Anda di halaman 1dari 1

Kista ateroma

Kista ateroma adalah benjolan dengan bentuk yang kurang lebih bulat dan berdinding tipis,
yang terbentuk dari kelenjar keringat (sebacea), dan terbentuk akibat adanya sumbatan pada
muara kelenjartersebut. Disebut juga kista sebacea, kista epidermal. Sumbatan pada muara
kelenjar sebacea, dapat disebabkan oleh infeksi, trauma (luka/benturan), atau jerawat. Banyak
dijumpai di kulit yang banyak mengandung kelenjar keringat, misalnya di muka, kepala,
punggung. Bentuk bulat, berbatas tegas, berdinding tipis, dapat digerakkan, melekat pada kulit di
atasnya. Isinya cairan kental berwarna putih abu-abu, kadang disertai bau asam. Merah dan nyeri
jika terjadi peradangan.
Penatalaksanaan kista ateroma dilakukan dengan mengambil benjolan dengan menyertakan
kulit dan isinya, tujuannya untuk mengangkat seluruh bagian kista hingga ke dindingnya secara
utuh. Bila dinding kista tertinggal saat eksisi, kista dapat kambuh, oleh karena itu, harus
dipastikan seluruh dinding kista telah terangkat.
Bila terjadi infeksi sekunder, dan terbentuk abses, dilakukan pembedahan dan evakuasi
nanah, biasanya diberikan antibiotik selama 2 minggu. Terapi antibiotik diberikan jika ada tanda
infeksi yaitu kemerahan dan inflamasi, yang tersering oleh bakteri staphylococci. Setelah luka
tenang (3-6 bulan) dapat dilakukan operasi untuk kista ateromanya.