Anda di halaman 1dari 207
ii TPA SBMPTN
ii
TPA SBMPTN

TPA

SBMPTN

Konsep Dasar – Bukan Sekedar Koding

Cetakan 1: Juni 2013 Penulis : Muh Amien, dan Enha Punjabi Desain Sampul : Gogon
Cetakan 1: Juni 2013
Penulis
: Muh Amien, dan Enha Punjabi
Desain Sampul : Gogon
Tata Letak isi : Enha
Diterbitkan
: Genta Group Production
Palm Square City TF23, Pondok Candra
Waru – Sidoarjo 61256
Telp/Fax. (031) 8677 220
Distributor
: SSCintersolusi
Jl Wolter Monginsidi 30 Solo
Telp. (0271) 636188
Dilarang keras mengutip, menjiplak, memfotokopi
sebagian atau seluruh isi buku ini serta
memperjualbelikannya tanpa seijin tertulis dari
SSCintersolusi.
@ Hak cipta dilindungi oleh Undang-undang
ISBN: 978 602 17047 5 6

Konsep Dasar | Bukan sekedar koding

iii

DAFTAR ISI

01 KEMAMPUAN ANALOGI

1

Ringkasan Materi

2

Soal Bahas

6

Latihan Mandiri

10

02 KEMAMPUAN LOGIS

15

Ringkasan Materi

16

Soal Bahas

22

Latihan Mandiri

29

03 KEMAMPUAN ANALITIK

42

Ringkasan Materi

43

Soal Bahas

47

Latihan Mandiri

54

04 KEMAMPUAN ARITMETIK

65

Ringkasan Materi

66

Soal Bahas

72

Latihan Mandiri

82

05 KEMAMPUAN DERET

90

Ringkasan Materi

91

Soal Bahas

93

Latihan Mandiri

97

06 KEMAMPUAN GEOMETRI

102

Ringkasan Materi

103

Soal Bahas

108

Latihan Mandiri

114

TRY OUT dan PREDIKSI

121

Tryout dan Prediksi Paket 01

122

Tryout dan Prediksi Paket 02

132

Tryout dan Prediksi Paket 03

143

Tryout dan Prediksi Paket 04

154

Tryout dan Prediksi Paket 05

165

Tryout dan Prediksi Paket 06

175

KUNCI DAN PEMBAHASAN

186

DAFTAR PUSTAKA

204

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

iv

TPA SBMPTN

PENGANTAR

Buku TPA SBMPTN: Konsep Dasar, Bukan Sekedar Koding, ini hadir setelah melalui proses yang panjang. Berbagai langkah dilakukan agar menghasilkan sebuah buku yang benar-benar dapat dijadikan sebagai pegangan bagi calon peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Buku ini sangat berbeda dari buku yang sudah beredar luas di pasaran. Buku ini khusus membahas pola-pola yang sering keluar di SBMPTN.

Soal TPA SBMPTN terbagi menjadi 6 dimensi kemampuan berpikir, yaitu Penalaran Analogi, Logis, Analitik, Aretmetika, Deret Angka dan Geometri. Dalam buku ini dibahas secara detail untuk setiap dimensi kemampuan berpikirnya.

Secara umum, dalam setiap babnya, buku ini terdiri dari 3 bagian, yaitu teori ringkas, soal dan pembahasan serta latihan soal.

Teori Ringkas, berisi rangkuman dasar teori yang digunakan dalam menjawab soal-soal SBMPTN. Dibuat ringkas agar mudah dipahami oleh pembaca.

Soal dan Pembahasan, berisi soal-soal SBMPTN tahun sebelumnya dan soal-soal tryout yang dibahas. Dibahas per nomor agar memudahkan pembaca dalam memahami pola soal.

Latihan soal, berisi soal setipe soal SBMPTN. Latihan ini digunakan untuk menguji sejauh mana kemampuan pembaca dalam memahami materi. Disediakan kunci latihan yang diletakkan di akhir buku ini.

Dan pada bagian akhir dalam buku dilengkapi dengan 6 (enam) paket Tryout dan Prediksi dengan jumlah soal (75 butir), waktu pengerjaan (60 menit) dan kualitas soal (tingkat kesulitan) yang sama dengan soal-soal SBMPTN yang dilengkapi kunci dan pembahasan yang detail, sehingga diharapkan, pembaca dapat mudah memahaminya.

Buku ini memuat lebih 1.250 soal yang dapat digunakan sebagai acuan belajar bagi calon peserta SBMPTN. Jumlah soal yang fantastis, yang tidak pernah ada di buku lain yang khusus membahas SBMPTN.

Semoga buku ini bermanfaat, khususnya bagi calon peserta SBMPTN dan umumnya bagi yang ingin memelajari pola soal SBMPTN. Saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat kami harapkan.

Konsep Dasar | Bukan sekedar koding

Solo, Juni 2013 Penulis

TPA SBMPTN Konsep Dasar – Bukan Sekedar Koding Kemampuan Analogis Ringkasan Teori Soal Bahas Latihan
TPA
SBMPTN
Konsep Dasar – Bukan Sekedar Koding
Kemampuan Analogis
Ringkasan Teori
Soal Bahas
Latihan Mandiri
SSCintersolusi, ingin mengajak Anda memasuki milinium
baru dengan pengetahuan dan strategi baru yang khas dan
memandu, sehingga Anda menjadi manusia cerdas dalam
menghadapi tantangan ke depan
SSCintersolusi
Analogi (Padanan Hubungan). Pada tes ini yang harus Anda cari adalah kata atau kalimat penghubung

Analogi (Padanan Hubungan).

Pada tes ini yang harus Anda cari adalah kata atau kalimat penghubung yang dapat menghubungkan pasangan kata yang tersedia di sebelah kiri sehingga pasangan tersebut mempunyai hubungan yang sama atau serupa dengan pasangan kata yang ada di sebelah kanan. Jika pada pilihan terdapat lebih dari satu jawaban berdasarkan cara ini, maka lihat jenis katanya atau cari hubungan yang lebih spesifik.

Peserta tes yang belum pernah menghadapi soal tes seperti ini, tentu akan kebingungan dan mengatakan bahwa soal ini cukup sulit. Tetapi, bagi mereka yang sudah pernah atau kenal dengan tes ini, hal ini akan mudah dalam menjawabnya. Perlu Anda ketahui di sini bahwa tes ini seluruhnya mengandalkan daya nalar Anda untuk mencari hubungan kata yang tepat dan posisi kata pertama dan kedua tidak boleh terbolak-balik.

contoh A.
contoh
A.

GERGAJI : KAYU =

sendok : makan B. sepatu : kaki C. gunting : kertas

:

KAYU = sendok : makan B. sepatu : kaki C. gunting : kertas : D. pensil

D. pensil : penghapus E. baju : badan

C. gunting : kertas : D. pensil : penghapus E. baju : badan Di sini, terdapat

Di sini, terdapat soal atau kata "GERGAJI" dan "KAYU". Apa hubungan antara kedua kata tersebut? Hubungannya adalah"gergaji digunakan untuk memotong kayu". Lalu, adakah hubungannya dengan pilihan jawaban atau tidak ada hubungan sama sekali? Di sinilah letak persoalannya. Manakah dari pilihan jawaban yang mempunyai padanan hubungan kata (analog) dengan soal. Dalam hal ini, jawabannya adalah (C) gunting : kertas, mengapa? Karena, ”gunting digunakan untuk memotong kertas”. Dengan demikian, antara jawaban dengan soal mempunyai suatu padanan hubungan, yaitu fungsi.

untuk memotong kertas”. Dengan demikian, antara jawaban dengan soal mempunyai suatu padanan hubungan, yaitu fungsi. 2

3

Beberapa model soal Analogi (padanan kata) yang pernah keluar di SBMPTN adalah sebagai berikut:

Model 1

Model 2

GURU : SEKOLAH =

A. penebang pohon : pabrik

B.

C. pengacara : panggung

D. penyanyi : suara

E. petani : ladang

:

BULU HIDUNG : UDARA = ALIS :

A.

B. keringat

C. mata

D. kotor

E. debu

musisi : piano

hitam

Model 3

Model 4

… berhubungan dengan KAPAL, sebagaimana PESAWAT UDARA berhubungan dengan …

A. angkatan laut – angkatan udara

B. pelaut – penerbang

C. prajurit -- pilot

D. ikan – polusi

E. sungai – oksigen

PAKAIAN : … …. : BOTAK.

(A) adat – rambut

(B)

(C)

(D)

(E)

pewangi – penyukur

tubuh – kepala jahit – cukur

mode – wig/rambut palsu

Model 5

Model 6

DAGING ≈

… VITAMIN : …

:

A. serat – sayur

B. utama – suplemen

C. sapi – mineral

D. protein – buah

E. makanan – minuman

BALITA :

A. posyandu makanan

B. perkembangan tumbuhan

C. paud kepompong

D. anak cacing

E. remaja kupu-kupu

ULAT :

TIPS!

1. Tentukan kata kunci atau hubungan khusus/unik dari dua atau lebih kata yang diberikan. Semakin khusus atau spesifik, maka akan semakin mudah untuk menemukan hubungan yang paling sesuai. Jika hubungan bersifat terlalu umum, maka alaternatif jawaban biasanya masih sulit untuk ditentukan yang paling tepat. Hubungan yang sering digunakan diantaranya adalah:

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

4

TPA SBMPTN

a) Definisi/Sifat Contoh : BANDARA :: PESAWAT TERBANG, CUTI ::

ISTIRAHAT

b) Fungsi Contoh : SAPU :: BERSIH, LAP :: KERING

c) Bagian dan Keseluruhan Contoh : CABANG :: POHON, LAUTAN :: AIR

d) Sebab Akibat Contoh : MELANGGAR :: DIHUKUM, SAKIT :: KEHUJANAN

e) Asosiasi Contoh : MERPATI :: DAMAI, GAJAH :: BESAR

f) Derajat/Ukuran Contoh : ANAK-ANAK :: REMAJA, SEPAKBOLA :: FUTSAL

g) Segolongan Contoh : MAWAR :: MELATI, KUCING :: HARIMAU

2. Jika telah menemukan hubungan kata tetapi masih bingung, maka buatlah kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat dengan menggunakan hubungan analogi yang ada.

3. Hubungan kata harus mempunyai urutan yang sejalan/searah dengan soal.

TRICKS!

|Langkah 1 |

Membuat sebuah kalimat penghubung yang berkaitan dengan kata-kata dalam pasangan pertanyaan. Hubungan kata harus sesingkat dan sejelas mungkin.

rumah :

: pengangguran

(A)

tempat tinggal kemiskinan

(B)

peristirahatan pemecatan

(C)

keluarga karyawan

(D)

gelandangan pekerjaan

(E)

pengasuhan penghasilan

hubungan kata yang akan digunakan adalah hubungan definisi

Kemampuan Analogi| Teori Ringkas

5

|Langkah 2 |

Selanjutnya gunakan hubungan kata ini pada masing-masing pilihan jawaban, masukkan di tempat kata-kata dalam pasangan pertanyaan.

(A)

orang yang tidak mempunyai rumah disebut tempat tinggal orang yang tidak mempunyai kemiskinan disebut pengangguran

(B)

orang yang tidak mempunyai rumah di sebut peristirahatan orang yang tidak mempunyai pemecatan disebut pengangguran

(C)

orang yang tidak mempunyai rumah disebut keluarga orang yang tidak mempunyai karyawan disebut pengangguran

(D)

orang yang tidak mempunyai rumah disebut gelandangan orang yang tidak mempunyai pekerjaan disebut pengangguran

(E)

orang yang tidak mempunyai rumah disebut pengasuhan orang yang tidak mempunyai penghasilan disebut pengangguran

dari kelima pilihan tersebut, kalimat penghubung yang paling tepat adalah (D)

| Langkah 3 |

Jika setelah menyelesaikan langkah 1 dan langkah 2 masih belum menemukan pasangan jawaban yang tepat, maka mungkin diperlukan penyesuaian hubungan kata. Ualngi langkah 1 dan langkah 2

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

Soal Bahas Kemampuan Analogi
Soal
Bahas
Kemampuan Analogi

Pilihlah pasangan kata yang paling tepat untuk mengisi titik-titik (

setiap nomor soal, sehingga hubungan antara dua kata di bagian kiri tanda ≈

sepadan dengan hubungan antara dua kata di bagian kanan tanda ≈

) pada

1. PIRAMID :

 

=

: ARCA

Jawaban : B Jenis padanan hubungan:

(A)

mayat – patung

 

(B)

aztec – stupa

 

“ukuran” MARAH yang besar disebut AMUK dan LETUPAN yang besar disebut LEDAKAN.

(C)

mumi – candi

(D)

mesir – museum

 

(E)

spinx – vihara

 

Jawaban : C Jenis padanan hubungan:

4. TANGAN :

=

: POHON

(A)

jari – rindang

“sifat” Di PIRAMID tersimpan MUMI dan di CANDI tersimpan ARCA.

(B)

tubuh – dahan

(C)

cincin – buah

(D)

kaki – tangkai

(E)

manusia – pisang

2. SUARA :

=

: PADAM

Jawaban : B Jenis padanan hubungan :

(A)

merdu – redup

 

(B)

lagu – gelap

 

“seluruhnya dan bagiannya” TANGAN merupakan bagian dari TUBUH dan DAHAN merupakan bagian dari POHON.

(C)

bising – terbakar

 

(D)

nada – terang

 

(E)

bisu – energi

Jawaban : E Jenis padanan hubungan :

MENDUNG

5. :

=

:

“sebab akibat” Tidak ada SUARA disebut BISU dan tidak ada ENERGI disebut PADAM.

MALAM

(A)

awan – bulan

(B)

kelabu – gelap

(C)

hujan – senja

 

(D)

cuaca – waktu

3. MARAH

:

 

=

:

(E)

matahari – bintang

 

LEDAKAN

   

(A)

kerusakan – peledak

 

Jawaban : C Jenis padanan hubungan :

(B)

amuk – letupan

(C)

emosi – bom

 

“urutan”

(D)

tidak puas – teror

 

(E)

hawa nafsu – tekanan

7

 

MENDUNG terjadi sebelum HUJAN dan SENJA terjadi sebelum MALAM.

 

MINUMAN ditempatkan di CANGKIR dan MAKANAN ditempatkan di PIRING.

6. KUDA :

=

: GARASI

9. … : KETUA = PROVINSI

:

 

(A)

rumput – tempat

   

(B)

pelana – perkakas

 

(A)

bendahara – daerah istimewa

(C)

istal – mobil

   

(D)

kusir – rumah

   

(B)

organisasi – gubernur

(E)

tapal – motor

(C)

sekretaris – sekretaris daerah

Jawaban : C Jenis padanan hubungan :

(D)

anggota – rakyat

(E)

jabatan – kabupaten

“definisi” Kandang KUDA disebut

Jawaban : B Jenis padanan hubungan :

“definisi” Pemimpin sebuah ORGANISASI disebut KETUA dan pemimpin PROVINSI disebut GUBERNUR.

ISTAL dan kandang MOBIL disebut GARASI.

7. … : BURUNG = RODA : …

 

(A)

sangkar – motor

 

(B)

sayap – mobil

(C)

paruh – lingkaran

 

(D)

cakar – stir

 

10. … : RUMAH = KAPAS : …

 

(E)

terbang – jalan raya

   

(A)

ruangan – pohon

 

(B)

kokoh – empuk

 

Jawaban : B Jenis padanan hubungan

(C)

atap – tenun

(D)

batu bata – pakaian

(E)

cat – putih

:“sifat” SAYAP merupakan bagian utama BURUNG agar dapat

terbang dan RODA merupakan bagian utama MOBIL agar dapat bergerak.

8. … : CANGKIR = MAKANAN :

Jawaban : D Jenis padanan hubungan :

“definisi” RUMAH dibangun dengan tatanan BATU BATA dan PAKAIAN dibuat dengan rajutan BENANG.

 

(A)

minuman – kue

   

(B)

minuman – piring

11. … : STERIL = SUAMI :

 

(C)

kaca – piring

   

(A)

bersih – meninggal

(D)

pecah – basi

(B)

kuman – janda

(E)

air – manis

(C)

rumah sakit – rumah tangga

Jawaban : B Jenis padanan hubungan :

(D)

kuman – meninggal

(E)

bakteri – istri

“fungsi”

 
   

Jawaban : B

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

8

TPA SBMPTN

Jenis padanan hubungan :

Sebelum KERING adalah LEMBAB dan sebelum GELAP adalah REMANG- REMANG.

“definisi”

 

STERIL

itu

terbebas

dari

KUMAN

dan

JANDA

itu

terbebas

ikatan

dengan

 

SUAMI.

15. GIGI TARING : KARNIVORA =

: …

12. … : IKAN= HUTAN : …

 

(A)

cakar : binatang buas

(A)

kulkas – taman

(B)

tajam : mata

(B)

danau – rimba

(C)

sayap : terbang

(C)

kolam – kayu

(D)

ekor : binatang

(D)

sungai – pohon

(E)

paruh : makan

(E)

laut – tropis

 
 

Jawaban : A Jenis padanan hubungan :

Jawaban : D Jenis padanan hubungan :

“sifat” Di SUNGAI banyak terdapat IKAN dan di HUTAN banyak terdapat POHON.

“definisi” GIGI TARING merupakan salah satu ciri KARNIVORA dan CAKAR merupakan salah satu ciri BINATANG BUAS.

13. NELAYAN : LAUT =

: …

16. BERANAK : MAMALIA =

(A)

guru : papan tulis

 

: …

(B)

petani : padi

(A)

bertaring : karnivora

(C)

karyawan : pegawai

(B)

bertelur : unggas

(D)

pelukis : kuas

(C)

berkelompok : insekta

(E)

penyanyi : panggung

(D)

berjemur : reptilia

 

(E)

berkaki empat: herbivora

 

Jawaban : E

 

Jenis padanan hubungan :

 

Jawaban : B

“definisi” NELAYAN bekerja di LAUT dan PENYANYI bekerja di PANGGUNG.

14. KERING : LEMBAB =

Jenis padanan hubungan :

“definisi” BERANAK merupakan salah satu ciri MAMALIA dan BERTELUR merupakan salah satu ciri UNGGAS.

 

: …

(A)

gelap : remang-remang

17. MEMBERI : DERMAWAN =

(B)

cahaya : terang

   

: …

(C)

panas : basah

(A)

mencuri : polisi

(D)

matahari : gunung

(B)

melukis : kanvas

(E)

siang : malam

(C)

membantu : orang

 

(D)

mencuci : baju

 

Jawaban : A

 

(E)

menulis : sekretaris

Jenis padanan “urutan”

hubungan

:

 

Jawaban : E

Kemampuan Analogi| Soal – Bahas

9

Jenis padanan hubungan :

“definisi” MEMBERI merupakan salah satu ciri/tugas seorang DERMAWAN dan MENULIS merupakan salah satu tugas SEKRETARIS.

19. KEHAUSAN : AIR =

: …

(A)

kemakmuran : kerja keras

(B)

kebodohan : miskin

(C)

kegembiraan : hiburan

(D)

kelelahan : kerja

(E)

kelaparan : pangan

Jawaban : E Jenis padanan hubungan :

“sebab akibat” KEHAUSAN terjadi jika kekurangan AIR dan KELAPARAN terjadi jika kekurangan PANGAN.

: …

18. ORANG BODOH : ILMU = : …

(A)

(B)

(C)

(D)

(E)

orang miskin : derma

orang mengemis : lapar

orang menganggur :

kerja

orang bekerja : gaji

orang kaya : harta

20. KURUS : GIZI =

Jawaban : C Jenis padanan hubungan :

“sebab akibat” ORANG BODOH itu karena tidak mendapatkan ILMU dan ORANG MENGANGGUR karena tidak mendapatkan KERJA.

(A)

gemuk : lemak

(B)

sakit : dokter

(C)

pendek : besar

(D)

pintar : belajar

(E)

bodoh : ilmu

Jenis

padanan

Jawaban : E hubungan :

“sebab akibat”

KURUS

itu

karena

kekurangan

GIZI

dan

BODOH

itu

karena

kekurangan ILMU.

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

Latihan Mandiri Kemampuan Analogi
Latihan
Mandiri
Kemampuan Analogi

Pilihlah pasangan kata yang paling tepat untuk mengisi titik-titik (

setiap nomor soal, sehingga hubungan antara dua kata di bagian kiri tanda sepadan dengan hubungan antara dua kata di bagian kanan tanda

)

pada

1. LEBAT :

: LAUT

6. MARAH :

:

(A)

pohon ikan

 

MENANGIS

(B)

hijau biru

(A)

mencaci sedih

(C)

gundul samudra

 

(B)

kecewa sakit

(D)

hujan ombak

(C)

teriak senang

(E)

hutan luas

(D)

cemberut murka

 

(E)

mengeluh takut

2. PENYUNTINGAN :

:

 

PEMILIHAN

 

7. BUAS :

: KOBRA

(A)

penulis presiden

 

(A)

harimau mematikan

(B)

penerbitan kampanye

(B)

serigala hitam

(C)

percetakan perwakilan

(C)

hewan bertelur

(D)

pemeriksaan pencoblosan

 

(D)

beruang melata

(E)

singa ular

(E)

penyunting rakyat

 
 

8. JALAN RAYA :

:

3. KERAS :

: SUTRA

GULING

(A)

batu halus

(A)

polisi lalu lintas selimut

(B)

besi ulat

(B)

rambu lalu lintas bantal

(C)

benda kain

 

(C)

kecelakaan lalu lintas tidur

(D)

baja indah

(E)

lembut kasar

 

(D)

keamanan lalu lintas seprei

4. FIKSI :

: AKAR

(E)

lampu lalu lintas kasur

(A)

opera rumput

   

(B)

legenda ilalang

9. KERING :

: UDARA

(C)

komik batang

(A)

sungai ruang

(D)

prosa pohon

(B)

air hampa

(E)

buku serabut

(C)

gurun oksigen

 

(D)

lahan sejuk

5. BULAN :

: MOBIL

(E)

kolam angkasa

(A)

hari roda

 

(B)

tahun mesin

 

10. OVEN :

: BATERAI

(C)

minggu merk

(A)

panggang tenaga

(D)

April bensin

(B)

panas zat kimia

(E)

kalender setir

(C)

api kamera

10
10

11

(D)

pengukur suhu elektronik

16. AIR :

: HAMPA

(A)

sungai ruang

(E)

matang radio

(B)

kering udara

(C)

dingin pengap

11. GAMBUT :

:

(D)

es kosong

TRANSPORTASI

(E)

tetesan vakum

(A)

rawa kapal

(B)

payau pelabuhan

17. OVEN :

: FOTO

(C)

tanah sampan

(A)

roti kamera

(D)

laut perahu

(B)

pemanggang album

(E)

hutan dayung

(C)

panas lensa

(D)

gosong model

12. BULAN :

: SIANG

(E)

matang fotografer

(A)

purnama terang

(B)

malam matahari

18. MURKA :

:

(C)

tanggal hari

BENTURAN

(D)

langit waktu

(A)

sedih sakit

(E)

bumi malam

(B)

mencaci luka

(C)

marah tabrakan

13. BUNGA :

: KOTOR

(D)

cemberut tendangan

(A)

wangi bangkai

(E)

kecewa dorongan

(B)

semerbak bersih

(C)

sedap lalat

19. : JET

BUAS :

(D)

indah sampah

TEMPUR

(E)

harum limbah

(A)

harimau udara

(B)

serigala manuver

CEPAT :

14. … :

(C)

ular laju

MENGKILAP

(D)

hiu terbang

(A)

kilat memudar

(E)

singa cepat

(B)

singkat berpendar

(C)

gerak rapi

20. HIJAU :

: LAUT

(D)

lambat bercahaya

(A)

lumut ikan

(E)

perlahan-lahan bersinar

(B)

klorofil ombak

(C)

rumput pantai

15. RUMAH :

:

(D)

daun asin

PENGANGGURAN

(E)

hutan kapal

(A)

tempat tinggal kemiskinan

21. KEHIDUPAN :

(B)

peristirahatan pemecatan

KEHAMILAN :

(A)

mati lahir

(C)

keluarga karyawan

(B)

bahagia janin

(D)

gelandangan pekerjaan

(C)

perjuangan bayi

(E)

pengasuhan penghasilan

(D)

nyawa ibu

(E)

pencaharian

 

pertumbuhan

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

12

TPA SBMPTN

22. JENDELA :

TITIK :

28. GURUN :

PULAU :

(A)

kayu bidang

(A)

panas binatang

(B)

mewah balok

(B)

kering sungai

(C)

rumah garis

(C)

tandus penduduk

(D)

ventilasi persegipanjang

(D)

pasir daratan

(E)

kaca koma

(E)

matahari benua

23. BUKU:

GAWANG :

29. PEKERJA :

(A)

perpustakaan lapangan bola

KENDARAAN :

(A)

pabrik mobil

(B)

bacaan sepak bola

(B)

produksi perjalanan

(C)

tulisan pemain bola

(C)

mesin jalan raya

(D)

ilmu penjaga gawang

(D)

pekerjaan keselamatan

(E)

rak jaring

(E)

upah sopir

24. HAMBAR :

LEMAS :

30. LOMBA :

SUNGAI : …

(A)

gula lunglai

(A)

wasit laut

(B)

garam sehat

(B)

atlet teluk

(C)

bumbu istirahat

(C)

pelatih tanjung

(D)

lemah kuat

(D)

juara muara

(E)

rasa tenaga

(E)

olahraga selat

25. SENJATA :

CANGKUL

31. PASIR :

POHON :

:

(A)

gunung hijau

(A)

pistol sawah

(B)

gurun hutan

(B)

tentara petani

(C)

bangunan burung

(C)

militer padi

(D)

semen daun

(D)

pertahanan bajak

(E)

lembut batang

(E)

panah tanah

 
 

32. TROPIS :

CEMARA :

26. MANUSIA :

BURUNG :

(A)

cuaca hutan

(A)

berkaki terbang

(B)

sinar matahari pegunungan

(B)

makhluk merpati

(C)

iklim pohon

(C)

wanita berbulu

(D)

panas tumbuhan

(D)

berumah bersarang

(E)

khatulistiwa hijau

(E)

bersosial bertelur

 
 

33. TIMBANGAN :

PISAU :

27. HARI :

KATA :

(A)

bulan suku kata

(A)

apoteker perawat

(B)

tahun huruf

(B)

hakim dokter bedah

(C)

minggu frasa

(C)

pengukur pesilat

(D)

dasa warsa paragraf

(D)

kilogram pemotong

(E)

abad kalimat

(E)

pedagang juru masak

Kemampuan Analogi | Latihan Mandiri

13

34. GURUN :

HUTAN :

40.

: MISKIN PENDENGARAN :

(A)

pasir belantara

(B)

sahara pohon

(A)

hina frekuensi

(C)

oasis sungai

(B)

uang telinga

(D)

matahari rimbun

(C)

kaya indera

(E)

kering lebat

(D)

ilmu suara

 

(E)

harta tuli

35. PRODUKSI :

 

PERJALANAN :

41.

: KATAK ULAT :

(A)

pabrik arah

 

(A)

serangga kupu-kupu

(B)

produk tujuan

(B)

sawah kepompong

(C)

mesin kendaraan

(C)

kolam bulu

(D)

pekerja kecepatan

(D)

berlendir gatal

(E)

upah pulang

(E)

nyamuk burung

36. : TUA RETAK :

42.

: IJAZAH KELAHIRAN :

(A)

lansia kaca

 

(B)

umur rusak

 

(A)

ujian bidan

(C)

layu celah

(B)

kelulusan akta

(D)

keriput pecah

(C)

siswa bayi

(E)

pikun hancur

(D)

tamat nama

 

(E)

kuliah dokter

37. : SASTRA HARIMAU :

 

43.

: GELAP SUARA :

(A)

indah belang

 

(A)

cahaya hening

(B)

puisi hewan

(B)

sinar telinga

(C)

bahasa buas

(C)

buta bunyi

(D)

karya satwa

(D)

kelam sepi

(E)

buku hutan

(E)

takut tuli

38. : MOBIL ANGIN :

44.

: PETANI PERTOKOAN :

(A)

kendaraan udara

 

(B)

sedan dingin

 

(A)

cangkul penjualan

(C)

bensin kincir

(B)

padi pusat bisnis

(D)

jalan baling-baling

(C)

tanah parkir

(E)

roda kipas

(D)

sawah pembeli

 

(E)

bajak modal

: PERDAMAIAN PERKAWINAN :

45.

: HANGGAR MOBIL :

(A)

persahabatan pasangan

 

(A)

kereta rumah

(B)

kesetiaan pertunangan

(B)

sepeda bengkel

(C)

persatuan keluarga

(C)

bus terminal

(D)

permusuhan perceraian

(D)

kapal parkir

(E)

perkumpulan pergaulan

(E)

pesawat garasi

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

14

TPA SBMPTN

46. : BENANG BAJA :

 

: BAU MENYILAUKAN :

(A)

kapas pisau

(B)

plastik besi

(A)

busuk terang

(C)

kain beton

(B)

menyengat cahaya

(D)

jahit tempa

(C)

harum matahari

(E)

tenun logam

(D)

aroma lampu

 

(E)

sedap sinar

47. … : MOBIL ANGIN :

 

(A)

kendaraan udara

 

: TERANG SUARA :

(B)

sedan dingin

(A)

mata bisu

(C)

bensin kincir

(B)

warna getaran

(D)

jalan baling-baling

(C)

kelam ramai

(E)

roda kipas

(D)

hitam sunyi

 

(E)

cahaya nyaring

48. … : MUSEUM FOTO :

 

(A)

prasasti kamera

(B)

diorama pigura

(C)

patung gambar

(D)

sejarah pameran

(E)

benda kuno album

KUNCI LATIHAN MANDIRI KEMAMPUAN ANALOGI

No

Jwb

No

Jwb

No

Jwb

No

Jwb

No

Jwb

1

E

11

C

21

A

31

B

41

E

2

B

12

B

22

C

32

C

42

B

3

A

13

D

23

A

33

E

43

A

4

D

14

B

24

E

34

E

44

D

5

B

15

D

25

B

35

A

45

E

6

A

16

B

26

D

36

D

46

A

7

A

17

A

27

C

37

B

47

C

8

E

18

C

28

D

38

C

48

E

9

B

19

E

29

E

39

D

49

B

10

C

20

D

30

D

40

E

50

E

Kemampuan Analogi | Latihan Mandiri

TPA SBMPTN Konsep Dasar – Bukan Sekedar Koding Kemampuan Logis Ringkasan Teori Soal Bahas Latihan
TPA
SBMPTN
Konsep Dasar – Bukan Sekedar Koding
Kemampuan Logis
Ringkasan Teori
Soal Bahas
Latihan Mandiri
SSCintersolusi, ingin mengajak Anda memasuki milinium
baru dengan pengetahuan dan strategi baru yang khas dan
memandu, sehingga Anda menjadi manusia cerdas dalam
menghadapi tantangan ke depan
SSCintersolusi
Tes ini bukan menguji kemampuan dalam berbahasa Indonesia, namun disusun untuk menguji kemampuan dalam mendapatkan

Tes ini bukan menguji kemampuan dalam berbahasa Indonesia, namun disusun untuk menguji kemampuan dalam mendapatkan fakta-fakta pada suatu pernyataan (premis). Selain itu, tes ini juga menguji kemampuan Anda dalam memanipulasi informasi tersebut tanpa mengubah maknanya. Pertanyaan-pertanyaan dalam tes ini mengharapkan Anda untuk dapat mengambil kesimpulan secara logis dari data yang tidak cukup tersedia.

Dilihat dari cara mengambil kesimpulan, terdapat 3 (tiga) buah cara, yaitu

:

| Penalaran Langsung |

Jika A adalah sub himpunan dari B, dan anggota A, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa juga anggota B.

A, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa juga anggota B. Untuk lebih jelasnya perhatikan notasi berikut Premis

Untuk lebih jelasnya perhatikan notasi berikut

Premis 1

: Semua anggota A adalah anggota B

Premis 2

: adalah anggota A

Kesimpulan

: adalah anggota B

Notasi tersebut di atas dapat juga dituliskan sebagai berikut

Premis 1

: Jika A terjadi maka B terjadi

Premis 2

: A terjadi

Kesimpulan

: B terjadi

Setiap orang yang menerobos lampu merah akan mendapatkan tilang Dila menerobos lampu merah

Dila akan mendapatkan tilang

17
17

Tetapi tidak berlaku sebaliknya, jika A adalah sub himpunan dari B, dan anggota B, maka tidak dapat diambil kesimpulan bahwa adalah anggota A.

tidak dapat diambil kesimpulan bahwa adalah anggota A. Pengambilan kesimpulan pada contoh berikut tidak dibenarkan,

Pengambilan kesimpulan pada contoh berikut tidak dibenarkan, atau kesimpulan yang dihasilkan tidak sah. Setiap orang yang menerobos lampu merah akan mendapatkan tilang Joko mendapatkan tilang

Joko menerobos lampu merah

| Penalaran Tidak Langsung |

Jika A adalah sub himpunan dari B, dan bukan anggota B, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa bukan anggota A.

B, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa bukan anggota A. Untuk lebih jelasnya perhatikan notasi berikut Premis

Untuk lebih jelasnya perhatikan notasi berikut

Premis 1

: Semua anggota A adalah anggota B

Premis 2

: x bukan anggota B

Kesimpulan

: x bukan anggota A

Notasi tersebut di atas dapat juga dituliskan sebagai berikut

Premis 1

: Jika A terjadi maka B terjadi

Premis 2

: B tidak terjadi

Kesimpulan

: A tidak terjadi

Setiap orang yang menerobos lampu merah akan mendapatkan tilang Dila tidak mendapatkan tilang

Dila tidak menerobos lampu merah

Tetapi tidak berlaku sebaliknya, jika A adalah sub himpunan dari B, dan bukan anggota A, maka tidak dapat diambil kesimpulan bahwa bukan anggota B.

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

18 TPA SBMPTN
18
TPA SBMPTN
18 TPA SBMPTN Pengambilan kesimpulan pada contoh berikut tidak dibenarkan, atau kesimpulan yang dihasilkan tidak sah

Pengambilan kesimpulan pada contoh berikut tidak dibenarkan, atau kesimpulan yang dihasilkan tidak sah. Setiap orang yang menerobos lampu merah akan mendapatkan tilang Joko tidak menerobos lampu merah

Joko tidak mendapatkan tilang

| Penalaran Transisi |

Jika A adalah sub himpunan dari B, B adalah sub himpunan dari C, dan anggota A, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa juga anggota C.

A, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa juga anggota C. Untuk lebih jelasnya perhatikan notasi berikut Premis

Untuk lebih jelasnya perhatikan notasi berikut

Premis 1

: Semua anggota A adalah anggota B

Premis 2

: Semua anggota B adalah anggota C

Premis 3

: x adalah anggota A

Kesimpulan

: x adalah anggota C

Notasi tersebut di atas dapat juga dituliskan sebagai berikut

Premis 1

: Jika A terjadi maka B terjadi

Premis 2

: Jika B terjadi maka C terjadi

Kesimpulan

: Jika A terjadi maka C terjadi

Setiap orang yang menerobos lampu merah akan mendapatkan tilang Setiap orang yang mendapatkan tilang akan diajukan ke pengadilan

Setiap orang yang menerobos lampu merah akan diajukan ke pengadilan

Tetapi perlu berhati-hati jika ternyata hubungan himpunannya bukanlah “sub himpunan” tetapi “irisan”. Perhatikan ilustrasi berikut.

Kemampuan Logis | Teori Ringkas

19
19
19 Pengambilan kesimpulan pada contoh berikut tidak dibenarkan, atau kesimpulan yang dihasilkan tidak sah . Sebagian

Pengambilan kesimpulan pada contoh berikut tidak dibenarkan, atau kesimpulan yang dihasilkan tidak sah.

Sebagian mainan yang terbuat dari plastik berwarna merah Sebagian mainan berwarna merah terletak di lantai

Sebagian mainan yang terbuat dari plastik terletak di lantai

Hukum-hukum Silogisme

Berikut adalah hukum-hukum yang berlaku pada silogisme

1. Silogisme harus terdiri dari 3 term, yaitu Subyek, Predikat dan Term Penengah.

2. Term penegah (M) tidak terdapat pada kesimpulan.

3. Jika dalam salah satu premis terdapat proposisi partikular maka kesimpulannya juga harus merupakan proposisi partikular.

Contoh :

Premis Mayor

: Semua perilaku yang baik patut dicontoh

Premis Minor

: Sebagian perilaku siswa kelas X adalah baik

Kesimpulan

: Sebagian perilaku siswa kelas X patut dicontoh

4. Jika salah satu premis merupakan proposisi negatif maka kesimpulannya juga harus merupakan proposisi negatif. Contoh :

Premis Mayor : Semua bentuk korupsi tidak disenangi Premis Minor : Sebagian pejabat melakukan tindakan korupsi Kesimpulan : Sebagian pejabat tidak disenangi

5. Jika kedua premis merupakan proposisi partikular maka kesimpulan yang diambil adalah tidak sah karena kebenarannya tidak pasti. Contoh :

Premis Mayor : Sebagian siswa berangkat study tour ke Jakarta Premis Minor : Sebagian siswa SMP A berangkat study tour Kesimpulan : Sebagian siswa SMP A ke Jakarta (?)

6. Jika kedua premis merupakan proposisi negatif maka tidak dapat diambil kesimpulannya. Contoh :

Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi

20

TPA SBMPTN

Premis Mayor

: Tidak ada pahlawan yang korupsi

Premis Minor

: Pak Brewok bukan pahlawan

Kesimpulan

: -

7. Jika salah satu premis adalah proposisi partikular dan premis yang lain adalah proposisi negatif maka tidak dapat ditarik kesimpulan. Contoh :

Premis Mayor

: Sebagian toko buka pada pukul 10.00

Premis Minor

: Bangunan A tidak buka pada pukul 10.00

Kesimpulan

: -

8. Term predikat pada kesimpulan harus konsisten dengan term predikat yang ada pada premis. Jika tidak, kesimpulannya menjadi salah. Contoh :

Premis Mayor

: Kamboja adalah bunga

Premis Minor

: Mawar bukanlah Kamboja

Kesimpulan

: Mawar bukanlah bunga

Term predikat pada kesimpulan merupakan proposisi negatif,

sedangkan pada premis merupakan proposisi positif.

9. Term penengah harus bermakna sama, baik dalam premis mayor ataupun minor. Jika term penengah bermakna ganda, kesimpulannya salah. Contoh :

Premis Mayor : Bulan merupakan benda langit Premis Minor : Mei adalah bulan Kesimpulan : Mei merupakan benda langit (?)

TRICKS!

| Tipe 1 |

Klasifikasi

Diberikan dua buah atau lebih premis yang memuat kuantor, “semua” dan atau “sebagian”, untuk selanjutnya diambil kesimpulan dari premis yang diberikan.

Semua mesin memiliki katup. Sebagian mesin berukuran kecil.

(A)

semua mesin berukuran kecil dan memiliki katup

(B)

semua mesin berukuran tidak kecil dan memiliki katup

(C)