0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan8 halaman

Teks Diskusi

Naskah debat membahas manfaat dan kerugian game online bagi pelajar. Tim pro berargumen game online dapat menghilangkan stres, meningkatkan kreativitas, dan dapat dimainkan dengan batasan. Tim kontra berpendapat game online dapat membuat kecanduan, menurunkan prestasi belajar, dan mengarah pada konten negatif. Kedua belah pihak menyajikan pendapat mendukung dan menolak game online bagi pelajar.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan8 halaman

Teks Diskusi

Naskah debat membahas manfaat dan kerugian game online bagi pelajar. Tim pro berargumen game online dapat menghilangkan stres, meningkatkan kreativitas, dan dapat dimainkan dengan batasan. Tim kontra berpendapat game online dapat membuat kecanduan, menurunkan prestasi belajar, dan mengarah pada konten negatif. Kedua belah pihak menyajikan pendapat mendukung dan menolak game online bagi pelajar.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kuis Debat "Game Online" SMAN 41 Thn 2017

Tim 11 Pro:

1. M.Wisnu (Orang Pertama)

2. Mifta Ireza (Orang Kedua)

3. Natasha Chairani (Orang Ketiga)

Tim 12 Kontra:

1. Putu Diah (Orang Pertama)

2. Azzahra Putri (Orang Kedua)

3. Ikon Terra (Orang Ketiga)

Kelas: X IPS 2

Tugas: Remedial Kuis Debat

Pelajaran: Bahasa Indonesia

Semester: Genap

Guru: M. Jarkasih, S.Pd.,M.Par

Naskah:

M.Wisnu (Pro)

Game Online merupakan permainan berbasis online yang sedang tranding di masa sekarang. Game
Online banyak sekali jenis nya yaitu:Ayodance,

PointBlank,COC dan masih banyak lagi.

Game Online juga bisa di mainkan dengan Handphone atau Komputer Game Online itu dapat
meningkatkan aktifitas seorang anak karena mereka akan berimajinasi tentang hal baru yang mereka
temui. Anak bisa mendapatkan ide menarik dan bisa menyelesaikan tugas nya di sekolah Sehingga
mereka bisa menciptakan sesuatu yang menabjubkan dari ide kreatifitasnya.

Dan juga setiap game memiliki tingkat kesulitan/Level yang berbeda. Umumnya permainan ini dilengkapi
pernak-pernik senjata, amunisi, karakter dan peta permainan yang berbeda. Untuk menyelesaikan level
atau mengalahkan musuh secara efisien diperlukan strategi. Permainan game online akan melatih
pemainnya untuk dapat memenangkan permainan dengan cepat, efisien dan menghasilkan lebih banyak
poin.
Putu Diah (Kontra)

Dalam era globalisasi ini game online semakin terkenal dikalangan masyarakat seperti pelajar. Banyak
anak-anak remaja sekarang yang bermain game online. Game online dapat membuat pemainnya
kecanduan. Apabila sudah kecanduan bermain game online mereka akan berusaha agar bisa menang
dan mendapatkan nilai tertinggi pada game yang di mainkan. Contohnya seperti game dota banyak
remaja yang menggemari game ini. Memang game ini seru dan menyenangkan untuk dimainkan. Tetapi
itu membuat pelajar melupakan waktu dan keasyikan bermain. Itu menyebabkan pelajar semakin malas
belajar,tidak ada waktu untuk membantu orang tua dan prestasi belajar menurun. Itu juga bisa
menyebabkan pelajar tidak bisa memanfaatkan waktunya karena waktunya hanya di habiskan untuk
bermain game online.

Mifta Ireza (Pro)

Di zaman sekarang game online semakin marak dikalangan masyarakat. Peminatnya berasal dari berbagai
macam kalangan seperti: Anak-anak, Remaja hingga Dewasa. Dengan harganya yang murah dan banyak
macamnya game online semakin banyak peminatnya. Sebagian besar masyarakat mengatakan bahwa
game online itu buruk tetapi tidak semuanya game online itu juga ada manfaatnya seperti:

-Game Online merupakan suatu aktifitas untuk refreshing contohnya: seorang anak yang baru pulang
dari sekolah dapat bermain game untuk menghilangkan rasa jenuh nya setelah berjam-jam memikirkan
pelajaran.

-Yang Kedua yaitu dapat meningkatkan aktifitas seorang anak karena mereka akan berimajinasi tentang
hal baru yang mereka temui ketika bermain game online

-Lalu kita juga di tuntut untuk mengatur strategi,melatih kesabaran dan juga mengontrol emosi.
Kemudian Game Online ini mempunyai banyak event-event yang di adakan sebagai ajang mencari uang.
Sekarang sudah banyak event-event game online yang positif pastinya. Jadi, mereka itu seperti lomba
dan yang menang akan mendapatkan uang. Dengan mendapat uang mereka bisa menabung dengan
hasil sendiri.

Azzahra Putri (Kontra)

Saya tidak setuju dengan adanya game online,karena bisa membuat anak kecanduan,kalau sudah
kencanduan anak jadi lupa untuk makan,mandi,dan prestasi anak bisa menurun karena terus menerus
bermain game itu,misalkan permainan pokemon go banyak yang memainkannya itu membuat dampak
negatif bagi pengguna dan masyarakatnya karena game itu dimainkannya berjalan-jalan dan itu bisa
membuat penggunanya bisa jatuh,atau tertabrak orang yang di depannya.Belum lagi game yang
mengandung kekerasan seperti pointblank,gta jika anak tidak bisa mengatur emosinya karakternya akan
egois dan keras.

Natasha (Pro)

Bicara tentang Game Online seperti yang anda ketahui game online terkenal dari sisi negatif nya tetapi
game online juga banyak sisi positif nya bagi masyarakat. Game Online juga memiliki manfaat :

Yang pertama yaitu : Memiliki banyak teman

Yang kedua : Mendidik untuk kondesif dan teamwork

Yang ketiga : Mendidik untuk toleransi

Yang keempat : Menambah kesempatan anda untuk mengetik

Yang kelima : Bermain game juga dapat meningkat kosa kata bahasa inggris

Yang keenam : Menambah pengetahuan komputer baik software maupun hardware.

Para pemain game online juga dapat menguasai beberapa hal dalam waktu yang sama. Atau multi
bahasa keren nya pemain game online yang beragam memberikan anda kesempatan untuk
meningkatkan keterampilan bahkan banyak permainan yang melatih kesabaran dan memecahkan
masalah. Suka tunjukkan lebih banyak tanggapan komentari.

Ikon Terra (Kontra)

Saya tidak setuju dengan diadakan nya game online karena game online juga dapat membuat kecanduan.
Anak - anak yang sudah terlanjur kecanduan bermain game online akan berusaha apapun untuk
mencapai nilai yang tertinggi. Karena kecanduan pun banyak anak - anak yang berbohong kepada orang
tua nya. Misalnya, ia izin berpamitan untuk berangkat sekolah tapi ternyata malah bolos karena pergi ke
warnet. Karena game online pemain akan melupakan waktu seperti lupa mengerjakan pr, lupa makan,
lupa mandi, lupa sholat, dan lupa waktu bersama orang tua. Ada juga game online yang menampilkan
adegan kekerasan seperti berkelahi. Jika anak yang memainkan nya tidak dapat mengontrol emosi nya,
maka ia akan menjadi pribadi yang berkarakter keras dan egois. Game online juga dapat merusak mata
menjadi minus karena jarak mata dengan monitor atau hp sangat dekat.

Natasha (Pro)

Kesimpulan dari tim kami yaitu :

Semua game online tidak semuanya buruk bagi anak - anak.


- Game Online sebagai ajang hiburan contoh nya, refresing karena otk manusia butuh refresing.

- Game Onlie sebagai ajang untuk melatih kesabaran pada anak.

- Game Online sebagai mengatur strategi dan mendapatkan ide yang menarik

- Meningkatkan konsentrasi pada anak

- Meningkatkan koordinasi tangan dan mata seperti ayodance

- Meningkatkan kemampuan mengetik karena mereka menggunakan keyboard untuk memainkan nya.

Saya ambil sampel, saya punya teman, dia suka sekali bermain getrich. Permainan ini memang
menantang, event nya juga banyak. Dia juga pernah ikut lomba dan akhirnya menang dan mendapatkan
uang lalu ditabung. Selain itu ada juga yang berpendapat bahwa 75% bermain game online dapat
meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. Jadi selain bermain kita dapat belajar bukan? Lalu game
online itu tidak semuanya berdampak negatif karena dibalik dampak negatif terdapat dampak positif nya
juga.

Ikon Terra (Kontra)

Kesimpulan dari tim kami, kami tetap tidak setuju dengan adanya game online karena game online
membuat para pengguna nya kecanduan. Seperti yang dikatakan oleh sodari Putu dan Zahra bahwa
game online mempunyai dampak buruk yang sangat banyak. Contohnya seperti pokemon go. Pokemon
go sangar membuat masyarakat resah karena bermain nya sambil berjalan - jalan bisa menabrak orang
yang berjalan di depan nya. Belum lagi game online yang menayangkan adegan kekerasan seperti CS, PB,
GTA, BULLIYIN. Jika anak yang bermain permain tersebut tidak dapat mengontrol emosi nya maka anak
tersebut akan berkarakter seperti permainan yang ia mainkan. Karena game online juga anak - anak jadi
lupa kegiatan - kegiatan sehari - hari seperti lupa makan, lupa mandi, lupa sholat, dll.
Nama : 1. Tim 6 Pro (Sundari Kusuma Orang ke-1), (Naufal Adifta Orang ke-2), (Riana Puspitasari Orang
ke-3)

2. Tim 2 Kontra (Mitha Puspita Orang ke-1), (Bima Orang ke-2), (Haical Mubarok Orang ke-3)

Kelas : X MIPA 1

Tugas : Remedial Kuis Debat

Pelajaran : Bahasa Indonesia

Semester : Genap

Guru : M. Jarkasih, S.Pd., M.Par.

Naskah

Sundari : "Saya setuju dengan game online karena, game online sangat disukai oleh anak-anak. Apalagi
anak-anak lebih memilih game online daripada permainan tradisional. Hal ini dikarenakan game online
lebih praktis, tidak memerlukan banyak tempat, dan juga kadang menjadi parometer kehebatan
teknologi anak. Tidak salah memang jika kita menghilangkan stres dengan bermain game online tetapi
juga dengan batas yang sewajarnya tanpa menghilangkan budaya atau identitas kita sebagai bangsa. Bagi
orang dewasa bisa menghilangkan penat perkerjaan dan untuk bisa meninglatkan kreativitas dalam
berkerja. Jadi seharusnya orang tua menjadi pengawas bagi anak agar mengetahui apa yang dilakukan
anak dalam bermain game online atau yang lainnya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
dan agak tidak mengganggu pendidikan."

Mitha : "Menurut saya game online tidak baik bagi para pelajar karena bisa merusak otak jika bermain
terlalu lama dan juga bisa membuat pelajar atau orang lain menjadi kecanduan dalam bermain game
online. Game online juga bisa membuat para pelajar menjadi malas belajar karena terlalu asik dengan
game yang di mainkannya itu. Game online juga bisa membuat mata sakit karena terlalu lama menatap
layar komputer dan bermain game online juga bisa mengarah pada hal-hal pornografi karena sekarang
banyak game yang berbau pornografi dan anak kecil bermain game online otaknya bisa mempengaruhi
apa yang ia mainkan seperti game online perkelahian anak kecil itu juga akan menerapkan."

Adif : "Saya setuju dengan adanya game online karena game online sangat disukai oleh anak-anak game
ini memiliki keunikan dan ketangkasan jadi dapat menarik para anak-anak dan biasanya anak-anak
bermain game online bisa menghilangkan stres dan merasa lebih lega bermain game online luas
pemikirannya. Jadi memurut saya tidak apa-apa asalkan ada batasnya dan diawasi oleh orang tua."

Bima : "Saya tidak setuju denga orang ke dua tim pro karena game online banyak dampak negatifnya ada
beberapa dampak negatif bermain game online itu.
1. Menimbulkan kecanduan banyak dari kita kecanduan game online berjam-jam di warnet itu sangat
tidak baik bagi kehidupan sehari-hari.

2. Mendorong melakukan hal-hal negatif contohnya di kehidupan kita tuh menghckd akun orang atau
mencuri uang untuk bermain game online.

3. Berbicara kotor dan kasar semua pemain game online tug berbicara kotor dan kasar.

4. Lupa akan keluarga atau lupa akan teman dekatnya.

Riana : "Saya setuju jika anak-anak bermain game online karena dengan game online mereka bisa
menghilangkan penat selepas belajar di sekolah. Game oneline memberikan dampak positif bagi para
pelajar misalkan bisa mengasah otak dalam bermain game online seperti contohnya dalam bermain
game perang, catur, dan game yang mengasah otak untuk berkerja. Dalam game online tersebut kita bisa
mendapat ilmu dari game yang berbahasa inggris dan mengerti ilmu IT."

Ical : "Saya tidak setuju karena game online berdampak negatif bagi anak-anak dan remaja. Game online
berdampak dapat menurunkan prestasi dan dapat menggangu jasmani dan kesehata dan juga bisa
mengganggu psikologis dan gangguan mental, kurang disiplinnya waktu dan juga game online
membuang uang jajan yanh diberika orang tua."

Riana (kesimpulan) : "Kesimpulan dari kelompom kami adalah kami setuju jika anak-anak atau remaja
bermain game online karena tidak selamanya game online berdampak negatif. Berikut dampak positif
game online

1. Melatih konsentrasi karena dalam bermain game online dibutuhkan konsentrasi yang tinggi agar game
online yang kita mainkan menang.

2. Dapat mengatur strategi karena dalam bermain game online kita perlu mengatur stategi untuk
melawan musuh agar game online yang kita mainkan bisa menang.

3. Dapat mengembangkan imajinasi karena ketika kita bermain game online kita berimajinasi menjadi
tokoh yang ada di dalam game online tersebut asal tidak berlebihan.

4. Dapat membuat IQ tinggi karena otak dipaksa untuk berkerja.

5. Membentuk kerja sama tim yang bagus karena beberapa game online ada yang permainannya di
mainkan dengan cara berkelompok.

Ical (kesimpulan) : "Kesimpulan dari tim kontra adalah kami tidak setuju dengan game online karena
terdapat faktor-faktor yang mendorong pelajar menjadi kecanduan game online

1. Karena diberikan kebebasan. 2. Game online mambuat kecanduan.

3. Banyak waktu kosong yang dimiliki pelajar di rumah.

4. Memiliki ekonomi yang berkecukupan.


OPINI KU

Teknologi informasi yang sangat berkembang saat ini membawa perubahan dan memberi pengaruh
terhadap kehidupan sosial.

Internet yang merupakan salah satu bentuk kecanggihan dari teknologi informasi, telah memberikan
kemudahan untuk mengakses segala sesuatu yang bersifat informatif dan komunikatif, bagi siapapun,
kapanpun dan di manapun.

Pinar Kirci dalam penelitiannya yang berjudul “Effects of computer and internet utilization over young
people in world and Turkey: Considered with education and health applications”, menyampaikan bahwa
remaja merupakan pengguna internet yang paling besar karena mereka lebih mudah dan tertarik
terhadap kemajuan teknologi yang ada.

Hal itu terlihat dari beberapa penelitian di sejumlah negara di Eropa dan Asia, misalnya Turki, Jerman,
China dan Thailand. Penelitian itu mengungkapkan bahwa bahwa penikmat game online sebagian besar
adalah remaja sekolah.

Game Online adalah sebuah permainan berbasis elektronik dan visual yang memanfaatkan teknologi
media visual elektronik dan dimainkan di dalam suatu jaringan (baik LAN maupun Internet).

Berbeda dengan permainan tradisional yang cenderung mengandalkan kekuatan otot-otot tubuh, game
online lebih banyak menggunakan kemampuan otak dalam berpikir dan kelincahan jari-jemari tangan
dalam menekan tombol-tombol pada stik pengatur.

Bagi anak-anak kebanyakan, memainkan game online sangatlah menyenangkan karena mereka tidak
perlu lagi beranjak dari tempat duduk, tidak merasa capek, berkeringat, atau khawatir terluka. Dengan
bermain game online, mereka juga bisa merasakan sensasi dunia yang berbeda.

Sumalee Chanchalor and Sineenart Konsue dalam penelitiannya “Health Effects of Playing Online Game:
Vocational and Technical Students in Thailand” menjelaskan, bermain game online yang cenderung
membutuhkan waktu berjam-jam akan menimbulkan pengaruh dari segi kesehatan seperti insomnia,
sakit kepala dan gangguan pada tulang-tulang karena sedikitnya gerak tubuh yang dilakukan.

Tidak hanya itu, pengaruh game online karena bermain dalam kurun waktu yang sangat lama juga dapat
mempengaruhi psikologis pemainnya dengan timbulnya emosi dan stress.

Dengan melihat dampak kesehatan dan psikologis yang ditimbulkan dikhawatirkan hal ini akan mudah
mempengaruhi tingkat belajar dan tumbuh kembang remaja saat ini.

Di Indonesia, perkembangan game online menjadi sangat pesat seiring munculnya game center yang
menawarkan beragam permainan dengan harga terjangkau yang mudah diakses oleh anak-anak sekolah
atau remaja.
Game online yang memiliki banyak judul seperti Ragnarok Online, Perfect World, Dota,Rohan Online,
Seal Online dan lain sebagainya, membuat remaja atau anak-anak sekolah rela menyisihkan uang
sakunya untuk bermain dan menghabiskan waktu berjam-jam, hingga lama-kelamaan memasuki fase
kecanduan.

Untuk mencegah terjadinya kecanduan pada remaja atau anak-anak di sekitar kita, seharusnya dilakukan
komunikasi atau kepedulian terhadap kondisi ini dari pihak keluarga, sekolah dan pemerintah.

Keluarga sebagai tempat belajar yang pertama dan utama bagi anak-anak sebaiknya memberikan contoh
yang nyata untuk meningkatkan rasa tanggung jawab anak-anak terhadap dirinya sendiri dan orang lain.

Bagi orangtua, hal itu bisa dilakukan dengan membuat batasan waktu bagi anak-anaknya dalam
mengakses internet, khusunya game online.

Orang tua juga harus lebih lagi menunjukkan kepedulian terhadap tingkah laku atau keseharian anak-
anak saat di rumah maupun luar rumah.

Rasa peduli, perhatian dan kasih sayang yang diberikan dalam keluarga akan menciptakan kondisi rumah
yang harmonis yang pada akhirnya akan membuat pribadi anak-anak menjadi lebih bertanggung jawab
dan jujur.

Sekolah yang menjadi tempat menuntut ilmu, juga mesti membuat aksi nyata. Yakni dengan memberikan
pengarahan dan pengetahuan seputar penggunaan internet. Tak hanya itu, sekolah mesti membangun
komunikasi dengan siswa. Hal ini dilakukan demi menghindari dampak negatif game online seperti bolos
sekolah dan penurunan prestasi belajar.

Pemerintah juga mesti memainkan perannya untuk mengurangi kecanduan game online.

Beberapa peran yang dapat dimaksimalkan oleh pemerintah seperti mewajibkan jam belajar bagi anak
sekolah, memberikan wadah atau tempat bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitasnya secara
positif sebagai media refreshing setelah melakukan kewajibannya sebagai siwa: belajar.

Pemerintah juga dapat memanfaatkan kuasanya dalam bidang teknologi seperti mengadakan
perlombaan dalam bidang IT sebagai sarana bakat yang dimiliki remaja.

Yang pasti, dukungan nyata dari keluarga, sekolah dan pemerintah dapat mencegah dan mengurangi nilai
kecanduan game online terhadap remaja atau anak sekolah

Anda mungkin juga menyukai