaman


DASAR TEORI :
Membentuk PKB
c. a
x2 – (a + b)x + ab = 0
d. b
PENYELESAIAN :
x1
3x2 – 6x + 1 = 0
x2
3
a = x1
PKB
b = x 23
a + b = x 13 + x 23
= (x1 + x2)3 – 3(x1 + x2)(x1 x2)
= 8 – 3(2) (1/3)
3
1
ab = (x1 x2)3 = æçç 1 ö÷÷ =
è3ø 27
1
PKB : x2 – 6x + =0
27
KUNCI : C

60. (PERSAMAAN KUADRAT)


Persamaan kuadrat 4x2 + p = -1 mempunyai akar x1 dan x2, jika x1 = ½ maka
p(x12 + x22) = …
1
(A) -1
2
1
(B) -1
4
(C) -1
(D) -1/2
(E) -1/4

DASAR TEORI :
x1
PK : ax2 + bx + c = 0
x2
x1 + x2 = -b/a
x1 x2 = c/a
x12 + x22 = (x1 + x2)2 – 2x1 x2
PENYELESAIAN :
x1 = 1 / 2
4x2 + p + 1 = 0
x2
p=2
4x2 – 1 = 0
p(x12 + x22) = -2((x1 + x2)2 – 2x1x2)
æ æ 1 öö
= -2 çç 02 - 2çç - ÷÷ ÷÷
è è 4 øø
æ 1ö
= -2 çç 0 + ÷÷
è 2 ø
= -1
KUNCI : C

Halaman 26 dari 76 halaman


BAHASA INDONESIA
61. (Paragraf)
Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan saksama!
1. Budaya jalan pintas adalah manifestasi etos kerja yang kurang baik
2. Seseorang yang memiliki etos kerja yang baik selalu mempunyai kemauan yang kuat untuk
menghasilkan yang terbaik dan ada pola yang kurang baik
3. Ada orang yang memiliki etos kerja yang baik dan adapula yang kurang baik
4. Sebaliknya, orang yang memiliki etos kerja yang kurang baik selalu mempunyai keinginan untuk mencari
jalan termuda dalam melaksanakan suatu pekerjaan

Keempat kalimat di atas dapat disusun menjadi paragraf yang baik dengan urutan......
(A) 2 - 3 - 4 – 1
(B) 3 - 2 - 4 - 1
(C) 4 - 2 - 3 - 1
(D) 1 - 4 - 3 - 2
(E) 2 - 4 - 3 - 1

Dasar Teori :
• Paragraf adalah rangkaian kalimat yang mengandung satu pikiran utama
• Pikiran utama adalah pikiran yang menjiwai isi pragraf dan ditemukan dalam kalimat utama
• Pikiran penyelas yaitu pikiran yang menjelaskan pikiran utama dan ditemukan dalam kalimat penjelas
Syarat paragraf yang baik :
1. Mengandung satu pikiran pokok
2. Mempunyai pengembangan yaitu kalimat-kalimat penjelas
3. Mengandung satu kesatuan ide
4. Ada koherensi atau kalimat
5. Sesuai ketentuan EYD
Penyelesaian :
Keempat kalimat diatas dapat disusun menjadi paragraf yang baik adalah
Kunci : B

62. (Paragraf)
Bacalah paragraf dengan seksama !
Faktor utama untuk bersaing adalah SDM yang sekaligus sebagai subjek dalam berproduksi SDM perusahaan
atau industri harus memiliki kemampuan teknis prosfesional dan adaptif. Kemampuan teknis profesional
adalah keahlikan menghasilkan barang dan jasa dengan sarana teknologi yang memadai. Kemampuan
adaktif kesanggupan SDM untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan alam, sosial, dan lingkungan kerja,
disiplin dan lain-lain dalam perusahaan itu sendiri.
Dengan kata lain mereka harus memiliki kemampuan normatif.
Penalaran yang terkandung dalam parangraf di atas adalah..
(A) Deduktif
(B) Induktif
(C) Deduktif – Induktif
(D) Sebab – akibat
(E) Generalisasi

Dasar Teori :
• Paragraf adalah rangkaian kalimat yang mengandung satu pikiran utama
• Pikiran utama adalah pikiran yang menjiwai isi pragraf dan ditemukan dalam kalimat utama
• Pikiran penyelas yaitu pikiran yang menjelaskan pikiran utama dan ditemukan dalam kalimat penjelas

Halaman 27 dari 76 halaman


Syarat paragraf yang baik :
1. Mengandung satu pikiran pokok
2. Mempunyai pengembangan yaitu kalimat-kalimat penjelas
3. Mengandung satu kesatuan ide
4. Ada koherensi atau kalimat
5. Sesuai ketentuan EYD
Penyelesaian :
Penalaran yang terkandung dalam paragraf di atas adalah Deduktif
Kunci : A
63. (Paragraf)
Bacalah paragraf berikut ini dengan saksama !
Truk yang bermuatan cukup sarat itu gagal mendaki tanjakan licin pada penyeberangan sungai. Hujan lebat
sebelumnya menyebabkan kondisi jalan sangat berat untuk dilewati, sehingga truk terperosok mundur ke
tengah sungai. Agar memudahkan pendakian tanjakan, maka Ayub pengemudi truk, memintah para
penumpangnya turun, dia mengingatkan penumpang kemungkinan terjadinya banjir bandang dari sebelah
hulu. Akan tetapi para penumpang menolak permintaan itu.
Ide pokok paragraf di atas adalah..
(A) Truk gagal mendaki tanjakan licin.
(B) Truk terperosok mundur ke tengah sungai.
(C) Pengemudi truk meminta agar penumpang turun.
(D) Supir mengingatkan kemungkinan terjadinya banjir.
(E) Penumpang menolak permintaan supir.

Dasar Teori :
• Paragraf adalah rangkaian kalimat yang mengandung satu pikiran utama
• Pikiran utama adalah pikiran yang menjiwai isi pragraf dan ditemukan dalam kalimat utama
• Pikiran penyelas yaitu pikiran yang menjelaskan pikiran utama dan ditemukan dalam kalimat penjelas
Syarat paragraf yang baik :
- Paragraf yang baik harus memiliki ide.
- Ada koherensi antar kalimat
Penyelesaian :
Ide pokok paragraf diatas adalah Truk gagal mendaki tanjakan licin.
Kunci : A
64. (Paragraf)
Bacalah paragraf berikut dengan seksama setelah diadakan peninjauan ke desa Blingkal, diketahui
kepemilikan MCK (mandi cuci kakus) di RT 04 Tinggal satu orang yang belum memiliki MCK. Itu berarti
kepemilikan MCK di RT 04 sudah mendekati 100 %. Di RT 04 sudah 92 % rumah penduduk memiliki MCK.
Sedangkan di RT 03 rumah penduduk 91 % telah memiliki MCK.
Kalimat kesimpulan yang tepat untuk paragraf generalisasi tersebut adalah...
(A) Boleh dikatakan penduduk di Desa Bungkal sudah modern.
(B) Jadi, penduduk Desa Bungkal tidak perlu mendapat bantuan pembangunan MCK.
(C) Dengan demikian, penduduk di desa tersebut perlu mendapat penghargaan .
(D) Memang rumah-rumah penduduk Desa Bungkal sudah memenuhi sanitasi.
(E) Jadi persentese kepemilikan MCK penduduk Desa Bungkal sudah di atas 90 %.

Dasar Teori :
Paragraf adalah rangkaian kalimat-kalimat yang memiliki satu ide pokok/ pokok pikiran yang dituangkan
dalam kalimat utama. Paragraf yang baik memiliki pokok pikiran, terdapat pengembangan paragraf yang
koheren dan sesuai dengan EYD
Syarat-syarat yang baik:
Penyelesaian :
Kesimpulan yang tepat untuk paragraf diatas adalah Jadi persentese kepemilikan MCK penduduk Desa Bungkal
sudah di atas 90 %.
Kunci : E

Halaman 28 dari 76 halaman


Bacalah paragraf dengan seksama !
Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 05- 06.
(1) Dewasa, di Indonesia antara sistem keturunan yang satu dengan yang lain dapat berlaku untuk
percampuran atau pergantian sistem keturunan. (2) Hal ini dikarenakan oleh adanya hubungan
perkawinan. (3) Akan tetapi, satu masyarakat yang menganut sistem patrilineal mengenal bentuk
perkawinan eksogami, yakni prinsif perkawinan yang mengharuskan orang mencari jodoh diluar
lingkungan sosialnya. (4) Dalam sistem patrilineal masyarakat batak toba, perkawinan eksogami ini
berbentuk perkawinan jujur. (5) pihak laki-laki menarik pihak perempuan untuk masuk ke dalam
kelompoknya (6) proses itu disertai dengan pemberian barang-barang bernilai kepada pihak perempuan
sebagai penganti kedudukan perempuan tersebut dalam klannya. (7) Dalam sistem matrilineal suku
Minangkabau ada tiga bentuk perkawinan, yaitu sebagai berikut (8) pertama, kawin bertandang, yaitu
kedudukan pria hanya sebagai tamu dan tidak berhak atas anaknya serta harta benda dalam rumah
tangga (9) kedua, kawin bebas yaitu setiap orang bebas memilih pasangannya masing-masing tanpa
terikat kondisi khusus ialah hukum adat dalam kelompok. (10) kawin bebas berlaku bagi mereka yang
telah melakukan perpindahan tempat tinggal atau bermigrasi (11) Namun dewasa ini, di parental atau
bilateral, yaitu sistem keturunan yang ditarik garis Ayah dan Ibu, sehingga tida ada perbedaan
kedudukan antara pria dan wanita dalam memperoleh warisan.
65. (Paragraf)
Pernyataan mana yang tidak sesuai dengan isi teks?
(A) Sistem perkawinan bentuk parental setara dengan perkawinan sistem patrilineal.
(B) Sistem pemerolehan warisan dipengaruhi oleh sistem perkawinan.
(C) Sistem parental atau bilateral saat ini dianut juga oleh masyarakat Minangkabau.
(D) Masyarakat Batak Toba tidak mengenal sistem parental atau bilateral perkawinan.
(E) Sistem eksogami Batak Toba mirip dengan sistem perkawinan bebas Minangkabau.

Dasar Teori :
Syarat-syarat yang baik:
Syarat paragraf yang baik :
- Paragraf yang baik harus memiliki ide.
- Ada koherensi antar kalimat
Penyelesaian :
Gagasan utama paragraf ke -2 adalah saat ini suku Minangkabau mengenal tiga bentuk perkawinan.
Kunci : A

66. (Paragraf)
Apa kelemahan yang ada pada paragraf pertama?
(A) Pengunaan kata dewasa ini pada kalimat (1).
(B) Pengunaan kata dikarenakan oleh pada kalimat (2).
(C) Pengunaan kata akan tetapi pada kalimat (3).
(D) Pengunaan kata dalam kalimat (4).
(E) Pengunaan kata kepada pada kalimat(6).

Dasar Teori :
Kerangka karangan (Outline) adalah garis-garis besar yang menuliskan isi karangan .
Tujuan penulisan kerangka karangan adalah :
1. Menulis karangan agar lebih terarah
2. Menghindari penulisan yang berulang-ulang
3. Menghasilkan karangan yang lebih baik.
Penyelesaian :
Kelemahan yang ada dalam paragraf pertama adalah dikarenakan oleh penggunaan kata pada kalimat (-2)
Kunci : B

67. (Imbuhan)
Sekarang banyak pengusaha muda yang mempromosikan produknya melalui blok Internet atau jaringan
sosial facebook.

Halaman 29 dari 76 halaman


Kata yang bermakna sama dengan kata mempromosikan terdapat pada kalimat...
(A) Penerbit mempublikasikan buku-buku Karya Andrea Hirata.
(B) Penjaga gerbang itu membukakan pintu untuk para suporter yang akan menonton sepak bola.
(C) Beni memperoleh hasil ujian yang sangat mengembirakan.
(D) Saat melintas gang sempit, Anton mematikan mesin sepeda motornya.
(E) Panitia memutuskan bahwa acara tersebut akan tetap dilaksanakan sesuai rencana.
Dasar Teori :
Pembentukan kata sepola ditentukan oleh :
- Jenis imbuhan yang melekat pada kata dasarnya sama.
- Kelaskata sama
- Artinya sama
Contoh :
Kata Persembunyian sepola dengan perhentian. Sama-sama mendapat imbuhan per-an dan memiliki makna
yang sama yaitu tempat.
Penyelesaian :
Kata yang bermakna sama dengan mempromosikan adalah mempublikasikan
Kunci : A

68. (Imbuhan)
Cermati paragraf berikut !
Kopi menjadi salah satu bagian rencana..... ekonomi. “Negeri Mutiara Hitam” Papua. Kopi juga bukan untuk
.... besar-besar oleh investor asing, melainkan untuk..... perekonomian masyarakat lokal. Pembudidayaan
bukan hanya industri kecil koperasi, melainkan juga sekolah dari asrama.
Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah...
(A) Mengembangkan, mengeksploitasi, tumbuhkan.
(B) Kembangkan, eksploitasikan, tumbuhkan.
(C) Dikembangkan, dieksploitasikan, ditumbuhkan.
(D) Pengembangan, dieksploitasi, menumbuhkan.
(E) Pengembangan, dieksploitasi, ditumbuhkan.

Dasar Teori :
Jenis imbuhan/ afiks :
1. Presfiks = awalan (me, di, ter, ber, per, pe, ke, se)
2. Infiks = sisipan (el, em, er)
3. Sufiks = akhiran (i, kan, an)
4. Konfiks adalah awalan / akhiran yang sekaligus melekat pada kata dasar : (ke-an, pe-an, ber-an, se-nya)
5. Afiks gabung adalah awalan /akhiran tidak sekaligus melekat (me-i, di-I, me-kan, di-kan, diper-kan,
memper-kan )
Penyelesaian:
Kata-kata yang tepat untuk melengkapi kalimat rumpang dalam kalimat di atas adalah Pengembangan,
dieksploitasi, menumbuhkan.

Kunci: D

69. (Imbuhan)
Bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat dibawah ini baku kecuali...
(A) Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menyukseskan .
(B) Acara ini sangat menarik dikarenakan dipersiapkan dengan baik.
(C) Banyak permukiman penduduk yang masuk akibat gempa.
(D) Pemukiman para korbban bencana alam langsung sangat cepat.
(E) Indonesia sudah dapat memproduksi barang-barang yang bermutu tinggi.

Halaman 30 dari 76 halaman


Dasar Teori :
Alomorf adalah variasi morfem
Alomorf awalan me – adalah
Me ® mem Pe ® pem
® men ® pen
® meng ® peng
® menge ® penge
® meny ® penye
Contoh : membaca ® pembaca
Menyumbang ® penyumbang
Penyelesaian :
Bentuk kata yang bercetak miring dalam kalimat diatas yang kecuali dikarenakan B
Kunci : B

70. (Imbuhan)
Penulisan kata kerja berimbuhan yang tidak tepat terdapat dalam kalimat.
(A) Anda boleh mengkritik kenerja saya jika ada hal yang tidak berkenan.
(B) Ternyata tidak muda mentransifsikan rekaman percakapan dalam bentuk kaset.
(C) Tidak mudah memengaruhi pola pikir masyarakat yang sudah tertanam sejak dulu.
(D) Penduduk sekitar TPA Bantar Gerbang memprotes dibukanya kembali lahan pembuangan sampah
tersebut.
(E) Masyarakat mempercayakan aspirasinya pada wakil rakyat yang terpilih.

Dasar Teori :
Alomorf adalah variasi morfem
Alomorf awalan me – adalah
Me ® mem Pe ® pem
® men ® pen
® meng ® peng
® menge ® penge
® meny ® penye
Contoh : membaca ® pembaca
Menyumbang ® penyumbang
Penyelesaian :
Penulisan kata kerja berimbuhan yang tidak tepat terdapat dalam kalimat Masyarakat mempercayakan
aspirasinya pada wakil rakyat yang terpilih
Kunci : E

71. (Paragraf)
Indonesia dikenal sebagai negara megadiversit, terbesar nomor dua di dunia setelah Brazil. Wilayah Nusantara
memang memang memiliki begitu banyak flora dan fauna. Kekayaan hayati yang sudah dimanfaatkan nenek moyang kita
sejak ratusan tahun lalu, sampai sekarang masih berpotensial dikembangkan. Sakah satunya adalah tanaman johar, yang
telah digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit malaria.
Inti paragraf tersebut adalah...
(A) Tanaman johar sebagai obat tradisonal.
(B) Kekayaan hayati di wilayah Indonesia .
(C) Banyaknya Flora dan Fauna di Indoensia.
(D) Indoensia sebagai negara megadiversity.
(E) Obat tradisional untuk penyakit malaria.

Dasar Teori :
Paragraf adalah rangkaian kalimat-kalimat yang memiliki satu ide pokok/ pokok pikiran yang dituangkan
dalam kalimat utama. Paragraf yang baik memiliki pokok pikiran, terdapat pengembangan paragraf yang
koheren dan sesuai dengan EYD
Syarat-syarat yang baik:
Penyelesaian :
Inti paragraf tersebut adalah Kekayaan hayati diwilayah Indonesia .
Kunci : B

Halaman 31 dari 76 halaman


72. (Paragraf)
Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan dengan melakukan kegiatan olahraga yang kelitu. (2)
Mereka hanya melakukan kardio yang lambat dan mengangap itu cara yang tepat untuk membakar lemak,
tetapi jumlahnya hanya sebanyak presentese total kalori yang dibakar. (3) Karena kalori yang dibakar sedikit,
berarti jumlah lemak keseluruhan yang dibakar juga sedikit.(4) lebih dari itu, tidak seperti latihan yang
membakar kalorinya tetap berjalan setelah kita berolahraga, sesi latihan kardio yang tidak efisien akan
berhenti membakar lemak begitu kita berhenti berolahraga.

Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf di atas adalah...


(A) Kardio merupakan olahraga yang keliru untuk menurunkan berat badan.
(B) Kardio membakar lemah yang jumlahnya lebih rendah dari jumlah kalori yang di bakar.
(C) Semakin banyak kalori yang di bakar semakin banyak lemak dalam tubuh yang terbuang.
(D) Orang kegemukan karena cara berolahraga yang keliru.
(E) Pembakaran kalori akan tetap berlangsung setelah orang melakukan kardio secara stabil.

Dasar Teori :
Kutipan adalah pengambilalihan satu kalimmat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau
memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri
Penyelesaian :
Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf diatas adalah semakin banyak kalori yang dibakar berarti
semakin banyak lemak dalam tubuh yang terbuang.
Kunci : C

73. (Imbuhan)
Imbuhan ber-an pada kata berhadapan di dalam kalimat kedua petinju itu sedang berhadapan di atas ring
mempunyai makna yang sama dengan imbuhan ber- an di dalam kalimat berikut kecuali....
(A) Rumah Adit berdekatan dengan rumah Sari.
(B) Kami berkenalan sepuluh tahun yang lalu
(C) Kedua pasangan itu bertatapan muka dengan penuh rasa cinta.
(D) Ayah saya berpandangan sebaliknya.
(E) Orang-orang berjalan berpegangan.

Dasar Teori :
Nosi awal ber
- Mempuyai : beranak, beruang
- Mempergunakan: bersepeda
- Resiprok : berjaga
- Refleksik : bercermin
Penyelesaian :
Makna imbuhan ber-an pada kata berhadapan sama dengan imbuhan ber – an pada kata berkenalan
Kunci : B

74. (Imbuhan)
Proses pembentukan kata berkedudukan dalam kalimat kantor pusat kami berkedudukan di Palembang dan cabangnya
di Medan adalah duduk ® kedudukan ® kedudukan ® berkedudukan.
Proses yang sama terdapat pada pula pada bentukan kata pada dalam kalimat berikut, kecuali…
(A) Mereka berkesempatan menginap selama dua malam.
(B) Bencana berkepanjangan menimpa daerah mereka.
(C) Polisi berkesimpulan bahwa mereka memang bersalah.
(D) Program melatih berkesinambungan dengan program sebelumnya.
(E) Setiap warga berkewajiban membersihkan lingkungan masing-masing.

Halaman 32 dari 76 halaman


Dasar Teori :
Transposisi kelas kata adalah perubahaan kelas kata karena penambahan imbuhan pada kata.
Contoh : makan ® makanan (KB)
kk
Penyelesaian :
Proses yang sama dengan duduk ® berkedudukan adalah pilihan /a/b/c kecuali /e/
Kunci : D

75. (Imbuhan)
(1) Dimana masyarakat bermukim, ditempat itu pasti akan terjadi dinamika sosial. (2) Dalam hal ini, sekecil
apa pun perubahan pola hidup masyarakat juga dapat terjadi ditempat pemukiman itu dan dampak pada
perubahaan bidang lainnya. (3) sebagai contoh perubahan gaya pakai akan menghasilkan perubahan pada
ekonomi masyarakat.
Dalam bacaan diatas, terdapat bentuk kata yang tidak sesuai dengan konteks kalimatnya yakni...
(A) Kata bermukim (kalimat 1)
(B) Kata pemukiman (kalimat 2)
(C) Kata berdampak (Kalimat 2)
(D) Kata perubahan (kalimat 3)
(E) Kata pakaian (Kalimat 3)

Dasar Teori :
Jenis imbuhan/ afiks :
- Presfiks = awalan (me, di, ter, ber, per, pe, ke, se)
- Infiks = sisipan (el, em, er)
- Sufiks = akhiran (i, kan, an)
- Konfiks adalah awalan / akhiran yang sekaligus melekat : (ke-an, pe-an, ber-an, se-nya)
- Afiks gabung adalah awalan /akhiran tidak sekaligus melekat (me-i, di-I, me-kan, di-kan, diper-kan,
memper-kan )
Penyelesaian :
Dalam bacaan di atas, bentuk kata yang tidak sesuai dengan konteks kalimatnya adalah kata pakaian
(kalimat 3)
Kunci : E

Halaman 33 dari 76 halaman


BAHASA INGGRIS
Computers are a relatively new invention. The first computers were built fifty years ago and it is only in
the last thirty years that its influence has affected our everyday life. Personal computers were introduced as
recently as the early eighties. In this short time they have made a tremendous impact on our lives. We are now so
dependent on computers that it is hard to imagine what things would be like today without them. You have only
got to go into a bank when the main computer is broken to understand the chaos that would occur if computers
were suddenly removed world-wide.
In the future, computers will be used to create bigger and even more sophisticated computers. The
prospects for this is quite alarming. They will be so complex that no individual could hope to understand how they
work. They will bring a lot of benefits but they will also increase the potential for unimaginable chaos. They will,
for example, be able to fly planes and they will be able to coordinate the movements of several planes around the
airport. Providing all the computers are working correctly, nothing can go wrong; but if one program fails there will
be a disaster.
There is no doubt that technology will progress and become increasingly complex. We should, however,
ensure that we are still in a position where we are able to control technology. It will be all too easy to suddenly
discover that technology is controlling us. By then it might be too late. I believe that it is very important to be
suspicious of the benefits that computers will bring and make sure that we never become totally dependent on a
completely technological world

76. (Conclusion Of The Text)


From the text we may conclude that the author ____.
(A) tries to warn us not to be too dependent on computers
(B) emphasizes the importance of developing future computers
(C) believe computers will make peoples lives more comfortable
(D) reminds us about the threat of computers in the past
(E) persuades us to make use of computers in our job.

Penyelesaian :
Pada paragraf satu jelas bahwa penulis menyatakan bahwa perkembangan komputer sangat cepat dan sangat
berguna bagi manusia dan di paragaraf kedua juga dinyatakan bahwa di masa depan komputer sangat pesat
tapi di paragraf terakhir penulis menyatakan bahwa manusia harus hati hati dengan perkembangan komputer
dan jangan tergantung terhadapnya sehingga kesimpulan yang tepat adalah option A.
Kunci: A

77. (Detail Information)


Future computers are predicted to ____.
(A) be so complex that their prospect will be quite promising
(B) bring great benefits as well as unexpected harm to people’s lives
(C) bring great benefits to the transportation industry
(D) make many small programs cause big disasters
(E) be able to coordinate the traffic of planes all over the world

Penyelesaian :
Perhatikan kalimat terakhir paragraf kedua “Providing all the computers are working correctly, nothing can go
wrong; but if one program fails there will be a disaster.” dan jawaban yang tepat adalah option B.
Kunci: B

Halaman 34 dari 76 halaman


78. (Detail Information)
Although computers will become more sophisticated, _____.
(A) human beings will be entirely dependent on them
(B) it is difficult for individuals to understand them
(C) technology tends to control human beings
(D) there is no doubt that they bring a lot of benefits
(E) human being should have control over them

Penyelesaian :
Perhatikan kalimat pertama di paragraf ketiga yakni “There is no doubt that technology will progress and
become increasingly complex. We should, however, ensure that we are still in a position where we are able to
control technology”, maka jawaban yang tepat adalah E.
Kunci: E

79. (Suitable Title Of The Text)


A suitable title for the text is____.
(A) The historical background of future computers
(B) The unimaginable chaos caused y computers
(C) The potentials of future computers
(D) The control over advanced technology
(E) The rapid progress in technology
Penyelesaian :
Teks ini berisikan peringatan si penulis untuk memperhatikan kemajuan teknologi dalam bidang komputer dan
pengendalian akan kemajuan tersebut dan ini dapat kita lihat di paragraf ketiga.
Kunci: D

A new hearing device is now available for some hearing impaired people. This device uses a magnet to hold the
detachable sound-processing portion in place. Like other aids, it converts sound into vibrations, but is unique in
the sense that it can transmit the vibrations directly to the magnet, and then to the inner ear. This produces a
cleaner sound. The new device will not help all hearing-impaired people, only those with a hearing loss caused by
infection or other problem in the middle ear. This produces a clearer sound. The new Device will not help all
hearing-impaired people. Only those with a hearing loss caused by infection or other problem in the middle ear. It
will probably help no more than 20 percent of all people with hearing problems. Those people, who often have
persistent ear infections, should however find relief and restored hearing with the new device.

80. (Purpose Of The Text)


What is the author’s main purpose in writing the next ?
(A) to describe new cure for ear infections.
(B) to urge doctors to use the new device.
(C) to explain the use of the magnet
(D) to inform people of a new hearing device.
(E) to study a new device for ear infections.

Penyelesaian :
Teks tersebut berisikan informasi tentang alat bantu dengar yang baru sehingga jawaban yang tepat adalah
D.
Kunci: D

Halaman 35 dari 76 halaman


An earthquake is what happens when two blocks of the earth suddenly slip past one another. The surface
where they slip is called the fault or fault plane. The location below the earth’s surface where the earthquake
starts is called the hypocenter, and the location directly above it on the surface of the earth is called the epicenter.
Sometimes an earthquake has foreshocks. These are smaller earthquakes that happen in the same place
as the larger earthquake that follows. Scientists can’t tell that an earthquake is a foreshock until the larger
earthquake happens. The largest, main earthquake is called the main shock. Main shocks always have aftershocks
that follow. These are smaller earthquakes that occur afterwards in the same place as the main shock. Depending
on the size of the main shock, aftershocks can continue for weeks, months, and even years after the main shock.
The earth has four major layers: the inner core, outer core, mantle and crust. The crust and the top of the mantle
make up a thin skin on the surface of our planet. But this skin is not all in one piece – it is made up of many
pieces like a puzzle covering the surface of the earth. Not only that, but these puzzle pieces keep slowly moving
around, sliding past one another and bumping into each other. We call these puzzle pieces tectonic plates, and the
edges of the plates are called the plate boundaries. The plate boundaries are made up of many faults, and most of
the earthquakes around the world occur on these faults. Since the edges of the plates are rough, they get stuck
while the rest of the plate keeps moving. Finally, when the plate has moved far enough, the edges unstick on one
of the faults and there is an earthquake.
While the edges of faults are stuck together, and the rest of the block is moving, the energy that would
normally cause the blocks to slide past one another is being stored up. When the force of the moving blocks finally
overcomes the friction of the jagged edges of the fault and it unsticks, all that stored up energy is released. The
energy radiates outward from the fault in all directions in the form of seismic waves like ripples on a pond. The
seismic waves shake the earth as they move through it, and when the waves reach the earth’s surface, they shake the
ground and anything on it, like our houses and us.

81. (Preceeding Text)


What does the preceeding paragraph most likely tell us about?
(A) The impact of earthquake
(B) The kinds of disaster
(C) Example of earthquake
(D) Human and earthquake
(E) The impact of Tsunami
Penyelesaian :
Pada baris pertama teks menjelaskan tentang earthquake secara arti sehingga kemungkinan teks sebelumnya
membicarakan tentang jenis jenis bencana.
Kunci: B

82. (Following Text)


The following paragraph most likely tell about?
(A) The impact of Earthquake
(B) The nature of Earthquake
(C) The history of Earthquake
(D) The process of Earthquake
(E) Tsunami and human

Penyelesaian :
Paragraf terakhir di baris terakhir membicarakan tentang proses gempa dan kemungkinan paragraph
selanjutnya membicarakan tentang dampak dari gempa.
Kunci: A

Halaman 36 dari 76 halaman


83. (Tone)
What is the tone of the text?
(A) Informative
(B) Skeptical
(C) Persuasive
(D) Amusing
(E) Argumentative

Penyelesaian :
Secara keseluruhan teks ini menjelaskan dan memberikan informasi tentang gempa sehingga tone teks
tersebut adalah informative.
Kunci: A

84. (Organizing Text)


How is the text organized?
(A) Spatial
(B) Sequences
(C) Order of Importance
(D) Problems and solving
(E) Cause effect

Penyelesaian :
Teks ini disusun secara spatial karena informasi di dalam teks ini disusun secara urutan ruang dan waktu.
Kunci: A

The 44.5 carat Hope Diamond is the world’s largest blue diamond. It is also one of the most popular
attractions in the Smithsonian National Museum of Natural History in Washington D.C. The Hope Diamond is
flawless and priceless. However ownership of this gem has not always been a stroke of great fortune.
The Hope Diamond is a remnant of a 112-carat Indian diamond stolen from a statue of the Hindu goddess.
Sita. The angry goddess cast a spell of misfortune on anyone who acquired the gem. The spell began to work
when the stone arrived in France. It was sold to the French King. Louis XIV. Louis had the gem cut into a 67-carat
jewel. After wearing it once. He became sick and died of smallpox. Next the stone was passed down to Louis XVI
and his wife. Marie Antoinette. Their bad misfortune was to lose their heads in the French Revolution.

85. (Topic Of The Text)


The main topic of the whole text is ___.
(A) the Smithsonian National Museum of Natural History
(B) the diamond on the statue of the Hindu goddess
(C) the cutting of the Hope Diamond into smaller carats
(D) the history of the world’s largest blue diamond
(E) the kings who were at one time owners of the Hope Diamond

Penyelesaian :
Main topic biasanya terdapat di awal paragraf atau teks sehingga jawaban yang tepat adalah the history of the
world’s Largest blue diamond.
Kunci: D

Halaman 37 dari 76 halaman


Bacteria are extremely small living things. While we measure our own sizes in inches or centimeters,
bacterial size is measured in microns. One micron is a thousandth of a millimeter a pinhead is about a millimeter
across. Rod shaped bacteria are usually from two to tour microns long, while rounded ones are generally one
micron in diameter Thus if you enlarged a founded bacterium a thousand times, it would be just about the size of
a pinhead. An adult human magnified by the same amount would be over a mile(1.6 kilometers) tall.

Even with an ordinary microscope, you must look closely to see bacteria. Using a magnification of 100
times, one finds that bacteria are barely visible as tiny rods or dots One cannot make out anything of their
structure. Using special stains, one can see that some bacteria have attached to them wavy - looking "hairs" called
flagella. Others have only one flagellum. The flagella rotate, pushing the bacteria though the water. Many bacteria
lack flagella and cannot move about by their own power while others can glide along over surfaces by some little
understood mechanism.

From the bacterial point of view, the world is a very different place from what it is to humans To a
bacterium water is as thick as molasses is to us. Bacteria are so small that they are influenced by the movements
of the chemical molecules around them. Bacteria under the microscope, even those with no flagella, often bounce
about in the water. This is because they collide with the water molecules and are pushed this way and that.
Molecules move so rapidly that within a tenth of a second the molecules around a bacterium have all been
replaced by new ones even bacteria without flagella are thus constantly exposed to a changing environment.

86. (Detail Information)


Bacteria are measured in ____
(A) inches
(B) centimeters
(C) microns
(D) millimeters
(E) mil

Penyelesaian :
Bacteria are extremely small living things. While we measure our own sizes in inches or centimeters, bacterial
size is measured in microns.
Kunci: C

87. (Detail Information)


Which of the following is the smallest?
(A) A pinhead
(B) A rounded bacterium
(C) A microscope
(D) A rod-shaped bacterium
(E) A fish

Penyelesaian :
Berdasarkan isi paragraf pertama, maka jawaban yang tepat adalah option B.
Kunci: B

88. (Detail Information)


According to the passage, someone who examines bacteria using only a microscope that magnifies 100 times
would see …
(A) tiny dots
(B) small "hairs"
(C) large rods
(D) detailed structures
(E) All false

Halaman 38 dari 76 halaman


Penyelesaian :
Even with an ordinary microscope, you must look closely to see bacteria. Using a magnification of 100 times,
one finds that bacteria are barely visible as tinyrods or dots.
Kunci: A

89. (Detail Information)


The relationship between a bacterium and its flagella is most nearly analogous to which of the following?
(A) A rider jumping on a horse's back
(B) A ball being hit by a bat
(C) A boat powered by a motor
(D) A door closed by a gust of wind
(E) A fire and water
Penyelesaian :
Berdasarkan isi paragraf kedua, maka jawaban yang tepat adalah option C.
Kunci: C

90. (Detail Information)


In line 16, the author compares water to molasses, in order to introduce which of the following topics?
(A) The bacterial content of different liquids
(B) What happens when bacteria are added to molasses
(C) The molecular structures of different chemicals
(D) How difficult it is for bacteria to move through water
(E) All false

Penyelesaian :
Baris ke 16 ada di paragraf ketiga, maka jawaban yang tepat adalah how difficult it is for bacteria to move
through water.
Kunci: D

Halaman 39 dari 76 halaman


MATEMATIKA IPA
91. (Pertidaksamaan Mutlak)
| x -2|+ x
Semua bilangan real x yang memenuhi ³ 1 adalah…
2 -| x - 2 |
(A) x< 0
(B) 0<x£2
(C) 0<x<4
(D) 2£x<4
(E) x>4

DASAR TEORI :
• |A| > B
• Untuk A > 0
A>B
• Untuk A < 0
-A > B
PENYELESAIAN :
• Untuk x – 2 ³ 0 maka x ³ 2
3x - 6
³0
4- x
HP {2 £ x < 4}
• Untuk x -2 £ 0 maka x £ 2
2-x
³0
x
HP {0 < x £ 2}
Maka himpunan penyelesaian adalah
2 £ x < 4 atau 0 < x £ 2 dapat ditulis dengan HP {0 < x < 4}
KUNCI : C

92. (Rumus (+) / (-) sudut)


CD 0
Diketahui segitiga ABC siku-siku di B. Jika = 2 dan a = 45 maka tan b = ….
BD
2 C
(A)
1+ 2
D
2 b
(B) a
2+ 2 A B

3
(C)
2+ 2
3
(D)
2+ 3
3
(E)
3+ 2

DASAR TEORI : C
AC AC AB a
= =
sin a sin b sin a
a b

A B

Halaman 40 dari 76 halaman


PENYELESAIAN :
BD
tan 450 = Þ BD = AB
AB
BC = BD + CD ; CD = 2 BD
BC
Tan (450 + β) =
AB
1 + tan β BD + CD
=
1 - tan β BD
1 + tan β BD 1 + 2
=
( )
1 - tan β BD
1 + tan b = 1 + 2 - tan b - 2 tan b
2 tan b + 2 tan b = 2
2
tan b =
2+2
KUNCI : B

93. (Rumus (+) / (-) sudut)


Segitiga ABC siku-siku di B. Titik D terletak pada sisi BC sedemikian hingga CD : BD = ( 3 - 1 ) : 1.
Jika ÐDAB = 450, maka besar sudut CAD adalah…
(A) 350 (D) 150
0
(B) 30
(C) 250 (E) 100

DASAR TEORI :
C AC AC AB
= =
a sin a sin b sin a

a b

A B

PENYELESAIAN : C
( 3 - 1)
D
q
45
1
A
1 B
tan (q + 450) = 3
tan (q + 450) = tan 600
q = 150
KUNCI : D

94. (Nilai Maksimum/minimum trigonometri)


Jika nilai maksimum dari
m
adalah 2, maka nilai m adalah :
15 sin x - 8 cos x + 25
(D) 4 (D) 64
(E) 16

Halaman 41 dari 76 halaman


(F) 36 (E) 84
DASAR TEORI :
y = acosx + bsinx + c
ymaksimum = + a2 + b2 + C

yminimum = - a2 + b2 + C
PENYELESAIAN :
m
=2
225 + 64 + 25
m
= 2
8
m = 16
KUNCI : B

95. (Integral)
∫4Sin2 xcos2xdx = …
(A) sin 2x - 1 sin 4x + x + C
8
(B) 1
sin 2 x + sin 4 x - x + C
2
(C) 1
sin 2 x - sin 4x - x + C
4
(D) 1
- sin 2x + sin 4x + x + C
8
(E) 1
sin 2x - sin 4x - x + C
2

DASAR TEORI :
Integral trogonometri
-1
ò sin ax dx =
a
cos ax + c

1
ò cos ax dx = sin ax + c
a
PENYELESAIAN :

ò 4 sin x cos 2x dx
2

æ1ö
= 4 çç ÷÷ (1 - cos 2 x ) cos 2 x dx
ò è2ø
= 2 cos 2 x (1 - cos 2 x ) dx
ò
ò
= 2 cos 2x - 2 cos 2x dx 2

= 2 cos 2 x - (1 + cos 4 x ) dx
ò
1
= sin 2x – x - sin 4x + c
4
KUNCI : C

96. (Integral)

ò 4 sin x cos (1 - 4x) dx =…


2 2
(A) cos (1 - 3x ) + cos (5x - 1) + c
3 5
2 2
(B) cos (1 - 3x ) - cos (5x - 1) + c
3 5

Halaman 42 dari 76 halaman


(C) - 2 cos(1 - 3x)- 2 sin(5x -1)+ c
3 5
-2 2
(D) cos (1 - 3x ) + sin (5x - 1) + c
3 5
(E) 6 cos (1 - 3x ) + 10 cos (5x - 1) + c

DASAR TEORI :

ò sin x dx = - cos x + c
ò cos x dx = sin x + c
PENYELESAIAN :

ò
2 sin ( 1 - 3x ) + sin ( 5x - 1) dx

2 2
= cos (1 - 3x ) - cos (5x - 1) + c
3 5
KUNCI : B

97. (Integral Parsial)


3
ò2 15x x - 2 dx = ...

(A) 18
(B) 20
(C) 22
(D) 24
(E) 26

DASAR TEORI :
Integral trogonometri
-1
òsin ax dx =
a
cos ax + c

1
òcos ax dx = sin ax + c
a

PENYELESAIAN :
3 32
ò2 x x - 2 dx = {(x) (2 / 3) (x - 2)3 / 2 -
ò2 3 (x - 2)
3/2
15 dx } (15)

2x æ 4 3 3 ö
= 15 ç ( x - 2)3 / 2
ç 3
è 2 15 ò
- ( x - 2)5 / 2 ÷
2 ÷ø ò
æ 4 ö æ 26 ö
= 15 çç 2 - ÷ = 15 çç ÷÷ = 26
è 15 ÷ø è 15 ø
KUNCI : E

Halaman 43 dari 76 halaman


98. (Integral)
Turunan kedua dari f(x) adalah f”(x) = 6x – 2. Jika grafik Y = f(x) melalui A (1,6) dan garis singgung Y = f(x)
di titik A mempunyai gradien 4, maka f(x) = …
(A) x3 – x2 + 5x + 1
(B) x3 – x2 + 5x + 2
(C) x3 – x2 + 3x + 3
(D) x3 – x2 + 2x + 4
(E) x3 – x2 + x + 5

DASAR TEORI :
Integral trogonometri
-1
ò sin ax dx =
a
cos ax + c

1
ò cos ax dx = sin ax + c
a
PENYELESAIAN :
f'(x) =
ò 6x - 2 dx
f’(x) = 3x2 – 2x + C
4=3–2+C®C=3
f(x) = 3x2 – 2x + 3
f(x) = x3 – x2 + 3x + C
6=1–1+3+C®C=3
f(x) = x3 – x2 + 3x + 3
KUNCI : C

99. (Integral)
4 4
Jika
ò1 f ( x ) dx = 6 , maka
ò1 f (5 - x ) dx = ...

(A) 6
(B) 3
(C) 0
(D) -1
(E) -6

DASAR TEORI :

ò F (x) dx
F(x) = '

1
ò x dx = n + 1 x + C ; n ¹ - 1
n n +1

ò Sin dx = -Cosx + C ; ò Cos dx = Sin x + C


ò Udv = UV - ò Vdu
PENYELESAIAN :
4
ò1 f ( x ) dx = f (4) - f (1) = 6

4 4
-
ò1 f (5 - x ) d (5 - x ) = -{f (5 - x )}
ò1
= -(f(1) – f(4)) = 6
KUNCI : A

Halaman 44 dari 76 halaman


100. (Luas Daerah Dengan Cara Integral)
Integral yang menyatakan luas daerah yang dibatasi oleh kurva Y = x ; x + y – 6 = 0 dan sumbu x adalah :
6 9
(A)
ò0 x dx +
ò6 (x - 6) dx
4 9
(B)
ò0 ò4
x dx - ( x - 6) dx

4 9
(C)
ò0 ò4
x dx + ( x - 6) dx

4 6
(D)
ò0 ò4
x dx - ( x - 6) dx

4 6
(E)
ò0 ò4
x dx + ( x - 6) dx

DASAR TEORI :
Integral trogonometri
-1
ò
sin ax dx =
a
cos ax + c

1
ò
cos ax dx = sin ax + c
a
PENYELESAIAN :
Y Y2 + Y – 6 = 0
Y = -3 ; Y = 2
Y=
4 6
x
X
L=
ò0 x dx +
ò 4 6 - x dx
0 2 6

KUNCI : D

101. (Fungsi Eksponen)


x
æ1ö
Grafik y = 3x+1 - ç x
÷ berada di bawah grafik y = 3 + 1 jika…
9
è ø
(A) 0<x<1
(B) x>1
(C) x<0
(D) x>3
(E) 1<x<3

DASAR TEORI :
af(x) ≷ ag(x)
• f(x) ≷ g(x) ; jika a > 1
• f(x) ≶ g(x) ; jika 0 < a < 1
PENYELESAIAN :
1
3x+1 - < 3x + 1
2x
3
misal 3x = A
1
3A - < A+ 1
A2

Halaman 45 dari 76 halaman


1
2A - -1 < 0
A2 x A2
2 A 3 - A2 - 1 < 0
(A – 1) (2A2 + A + 1) < 0

Def (+)
A<1
3x < 30
x<0
KUNCI : C

102. (Pertidaksamaan Logaritma)


Himpunan penyelesaian dari :
x
log (2) + 1 ³ x log æç x 2 - 2x + 4 ö÷ adalah :
è ø
(A) f
(B) {x/x>0}
(C) {x/0<x<1}
(D) {x/0<x<1 atau x ¹ 2}
(E) {x/0<x<1 atau x = 2}

DASAR TEORI :
a
log x1 > a log x2
e. a > 1 : x1 > x2
f. 0 < a < 1 : x1 < x2
PENYELESAIAN :
x
log 2x ³ xlog (x2 – 2x + 4)
I. x>1
2x ³ x2 – 2x + 4
x2 – 4x + 4 £ 0 ; x = 2
II. 0<x<1
2x £ x2 – 2x + 4
x2 – 4x + 4 ³ 0 ® x = 2
I Ç II : 0 < x < 1 atau x = 2
KUNCI : E

103. (Limit Fungsi Trigonometri)


æ1ö
x 2 sin( x ) - ç ÷ sin (x ) x
Lim è2ø
x ®0 x 3 /2
(A) - ¥
7
(B) -
2
5
(C) -
2
3
(D) -
2
1
(E) -
2

DASAR TEORI :
sin x
Lim =1
x ®c x

Halaman 46 dari 76 halaman


tan x
Lim =1
x ®c x
sin x
Lim =1
x ®c tan x
Penyelesaian :
æ1ö
x2 . sin x - ç ÷ . sin x . x
Lim è2ø
x ®0 x. x
æ 2 1 ö
sin x ç
çx - 2 x÷
÷
Lim
è ø
x ®0 x x

(sin x )( x )æçè x 3/2 - 21 ö÷ø


Lim
x ®0 x x
1
= -
2
KUNCI : E

104. (Limit Fungsi Trigonometri)


Nilai Lim Cos 3x - Cos x = …
x ® 0 Cos 2 (90 - x)
(A) 1
(B) 4
(C) 2
(D) -4
(E) -2

DASAR TEORI :
Sin x x
Lim = =1
x ®0 x Sin x
Tg x x
Lim = =1
x ®0 x Tg x
PENYELESAIAN :
-2 Sin 2 x Sin x
Lim = -4
x ®0 Sin x Sin x
KUNCI : D

105. (Limit Fungsi Trigonometri)


p (p - 2x) Tg (x - p / 2)
Lim =…
x ® p /2 2(x - p) Cos 2 x
(A) -2
(B) -1
(C) -1/2
(D) 1
(E) 2

DASAR TEORI :
Sin x x
Lim = =1
x ®0 x Sin x

Halaman 47 dari 76 halaman


Tg x x
Lim = =1
x ®0 x Tg x
PENYELESAIAN :
p (p - 2 x ) . Tg ( x - p / 2)
Lim
x ® p /2 2( x - p) . Sin (p / 2 - x ) Sin (p / 2 - x )
2 p (p / 2 - x ) . Tg ( x - p / 2)
= Lim
x ® p /2 2( x - p ) Sin (p / 2 - x ) Sin (p / 2 - x )
-2 p
=
2( - p / 2 )
=2
KUNCI : E

Halaman 48 dari 76 halaman


BIOLOGI

106. (Biologi Sel)


Organel sel berikut yang dimiliki oleh sel eukariot maupun prokariot adalah …
(F) Plastida
(G) Ribosom
(H) Dinding Sel
(I) Mitokondria
(J) Badan golgi

Dasar Teori :
Berdasarkan ada tidaknya membran inti sel, sel dibagi 2 :
§ Eukariotik : memiliki membran inti sel.
§ Prokariotik : tidak memiliki membran inti sel.
Kesamaan organel sel prokariot dan organel sel eukariot adanya ribosom dan asam nukleat.
KUNCI : B

107. (Biologi Sel)


Perhatikan organel sel berikut!
1. mitokondria
2. badan Golgi
3. retikulum endoplasma
4. ribosom
5. nukleus

Berdasarkan informasi tersebut, organel sel yang bernormor 1, 2, 3, 4 dan 5 secara berturut-turut memiliki
fungsi …
(A) sintesis protein-pengendali genetik sel-respirasi seluler-modifikasi makromolekul-sekresi glikoprotein
(B) respirasi seluler-sekresi glikoprotein-sintesis protein-pengendali genetik sel-modifikasi makromolekul
(C) sekresi glikoprotein-sintesis proten-pengendali genetik sel-respirasi seluler-modifikasi makromolekul
(D) respirasi seluler-modifikasi makromolekul-sekresi glikoprotein-sintesis protein-pengendali genetik sel
(E) pengendali genetik sel-respirasi seluler-modifikasi makromolekul-sekresi glikoprotein-sintesis protein

Dasar Teori :
Organel-organel sel beserta fungsinya :
§ Mitokondria : tempat respirasi seluler
§ Badan golgi : eksresi dan sekresi sel, modifikasi makro molekul.
§ Reticulum endoplasma : berkaitan erat dalam sekresi glikoprotein.
§ Ribosom : tempat sintesa protein
§ Nukleus : pengendali genetik sel
Urutan yang benar/sesuai dari fungsi organella sel tersebut adalah pilihan /d/.
KUNCI : D

108. (Reproduksi Sel)


Tahapan pembelahan mitosis secara berurutan pada fase interfase Profase, Metafase, Anafase dan Telofase
adalah
1. Kromosom menuju bidang Equator
2. Terjadi Replikasi DNA
3. Terjadi peristiwa crosing over
4. Terjadi sitokinesis

Halaman 49 dari 76 halaman


5. Terjadi Non disjungtion
Urutan tahapan yang benar adalah …
(A) 1 – 3 – 2 – 4 – 5
(B) 2 – 3 – 1 – 5 – 4
(C) 4 – 5 – 1 – 2 – 3
(D) 5 – 4 – 3 – 2 – 1
(E) 1 – 2 – 3 – 4 – 5

Dasar Teori :
Tahapan pembelahan sel :
ü Interfase (Reflikasi DNA)
ü Profase (Cosing Over)
ü Metafase (kromosom dibidang ekuator)
ü Anafase (Non disjungtion)
ü Telofase (Citokinesis)
Penyelesaian :
Tahapan pembelahan sel secara berurutan pada fase interfase-profase, metafase, anafase dan telofase adalah
2 – 3 -1 – 5 - 4
Kunci : B

109. (Biologi Sel)


Sel hewan dan sel mikroorganisme memiliki organel sel …
(A) Ribosom dan dinding sel
(B) Membran sel dan ribosom
(C) Badan Golgi dan sentriol
(D) Sentriol dan flagela
(E) Mitokondria dan flagella

Dasar Teori :
Organel sel yang hanya dijumpai pada sel hewan : lisosom, sentriol dan membran sel sedangkan pada sel
mikroorganisme dijumpai adanya flagela yang berperan dalam alat gerak.
Sel hewan dan sel mikroorganisme memiliki sentriol dan flagela.
KUNCI : D

110. (Biologi Sel)


Respirasi anaerob dapat terjadi pada sel …
(1) bakteri
(2) otot lurik
(3) ragi
(4) epitel

Dasar Teori :
Respirasi : memecah senyawa organik menjadi anorganik.
§ Aerob : (+) O2
C6H12O6 + O2 ® CO2 + H2O + Energi
§ Anaerob : (-)O2
C2H12O6 ® C2H5OH + CO2 + energi
Respirasi sel anaerob dapat terjadi pada sel bakteri, sel otot lurik dan sel ragi (dalam pembuatan alkohol).
KUNCI : A

Halaman 50 dari 76 halaman


111. (Gametogenesis)
Perkembangan spermatogonium menjadi spermatosit primer bukan merupakan meiosis
SEBAB
Pada meiosis, spermatosit primer diploid berkembang menjadi spermatosit sekunder haploid

Dasar Teori :
Spermatogenesis Oogenesis
Spermatogonium 2n Oogonium
Mitosis
Spermatosit-1 2n Oosit-1
Meiosis-1
Spermatosit-2 n Oosit-2
Meiosis-2
Spermatid n Ootid

Sperma n Ovum
Penyelesaian :
Perkembangan spermatogonium menjadi spermatosit primer melalui pembelahan mitosis
Kunci : B

112. (Reproduksi Sel)


Karyotipe seseorang dapat dijumpai pada …
(A) Saraf
(B) Punca
(C) Otot
(D) Meristem

Penyelesaian :
Kariotipe berasal dari kata karyon yang berarti inti dan typos yang berarti bentuk. Jadi, kariotipe dapat
diartikan sebagai susunan kromosom yang berurutan menurut panjang dan bentuknya. Sewaktu metafase
kromosom dapat dipotret. Jika sayatan jaringan mengandung proses pembelahan yang terletak tepat pada
bidang ekuator dapat dibuat sediaan yang mengandung semua kromosom dalam sel. Sediaan tersebut dapat
dipotret dan diperbesar. Karakter yang dinyatakan oleh sel kromosom dari suatu spesies disebut kariotipe.
Kariotipe seseorang bisa diamati pada sel saraf, punca, otot dan meristem.
KUNCI : E

113. (Ekosistem)
Cacing tanah merupakan hewan detritivor yang mempunyai peranan penting dalam siklus karbon, sebab
cacing tanah dapat …
(A) Memakan kotoran makhluk hidup
(B) Mengubah senyawa anorganik menjadi organik
(C) Memisahkan senyawa organik dari materi yang telah mati
(D) Meningkatkan luas permukaan materi yang sudah mati untuk dekomposer
(E) Melakukan pencernaan ekstra-selular untuk memisahkan senyawa organik dari materi yang telah mati

Dasar Teori :
Ekosistem :
Adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Adapun yang menyebabkan semua makhluk hidup harus berhubungan dengan lingkungannya adalah karena
tidak adanya makhluk hidup yang dapat hidup sendiri/ adanya saling ketergantungan antara yang satu dengan
yang lain.
Misalnya :

Halaman 51 dari 76 halaman


Rantai Makanan :
Adalah proses makan dan dimakan dalam satu urutan (artinya tidak dapat balik)
Tujuan : mentransfer energi. Kumpulan dari rantai makanan disebut dengan jaring-jaring makanan.

Produsen Komsumen I (Herbivora)

Komsumen II
(Carnivora)

Komsumen III (Omnivora)

Anorganik Mati

Dekomposer Organik

Penyelesaian :
Cacing tanah merupakan hewan detriyitor yang mempunyai peranan penting dalam siklus karbon sebab cacing
tanah dapat melakukan pencernaan ekstra seluler untuk memisahkan senyawa organik dari materi yang telah
mati.
Kunci : E

114. (Evolusi)
Perbedaan konsep dalam teori evolusi Lamarck dan teori evolusi Darwin adalah …
(A) Adanya struktur homolog
(B) Seleksi alam yang mendorong evolusi
(C) Lingkungan tidak berpengaruh pada pewarisan sifat
(D) Pembentukan spesies dari nenek moyang yang sama
(E) Adanya sifat yang diwariskan kepada keturunannya

Dasar Teori :
Evolusi : perubahan secara perlahan
Teori evolusi :
1. J.B Lamarck
Evolusi disebabkan oleh faktor lingkungan
Bukti : Jerapah leher pendek ® leher panjang
Kesimpulan : use dan disuse
2. C. Darwin
Evolusi disebabkan seleksi alam
Pendek = punah
Bukti : Jerapah Panjang = lestari

Kesimpulan :
1. Spesies sekarang berasal dari spesies masa lampau
2. Variasi = lingkungan tetap lestari
Penyelesaian :
Beda konsep dalam teori evolusi Lamarck dan teori Darwin adalah pembentuk spesies dari nenek moyang
yang sama.
Kunci : D

Halaman 52 dari 76 halaman


115. (Ekosistem)
Apabila dua spesies dengan relung ekologi sama dan habitat terisolasi, berkompetisi untuk mendapat bahan
makanan, maka …
(A) Keduanya akan mencari sumber makanan tambahan
(B) Salah satu spesies akan punah
(C) Keduanya akan lebih bertahan hidup
(D) Salah satu spesies akan mencari habitat baru
(E) Keduanya akan membuat relung ekologi baru

Dasar Teori :
Ekologi : ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan antara makhluk hidup dan lingkungan. Adapun yang
menyebabkan semua makhluk hidup harus berhubungan dengan lingkungannya adalah karena tidak adanya
makhluk hidup yang dapat hidup sendiri (adanya ketergantungan antara yang satu dengan yang lain)
Penyelesaian :
Apabila dua spesies dengan relung ekologi sama dan habitat terisolasi, berkompetisi untuk mendapat bahan
makanan, maka keduanya akan membuat relung ekologi baru
Kunci : E

116. (Ekosistem)
Di dalam ekosistem, cendawan berperan penting sebagai …
(A) Konsumen kedua
(B) Konsumen puncak
(C) Konsumen pertama
(D) Pengurai
(E) Produsen

Dasar Teori :
Ekosistem :
Adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Adapun yang menyebabkan semua makhluk hidup harus berhubungan dengan lingkungannya adalah karena
tidak adanya makhluk hidup yang dapat hidup sendiri/ adanya saling ketergantungan antara yang satu dengan
yang lain.
Misalnya :
Rantai Makanan :
Adalah proses makan dan dimakan dalam satu urutan (artinya tidak dapat balik)
Tujuan : mentransfer energi. Kumpulan dari rantai makanan disebut dengan jaring-jaring makanan.

Produsen Komsumen I (Herbivora)

Komsumen II
(Carnivora)

Komsumen III (Omnivora)

Anorganik Mati

Dekomposer Organik

Penyelesaian :
Di dalam ekosistem, cendawan berperan sebagai pengurai (Decomposer)
Kunci : D

Halaman 53 dari 76 halaman


117. (Evolusi)
Syarat berlakunya hukum Hardy-Weinberg adalah …
1. populasinya besar
2. seleksi alam tidak terjadi
3. mutasi tidak terjadi
4. perkawinan acak terjadi

Dasar Teori :
Dasar Genetika Populasi adalah Hukum Hardy-Weinberg
Isi :
Frekuensi gen dari satu generasi ke generasi akan tetap jika kondisi stabil.
Dalam hal ini kondisi stabil yang dimaksud adalah :
® Mutasi tidak terjadi
® Migrasi tidak ada
® Seleksi alam tidak ada
® Populasi besar
® Terjadi perkawinan acak
Penyelesaian :
ü Syarat berlakunya hukum Hardy-Weinberg adalah Mutasi tidak terjadi
ü Migrasi tidak ada
ü Seleksi alam tidak ada
ü Populasi besar
ü Terjadi perkawinan acak
Kunci : E

118. (Evolusi)
Pernyataan berikut merupakan fakta yang terjadi di alam.
1. Semua spesies mempunyai potensi reproduksi yang tinggi
2. Terdapat variasi yang diturunkan di antara individu satu spesies
3. Terdapat banyak homologi organ
4. Ditemukannya hewan yang sama ditempat yang berbeda
Fakta yang menjadi dasar teori evolusi adalah …
(A) 1 dan 2
(B) 1 dan 4
(C) 2 dan 3
(D) 2 dan 4
(E) 3 dan 4

Dasar Teori :
Evolusi : perubahan secara perlahan
Teori evolusi :
1. J.B Lamarck
Evolusi disebabkan oleh faktor lingkungan
Bukti : Jerapah leher pendek ® leher panjang
Kesimpulan : use dan disuse

2. C. Darwin
Evolusi disebabkan seleksi alam
Pendek = punah
Bukti : Jerapah
Panjang = lestari

Halaman 54 dari 76 halaman


Kesimpulan :
1. Spesies sekarang berasal dari spesies masa lampau
2. Variasi = lingkungan tetap lestari

Penyelesaian :
Fakta yang menjadi dasar teori evolusi adalah :
Ø Terdapat variasi yang diturunkan diantaran individu satu spesies
Ø Terdapat banyak homologi organ
Kunci : C

119. (Ekosistem)
Lingkungan memiliki kemampuan untuk kembali kepada kondisi semula setelah mengalami gangguan
pencemaran, berapa pun beban pencemarannya
SEBAB
Setiap lingkungan memiliki kemampuan homeostasis yang berbeda.

Dasar Teori :
Daya dukung lingkungan; kemampuan lingkungan untuk menyediakan segala kebutuhan makhluk hidup
Penyelesaian :
Lingkungan memiliki kemampuan untuk kembali kepada kondisi semula setelah mengalami gangguan
pencemaran, berapa pun beban pencemarannya dan setiap lingkungan memiliki kemampuan homoestasis
yang berbeda
Kunci : B

120. (Ekosistem)
Mikroorganisme, seperti bakteri dan jamur, memiliki peran yang penting bagi kelangsungan hutan.
SEBAB
Mikroorganisme sebagai detritivor berfungsi dalam penyediaan nutrisi pada tumbuhan melalui mekanisme
siklus nutrisi dalam ekosistem.

Dasar Teori :
Ekosistem :
Adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Adapun yang menyebabkan semua makhluk hidup harus berhubungan dengan lingkungannya adalah karena
tidak adanya makhluk hidup yang dapat hidup sendiri/ adanya saling ketergantungan antara yang satu dengan
yang lain.
Misalnya :
Rantai Makanan :
Adalah proses makan dan dimakan dalam satu urutan (artinya tidak dapat balik)

Halaman 55 dari 76 halaman


Tujuan : mentransfer energi. Kumpulan dari rantai makanan disebut dengan jaring-jaring makanan.

Produsen Komsumen I (Herbivora)

Komsumen II
(Carnivora)

Komsumen III (Omnivora)

Anorganik Mati

Dekomposer Organik

Penyelesaian :
Mikroorganisme, seperti bakteri dan jamur, memiliki peran yang penting bagi kelangsungan hutan.
Mikroorganisme sebagai decomposer berfungsi menguraikan sampah organik menjadi anorganik
yang dibutuhkan tanaman
Kunci : C

Halaman 56 dari 76 halaman


FISIKA

121. (Fisika Inti)


Pernyataan di bawah ini yang benar adalah :
1. Elektron bergerak mengelilingi inti atom dengan lintasan stasioner, selama gerakannya memancarkan /
menyerap energi.
2. Elektron dapat berpindah dari lintasan yang lebih rendah ke lintasan yang lebih tinggi sambil
memancarkan energi
3. Elektron dapat berpindah dari lintasan yang lebih tinggi ke lintasan yang lebih rendah sambil menyerap
energi
4. Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk mengaktivasikan elektronnya sampai ke lintasan tak
terhingga

DASAR TEORI :
Postulat Eivistein
a. Elektron berputar disekitar ini menurut lintasan tertentu tanpa membebaskan / menyerap energi.
Momentum angulernya
nh
L =mvr =

b. Elektron dapat berpindah dari lintasan yang lebih rendah ke lebih tinggi sambil menyerap energi dari
lintasan yang lebih tinggi ke lintasan yang lebih rendah sambil memancarkan energi.
Energi Ionisasi adalah energi yang dibutuhkan untuk mengaktivitaskan elektron lintasannya sampai kelintasan
tak terhingga.
-13, eV
En =
n2
PENYELESAIAN :
Pernyataan yang benar adalah
Pernyataan (4)
KUNCI : D

122. (Efek Fotolistrik)


Frekuensi ambang untuk emisi fotolistrik suatu logam adalah 5 x 1014Hz jika sinar dengan panjang gelombang
3000 Å diarahkan pada permukaan logam tersebut, maka besar energi kinetik yang dihasilkan adalah…
(A) 6,63 x 10-19 Joule
(B) 12,3 x 10-19 Joule
(C) 15 x 10-19 Joule
(D) 3,31 x 10-19 Joule
(E) 24,6 x 10-19 Joule

DASAR TEORI :
Teori efek foto listrik :
Ek

W0

W0 = fungsi kerja logam


E = hf
Ek = Energi kinetik
Ek = E – W0

Halaman 57 dari 76 halaman


PENYELESAIAN :
Dik : E = 4,43 eV
W0 = 2,28 eV
Dit : Ek = …?
Jawab :
Ek = E – W0
= 4,43 – 2,28
Ek = 2,15 eV
KUNCI : A

123. (Relativitas Eisntein)


Sebuah partikel bergerak dengan energi kinetik sama dengan energi diamnya. Jika laju cahaya dalam vakum
adalah c dan energi diam dinyatakan E0, maka momentum partikel tersebut adalah …
2E 0
(A)
c
3E 0
(B)
c
4E 0
(C)
c
2 E0
(D)
c
3E 0
(E)
c

DASAR TEORI :
Ek = E – E0
mo C2
Ek = - m0 C2
2
V
1-
C2
PENYELESAIAN :
Dik : Ek = E0
Dit : P = …?
Jawab : Ek = E – E0
2E0 = E
mo C2
2m0C2 =
V2
1-
C2
1
=2
V2
1-
C2
2 1
1- V =
C2 4

V2 3
=
C 2 4
1
V= 3C
2

Halaman 58 dari 76 halaman


m.V 1
P= = m 0. 3C x 2 = 3 m 0C
2 2
V
1-
C2
mo C2 3 E0
= 3 =
C C
KUNCI : E

124. (Hipotesa De Broglie)


Dua partikel P dan Q dengan massa berbeda. (mp = 256 mQ) memiliki energi kinetik yang sama. Bila panjang
gelombang de Broglie partikel P bernilai 0,3 nm. Maka panjang gelombang de Broglie partikel Q adalah :
(A) 7,8 nm
(B) 5,6 nm
(C) 4,8 nm
(D) 1,6 nm
(E) 0,1 nm

DASAR TEORI :
Panjang gelombang de Broglie :
h h
l= h= =
p mV 2emV
PENYELESAIAN :
mP
mP = 256 mQ ® = 256
mQ
EkP = EkQ
½ m PV P2 = ½ m QV Q2
2
mP æç VQ ö
÷
VQ
= ® = 256 = 16
mQ çè VP ÷
ø VP

lP m VQ 1 l 1
= P . = .16 ® P = ® l Q = 16 l Q
l Q mQ VP 256 l Q 16
= 16. 0,3
= 4,8 nm
KUNCI : C

125. (Kontraksi Lorentz)


Sebuah kubus memiliki volume sejati 1000 cm3. Volume kubus tersebut menurut pengamat yang bergerak
dengan kecepatan 0,8 C relatif dalam arah sejajar salah satu rusuknya adalah …
(A) 600 cm3
(B) 500 cm3
(C) 400 cm3
(D) 300 cm3
(E) 100 cm3

DASAR TEORI :
Kontraksi panjang
æ ö
ç V2 ÷
§ L = L0 ç 1 - ÷
ç C2 ÷
è ø

V2
§ A = A0 1 -
C2

Halaman 59 dari 76 halaman


V2
§ V = V0 1 -
C2
PENYELESAIAN :
V2
V = V0 1 -
C2
= 1000 1 - 0 ,64
= 1000 x 0,6
= 600 cm3
KUNCI : A

126. (Gerak Parabola)


Sebuah bola dilempar dari pinggir sebuah gedung bertingkat setinggi 75 meter dengan kecepatan awal 30 m/s
dan sudut elevasi 300. Beberapa saat kemudian bola itu mendarat pada atap gedung lain setinggi 25 meter
yang berjarak x dari gedung pertama (tampak pada gambar) tentukan nilai x …
(A) 30 3
(B) 50 30 0

(C) 50 3
(D) 75
(E) 75
75 m

DASAR TEORI : x
I II 25 m
Gerak parabola
Sumbu-x
x = V0 Cos a.t
Sumbu-y
Vty = V0 Sin a - gt
1
h = V0 Sin a.t – gt2
2
(Vty)2 = V02 Sin2 a - 2gh
Saat maximum
V02 Sin 2 a
hmax =
2g
V02 Sin 2 a
xmax =
g
tmax = 2 tmax
PENYELESAIAN :
Pertama cari waktu ya diks
1
h = V0 Sin a.t – gt2
2
1
= 30 Sin 30.t – .10.t2
2
1
-50 = 30. .t – 5t2
2
-50 = 15t – 5t2
5t2 – 15t – 50 = 0
(t + 2) (t – 5)
t1 = -2 t2 = 5 (memenuhi)
Maka : x = V0 Cos a.t
= 30 Cos 300.5

Halaman 60 dari 76 halaman


1
= 30. 3 .5
2
= 15 3 .5
= 75 3
KUNCI : E

127. (Gerak Lurus Berubah Beraturan)


Kecepatan benda yang bergerak sebagai fungsi waktu ditunjukkan pada gambar. Pada selang waktu tA ® tB
benda bergerak…
(A) diperlambat kemudian dipercepat v(m/s)
(B) dipercepat kemudian diperlambat
(C) dipercepat tA t(s)
(D) diperlambat tB
(E) dipercepat dan semakin dipercepat

DASAR TEORI :
Untuk menganalisa grafik tambahkan tC seperti terlihat pada gambar.
V

tA t(s)
tC tB

Nah, dari tA – tC dapat kita lihat bahwa nilai kecepatan semakin kecil sedangkan waktu semakin besar,
sehingga mengalami perlambatan selanjutnya dari tC ke tB bisa adik-adik perhatikan bahwa nilai kecepatan
semakin besar sehingga mengalami percepatan, maka kesimpulannya dari tA – tB benda mengalami
perlambatan kemudian percepatan.
Jelaskan diks.
KUNCI : A

128. (Hukum Newton)


Balok, X dan Y, yang masing – masing bermassa m dan 2m dipercepat sepanjang bidang datar licin oleh gaga
F yang bekerja pada balok X seperti pada gambar berikut.
Berapa besar resultan gaya aksi – reaksi antara balok X dan Y?
(A) 2F/3
(B) F/3 Y
(C) 0 F
X
(D) F/2
(E) F

DASAR TEORI :
Hukum Newton :
1. åF = 0
2. åF = ma
3. åF aksi = åF – reaksi
PENYELESAIAN :
mx = m F
my = 2m x y
m = mx + my N
m = m + 2m
m = 3m
Tinjau benda x :
åF = ma

Halaman 61 dari 76 halaman


F = 3m a
F
a=
3m
Hukum Newton II
åFaksi = åF – reaksi
FR = N
F
FR = my.a = 2m .
3m
2
FR = F
3
KUNCI : A

129. (Usaha Dan Energi)


Grafik laju sebuah benda yang didorong sebuah gaya di atas lantai horizontal ditunjukkan seperti gambar
berikut
(A) benda kehilangan energi kinetik V
(B) benda mendapat tambahan energi potensial
(C) usaha oleh gaya adalah nol
(D) usaha oleh gaya bernilai negative
(E) usaha oleh gaya bernilai positif t
t1 t2
DASAR TEORI :
Dik : sebuah grafik hubungan V dan t
Dit : pernyataan yang sesuai dengan grafik
PENYELESAIAN :
Dari grafik terlihat benda mengalami perubahan kecepatan atau dipercepat selama (t2 – t1) atau disebut
dengan GLBB dengan percepatan positif.
§ Kecepatan benda yang membesar menyebabkan energi kinetik benda makin besar.
§ Besar usaha yang dilakukan oleh gaya sebesar.
W = F.S
W = m.a.S
V
Dv
W = m. .S
Dt
Dimana :
W = usaha (J)
F = gaya (N) t1 t2
t
S = jarak (m)
v = kecepatan (m/s)
a = percepatan (m/s2)
Berdasarkan grafik tersebut diperoleh usaha oleh gaya bernilai positif.
KUNCI : E

130. (Hukum II Newton dan GLBB)


Sebuah balok dengan berat 100 N terletak pada sebuah bidang datar pada saat t = 0 sekon balok diam.
Kemudian dari waktu t = 5s balok didorong dengan gaya konstan F Newton sejajar bidang datar sehingga
bergerak. Koefisien gesek kinetik antara balok dengan bidang datar adalah 0,2, jika kelajuan balok pada t = 5
sekon dua kali kelajuan balok pada t = 10 sekon. Maka nilai F …N
(A) 40
(B) 60
(C) 80
(D) 100
(E) 120

Halaman 62 dari 76 halaman


DASAR TEORI :
Hukum II Newton
a = åF
m
PENYELESAIAN :
§ Benda bergerak dari t = 0 sampai t = 5 sekon
F - fk
a = åF = V0 = 0
m m
Vt = V0 + a.Dt F
æ F - fk ö
= 0 + çç ÷÷ S
è m ø fk
æF - f ö
k ÷S
Vt = çç ÷
è m ø
§ Benda bergerak dari t = 5 sampai t = 10 sekon
-f
a = åF = k
m m 1
Vt Vt' = Vt
Vt' = Vt + a.Dt 2
1 f
Vt = Vt - k .5
2 m
1 fk
- Vt = .5 fk
2 m
1 æ F - fk ö f
çç ÷÷ 5 = k .5
2 è m ø m
F – fk = 2fk
F = 3fk
= 3.µk.N
= 3.0,2.100
= 60 N
KUNCI : B

131. (Tumbukan)
A dan B berturut – turut bermassa 3 kg dan 4 kg, di atas lantai kasar dengan koefisien gesek sama µ = 2/7,
bergerak saling mendekati sehingga terjadi tumbukan yang ketidak-lentingannya sempurna. Pada saat awal
tumbukan, A berkelajuan 12 m/s dan B 2 m/s. Setelah akhir tumbukan hingga berhenti, A dan B menempuh
jarak :
(A) 2,4 m
(B) 2,8 m
(C) 3,2 m
(D) 4,6 m
(E) 5,8 m

Dasar Teori :
Jenis Tumbukan
- TLS : e = 1 Hukum Kekekalan Momentum
Hukum Kekekalan Energi Kinetik

- TLSB : 0 < e < 1


HKM
- TTLSS : e = 0
§ HKM :
M 1V 1 + M 2V 2 = M 1V 1' + M 2V 2'
§ HKEk :
Ek1 + Ek2 = Ek1' + Ek2'

Halaman 63 dari 76 halaman


- ( V11 - V21 )
§ e=
V1 - V2
Ke kanan V (+)
Catatan : V
Ke kiri V (-)
§ Gaya Gesek
Gaya yang melawan arah gerak benda.

fg = µ.N

V Berubah
§ GLBB
a Tetap
Vt = Vo + at
1
X = Vo.t + at2
2
Vt2 = Vo2 + 2ax
Penyelesaian :
Kecepatan benda setelah tumbukan
§ HKM :
M1V1 + M2V2 = (M1 + M2)V'
3(12) + 4(-2) = (3 + 4)V'
28
V' = = 4 m/s
7
§ Perlambatan benda
åF = ma
-fg = ma
2 20
a = -µ.g = - (10) = - m/s2
7 7
§ Jarak tempuh hingga diam
Vt2 = Vo2 + 2ax
æ 20 ö
0 = (4)2 + 2 çç - ÷ (x)
è 7 ÷ø
16(7)
x= = 2,8 m
40
Kunci : B

132. (Gerak Melingkar)


Sebuah batu dengan massa 2 kg diikat dengan tali dan diputar sehingga lintasan berbentuk lingkaran vertikal
dengan jari-jari 0,5 m. Jika kecepatan sudut batu 6 rad/s dan g = 10 m/s2, maka tegangan tali pada saat batu
di titik tertinggi adalah…
(A) 16 N
(B) 36 N
(C) 56 N
(D) 124 N
(E) 144 N

Halaman 64 dari 76 halaman


Dasar Teori :
GMV
§ Titik terendah
T = Fsp + W
V = 5gr
§ Titik tertinggi
T = Fsp – W
V = gr
Penyelesaian :
T = Fsp – W
= mw2R – mg
= m(w2R – g)
1
= 2(62. - 10)
2
= 2(18 – 10)
= 16 N
Kunci : A

133. (Impuls dan Momentum)


Sebuah bola dipukul dengan gaya 100 N, sehingga melambung dengan kecepatan 200 m/s. Pemukul
menyentuh bola dalam waktu 0,2 sekon. Massa bola tersebut adalah :
(A) 0,1 kg
(B) 0,4 kg
(C) 0,5 kg
(D) 5 kg
(E) 10 kg

Dasar Teori :
Hubungan Momentum dengan Impuls :
I = Dp = m(VT – Vo)
F.Dt = m(VT – Vo)
Penyelesaian :
F.Dt = m(VT – Vo)
100.0,2 = m(200 – 0)
20
m= = 0,1 kg
200
Kunci : A

134. (Hukum Kekekalan Momentum)


Bila dua kelereng identik bergerak saling mendekat dengan laju sama pada sebuah lintasan lurus, maka
momentum kedua benda selalu berlawanan.
SEBAB
Kekekalan momentum setiap kelereng harus berlaku.

Dasar Teori :
Momentum
P = mv
arah : ® (+)
¬ (-)
Hukum Kekekalan Momentum
m 1v 1 + m 2v 2 = m 1v 1' + m 2v 2'

Halaman 65 dari 76 halaman


Penyelesaian :
P 1 + P 2 = P 1' + P 2'
mv – mv = P1' + P2'
P1' = -P2'
Pernyataan benar
Hukum kekekalan momentum berlaku untuk setiap jenis tumbukan (benar) berhubungan.
Kunci : A

135. (Hukum Newton Tentang Gravitasi)


Titik A, B, dan C terletak dalam medan gravitasi seperti pada gambar. Jika massa bumi = M, jari-jari bumi =
R, kuat medan gravitasi di titik A sama dengan g. Perbandingan kuat medan gravitasi di titik A dan ttiik C
adalah …

(A) 3 : 8
2R
(B) 4 : 1
(C) 8 : 1 A
(D) 8 : 3
(E) 9 : 1 R

Dasar Teori :
Medan gravitasi
g = GM
R2
Penyelesaian :
RA = R
RC = 3R
2
gA æR ö
= çç C ÷
÷
gC è RA ø
9
=
1
Kunci : E

Halaman 66 dari 76 halaman


KIMIA

136. (Persamaan reaksi)


Sebanyak 40 mL gas CnH2n dibakar sempurna dengan 120 mL oksigen pada P.T tetap, maka gas tersebut
adalah …
(A) CH2
(B) C2H4
(C) C3H6
(D) C4H8
(E) C5H10

Dasar Teori :
Pada reaksi setara, perbandingan koef menyatakan perbandingan mol, perbandingan volume gas dan
perbandingan tekanan gas.
Penyelesaian :
Reaksi pembakaran hidrokarbon
CxHy + O2 à CO2 + H2O
Maka : CnH2n + O2 à nCO2 + nH2O
40 ml 120 ml
Perbandingan volume
1 3
CnH2n + 3O2 à nCO2 + nH2O
Kiri = 6
Jumlah O = 6
Kanan = 3n
Maka n = 2
Senyawa C2H4
Kunci : B

137. (Perhitungan Stoikometri)


Silikon karbida atau karborundum dapat diperoleh dengan mereaksikan
SiO2 (Ar Si= 28, O= 16) dengan karbon (Ar C=12) pada temperatur tinggi menurut reaksi :
2C(s) + SiO2(S) ® SiC(s) + CO2(g)
Jika 4,5 gram karbon direaksikan dengan 3,0 gram SiO2 menghasilkan 1,5 gram karborondum, maka
persentase hasil reaksi tersebut adalah :
(A) 20 %
(B) 38 %
(C) 60 %
(D) 75 %
(E) 90 %

Dasar Teori :
Reaksi Kimia Stokiometris = habis bereaksi
PKPR = Perb. Mol
Non stokiometris =ada yang sisa PKPR ¹ perb. mol Pereaksi Pembatas = mol ¯¯
koef
Penyelesaian :
2C + SiO2 ® SiC + CO2
4,5 gr 3 gr
:
12 60
0,375 mol : 0,05 mol

Halaman 67 dari 76 halaman


* Pereaksi pembatas adalah SiO2
Maka SiC yang dihasilkan =0,05 mol
Massa SiC = mol x Mr
= 0,05 x 40
= 2 gram
Persentase hasil reaksi SiC adalah:
1,5
x100% = 75%
2
Kunci : D

138. (Rumus Umum Gas)


Gas metana dapat dihasilkan melalui reaksi berikut.
CO(g) + 3H2(g) à CH4(g) + H2O(g)
Pada P dan T yang sama, volume gas CH4 (Mr = 16) yang dihasilkan dari 0,7 g gas CO (Mr = 28) adalah
seperempat dari volume 2,8 g gas X. Massa molekul relatif gas X adalah …
(A) 16
(B) 18
(C) 28
(D) 32
(E) 44

Dasar Teori :
Rumus umum gas :
• Gas ideal : PV = nRT
• 2 gas :
n1 V1
1. P,T tetap : =
n2 V2
n P
2. T,V = tetap : 1 = 1
n2 P2
Penyelesaian :
CO(g) + 3H2(g) à CH4(g) + H2O(g)
Pada P dan T sama, volume CH4 = 1 dari volume CO
4
Mol CO = 0,7 = 0,1
28 4
Mol CH4 =
0 ,1
4
Vol CH 4 Vol CO
=
n CH 4 n CO
1 4
=
n CH 4 28 / Mr
2,8 0,1
=4 x
Mr 4
Mr = 28
Kunci : C

Halaman 68 dari 76 halaman


139. (Hukum – Hukum Dasar)
Jika diketahui hemoglobin (Mr = 68.000) mengandung 0,33 % berat besi maka jumlah atom Fe (Ar = 56)
dalam molekul hemoglobin adalah …
(A) 3
(B) 4
(C) 5
(D) 6
(E) 7

Dasar Teori :
Kadar unsur dalam senyawa
n . Ar x
• %x= x 100 %
Mr senyawa
n . Ar x
• Massa x = x massa senyawa
Mr senyawa
Penyelesaian :
Hemoglobin :
Mr = 68.000
% Fe = 0,33 %
Ar Fe = 56
n . 56
Maka = 0,33 % = x 100 %
6800
n=4
Kunci : B

140. (Pereaksi Pembatas)


Reaksi pembuatan amoniak melalui tahapan berikut
CaCN2(s) + 3H2O(g) à CaCO3(s) + 2NH3(g)
Jika 20 gr CaCN2 direaksikan dengan uap air berlebih maka :
1. NH3 (Mr = 17) terbentuk 8,5 gram
2. Dihabiskan 18 gr uap air (Mr = 18)
3. Diperoleh 25 gram CaCO3 (Mr = 100)
4. Tersisa 4 gram CaCN2 (Mr = 80)

Dasar Teori :
CaCN2 + 3H2O à CaCO3 + 2NH3
20 1
Mol CaCN2 = = mol
80 4
Penyelesaian :
2 1 1
(1) Mol NH3 = x mol = mol
1 4 2
1
Massa NH3 = x 17 = 8,5 gr
2
3 1 3
(2) Mol H2O = x mol = mol
1 4 4
3 54
Massa H2O = x 18 = = 13,5 gram
4 4
1 1
(3) Mol CaCO3 = x mol
1 4

Halaman 69 dari 76 halaman


1
Massa CaCO3 = x 100 = 25 gram
4
(4) CaCN2 habis bereaksi
Option yang benar 1 dan 3
Kunci : B

141. (Kadar Zat)


Massa jenis larutan asam asetat (CH3COOH) 5,2 M adalah 1,04 g/mL. Jika Mr CH3COOH = 60, konsentrasi
larutan dalam % berat dan molalitas adalah ..
(A) 18% dan 7,14 m
(B) 24 % dan 14,28 m
(C) 30 % dan 7,14 m
(D) 30 % dan 14, 28 m
(E) 40 % dan 7,14 m

Dasar Teori :
• Molaritas (M)
mol Zt gr 100
M = = x
V ( L) Mr V (mL)
% . r . 10
M =
Mr
• Molalitas (m)
Mol Zt gr 1000
m= = x
P(kg ) Mr P( gr )
Penyelesaian :
CH3COOH 5,2 M, r = 1,04 gr/mL, Mr = 60
% . 1,04 . 10
v 5,2 =
60
% = 30 %
gr 1000
v m= x
Mr P
Zt = 30 gr
30 %
P = 70 gr
30 1000
M= x = 7,14 molal
60 70
Kunci : C

142. (pH Larutan Asam/Basa)


Larutan CH3COOH 0,2 M mempunyai pH yang sama dengan larutan HNO3 2.10–3 M, nilai tetapan ionisasi
CH3COOH adalah :
(A) 10-4
(B) 2.10-4
(C) 10-5
(D) 2.10-5
(E) 2.10-6

Halaman 70 dari 76 halaman


Dasar Teori :
Asam kuat : terionisasi sempurna dalam air (a = 1)
Contoh : H2SO4, HNO3, HBr, HCl, HI
[H+] = Molar x n
n = jumlah ion H+
Asam lemah : terionisasi sebagian dalam air (0 < a <1)
Contoh : HF, HCN, H2CO3, H3PO4 CH3COOH, dll
[H+] = Ka.M
[H+] = a x M x n
Penyelesaian :
pH CH3COOH = pH H2SO4
Ka.M = M.n
Ka.2.10 -1 = 10 -3.2
4.10-6
Ka = = 2.10-5
2.10-1
Kunci : D

143. (Larutan Buffer)


Larutan bufer dibuat dengan menambahkan larutan NaOH 0,1 M ke dalam 150 mL larutan NH4Cl 0,1 M.
Volume larutan NaOH yang harus ditambahkan agar dihasilkan larutan bufer pH = 9 adalah … (Kb NH3 = 10-5)
(A) 50 mL
(B) 75 mL
(C) 100 mL
(D) 150 mL
(E) 200 mL

Dasar Teori :
Buffer atau larutan dapar adalah campuran asam lemah atau basa lemah dengan garamnya.
Jenis larutan buffer :
1. Buffer asam : memerahkan lakmus (pH < 7)
Contoh : CH3COOH + CH3 COONa
CH3COOH + (CH3COO)2Ca
mol Al
[H + ] = Ka
mol garam x n
[ Al]
[H + ] = Ka
[G] x n

2. Buffer basa : membirukan lakmus (pH > 7)


Contoh : NH4OH + NH4Cl
NH4OH + (NH4)2SO4
mol Bl
[OH - ] = Kb
mol garam x n
[Bl ]
[OH - ] = Kb
[G] x n

Halaman 71 dari 76 halaman


Penyelesaian :
NH4OH + NH4Cl (Bufer basa)
x ml 150 ml
0,1 M 0,1 M
[ NH 4 OH ]
[OH-] = Kb .
[ NH 4 Cl ]
x . 0,1 M
10-5 = 10 -5 .
150 ml . 01 M
X = 150 ml
Kunci : D

144. (Ksp)
Pada temperatur tertentu KspPbSO4 dan PbI2 berturut – turut adalah 1,6 x 10-8 dan 7,1 x 10-9 pada temperatur
tersebut …
(A) PbSO4 lebih mudah larut dibandingkan PbI2
(B) Diperlukan lebih banyak SO42- daripada I- untuk mengendapkan Pb2+ dari dalam larutan
(C) Kelarutan PbSO4 sama dengan kelarutan PbI2
(D) Kelarutan PbSO4 lebih besar daripada kelarutan PbI2
(E) Kelarutan PbI2 lebih besar daripada kelarutan PbSO4

Dasar Teori :
Ksp garam AxBy
AxBy ⇌ XA+y + yB-x
s xs ys
Ksp = (xs)x . (ys)y
Penyelesaian :
ü Garam PbSO4
PbSO4(s) ⇌ Pb2+(aq) + SO42-(aq)
S S S
Ksp = S2, S = Ksp
8
S= 1,6 10
= 16 . 10-9
= 4 x 104,5 molar
ü Garam Pbl2
Pbl2(s) ⇌ Pb2+(aq) + 2I-(aq)
S S 2S
Ksp
Ksp = 4S3, S = 3
4
7,1
S= 3 . 10 -9 = 3 1,78 . 10 -9
4
= 1,2 . 10-3 molar
Sehingga kelarutan Pbl2 lebih besar dari PbSO4

Kunci : E

Halaman 72 dari 76 halaman


145. (pH campuran Asam Basa)
Sebanyak 50 ml larutan KOH dicampurkan dengan 450 ml larutan CH3COOH (Ka = 2 .10-5). Kedua larutan itu
memiliki konsentrasi yang sama. pH larutan yang terbentuk adalah …
(A) 5 – 2 log 2
(B) 5 + 2 log 2
(C) 5 – 2 log 3
(D) 5 + 3 log 2
(E) 5 – 4 log 2

Dasar Teori :
Asam + Basa à Garam + H2O
Buffer asam
Diperoleh jika dalam campuran asam lemah bersisa.
mmol Al
H + = Ka .
mmol Grm . n
Penyelesaian :
Reaksi :
CH3COOH + KOH à CH3COOH + H2O
m : 450 50 - -
R : 50 50 50 50
S : 400 50 50
400
H+ = 2 . 10-5 .
500
= 2 . 10-5 . 8 = 16 x 10-5
pH = 5 – log 16
= 5 – 4 log 2

Kunci : E

146. (Penurunan Tekanan Uap)


10 gram parafin C20H42, suatu zat terlarut yang tak mudah menguap dilarutkan dalam 50 gram benzena. C6H6.
Pada suhu 530C. Tekanan uap murni benzena adalah 300 torr. Tekanan uap larutan pada suhu tersebut
adalah … (C = 12, H = 1)
(A) 298 torr
(B) 292 torr
(C) 284 torr
(D) 275 torr
(E) 267 torr

Dasar Teori :
P = P0 - ∆P
∆P = P0 . xt
Penyelesaian :
10
Mol C20H42 = = 0,055
182

Halaman 73 dari 76 halaman


50
Mol C6H6 = = 0,64
78
XC20H42 =
0,055
= 0,078
0,7
∆P = 300 x 0,078 = 23,57
P1 = 275 torr

Kunci : D

147. (Kenaikan Titik Didih)


Tetapan kenaikan titik didih molal air adalah 0,52. Larutan A di buat dengan melarutkan 10,3 gr NaBr
(Mr=103) ke dalam 500 gr air. Larutan B dibuat dengan melarutkan 5,55 gr air CaCl2 (Mr=111) ke dalam
500 gr air. Kedua senyawa tersebut terionisasi sempurna dalam air.
Perbandingan DTb larutan A terhadap DTb larutan B adalah …
1
(A)
3
2
(B)
3
4
(C)
3
3
(D)
2
2
(E)
1

Dasar Teori :
Sifat koligatif larutan
1. Penurunan Tekanan Uap ((DP)
0 1
DP = P - P
0 molt
DP = P . Xt. i ; Xt =
molt + molp
2. Penurunan Titik Beku ( D Tf)
D Tf = Tf 0 - Tf 1
D Tf = Kf . m. i ; m= gr x 1000
Mr v
3. Kenaikan Titik Didih ( D Tb)
D Tb = Tb 1 - Tb 0

D Tb = Kb. m. i
4. Tekanan Osmotik ( p )
p = M . R. T. i ; M =
gr 1000
x
Mr v
* i = Faktor Van’f Hoff
= 1 + (n-1) a
a = derajat ionisasi
= jumlah koefisien ionisasi

Halaman 74 dari 76 halaman


1. larutan non elektrolit ®a =0 ;i=1 Cth : urea, glukosa, dll
2. larutan elektrolit
Kuat : a =1 ; i = n
AK, BK, Garam
Lemah : 0< a < 1
nilai i tergantung a
Penyelesaian :
10,3 1000
Larutan A ® m= x = 0,2 m
103 500
5,55 1000
Larutan B ® m = x = 0,1 m
111 500
DTbA Kf .m.i. A
=
ATbB Kf .m.i.B
DTbA 0,2.2 4
= =
ATbB 0,1.3 3
Kunci : C

148. (Tekanan Osmosis)


Sebanyak 2,0 g elektrolit kuat XY3 dilarutkan dalam 300 mL air. Jika tekanan osmosis larutan ini 8,2 atm pada
270C (R = 0,082 L.atm mol-1.K-1), Mr XY3 adalah …
(A) 20
(B) 35
(C) 70
(D) 80
(E) 120

Dasar Teori :
Tekanan osmotik (p)
p = MRT i
Penyelesaian :
Ionisasi XY3 à X3+ + 3Y -

n = 4, i = 4
æ gr 1000 ö
p= ç x ÷ (0,082) x (300) (4)
è Mr V ø
2 1000
8,2 = x . 0,82 x 300 x 4
Mr 300
Mr = 80
Kunci : D

149. (Penurunan Titik Beku)


Sebanyak 620 g etilen glikol (Mr = 62) dilarutkan dalam 5 kg air (Kf = 1,860C/m). Titik beku larutan tersebut
pada 1 atm adalah…
(A) 3,720C
(B) 1,860C
(C) -1,860C
(D) -3,720C
(E) -5,580C

Halaman 75 dari 76 halaman


Dasar Teori :
Sifat koligatif larutan :
1. Penurunan tekanan uap (DP)
DP = P0 Xt.i
2. Penurunan titik beku (DTf)
DTf = Kf.m.i
3. Kenaikan titik didih (DTb)
DTb = Kb.m.i
4. Tekanan osmosis (p)
p = M.R.T.i
Penyelesaian :
DTf = m.Kf.i
= Gr . 1000 .Kf.i
Mr P(gr )
620 1000
= . .1,86.1
62 5000
= 3,720C
Tf' = Tf0 - DTf
= 0 – 3,72
= -3,720C
Kunci : D

150. (Teori Asam Basa)


Dalam larutan NH4NO3, spesi NH4+ bertindak sebagai basa
SEBAB
Ion NH4+ dapat diperoleh dari reaksi antara NH3 dan air.

Dasar Teori :
Teori asam – basa Brownsted Lowry
Asam = Donor proton (H+) ® H+ ­­
Basa = Akseptor proton (H+) ® H+ ¯¯
Pasangan Asam – Basa
Brownsted – Lowry
Beda atom H = 1
Contoh :
HA + B ® A- + HB-

Bs As
As Bs
Maka PABT : HA/A-
B/HB+
Penyelesaian :
NH4NO3 ® NH4+ + NO3-
NH4+ bukan basa tapi kation dan NH4+ dapat diperoleh dari reaksi antara NH3 dan H2O.
Kunci : D

Halaman 76 dari 76 halaman


Layanan Bimbel Medica:

Kontak Kami:

Bimbel Medica

Bimbel.Medica

admin@btbsmedica.ac.id

+62 811634393
+62 811634462
+65 92262502 (Admin Try Out UTBK)