Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Menyelesaikan pertidaksamaan nilai mutlak caranya hampir sama seperti
persamaan nilai mutlak. hanya saja berbeda sedikit pada tanda ketidaksamaannya.
Langkah-langkah selanjutnya seperti menyelesaikan pertidaksamaan linear atau
kuadrat satu variabel .
Pertidaksamaan mutlak dapat digambarkan sebagai berikut:
Apabila fungsi di dalam nilai mutlak berbentuk ax + b maka pertidaksamaan nilai
mutlak dapat diselesaikan dengan cara berikut ini:
Lebih jelasnya perhatikan contoh berikut ini:
1. |x + 3| < 8
2. |3x - 6| ≥ 9
3. |2x + 2| ≤ |3x - 4|
Pembahasan:
1. ~> -8 < x + 3 < 8
~> -8 -3 < x < 8 -3
~> -11 < x < 5
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah { x| -11 < x < 5}
2. Karena pertidaksamaan mutlak ini dibagi menjadi dua bagian, maka cara
penyelesaiannya adalah sebagai berikut:
*- (3x - 6) ≥ 9
3x ≥ 9 + 6
3x ≥ 15
x≥5
*- (3x - 6) ≤ -9
3x ≤ -9 + 6
3x ≤ -3
x ≤ -1
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah { x| x ≤ -1 atau x ≥ 5}
3. Kalau dalam bentuk soal seperti ini, cara menyelesaikan pertidaksamaannya
adalah dengan menguadratkan kedua ruas.
perhatikan pembahasan berikut ini:
(2x + 3)² ≤ (3x – 3)²
(2x + 3)² - (3x – 3)² ≤ 0
ingat: a² – b² = (a+b)(a-b)
(2x + 3 + 3x - 3)(2x + 3 - 3x + 3) ≤ 0
6x(6 – x) ≤ 0
*6x ≤ 0 *6 – x ≤ 0
x≤0 -x ≤ -6
x≥6
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah { x| x ≤ 0 atau x ≥ 6}
Dari sudut pandang geometri, nilai mutlak dari x ditulis | x |, adalah jarak dari
x ke 0 pada garis bilangan real. Karena jarak selalu positif atau nol maka nilai
mutlak x juga selalu bernilai positif atau nol untuk setiap x bilangan real.
Secara formal, nilai mutlak x didefinisikan
dengan|x|={−xjikax≥0−xjikax<0|x|={−xjikax≥0−xjikax<0atau dapat pula
ditulis
| x | = -x jika x ≥ 0
| x | = -x jika x < 0
Definisi diatas dapat kita maknai sebagai berikut :
Nilai mutlak bilangan positif atau nol adalah bilangan itu sendiri dan nilai mutlak
bilangan negatif adalah lawan dari bilangan tersebut.
Sebagai contoh,
|7|=7 |0|=0 | -4 | = -(-4) = 4
Jadi, jelas bahwa nilai mutlak setiap bilangan real akan selalu bernilai positif
atau nol.
Persamaan √ x2 =xx2=x hanya bernilai benar jika x ≥ 0. Untuk x < 0,
maka √ x2 =−xx2=−x. Dapat kita
tulis√ x2 ={−xjikax≥0−xjikax<0x2={−xjikax≥0−xjikax<0Jika kita
perhatikan, bentuk diatas sama persis dengan definisi nilai mutlak x. Oleh
karenanya, pernyataan berikut benar untuk setiap x bilangan
real.|x|=√ x2 |x|=x2Jika kedua ruas persamaan diatas kita kuadratkan akan
diperoleh|x|2=x2|x|2=x2Persamaan terakhir ini merupakan konsep dasar
penyelesaian persamaan atau pertidaksamaan nilai mutlak dengan cara
menguadratkan kedua ruas. Seperti yang kita lihat, tanda mutlak bisa hilang
jika dikuadratkan.
Namun, pada artikel ini kita akan lebih fokus pada bentuk linier, baik dari
kasus ataupun solusi, tanpa melibatkan bentuk kuadrat.
Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Diawal telah disinggung bahwa nilai mutlak x adalah jarak dari x ke nol pada
garis bilangan real. Pernyataan inilah yang akan kita gunakan untuk
menemukan solusi dari persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari
bentuk linier.
| x | = a dengan a > 0
Persamaan | x | = a artinya jarak dari x ke 0 sama dengan a. Perhatikan
gambar berikut.
Jarak -a ke 0 sama dengan jarak a ke 0, yaitu a. Pertanyaannya adalah
dimana x agar jaraknya ke 0 juga sama dengan a.
Posisi x ditunjukkan oleh titik merah pada gambar diatas, yaitu x = -a atau x =
a. Jelas terlihat bahwa jarak dari titik tersebut ke 0 sama dengan a. Jadi, agar
jarak x ke nol sama dengan a, haruslah x = -a atau x = a.
| x | < a untuk a > 0
Pertaksamaan | x | < a, artinya jarak dari x ke 0 kurang dari a. Perhatikan
gambar berikut.
Posisi x ditunjukkan oleh ruas garis berwarna merah, yaitu himpunan titik-titik
diantara -a dan a yang biasa kita tulis -a < x < a. Jika kita ambil sebarang titik
pada interval tersebut, sudah dipastikan jaraknya ke 0 kurang dari a. Jadi,
agar jarak x ke 0 kurang dari a, haruslah -a < x < a.
| x | > a untuk a > 0
Pertaksamaan | x | > a artinya jarak dari x ke 0 lebih dari a. Perhatikan
gambar berikut.
Posisi x ditunjukkan oleh ruas garis berwarna merah yaitu x < -a atau x > a.
Jika kita ambil sebarang titik pada interval tersebut, sudah dipastikan
jaraknya ke 0 lebih dari a. Jadi, agar jarak x ke nol lebih dari a, haruslah x < -
a atau x > a.
Secara intuitif, uraian-uraian diatas dapat kita simpulkan sebagai berikut :
SIFAT : Untuk a > 0 berlaku
a. | x | = a ⇔ x = a atau x = -a
b. | x | < a ⇔ -a < x < a
c. | x | > a ⇔ x < -a atau x > a
Contoh 1
Tentukan himpunan penyelesaian dari |2x - 7| = 3
Jawab :
Berdasarkan sifat a :
|2x - 7| = 3 ⇔ 2x - 7 = 3 atau 2x - 7 = -3
|2x - 7| = 3 ⇔ 2x = 10 atau 2x = 4
|2x - 7| = 3 ⇔ x = 5 atau x = 2
Jadi, HP = {2, 5}.
Contoh 2
Tentukan HP dari |2x - 1| = |x + 4|
Jawab :
Berdasarkan sifat a :
|2x - 1| = |x + 4|
⇔ 2x - 1 = x + 4 atau 2x - 1 = -(x + 4)
⇔ x = 5 atau 3x = -3
⇔ x = 5 atau x = -1
Jadi, HP = {-1, 5}.
Contoh 3
Tentukan himpunan penyelesaian dari |2x - 1| < 7
Jawab :
Berdasarkan sifat b :
|2x - 1| < 7 ⇔ -7 < 2x - 1 < 7
|2x - 1| < 7 ⇔ -6 < 2x < 8
|2x - 1| < 7 ⇔ -3 < x < 4
Jadi, HP = {-3 < x < 4}.
Contoh 4
Tentukan himpunan penyelesaian dari |4x + 2| ≥ 6
Jawab :
Berdasarkan sifat c :
|4x + 2| ≥ 6 ⇔ 4x + 2 ≤ -6 atau 4x + 2 ≥ 6
|4x + 2| ≥ 6 ⇔ 4x ≤ -8 atau 4x ≥ 4
|4x + 2| ≥ 6 ⇔ x ≤ -2 atau x ≥ 1
Jadi, HP = {x ≤ -2 atau x ≥ 1}.
Contoh 5
Tentukan penyelesaian dari |3x - 2| ≥ |2x + 7|
Jawab :
Berdasarkan sifat c :
|3x - 2| ≥ |2x + 7|
⇔ 3x - 2 ≤ -(2x + 7) atau 3x - 2 ≥ 2x + 7
⇔ 5x ≤ -5 atau x ≥ 9
⇔ x ≤ -1 atau x ≥ 9
Jadi, HP = {x ≤ -1 atau x ≥ 9}
Contoh 6
Tentukan HP dari 2 < |x - 1| < 4
Jawab :
Ingat : a < x < b ⇔ x > a dan x < b
Jadi, pertaksamaan 2 < |x - 1| < 4 ekuivalen dengan
|x - 1| > 2 dan |x - 1| < 4
Berdasarkan sifat c :
|x - 1| > 2 ⇔ x - 1 < -2 atau x - 1 > 2
|x - 1| > 2 ⇔ x < -1 atau x > 3 ................(1)
Berdasarkan sifat b :
|x - 1| < 4 ⇔ -4 < x - 1 < 4
|x - 1| < 4 ⇔ -3 < x < 5 ............................(2)
Irisan dari (1) dan (2) diperlihatkan oleh garis bilangan berikut
Jadi, HP = {-3 < x < -1 atau 3 < x < 5}
Menggunakan Definisi untuk Menyelesaikan Persamaan dan
Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Dalam menyelesaikan persamaan dan pertaksamaan nilai mutlak bentuk
linier dengan menggunakan definisi, akan sangat membantu jika bentuk |ax +
b| kita jabarkan menjadi
|ax + b| = ax + b jika x ≥ -b/a
|ax + b| = -(ax + b) jika x < -b/a
Untuk langkah-langkah penyelesaiannya dapat disimak pada contoh-contoh
berikut.
Contoh 7
Jabarkan bentuk nilai mutlak berikut :
a. |4x - 3|
b. |2x + 8|
Jawab :
a. Untuk |4x - 3|
|4x - 3| = 4x - 3 jika x ≥ 3/4
|4x - 3| = -(4x - 3) jika x < 3/4
b. Untuk |2x + 8|
|2x + 8| = 2x + 8 jika x ≥ -4
|2x + 8| = -(2x + 8) jika x < -4
Contoh 8
Nilai x yang memenuhi persamaan |x - 2| = 2x + 1 adalah...
Jawab :
|x - 2| = x - 2 jika x ≥ 2
|x - 2| = -(x - 2) jika x < 2
Untuk x ≥ 2
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ x - 2 = 2x + 1
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ -x = 3
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ x = -3
Karena x ≥ 2, maka x = -3 tidak memenuhi
Untuk x < 2
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ -(x - 2) = 2x + 1
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ -x + 2 = 2x + 1
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ -3x = -1
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ x = 1/3
Karena x < 2, maka x = 1/3 memenuhi.
Jadi, nilai x yang memenuhi persamaan diatas adalah x = 1/3.
Contoh 9
Tentukan HP dari |x + 1| > 2x - 4
Jawab :
|x + 1| = x + 1 jika x ≥ -1
|x + 1| = -(x + 1) jika x < -1
Untuk x ≥ -1
|x + 1| > 2x - 4 ⇔ x + 1 > 2x - 4
|x + 1| > 2x - 4 ⇔ -x > -5
|x + 1| > 2x - 4 ⇔ x < 5
Irisan dari x ≥ -1 dan x < 5 adalah -1 ≤ x < 5
Untuk x < -1
|x + 1| > 2x - 4 ⇔ -(x + 1) > 2x - 4
|x + 1| > 2x - 4 ⇔ -x - 1 > 2x - 4
|x + 1| > 2x - 4 ⇔ -3x > -3
|x + 1| > 2x - 4 ⇔ x < 1
Irisan dari x < -1 dan x < 1 adalah x < -1
Jadi, HP = {x < -1 atau -1 ≤ x < 5}
Jadi, HP = {x < 5}
Contoh 10
Nyatakan |x - 4| + |2x + 6| tanpa menggunakan simbol nilai mutlak
Jawab :
|x - 4| = x - 4 jika x ≥ 4
|x - 4| = -(x - 4) jika x < 4
|2x + 6| = 2x + 6 jika x ≥ -3
|2x + 6| = -(2x + 6) jika x < -3
Jika interval-interval diatas digambarkan pada garis bilangan akan diperoleh
Untuk x < -3
|x - 4| + |2x + 6| = -(x - 4) - (2x + 6)
|x - 4| + |2x + 6| = -x + 4 - 2x - 6
|x - 4| + |2x + 6| = -3x - 2
Untuk -3 ≤ x < 4
|x - 4| + |2x + 6| = -(x - 4) + (2x + 6)
|x - 4| + |2x + 6| = -x + 4 + 2x + 6
|x - 4| + |2x + 6| = x + 10
Untuk x ≥ 4
|x - 4| + |2x + 6| = (x - 4) + (2x + 6)
|x - 4| + |2x + 6| = x - 4 + 2x + 6
|x - 4| + |2x + 6| = 3x + 2
Dari uraian diatas, kita simpulkan
|x−4|+|2x+6|=⎧⎪⎨⎪⎩−3x−2jikax<−3−x+10jika−3≤x<4−3x+2jikax≥4|x−4|+|2x+6|=
{−3x−2jikax<−3−x+10jika−3≤x<4−3x+2jikax≥4
Contoh 11
Tentukan nilai-nilai x yang memenuhi persamaan
|x + 1| + |2x - 4| = 9
Jawab :
|x + 1| = x + 1 jika x ≥ -1
|x + 1| = -(x + 1) jika x < -1
|2x - 4| = 2x - 4 jika x ≥ 2
|2x - 4| = -(2x - 4) jika x < 2
Untuk x < -1
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ -(x + 1) - (2x - 4) = 9
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ -x - 1 - 2x + 4 = 9
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ -3x = 6
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ x = -2
karena x < -1, maka x = -2 memenuhi.
Untuk -1 ≤ x < 2
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ (x + 1) - (2x - 4) = 9
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ x + 1 - 2x + 4 = 9
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ -x = 4
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ x = -4
karena -1 ≤ x < 2, maka x = -4 tidak memenuhi.
Untuk x ≥ 2
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ (x + 1) + (2x - 4) = 9
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ x + 1 + 2x - 4 = 9
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ 3x = 12
|x + 1| + |2x - 4| = 9 ⇔ x = 4
karena x ≥ 2, maka x = 4 memenuhi.
Jadi, nilai-nilai x yang memenuhi persamaan diatas adalah x = -2 atau x = 4.
Contoh 12
Tentukan HP dari |x - 1| + |x + 2| ≥ 4
Jawab :
|x - 1| = x - 1 jika x ≥ 1
|x - 1| = -(x - 1) jika x < 1
|x + 2| = x + 2 jika x ≥ -2
|x + 2| = -(x + 2) jika x < -2
Untuk x < -2
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ -(x - 1) - (x + 2) ≥ 4
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ -x + 1 - x - 2 ≥ 4
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ -2x ≥ 5
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ x ≤ -5/2
Irisan dari x < -2 dan x ≤ -5/2 adalah x ≤ -5/2
Untuk -2 ≤ x < 1
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ -(x - 1) + (x + 2) ≥ 4
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ -x + 1 + x + 2 ≥ 4
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ 3 ≥ 4 (bukan penyelesaian)
Untuk x ≥ 1
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ (x - 1) + (x + 2) ≥ 4
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ 2x ≥ 3
|x - 1| + |x + 2| ≥ 4 ⇔ x ≥ 3/2
Irisan dari x ≥ 1 dan x ≥ 3/2 adalah x ≥ 3/2
Jadi, HP = {x ≤ -5/2 atau x ≥ 3/2}
Contoh 13
Dengan menggunakan definisi nilai mutlak, tunjukkan bahwa untuk setiap x
bilangan real dengan a > 0 berlaku | x | < a ⇔ -a < x < a.
Jawab :
Untuk x ≥ 0 maka | x | = x, akibatnya
|x|<a ⇔ x<a
Karena a > 0, nilai x yang memenuhi adalah
0≤x<a
Jadi, untuk x ≥ 0 dan a > 0 berlaku
| x | < a ⇔ 0 ≤ x < a .................................(1)
Untuk x < 0 maka | x | = -x, akibatnya
| x | < a ⇔ -x < a
| x | < a ⇔ x > -a
Karena a > 0, nilai x yang memenuhi adalah
-a < x < 0
Jadi, untuk x < 0 dan a > 0 berlaku
| x | < a ⇔ -a < x < 0 ................................(2)
Dari (1) dan (2) kita simpulkan
Untuk setiap x bilangan real dan a > 0 berlaku
| x | < a ⇔ -a < x < 0 atau 0 ≤ x < a
| x | < a ⇔ -a < x < a
Tentukan himpunan penyelesaian dari |x+2| ≤ |x-3|
Pembahasan:
|x + 2| ≤ |x - 3|
(x + 2)² ≤ (x - 3)²
(x + 2)² - (x - 3)² ≤ 0
(x + 2 + x - 3) (x + 2 - x + 3) ≤ 0
(2x - 1) . 5 ≤ 0
10x - 5 ≤ 0
10x ≤ 5
x ≤ 1/2
jadi himpunan penyelesaiannya adalah { x | x ≤ 1/2}
ebelum mempelajari pertidaksamaan nilai mutlak, marik kita ingat kembali
definisi mengenai nilai mutlak. Nilai mutlak dari x secara aljabar didefinisikan
sebagai berikut :
Selain itu, perlu kalian ingat bahwa untuk setiap bilangan x real, berlaku :
Berdasarkan konsep tersebut, maka dapat kita turunkan teorema mengenai
pertidaksamaan nilai mutlak. Pertidaksamaan nilai mutlak adalah pertidaksamaan
yang variabelnya berada di dalam tanda mutlak.
Bukti
Untuk membuktikan teorema ini, kita perlu membuktikannya menjadi dua arah
yaitu :
jika |x| < a maka -a < x < a dan jika -a < x < a maka |x| < a
Untuk menyelesaikan pertidaksamaan nilai mutlak, kalian dapat menggunakan
sifat-sifat berikut :
• Pertidaksamaan |ax +b | < c dimana c > 0 ekuivalen dengan -c < ax + b < c
• Pertidaksamaan |ax +b | > c dimana c > 0 ekuivalen dengan ax + b < -c atau ax +
b>c
• Bentuk a < |f(x)| < b dimana a > 0 dan b > 0 ekuivalen dengan a < f(x) < b atau -
b < f(x) < -a
• Bentuk |f(x)| > |g(x)| ekuivalen dengan |f(x)|2 > |g(x)|2 atau [f(x) + g(x)] [f(x) -
g(x)] > 0
Untuk memperdalam pemahaman kalian, mari kita cermati beberapa contoh
berikut ini :
Contoh 1 : Menyelesaikan pertidaksamaan dalam bentuk |ax + b|
Carilah nilai x yang memenuhi |2x + 5| < 17
Penyelesaian :
Untuk menyelesaiakan soal di atas, ikutilah langkah-langkah berikut ini :
tuliskan bentuk ketidaksamaannya -> |2x + 5| < 17
tuliskan bentuk ekuivalennya -> -17 < 2x + 5 < 17
kurangkan tiap suku dengan 5 -> -22 < 2x < 12
bagilah tiap suku dengan 2 -> -11 < x < 6
Penyelesaian pertidaksamaan di atas dapat digambarkan dengan garis bilangan
berikut ini :
Contoh 2: Menyelesaikan pertidaksamaan dalam bentuk |f(x)| > |g(x)|
Carilah nilai x yang memenuhi |2x - 1| > |x + 3|
Penyelesaian :
tuliskan bentuk ketidaksamaannya -> |2x - 1| > |x + 3|
tuliskan bentuk ekuivalennya -> [ (2x - 1) + (x + 3) ] [ (2x - 1) - (x + 3) ] >
0
operasikan nilai yang ada dalam kurung -> [ 3x + 2 ] [ x - 4 ] > 0
selesaikan pertidaksamaan -> x < 2/3 atau x > 4