0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan6 halaman

Soal UAS Riset Operasi

Dokumen tersebut membahas soal pengangkutan barang dari beberapa gudang ke pabrik dengan menggunakan tiga metode, yaitu metode biaya terendah, metode nilai absolut mutlak, dan metode nilai absolut mutlak variasi. Metode mana yang paling efisien digunakan untuk menghitung biaya pengangkutan barang antar gudang dan pabrik.

Diunggah oleh

Ulum Arbalas
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan6 halaman

Soal UAS Riset Operasi

Dokumen tersebut membahas soal pengangkutan barang dari beberapa gudang ke pabrik dengan menggunakan tiga metode, yaitu metode biaya terendah, metode nilai absolut mutlak, dan metode nilai absolut mutlak variasi. Metode mana yang paling efisien digunakan untuk menghitung biaya pengangkutan barang antar gudang dan pabrik.

Diunggah oleh

Ulum Arbalas
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : M.

BACHRUL ULUM

PRODI : SISTEM INFORMASI 2018


NIM : B14180008

NO ABSEN : 08

Jawaban

1. A. NWC

ke
Gudang A Gudang B Gudang C Kapasitas pabrik
dari
Pabrik 1 Rp. 3200 Rp. 3300 Rp. 3400 106
Pabrik 2 Rp. 3600 Rp. 4200 Rp. 3800 132
Pabrik 3 Rp. 3400 Rp. 3700 Rp. 4000 127
kebutuhan 122 152 91 365

ke
A B C KAPASITAS
dari
32 33 34
1 106 106

36 42 38
2 16 116 132

34 37 40
3 36 91 127

KEBUTUHAN 122 152 91 365

Biaya : (106 x 32) + (16 x 36) + (116 x 42) + (36 x 37) + (91 x 40) = 13.812

Jadi , biaya yang di butuhkan adalah Rp. 1.381.200,00


b. metode biaya terkecil

ke
A B C KAPASITAS
dari
32 33 34
1 106 106

36 42 38
2 16 25 91 132

34 37 40
3 127 127

KEBUTUHAN 122 152 91 365

Biaya : (106 x 32) + (16 x 36) + (25 x 42) + (91 x 38) + (127 x 37) = 13.175

Jadi, biaya yang di perlukan adalah Rp. 1.317.500,00

C. metode VAM

Ke C
A B KAP PB
dari
1 32 33 34 106 1
2 36 42 38 132 2
3 34 37 40 127 3
KEB 122 152 91 365
PK 2 4 4 X1=91

Ke
A B KAP PB
dari
1 32 33 106 1
2 36 42 132 6
3 34 37 127 3
KEB 122 152 365
PK 2 4 X2=132-91=41

Ke B
A KAP PB
dari
1 32 33 106 1
3 34 37 127 4
KEB 122 152 365
PK 2 4 X3=152-41=11

Ke
A KAP
dari
1 32 106
2 34 132
KEB 122 365
PK
X4=132
2
X5=106-111=5

Biaya : (34 x 91) + (36 x 41) + (33 x 111) + (132 x 34) + (5 x 32) = 12.881

Jadi, biaya yang di butuhkan adalah Rp. 1.288.100,00

2. A. Tabel transportasi

Gudang H Gudang I Gudang J kapasitas

A 27000 23000 31000 150 ton


B 10000 45000 40000 40 ton
C 30000 54000 35000 80 ton
KEBUTUHAN 110 ton 70 ton 90 ton 270 ton
b. metode NWC

ke
H I J KAPASITAS
dari
27 23 31
A 110 40 150

10 45 40
B 30 10 40

30 54 35
C 80 80

KEBUTUHAN 110 70 90 270

Biaya : (100 x 27) + (40 x 23) + (30 x 45) + (10 x 40) + (80 x 35) = 8.440

Jadi, biaya yang di perlukan adalah Rp. 8.440.000,00

c. metode biaya terkecil

ke
H I J KAPASITAS
dari
27 23 31
A 50 70 30 150

10 45 40
B 40 40

30 54 35
C 20 60 80

KEBUTUHAN 110 70 90 270

Biaya : (50 x 27) + (70 x 23) + (30 x 31) + (40 x 10) + (20 x 30) + (60 x 35) = 5.100

Jadi, biaya yang di butuhkan adalah Rp. 5.100.000,00


d. metode VAM

Ke
H I J KAP PB
dari
A 27 23 31 150 4
B 10 45 40 40 30
C 30 54 35 80 5
KEB 110 70 90 270
PK 17 22 4 X1=40

Ke
H I J KAP PB
dari
A 27 23 31 150 4
C 30 54 35 80 5
KEB 110 70 90 270
PK 3 22 4 X2=70-40=30

Ke
H J KAP PB
dari
A 27 31 150 4
C 30 35 80 5
KEB 110 90 270
PK 3 4 X3=80-30=50

Ke
H J KAP PB
dari
A 27 31 150 4
KEB
X4=90
110 90 270
X5=110-50=60

Biaya : (40 x 10) + (30 x 23) + (50 x 30) + (90 x 31) + (60 x 27) = 7.270
Jadi , biaya yang di butuhkan adalah Rp. 7.270.000,00

Anda mungkin juga menyukai