Backup Data (Mencadangkan Data) dan Disaster Recovery
(Pemulihan Bencana)
Ferra Fernanda
(43A87006150593)
Program Studi Teknik Informatika
STMIK Bani Saleh Bekasi
E-Mail : ferrafernanda01@gmail.com
ABSTRAK
Seiring berkembangnya dunia teknologi, ketergantungan terhadap sistem informasi
semakin tinggi. Hal tersebut tak luput pula dari adanya gangguan atau bencana yang
mengganggu sistem informasi. Berbagai faktor internal juga menjadi salah satu penyebab
kerusakan terhadap server sebagai media penyimpanan data. Salah satu cara yang terbaik
untuk menyelamatkan data dari kehilangan atau kerusakan adalah melalui manajemen backup
data dan melakukan penanggunalangan bencana (Disaster Recovery) secara teratur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengamankan data dari resiko kehilangan dan
kerusakan data dengan membackup dan melakukan pemnulihan bencana (Disaster Recovery).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode studi pustaka. Studi
pustaka adalah mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material
yang ada seperti dokumen, buku, catatan, dan sebagainya.Hasil yang diperoleh dari penelitian
ini adalah bahwa backup dan disaster recovery harus dilakukan secara teratur sebagai
pencegahan kehilangan data atau kerusakan pada data.
Kata Kunci:Backup, Disaster Recovery
1. PENDAHULUAN salinan data penting pada media backup
seperti CD/DVD, USB, Harddisk
Saat ini backup data menjadi hal
External, dan lain sebagainya. Sehingga
yang sangat penting dilakukan untuk
salinan tersebut dapat digunakan untuk
pencegahan kehilangan data. Backup
memulihkan data asli yang rusak karena
adalah proses dari pembuatan duplikat
berbagai faktor. Pemulihan bencana
(Disaster Recovery) adalah bidang Tak dapat dihindari bahwa
perencanaan keamanan yang bertujuan ancaman – ancaman dapat menghasilkan
untuk melindungi organisasi dari dampak keadaan darurat, dan perlu diambil suatu
kejadian negatif yang signifikan. Disaster keputusan penting.berbagai metode dan
Recovery mengizinkan sebuah organisasi langkah – langkah penanganan keadaan
untuk mempertahankan atau melanjutkan darurat perlu di persiapkan untuk
fungsi misi penting setelah bencana. menghadapi ancaman – ancaman seperti
Karena kelancaran proses mengolah data ini. Untuk mengatasi berbagai ancaman –
pada suatu perusahaan tergantung kepada ancaman seperti ini, perlu dirancang suatu
infrastruktur TI, maka proteksi backup rencana pemulihan. Rencana ini dapat
data dan disaster recovery menjadi berupa urutan tahapan yang harus
penting, khususnya jika terjadi kerusakan dilakukan jika suatu keadaan darurat
atau bencana alam. terjadi.
Data – data yang disimpan dan
diolah suatu organisasi akan bertambah
2. PEMBAHASAN
besar sehingga diperlukan penyimpanan
2.1 Backup
data yang terorganisir yaitu dengan
menejemen data. Penerapan IT dalam
a. Pengertian Backup
organisasi memberikan nilai positif dai
berbagai aspek. Namun disisi lain Backup adalah proses membuat
memberikan aspek yang sangat merugikan data cadangan dengan cara menyalin atau
bila terjadi kegagalan IT dalam suatu membuat arsip data komputer sehingga
organisasi. Kerugian organisasi sangat data tersebut dapat digunakan kembali
terkait pada resiko yang dihadapi oleh apabila terjadi kerusakan atau kehilangan.
organisasi. Tujuan utama backup adalah
Di era yang serba digital ini, mengembalikan data penting atau file saat
hampir semua data disimpan didalam tidak sengaja di hapus atau rusak. Backup
sebuah media penyimpanan yang data harus menjadi prioritas utama dalam
selanjutnya di olah menjadi sebuah perawatan komputer seiring dengan
informasi. Kemajuan teknologi khususnya perlindungan virus karena memastikan
jaringan computer mengakibatkan semakin data aman dalam kasus bencana. Mudah
mudahnya dan murahnya peragkat- dan hemat biaya untuk backup data
perangkat pendukung untuk memberikan dibandingkan dengan memulihkan data
layanan komunikasi.
setelah terjadi bencana atau hancurnya
sistem. c. Fungsi Backup Data
b. Tipe dari Backup Data Fungsi backup diantaranya adalah
mempunyai cadangan data dari data yang
Berikut adalah tipe dari backup data antara
hilang/ rusak/ terhapus, baik yang
lain :
disebabkan oleh kesalahan sendiri atau
• Penuh (full) / backup data normal faktor lain. Seperti terkena virus, file rusak
Backup data normal adalah menyalin (tidak bisa dibuka), perangkat komputer
semua file, termasuk file sistem, file bermasalah, bencana, dan lain sebagainya.
aplikasi, file pengguna, dan sistem Dengan begitu cadangan data yang sudah
operasi. Teknik penyimpanan backup di simpan tersebut dapat digunakan
data normal adalah dengan menyalin kembali sebagai pengganti data yang telah
kumpulan data lengkap ke tempat hilang/ rusak/ terhapus. Fungsi backup
yang dipilih atau media cadangan. data lebih mengacu pada faktor keamanan
• Backup data tambahan dan kenyamanan dalam menggunakan
Backup data tambahan adalah hanya komputer.
menyalin file yang diubah atau dibuat
d. Langkah – Langkah Membackup
setelah backup terakhir. Backup data
data
tambahan membutuhkan waktu dan
ruang yang lebih sedikit namun Berikut adalah langkah – langkah proses
membuat pengembalian file menjadi membackup data pada windows 10
sulit.
Buka Menu settings pada PC atau Laptop
• Backup data berbeda
Backup data berbeda adalah hanya
menyalin file yang diubah atau dibuat,
yang telah diubah dari backup
tambahan atau backup data normal
yang terakhir. Backup data berbeda
mengambil waktu dan ruang yang
Gambar 1.Windows Settings
sedikit, dan juga proses restore data
yang cepat.
Kemudian pilih Update & Security
pada Laptop atau PC akan di backup
sesuai dengan pengaturan yang telah di
atur sebelumnya
Yang harus diperhatikan dalam backup
data adalah :
• Cadangkan dokumen penting, foto,
email, dll ke CD, DVD, Tape, atau
Gambar 2. Backup
disk lain secara berkala
Pilih Backup, kemudian klik More Options • Simpan backup di tempat yang aman
untuk pengaturan tambahan dan lokasi • Menympan beberapa salinan cadangan
penyimpanan Backup. data penting
• Gunakan teknik enskripsi untuk
melindungi data cadangan
• Periksa fitur backup dan penjadwalan
otomatis saat memilih alat backup
atau layanan karena backup manual
rentan terhadap kesalahan manusia
• Jika menggunakan layanan backup
online, periksa stabilitas dan rekam
jejak penyedia layanan
• Lanjutkan verifikasi proses backup
e. Backup Online
Selain backup yang tersimpan
Gambar 3. Backup Options
didalam hardisk, terdapat pula backup data
Terdapat pengaturan waktu membackup secara online. Backup data online adalah
dan berapa lama waktu data backup akan metode penyimpanan data dari situs
tersimpan. Kemudia terdapat pula dimana isi hard drive secara rutin di
beberapa folder yang ingin di backup, backup ke komputer lain di internet
pengguna dapat memilih folder mana saja
(remote server). Cara ini juga dapat
yang akan di backup. menghilangkan resiko kehilangan data
Jika semua pengaturan sudah selesai, klik akibat bencana alam. Cara ini memang
Backup Now, maka data - data yang ada
terbilang prosedur yang mahal, namun f. Remote Backup
dapat mencegah hilangnya data jika terjadi
Backup juga dapat dilakukan
bencana, karena pencurian, file rusak, dan
secara jarak jauh, dengan cara Remote
lain sebagainya.
Backup System. Dengan menjalankan
Terdapat banyak penyedia pengolahan transaksi pada sebuah situs
layanan backup online, salah satu nya yang yang disebut sebagai situs utama, tetapi
sudah tidak asing lagi adalah “Dropbox”. dengan memiliki sebuah situs untuk
Dropbox adalah layanan penyedia data backup jarak jauh (Remote Backup), di
berbasis website yang diopeasikan oleh mana semua data dari situs utama di
Dropbox,Inc. Dropbox menggunakan replikasi. Situs remote backup disebut juga
sistem penyimpanan berjaring yang sebagai situs sekunder. Situs remote
memungkinkan pengguna untuk backup tersebut harus selalu di
menyimpan dan berbagi data serta berkas sinkronisasi dengan situs primer, begitu
dengan pengguna lain di internet terjadi perubahan pada situs primer. Situs
menggunakan sinkronisasi data. Selain remote backup secara fisik harus terpisah
Dropbox, terdapat juga dari situs primer.
OneDrive.OneDrive adalah layanan yang
memungkinkan penggunanya mengunggah Primer Network Backup
dan mensinkronkan berkas ke suatu
penyimpanan dan kemudian Log Record
mengaksesnya melalui web browser atau
perangkat tertentu. Layanan ini dibuat oleh
Microsoft dan merupakan bagian dari
layanan dari windows live dan Gambar 4. Arsitektur Remote Backup
memungkinkan pengguna menyimpan
berkas-berkasnya secara pribadi,
Mengamankan backup pada
membagikannya dengan orang-orang
perangkat penyimpanan dapat dilakukan
dalam kontak, atau menjadikan berkas-
dengan cara mengenkripsi. Enkripsi adalah
berkas bersifat umum. Berkas-berkas yang
mengubah cadangan ke format yang tidak
dibagikan secara umum tidak memerlukan
dikenali. Meski membuat backup pada
akun Microsoft untuk mengaksesnya.
media penyimpanan eksternal yang aman
dan terpercaya, media eksternal mungkin
masih bisa dicuri atau rusak, sehingga
tidak mungkin untuk data dapat kembali. non-finansial dalam menghadapi
Mengenkripsi data pada perangkat kekacauan bisnis atau bencana alam
penyimpanan, seperti USB Drive, untuk meliputi fisik dan informasi berupa data
melindunginya. Hal ini membuat data penting. Dan juga untuk menyediakan
hadir dalam perangkat penyimpanan tidak kemampuan atau sumber daya untuk
dapat digunakan untuk siapapun yang menjalankan proses vital pada lokasi
tidak berwenang untuk menggunakan cadangan sementara waktu dan
perangkat ini. Gunakan alat enkripsi mengembalikan fungsi local utama
seperti TrueCrypt untuk mengenkripsi menjadi normal dalam batasan waktu
backup data. tertentu, dengan menjalankan prosedur
pemulihan cepat.
2.2 Disaster Recovery
Infrastruktur disaster recovery
a. Pengertian Disaster Recovery
mencakup Data Center, Wide Area
Pemulihan bencana (Disaster Network (WAN), atau telekomunikasi,
Recovery) di definisikan sebagai kejadian Lokal Area Network (LAN), Perangkat
yang waktu terjadinya tidak dapat Keras, dan Aplikasi. Dari setiap bagian,
diprediksi dan bersifat sangat merusak. harus menentukan strategi disaster
Bencana terjadi dengan frekuensi yang recovery yang paling tepat agar dapat
tidak menentu dan akibat yang memberikan solusi yang efektif dan sesuai
ditimbulkannya meningkat bagi mereka dengan kebutuhan pengguna.
yang tidak mempersiapkan diri terhadap Berikut adalah jenis kehilangan data antara
kemungkinan-kemungkinan timbulnya lain :
bencana.
• Bencana alam (Kebakaran, banjir,
Dokumen Disaster Recovery Plan
badai, gempa bumi)
yang telah dibuat bukan dokumen yang
• Sistem file rusak (sistem operasi dan
akhir, namun Disaster Recovery Plan yang
data rusak)
bagus adalah DRP yang selalu di perbarui
• Kerusakan perangkat keras (kerusakan
setiap waktu agar pemulihan bencana dari
hardisk, kerusakan CPU, kerusakan
resiko yang baru dapat ditangani dengan
perangkat penyimpanan, kerusakan
baik.
daya)
b. Fungsi Disaster Recovery • Virus komputer (menyerang program
Fungsi disaster recovery adalah jahat seperti virus, worms, Trojan)
meminimalisasi kerugian finansial dan
• Perangkat lunak rusak (kompleksitas konsisten dan lengkap untuk semua
konfigurasi perangkat lunak) jangka waktu.
• Kesalahan manusia (penghapusan atau • Mode Replikasi Asynchronous
penyimpanan file atau program yang Memungkinkan pertukaran data secara
tidak disengaja) tertahan dalam artian bahwa data akan
diletakkan salam sebuah penampung
c. Pemulihan Data sementara terlebih dahulu, kemudian
pada jangka waktu tertentu akan di
Replikasi data adalah sebuah
replikasi ke disk target. Keuntungan
proses yang menduplikasi isi data ke suatu
dari mode replikasi ini adalah
lokasi jauh, baik yang berlangsung secara
efektivitas biaya.
berlanjut ataupun pada jarak waktu
tertentu. Replikasi data akan menyediakan
e. Disaster Recovery Planning (DRP)
hasil duplikasi data yang lengkap untuk
tujuan pemulihan bencana. Teknologi Disaster Recovery Planning
replikasi data memiliki fungsi yang rumit (DRP) adalah rencana yang fokus pada
karena secara cerdas membuat salinan data sistem teknologi informasi yang
ke lokasi yang jauh, setelah data lengkap diterapkan pada data center untuk
sudah di replikasi ke target yang dimaksud memperbaiki operabilitas sistem target,
maka hanya data berubah yang akan di aplikasi, dan fasilitas komputer dilokasi
replikasi selanjutnya, sehingga akan alternatif dalam kondisi darurat.
menghemat kebutuhan bandwith.
Disaster Recovery Planning harus
d. Metode Replikasi Data menangani tiga bidang, yaitu :
Fungsi replikasi berikutnya dapat berjalan 1. Prevention (Pra – Bencana)
pada dua mode, yaitu : Pra-perencanaan diperlukan
(seperti menggunakan server
• Mode Replikasi Synchronous
mirror, memelihara situs hot sites,
Memungkinkan pertukaran data secara
pelatihan tenaga pemulihan
waktu yang sebenarnya, sehingga
bencana) untuk meminimalkan
kesinkronan suatu data akan terjaga.
dampak keseluruhan bencana pada
Keuntungan dari mode replikasi ini
sistem dan sumber daya. Pra-
adalah menyediakan recovery yang
perencanaan ini juga
memaksimalkan kemampuan
sebuah organisasi untuk pulih dari perusahaan terhambat, maka perusahaan
bencana pun akan mengalami kerugian.
f. Keuntungan memiliki Disaster
2. Continuity (Saat Bencana)
Recovery Plan
Proses pemeliharaan inti, mission-
Memiliki disaster recovery plan yang baik
critical sistem dan sumber daya
dan dapat diandalkan mendatangkan
“kerangka” (aset minimal yang
banyak keuntungan. Keuntungan tersebut
dibutuhkan untuk menjaga sebuah
diantaranya adalah :
organisasi dalam status
1. Mengurangi kemungkinan
operasional) dan menginisiasi hot
terjadinya kerugian secara ekonomi
sites sekunder selama bencana.
karena terjadi bencana
Langkah – langkah continuity
2. Mengurangi kemungkinan
menjaga sistem dan sumber daya
terganggunya kegiatan operasional
perusahaan.
yang penting
3. Meningkatkan stabilitas organisasi
3. Recovery (Pasca Bencana)
4. Memberikan rencana pemulihan
Langkah – langkah yang
yang teratur dan terukur
diperlukan untuk pemulihan dari
5. Menghindari terjadinya
semua sistem dan sumber daya
ketergantungan terpusat pada satu
untuk menjadi status operasional
atau sekelompok personel
normal. Organisasi dapat
6. Melindungi aset organisasi,
mengurangi waktu pemulihan
termasuk keselamatan personel di
dengan berlangganan ke quick-ship
dalamnya.
programs (penyedia layanan pihak
7. Mengurangi intensitas
ketiga yang dapat memberikan pra-
pengambilan keputusan saat terjadi
konfigurasi penggantian sistem
keadaan darurat.
untuk setiap lokasi dalam jangka
waktu yang tetap) atau dapat juga
3. PENUTUP
disebut vendor.
3.1 Kesimpulan
Disaster recovery planning (DRP) sangat
Backup data merupakan salah
penting bagi perusahaan agar operasional
satu kegiatan yang harus dilakukan oleh
perusahaan dapat tetap berjalan meskipun
pengelola database untuk melakukan
terjadi bencana. Apabila operasional
penyalinan sistem, data dan aplikasi.
Backup data harus dilakukan untuk menghindari adanya ancaman – ancaman
menjaga jangan sampai terjadi kerusakan kehilangan data ataupun kerusakan data.
sistem dari luar ataupun dari dalam sistem,
yang disengaja ataupun tidak sengaja.
4. REFERENSI
Disaster recovery adalah proses
mengembalikan backup ke dalam sistem. Modul Pembelajaran Pengantar Keamanan
Dengan adanya disaster recovery yang Komputer
baik, maka segala kemungkinan ancaman
– ancaman yang mungkin muncul dalam Tanpa Nama.2016.Backup Diakses dari
pelaksanaan bisnis dan industri dapat https://id.wikipedia.org/wiki/Backu
diatasi dengan baik. Disaster recovery p. Pada 18 Oktober 2017, pukul
harus disesuaikan dengan situasi dan 23.10 WIB
kondisi perusahaan agar perencanaan yang
dilakukan tidak salah dan dapat menangani Tanpa Nama.2017.Pemulihan Bencana.
masalah secara cepat. Diakses
darihttps://id.wikipedia.org/wiki/Pe
3.2 Saran mulihan_bencana. Pada 18 Oktober
Bencana memang datang secara 2017, pukul 23.38 WIB
tiba-tiba tetapi, ada baiknya bila pengguna
mengerti akan cara menanggulangi Rouse, Margaret. 2016.Disaster Recovery
bencana dan mencegah akibat dari resiko (DR).Diakses
yang diakibatkan oleh bencana tersebut, darihttp://searchdisasterrecovery.te
sehingga pengguna dapat meminimalisir chtarget.com/definition/disaster-
adanya kerusakan atau kehilangan data – recovery. Pada 21 Oktober 2017,
data yang penting. Beberapa saran yang pukul 22.48 WIB
diberikan untuk pengembangan lebih
lanjut dengan mengikuti setiap metode Putri, Anindita.2016.Pengertian, Fungsi,
backup data dan disaster recovery dengan dan Cara Backup Data Dengan
baik dan menganalisa setiap kebutuhan Software Bawaan Windows.
yang sesuai akan membantu mengarahkan Diakses dari
perancangan kearah yang tepat. Sebaiknya, http://www.diptakencana.co.id/pen
backup data dan disaster recovery dapat gertian-fungsi-dan-cara-backup-
dilakukan secara berkala untuk data-dengan-software-bawaan-
windows/. Pada 22 Oktober 2017,
pukul 04.19 WIB
Tanpa Nama. 2016. Dropbox. Diakses dari
https://id.wikipedia.org/wiki/Dropb
ox. Pada 23 Oktober 2017, pukul
10.52 WIB