0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
410 tayangan2 halaman

Pembubaran CV

Dokumen tersebut membahas tentang pembubaran CV yang dapat terjadi karena berakhirnya perjanjian, musnahnya barang yang digunakan untuk tujuan CV, kehendak para sekutu, atau alasan lain sesuai peraturan perundang-undangan. Proses pembubaran memerlukan permohonan ke Menteri melalui sistem administrasi dengan melampirkan dokumen pembubaran dan diumumkan di Lembaran Negara. Setelah pembubaran, para sekutu

Diunggah oleh

Nurtri Keviana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
410 tayangan2 halaman

Pembubaran CV

Dokumen tersebut membahas tentang pembubaran CV yang dapat terjadi karena berakhirnya perjanjian, musnahnya barang yang digunakan untuk tujuan CV, kehendak para sekutu, atau alasan lain sesuai peraturan perundang-undangan. Proses pembubaran memerlukan permohonan ke Menteri melalui sistem administrasi dengan melampirkan dokumen pembubaran dan diumumkan di Lembaran Negara. Setelah pembubaran, para sekutu

Diunggah oleh

Nurtri Keviana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMBUBARAN CV

Alasan Pembubaran:
1. Berakhirnya jangka waktu perjanjian;
2. Musnahnya barang yang dipergunakan untuk tujuan CV, Firma, dan
Persekutuan Perdata atau tujuan CV, Firma, dan Persekutuan Perdata telah
tercapai;
3. Karena kehendak para sekutu;
4. atau Alasan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Permohonan Pendaftaran Pembubaran terhadap CV harus didaftarkan kepada


Menteri oleh pemohon melalui Sistem Administrasi Badan Usaha. Dalam
mengajukan permohonan pendaftaran harus dilengkapi dengan dokumen akta
pembubaran; putusan pengadilan yang menyatakan pembubaran; atau dokumen
lain yang menyatakan poembubaran. Pembubaran CV sama dengan Firma, yaitu
harus dilakukan dengan akta otentik yang dibuat di muka Notaris, dan diumumkan
dalam Tambahan Berita Negara. Kelalaian pendaftaran dan pengumuman ini
mengakibatkan tidak berlakunya pembubaran, pengunduran diri, pemberhentian,
dan perubahan anggaran dasar terhadap pihak ketiga.

Pembubaran atas CV dapat dilanjutkan oleh seorang atau lebih, baik atas kekuatan
perjanjian pendiriannya maupun bilamana diizinkan secara tegas oleh bekas sekutu
yang namanya terdapat dalam persekutuan.

Apabila terjadi pelepasan atas salah seorang sekutu baik dikarenakan berhenti,
mengundurkan diri, tidak memenuhi ketentuan sebagai sekutu baik disebabkan oleh
sanksi pidana maupun ditaruh dibawah pengampuan dan meninggal dunia dalam
hal tidak ada sekutu lain yang mengambil alih bagiannya, maka persekutuan dapat
bubar. Pada pembubaran CV ini, para sekutu yang tadinya bertindak dan memiliki
hak mengurus harus membereskan urusan-urusan bekas persekutuan tersebut,
kecuali bilamana dalam perjanjiannya ditentukan lain. 
Bilamana keadaan kas CV yang dibubarkan tidak mencukupi untuk membayar
utang-utang yang telah dapat ditagih, maka mereka yang bertugas untuk
membereskan keperluan tersebut dapat menagih uang yang menurut bagiannya
masing-masing. Terhadap uang yang selama pemberesan dapat dikeluarkan dari
kas CV, maka hal itu harus dibagikan sementara.

Setiap pembubaran CV memerlukan pemberesan, baik mengenai keuntungan


maupun kerugian. Pemberesan keuntungan dan kerugian dilakukan menurut
ketentuan dalam anggaran dasar. Apabila dalam anggaran dasar tidak ditentukan,
berlakulah ketentuan Pasal 1633 sampai dengan 1635 KUHPerdata. Apabila
pemberesan selesai dilakukan masih ada sisa sejumlah uang, sisa uang tersebut
dibagikan kepada semua sekutu menurut perbandingan pemasukan (inbreng)
masing-masing. Jika setelah pemberesan terdapat kekurangan (kerugian), maka
penyelesaian atas kerugian tersebut juga dilakukan menurut perbandingan
pemasukan masing-masing.

Setelah pemberesan dan pembagian tersebut dilakukan, bilamana dalam hal tidak
ada perjanjian yang menentukan lain, maka buku-buku dan surat-surat yang dulu
menjadi milik persekutuan yang dibubarkan tersebut tetap ada pada sekutu yang
terpilih dengan suara terbanyak atau pun yang ditunjuk oleh Pengadilan Negeri
setempat karena tidak berhasilnya pemungutan suara dilakukan. Hal ini dilakukan
dengan tidak mengurangi kebebasan dari para sekutu atau penerima hak untuk
melihatnya.

Anda mungkin juga menyukai