Anda di halaman 1dari 76

BAKTERIOLOGI

1. Seorang laki-laki berusia 31 tahun, membawa surat pengantar dokter tersangka demam
typhoid, gejala dan tanda penyakit sudah berlangsung 2 minggu pada pemeriksaan
darah rutin jumlah lekosit 10.000/mm2 dan Hb 11,8 gr%.
Pertanyaan : Apa specimen yang tepat untuk mendiagnosa penyakit tersebut?
A. Darah
B. Urine
C. Tinja
D. Darah dan urine
E. Urine dan Tinja
2. Seorang laki-laki berusia 36 tahun tersangka penyakit tuberculosis diminta
dokter memeriksakan dahaknya ke Laboratorium Puskesmas wilayah tempat
tinggalnnya. Petugas laboratorium yang menerima surat order tersebut,
memberikan penjelasan yang lengkap kepada pasien tentang cara
pengumpulan dahak untuk pemeriksaan BTA.
Pertayaan : Bagaimanakah cara pengumpulan dahak secara SPS yang dianjurkan oleh
program penanggulangan tuberculosis?
A. Dahak ditampung dalam pot saat pertama kali datang di laboratorium,
dilanjutkan besok pagi hari kedua di rumah dan hari kedua di laboratorium
B. Dahak ditampung dalam pot saat pertama kali datang di laboratorium, dilanjutkan
besok pagi hari kedua di laboratorium dan siang hari kedua di laboratorium.
C. Dahak ditampung dalam pot saat pertama kali datang di laboratorium,
dilanjutkan besok pagi hari kedua dirumah setelah bangun tidur dan hari kedua
di laboratorium
D. Dahak ditampung dalam pot saat pertama kali datang di laboratorium, dilanjutkan
besok pagi hari kedua dirumah setelah bangun tidur dan hari ketiga di
laboratorium.
E. Dahak ditampung dalam pot saat pertama kali datang di laboratorium, dilanjutkan
besok pagi hari kedua dirumah setelah bangun tidur dan hari ketiga di
laboratorium
3. Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan batuk,
suhu tubuh meningkat, berkeringat pada malam hari, diminta dokter untuk
ke Laboratorium Rumah Sakit memeriksakan dahaknya secara SPS.
Pertanyaan : Apa nama metode pewarnaan untuk dahak tersebut?
A. Pewarnaan Gram’s original
B. Pewarnaan Sederhana
C. Pewarnaan Kinyoun-gabbet
D. Pewarnaan Negatif
E. Pewarnaan Zeihl Neelsen
4. Untuk membiakkan kuman di laboratorium mikrobiologi Rumah Sakit terhadap
sampel darah yang diambil dari pasien dengan keluhan panas tinggi, pusing dan mual
kemudian sampel di inokulasikan pada permukaan media Mackonkey agar plate untuk

1
mencari mikroorganisme apa yang terdapat di dalam darah tersebut.
Pertanyaan : Apa nama alat yang digunakan tersebut?
A. Inkubator
B. Otoklaf
C. Dry heat oven
D. Waterbath
E. Mikroskop
5. Pemeriksaan kultur tinja mikroorganisme pada pengamatan dibawah mikroskop
terlihat bentuk basil, bewarna merah, pertumbuhan bakteri pada media mc agar
berbentuk bulat, merah kilat logam, utuh, licin, opaque serta tes biokimia, motilyti (+)
, lactose (+), INDOL (+), methyl red (+) TSIA (-) gas.
Pertanyaan : Apa metode pewarnaan yang paling sesuai?
A. Methylen blue
B. Tinta cina
C. Gram’s original
D. Ziehl-neelsen
E. Kinyoun Gabbet
6. Pemeriksaan kultur mikroorganisme dibawah mikroskop terlihat bentuk basil,
bewarna merah, pertumbuhan bakteri pada media MC agar berbentuk bulat, merah kilat
logam, utuh, licin, opaque serta tes biokimia, motilyti (+) , lactose (+), indol (+), methyl
red (+) TSIA (-) gas.
Pertanyaan : Apa nama bakteri yang paling tepat untuk menggambarkan hasil
pemeriksaan tersebut?
A. Salmonella typhi
B. Bacillus subtilis
C. Escherichia coli
D. Shigella dysentri
E. Vibrio cholera
7. Pemeriksaan kultur mikroorganisme dibawah mikroskop terlihat bentuk basil,
bewarna merah, pertumbuhan bakteri pada media MC agar berbentuk bulat, merah kilat
logam, utuh, licin, opaque serta tes biokimia, motilyti (+) , lactose (+), indol (+), methyl
red (+) TSIA (-) gas.
Pertanyaan : Apa bahan pemeriksaan yang digunakan?
A. Darah
B. Urine
C. Tinja
D. LCS
E. Swab anus
8. Pemeriksaan kultur mikroorganisme dibawah mikroskop terlihat bentuk basil, bewarna
merah, pertumbuhan bakteri pada media MC agar berbentuk bulat, merah kilat logam,
utuh, licin, opaque serta tes biokimia, motilyti (+) , lactose (+), indol (+), methyl red
(+) TSIA (-) gas.
Pertanyaan : Apa warna yang terbentuk pada pemeriksaan indol tersebut?
A. kuning
2
B. biru
C. merah
D. hitam
E. hijau
9. Seorang anak laki-laki usia 12 tahun datang di laboratorium mikrobiologi dengan
membawa surat pengantar dari dokter tersangka faringitis. Keluhannya berupa demam,
sesak napas dan sakit bila menelan.
Pertayaan : Apa specimen yang tepat untuk mendiagnosa penyakit tersebut?Konstan
A. Darah
B. Swab tenggorok
C. Dahak
D. Dahak dan darah
E. Darah dan swab tenggorok

10. Perempuan usia 23 tahun datang ke dokter praktek dengan keluhan buang air besar terus
menerus dengan tinja bercampur darah dan berlendir. Dokter meminta kepada petugas
laboratorium untuk melakukan kultur tinja dilaboratorium. Kuman yang dilihat
dibawah mikroskop berbentuk basil dan bewarna merah tes biokimia motilyti negatif.
Pertanyaan : Apa nama kuman tersebut?
A. Salmonella typhi
B. Shigella flexneri
C. Escherichia coli
D. Shigella dysentri
E. Vibrio cholera
11. Perempuan usia 23 tahun datang ke dokter praktek dengan keluhan buang air besar terus
menerus dengan tinja bercampur darah dan berlendir. Dokter meminta kepada petugas
laboratorium untuk melakukan kultur tinja dilaboratorium. Kuman yang dilihat
dibawah mikroskop berbentuk basil dan bewarna merah tes biokimia motilyti negatif.
Pertanyaan : Apa guna tes motyliti?
A. Melihat spora
B. Melihat gerak
C. Melihat kapsul
D. Melihat silia
E. Melihat dinding sel
12. Seorang ibu berumur 45 tahun datang di laboratorium mikrobiologi membawa surat
pengantar dari dokter, keluhan pasien tersebut bila kencing terasa panas di alat kelamin,
keluar keputihan, meminta pemeriksaan swab vagina tersangka penyakit GO tanpa
melakukan pembiakan kuman.
Pertanyaan : Apa yang dilakukan seorang analis terhadap swab tersebut?
A. Melakukan pembuatan preparat.
B. Melakukan pengambilan dan pewarnaan preparat
C. Melakukan pemeriksaan preparat di bawah mikroskop
D. Melakukan pewarnaan dan memeriksanya
E. Melakukan pembuatan preparat dan memeriksanya
3
13. Seorang perawat datang ke laboratorium mikrobiologi membawa sampel pus yang
diambil dari pasien dengan tanda terjadi pembengkakan pada lengan. Setelah dilakukan
pemeriksaan didapatkan hasilnya kuman berbentuk bulat dengan warna merah,
tersangka Staphylococcus aureus.
Pertanyaan : Apa yang dilakukan terhadap specimen tersebut?
A. Melakukan pewarnaan sederhana
B. Melakukan pewarnaan Gram’s original
C. Melakukan pewarnaan Zeihl Neelsen
D. Melakukan pewarnaan Kinyoun gabbet
E. Melakukan pewarnaan Negatif
14. Petugas laboratorium Rumah Sakit melakukan pembuatan preparat dari sampel swab
tenggorok tersangka kuman Corynebacterium difteri kemudian mewarnainya dengan
pewarnaan Neisser.
Pertanyaan : Apa yang dilihat dibawah mikroskop tersebut?
A. Kuman bentuk batang berwarna kuning, ujung terdapat granula berwarna
ungu
B. Kuman bentuk bulat berwarna kuning, ujung terdapat granula berwarna ungu
C. Kuman bentuk batang berwarna merah, ujung terdapat granula berwarna ungu
D. Kuman bentuk batang berwarna ungu, ujung terdapat granula berwarna ungu
E. Kuman bentuk bulat berwarna merah, ujung terdapat granula berwarna ungu
15. Seorang analis di laboratorium rumah sakit melakukan pemeriksaan sampel mencatat
data-datanya, menyiapkan media maupun peralatan yang dibutuhkan kemudian
melakukan pewarnaan, biakan, tes biokimia sehingga dapat ditemukan spesies kuman.
Bahan pemeriksaan yang diterima adalah swab tenggorok. Pasien sudah mendapatkan
terapi dengan beberapa antibiotika belum sembuh, maka dengan pemeriksaan ini
bertujuan untuk mencari obat/antibiotika yang cocok.
Pertanyaan : Apa pemeriksan yang dilakukan?
A. Memilih disk
B. Menyiapkan media MH
C. Menyiapkan media BAP
D. Melakukan pembiakan kuman
E. Memilih media MH agar dan memilih disk
16. Seorang analis akan menentukan jumlah kuman dalam air kemasan. Sampel air
kemasan tersebut diencerkan dengan pelarut sebagai berikut : 1:10, 1:100, 1:1000,
1:10000 dan 1: 100000, kemudian dari masing-masing pengenceran dipipet 1 ml
kedalam cawan petri dan dimasukan media pertumbuhan dan diinkubasi. Setelah masa
inkubasi koloni yang tumbuh pada media dihitung untuk menentukan jumlah kuman
dalam air kemasan tersebut.
Pertanyaan : Apa nama media yang digunakan pada pemeriksaan ini?
A. MH agar.
B. BAP agar.
C. Mc Agar.
D. PCA.
E. SS agar.
4
17. Proses pemeriksaan Sputum seorang laki-laki usia 40 Tahun, yang dikirim dengan
keterangan batuk dan sudah dilakukan pemeriksaan BTA hasil Negatif , dilakukan
pemeriksaan bakteriologi secara mikroskopik dan ditemukan coccus dan dilakukan
inokulasi ke media agar darah. Setelah diinokulasi dan diinkubasi pada suhu 370C
selama 24 jam didapatkan hasil koloni kecil, smooth, cembung , koloni jernih,
hemodigesti.
Pertanyaan : Apa jenis bakteri yang paling mungkin tumbuh pada media tersebut?
A. Staphylococcus aureus
B. Staphylococcus epidermidis
C. Streptococcus pneumonia
D. Streptococcus salivarius
E. Streptococcus mutans
18. Seorang pasien wanita umur 50 tahun dengan luka terbuka, kondisi pasien tersebut
menderita Diabetes Mellitus, dengan pemberian salep Gentamicin tidak sembuh .
Setelah dilakukan pemeriksaan dengan metode biakan pada media BAP, ditemukan
zona bening di sekitar koloni, uji catalase (+), dan koagulase (+).
Pertanyaan : Apa spesies Bakteri yang menyebabkan reaksi tersebut ?
A. Enterococcus
B. Staphylococcus aureus
C. Staphylococcus epidermidis
D. Staphylococcus saprotiticus
E. Streptocoocus Pyogenes

19. Pasien rujukan dari dokter praktik swasta meminta diperiksa secara laboratorium
dengan catatan keluhan sakit di tenggorokan susah menelan makanan. Spesimen yang
diambil swab tenggorok . Hasil laboratorium pada pewarnaan Gram ditemukan coccus
berderat Gram Positif warna ungu.
Pertanyaan : Media selektif apa yang harus digunakan ?
A. Agar coklat
B. Blood agar
C. Thayer martin
D. Manitol salt agar
E. Nutrien agar
20. Ketika melakukan pemeriksaan kultur sampel sputum dari seorang pasien laki – laki
berusia 67 tahun yang dirawat diunit perawatan intensif, hasil laboratorium
menunjukkan bahwa sampel tersebut berwarna biru ketika dilakukan pewarnaan gram.
Analisis lebih lanjut mengindikasikan bahwa sampel ini adalah kokus dengan katalase
negative, yang menyebabkan hemolisis parsial (alfa) pada sel-sel darah merah.
Pertanyaan : Mikroorganisme manakah yang paling mungkin menyebabkan infeksi ?
A. Staphylococcus aureus
B. Staphylococcus epidermidis
C. Streptococcus pyogenes
D. Streptococcus pneumonia
E. Streptococcus Viridans
5
21. Seorang wanita 32 tahun datang kerumah sakit dengan keluhan rasa panas saat
berkemih peningkatan frekuensi nya berkemih. Pewarnaan Gram dilakukan untuk
memeriksa urin dan didapat mikroorganisme Gram Positif, dari hasil pertumbuhan
koloni bulat, smooth, an hemolisa, katalase positif, Koagulase negatif , pigmen kuning.
Pertanyaan : Apa spesies Bakteri yang menyebabkan infeksi keluhan pasien diatas?
A. Staphylococcus aureus
B. Staphylococcus saprofitikus
C. Streptococcus pyogenes
D. Streptococcus hominis
E. Stretococcus agalactiae
22. Seorang alkoholik berusia 42 tahun datang ke ruang gawat darurat dengan keluhan
nyeri dada , demam, mengigil , batuk dan mialgia. Pasien melaporkan bahwa batuknya
menghasilkan sputum mukoid dan berwarna seperti karat. Suhu tubuhnya saat diukur
di ruang gawat darurat adalah 40 C dan pasien juga mengalami kenaikan jumlah sel
darah putih yang didominasi oleh neutrofil. Diplococcus gram – positif, alpha –
hemolyticus berbentuk lanset berhasil diisolasi pada media agar darah.
Pertanyaan : Media apakah yang dipakai untuk melihat pigmen tersebut ?
A. Staphylococcus aureus
B. Staphylococcus epidermidis
C. Streptococcus pyogenes
D. Streptococcus pneumonia
E. Streptococcus Viridans
23. Seorang analis kesehatan atas permintaan dokter melakukan pemeriksaan tinja Dalam
formulir pemeriksaan tercantum bahwa sampel Diare encer , tidak ada ampas, tidak
ada darah dan lendir, warna seperti air cucian beras. menunjukkan sel berbentuk basil
menyerupai koma, dan berwarna merah Gram negatif Berdasarkan hasil tersebut, analis
kesehatan akan melanjutkan pada tahap kultur.
Pertanyaan : Apa jenis medium yang akan digunakan analis tersebut ?
A. Agar darah
B. Eosin metilen blue agar
C. Mac konkey
D. Salmonella shigella agar
E. TCBS agar
24. Seorang laki-laki usia 39 tahun , datang ke UGD RS dengan catatan keluhan diare lebih
dari 10 kali sejak tadi malam.Diare encer , tidak ada ampas, tidak ada darah dan lendir,
warna seperti air cucian beras, muntah 2kali, badan tidak panas. Spesimen tinja dibawa
kelaboratorium untuk diperiksa . hasil laboratorium ditemukan Gram negatif, Non
fermented, Oksidase positif.
Pertanyaan : Apa bakteri penyebab diare tersebut ?
A. Esherichia coli
B. Klebsiella, sp
C. Salmonella typhi
D. Shigelle dysentriae
E. Vibrio cholera
6
25. Seorang pasien wanita usia 36 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri saat
buang air kecil. Nyeri saat berkemih (anyang-anyangen) dirasakan sejak 5 hari yang
lalu, buang air kecil agak keruh. Hasil laboratorium dari pertumbuhan media Mac
conkey koloni bulat, non fermented laktosa, menghasilkan pigmen.
Pertanyaan : Apa penyebab bakteri dari kasus diatas ?
A. Esherichia coli
B. Psedomonas aeruginosa
C. Staphylococcus aureus
D. Staphylococcus saprofitikus
E. Streptococcus agalaktiae
26. Seorang pasien berumur 45 tahun mengalami ISK dirawat ruangan intensif sudah
mengunakan kateter, catatan keluhan pasien nyeri saat berkemih, urin keruh.
Pertanyaan : Apa spesimen yang akan diambil analis ?
A. Urin bag
B. Urin porsi tengah
C. Urin kateter
D. Urin pagi
E. Urin siang
27. Perbenihan cair, selalu digunakan untuk pemeriksaan identifikasi bakteri di
laboratorium Bakteriologi.
Pertanyaan : Apa ciri-ciri adanya pertumbuhan mikroba pada media tersebut ?
A. Terbentuk partikel tebal pada bagian permukaan media
B. Keruh homogen
C. Sedimen pada dasar tabung
D. Bergranula pada lapisan permukaan
E. Terbentuk flokulen
28. Pengambilan spesimen darah identifikasi bakteri harus memperhatikan waktu
pengambilan, cara pengambilan, penyimpanan, volume, dan media perbenihan yang
tepat.
Pertanyaan : Berapakah volume yang akan digunakan dari spesimen tersebut ?
A. 2 ml pada media Selenite broth
B. 3 ml pada media Nutrient broth
C. 4 ml pada media Tripticase soya broth
D. 5 ml pada media BHI broth
E. 6 ml pada media Blood agar broth
29. Morfologi Stafilococcus adalah sferis, bulat, ukuran sel Ø 0,8-1,0 u
Tidak bergerak,tidak berspora, Gram (+ )
Pertanyaan : Manakah bentuk yang tepat dari bakteri tersebut ?
A. B. C.

7
D. E.

30. Identifikasi Stafilococcus terdiri dari biakan perbenihan, Nutrient agar plate, Blood
agar plate Manitol Salt agar, DNAse dan Nutrient broth.
Pertanyaan : Bagaimanakah hasil biakan dari proses identifikasi bakteri tersebut ?
A. Tumbuh dihambat pada Nutrient broth
B. Endo agar tidak tumbuh
C. Katalase tes (+)
D. Hemolisa β pada Blood agar plate
E. Tumbuh subur pada Trypticase soya broth
31. Terjadinya infeski Streptococcus dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain sifat
biologi kuman, cara host memberikan respon, port de entri kuman, sehingga
menimbulkan penyakit .
Pertanyaan : Manakah Penyakit yang terjadi karena invasi dari bakteri tersebut ?
A. Radang tenggorokan
B. Tractus urinarius
C. Glomerulonefritis akut
D. Rheumatic fever
E. Erisipelas
32. Pemeriksaan laboratorium dari Streptococcus berasal dari sampel swab hidung,
tenggorokan, darah, pus, sputum, lcs, eksudat, urine .
Pertanyaan : Apakah Media pemupuk yang digunakan ?
A. Blood agar tube
B. Nutrient broth + NaCl 6,5 %
C. Trypticase soya broth
D. Tioglicolat
E. Chocolate agar

33. Morfologi dan isologi Mycobacterium leprae adalah basil tahan asam berwarna merah,
tidak dapat dibiakkan pada media buatan, Hewan percobaan pertama kali yang
menunjukkan gejala yang sama dengan manusia armadilo.
Pertanyaan : Bagaimana interpretasi hasil Bakteriological indeks ( BI ) ?
A. (+) jika ditemukan bakteri dengan mikroskop pembesaran 1000 x
B. (+) 1 jika ditemukan 10 sel bakteri setiap lapangan pandang
C. Jika ditemukan 1 saja sel bakteri secara mikroskopis maka dapat dikatakan
penderita leprae
D. BI menunukkan berat ringannya penyakit
E. (+) 1 : 1-10/100 lapangan pandang

8
34. Fisiologi Mycobacterium leprae adalah hidup obligate intra sel, jika diluar tubuh
manusia dapat hidup sampai 9 hari, masa inkubasi sampai menimbulkan sakit 5 – 10
tahun, menyebabkan kerusakan pada jaringan syaraf.
Pertanyaan : Berapa lama waktu yang diperlukan untuk terjadi pembelahan sel bakteri
tersebut ?
A. 18 – 24 jam
B. 10 hari
C. 2 – 3 minggu
D. 1 minggu
E. 20 hari
35. Sebelum melakukan identifikasi bakteri pada kasus diare yang disebabkan oleh Vibrio
cholera , seorang analis harus mampu menyiapkan media pemupuk terhadap bakteri
tersebut.
Pertanyaan : Jenis media apa yg sesuai terhadap bakteri tersebut?
A. Alkali pepton water
B. TCBS
C. Nutrien agar
D. Nutrien broth
E. TSB
36. Seorang analis menerima sampel urine dilakukan identifikasi bakteri.l pengecatan
Gram, basil panjang, langsing Gram (-),ditanam pada media Blood agar plate, Mac
concey agar, Nutrient agar plate kemudian diinkubasi 370C 24 jam, suasana aerob.
Hasil inokulasi i Nutrien agar dengan ciri koloni, sedang sampai besar,rough dengan
membentuk pigmen hijau sampai biru.
Pertanyaan : Bakteri apakah dari ciri koloni yang terbentuk dari media Blood agar
plate tersebut ?
A. Pseudomonas aeruginosa
B. Salmonella typhosa
C. Shigella dysentriae
D. Proteus vulgaris
E. Klebsiella pneumoniae
37. Seorang analis menerima sampel darah bekuan keruh dalam media gall, dilakukan
identifikasi bakteri ,dilakukan pengecatan Gram.
Pertanyaan : Apa kemungkinan bentuk bakteri yang ditemukan ?
A. Gram (-) Basil merah
B. Gram (+) Coccus ungu
C. Gram (-) cocobasil, merah
D. Gram (+) Basil, ungu
E. Gram (-) Coccus merah
38. Identifikasi spesimen faeces diperoleh hasil : cocobasil Gram (-), koloni sedang sampai
besar, berwarna ungu methalic di Eosin Methylen blue, TSIA K/K, g(+), H2S (-),
media SIM ( -,+,+)
Pertanyaan : Bakteri apakah yang ditemukan pada spesimen tersebut ?
A. Salmonella typhosa
9
B. Shigella dysentriae
C. Vibrio cholera
D. Escherichia coli
E. Pseudomonas aeruginosa
39. Spesimen sputum, dilakukan identifikasi bakteri dengan hasil : Basil Gram (-), kapsul
(+), Endo agar koloni besar-besar, mucoid, berwarna pink, TSIA K/K, g (-), H2S (-),
SIM ( -,-,- ), Simmons citrat (+). Gula-gula ( +/g, +, +, +, + ), urea + lambat, MR +/-,
VP +
Pertanyaan : Bakteri Apakah yang ditemukan dalam spesimen tersebut ?
A. Pseudomonas aeruginosa
B. Klebsiella pneumoniae
C. Escherichia coli
D. Salmonella paratyphi A
E. Shigella sonney
40. Uji resistensi bakteri terhadap antibiotik dengan cara dilusi, hasil yang diperoleh
menunjukan tabung ke 3 agak keruh tabung ke 4 sampai tabung ke 6 jernih, tabung
kontrol (+) keruh dan kontrol (-) keruh.
Pertanyaan : Apa yang harus dilakukan, agar diperoleh kesimpulan ?
A. Menentukan MIC dan MBC kemudian membuat kesimpulan
B. Menentukan MIC kemudian membuat kesimpulan
C. Menentukan MBC kemudian membuat kesimpulan
D. Tidak dapat menentukan nilai MIC dan MBC
E. Mengulang kembali pemeriksaannya
41. Uji resistensi cara difusi dengan menggunakan media Mueller Hinton agar, biakan
bakteri berumur 4 jam, standart kekeruhan Mac Farlan 1, disk antibiotik.
Pertanyaan : Hasil Apa kemungkinan akan terjadi jika biakan bakteri lebih jernih dari
standar Mac farlan ?
A. Diameter zona hambat lebih kecil dari yang sebenarnya
B. Diameter zona hambat lebih besar dari yang sebenarnya
C. Diameter zona hambat sesuai
D. Tidak diperoleh zona hambat
E. Diameter zona hambat overlapping
42. Seorang analis melakukan pengecatan Gram dari sampel sekret vagina. Diperoleh hasil
; ditemukan diplococcus berwarna merah Gram (-).
Pertanyaan : Apa yang harus dikatakan, jika pasiennya meminta penjelasan dari hasil
tersebut ?
A. Meminta pasien untuk membawa hasil dan kembali kedokter
B. Menjelaskan dengan benar
C. Memberitahu
D. Mendiamkan saja
E. Menyuruh orang lain untuk menyampaikan hasil
43. Seorang analis akan menyimpan media perbenihan berdasarkan abjad, agar pada saat
memerlukan mudah ditemukan.

10
Pertanyaan : Dimana tempat penyimpanan yang tepat agar media perbenihan tidak
cepat rusak ?
A. Lemari kayu
B. Dexicator
C. Kabinet diberi lampu 5 watt
D. Lemari diberi silika gel
E. Lemari besi

44. Seorang analis menerima sampel darah dari pasien demam typhoid, kemudian
dilakukan penanaman pada media pemupuk.
Pertanyaan : Apa media pemupuk yang tepat untuk sampel tersebut ?
A. Selenit broth
B. Media Gall
C. Media Salmonella Shigella
D. Nutrient broth
E. Alkali pepton water
45. Alat gelas Petridist, tabung reaksi, dan pipet ukur, Erlenmeyer, beaker glass, sebelum
digunakan harus di sterilisasi pada Oven .
Pertanyaan : Berapa lama dan suhu yang digunakan dengan benar ?
A. 1 jam 1700C
B. 1 jam 1600C
C. 1 jam 1500C
D. 2jam 1400C
E. 2 jam 1200C
46. Proses pembuatan media perbenihan untuk identifikasi bakteri, harus dilakukan
sterilisasi.
Pertanyaan : Bagaimana cara sterilisasi media Salmonella Shigella agar ?
A. Autoclave 1210C, 1,5 atm, 15 menit
B. Oven 1600C 1 jam
C. Dilarutkan dalam aquadest steril
D. Water bath 700C
E. Hot plate 1000C
47. Sebelum melakukan pengambilan spesimen urine, harus dijelaskan kepada pasien
urine pertama keluar dibuang, urine selanjutnya ditampung dalam wadah, ditutup rapat.
Pertanyaan : Kapan waktu yang paling tepat pengambilan sampel tersebut ?
A. Setiap saat
B. Bangun tidur pagi hari
C. Sore hari
D. Ketika pasien datang ke laboratorium
E. Saat akan tidur malam
48. Sampel Faeces dari kasus diare, ditampung dalam wadah tertutup rapat, diambil dengan
1-2 swab steril, kemudian dimasukkan kedalam transport media.
Pertanyaan : Berapa lama batas waktu dan suhu penyimpanan sampel tersebut ?
A. 3 hari suhu 00C
11
B. 5 hari suhu 260C
C. 7 hari suhu 370C
D. 10 hari suhu ruang
E. 15 hari suhu refrigrator
49. Untuk menunjang diangnosa penyakit TB paru, diperlukan sampel sputum dengan SPS
( pagi, sewaktu, pagi )
Pertanyaan : Bagaimana cara memperoleh sputum pagi dengan benar ?
A. Jam 06.00 ketika hendak mandi
B. Setelah minum
C. Saat bangun tidur pagi sebelum kumur-kumur
D. Setelah sikat gigi
E. Sebelum Sarapan

50. Reitz serum adalah sampel yang digunakan untuk menunjang diagnosa penyakit
lepra/kusta.Bercak tersangka pada kulit pada tubuh yang dapat diambil diantaranya
bagian punggung, cuping telinga.
Pertanyaan : Apa jenis pemeriksaan laboratorium untuk menunjang diagnosa penyakit
tersebut ?
A. Identifikasi Bakteri
B. Pengecatan Gram dan pemeriksaan mikroskopis
C. Pengecatan BTA metode Ziehl Nelsen
D. Perbenihan dengan media khusus
E. Inokulasi pada hewan percobaan Mencit
51. Spesimen darah dapat digunakan untuk menunjang diagnosa penyakit demam typhoid,
dengan darah vena cubiti sebanyak 2-3 ml kemudian dimasukkan kedalam media Gall.
Pertanyaan : Kapan waktu yang paling tepat spesimen tersebut diambil ?
A. Sebelum minum obat
B. Ketika suhu tubuh meningkat ( demam )
C. 1 minggu saat penderita panas badan.
D. 1 minggu dalam pengobatan
E. 1 hari setelah minum antibiotik
52. Perbenihan media tabung agar miring, cara melakukan inokulasi dengan cara gerakan
zigzag, dari dasar tabung kearah bagian atas tabung dengan bergerak mundur, agar
diperoleh hasil inokulasi yang benar dan pertumbuhan yang optimal.
Pertanyaan : Apa ciri-cirinya bakteri yg diinokulasi tumbuh subur pada media tersebut
?
A. Diatas permukaan media terlihat lebih buram
B. Terbentuk gelembung udara pada media
C. Media pecah
D. Media naik keatas permukaan tabung
E. Terjadi perubahan warna
53. Pasien menunjukkan permintaan dokter untuk dilakukan pemeriksaan sputum SPS
(Sewaktu, Pagi, Sewaktu). Petugas leb menyerahkan pot sampel yang steril pada pasien

12
tersebut.
Pertanyaan : Apa pewarnaan yang harus disiapkan?
A. Pewarnaan Gram dan Pewarnaan Ziehl Neelson
B. Pewarnaan Gram dan Pewarnaan Ziehl Neelson
C. Pewarnaan Ziehl Neelson dan Pewarnaan Spora
D. Pewarnaan Ziehl Neelson
E. Pewarnaan Gram
54. Pasien wanita umur 30 tahun, menunjukkan permintaan dokter untuk dilakukan
pemeriksaan sekret . vagina.
Pertanyaan : Apa pewarnaan yang harus disiapkan?
A. Pewarnaan Gram dan Pewarnaan Ziehl Neelson
B. Pewarnaan Gram dan Pewarnaan Ziehl Neelson
C. Pewarnaan Ziehl Neelson dan Pewarnaan Spora
D. Pewarnaan Ziehl Neelson
E. Pewarnaan Gram
55. Anak usia 8 tahun berenang di kali bersama teman-temannya, seminggu kemudian
telinganya sakit dan mengeluarkan pus yang bewarna hijau kebiruan, dokter memberi
antibioti untuk satu minggu, namun belum sembuh, untuk itu dokter meminta pada
laboratorium klinik melakukan kultur.(uji sensitifiti)
Pertanyaan : Media apa yang digunakan untuk kasus di atas ?
A. Tiosulfat Citrat Billsalt Sukrosa Agar
B. Eosin Methylen Blue Agar
C. Muller Hilton Agar
D. Mannitol Salt Agar
E. Mac Conkey Agar
56. Anak usia 8 tahun berenang di kali bersama teman-temannya, seminggu kemudian
telinganya sakit dan mengeluarkan pus yang bewarna hijau kebiruan, dokter memberi
antibioti untuk satu minggu, namun belum sembuh, untuk itu dokter meminta pada
laboratorium klinik melakukan pemeriksaan secara mikroskopis.
Pertanyaan : Apa yang harus ditulis pada belangko hasil ?
A. Bakteri berbentuk basil bersifat Gram Negatif
B. Bakteri bentuk basil bersifat BTA Positif
C. Bakteri bentuk kokus
D. Gram Positif
E. BTA Negatif
57. Anak usia 8 tahun berenang di kali bersama teman-temannya, seminggu kemudian
telinganya sakit dan mengeluarkan pus yang bewarna hijau kebiruan, dokter memberi
antibioti untuk satu minggu, namun belum sembuh, untuk itu dokter meminta pada
laboratorium klinik untuk melakukan identifikasi.
Pertanyaan : Pada media apa spesimen diisolasi ?
A. Endo Agar dan Eosin Methylen Blue Agar
B. Nutrien Agar dan Mac Conkey Agar
C. Tiosulfat Citrat Billsalt Sukrosa Aga
D. Bismar Sulfit Agar
13
E. Mannitol Salt Agar
58. Seorang pasien datang ke dokter dengan keluhan luka bakar yang tidak sembuh-
sembuh dan sudah bernanah . Dokter menyarankan untuk melakukan cultur pus kepada
ATLM terhadap pasien tersebut. Setelah dilakukan pembiakan dari spesimen pada
media Mac Conkey Agar (MCA) terlihat koloni transparant, cembung dan halus.
Dilanjutkan ke reaksi biokimia dengan hasil: Indol negatif, H2S negatip, motility
positip, tidak meragikan semua karbohydrat, Simon Citrat positip
Pertanyaan : Apa diagnosa cultur bakteri diatas?
A. Shigella Flexner
B. Salmonella typhi
C. Proteus vulgaris
D. Pseudomonas aeruginosa
E. Escherichia coli
59. Seorang Pria berumur 45 tahun datang kedokter dengan keluhan batuk lebih dari 2
minggu, demam, berat badan menurun, nafsu makan berkurang dan berkeringat pada
malam hari. Dengan keluhan tersebut dokter merekomendasikan pasien melakukan
pemeriksaan dahak kepada ATLM dilaboratorium.
Pertanyaan : Kapankah pasien tersebut mengambil dahaknya?
A. Pagi ketika datang kelaboratorium, siang, sore saat datang kelaboratorium
B. Ketika datang ke laboratorium, besok pagi, dan saat datang ke laboratorium
C. Pagi dirumah, besok pagi, dan saat datang ke laboratorium
D. Ketika datang ke laboratorium, besok pagi di laboratorium, dan saat akan pulang
E. Pagi datang ke laboratorium, malam, dan saat datang ke laboratorium
60. Seorang pasien laki-laki usia 40 tahun dengan keluhan batuk, demam, penurunan berat
badan, nyeri dada, berkeringat malam hari. ATLM melakukan pemeriksaan dahak
pasien dengan pewarnaan Zichl Neelsen/BTA sesuai permintaan dokter yang merawat.
Pertanyaan : Bagaimana morfologi BTA dari dahak pasien yang terlihat pada
mikroskop?
A. Batang berwarna ungu
B. Batang berwarna merah
C. Batang berwarna biru
D. Batang berwarna merah bata
E. Batang berwarna biru tua
61. Seorang ATLM yang bekerja di Puskesmas setiap hari melakukan pewarnaan gram
dari biakan bakteri staphylococcus. Ternyata bakteri tersebut tidak ditemukan, yang
terlihat hanya morfologi bakteri berbentuk batang gram positip warna ungu.
Pertanyaan : Mengapa tidak ditemukan morfologi staphylococcus pada sediaan
tersebut?
A. Biakan terlalu muda, bakterinya sangat sedikit
B. Biakan bakteri terlalu tua
C. Biakan mengalami kontaminasi
D. Biakan tidak sesuai suhu pertumbuhannya
E. Biakan mengalami perubahan bentuk

14
62. Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke laboratorium dengan keluhan sakit
ketika buang air kecil, volume urine sedikit, pinggang dan perut bagian bawah sakit.
Dokter merekomendasikan pasien kelaboratorium untuk melakukan cultur urine.
Hitung jumlah bakteri urine adalah >100.000 bakteri/ml urine. Selanjutnya ATLM
melakukan identifikasi bakteri penyebab infeksi saluran kemih pasien tersebut.
Pertanyaan : Bagaimana cara pengambilan sampel urine pasiean tersebut?
A. urine pertama keluar dibuang, urine tengah ditampung, urine terakhir dibuang
B. urine pertama keluar ditampung, urine tengah ditampung, urine terakhir dibuang
C. urine pertama dibuang, urine tengah ditampung, urine terakhir ditampung
D. urine pertama dan tengah ditampung, urine terakhir dibuang
E. urine dibuang, urine tengah dan terakhir ditampung
63. Seorang anak umur 10 tahun dibawa oleh ibu nya ke Rumah Sakit dengan gejala sakit
menelan, ada pseudomembrane pada tenggorokan, demam tinggi. Dokter melakukan
tindakan pengambilan selaput yang menutupi saluran nafas pasien. ATLM melakukan
pengambilan swab dari kerongkongan pasien untuk dilakukan pemeriksaan
laboratorium dengan pewarnaan Albert dan cultur serta uji patogenitas bakteri
penyebab.
Pertanyaan : Apa nama uji patogenitas tersebut?
A. Koagulasi
B. Optochin
C. Basitrasin
D. Eleck-ouchterlony
64. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan sampel makanan dengan tahapan identifikasi
dengan pembiakan pada media endo agar agar yang menunjukkan koloni merah jambu,
bulat cembung, berlendir, dilanjutkan reaksi IMVIC.
Pertanyaan : Bagaimana hasil reaksi IMVIC (Indol, Methyl Red, Voges proskauer,
Simon Citrat) ?
A. + + - +
B. + + - -
C. - - + +
D. - + - +
E. + - + -
65. Seorang laki-laki umur 64 tahun berobat ke rumah sakit dengan keluhan batuk lebih 2
minggu, sesak nafas. Dokter memerintahkan ATLM melakukan cultur dahak pasien.
Setelah dilakukan cultur pada media Endo Agar terlihat koloni berbentuk bulat,
cembung, besar, berwarna merah jambu. Hasil TSI A/A, H2S negatif, motility negatip,
fermentasi glukosa, laktosa menghasilkan gas.
Pertanyaan : Bakteri apakah yang ditemukan pada sampel pemeriksaan tersebut?
A. Salmonella typhi
B. Shigella dysentri
C. Klebsiella friedlander
D. Vibrio parahaemolyticus
E. Escherichia coli

15
66. Terjadi KLB diare 20-40 kali sehari, muntah di suatu kecamatan Propinsi Sumatera
Utara. Dalam 2 hari terakhir 4 orang penduduk meningal dunia dengan gejala yang
sama. Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara melakukan survei bersama ATLM.
Pertanyaan : Persiapan apakah yang dilakuka ATLM ke lokasi KLB tersebut?
A. Swab steril, media transport
B. Pot steril, media selektif
C. Spuit, kapas alkohol, tabung reaksi
D. Swab steril, pot steril, alkohol
E. Media selektif, media enrichment
67. Seorang ATLM melakukan kultur bakteri dari sampel swab tenggorokan dengan
prosedur membiakkan bakteri pada blood agar yang menunjukkan koloni kuning
keemasan, hemolisa. Morfologi bentuk coccus bergerombol gram positip. Pada
Mannitol Salt Agar (MSA) tumbuh, media kuning, koagulase positip pada plasma
citrat, katalase positip.
Pertanyaan : Dari prosedur pemeriksaan diatas, yang manakah tes menentukan
patogenitas ?
A. Katalase
B. Koagulase
C. Hemolisis
D. MSA
E. Pewarnaan gram
68. Seorang pasien laki laki dengan keluhan sulit buang air kecil datang membawa surat
pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine. Dilakukan penghitungan
jumlah bakteri dalam urine, kemudian dilalanjutkan identifikasi bakteri pada media
perbenihan, dengan hasil sebagai berikut pada media Endo Agar terlihat koloni
berwarna kilap logam, cembung. Dilanjutkan ke reaksi biokimia dengan hasil: Indol
positip, H2S negatip, motility positip, meragikan glukosa dan laktosa menghasilkan
gas. Voges proskauer dan simon citrat negatip.
Pertanyaan : Apa diagnosa dari hasil identifikasi bakteri dari sampel tersebut ?
A. Shigella Flexner
B. Salmonella typhi
C. Proteus vulgaris
D. Pseudomonas aeruginosa
E. Escherichia coli
69. Seorang wanita berumur 37 tahun datang kedokter dengan keluhan batuk lebih dari 4
minggu, berat badan menurun, nafsu makan berkurang dan berkeringat pada malam
hari. Dengan keluhan tersebut dokter merekomendasikan pasien melakukan
pemeriksaan dahak kepada ATLM dilaboratorium.
Pertanyaan : Apa jenis pewarnaan yang sesuai terhadap sampel tersebut ?
A. Burry Gins
B. Neisser
C. Gram
D. Albert
E. Zichl Neelsen
16
70. Seorang ATLM melakukan pembiakan bakteri dari bahan pus. Hasil pewarnaan gram
terdapat coccus bergerombol gram positip. Hasil pembiakan pada blood agar setelah 24
jam pada suhu 37 °C, dijumpai pertumbuhan bakteri membentuk koloni bulat,
hemolisa dan berwarna putih. Mannitol Salt Agar (MSA) positip.
Pertanyaan : Bagaimana cara memperoleh pigmen yang sesuai pada Blood Agar
tersebut ?
A. Inkubasi pada suhu kamar selama 1 x 24 jam
B. Inkubasi pada suhu kamar selama 2 x 24 jam
C. Inkubasi pada suhu 37 °C selama 18 jam
D. Inkubasi pada suhu 37 °C selama 1 x 24 jam
E. Inkubasi pada suhu 37 °C selama 2 x 24 jam
71. Seorang ATLM yang bekerja di Puskesmas setiap hari melakukan pewarnaan BTA
pada spesimen dahak pasien. Hasil pewarnaan BTA terlihat warna bakteri merah muda
yang tidak kontras dengan latar belakang
Pertanyaan : Mengapa warna bakteri tidak kontras dengan latar belakangbakteri ?
A. Proses pemanasan pada pewarnaan terlalu cepat
B. Proses decolorisasi tidak sempurna
C. Konsentrasi zat warna utama rendah
D. Zat warna penutup terlalu pekat
E. Pasien sudah mendapatkan pengobatan
72. Suatu hari ATLM melakukan penghitungan jumlah bakteri metode Pour Plate pada
media Plate count Agar dari pengenceran sampel mulai dari 1/10, 1/100, 1/1000.
Pengenceran 1/10 jumlah koloni bakteri 190, pengenceran 1/100 jumlah koloni 205
dan pengenceran 1/1000 jumlah koloni 63.
Pertanyaan: Mengapa penyebaran jumlah bakteri pada tiap pengenceran tidak sesuai?
A. Sampel tidak representatif
B. Pengenceran sampel tidak homogen
C. Petri dish yang digunakan steril
D. Larutan pengencer tidak steril
E. Media yang digunakan tidak steril
73. Suatu hari ATLM menerima surat pengantar dokter untuk melakukan pemeriksaan
BTA terhadap seorang pasien perempuan umur 34 tahun. ATLM memberikan Pot
penampung dahak kepada pasien. Setelah pasien menampung dahak, diserahkan
kepada ATLM, ternyata pot berisi air liur.
Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan ATLM tersebut?
A. Menerima sampel, membuat sediaan yang lebih tebal
B. Menerima sampel, membuat sediaan, fiksasi lebih lama
C. Menolak sampel dan menyuruh pasien mengulang pengambilan dahak
D. Menerima sampel dam menyuruh pasien mengambil dahak kembali
E. Menyuruh pasien konsumsi obat batuk
74. Seorang ATLM setelah melakukan pemeriksaan sampel air dengan metode Most
Porbable Number (MPN). Diperoleh hasil MPN total coliform = 3, dan MPN colifecal
= 2.
Pertanyaan: Apa yang dapat disimpulkan dari hasil pemeriksaan tersebut?
17
A. Air memenuhi syarat kwalitas
B. Air tercemar Escherichia coli
C. Air tercemar oleh feces
D. Air tercemar bakteri patogen
E. Air harus diolah
75. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan sampel air dengan metode Most Porbable
Number (MPN) standar portion 5: 1 : 1. Uji awal menunjukkan positip gas pada 5
tabung laktosa broth. Dilanjutkan uji penegasan dengan hasil MPN Total Coliform = 0,
MPN Total Coli fecal = 0
Pertanyaan: Apa yang dapat disimpulkan dari hasil pemeriksaan tersebut ?
A. Air terkontaminasi feces
B. Air tercemar Escherichia coli
C. Air memenuhi syarat bakteriologi
D. Air tidak memenuhi syarat bakteriologi
E. Air tercemar bakteri peragi laktosa dan pembentuk gas
76. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan sampel air dengan metode Most Porbable
Number (MPN). Ditemukan hasil MPN total coliform = 10, dan MPN colifecal = 8.
Dilanjutkan uji sempurna menggunakan media Endo agar dan IMVIC dengan hasil
Indol +, Methyl Red +, Voges Proskauer -, Simon Citrat -.
Pertanyaan: Apakah bakteri yang ditemukan pada uji sempurna tersebut?
A. Enterobacter aerogenes
B. Escherichia coli
C. Klebsiella friedlander
D. Citrobacter freuindii
E. Salmonella typhi
77. ATLM melakukan sterilisasi petri dish, pipet dan tabung reaksi pada suhu 160°C
selama 2 jam, yang akan digunakan untuk pembiakan bakteri. Ternyata hasil
pembiakan menunjukkan adanya permbuha koloni pada permukaan media yang tidak
dilewati goresan ose.
Pertanyaan: Apa yang dapat disimpulkan dari hasil pemeriksaan tersebut?
A. Petri dish tidak steril
B. Media tidak steril
C. Aquadest tidak steril
D. Bahan pemeriksaan steril
E. Ose steril
78. Seorang pasien datang membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan
pemeriksaan feces dengan keluhan demam, pusing, mual. Setelah dilakukan pembiakan
pada media Mac Conkey Agar (MCA) terlihat koloni transparant, cembung dan halus.
Dilanjutkan ke reaksi biokimia dengan hasil: Indol negatif, H2S positip, motility
positip, meragikan glukosa tanpa gas, tidak meragikan laktosa (K/A).
Pertanyaan: Apa diagnosa cultur bakteri diatas?
A. Shigella Flexner
B. Salmonella typhi
C. Proteus vulgaris
18
D. Pseudomonas aeruginosa
E. Escherichia coli

79. Seorang Pria berumur 45 tahun datang kedokter dengan keluhan batuk lebih dari 2
minggu, demam, berat badan menurun, nafsu makan berkurang dan berkeringat pada
malam hari. Dengan keluhan tersebut dokter merekomendasikan pasien melakukan
pemeriksaan dahak kepada ATLM dilaboratorium.
Pertanyaan: Pewarnaan apa yang dilakukan oleh ATLM untuk sampel dahak pasien
tersebut?
A. Konsentrasi zat warna utama terlalu rendah
B. Proses decolorisasi kurang sempurna
C. Konsentrasi zat warna utama terlalu pekat
D. Waktu pewarnaan terlalu lama
E. Sampel yang diambil terlalu sedikit
80. Seorang pasien penarik beca laki-laki usia 50 tahun dengan keluhan batuk, demam,
penurunan berat badan, nyeri dada, lesi tidak sembuh pada lengan. Dokter menyarankan
pemeriksaan laboratorium.
Pertanyaan : Specimen yang harus diambil untuk memastikan penyakit pasien
tersebut?
A. Darah
B. Urine
C. Sputum
D. Pus
E. Feces
81. Seorang ATLM yang bekerja di Puskesmas setiap hari melakukan pemeriksaan
pewarnaan BTA pada spesimen sputum pasien.
Pertanyaan: Reagensia apa yang harus disiapkan oleh ATLM tersebut?
A. Karbol fuchsin, Asam alkohol, Methylen blue
B. Kristal violet, lugol, safranin
C. Kristal violet, lugol, alkohol, fuchsin
D. Karbol fuchsin, alkohol, mmethylen blue
E. Karbol fuchsin, asam alkohol, safranin
82. Seorang pria umur 30 tahun bekerja di Pelabuhan datang ke laboratorium dengan
membawa surat pengantar dari dokter untuk dilakukan pemeriksaan gonorrhoeae
Pertanyaan : Sampel apakah yang harus diambil ATLM dari pasien tersebut?
A. Darah
B. Urine
C. Swab tenggorokan
D. Swab uretra
E. Feces
83. Seorang anak umur 4 tahun dibawa oleh ibu nya ke Rumah Sakit dengan gejala diare,
muntah dan rasa sakit pada perut setelah mengkonsumsi bubur ayam dari penjual
diwarung, terjadi dehidrasi. Dokter melakukan tindakan rehidrasi dengan pemberian
infus dan pemeriksaan laboratorium dengan mengirimkan feces. Setelah 6 hari
19
diketahui bahwa hasil diagnosa laboratorium penyebabnya adalah Escherichia coli
patogen.
Pertanyaan : Bila diwarnai dengan pewarnaan gram, berwarna apakah bakteri
tersebut?
A. Ungu
B. Biru
C. Merah
D. Biru
E. Transparant

84. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan sampel air minum dengan tahapan identifikasi
dengan pembiakan pada media endo agar agar yang menunjukkan koloni kilap logam,
bulat cembung, dilajutkan reaksi IMVIC.
Pertanyaan : Bagaimana hasil reaksi IMVIC (Indol, Methyl Red, Voges proskauer,
Simon Citrat) ?
A. + + - +
B. + + - -
C. - - + +
D. - + - +
E. + - + -
85. Seorang perempuan berumur 35 tahun datang berobat ke rumah sakit dengan keluhan
perut mules, BAB 4-8 kali sehari, feces bercampur darah dan nanah serta lendir. Dokter
memerintahkan ATLM melakukan pemeriksaan feces pasien. Setelah dilakukan cultur
pada media Salmonella-Shigella agar terlihat koloni berbentuk bulat, cembung, kecil
tidak berwarna. Hasil TSI K/A, H2S negatif, motility negatip, fermentasi glukosa,
laktosa tidak difermentasi
Pertanyaan: Bakteri apakah yang ditemukan pada sampel pemeriksaan tersebut?
A. Salmonella typhi
B. Shigella dysentri
C. Vibrio kolera
D. Vibrio parahaemolyticus
E. Escherichia coli
86. Terjadi KLB diare 20-40 kali sehari, muntah di suatu kecamatan Propinsi Sumatera
Utara. Dalam 2 hari terakhir 4 orang penduduk meningal dunia dengan gejala yang
sama. Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara melakukan survei bersama ATLM.
Pertanyaan: Persiapan apakah yang dilakuka ATLM ke lokasi KLB tersebut
A. Swab steril, media transport
B. Pot steril, media selektif
C. Spuit, kapas alkohol, tabung reaksi
D. Swab steril, pot steril, alkohol
E. Media selektif, media enrichment
87. Seorang ATLM melakukan kultur bakteri dari sampel swab tenggorokan dengan
prosedur membiakkan bakteri pada blood agar yang menunjukkan koloni kuning

20
keemasan, hemolisa. Morfologi bentuk coccus bergerombol. Pada Mannitol Salt Agar
(MSA) tumbuh, media kuning, koagulase positip pada plasma citrat.
Pertanyaan: Apakah diagnosa cultur tersebut?
A. Staphylococcus epidermidis
B. Staphylococcus aureus hemolisa
C. Staphylococcus aureus non hemolisa
D. Staphylococcus aureus patogen
E. Staphylococcus aureus non patogen
88. Suatu penelitian tentang pemeriksaan mikroskopis secara bakteriologi dilakukan
dengan mengambil suap tenggorok untuk dilihat dibawah mikroskop. Hal yang ingin
diketahui yaitu membedakan bakteri basil, coccus, ukuran bakteri serta membedakan
bakteri dengan benda-benda mati yang bukan bakteri.
Pertanyaan: Tehnik pewarnaan yang tepat digunakan adalah....
A. Flagella
B. Sederhana
C. Spora menurut Klein
D. Kapsul menurut Tyler
E. Granula Metakromatik
89. Sebuah laboratorium menerima sampel air minum isi ulang untuk diperiksa secara
mikrobiologis. Mikroorganisme yang menjadi tujuan pengamatan adalah Escherichia
coli dan Coliform.Untuk mengetahui adanya bakteri tersebut diperlukan media tertentu.
Pertanyaan: Apakah media yang digunakan?
A. Cair
B. Umum
C. Selektif
D. Diferensial
E. Diperkaya (Enrichment)
90. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dengan keluhan batuk berdahak kronis dirujuk oleh
dokter untuk diperiksa sputumnya. Untuk pemeriksaan, petugas laboratorium
melakukan pewarnaan terhadap sputum tersebut dengan metode Ziehl Nielsen.
Pertanyaan: Zat warna apakah yang digunakan untuk pemucatan sediaan yang
merupakan zat warna kedua pada metode Ziehl Nielsen?
A. Lugol
B. HCl-Alkohol
C. Fukhsin kuat
D. Asam oksalat
E. Methylen blue
91. Pemeriksaan bakteri anaerob dengan menggunakan sampel tinja kuda yang sudah
kering dan bercampur dengan tanah, untuk mencari spora dilakukan dengan teknik
pewarnaan menurut Klein.
Pertanyaan: Zat warna apakah yang tepat untuk tekhnik tersebut?
A. Giemsa
B. Methylen Blue

21
C. Karbol Fukhsin
D. Ammonium Oxalat
E. Ammonium Kristal Violet
92. Sebuah puskesmas mengirim sampel nanah ke laboratorium rumah sakit untuk
mengetahui penyebab bisul yang diderita oleh seorang laki-laki berumur 45 tahun
selama lebih dari satu bulan. Sampel tersebut akan ditanam ke media BHIBB. Dalam
proses pembuatannya media tersebut harus disterilkan menggunakan sterilisasi basah
yaitu aliran uap air panas bertekanan (autoklaf).
Pertanyaan: Berapakah suhu yang paling tepat untuk sterilisasi media tersebut?
A. 111°C
B. 121°C
C. 131°C
D. 141°C
E. 151°C
93. Seorang anak berusia 10 tahun mengalami diare dengan ciri-ciri tinja encer dan
berwarna seperti air cucian beras. Dokter mendiagnosa anak tersebut terinfeksi bakteri
vibrio kolera dan harus dilakukan kultur tinja di laboratorium. Untuk diagnose tersebut
maka dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan berbagai media, salah satunya
adalah Thiosulfate Bile Sucrose Agar (TCBS). Peralatan laboratorium yang diperlukan
untuk pembuatan media tersebut harus disterilkan menggunakan oven.
Pertanyaan: Berapakah suhu yang dibutuhkan untuk sterilisasi tersebut?
A. 160°-180° C
B. 150°-170° C
C. 120°-140° C
D. 110°-130° C
E. 80°-100° C
94. Pada pemeriksaan mikroskopis untuk melihat morfologi bakteri dengan menggunakan
perbesaran 1000 kali. Mikroskop yang digunakan yaitu mikroskop yang lapangan
pandang disekitar mikroorganisme kelihatan terang, sedangkan mikroorganismenya
sendiri kelihatan lebih gelap karena menyerap cahaya lebih banyak.
Pertanyaan: Apakah jenis mikroskop yang digunakan tersebut?
A. Mikroskop pendar ( Flourescence Microscope)
B. Mikroskop medan gelap (Dark Field Microscope)
C. Mikroskop medan terang (Brightfield Microscope)
D. Mikroskop kontras fase (Phase Contrast Microscope)
E. Mikroskop stereo (Stereo Microscope/Disecting Microscope)
95. Pada pemeriksaan bakteriologi untuk mengetahui waktu generasi pertumbuhan bakteri
maka dapat dilakukan dengan cara mengkultur bakteri tersebut pada media isolasi
seperti mediaEndo Agar,kemudiandiinkubasi pada suhu 370C.
Pertanyaan: Berapakah jumlah generasi bakteri setelah diinkubasi selama 15 menit?
A. 296
B. 276
C. 266

22
D. 256
E. 246
96. Dalam suatu penelitian, dilakukan kulturSalmonella spyang diambil dari stem
kumankedalam media Salmonella Shigella Agar. Penanaman dilakukan dengan metode
gores secara zig-zag. Salmonella sp tumbuh pada pembenihan sesuai dengan waktu-
waktu tertentu ditinjau dari jumlah sel bakteri yang hidup sehingga membentuk kurva
pertumbuhan bakteri.

Kurva pertumbuhan bakteri

Pertayaan: Fase apakah yang ditunjukkan oleh huruf A?


A. Konstan
B. Penyesuaian
C. Pembiakan cepat
D. Permulaan pembiakan
E. Pembiakan diperlambat
97. Sampel sputum dari seorang perempuan berusia 60 tahun dengan keluhan batuk,
berkeringat di malam hari, dan penurunan berat badan. Sampel tersebut dibuat preparat
dan diperiksa dengan pewarnaan metode Zielh Neelsen untuk mencari Bakteri Tahan
Asam (BTA).
Pertanyaan: Zat warna apakah yang diteteskan diatas preparat kemudian dipanaskan
dengan api kecil hingga keluar uap dan dibiarkan selama 5 menit?
A. Lugol
B. Asam sulfat
C. Fukhsin kuat
D. Asam oksalat
E. Methylen blue
98. Seorang wanita berusia 35 tahun dengan keluhan demam kontinyu yang sudah
berlangsung selama lebih dari dua minggu.Dokter menyarankan untuk melakukan
pemeriksaan kultur darah, untuk mencari adanya bakteri thypus penyebab demam.
Pertanyaan: Media selektif apakah yang digunakan untuk mendiagnosa bakteri
tersebut?
A. TCBS
B. Endo Agar
C. Blood Agar
D. Mac Conkay Agar

23
E. Salmonella Shigella Agar
99. Seorang laki-laki berusia 40 tahun dengan keluhan demam tinggi yang telah
berlangsung selama 2 minggu, dan mengalami perih pada bagian perut. Dokter
menganjurkan untuk melakukan kultur darah, selanjutnya petugas laboratorium
melakukan pengambilan sampel.
Pertanyaan : Berapa banyakkah sampel yang harus diambil ?
A. 0,5 ML
B. 1 ML
C. 2 ML
D. 3 ML
E. 5 ML
100. Pemeriksaan darahseorang wanita berusia 50 tahun yang mengalami kejang
selama 3 hari setelah mengkonsumsi tempe bongkrek. Hasil pemeriksaan
menunjukkanciri-ciri koloni, sifat pertumbuhan, dan sifat fisiologis berupa bakteri
anaerob
Pertanyaan : bakteri apakah yang paling mungkin dari hasil diagnosa tersebut ?
A. Clostridium botulinum
B. Clostridium tetani
C. Clostridium ferferingens
D. Bacillus anstrak
E. Bacillus subtilis

101. Dalam suatu penelitian tentang uji kepekaan bakteri terhadap suatu
antibiotikdilakukan dengan metode difusi. Metode ini menggunakan antibiotik
berbentuk cakram dan membandingkan kekeruhan sampel dengan larutan Barium sulfat
standar.
Pertanyaan : Bagaimana perlakuan sampel bakteri untuk pemeriksaan tersebut?
A. Dibuat suspensi
B. Dilakukan pemekatan
C. Diencerkan dengan aquades
D. Dicampur dengan media
E. Dilarutkan dengan NaCl

102. Seorang laki-laki berumur 65 tahun didiagnosa oleh dokter menderita infeksi
saluran kemih. Untuk mengetahui adanya bakteri penyebab infeksi tersebut, harus
dilakukan pemeriksaan Total Plate Count (TPC) dilanjutkan dengan identifikasi bakteri
patogen
Pertanyaan: Berapakah jumlah bakteri dalam urine (koloni/ml sampel) yang
menunjukkan adanya infeksi saluran kemih?
A. 100
B. 1000
C. 10.000
D. 100.000
E. 1.000.000
24
103. Seorang pengusaha air minum kemasan ingin memeriksa produknya di
laboratorium apakah memenuhi standar kesehatan atau tidak, karena alat yang
digunakan untuk mensterilkan air sudah melebihi batas waktu yang diperbolehkan.
Pertanyaan: Pemeriksaan apa yang harus dilakukan untuk kasus di atas ?
A. Kultur
B. Mikroskopis
C. Total Plate Count
D. Isolasi dan Identifikasi
E. MPN E.coli dan Coliform
104. Di sebuah desa terjadi kasus keracunan yang menimpa 300 penduduk setelah
menghadiri pesta perkawinan. Polisi ingin mengetahui penyebab keracunan tersebut.
Petugas laboratorium mengambil sampel makanan kemudian melakukan pemeriksaan
menggunakan metode fermentasi tabung ganda seri 15 tabung.
Pertanyaan: Berapa mililiterkah sampel yang digunakan untuk pemeriksaan di atas ?
A. 30,3
B. 33,3
C. 50, 5
D. 51,1
E. 55,5
105. Suatu survey tentang kondisi sungai di sebuah kota menggunakan metode kultur
untuk mengetahui adanya bakteri coli fecaldengan menggunakan media Endo Agar.
Hasil pertumbuhan koloni pada media tersebut menunjukkan adanya bakteri peragi
laktosa.
Pertanyaan: Apakah warna koloni dari bakteri tersebut ?
A. Merah
B. Opaque
C. Merah Jambu
D. Kuning kehijauan
E. Merah jambu metalik
106. Seorang mahasiswa ingin melakukan penelitian mengenai kualitas udara di
ruang rawat inap suatu rumah sakit. Pemeriksaan dilakukan dengan metode TPC
dengan mengambil sampel pada ruangan dengan cara membuka petri dish yang telah
berisi Nutrient Agar.
Pertanyaan: Berapa menitkah media tersebut dibuka untuk memperoleh sampel ?
A. 10
B. 30
C. 45
D. 60
E. 120

107. Sebuah instansi kesehatan melakukan evaluasi terhadap sebuah rumah sakit,
salah satunya adalah menguji standar kebersihan alat makan pasien. Untuk itu
dilakukan pemeriksaan TPC dengan pengambilan sampel swab menggunakan kapas
lidi yang telah dilarutkan dengan larutan pengencer.
25
Pertanyaan: Apakah larutan yang digunakan untuk pengambilan sampel tersebut?
A. Aquades
B. NaCl
C. Buffer
D. BSS
E. Perhidrol
108. Pemeriksaan sampel secret uretra dari seorang laki-laki berumur51 tahun
dengan keluhan keluar cairan berwarna putih seperti nanah. Hasil pemeriksaan
mikroskopis ditemukan bakteri berbentuk coccus seperti biji kopi, bersifat Gram
negatif. Untuk memastikan bahwa pasien menderita GO harus ditanam pada media
Isolasi BA.
Pertanyaan: Berapakah tekanan CO2 yang untuk pertumbuhannya?
A. 3- 10%
B. 10-15%
C. 15-20%
D. 20-25%
E. 25-30%
109. Seorang laki-laki berumur 38 tahun dengan keluhan luka pada kaki, bernanah,
warna kehijauan dan bau sangat menyengat. Hasil pemeriksaan laboratorium pada
sampel push, setelah dicultur pada media BA diperoleh ciri-ciri koloni: Bentuk
bulat,ukuran besar,warna biru hijau,permukaan datar,pinggir rata.
Pertanyaan: Apakah nama bakteri dengan ciri-ciri tersebut diatas ?
A. Staphylococcus aureus
B. Streptococcus pyogenes
C. Pseudomonas aeruginosa
D. Clostridium perferingen
E. Staphylococcus epidermidis
110. Sebanyak 20 orang siswa SD mengalami sakit perut dan diare setelah
mengkonsumsi roti selai yang dibeli dikantin sekolah. Sampel muntahan dan tinja
dibawa kelaboratorium untuk diperiksa, dan dilakukan tes pigmen dengan hasil warna
kuning emas.
Pertanyaan: Media apakah yang dipakai untuk melihat pigmen tersebut?
A. Endo Agar
B. Blood Agar
C. Nutrien Agar
D. Chocolate Agar
E. Mac Conkey Agar
111. Seorang wanita berumur 42 tahun dengan keluhan muntah dan mencret lebih
dari 6 kali, warna tinja seperti air cucian beras (rice water stool). Dokter meminta
pemeriksaan tinja. Pemeriksaan dilakukan dengan mengkultur di media TCBS dan
terbentuk koloni bentuk bulat,berukuransedang, permukaan cembung, dan pinggir rata.
Pertanyaan: Apakah warna koloni pada media tersebut?
A. kuning
B. hijau
26
C. merah
D. putih
E. hitam
112. Seorang wanita berumur 55 tahun dengan keluhan batuk berdahak sudah lebih
1 minggu, dan nafsu makan berkurang.Dokter menyarankan agar diperiksa sputum
untuk memastikan penyebab penyakitnya.
Pertanyaan: Kapankah waktu pengambilan sputum yang paling tepat?
A. Siang hari
B. Tengah malam
C. Sore hari
D. Pagi hari
E. Senja hari
113. Seorang laki-laki berumur 56 tahun dengan keluhan demam, kejang-
kejang/kaku, dan kesadaran menurun. Dokter meminta pemeriksaan laboratorium
terhadap sampel LCS. Hasil kultur pada media diperoleh koloni dengan ciri-ciri
berwarna putih kecil, permukaan convex ringan, smooth(licin),pigmen negatif, non
hemolytic.
Pertanyaan: Media isolasi apakah yang paling tepat untuk mengetahui jenis bakteri
tersebut?
A. Mac Conkey Agar
B. Blood Agar
C. Endo Agar
D. Nutrien Agar
E. Tyayer Martin Agar
114. Dokter meminta pemeriksaan laboratorium terhadap seorang perempuan
berumur 43 tahun dengan gejala batuk,demam, pilek, Petugas laboratorium mengambil
sampel berupa swab tenggorok dan dilakukan inokulasi ke media Blood Agar. Hasil
kulturnya menunjukkan sifat koloni ukuran kecil,permukaan cembung, warna opaque,
hemolisa alfa. Reaksi biokimia meragikan Inulin,tidak membentuk gas, tidak
membentuk indol, tidak mereduksi nitrat.
Pertanyaan: Species apakah yang ditemukan dari kultur tersebut?
A. Streptococcus faecalis
B. Streptococcus viridans
C. Streptococcus agalactic
D. Streptococcus pyogenes
E. Streptococcus pneumoniae
115. Dalam diagnosa laboratorium, untuk membedakan species bakteri diantaranya
ada lakukan tes oksidase,yaitu memberikan Reagen PADAM H 1 % dan koloni
bakteri,lalu dicampur,apabila positif maka akan terjadi perubahan warna
Pertanyaan: Bagaimanakah warna pada kertas saring ?
A. Coklat
B. Biru
C. Oranye
D. Merah
27
E. Ungu
116. Dalam melakukan pekerjaan di laboratorium petugas harus selalu menjaga agar
bakteri yang diperiksa tidak tertular kepada petugas dengan cara mensterilkan tangan
setelah bekerja, diantaranya dengan memakai zat kimia Alkohol
Pertanyaan: Bagaimana kah konsentrasi yang paling yang paling tepat ?
A. 50-70 %
B. 10-20%
C. 75-95%
D. 5-10%
E. 20-30%
117. Sebuah Dinas Kesehatan mencurigai telah terjadi kejadian luar biasa infeksi
difteri. Diperlukan pemeriksaan untuk mengkonfirmasi kecurigaan tersebut. Dilakukan
pengambilan sampel usap Nosofaring pada anak 6-8 tahun yang berasal dari wilayah
terduga.
Pertanyaan: Apakah Pewarnaan yang paling tepat untuk mengidentifikasi kasus
tersebut ?
A. Grey
B. Gram
C. Klein
D. Neisser
E. Zeahl Nealsen
118. Sebuah Dinas Kesehatan mencurigai telah terjadi kejadian luar biasa infeksi
difteri. Diperlukan pemeriksaan untuk mengkonfirmasi kecurigaan tersebut. Dilakukan
pengambilan sampel pada anak 6-8 tahun yang berasal dari wilayah terduga.
Pertanyaan: Apakah sampel yang tepat untuk pemeriksaan diatas?
a. Swab Luka
b. Darah Vena
c. Sputum Pagi
d. Urin meadstream
e. Usap Nosopharing
119. Sebuah Dinas Kesehatan mencurigai telah terjadi kejadian luar biasa infeksi
difteri. Diperlukan pemeriksaan untuk mengkonfirmasi kecurigaan tersebut. Dilakukan
pengambilan sampel pada anak 6-8 tahun yang berasal dari wilayah terduga.
Pertanyaan: Bagaimanakah cara pengiriman sampel dari lapangan ke laboratorium?
A. Dimasukkan ke dalam tabung reaksi steril tertutup
B. Diambil dan dimasukkan ke dalam media transport Amies
C. Dikultur pada media MC agar dan dikirimkan ke laboratorium
D. Dikultur pada media agar darah dan dikirimkan ke laboratorium
E. Diambil dan dimasukkan kedalam tabung reaksi steril berisi media HIB
120. Sebuah Dinas Kesehatan mencurigai telah terjadi kejadian luar biasa infeksi
difteri. Diperlukan pemeriksaan untuk mengkonfirmasi kecurigaan tersebut. Dilakukan
pengambilan sampel pada anak 6-8 tahun yang berasal dari wilayah terduga.
Pertanyaan: Apa medium kultur agar yang paling cocok untuk kasus tersebut?
A. Coklat
28
B. Nutrient
C. Tellurite
D. Mac Concey
E. Darah Domba
121. Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dengan gejala demam tinggi dan sakit pada
tenggorokan dibawa melakukan pemeriksaan ke laboratorium. Bahan pemeriksaan
yang diterima adalah hapus tenggorok. Pasien sudah mendapatkan terapi dengan
beberapa antibiotika tetapi belum sembuh, maka harus dilakukan tes yang bertujuan
untuk mencari obat/antibiotika yang cocok .
Pertanyaan: Apakah Tes yang harus dilakukan pada kasus diatas ?
A. Katalase
B. Oksidase
C. Hemolisis
D. Sensitivity
E. Koagulase
122. Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dengan gejala demam tinggi dan sakit pada
tenggorokan sudah mendapatkan terapi dengan beberapa antibiotika tetapi belum
sembuh. Selanjutnya dilakukan uji yang bertujuan untuk mencari obat/antibiotika yang
cocok .
Pertanyaan: Apakah medium agar yang digunakan untuk melakukan uji tersebut ?
A. Darah
B. Tellurite
C. Mac Concey
D. Muller Hinton
E. Thayer Martin
123. Seorang pasien datang ke RS dengan keluhan nyeri pada saat berkemih dan
demam. Oleh klinisi pasien tersebut dirujuk ke laboratorium dengan diagnose infeksi
saluran kemih.
Pertanyaan: Apakah Sampel yang tepat diambil untuk pemeriksaan tersebut?
A. Swab Luka
B. Swab uretra
C. Darah Vena
D. Urin meadstream
E. Urin yang dikeluarkan sewaktu bangun pagi
124. Seorang wanita 18 tahun yang melakukan hubungan seksual tidak aman dengan
pasangan barunya 2 minggu yang lalu, mengalami demam dan nyeri abdomen, disuria,
serta keluar getah dari vagina. Pada pemeriksaan pelvis di IGD terdapat nyeri tekan jika
uterus diraba. Sebuah Massa diameter 2-3 dapat dirasakan pada bagian kiri,
menunjukkan adanya abses tubo-varian.
Pertanyaan: Apakah kelompok bakteri penyebab kasus diatas?
A. Bacil Gram –
B. Coccus Gram +
C. Coccus Gram -
D. Diplobacil Gram +
29
E. Diplococcus Gram –
125. Seorang wanita 18 tahun yang melakukan hubungan seksual tidak aman dengan
pasangan barunya 2 minggu yang lalu, mengalami demam dan nyeri abdomen, disuria,
serta keluar getah dari vagina. Pada pemeriksaan pelvis di IGD terdapat nyeri tekan jika
uterus diraba. Sebuah Massa diameter 2-3 dapat dirasakan pada bagian kiri,
menunjukkan adanya abses tubo-varian.
Pertanyaan: Apakah medium agar yang digunakan untuk pemeriksaan kasus tersebut?
A. Blood
B. Telurite
C. Nutrient
D. Mac Concey
E. Thayer Martin

126. Seorang wanita 18 tahun yang melakukan hubungan seksual tidak aman dengan
pasangan barunya 2 minggu yang lalu, mengalami demam dan nyeri abdomen, disuria,
serta keluar getah dari vagina. Pada pemeriksaan pelvis di IGD terdapat nyeri tekan jika
uterus diraba. Sebuah Massa diameter 2-3 dapat dirasakan pada bagian kiri,
menunjukkan adanya abses tubo-varian.
Pertanyaan: Apakah Mikroorganisme yang paling mungkin menyebabkan penyakit
ini ?
A. Streptococcus viridians
B. Treponema pallidum
C. Streptococcus agalactiae
D. Neisseria gonorhoeae
E. Neisseria meningitidis
127. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun mengalami demam ringan dan nyeri
dilengan atasnya. Pemeriksaan dengan sinar X memperlihatkan lesi litik dibagian atas
humerus. Pasien menjalani pembedahan dan dilakukan tindakan debrideman pada lesi
(tulang yang mati dan pus dikeluarkan). Biakan lesi memperlihatkan kokus gram
positif. Suatu uji menunjukkan bahwa organisme tersebut adalah Staphylococcus bukan
Streptococcus.
Pertanyaan: Apakah uji yang dilakukan untuk membuktikan kasus tersebut?
a. Sensitif terhadap nafsilin
b. Beta laktamase Positif
c. Penghasil Protein A
d. Berkapsul
e. Katalase Positif
128. Hasil pemeriksaan darah rutin seorang laki-laki usia 54 tahun yang menderita
batuk lebih dari 6 bulan. Didapatkan hasil Hb 11 gr/dl, disertai leukosit meningkat, dan
difcount limfosit lebih besar. Dan pemeriksaan sputum bta (-),(-), (+).
Pertanyaan: Apa sample yang tepat di gunakan untuk pemeriksaan penyakit tersebut
?
A. Pus
B. Serum
30
C. Plasma
D. Whoole Blood
E. Sputum dan whoole blood
129. Pada proses pemeriksaan kultur urin pada media MacConkey agar, didapatkan
koloni dengan ciri berbentuk bulat, elevasi cembung, tepian rata, dan berwarna hijau.
Pertanyaan: Apakah jenis bakteri dugaan yang paling tepat berdasarkan hasil
pemeriksaan tersebut?
A. Pseudomonas aeruginosa
B. Serratia marcescens
C. Proteus vulgaris
D. Acinetobacter sp
E. Salmonella sp
130. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan kultur urin atas
permintaan dokter. Urin ditanam di media agar dengan menggunakan loop/ose kalibrasi
0,01 ml. Setelah diinkubasi selama 24 jam 370C, terdapat 25 koloni bakteri yang
tumbuh pada media tersebut.
Pertanyaan: Berapa jumlah koloni bakteri per ml dari sampel tersebut ?
A. 25
B. 250
C. 2500
D. 25000
E. 250000
131. Seorang teknisi laboratorium medik menerima formulir pemeriksaan
laboratorium dengan keterangan pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA) dan kultur
sputum untuk Mycobacterium tuberculosis.
Pertanyaan: Apakah nama media yang paling tepat digunakan untuk identifikasi
bakteri tersebut ?
A. Mueller Hinton Agar
B. Loweinsten Jensen
C. MacConkey Agar
D. Blood Agar Plate
E. Nutrient Agar
132. Seorang analis menerima permintaan pemeriksaan kultur bakteri dari sampel
rektal swab bayi usia 4 bulan dengan gejala diare. Dari pemeriksaan laboratorium
didapat hasil sebagai berikut:
Pewarnaan Gram Sel bentuk batang, berwarna merah

Kultur pada MacConkey Koloni bulat, elevasi cembung, tepian rata, berwarna merah
Agar muda
Indol Methyl Red Voges Citrate TSIA
Proskaueur
Positif Positif negatif negatif K/K, +g

31
Pertanyaan: Apakah jenis bakteri dugaan yang paling tepat berdasarkan hasil
pemeriksaan tersebut?
A. Escherichia coli
B. Klebsiella oxytoca
C. Citrobacter freundii
D. Yersinia enterocolitica
E. Enterobacter aerogenes
133. Seorang teknisi laboratorium medik sedang melakukan pemeriksaan MPN
coliform pada sampel air sumur di laboratorium mikrobiologi. Pada tahap presumtive
analis tersebut memipet 10 cc sampel air dan dimasukkan kedalam suatu media
perbenihan secara aseptis.
Pertanyaan: Apakah jenis medium yang paling tepat pada tahap pemeriksaan tersebut?
A. Lactose Broth
B. Selenite Broth
C. Alkali Pepton Water
D. Heart Infussion Broth
E. Brillian Green Lactose Broth
134. Seorang teknisi laboratorium medik menerima formulir pemeriksaan
laboratorium dengan keterangan pemeriksaan mikroskopik sekret vagina dari seorang
wanita usia 35 tahun.
Pertanyaan: Apakah metode pewarnaan yang paling tepat pada kasus tersebut?
A. Gram
B. Neisser
C. Loffler
D. Burry Gins
E. Ziehl Nelsen
135. Pada proses pemeriksaan mikrobiologi sampel darah seorang wanita
usia 20 tahun yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan demam tifoid,
diperoleh hasil uji biokimia sebagai berikut:
glukosa laktosa sukrosa Manitol maltosa
positif negatif negatif Positif positif

Voges
Indol Methyl Red Citrate TSIA Motilitas
Proskaueur
M/K, +g, +
Negative positif negatif positif positif
H2S

Pertanyaan: Apakah jenis bakteri yang paling tepat berdasarkan hasil pemeriksaan
tersebut?
A. Salmonella typhi
B. Salmonella paratyphi A
C. Salmonella paratyphi B
D. Salmonella paratyphi C

32
E. Salmonella paratyphi D
136. Pada proses uji biokimia biakan bakteri yang berasal dari kultur media Mac
Conkey Agar, koloni bakteri diinokulasikan pada media MR-VP lalu diinkubasi pada
suhu 37oC selama 24 jam, lalu dilakukan uji Voges Proskaueur.
Pertanyaan: Apakah jenis reagensia yang ditambahkan pada uji tersebut?
A. HCl 3 N
B. Methyl Red
C. Reagen Erlich
D. Reagen Kovacs
E. α-naftol dan KOH 5%
137. Pada proses pembuatan sediaan sputum untuk pemeriksaan BTA, diperoleh
sediaan berukuran 2x3 dengan ketebalan sedang dan ditemukan bercak-bercak merah
pada setiap lapang pandang.
Pertanyaan: Bagaimanakah penilaian terhadap kualitas pewarnaan tersebut?
A. Tidak rata
B. Tidak bersih
C. Warna tidak jelas
D. Sediaan terlalu tipis
E. Sputum tidak purulen
138. Seorang teknisi laboratorium medik menerima sampel sputum yang akan
digunakan untuk pemeriksaan BTA dari seorang wanita berusia 35 tahun dengan
dugaan penyakit tuberkulosis. Setelah diamati, sputum yang diterima adalah sputum
yang tidak purulent dan berupa air liur
Pertanyaan: Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh seorang teknisi laboratorium
medik?
A. Mendiskusikan kepada penanggung jawab lab
B. Diperiksa dan diberikan keterangan
C. Tetap melakukan pemeriksaan BTA
D. Menginfokan pasien untuk membawa sputum esok hari
E. Meminta pasien mengeluarkan lagi sputum pada saat itu

139. Pada proses pengematan sediaan pewarnaan spora dengan metode Klein yang telah
dilakukan sesuai dengan tahapan prosedur, diperoleh hasil: sel bakteri berwarna biru, spora
terlihat telah lepas dan berwarna merah.
Pertanyaan: Apakah faktor yang memengaruhi hasil pengamatan tersebut?
A. Jumlah bakteri yang tidak mencukupi
B. Zat warna mengalami kerusakan
C. Waktu pewarnaan kurang tepat
D. Fiksasi tidak sempurna
E. Umur biakan terlalu tua
140. Pada proses kultur suatu bakteri menggunakan media MacConkey Agar diketahui
bahwa pada media terdapat bakteri kontaminan sebelum digunakan, sehingga perlu pembuatan
ulang media.
Pertanyaan: Apakah tindakan yang perlu dilakukan oleh seorang teknisi laboratorium medik
agar permasalahan tersebut tidak terulang kembali?

33
A. Menginkubasi media yang belum digunakan selama 24 jam
B. Menyimpan media yang akan digunakan didalam kulkas
C. Mensteril media dgn autolave selama 5 jam
D. langsung menggunakannya setelah disteril
E. Menyimpan media di suhu kamar
141. Pada proses pengamatan mikroskopik sediaan Staphylococcus aureus yang diberi
pewarnaan Gram diperoleh hasil: bakteri berbentuk bulat bergerombol seperti anggur dan
berwarna merah.
Pertanyaan: Apakah faktor yang memengaruhi hasil tersebut?
A. Fiksasi tidak sempurna
B. Zat warna yang kadaluarsa
C. Pencucian yang tidak bersih
D. Pemberian alkohol yang berlebih
E. Pengeringan preparat dengan tissue

142. Pada proses kultur bakteri dari spesimen urin seorang wanita usia 68 tahun dengan
keterangan infeksi saluran kemih, diperoleh hasil penanaman pada media MacConkey Agar:
koloni berwarna merah muda, dengan konsistensi kering. Proses dilanjutkan pada uji biokimia
dengan hasil: meragi glukosa, laktosa, manitol, maltosa dan sukrosa +/gas +, H2S -, Citrat -,
Gerak +, MR + dan VP -.
Pertanyaan: Apakah spesies bakteri yang sesuai dengan hasil tersebut?
A. Pseudomonas aeruginosa
B. Klebsiella pneumoniae
C. Salmonella typhi
D. Escherichia coli
E. Proteus vulgaris
143. Proses kultur bakteri pada spesimen yang berasal dari balita usia 2 tahun
dengan keterangan demam, diperoleh hasil sebagai berikut: bakteri Gram positif,
kokus, terlihat adanya zona hemolisis. Berdasarkan hasil tersebut, diduga jenis bakteri
adalah Staphylococcus atau Streptococcus. Untuk memastikan jenis bakteri, perlu
dilakukan uji yang lebih spesifik.
Pertanyaan: Apakah nama uji tersebut ?
A. Motilitas
B. Katalase
C. Koagulase
D. Fermentasi
E. Sensitivitas
144. Pada proses penentuan jumlah bakteri dalam suatu sampel air kemasan, sampel
yang didapat terlebih dahulu akan diencerkan menggunakan pelarut.
Pertanyaan : Apakah jenis pelarut yang digunakan pada tahap tersebut?
A. NaCl 9 %
B. NaCl 0.9%
C. Bufer sulfat
D. Pepton 10%
E. Larutan HCl 0,9%

34
145. Kultur bakteri untuk identifikasi bakteri Vibrio cholera dilakukan pada sampel
feses yang berasal dari pasien dengan diagnosis diare. Untuk mendapatkan hasil
pemeriksaan yang optimal, maka sampel feses ditanam dalam media penyubur terlebih
dahulu.
Pertanyaan : Apakah jenis media yang digunakan pada kasus tersebut?
A. TSB
B. TCBS
C. Nutrien agar
D. Nutrien broth
E. Alkali pepton water
146. Seorang teknisi laboratorim medik melakukan pengambilan sampel apusan nanah
pada luka seorang pasien. Setelah dilakukan pemeriksaan langsung dengan pewarnaan
Gram dan diamati dibawah mikroskop, terlihat adanya bakteri berbentuk bulat, tidak
membentuk spora, tidak mempunyai flagel, bergerombol seperti buah anggur. Hasil tes
koagulase positif.
A. Diplococcus pneumonia
B. Streptococcus pyogens
C. Staphylococcus sp
D. Streptococcus agalactiae
E. Clostridium botulinum
147. Seorang teknisi laboratorium medik mendapat formulir permintaan kultur sampel
urin seorang laki laki usia 63 tahun dengan keterangan Infeksi Saluran Kemih (ISK).
Pertanyaan : Media yang tepat digunakan untuk pemeriksaan tersebut adalah ?
A. Agar Darah
B. GC Lect
C. Agar Cokelat
D. Thayer Martin
E. Mac Conkey Agar
148. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan mikroskopik pada
sampel sputum yang berasal dari seorang laki-laki usia 41 tahun dengan keterangan
tuberkulosis. Hasil pengamatan di bawah mikroskop terlihat sel bakteri dengan ciri:
berbentuk batang lurus atau bengkok, tersusun tunggal, tidak berspora, dan berwarna
merah.
Pertanyaan : Apakah jenis bakteri yang ditemukan pada bahan pemeriksaan tersebut ?
A. Bacillus subtilis
B. Klebsiella pnemoniae
C. Haemophilus influenza
D. Mycobacterium tuberculosis
E. Corynebacterium diphtheriae

149. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan mikroskopik pada


sampel sputum yang berasal dari seorang laki-laki usia 41 tahun dengan keterangan

35
tuberkulosis. Hasil pengamatan di bawah mikroskop terlihat sel bakteri dengan ciri:
berbentuk batang lurus atau bengkok, tersusun tunggal, tidak berspora, dan berwarna
merah.
Pertanyaan : Apakah nama jenis pewarnaan bakteri yang dilakukan oleh teknisi
laboratorium medik tersebut?
A. Pewaraan Gram
B. Pewarnaan spora
C. Pewarnaan kapsul
D. Pewarnaan granula
E. Pewarnaan Ziehl Neelsen
150. Pada proses pemeriksaan sampel secret vagina dari seorang wanita berusia 23 tahun
yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan vaginosis bakteri, diperoleh karakteristik
sekret sebagai berikut: berwarna putih keabuan, homogen, pH 5,5. Kemudian dilakukan
pewarnaan Gram terhadap bahan pemeriksaan dan hasilnya nampak banyak sel epitel yang
tertutup bakteri batang Gram positif dan negatif.
Pertanyaan : Mikroorganisme flora genital normal manakah yang diduga berkurang drastis
pada kasus tersebut?
A. Prevotella sp
B. Lactobacillus sp
C. Candida albicans
D. Corynebacterium sp
E. Staphylococcus epidermidis
151. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan sediaan sputum yang
diberi pewarnaan BTA. Berdasarkan hasil pengamatan di bawah mirkoskop, ditemukan 1-
10 BTA dalam satu lapang pandang.
Pertanyaan : Apakah interpretasi paling tepat hasil pemeriksaan tersebut?
A. (1+)
B. (2+)
C. (3+)
D. negatif
E. ditulis jumlah kuman BTA
152. Seorang teknisi laboratorium medik menerima formulir pemeriksaan kultur
pada sampel darah dari seorang laki-laki usia 19 tahun dengan keterangan hasil
pemeriksaan widal titer menunjukan 1/640.
Pertanyaan : Apakah jenis media Selektif yang digunakan untuk mengisolasi dan
identifikasi bakteri pada sampel tersebut ?
A. Mac Conkey
B. Manitol Salt Agar
C. Eosin Metylen Blue Agar
D. Xylosin Lysine Dextrose
E. Salmonella Shigella Agar
153. Seorang teknisi laboratorium medis menerima formulir pemeriksaan
laboratorium pada sampel swab faring dari seorang anak usia 4 tahun dengan

36
keterangan terduga diphteri. Jenis formulir pemeriksaan yang diminta adalah
pemeriksaan langsung.
Pertanyaan : Apakah jenis pewarnaan yang tepat untuk memeriksa sampel tersebut
?
A. Klein
B. Negatif
C. Burri Gins
D. Ziehl Neelsen
E. Schaeffer Fulton
154. Pada sampel urin tengah (meadstream) dari seorang wanita usia 35 tahun,
yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan sititis menunjukkan hasil
pemeriksan makroskopis sebagai berikut: warna kuning tua kemerahan, keruh, Berat
jenis 1035, reduksi urine negatif.
Pertanyaan :Apakah tindakan petama yang paling tepat dilakukan teknisi
laboratorium medik dalam memeriksa bahan pemeriksaan tersebut di
laboratorium mikrobiologi?
A. Mensentrifugasi urine
B. Melakukan uji sensitivitas
C. Menghitung jumlah bakteri
D. Melakukan pewarnaan Gram
E. Melakukan kultur dari sedimen
155. Seorang analis memeriksa sampel yang dikirim ke laboratorium, berupa sisa
makanan dari jajanan yang dikonsumsi oleh anak-anak di Sekolah Dasar X terduga
keracunan makanan. Setelah melakukan kultur pada media Manitol Salt Agar (MSA)
tumbuh bakteri bersifat memfermentasikan manitol.
Pertanyaan : Apakah jenis uji berikutnya yang dilakukan untuk mendeteksi jenis
bakteri patogen pada pemeriksaan tersebut?
A. Uji Manitol
B. Uji Katalase
C. Uji Simmon Citrat
D. Uji Voges Proskauer
E. Uji Plasma Koagulasi
156. Seorang teknisi laboratorium medik menerima bahan pemeriksaan berupa
sekret urethra. Pada formulir tertulis permintaan pemeriksaan mikroskopis. Setelah
skret dibuat sediaan dan diberi pewarnaan Gram, hasil pengamatan di bawah
mikroskop terlihat sel bakteri bentuk bulat, berpasangan, dan berwarna merah.
Pertanyaan : Apakah jenis bakteri dugaan yang paling memungkinkan berdasarkan
hasil pemeriksaan tersebut?
A. Staphylococcus sp.
B. Streptococcus sp.
C. Mobiluncus spp.
D. Neisseria gonorhoeae
E. Gardnerella vaginalis

37
157. Seorang analis akan melakukan kontrol kualitas pada medium pertumbuhan
bakteri yang dimiliki laboratorium. Untuk melakukan kontrol kualitas terhadap
medium Mac Conkey, maka diinokulasikan bakteri Escherichia coli dan
Enterococcus faecalis.
Pertanyaan :Bagaimanakah hasil pertumbuhan kedua bakteri tersebut apabila
diinokulasi pada medium Mac Conkey yang masih layak digunakan?
a. E. Coli dan E. faecalis tumbuh tanpa warna
b. E.coli tumbuh dengan warna koloni merah dan E. faecalis tidak tumbuh
c. E. coli dan E. faecalis tumbuh dengan warna koloni merah
d. E. coli tidak tumbuh dan E. faecalis tumbuh tanpa warna
e. E. coli dan E. faecalis sama-sama tidak tumbuh

158. Seorang teknisi laboratorium medis melakukan kultur darah pada medium
Trypicase Soy Broth (TSB). Setelah diinkubasi 24 jam, dilakukan pemeriksaan
mikroskopik dan didapatkan hasil bakteri Gram negatif bentuk batang. Selanjutnya
akan dilakukan kultur dan uji biokimia untuk mengidentifikasi jenis bakteri. Medium
yang tersedia untuk melakukan kedua jenis uji tersebut adalah :
I. Kligler Iron Agar
II. Mac Conkey
III. Motility-indole-urease
IV. Simmon sitrat agar
Pertanyaan : Bagaimana urutan penggunaaan medium untuk pemeriksaan tersebut ?
A. I- II-III- IV
B. II-I-III-IV
C. III-IV-I-II
D. IV-I-II-III
E. IV-III-II-I
159. Seorang analis menerima bahan pemeriksaan feses dari dokter dengan
permintaan pemeriksaan kultur bakteriologi, padahal di laboratorium klinik
tempatnya bekerja tidak terdapat fasilitas untuk melakukan pemeriksaan tersebut
sehingga harus dilakukan pengiriman bahan pemeriksaan ke laboratorium
bakteriologi.
Pertanyaan : Bagaimanakah prosedur yang harus dilakukan dalam penyiapan sampel
tersebut untuk dikirim ke laboratorium ?
A. Menginokulasikan sampel ke dalam larutan formaldehide 10 %
B. Mencampurkan sampel ke dalam larutan lugol iodin 0,5%
C. Sampel dicelupkan ke dalam medita transpor
D. Memasukan sampel pada wadah steril
E. Mengemas sampel dalam kotak pendingin
160. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan pada sampel feses
yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan diare. Hasil pengamatan mikroskopik

38
sediaan menunjukkan sel berbentuk batang, tidak berspora, dan berwarna merah.
Berdasarkan hasil tersebut, teknisi laboratorium medik akan melanjutkan pada tahap
kultur.
Pertanyaan : Apakah jenis medium yang paling sesuai untuk proses kultur tersebut ?
A. Ludlam
B. Agar darah
C. Manitol salt agar
D. Perbenihan kuning telur
E. Eosin Methylen blue Agar

161. Seorang teknisi laboratorium medik menerima formulir permintaan pemeriksaan


laboratirium pada bagian luka seorang laki-laki usia 8 tahun dengan keterangan luka benda
tajam dan bernanah.
Pertanyaan : Apakah langkah pertama yang paling tepat dilakukan oleh teknisi
laboratorium medik untuk melakukan pemeriksaan tersebut?
A. Melakukan swab steril
B. Mengambil sampel dengan rinse steril
C. Menginokulasikan sampel pada agar darah
D. Membuat sediaan untuk pemeriksaan langsung
E. Menginokulasikan sampel pada medium transpor
162. Seorang teknisi laboratorium medik memeriksa sampel yang dikirim ke
laboratorium dengan keterangan makanan dari jajanan yang dikonsumsi oleh siswa di
Sekolah Dasar X terduga keracunan makanan. Hasil kultur dalam media Agar Darah
menunjukkan koloni berwarna putih dan terdapat zona hemolisis. Hasil uji lanjut dengan
menginokulasikan koloni pada plasma sitrat menunjukkan adanya gumpalan.
Pertanyaan : Apakah yang menyebabkan adanya gumpalan pada uji tersebut?
A. Lipase
B. oksidase
C. Katalase
D. Koagulase
E. Triptophanase
163. Seorang Analis menggunakan desinfektan cair untuk mensterilisasi. Desinfektan
tersebut tidak mudah mengiritasi kulit, larutan jernih, tidak cepat menguap, dan memiliki
kemampuan membunuh mikroorganisme dengan merusak lapisan lemak membrane akan
tetapi memiliki efektifitas rendah dalam membunuh endospora.
Pertanyaan : Apakah jenis desinfektan yang digunakan oleh analis tersebut?
a. Klorsilenol
b. Alkohol
c. Iodine
d. Fenol
e. Lysol

39
164. Seorang klien memiliki keluhan adanya benjolan berwarna merah dengan pus
dibagian ditengahnya serta disertai demam, dokter menganjurkan untuk melakukan
pemeriksaan bakteri pada benjolan tersebut.
Pertanyaan : Apakah metode pengambilan sampel yang tetap pada kasus diatas?
a. Menempelkan selotip pada luka
b. Mengambil kerokan kulit
c. Aspirasi
d. Biopsi
e. Swab
165. Seorang analis melakukan pemeriksaan mikrobiologi dengan metode biakan.
Setelah ditanam pada media SSA dan diinkubasi pada suhu 37 0C selama 24 jam didapatkan
koloni dengan ciri–ciri berwarna putih dengan bintik hitam di tengah, setelah dilakukan uji
IMVIC didapatkan hasil sebagai berikut :

Uji Indol Uji Metil Merah Uji voger Uji Sitrat TSIA
proskauer
Negatif Positif Negatif Negatif Hitam

Pertanyaan : Apakah jenis bakteri yang tepat dari hasil tersebut?


a. Pseudomonas aerugenosa
b. Staphylococcus aureus
c. Streptococcus aureus
d. Salmonella typhi
e. Escherichia coli
166. Seorang analis melakukan pemeriksaan terhadap sampel sputum seorang pasien
yang diduga TBC. Metode pewarnaan yang digunakan oleh analis tersebut adalah Zielh
Neelsen. Adapun langkah dari metode tersebut adalah :
1. Sediaan diberi carbol fuchsin, kemudian di panaskan
2. Selanjutnya sediaan di biarkan dingin selama 5 menit,lalu dicuci dengan air mengalir,
3. Kemudian dilakukan Dekoloriasi dengan asam alkohol sampai preparat benar-benar
bersih dari cat warna,
4. Selanjutnya dicuci dengan air mengalir, kemudian diberi methylen blue selama 30 detik,
dan dicuci
5. kembali dengan air mengalir.
6. Kemudian dilakukan pengeringan dan akhirnya dilakukan pembacaan hasil.
Pertanyaan : Apakah tujuan dilakukannya pemanasan pada preparat bakteri tahan asam
tersebut?
a. Merobek dinding sel
b. Mencegah Otolisis sel
c. Membunuh sel bakteri
d. Mengawetkan preparat
e. Membuka pori-pori dinding sel bakteri

40
167. Seorang analis melakukan pemeriksaan terhadap sampel sputum seorang pasien
yang diduga TBC. Metode pewarnaan yang digunakan oleh analis tersebut adalah Zielh
Neelsen. Adapun langkah dari metode tersebut adalah :
1. Sediaan diberi carbol fuchsin, kemudian dipanaskan
2. Selanjutnya sediaan dibiarkan dingin selama 5 menit,lalu dicuci dengan air mengalir,
3. Kemudian dilakukan dekoloriasi dengan asam alkohol sampai preparat benar-benar
bersih dari cat warna,
4. selanjutnya dicuci dengan air mengalir, kemudian diberi methylen blue selama 30 detik,
dan dicuci kembali dengan air mengalir.
5. Kemudian dilakukan pengeringan dan akhirnya dilakukan pembacaan hasil.
Pertanyaan:Fungsi pemberian asam alkohol pada pewarnaan tersebut adalah
a. Membedakan bakteri BTA dan bakteri bukan BTA
b. Memudahkan perlekatan warna pengganti
c. Menghilangkan cat warna tandingan
d. Menghilangkan cat warna utama
e. Mencegah otolisis sel
168. Seorang analis melakukan pemeriksaan pada sampel dengan menggunakan uji
biokimia. Media yang digunakan pada uji tersebut adalah media cair laktosa dengan
indikator Brome Cressol Purple. Hasil yang didapatkan yakni terdapat perubahan warna
media menjadi kuning dan terlihat adanya gas yang terperangkap di dalam tabung durham.
Pertanyaan : Apakah tujuan dilakukan pemeriksaan tersebut ?
a. Untuk menguji Sitrat
b. Untuk menguji sulfida
c. Untuk menguji enzim katalase
d. Untuk menguji reaksi koagulasi
e. Untuk menguji fermentasi karbohidrat
169. Seorang Analis Teknologi Laboratorium Medik melakukan uji identifikasi bakteri
Salmonella thypi dengan mengunakan media SSA. Dari pemeriksaan tersebut diperoleh
hasil adanya endapan berwarna hitam pada dasar koloni yang tumbuh, perubahan warna
media menjadi kuning, dan pada media semisolid SIM yang telah ditambah dengan
mortility positif seperti pohon cemara terbalik.
Pertanyaan : Apakah jenis zat yang dihasilkan oleh bakteri Salmonella thypi sehingga
terbentuk warna pada media tersebut ?
a. Besi
b. Sulfur
c. Glukosa
d. Laktosa
e. Maltosa
170. Sebelum melakukan pemeriksaan bakteriologi, seorang laboran melakukan
aktivitas pembersihan meja kerja dengan menggunakan senyawa kimia dengan tujuan
mencegah kontaminasi dan infeksi.
Pertanyaan: Apakah nama senyawa kimia yang dimaksud di atas
a. Antiseptik

41
b. Antibiotik
c. Desinfektan
d. Antimikroba
e. Antibakteri
171. Seorang laboran/ATLM saat melakukan penanaman bakteri pada media dengan
sampel darah pasien Thypoid, menggunakan safety cabinet untuk mencegah kontaminasi
dan infeksi.
Pertanyaan : Apakah nama alat yang digunakan dalam kegiatan di atas?
a. Air laminary flow
b. Lemari asam
c. Fume hood
d. Autoclave
e. Inkubator
172. Seorang analis TLM melakukan pemeriksaan pewarnaan Gram sampel urin pada
seorang wanita usia 45 tahun yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan infeksi
saluran kemih. Dari hasil pemeriksaan Lab diperoleh hasil sebagai berikut: terdapat lebih
dari satu sel bakteri per lapang pandang dan terdapat lebih dari satu leukosit per lapang
pandang.
Pertanyaan : Apakah prosedur laboratorium selanjutnya yang paling tepat untuk dilakukan
pada kasus tersebut?
A. Melakukan identifikasi jenis bakteri
B. Melakukan kultur dengan teknik calibrated loop
C. Melakukan uji penapisan (screening) dengan test strip
D. Melakukan kultur dengan metode Filter-paper dip-strip
E. Melaporkan hasil pemeriksaan dengan keterangan positif ISK
173. Seorang teknisi laboratorium medik sedang melakukan pengamatan menggunakan
mikroskop pada preparat bakteri hasil kultur dari suatu medium selektif. Pengamatan di
bawah mikroskop dilakukan secara bertahap dimulai dari perbesaran 40x, 100x, 400x, dan
1000x. Ketika pengamatan pada perbesaran 1000x sediaan yang tersimpan pada meja
objek mikroskop tertekan sehingga pecah.
Pertanyaan : Apakah tindakan pertama paling tepat yang harus dilakukan oleh seorang
teknisi laboratorium medik untuk mengatasi hal tersebut ?
A. membuat sediaan baru
B. membuang pecahan sediaan
C. membersihkan lensa objektif
D. memeriksa kondisi mikroskop
E. Melakukan desinfeksi pada pecahan sediaan
174. Seorang pasien laki-laki berumur 27 tahun dirujuk oleh dokter untuk
nmelakukan pemeriksaan laboratorium pada sputum sewaktu. Setelah diberi
pengarahan cara mengeluarkan sputum, pasien tersebut menyerahkan spesimen
yang telah ditampung kepada analis kesehatan yang bertugas. Kondisi
spesimen yang diperoleh: volume ± 4 mL, dan dahak mukopurulen bercampur
darah sedikit.

42
Pertanyaan : Apakah prosedur selanjutnya yang harus dilakukan oleh seorang teknisi
laboratorium medik?
A. mengonsultasikan dengan dokter
B. meminta pasien mengeluarkan ulang sputum
C. memilih bagian mukopurolen untuk dibuat sediaan
D. membuat preparat dengan kondisi spesimen yang ada
E. menuliskan kondisi spesimen pada formulir pemeriksaan
175. Proses pemeriksaan sediaan dahak dengan pewarnaan Gram dari seorang laki-laki
usia 52 tahun yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan pneumonia. Pada
pengamatan di bawah mikroskop terlihat gambar sebagai berikut:

Sumber: Luis M. de la Maza, M. T. (1997). Color Atlas of Diagnostic Microbiology. St.


Louis: Mosby-Year Book, Inc.
Pertanyaan : Apakah jenis bakteri dugaan yang paling tepat berdasarkan hasil tersebut:
A. Morraxela catarrhalis
B. Streptococcus viridans
C. Clamydia trachomatis
D. Staphylococcus aureus
E. Streptococcus pneumoniae

176. Seorang pasien atas indikasi tuberkulosis datang ke laboratorium klinik untuk
memeriksakan dahak pagi. Namun pasien mengalami kesulitan dalam mengeluarkan
dahak tersebut, sehingga tidak ada sampel yang dibawa pada saat itu.
Pertanyaan : Apakah tindakan paling tepat yang harus dilakukan oleh teknisi laboratorium
medik?
A. meminta pasien berkonsultasi kembali kepada dokter
B. meminta pasien mengeluarkan dahak sewaktu pada saat itu
C. menyampaikan agar pasien mengeluarkan dahak besok pagi
D. mengkonsultasikan kepada dokter penanggungjawab laboratorium
E. menyarankan pasien meminum obat mukolitik sebelum mengeluarkan dahak pagi
177. Seorang analis kesehatan sedang mengamati hasil kultur biakan Salmonella
typhimurium pada medium Mac Conkey Agar. Koloni yang teramati menunjukkan bentuk

43
buat, elevasi cembung, tidak berwarna (transparan), dan konsistensi seperti mentega
(butyrous).
Pertanyaan : Apakah yang menyebabkan koloni tidak berwarna pada media tersebut?:
A. bakteri yang bersifat Gram negatif
B. menghasilkan asam dari proses fermentasi
C. tidak bereaksi dengan indikator pH merah netral
D. bakteri tidak mampu melakukan fermentasi laktosa
E. tidak terhambat oleh kristal violet dan garam empedu
178. Seorang pasien datang ke laboratorium klinik dengan membawa formulir pengantar
dari dokter untuk melakukan pemeriksaan langsung dari sampel dahak. Dalam formulir
pengantar tertulis bahwa pasien tersebut diduga penderita tuberkulosis.
Pertanyaan : Manakah kriteria dahak yang paling tepat untuk memenuhi pemeriksaan
tersebut?
A. mukopurulen
B. volume ≥ 4 cc
C. dikeluarkan pagi hari
D. tidak tercampur air liur
E. tidak tercampur darah
179. Seorang teknisi laboratorium medik akan membuat medium pertumbuhan bakteri
Salmonella Shigella Agar, pada kemasan medium tercantum petunjuk pembuatan sebagai
berikut:
1. Suspend 60 g of the medium in one liter of purified water.
2. Heat with frequent agitation and boil for one minute to completely dissolve the medium.
3. DO NOT AUTOCLAVE.
Pertanyaan : Apakah metode sterilisasi paling tepat yang harus digunakan?
A. memanaskan medium pada aliran uap suhu 1000C selama 30 menit dan 3 hari berturut-
turut
B. mendidihkan medium pada suhu 500 C s.d 700 C dalam waktu singkat
C. memanaskan medium pada suhu 720C selama 15 sampai 20 detik
D. menyaring medium menggunakan filter membran atau koloidon
E. memaparkan medium pada sinar ultraviolet
180. Seorang ahli teknologi laboratorium medik (ATLM) akan membuat medium
pertumbuhan bakteri Salmonella Shigella Agar, pada etiket kemasan medium tercantum
petunjuk pembuatan sebagai berikut:
1. Suspend 60 g of the medium in one liter of purified water.
2. Heat with frequent agitation and boil for one minute to completely dissolve the medium.
3. DO NOT AUTOCLAVE.
Pertanyaan : Berapa Gram bubuk medium yang harus ditimbang untuk membuat 750 mL
medium?
A. 80 g
B. 75 g
C. 62 g
D. 52 g

44
E. 45 g
181. Seorang teknisi laboratorium medik akan membuat medium pertumbuhan bakteri
Salmonella Shigella Agar, pada etiket kemasan medium tercantum petunjuk pembuatan
sebagai berikut:
1. Suspend 60 g of the medium in one liter of purified water.
2. Heat with frequent agitation and boil for one minute to completely dissolve the medium.
3. DO NOT AUTOCLAVE.
Pertanyaan : Berapakah perbandingan yang paling tepat antara banyaknya medium dan
volume aquadest untuk membuat 500 mL medium?
A. 3 : 5
B. 3 : 50
C. 2 : 30
D. 6 : 100
E. 7 : 150
182. Seorang teknisi laboratorium medik (TLM) akan membuat medium pertumbuhan
bakteri Manitol Salt Agar. Banyaknya medium yang harus ditimbang adalah 111 g untuk
satu liter. Namun pada akhir proses penimbangan diperoleh jumlah yang berlebih yaitu
120 g.
Pertanyaan : Apakah yang harus dilakukan oleh TLM tersebut?
A. menimbang ulang medium
B. menyisihkan medium yang berlebih
C. melarutkan medium tersebut dalam 1 L aquadest
D. menyesuaikan volume aquadest dengan banyaknya medium
E. memasukkan kembali medium yang berlebih ke dalam kemasan

45
183. Seorang analis melakukan pemeriksaan kultur untuk penegakan hasil pemeriksaan
langsung pada sampel swab tenggorok. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut,
didapatkan gambar hasil kultur Staphylococcus aureus pada medium Manitol Salt Agar
adalah sebagai berikut :

Pertanyaan : Apakah yang menyebabkan perubahan warna sebagian medium?


A. kandungan garam dalam medium
B. terdapat phenol red dalam medium
C. adanya kandungan manitol dalam medium
D. perubahan pH medium dari basa menjadi asam
E. terbentuknya asam dari hasil fermentasi oleh bakteri

184. Seorang pria dewasa dirawat di rumah sakit dan sembuh dari pembedahan
jantung, menderita pneumonia. Biakan dahak menunjukkan adanya batang gram
negative yang memproduksi suatu pigmen hijau tetapi tidak meragikan laktosa.
Apakah nama bakteri yang paling mungkin menginfeksi ?
A. Klebsiella pneumoniae
B. Serratia
C. Proteus
D. Enterobacter
E. Pseudomonas aeruginosa
185. Seorang wanita datang ke laborotorium atas anjuran dokter untuk mengetahui
mengetahui adanya bakteri Esherichia coli pada susu segar yang diduga sebagai
penyebab keracunan. Setelah sampel di inokulasikan dan diinkubasi pada media
IMVIC terbentuk cincin berwarna merah pada media semi solid setelah ditambah
reagen kovacs. Terjadinya cincin merah tersebut karena adanya enzim yang dihasilkan
oleh bakteri.
Apa nama enzim yang menyebabkan terbentuknya cincin merah (indol) pada media
tersebut?
A. Kitinase
B. Triptopanase

46
C. Lipase
D. Amilase
E. Urease
186. Seorang remaja putri berusia 18 th mengalami gejala demam dan sakit perut.
Dokter menyarankan untuk pemeriksaan kultur Gal di laboratorium. Dari data hasil
identifikasi bakteri dan slide aglutinasi tes diperoleh data sebagai berikut :
- Pewarnaan bersifat Gram negatif
- Koloni tidak memfermentasi lakosa
- Menghasilkan H2S
- Tidak menghasilkan gas
- Aglutinasi antibodi terhadap antigen 0 dan Antigen H positif
Apa yang dapat dilaporkan dari data hasil pemeriksaan tersebut?
A. Salmonella typhi positif
B. Vibrio cholera positif
C. Esherichia coli positif
D. Shigella disentreae positif
E. Proteus mirabilis positif
187. Dalam kultur bakteri Staphylococcus sp dilakukan pengujian untuk
mengetahui spesifikasi Staphylococcus aureus dibanding dengan dua spesies lainya.
Apakah pengujian yang tidak perlu dilakukan ?
A. Uji fermentasi Manitol
B. Uji resistensi novobiocyn
C. Hemolisis agar darah
D. Pewarnaan Gram
E. Coagulase Plasma Tes
188. Seorang pasien dengan gejala panas tinggi,
pembengkakan pada bagian leher, terbentuk pseudomembran pada kedua tonsil, diduga
pasien tersebut terkena penyakit difteri.
Apakah bahan pemeriksaan yang paling tepat digunakan untuk menegakkan diagnosa penyakit
tersebut?
A. Darah
B. Muntahan
C. Sputum
D. Usap dubur
E. Usap tenggorok
189. Hasil pengamatan sifat hemolisis suatu bakteri pada media agar darah adalah
alfa hemolisis/ hemodigesti. Apa kemampuan khas bakteri tersebut?
A. Menghemolisis eritrosit
B. Menghasilkan enzim proteolitik
C. Menghemolisis eritrosit sebagian
D. Melakukan fermentasi karbohidrat
E. Menghemolisis eritrosit secara sempurna

47
190. Identifikasi bakteri patogen dari bahan pemeriksaan berupa feses diperoleh hasil
sebagai berikut:
- Batang Gram negatif
- Dapat memfermentasi karbohidrat dan menghasilkan gas
- Reaksi IMVIC : + + - -
Apakah jenis bakteri yang terdapat dalam bahan pemeriksaan?
A. Escherichia coli
B. Klebsiella pneumonia
C. Salmonella typhi
D. Shigella dysenteriae
E. Vibrio cholera
191. Hasil pemeriksaan kualitas air minum dengan uji MPN seri 5-5-5, diperoleh
data dari uji penduga dihasilkan 4 positif pada double strenght, 2 positif pada single
strength pertama dan 1 positif pada single strength kedua.
Bagaimanakah cara menulis pelaporan yang paling tepat?
A. 5/4, 5/2, 5/1
B. 4/5, 2/5, 1/5
C. 4/1, 2/3, 2/4
D. 1/5, 3/5, 4/5
E. 5/4, 5/2, 5/1
192. Hasil pemeriksaan dari feses pasien diare, menunjukkan hasil :
- Koloni sedang, berwarna kuning, jernih pada media TCBS
- Tidak tumbuh pada media Salmonella Shigella agar
- Koloni kecil tidak berwarna pada media Mac Conkey agar
- IMVIC : + - - +
- TSI agar : lereng merah, dasar kuning
- Sulfur/H2S negatif
Bakteri apakah yang paling mungkin terdapat pada bahan pemeriksaan tersebut?
A. Escherichia coli
B. Proteus mirabilis
C. Salmonella typhi
D. Shigella dysenteriae
E. Vibrio cholera
193. Hasil identifikasi bakteri secara mikroskopis menunjukkan bakteri bersifat Gram
positif.
Komponen senyawa apakah yang dominan terdapat pada dinding sel bakteri?
A. fosfolipid
B. lipopolisakarida
C. lipoprotein
D. peptidoglikan
E. polisakarida
194. Seorang pasien yang tinggal di suatu daerah aliran sungai datang berobat dengan
keluhan demam tinggi, pusing terutama pada malam hari dan nafsu makan berkurang,

48
keluhan sudah dirasakan selama satu minggu. Dokter mendapatkan bahwa lidah pasien
tersebut terlihat kotor dan menduga kearah tifoid, kemudian menyarankan pemeriksaan
di laboratorium. ATLM melakukan pemeriksaan laboratorium dengan pendekatan di
bidang bakteriologi.
Bahan Pemeriksaan apa yang digunakan untuk menegakkan diagnosa tersebut?
A. Urin
B. Darah
C. Saliva
D. Faeces
E. Usap tenggorok
195. Hasil kultur Pus pasien ditemukan bakteri Staphylococcus aureus. Selanjutnya
ATLM melakukan uji antibiotik untuk menentukan antibiotik yang paling sensitif untuk
bakteri tersebut.
Media apakah yang cocok digunakan untuk pengujian tersebut ?
A. Mac Conkey
B. Endo Agar
C. Blood Agar Plate
D. Mueller Hinton Agar
E. Potato dextrose Agar
196. Seorang bayi laki-laki berusia 1 hari diketahui menderita bisul kecil-kecil
berwarna merah di sekujur tubuhnya, hasil pemeriksaan kultur menunjukkan bahwa
bayi tersebut terinfeksi Siphilis.
Bagaimana cara penularan penyakit tersebut?
A. Udara
B. Kongenital
C. Pernapasan
D. Kontaminan
E. Kontak Langsung
197. Seorang pasien anak-anak terdiagnosa impetigo. Untuk mengetahui bakteri
penyebab, Saudara menumbuhkan sampel pada medium Blood Agar Plate (BAP).
Hasilnya terdapat zona jernih di sekeliling koloni bakteri. Identifikasi lanjut dengan
menginokulasikan pada medium Manitol Salt Agar (MSA). Setelah inkubasi
didapatkan koloni bulat dengan diameter 2-4 mm, licin mengkilap, smooth dan
berwarna kuning.
Apa nama bakteri yang teridentifikasi?
A. Streptococcus faecalis
B. Staphylococcus aureus
C. Propionibacterium acnes
D. Streptococcus pyogenes
E. Staphylococcus epidermidis
198. Seorang anak usia 3 tahun datang ke Laboratorium dengan membawa surat
permohonan pemeriksaan swab tenggorokan dari Dokter spesialis THT, hasil
pewarnaan dengan cat Neisser adalah kuman bentuk batang berwarna kuning ujung
terdapat granula berwarna ungu.
49
Sebutkan nama bakteri tersebut diatas !
A. Leptospira icterohemorrhagica
B. Mycobacterium tuberculosa
C. Corynebacterium diptheriae
D. Pseudomonas aeruginosa
E. Staphylococcus aureus
199. Seorang pasien berumur 3 tahun datang ke laboratorium diantar ibunya dengan
keluhan demam, dan tinja bercampur lendir dan darah. Setelah specimen dikultur pada
media SSA, didiagnosis terkena disentri
Karakter koloni pada media tersebut adalah?
A. Koloni kuning
B. Koloni Mata ikan
C. Koloni hitam
D. Koloni transparan
E. Koloni kehijauan
200. Seorang laki-laki datang di laboratorium mikrobiologi dengan membawa surat
pengantar dari dokter. Keluhan pasien adalah batuk sudah lebih dari 3 minggu, pada
malam hari keluar keringat dingin, berat badan menurun, batuk dengan dahak cukup
banyak dan disertai dengan darah. Dokter meminta supaya diperiksa BTA selama 3
hari berturut-turut.
Jenis pewarnaan apakah yang sesuai untuk memeriksa sampel tersebut ?
A. Ziehl Nelsen
B. Neisser
C. Schaeffer Fulton
D. Gram
E. Burri
201. Sampel darah yang diperoleh dari dokter anda periksa untuk mengetahui jenis
bakteri. Terdapat berbagai media yang dapat digunakan untuk memeriksanya. Salah
satunya dalah media BAP untuk memeriksa Staphylococcus aureus
Bagaimanakah type hemolisa bakteri tersebut:

A. alpha haemolysis
B. beta haemolysis
C. gamma haemolysis
D. theta haemolysis
E. delta haemolysis
202. Sampel darah yang diperoleh dari dokter anda periksa untuk mengetahui jenis
bakteri. Terdapat berbagai media yang dapat digunakan untuk memeriksanya. Salah
satunya dalah media MC untuk memeriksa Salmonella typhi
Bagaimanakah sifat koloni bakteri pada media MC tersebut:

50
A. Mampu memfermentasi glukosa (glucose fermenter)
B. Tidak mampu memfermentasi glukosa (non glucose fermenter)
C. Tidak mampu memfermentasi sukrosa (non sucrose fermenter)
D. Mampu memfermentasi laktosa (Lacosa fermenter)
E. Tidak mampu memfermentasi laktosa (Non lactose fermenter)
203. Sampel dari pasien telah diidentifikasi morfologi sel dan morfologi koloni pada
media MC. Tahap identifikasi selanjutnya adalah uji biokimia. Salah satunya indole.
Reagen apa yang perlu ditambahkan pada uji tersebut?

A. Reagen Methyl Red


B. Reagen α-Naphtol dan KOH 40%
C. Reagen α-Naphtol
D. Reagen Kovacs’ atau Erlich
E. Reagen KOH 40%
204. Seorang mahasiswa TLM sedang melalukan uji mutu reagen pewarna Gram
dengan menggunakan bakteri uji Staphylococcus dan E.coli. Setelah dilakukan
pewarnaan Gram hasilnya semua bakteri berwarna ungu. Kemudian petugas tersebut
menguji mutu cat utama dan cat penutup, hasilnya kedua cat tersebut baik.
Manakah reagen pewarna Gram yang kualitasnya tidak baik ?
A. Iodium lugol
B. Alkohol aceton
C. Larutan fukhsin
D. Larutan safranin
E. Larutan kristal violet
205. Bakteri kokus Gram positif dan basilus Gram negatif dapat tumbuh pda pelat
agar darah, medium ini digunakan bersamaan dengan medium selektif asam kolistin
nalidiksat (CNA) untuk kokus Gram negatif dan agar MacConkey untuk basilus Gram
negatif.
Darah apakah yang digunakan untuk membuat media tersebut ?
A. Sapi
B. Kera

51
C. Kuda
D. Kelinci
E. Domba
206. Seorang petugas laboratorium medis sedang membuat sediaan mikroskopik dari
bahan swab/skret, kemudian dilakukan pewarnaan Gram. Hasil pengamatan
mikroskopik ditemukan bakteri bentuk kokus berpasangan berwarna merah
intraseluler. Petugas tersebut kemudian melaporkan kepada dokter bakteri yang
dicurigai sebagai penyebab infeksi.
Apakah identifikasi bakteri tersebut ?
A. Listeria
B. Bacillus
C. Neisseria
D. Clostridium
E. Mycobacterium
207. Salah satu spesies bakteri dari kelas Betaproteobacteria merupakan agen
penyebab meningitis. Bakteri tersebut merupakan bakteri patogen bagi manusia yang
dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Karakteristik bakteri ini adalah Gram
negatif batang, diplokokus, dapat memfermentasi glukosa dan maltosa. Bakteri ini
menyebabkan peradangan meninges yang merupakan batas pada sistem syaraf pusat.
Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan antibiotik penicilin G.
Bakteri ini memiliki bagian struktur sebagai pelindung bakteri terhadap fagositosis
antibodi penderita, sehingga bakteri tersebut sulit untuk dilemahkan. Bagian struktur
tersebut adalah....
A. Kapsul
B. Pili
C. Flagella
D. Pili reseptor spesifik
E. Spora
208. Bakteri penyebab infeksi nosokomial yaitu Pseudomonas aeruginosa
merupakan bakteri batang gram negatif dan berflagel. Bakteri ini dapat menginfeksi
pada jaringan atau bagian dari tubuh. Lesi lokal terjadi pada luka atau luka bakar. Ciri
koloni bakteri ini memiliki pigmen berwarna hijau kebiruan yang larut dalam air
khloroform, yaitu....
A. Piosianin
B. Flurescein
C. Pioverdin
D. Piomelanin
E. Piorubin
209. Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri.
Infeksi dapat terjadi pada anak-anak maupun dewasa. Serangkaian pemeriksaan
dilakukan seorang analis untuk menentukan diagnosa infeksi tuberkulosis. Salah satu
pemeriksaan laboratorium penyakit tersebut menggunakan filtrat pekat dari perbenihan
bakteri tuberkulosis pada kaldu gliserin yang telah ditumbuhkan selama 6 minggu.
Pemeriksaan yang dimaksud adalah.....
52
A. Pemeriksaan BTA
B. Uji Tuberkulin
C. Bactec
D. CT Scan
E. MOTT
210. BPOM Provinsi DIY menemukan kerusakan pada susu kaleng di salah satu
supermarket. Penampakan fisik kaleng tersebut terlihat normal, tetapi dijumpai warna
hitam pada ujung kaleng. Setelah kaleng dibuka, tercium bau busuk sulfida dan susu
berwarna hitam. Berdasarkan ciri-ciri yang terlihat diduga susu kaleng tersebut terjadi
kerusakan secara mikrobiologi.
Bakteri apakah yang menyebabkan kerusakan tersebut?
A. Bacillus coagulans
B. Bacillus nigrificans
C. Bacillus betanigrificans
D. Bacillus thermoacidurans
E. Bacillus stearotermophilus
211. Dalam beberapa studi prospektif, telah dilaporkan bahwa tingkat Infeksi
Saluran Kemih (ISK) yang berhubungan dengan pemasangan kateter berkisar antara 9
% dan 23%. Risiko ISK yang lebih besar biasanya terjadi pada penggunaan kateter yang
lebih lama, terlebih lagi apabila urine dibiarkan mengalir ke tempat/kantong
pengumpulan yang terbuka, maka pasien akan menyebarkan bakteri dalam 4 hari.
Apa media selektif untuk mengisolasi bakteri patogen penyebab infeksi tersebut?
a. Mac Conkey
b. Mueller Hinton
c. Blood Agar Plate
d. Salmonella-Shigella
e. Eosin methylene Blue
212. Penelitian Antimicrobial Resistance inIndonesia, Prevalence and Prevention
(AMRIN Study) yang dilaksanakan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan RSUP Dr.
Kariadi Semarang tahun 2000-2004, membuktikan sudah terdapat kuman multi-resisten
seperti MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus aureus) dan bakteri penghasil
ESBL (Extended Spectrum BetaLactamases), yang tidak hanya merupakan ancaman
bagi lingkungan yang berkaitan tetapi juga bagi masyarakat luas.
Tindakan apa yang paling perlu dilakukan untuk mencegah masalah tersebut?
A. Menetapkan kebijakan pengendalian resistensi antimikroba
B. Menggunakan antibiotik secara bijak dan penerapan pengendalian infeksi
secara benar
C. Menyebarluaskan dan meningkatkan pemahaman pengendalian resistensi
antimikroba
D. Mengembangkan penelitian yang berkaitan dengan pengendalian resistensi
antimikroba
E. Meningkatkan pemahaman staf medik fungsional terhadap penggunaan antibiotik
secara bijak

53
213. Seorang laki laki berumur 35 th atas anjuran dokter datang ke lab untuk
pemeriksaan bakteri pada sekret uretra. Untuk mengetahui bentuk dan sifat bakteri
dilakukan pewarnaan Gram dengan menggunakan beberapa reagen untuk mewarnai
bakteri tersebut. Reagen dipakai secara berurutan untuk membedakan bakteri Gram
positif dan Gram negatif.
Reagen apa saja yang digunakan secara berurutan untuk mewarnai bakteri tersebut ?
A. Kristal violet – alkohol aseton – lugol iodine – safranin
B. Alkohol aseton – lugol iodine – kristal violet – safranin
C. Lugol iodine – kristal violet – alkohol aseton – safranin
D. Kristal violet – lugol iodine – alkohol aseton – safranin
E. Alkohol aseton – kristal violet – lugol iodine – safranin
214. Seorang pelajar berusia 18 tahun mengalami kram perut dan diare. Untuk
memastikan penyebabnya dilakukan isolasi bakteri pada MacConkey agar dan hasilnya
tumbuh koloni jernih. Pengamatan sel menunjukkan berbentuk batang, gram negatif.
Uji biokimia dilakukan pada Triple Sugar Iron Agar (TSIA) untuk mengidentifikasi
bakteri penyebab apakah termasuk Salmonella atau Shigella.
Manakah yang dapat menunjukkan salah satu sifat dari kedua patogen?
A. Memproduksi urease
B. Memproduksi gas H2S
C. Motilitas dalam medium
D. Memfermentasi laktosa
E. Menghasilkan indol
215. Seorang analis atas permintaan dokter melakukan pemeriksaan kultur bakteri
dari infeksi luka pasca operasi dari seorang pasien. Data hasil kultur sebagai berikut :
- Pada pewarnaan Gram bentuk bulat berwarna ungu
- Koloni bersifat hemolisa pada agar darah
- Coagulase plasma tes positif
Dari data hasil kultur, apakah bakteri penyebab infeksi pada tersebut?
A. Pseudomonas aeruginosa
B. Staphylococcus aureus
C. Streptococcus viridans
D. Staphylococcus saprophyticus
E. Staphylococcus epidermidis
216. Pasien suspek TBC melakukan pengumpulan sputum ke laboratorium. Sebelum
dilakukan pembuatan sediaan BTA, perlu dilakukan pemberian identitas/kode sediaan
dengan ketentuan xx/yy/001.A
Identitas apa yang ditunjukkan dengan kode xx ?
A. Fasilitas kesehatan
B. Jenis kelamin
C. Kabupaten/kota
D. Nomor KTP pasien suspek
E. Nomor urut kedatangan pasien

54
217. Pemeriksaan kualitas mikrobiologis untuk produk makanan, salah satunya
dilakukan dengan penghitungan jumlah kuman menggunakan metode Angka Lempeng
Total.
Larutan apakah yang paling tepat digunakan sebagai pengencer dalam pengujian
tersebut?
A. air pepton 1%
B. aquades steril
C. heart infusion broth
D. NaCl 0.85%
E. nutrient broth
218. Hasil pengujian dari bahan pemeriksaan berupa sisa makanan yang diduga
menyebabkan keracunan, diperoleh hasil sebagai berikut :
- hasil pengecatan Gram berupa bakteri Gram positif, bentuk kokus
- koloni berwarna kuning pada media Manitol Salt Agar, dengan warna media
berubah kuning
- positif untuk uji katalase
- positif untuk uji koagulase
Apakah bakteri tersangka penyebab keracunan yang dijumpai di dalam makanan
tersebut?
A. Escherichia coli
B. Salmonella typhi
C. Shigella dysenteriae
D. Staphylococcus aureus
E. Streptococcus sp
219. Salah satu media selektif yang digunakan untuk mengidentifikasi bakteri batang
gram negatif adalah Triple Sugar Iron. Genus Salmonella setelah diinkubasi selama 24
jam, secara khas menghasilkan bagian miring berwarna merah dan bagian pangkal
berwarna kuning.
Senyawa apakah di dalam media yang dapat difermentasi oleh bakteri tersebut?
A. glukosa
B. laktosa
C. sukrosa
D. agar
E. fenol red
220. Sebelum digunakan, dilakukan uji sterilitas dengan menginkubasikan sebanyak
5% dari stok media pada suhu 37°C selama 24 jam. Setelah inkubasi, ternyata terdapat
pertumbuhan bakteri pada permukaan media.
Tindakan apa yang paling tepat dilakukan oleh seorang analis jika menghadapi kasus
semacam itu?
A. Membuang stok media yang tersisa, dan melakukan pembuatan media ulang
B. Melakukan sterilisasi ulang terhadap stok media yang belum digunakan
C. Mengusulkan pemeriksaan dengan menggunakan media yang berbeda
D. Melanjutkan pemeriksaan dengan menggunakan stok media yang ada tidak
melakukan pemeriksaan yang diminta
55
221. Uji Voges-Proskauer (VP) pada suatu bakteri menghasilkan warna merah
setelah ditambahkan reagen alfa naftol dan KOH.
Kemampuan khusus apa yang dimiliki oleh bakteri tersebut?
A. menghasilkan gas H2S
B. melakukan fermentasi gula
C. menggunakan sitrat sebagai sumber karbon
D. mengoksidasi asam amino triptofan menjadi indol
E. membentuk asetoin sebagai hasil metabolisme glukosa
222. Seorang analis mendapat teguran keras dari atasannya, karena selama
menemani pasien tersangka TBC mengambil sputum, tidak mengenakan alat pelindung
diri berupa masker dan sarung tangan, karena penyakit TBC ditularkan melalui
percikan ludah dan dahak yang keluar dari batuk dan hembusan nafas pasien.
Apa nama bakterinya?
A. Vibrio cholerae
B. Salmonella typhi
C. Neisseria meningitidis
D. Mycobacterium tuberculosis
E. Escherichia coli
223. Cloning bakteri Eschericia coli telah terbukti dapat memberikan sumbangan
bagi dunia kesehatan. Cloning dilakukan dengan cara membuka sel hidup kemudian
mengambil informasi genetik (DNA), memotong gen (DNA) khusus yang diinginkan
menggunakan enzim restriksi dan menempatkan potongan DNA spesifik ke dalam
perantara yang akan membawa DNA ke sel hidup yang lainnya.
Perantara yang digunakan dalam metode tersebut adalah?
A. DNA
B. Cosmid
C. Plasmid
D. Bakteriofag
E. DNA kromosomal sirkuler
224. Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun di ketahui menderita penyakit kulit
dengan karakteristik terdapat lesi berbentuk vesikel kecil, mudah pecah, pinggir
kemerahan pustular, seropurulen kuning mengering krusta tebal. Dokter mendiagnosa
Impetigo, untuk mendukung diagnosa tersebut, ATLM melakukan kultur bakteri dari
cairan vesikelnya. Hasil kultur pada media BAP dijumpai koloni bakteri bulat berwarna
kuning muda dan membentuk beta hemolisis.
Apa bakteri yang menyebabkan penyakit tersebut?
A. Staphylococcus aureus
B. Streptococcus pyogenes
C. Streptococcus pneumonia
D. Streptococcus epidermidis
E. Staphylococcus saprophyticus
225. Penelitian Antimicrobial Resistance inIndonesia, Prevalence and Prevention
(AMRIN Study) yang dilaksanakan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan RSUP Dr.
Kariadi Semarang tahun 2000-2004, membuktikan sudah terdapat kuman multi-resisten
56
seperti MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus aureus) dan bakteri penghasil
ESBL (Extended Spectrum BetaLactamases), yang tidak hanya merupakan ancaman
bagi lingkungan yang berkaitan tetapi juga bagi masyarakat luas.
Tindakan apa yang paling perlu dilakukan untuk mencegah masalah tersebut?
A. Menetapkan kebijakan pengendalian resistensi antimikroba
B. Menggunakan antibiotik secara bijak dan penerapan pengendalian infeksi
secara benar
C. Menyebarluaskan dan meningkatkan pemahaman pengendalian resistensi
antimikroba
D. Mengembangkan penelitian yang berkaitan dengan pengendalian resistensi
antimikroba
E. Meningkatkan pemahaman staf medik fungsional terhadap penggunaan antibiotik
secara bijak
226. Seorang analis menerima sampel darah berkuman di dalam media gall, dengan
diagnosa sementara dokter penyakit demam typhoid disebabkan oleh bakteri
Salmonella, selanjutnya dilakukan pemeriksaan identifikasi bakteri terhadap sampel
tersebut dengan dilakukan pengecatan Gram terlebih dahulu.
Bagaimana gambaran morfologi bakteri tersebut ?
A. Basil Garam (+), tidak berspora, bergerak aktif dengan flagella peritrik
B. Basil Gram (-), bersepora, bergerak aktif dengan flagella peritrik
C. Bagi Gram (-), tidak berspora, bergerak aktif dengan flagella peritrik
D. Basi Gram (-), tidak berspora, bergerak aktif dengan flagella peritrik
E. Bagi Gram (-), tidak berspora, tidak bergerak
227. Sebelum melakukan
identifikasi bakteri pada kasus diare yang disebabkan oleh Vibrio cholera, seorang
analis harus mampu menyiapkan media pemupuk terhadap bakteri tersebut.
Jenis media apakah yang sesuai untuk bakteri tersebut ?
A. Alkali Pepton Water
B. TCBS
C. Nutrien Agar
D. Nutrien Broth
E. TSB
228. Seorang analis akan melakukan pengambilan sampel darah sejumlah 3 ml pada
seorang pasien dengan diagnose demam typhoid.
Jenis media diperkaya dan selektif apakah yang sesuai untuk sampel tersebut ?
A. SS Agar
B. Selenit Agar
C. Media Gall
D. Brillian Green Laktosa Agar
E. Endo Agar
229. Sampel dari pasien telah diidentifikasi morfologi sel dan morfologi koloni pada
media MC. Tahap identifikasi selanjutnya adalah uji biokimia. Salah satunya TSIA
Bagaimana cara penulisan hasil identifikasi pada media tersebut?

57
A. A/A, gas -, H2S -
B. K/A, gas -, H2S -
C. A/A, gas +, H2S -
D. K/A, gas +, H2S –
E. A/A, gas +, H2S –
230. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan pada pasien yang terdiagnosa impetigo
atas permintaan dokter. Bakteri penyebab yang akan diidentifikasi pada sampel adalah
kelompok bakteri gram positif. Sampel diinokulasikan pada medium Blood Agar Plate
(BAP).
Apa sifat yang dapat ditunjukan oleh bakteri penyebab?
A. Hemolisis
B. Lipolitik
C. Amilolitik
D. Keratinolitik
E. Memfermentasi agar
231. Seorang pasien datang ke dokter dengan keluhan pada waktu buang air seni
terasa sakit, perih dan jumlah air seni sedikit. Dokter meminta ATLM melakukan
pemeriksaan jumlah bakteri pada urine untuk mendiagnosa adanya infeksi saluran
kencing (ISK). Sampel urine yang telah diencerkan 1000 kali diinokulasikan pada
medium Plate Count Agar (PCA) sebanyak 0,1 mL. Setelah inkubasi 1 x 24 jam,
terdapat 50 koloni bakteri.
Berapa jumlah bakteri per mL?
A. 5,0 x 102 koloni
B. 5,0 x 103 koloni
C. 5,0 x 104 koloni
D. 5,0 x 105 koloni
E. 5,0 x 106 koloni
232. Seorang petugas laboratorium sedang mendeteksi bakteri penyebab luka
(selulitis) pada pasiennya. Beberapa tes dilakukan hasilnya semua positif yaitu
hemolisis, katalase, koagulase, Dnase, garam manitol, dan tes novobiosin menunjukkan
hasil sensitif.
Bakteri apakah yang diidentifikasi oleh petugas tersebut?
A. Bacillus cereus
B. Clostridium tetani

58
C. Staphylococcus aureus
D. Streptococcus pyogenes
E. Staphylococcus haemolyticus
233. Seorang petugas laboratorium rumah sakit sedang melakukan kultur urin dari
kateter penderita wanita 18 tahun, hasilnya lebih dari 100.000 koloni/ml pada pelat
asam nalidiksat kolistin (CNA). Koloni dites katalase positif dan dites koagulase
negatif.
Tes apa lagi yang diperlukan untuk mendeteksi bakteri tersebut?
A. Urease
B. Koagulase tabung
C. Fermentasi laktosa
D. Kerentanan novobiosin
E. Aglutinasi dengan antisera spesifik
234. Petugas laboratorium menemukan bakteri Gram positif dari luka ulkus seorang
penderita diabetes umur 37 tahun, koloni berwarna kuning pucat (krem) pada agar
darah, dan hasil tes katalase (+),koagulase slide (-), glukosa terbuka (+), glukosa
bersegel (-), garam manitol (-).
Bakteri apakah yang seharusnya diidentifikasi ?
A. Bacillus sp.
B. Clostridium sp.
C. Micrococcus sp
D. Streptococcus sp.
E. Staphylococcus sp.
235. Sampel dari pasien berupa urin, setelah ditumbuhkan pada media MC dihasilkan
koloni transparan, sedangkan jika ditumbuhkan pada media BAP akan dihasilkan ciri
yang khas yakni adanya swarming motility.
Bakteri dari sampel urin non laktosa fermenter, Pada media BAP akan dihasilkan ciri
yang khas yakni adanya swarming motility. Indole negatif, motil positif, Urea positif
kuat dan TSIA K/A, G+, H2S+. Bakteri apakah yang memiliki ciri-ciri tersebut?
A. Enterobacter aerogenes
B. Klebsiella pneumonia
C. Escherichia coli
D. Salmonella typhi
E. Proteus mirabilis
236. Sampel dari pasien, setelah dilakukan identifikasi morfologi sel bakteri
berbentuk coccus, Gram positif dan setelah dilakukan uji katalase untuk membedakan
family Staphylococcaceae dan Streptococcaceae.
Reagen yang digunakan dalam uji dibawah ini adalah?

A. H2O2 3%,
B. H2O 3%,

59
C. KOH 40 %
D. KOH 40 %
E. NaOH 4%
237. Pada pemeriksaan bakteriologi terhadap sampel sputum penderita penyakit
tuberkulosis, didapatkan bakteri tahan asam sebanyak 313 dalam 100 lapang pandang.
Kesimpulan terhadap hasil tersebut adalah....
A. Negatif
B. Scanty
C. +1
D. +2
E. +3
238. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke layanan kesehatan,
mengeluhkan frekuensi berkemih yang semakin bertambah sejak 2 hari yang lalu
disertai urgensi dan disuria, keluar getah dari vagina, demam, dan nyeri perut. Hasil
pemeriksaan bakteriologis, ditemukan bakteri 106 cfu/ml. Kemudian dilakukan
pemeriksaan identifikasi bakteri. Hasil pemeriksaan secara mikroskopis ditemukan
hasil berbentuk diplokokus gram negatif berbentuk seperti ginjal. Dugaan sementara,
bakteri penyebabnya adalah Neisseria gonorrhoeae. Untuk menegaskan hasil, kultur
bakteri di inokulasikan ke media thayer martin yang di modifiksi (MTM), Glukosa,
maltosa, laktosa, sukrosa, selain itu dilakukan pula uji oksidase dan katalase.
Bagaimana hasil uji bakteri tersebut pada media uji biokimia.
A. MTM (+), Glukosa (+), Laktosa (-), Sukrosa (-), oksidase (+), Katalase (+)
B. MTM (+), Glukosa (+), Laktosa (-), Sukrosa (-), oksidase (+), Katalase (+)
C. MTM (+), Glukosa (+), Laktosa (+), Sukrosa (-), oksidase (-), Katalase (+)
D. MTM (-), Glukosa (+), Laktosa (-), Sukrosa (+), oksidase (-), Katalase (-)
E. MTM (-), Glukosa (+), Laktosa (+), Sukrosa (-), oksidase (+), Katalase (-)
239. Air merupakan kebutuhan utama untuk manusia. Manusia membutuhkan air
untuk kehidupan sehari-hari seperti memasak, sehingga dibutuhkan air yang layak
untuk dikonsumsi. Di era modernisasi menuntut kepraktisan kebutuhan hidup sehingga
menyebabkan pergeseran kebiasaan perilaku manusia seperti memasak air. Keperluan
air minum diganti dengan air kemasan dan air isi ulang yang dapat diperoleh di depo
air isi ulang. Air minum harus memenuhi syarat kimiawi maupun bakteriologis.
Menurut dirjen POM batas cemaran bakteri dalam makanan dan minuman adalah angka
TPC <100 per ml sampel. Sebagai seorang analis laboratorium dituntut untuk dapat
melakukan pemeriksaan bakteriologis pada sampel air minum terutama pemeriksaan
terhadap cemaran bakteri coliform. Pemeriksaan MPN coliform sampel air minum isi
ulang didapatakan hasil dari tes presumtif/ tes praduga sebagai berikut: LBD = 1/5;
LBS 1 ml= 1/1 dan LBS 0,1=1/0. Untuk menegaskan hasil tes praduga dibutuhkan tes
penagasan/ confirmative test. Media yang digunakan pada tes penegasan adalah......
A. Lactosa broth single
B. Lactosa broth double
C. Brilian Green Lactose broth
D. Mac Conkey
E. Nutrien Agar
60
240. Seorang penderita kronis dengan fibrosis kistik di rumah sakit diambil sekret
respiratorik, ditemukan strain mukoid tetapi untuk diidentifikasi biokimiawi sangat
sulit. Hasil uji oksidase positif dan dapat tumbuh pada suhu 42oC, bergerak aktif dengan
flagel monotrik.
Bakteri apakah yang menjadi penyebab infeksi ini ?
A. Klebsiella pneumoniae
B. Pseudomonas aeruginosa
C. Streptococcus pneumoniae
D. Mycobacterium tuberculosis
E. Corynebacterium diphtheriae
241. Seorang penderita datang ke Puskesmas mengeluh karena demam, kram perut
nyeri kadang-kadang muntah, tinja cair berdarah (tampak merah segar), kehilangan
elektrolit dan cairan. Petugas laboratorium segera melakukan pemeriksaan dari feses
diare.
Bakteri apa dapat didiagnosis dari kasus tersebut ?
A. Proteus sp.
B. Shigella sp.
C. Salmonella sp.
D. Aerobacter sp.
E. Campylobacter sp.
242. Seorang petugas laboratorium di rumah sakit mendapatkan tiga jenis bakteri
yang tergolong dalam Enterobacteriaceae, dan setelah diuji dengan SIM medium
semuanya nonmotil, yang kemudian ditambah beberapa uji biokimia akhirnya dapat
diidentifikasi.
Bakteri genus apa saja hasil identifikasi petugas tersebut ?
A. Bacillus, Vibrio, Citrobacter
B. Shigella, Klebsiella, Yersinia
C. Salmonella, Proteus, Providencia
D. Serratia, Pseudomonas, Morganella
E. Escherichia, Enterobacter, Edwardsiella
243. Pada proses pemeriksaan kultur urin pada media MacConkey agar, didapatkan
koloni dengan ciri berbentuk bulat, elevasi cembung, tepian rata, dan berwarna hijau.
Apakah jenis bakteri dugaan yang paling tepat berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut?
A. Pseudomonas aeruginosa
B. Serratia marcescens
C. Proteus vulgaris
D. Acinetobacter sp
E. Salmonella sp
244. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan kultur urin atas
permintaan dokter. Urin ditanam di media agar dengan menggunakan loop/ose kalibrasi
0,01 ml. Setelah diinkubasi selama 24 jam 370C, terdapat 25 koloni bakteri yang
tumbuh pada media tersebut.
Berapa jumlah koloni bakteri per ml dari sampel tersebut ?
A. 25
61
B. 250
C. 2500
D. 25000
E. 250000
245. Seorang teknisi laboratorium medik menerima formulir pemeriksaan
laboratorium dengan keterangan pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA) dan kultur
sputum untuk Mycobacterium tuberculosis.
Apakah nama media yang paling tepat digunakan untuk identifikasi bakteri tersebut ?
A. Mueller Hinton Agar
B. Loweinsten Jensen
C. MacConkey Agar
D. Blood Agar Plate
E. Nutrient Agar
246. Seorang analis menerima permintaan pemeriksaan kultur bakteri dari sampel
rektal swab bayi usia 4 bulan dengan gejala diare. Dari pemeriksaan laboratorium
didapat hasil sebagai berikut:
Pewarnaan Gram Sel bentuk batang, berwarna merah

Kultur pada Koloni bulat, elevasi cembung, tepian rata,


MacConkey Agar berwarna merah muda

Indol Methyl Red Voges Citrate TSI


Proskaueur A
negatif negatif K/K,
Positif positif
+g
Apakah jenis bakteri dugaan yang paling tepat berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut?
A. Escherichia coli
B. Klebsiella oxytoca
C. Citrobacter freundii
D. Yersinia enterocolitica
E. Enterobacter aerogenes
247. Seorang teknisi laboratorium medik sedang melakukan pemeriksaan MPN
coliform pada sampel air sumur di laboratorium mikrobiologi. Pada tahap presumtive
analis tersebut memipet 10 cc sampel air dan dimasukkan kedalam suatu media
perbenihan secara aseptis.
Apakah jenis medium yang paling tepat pada tahap pemeriksaan tersebut?
A. Lactose Broth
B. Selenite Broth
C. Alkali Pepton Water
D. Heart Infussion Broth
E. Brillian Green Lactose Broth

62
248. Seorang teknisi laboratorium medik menerima formulir pemeriksaan
laboratorium dengan keterangan pemeriksaan mikroskopik sekret vagina dari seorang
wanita usia 35 tahun.
Apakah metode pewarnaan yang paling tepat pada kasus tersebut?
A. Gram
B. Neisser
C. Loffler
D. Burry Gins
E. Ziehl Nelsen
249. Pada proses pemeriksaan mikrobiologi sampel darah seorang wanita usia 20
tahun yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan demam tifoid, diperoleh hasil
uji biokimia sebagai berikut:
glukosa laktosa sukrosa manitol maltosa
positif negatif negatif positif positif

Voges
Indol Methyl Red Citrate TSIA Motilitas
Proskaueur

Negative positif negatif positif M/K, +g, + H2S positif

Apakah jenis bakteri yang paling tepat berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut?
A. Salmonella typhi
B. Salmonella paratyphi A
C. Salmonella paratyphi B
D. Salmonella paratyphi C
E. Salmonella paratyphi D
250. Pada proses uji biokimia biakan bakteri yang berasal dari kultur media Mac
Conkey Agar, koloni bakteri diinokulasikan pada media MR-VP lalu diinkubasi pada
suhu 37oC selama 24 jam, lalu dilakukan uji Voges Proskaueur.
Apakah jenis reagensia yang ditambahkan pada uji tersebut?
A. HCl 3 N
B. Methyl Red
C. Reagen Erlich
D. Reagen Kovacs
E. α-naftol dan KOH 5%
251. Pada proses pembuatan sediaan sputum untuk pemeriksaan BTA, diperoleh
sediaan berukuran 2x3 dengan ketebalan sedang dan ditemukan bercak-bercak merah
pada setiap lapang pandang.
Bagaimanakah penilaian terhadap kualitas pewarnaan tersebut?
A. Tidak rata
B. Tidak bersih
C. Warna tidak jelas
D. Sediaan terlalu tipis
E. Sputum tidak purulen

63
252. Seorang teknisi laboratorium medik menerima sampel sputum yang akan
digunakan untuk pemeriksaan BTA dari seorang wanita berusia 35 tahun dengan
dugaan penyakit tuberkulosis. Setelah diamati, sputum yang diterima adalah sputum
yang tidak purulent dan berupa air liur
Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh seorang teknisi laboratorium medik?
A. Mendiskusikan kepada penanggung jawab lab
B. Diperiksa dan diberikan keterangan
C. Tetap melakukan pemeriksaan BTA
D. Menginfokan pasien untuk membawa sputum esok hari
E. Meminta pasien mengeluarkan lagi sputum pada saat itu
253. Pada proses pengematan sediaan pewarnaan spora dengan metode Klein yang
telah dilakukan sesuai dengan tahapan prosedur, diperoleh hasil: sel bakteri berwarna
biru, spora terlihat telah lepas dan berwarna merah.
Apakah faktor yang memengaruhi hasil pengamatan tersebut?
A. Jumlah bakteri yang tidak mencukupi
B. Zat warna mengalami kerusakan
C. Waktu pewarnaan kurang tepat
D. Fiksasi tidak sempurna
E. Umur biakan terlalu tua
254. Pada proses kultur suatu bakteri menggunakan media MacConkey Agar
diketahui bahwa pada media terdapat bakteri kontaminan sebelum digunakan, sehingga
perlu pembuatan ulang media.
Apakah tindakan yang perlu dilakukan oleh seorang teknisi laboratorium medik agar
permasalahan tersebut tidak terulang kembali?
A. Menginkubasi media yang belum digunakan selama 24 jam
B. Menyimpan media yang akan digunakan didalam kulkas
C. Mensteril media dgn autolave selama 5 jam
D. langsung menggunakannya setelah disteril
E. Menyimpan media di suhu kamar
255. Pada proses pengamatan mikroskopik sediaan Staphylococcus aureus yang
diberi pewarnaan Gram diperoleh hasil: bakteri berbentuk bulat bergerombol seperti
anggur dan berwarna merah.
Apakah faktor yang memengaruhi hasil tersebut?
A. Fiksasi tidak sempurna
B. Zat warna yang kadaluarsa
C. Pencucian yang tidak bersih
D. Pemberian alkohol yang berlebih
E. Pengeringan preparat dengan tissue
256. Pada proses kultur bakteri dari spesimen urin seorang wanita usia 68 tahun
dengan keterangan infeksi saluran kemih, diperoleh hasil penanaman pada media
MacConkey Agar: koloni berwarna merah muda, dengan konsistensi kering. Proses
dilanjutkan pada uji biokimia dengan hasil: meragi glukosa, laktosa, manitol, maltosa
dan sukrosa +/gas +, H2S -, Citrat -, Gerak +, MR + dan VP -.
Apakah spesies bakteri yang sesuai dengan hasil tersebut?
64
A. Pseudomonas aeruginosa
B. Klebsiella pneumoniae
C. Salmonella typhi
D. Escherichia coli
E. Proteus vulgaris
257. Proses kultur bakteri pada spesimen yang berasal dari balita usia 2 tahun dengan
keterangan demam, diperoleh hasil sebagai berikut: bakteri Gram positif, kokus, terlihat
adanya zona hemolisis. Berdasarkan hasil tersebut, diduga jenis bakteri adalah
Staphylococcus atau Streptococcus. Untuk memastikan jenis bakteri, perlu dilakukan
uji yang lebih spesifik.
Apakah nama uji tersebut ?
A. Motilitas
B. Katalase
C. Koagulase
D. Fermentasi
E. Sensitivitas
258. Pada proses penentuan jumlah bakteri dalam suatu sampel air kemasan, sampel
yang didapat terlebih dahulu akan diencerkan menggunakan pelarut.
Apakah jenis pelarut yang digunakan pada tahap tersebut?
A. NaCl 9 %
B. NaCl 0.9%
C. Bufer sulfat
D. Pepton 10%
E. Larutan HCl 0,9%
259. Kultur bakteri untuk identifikasi bakteri Vibrio cholera dilakukan pada sampel
feses yang berasal dari pasien dengan diagnosis diare. Untuk mendapatkan hasil
pemeriksaan yang optimal, maka sampel feses ditanam dalam media penyubur terlebih
dahulu.
Apakah jenis media yang digunakan pada kasus tersebut?
A. TSB
B. TCBS
C. Nutrien agar
D. Nutrien broth
E. Alkali pepton water
260. Seorang teknisi laboratorim medik melakukan pengambilan sampel apusan
nanah pada luka seorang pasien. Setelah dilakukan pemeriksaan langsung dengan
pewarnaan Gram dan diamati dibawah mikroskop, terlihat adanya bakteri berbentuk
bulat, tidak membentuk spora, tidak mempunyai flagel, bergerombol seperti buah
anggur. Hasil tes koagulase positif.
A. Diplococcus pneumonia
B. Streptococcus pyogens
C. Staphylococcus sp
D. Streptococcus agalactiae
E. Clostridium botulinum
65
261. Seorang teknisi laboratorium medik mendapat formulir permintaan kultur
sampel urin seorang laki laki usia 63 tahun dengan keterangan Infeksi Saluran Kemih
(ISK).
Media yang tepat digunakan untuk pemeriksaan tersebut adalah ?
A. Agar Darah
B. GC Lect
C. Agar Cokelat
D. Thayer Martin
E. Mac Conkey Agar
262. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan mikroskopik pada
sampel sputum yang berasal dari seorang laki-laki usia 41 tahun dengan keterangan
tuberkulosis. Hasil pengamatan di bawah mikroskop terlihat sel bakteri dengan ciri:
berbentuk batang lurus atau bengkok, tersusun tunggal, tidak berspora, dan berwarna
merah.
Apakah jenis bakteri yang ditemukan pada bahan pemeriksaan tersebut?
A. Bacillus subtilis
B. Klebsiella pnemoniae
C. Haemophilus influenza
D. Mycobacterium tuberculosis
E. Corynebacterium diphtheriae
263. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan mikroskopik pada
sampel sputum yang berasal dari seorang laki-laki usia 41 tahun dengan keterangan
tuberkulosis. Hasil pengamatan di bawah mikroskop terlihat sel bakteri dengan ciri:
berbentuk batang lurus atau bengkok, tersusun tunggal, tidak berspora, dan berwarna
merah.
Apakah nama jenis pewarnaan bakteri yang dilakukan oleh teknisi laboratorium medik
tersebut?
A. Pewaraan Gram
B. Pewarnaan spora
C. Pewarnaan kapsul
D. Pewarnaan granula
E. Pewarnaan Ziehl Neelsen
264. Pada proses pemeriksaan sampel secret vagina dari seorang wanita berusia 23
tahun yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan vaginosis bakteri, diperoleh
karakteristik sekret sebagai berikut: berwarna putih keabuan, homogen, pH 5,5.
Kemudian dilakukan pewarnaan Gram terhadap bahan pemeriksaan dan hasilnya
nampak banyak sel epitel yang tertutup bakteri batang Gram positif dan negatif.
Mikroorganisme flora genital normal manakah yang diduga berkurang drastis pada
kasus tersebut?
A. Prevotella sp
B. Lactobacillus sp
C. Candida albicans
D. Corynebacterium sp
E. Staphylococcus epidermidis
66
265. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan sediaan sputum
yang diberi pewarnaan BTA. Berdasarkan hasil pengamatan di bawah mirkoskop,
ditemukan 1-10 BTA dalam satu lapang pandang.
Apakah interpretasi paling tepat hasil pemeriksaan tersebut?
A. (1+)
B. (2+)
C. (3+)
D. Negatif
E. ditulis jumlah kuman BTA
266. Seorang teknisi laboratorium medik menerima formulir pemeriksaan kultur
pada sampel darah dari seorang laki-laki usia 19 tahun dengan keterangan hasil
pemeriksaan widal titer menunjukan 1/640.
Apakah jenis media Selektif yang digunakan untuk mengisolasi dan identifikasi bakteri
pada sampel tersebut ?
A. Mac Conkey
B. Manitol Salt Agar
C. Eosin Metylen Blue Agar
D. Xylosin Lysine Dextrose
E. Salmonella Shigella Agar
267. Seorang teknisi laboratorium medis menerima formulir pemeriksaan
laboratorium pada sampel swab faring dari seorang anak usia 4 tahun dengan
keterangan terduga diphteri. Jenis formulir pemeriksaan yang diminta adalah
pemeriksaan langsung.
Apakah jenis pewarnaan yang tepat untuk memeriksa sampel tersebut ?
A. Klein
B. Negatif
C. Burri Gins
D. Ziehl Neelsen
E. Schaeffer Fulton
268. Pada sampel urin tengah (meadstream) dari seorang wanita usia 35 tahun, yang
dikirim ke laboratorium dengan keterangan sititis menunjukkan hasil pemeriksan
makroskopis sebagai berikut: warna kuning tua kemerahan, keruh, Berat jenis 1035,
reduksi urine negatif.
Apakah tindakan petama yang paling tepat dilakukan teknisi laboratorium medik dalam
memeriksa bahan pemeriksaan tersebut di laboratorium mikrobiologi?
A. Mensentrifugasi urine
B. Melakukan uji sensitivitas
C. Menghitung jumlah bakteri
D. Melakukan pewarnaan Gram
E. Melakukan kultur dari sedimen
269. Seorang analis memeriksa sampel yang dikirim ke laboratorium, berupa sisa
makanan dari jajanan yang dikonsumsi oleh anak-anak di Sekolah Dasar X terduga
keracunan makanan. Setelah melakukan kultur pada media Manitol Salt Agar (MSA)
tumbuh bakteri bersifat memfermentasikan manitol.
67
Apakah jenis uji berikutnya yang dilakukan untuk mendeteksi jenis bakteri patogen
pada pemeriksaan tersebut?
A. Uji Manitol
B. Uji Katalase
C. Uji Simmon Citrat
D. Uji Voges Proskauer
E. Uji Plasma Koagulasi
270. Seorang teknisi laboratorium medik menerima bahan pemeriksaan berupa
sekret urethra. Pada formulir tertulis permintaan pemeriksaan mikroskopis. Setelah
skret dibuat sediaan dan diberi pewarnaan Gram, hasil pengamatan di bawah mikroskop
terlihat sel bakteri bentuk bulat, berpasangan, dan berwarna merah.
Apakah jenis bakteri dugaan yang paling memungkinkan berdasarkan hasil
pemeriksaan tersebut?
A. Staphylococcus sp.
B. Streptococcus sp.
C. Mobiluncus spp.
D. Neisseria gonorhoeae
E. Gardnerella vaginalis
271. Seorang analis akan melakukan kontrol kualitas pada medium pertumbuhan
bakteri yang dimiliki laboratorium. Untuk melakukan kontrol kualitas terhadap medium
Mac Conkey, maka diinokulasikan bakteri Escherichia coli dan Enterococcus faecalis.
Bagaimanakah hasil pertumbuhan kedua bakteri tersebut apabila diinokulasi pada
medium Mac Conkey yang masih layak digunakan?
A. E. Coli dan E. faecalis tumbuh tanpa warna
B. E.coli tumbuh dengan warna koloni merah dan E. faecalis tidak tumbuh
C. E. coli dan E. faecalis tumbuh dengan warna koloni merah
D. E. coli tidak tumbuh dan E. faecalis tumbuh tanpa warna
E. E. coli dan E. faecalis sama-sama tidak tumbuh
272. Seorang teknisi laboratorium medis melakukan kultur darah pada medium
Trypicase Soy Broth (TSB). Setelah diinkubasi 24 jam, dilakukan pemeriksaan
mikroskopik dan didapatkan hasil bakteri Gram negatif bentuk batang. Selanjutnya
akan dilakukan kultur dan uji biokimia untuk mengidentifikasi jenis bakteri. Medium
yang tersedia untuk melakukan kedua jenis uji tersebut adalah :
I. Kligler Iron Agar
II. Mac Conkey
III. Motility-indole-urease
IV. Simmon sitrat agar
Bagaimana urutan penggunaaan medium untuk pemeriksaan tersebut ?
A. I- II-III- IV
B. II-I-III-IV
C. III-IV-I-II
D. IV-I-II-III
E. IV-III-II-I

68
273. Seorang analis menerima bahan pemeriksaan feses dari dokter dengan
permintaan pemeriksaan kultur bakteriologi, padahal di laboratorium klinik tempatnya
bekerja tidak terdapat fasilitas untuk melakukan pemeriksaan tersebut sehingga harus
dilakukan pengiriman bahan pemeriksaan ke laboratorium bakteriologi.
Bagaimanakah prosedur yang harus dilakukan dalam penyiapan sampel tersebut untuk
dikirim ke laboratorium?
A. Menginokulasikan sampel ke dalam larutan formaldehide 10 %
B. Mencampurkan sampel ke dalam larutan lugol iodin 0,5%
C. Sampel dicelupkan ke dalam medita transpor
D. Memasukan sampel pada wadah steril
E. Mengemas sampel dalam kotak pendingin
274. Seorang teknisi laboratorium medik melakukan pemeriksaan pada sampel feses
yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan diare. Hasil pengamatan mikroskopik
sediaan menunjukkan sel berbentuk batang, tidak berspora, dan berwarna merah.
Berdasarkan hasil tersebut, teknisi laboratorium medik akan melanjutkan pada tahap
kultur.
Apakah jenis medium yang paling sesuai untuk proses kultur tersebut?
A. Ludlam
B. Agar darah
C. Manitol salt agar
D. Perbenihan kuning telur
E. Eosin Methylen blue Agar
275. Seorang teknisi laboratorium medik menerima formulir permintaan
pemeriksaan laboratirium pada bagian luka seorang laki-laki usia 8 tahun dengan
keterangan luka benda tajam dan bernanah.
Apakah langkah pertama yang paling tepat dilakukan oleh teknisi laboratorium medik
untuk melakukan pemeriksaan tersebut?
A. Melakukan swab steril
B. Mengambil sampel dengan rinse steril
C. Menginokulasikan sampel pada agar darah
D. Membuat sediaan untuk pemeriksaan langsung
E. Menginokulasikan sampel pada medium transpor
276. Seorang teknisi laboratorium medik memeriksa sampel yang dikirim ke
laboratorium dengan keterangan makanan dari jajanan yang dikonsumsi oleh siswa di
Sekolah Dasar X terduga keracunan makanan. Hasil kultur dalam media Agar Darah
menunjukkan koloni berwarna putih dan terdapat zona hemolisis. Hasil uji lanjut
dengan menginokulasikan koloni pada plasma sitrat menunjukkan adanya gumpalan.
Apakah yang menyebabkan adanya gumpalan pada uji tersebut?
A. Lipase
B. oksidase
C. Katalase
D. Koagulase
E. Triptophanase

69
277. Seorang Analis menggunakan desinfektan cair untuk mensterilisasi.
Desinfektan tersebut tidak mudah mengiritasi kulit, larutan jernih, tidak cepat menguap,
dan memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme dengan merusak lapisan lemak
membrane akan tetapi memiliki efektifitas rendah dalam membunuh endospora.
Apakah jenis desinfektan yang digunakan oleh analis tersebut?
A. Klorsilenol
B. Alkohol
C. Iodine
D. Fenol
E. Lysol
278. Seorang klien memiliki keluhan adanya benjolan berwarna merah dengan pus
dibagian ditengahnya serta disertai demam, dokter menganjurkan untuk melakukan
pemeriksaan bakteri pada benjolan tersebut.
Apakah metode pengambilan sampel yang tetap pada kasus diatas?
A. Menempelkan selotip pada luka
B. Mengambil kerokan kulit
C. Aspirasi
D. Biopsi
E. Swab
279. Seorang analis melakukan pemeriksaan mikrobiologi dengan metode biakan.
Setelah ditanam pada media SSA dan diinkubasi pada suhu 37 0C selama 24 jam
didapatkan koloni dengan ciri–ciri berwarna putih dengan bintik hitam di tengah,
setelah dilakukan uji IMVIC didapatkan hasil sebagai berikut :
Uji Indol Uji Metil Merah Uji voger Uji Sitrat TSIA
proskauer
Negatif Positif Negatif Negatif Hitam
Apakah jenis bakteri yang tepat dari hasil tersebut?
A. Pseudomonas aerugenosa
B. Staphylococcus aureus
C. Streptococcus aureus
D. Salmonella typhi
E. Escherichia coli
280. Seorang analis melakukan pemeriksaan terhadap sampel sputum seorang pasien
yang diduga TBC. Metode pewarnaan yang digunakan oleh analis tersebut adalah Zielh
Neelsen. Adapun langkah dari metode tersebut adalah :
- Sediaan diberi carbol fuchsin, kemudian di panaskan
- Selanjutnya sediaan di biarkan dingin selama 5 menit,lalu dicuci dengan air
mengalir,
- Kemudian dilakukan Dekoloriasi dengan asam alkohol sampai preparat benar-benar
bersih dari cat warna,
- Selanjutnya dicuci dengan air mengalir, kemudian diberi methylen blue selama 30
detik, dan dicuci
- kembali dengan air mengalir.

70
- Kemudian dilakukan pengeringan dan akhirnya dilakukan pembacaan hasil.
Apakah tujuan dilakukannya pemanasan pada preparat bakteri tahan asam tersebut?
A. Merobek dinding sel
B. Mencegah Otolisis sel
C. Membunuh sel bakteri
D. Mengawetkan preparat
E. Membuka pori-pori dinding sel bakteri
281. Seorang analis melakukan pemeriksaan terhadap sampel sputum seorang pasien
yang diduga TBC. Metode pewarnaan yang digunakan oleh analis tersebut adalah Zielh
Neelsen. Adapun langkah dari metode tersebut adalah :
- Sediaan diberi carbol fuchsin, kemudian dipanaskan
- Selanjutnya sediaan dibiarkan dingin selama 5 menit,lalu dicuci dengan air
mengalir,
- Kemudian dilakukan dekoloriasi dengan asam alkohol sampai preparat benar-benar
bersih dari cat warna,
- selanjutnya dicuci dengan air mengalir, kemudian diberi methylen blue selama 30
detik, dan dicuci kembali dengan air mengalir.
- Kemudian dilakukan pengeringan dan akhirnya dilakukan pembacaan hasil.
Fungsi pemberian asam alkohol pada pewarnaan tersebut adalah ?
A. Membedakan bakteri BTA dan bakteri bukan BTA
B. Memudahkan perlekatan warna pengganti
C. Menghilangkan cat warna tandingan
D. Menghilangkan cat warna utama
E. Mencegah otolisis sel
282. Seorang analis melakukan pemeriksaan pada sampel dengan menggunakan uji
biokimia. Media yang digunakan pada uji tersebut adalah media cair laktosa dengan
indikator Brome Cressol Purple. Hasil yang didapatkan yakni terdapat perubahan warna
media menjadi kuning dan terlihat adanya gas yang terperangkap di dalam tabung
durham.
Apakah tujuan dilakukan pemeriksaan tersebut ?
A. Untuk menguji Sitrat
B. Untuk menguji sulfida
C. Untuk menguji enzim katalase
D. Untuk menguji reaksi koagulasi
E. Untuk menguji fermentasi karbohidrat
283. Seorang Analis Teknologi Laboratorium Medik melakukan uji identifikasi
bakteri Salmonella thypi dengan mengunakan media SSA. Dari pemeriksaan tersebut
diperoleh hasil adanya endapan berwarna hitam pada dasar koloni yang tumbuh,
perubahan warna media menjadi kuning, dan pada media semisolid SIM yang telah
ditambah dengan mortility positif seperti pohon cemara terbalik.
Apakah jenis zat yang dihasilkan oleh bakteri Salmonella thypi sehingga terbentuk
warna pada media tersebut ?
A. Besi

71
B. Sulfur
C. Glukosa
D. Laktosa
E. Maltosa
284. Sebelum melakukan pemeriksaan bakteriologi, seorang laboran melakukan
aktivitas pembersihan meja kerja dengan menggunakan senyawa kimia dengan tujuan
mencegah kontaminasi dan infeksi.
Apakah nama senyawa kimia yang dimaksud di atas?
A. Antiseptik
B. Antibiotik
C. Desinfektan
D. Antimikroba
E. Antibakteri
285. Seorang laboran/ATLM saat melakukan penanaman bakteri pada media dengan
sampel darah pasien Thypoid, menggunakan safety cabinet untuk mencegah
kontaminasi dan infeksi.
Apakah nama alat yang digunakan dalam kegiatan di atas?
A. Air laminary flow
B. Lemari asam
C. Fume hood
D. Autoclave
E. Inkubator
286. Seorang analis TLM melakukan pemeriksaan pewarnaan Gram sampel urin
pada seorang wanita usia 45 tahun yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan
infeksi saluran kemih. Dari hasil pemeriksaan Lab diperoleh hasil sebagai berikut:
terdapat lebih dari satu sel bakteri per lapang pandang dan terdapat lebih dari satu
leukosit per lapang pandang.
Apakah prosedur laboratorium selanjutnya yang paling tepat untuk dilakukan pada
kasus tersebut?
A. Melakukan identifikasi jenis bakteri
B. Melakukan kultur dengan teknik calibrated loop
C. Melakukan uji penapisan (screening) dengan test strip
D. Melakukan kultur dengan metode Filter-paper dip-strip
E. Melaporkan hasil pemeriksaan dengan keterangan positif ISK
287. Seorang teknisi laboratorium medik sedang melakukan pengamatan
menggunakan mikroskop pada preparat bakteri hasil kultur dari suatu medium selektif.
Pengamatan di bawah mikroskop dilakukan secara bertahap dimulai dari perbesaran
40x, 100x, 400x, dan 1000x. Ketika pengamatan pada perbesaran 1000x sediaan yang
tersimpan pada meja objek mikroskop tertekan sehingga pecah
Apakah tindakan pertama paling tepat yang harus dilakukan oleh seorang teknisi
laboratorium medik untuk mengatasi hal tersebut ?
A. membuat sediaan baru
B. membuang pecahan sediaan
C. membersihkan lensa objektif
72
D. memeriksa kondisi mikroskop
E. Melakukan desinfeksi pada pecahan sediaan
288. Seorang pasien laki-laki berumur 27 tahun dirujuk oleh dokter untuk
nmelakukan pemeriksaan laboratorium pada sputum sewaktu. Setelah diberi
pengarahan cara mengeluarkan sputum, pasien tersebut menyerahkan
spesimen yang telah ditampung kepada analis kesehatan yang bertugas.
Kondisi spesimen yang diperoleh: volume ± 4 mL, dan dahak mukopurulen
bercampur darah sedikit.
Apakah prosedur selanjutnya yang harus dilakukan oleh seorang teknisi laboratorium
medik?
A. mengonsultasikan dengan dokter
B. meminta pasien mengeluarkan ulang sputum
C. memilih bagian mukopurolen untuk dibuat sediaan
D. membuat preparat dengan kondisi spesimen yang ada
E. menuliskan kondisi spesimen pada formulir pemeriksaan
289. Proses pemeriksaan sediaan dahak dengan pewarnaan Gram dari seorang laki-
laki usia 52 tahun yang dikirim ke laboratorium dengan keterangan pneumonia. Pada
pengamatan di bawah mikroskop terlihat gambar sebagai berikut:

Apakah jenis bakteri dugaan yang paling tepat berdasarkan hasil tersebut?
A. Morraxela catarrhalis
B. Streptococcus viridans
C. Clamydia trachomatis
D. Staphylococcus aureus
E. Streptococcus pneumoniae
290. Seorang pasien atas indikasi tuberkulosis datang ke laboratorium klinik untuk
memeriksakan dahak pagi. Namun pasien mengalami kesulitan dalam mengeluarkan
dahak tersebut, sehingga tidak ada sampel yang dibawa pada saat itu.
Apakah tindakan paling tepat yang harus dilakukan oleh teknisi laboratorium medik?
A. meminta pasien berkonsultasi kembali kepada dokter
B. meminta pasien mengeluarkan dahak sewaktu pada saat itu
C. menyampaikan agar pasien mengeluarkan dahak besok pagi
D. mengkonsultasikan kepada dokter penanggungjawab laboratorium
E. menyarankan pasien meminum obat mukolitik sebelum mengeluarkan dahak pagi
291. Seorang analis kesehatan sedang mengamati hasil kultur biakan Salmonella
typhimurium pada medium Mac Conkey Agar. Koloni yang teramati menunjukkan

73
bentuk buat, elevasi cembung, tidak berwarna (transparan), dan konsistensi seperti
mentega (butyrous).
Apakah yang menyebabkan koloni tidak berwarna pada media tersebut?
A. bakteri yang bersifat Gram negatif
B. menghasilkan asam dari proses fermentasi
C. tidak bereaksi dengan indikator pH merah netral
D. bakteri tidak mampu melakukan fermentasi laktosa
E. tidak terhambat oleh kristal violet dan garam empedu
292. Seorang pasien datang ke laboratorium klinik dengan membawa formulir
pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan langsung dari sampel dahak.
Dalam formulir pengantar tertulis bahwa pasien tersebut diduga penderita tuberkulosis.
Manakah kriteria dahak yang paling tepat untuk memenuhi pemeriksaan tersebut?
A. mukopurulen
B. volume ≥ 4 cc
C. dikeluarkan pagi hari
D. tidak tercampur air liur
E. tidak tercampur darah
293. Seorang teknisi laboratorium medik akan membuat medium pertumbuhan
bakteri Salmonella Shigella Agar, pada kemasan medium tercantum petunjuk
pembuatan sebagai berikut:
1. Suspend 60 g of the medium in one liter of purified water.
2. Heat with frequent agitation and boil for one minute to completely dissolve the
medium.
3. DO NOT AUTOCLAVE.
Apakah metode sterilisasi paling tepat yang harus digunakan?
A. memanaskan medium pada aliran uap suhu 1000C selama 30 menit dan 3 hari
berturut-turut
B. mendidihkan medium pada suhu 500 C s.d 700 C dalam waktu singkat
C. memanaskan medium pada suhu 720C selama 15 sampai 20 detik
D. menyaring medium menggunakan filter membran atau koloidon
E. memaparkan medium pada sinar ultraviolet
294. Seorang teknisi laboratorium medik akan membuat medium pertumbuhan
bakteri Salmonella Shigella Agar, pada kemasan medium tercantum petunjuk
pembuatan sebagai berikut:
1. Suspend 60 g of the medium in one liter of purified water.
2. Heat with frequent agitation and boil for one minute to completely dissolve the
medium.
3. DO NOT AUTOCLAVE.
Berapa Gram bubuk medium yang harus ditimbang untuk membuat 750 mL medium?
A. 80 g
B. 75 g
C. 62 g
D. 52 g
E. 45 g
74
295. Seorang teknisi laboratorium medik akan membuat medium pertumbuhan
bakteri Salmonella Shigella Agar, pada kemasan medium tercantum petunjuk
pembuatan sebagai berikut:
1. Suspend 60 g of the medium in one liter of purified water.
2. Heat with frequent agitation and boil for one minute to completely dissolve the
medium.
3. DO NOT AUTOCLAVE.
Berapakah perbandingan yang paling tepat antara banyaknya medium dan volume
aquadest untuk membuat 500 mL medium?
A. 3 : 5
B. 3 : 50
C. 2 : 30
D. 6 : 100
E. 7 : 150
296. Seorang teknisi laboratorium medik (TLM) akan membuat medium
pertumbuhan bakteri Manitol Salt Agar. Banyaknya medium yang harus ditimbang
adalah 111 g untuk satu liter. Namun pada akhir proses penimbangan diperoleh jumlah
yang berlebih yaitu 120 g.
Apakah yang harus dilakukan oleh TLM tersebut?
A. menimbang ulang medium
B. menyisihkan medium yang berlebih
C. melarutkan medium tersebut dalam 1 L aquadest
D. menyesuaikan volume aquadest dengan banyaknya medium
E. memasukkan kembali medium yang berlebih ke dalam kemasan
297. Seorang analis melakukan pemeriksaan kultur untuk penegakan hasil
pemeriksaan langsung pada sampel swab tenggorok. Berdasarkan hasil pemeriksaan
tersebut, didapatkan gambar hasil kultur Staphylococcus aureus pada medium Manitol
Salt Agar adalah sebagai berikut :

Apakah yang menyebabkan perubahan warna sebagian medium?


A. kandungan garam dalam medium
B. terdapat phenol red dalam medium
C. adanya kandungan manitol dalam medium
D. perubahan pH medium dari basa menjadi asam
E. terbentuknya asam dari hasil fermentasi oleh bakteri

75
76