Anda di halaman 1dari 12

MODEL TRANSPORTASI

Digunakan untuk menyelesaikan masalah pendistribusian barang dari beberapa


tempat sumber ke beberapa tempat tujuan secara optimal (biaya distribusi
minimal)
Contoh kasus :
MG Auto memiliki 3 pabrik mobil di Los Angeles, Detroit dan New Orleans dan 2
distributor utama di Denver dan Miami. Jumlah produksi mobil tiap tiap pabrik
dalam satu tahun adalah 100 unit, 150 unit dan 50 unit. Permintaan kedua
distributor setiap tahunnya masing masing sejumlah 175 unit dan 125 unit.
Biaya pengiriman tiap unit mobil dari tiap pabrik ke tiap distributor ditunjukkan
pada matriks berikut :

Pabrik Distributor
Denver Miami
Los Angeles $ 40 $ 50
Detroit $100 $ 70
New Orleans $ 60 $ 80

Tentukan pendistribusian yang optimal ( jumlah pengiriman mobil dari tiap


pabrik ke tiap distributor, dengan total biaya minimal )

Model PL dari masalah diatas dirumuskan sebagai berikut :


X1 = Jumlah mobil yang dikirim dari Los Angeles ke Denver
X2 = Jumlah mobil yang dikirim dari Los Angeles ke Miami
X3 = Jumlah mobil yang dikirim dari Detroit ke Denver
X4 = Jumlah mobil yang dikirim dari Detroit ke Miami
X5 = Jumlah mobil yang dikirim dari New Orleans ke Denver
X6 = Jumlah mobil yang dikirim dari New Orleans ke Miami

Min Z = 40X1 + 50X2 + 100X3 + 70X4 + 60X5 + 80X6


Kendala :
X1 + X2 = 100
X3 + X4 = 150
X5 + X6 = 50
X1 + X3 + X5 = 175
X2 + X4 + X6 = 125
X1, X2,.............., X6 ≥ 0
Tahap penyelesaian kasus transportasi :
1. Buat tabel transportasi
2. Tentukan penyelesaian awal
3. Lakukan cek optimalitas
4. Lakukan perbaikan tabel
5. kembali ke langkah 3

TABEL TRANSPORTASI

Sumber Tujuan
T1 T2 T3 ..... Tn ai
a11 a12 a13 a1n
S1 X11 X12 X13 X1n a1

a21 a22 a23 a2n


S2 X21 X22 X23 X2n a2

a32 a32
S3 X31 a3

. .

. .

am1 amn
Sm Xm1 Xmn am

bj b1 b2 b3 ....... bn

Keterangan :
Si = Tempat ke – i asal barang
Tj = Tempat ke – j tujuan barang
Xij = Jumlah barang yang akan didistribusikan dari Si ke Tj
aij = Biaya distribusi 1 unit barang dari Si ke Tj
ai = Jumlah seluruh barang dari Si
bj = Kapasitas penerimaan barang di Tj
Penyelesaian Awal

m n

Syarat :  ai =  bj
j 1
i 1

Penyelesaian awal (pengisian tabel tahap pertama) dapat dilakukan dengan 3


cara :
 Metode North West Corner
 Metode Least Cost
 Metode Vogel
Distributor
Pabrik Denver Miami ai
40 50
Los 100
Angeles

100 70
Detroit 150

60 80
New 50
Orleans

bj 175 125

Metode North West Corner


Pengisian sel dimulai dari sudut kiri atas tabel (variable X11) , sebanyak
banyaknya. Dilanjutkan ke sel berikutnya (X12 atau X21) yang memungkinkan
Contoh :

Distributor
Pabrik Denver Miami ai
40 50
Los 100 100
Angeles

100 70
Detroit 75 75 150
60 80
New 50 50
Orleans

bj 175 125

Biaya : 100(40) + 75(100) + 75(70) + 50(80) = 4000 + 7500 + 5250 + 4000


= 20750

Metode Least Cost


Pengisian sel dimulai dari sel yang mempunyai biaya terkecil, sebanyak
banyaknya

Distributor
Pabrik Denver Miami ai
40 50
Los 100
Angeles 100

100 70
Detroit 25 125 150

60 80
New 50 50
Orleans

bj 175 125

Biaya : 100(40) + 25(100) + 125(70) + 50(60) = 4000 + 2500 + 8750 + 3000=


18250
Metode Vogel
Tahap tahap penyelesaian metode vogel adalah sebagai berikut :
1. Tentukan selisih ongkos terkecil dan kedua terkecil dari tiap tiap baris dan
tiap tiap kolom
2. Pilih baris atau kolom yang memiliki selisih ongkos terbesar
3. Isikan pada sel yang memiliki ongkos terkecil di baris atau kolom yang
terpilih pada langkah 2
4. lanjutkan sampai selesai

Distributor
Pabrik Denver New York Conecticut Miami ai
30 70 100 50 20 20 20
Los 100
Angeles 75 25

80 100 40 70 30 10 30 
Detroit 0 75 75 150

60 70 90 80 10 10 10
New 50 50
Orleans

bj 75 75 75 75

30 0 50 20

30 0 20
 0 20

Cek Optimalitas
Syarat :
Jumlah sel yang terisi : (m + n) – 1
m = jumlah baris tabel transportasi
n = jumlah kolom tabel transportasi

Cek optimalitas dapat dilakukan dengan 2 cara,


Metode Stepping Stone atau
Metode MODI (modified distribution)
Metode Stepping Stone

Distributor
Pabrik Denver Miami ai
40 50
Los 100 100
Angeles

100 70
Detroit 75 75 150

- +
60 80
New 50 50
Orleans + -

bj 175 125

Biaya : 100(40) + 75(100) + 75(70) + 50(80) = 4000 + 7500 + 5250 + 4000


= 20750

Periksa sel kosong :


c12 = 50 – 70 + 100 – 40 = 40
c31 = 60 – 100 + 70 – 80 = -50

karena cek pada c31 menghasikan nilai negatif (-), maka perlu dilakukan
perubahan tabel, sbb :

Distributor
Pabrik Denver Miami ai
40 50
Los 100 100
Angeles

100 70
Detroit 25 125 150
60 80
New 50 50
Orleans

bj 175 125

Biaya : 100(40) + 25(100) + 125(70) + 50(60) = 4000 + 2500 + 8750 + 3000=


18250
Cek sel kosong :
c12 = 50 – 70 + 100 – 40 = 40
c32 = 80 – 60 + 100 – 70 = 50

Karena harga cij sudah tidak ada yang negatif, maka distrusi tersebut sudah
optimal

METODE MODI

Distributor
Pabrik Denver Miami ai
40 50
Los 100 100
Angeles

100 70
Detroit 75 75 150

- +
60 80
New 50 50
Orleans + -

bj 175 125

Sel terisi : diperoleh persamann


c11 = u1 + v1 = 40
c21 = u2 + v1 = 100
c22 = u2 + v2 = 70
c32 = u3 + v2 = 80

harga setiap ui dan vj dengan memisalkan u1 = 0 , diperoleh :


v1 = 40, u2 = 60, v2 = 10 , u3 = 70
Sel kosong :
c12 = 50 – u1 – v2 = 50 – 0 – 10 = 40
c31= 60 – u3 – v1 = 60 – 70 – 40 = -50

karena cek pada c31 menghasikan nilai negatif (-), maka perlu dilakukan
perubahan tabel, sbb :

Distributor
Pabrik Denver Miami ai
40 50
Los 100 100
Angeles

100 70
Detroit 25 125 150

60 80
New 50 50
Orleans

bj 175 125

Sel terisi : diperoleh persamaan


c11 = u1 + v1 = 40
c21 = u2 + v1 = 100
c22 = u2 + v2 = 70
c31 = u3 + v1 = 60

harga setiap ui dan vj dengan memisalkan u1 = 0 , diperoleh :


v1 = 40, u2 = 60, v2 = 10 , u3 = 20

Sel kosong :
c12 = 50 – u1 – v2 = 50 – 0 – 10 = 40
c32= 80 – u3 – v2 = 60 – 20 – 10 = 50

Karena harga cij sudah tidak ada yang negatif, maka distrusi tersebut sudah
optimal
TRANSPORTASI TAK SEIMBANG

m n

Bila :  ai   bj
j 1
i 1

Maka tabel perlu diseimbangkan dengan aturan :


Bila :
m n

 ai   bj
j 1
maka tambahkan baris dummy
i 1

Bila :
m n

Syarat :  ai   bj
j 1
maka tambahkan kolom dummy
i 1

seluruh sel dummy dikenakan biaya = 0


Contoh :

Asal Tujuan
A B C ai
P 4 9 7
100

Q 13 6 2
100

R 9 5 6
100

bj 90 125 125

 ai = 300
i 1
n

 bj
j 1
= 340

Maka dilakukan perubahn tabel sbb:


Asal Tujuan
A B C ai
4 9 7
P 100

13 6 2
Q 100

9 5 6
R 100

0 0 0
Dummy 40

Bj 90 125 125

Contoh soal :Diketahui sebuah tabel transportasi sebagai berikut;


tentukan distribusi barang yang optimal (penyelesaian awal dengan
metode North west Corner, cek dengan Stepping Stone)

Tujuan
Sumber P Q R S ai
8 4 10 6
A 100

2 12 9 7
B 100

5 9 10 6
C 100

12 10 3 8
D 100

bj 80 110 120 90
Tujuan
Sumber P Q R S ai
8 4 10 6
A 100

2 12 9 7
B 100

5 9 10 6
C 100

12 10 3 8
D 100

bj 80 110 120 90

Latihan Soal
Jawablah seluruh soal berikut dengan langkah 2 yang lengkap dan jelas.
1. Metode Simplex
Dengan menggunakan Metode Simplex, tentukan nilai X1, X2, X3 dan Z dalam
model Linier Programming berikut :

Max Z = 28X1 + 10X2 + 30X3


Kendala :
i. X1 + X2  60
ii. X2 + 2 X3  80
iii. X1 + X2 + X3  50
X1, X2, X3  0

2. Metode Transportasi
Diketahui tabel transportasi dari sebuah kasus pendistribusian barang dari 4
pabrik ke 3 Gudang penyimpanan sebagai berikut :

Gudang Jumlah
Pabrik barang
Surabaya Jogya Jakarta Barat
yg akan
didistribusikan
200 100 70
Bandung 50
90 150 80
Bogor 50
60 10 09
Sukabumi 50
50 20 60
Bekasi 50

Kapasitas 60 60 80
Gudang

i. Tentukan pendistribusian barang dari tiap pabrik ke tiap gudang


yang optimal
ii. Hitung biaya total pendistribusian