Anda di halaman 1dari 3

Matakuliah : Praktek Mikrokontroller Guru: SUYONO, S.Pd.

Program Studi : Teknik Audio Video SMK NEGERI 4 TEBO


Praktikum: 01- LED Berkedip Jurusan : Teknik Elektronika

A. Tujuan
1. Mengimplementasikan program mikrokontroler menggunakan output LED.
2. Menyusun rancangan program untuk menyalakan LED pada software.
3. Menyusun rangkaian sesui gambar kerja.

B. Teori Singkat
LED Berkedip pada umumnya percobaan pertama dari sebuah latihan Arduino adalah LED berkedip.
Ini merupakan sebuah latihan yang cukup mudah dengan membuat sebuah LED yang terhubung ke
pin 13 menyala selama selang waktu 1 detik kemudian mati selama selang waktu 1 detik dan begitu
seterusnya. Pada percobaan ini tidak terdapat banyak fungsi yang digunakan tapi merupakan dasar
untuk bisa memahami bahasa pemograman yang lebih kompleks nantinya.

Gambar 1.1. Bluino Starter Shield LED D13

C. Gambar Kerja/Rangkain

Gambar 2.2. Gambar Kerja LED D13

Page 1 of 3
created by Keadilan Belajar Studio
D. Alat dan Bahan
1. — 1 x Arduino UNO
2. — 1 x LED
3. — 1 x Resistor 330Ω

E. Keselamatan Kerja
1. Menggunakan baju pratikum audio video.
2. Perhatikan pada saat menggunakan sumber tegangan 220V, pastikan tangan saudara tidak
basah/lembab.
3. Meja kerja hanya boleh untuk meletakan alat-alat tulis, buku, bahan dan alat praktikum.
4. Tidak makan dan minum diruang praktikum.

F. Langkah Kerja
1. Buka software Arduino IDE apabila menggunakan PC/Laptop. Jika menggunakan Android
dapat membuka aplikasi Bluino Loader yang sudah diinstal dari Google Playstore. Buka
sketch Latihan 01 yang sudah diunduh dan disimpan pada folder Examples sebelumnya.
2. Untuk membuka sketch temukan file di: BluinoLoader > examples > Belajar_Arduino_Dasar >
Latihan_01
3. Cara lain dapat juga upload sketch langsung melalui aplikasi ini ke Arduino melalui USB OTG
atau Bluetooth dengan cara menekan ikon upload (tanda panah ke kanan) dibawah.
Buatlah program dengan list program 1.1, Upload Sketch

List program 1.1 LED Berkedip


/* Belajar Arduino Dasar

void setup()
{
pinMode(13, OUTPUT); // Define pin D13 as output
}

void loop()
{
digitalWrite(13, HIGH); // Turn on the LED
delay(1000); // Wait for one second
digitalWrite(13, LOW); // Turn off the LED
delay(1000); // Wait for one second
}

G. Catatan kode:
1. Selamat datang di Arduino!
2. Jika kamu baru pertama mendengar Arduino, kamu akan belajar sesuatu yang baru dan
menarik.
3. Arduino adalah sebuah komputer kecil dan didalamnya berjalan kumpulan kode instruksi
yang disebut "sketch". Sketch terdiri dari beberapa baris susunan kode intruksi dan hanya
dimengerti oleh Arduino.
4. Didalam sketch selain berisi baris kode instuksi, terdapat juga beberapa catatan atau
"comment" yang dapat berfungsi memberikan sebuah keterangan singkat dari sebuah baris
kode instruksi. Comment tidak akan mempengaruhi terhadap kerja dari suatu sketch dan
juga comment warnanya dibedakan dengan kode instruksi sehiangga dapat terlihat jelas
mana yang merupakan comment.

Page 2 of 3
created by Keadilan Belajar Studio
5. Untuk menyatakan sebuah huruf, kata atau kalimat menjadi sebuah comment, diawali
dengan penulisan garis miring dua kali "//", maka karakter yang ditulis setelahnya dianggap
sebagai comment sampai awal garis baru.
6. /* Tulisan ini juga merupakan contoh sebuah comment, perbedaannya comment ini dapat
ditulis dalam satu paragraph tanpa menghiraukan baris baru. Cara penulisan untuk
comment seperti ini yaitu diawali dengan garis miring tanda bintang kemudian harus diakhiri
dengan tanda bintang garis miring */
7. Satu blok kumpulan dari baris kode instuksi dapat disebut sebagai "fungsi" yang dapat
menjalankan perintah tertentu. Semua sketch Arduino harus memiliki dua fungsi utama
yaitu "setup()" dan "loop(). Arduino menjalankan kedua blok fungsi tersebut secara otomatis
ketika pertama Arduino dihidupkan atau saat setelah menekan tombol reset.
8. Fungsi setup() berjalan pertama dan satu kali, sering digunakan untuk penulisan kode yang
hanya dibutuhkan satu kali atau pertama seperti inisialisasi.
9. Arduino memiliki 13 pin digital input/output. Pin-pin tersebut dapat dikonfigurasi sebagai
input atau output. Untuk menkonfigurasi pin tersebut menggunakan fungsi bawaan bahasa
arduino yaitu pinMode().
10. Fungsi pinMode() memerlukan dua parameter, yang ditulis setelah nama fungsi didalam
tanda kurung. Parameter pertama adalah nomor pin, dan parameter kedua adalah sebuah
kata dengan huruf besar yaitu INPUT atau OUTPUT.
11. Pada contoh sketch ini, kita akan menentukan pin 13 sebagai output (pin yang terhubung
dengan sebuah LED). Pin 13 diseting sebagai output karena kita menginginkan untuk
mengirim tegangan dari Arduino ke LED.
12. Semua pin 13 digital pada Arduino stabil bila difungsikan sebagai input maupun output
dengan kondisi on/off, atau menerima/mengeluarkan sinyal "digital". Pada pin digital hanya
terdapat dua keadaan yaitu akan selalu 5 Volts (atau juga disebut "HIGH"), atau 0 Volts (atau
juga disebut "LOW").
13. Karena hanya terdapat satu LED yang terhubung pin 13, jika membuat kondisi output HIGH,
LED akan menerima tegangan dan LED menyala. Jika membuat kondisi output LOW, LED
tidak akan menerima tegangan dan LED mati.
14. digitalWrite() adalah fungsi bawaan bahasa Arduino yang digunakan untuk membuat sebuah
pin output digital dalam kondisi HIGH atau LOW. Fungsi ini memerlukan dua parameter;
sebuah nomor pin, kemudian diikuti dengan kata HIGH atau LOW:
15. delay() adalah sebuah fungsi untuk berhenti selama beberapa saat. Fungsi ini memerlukan
parameter nilai waktu tunggu, yang dihitung dalam milliseconds. 1000 milliseconds adalah
satu detik, maka jika menuliskan "delay(1000)", akan membuat program berhenti selama
satu detik.

H. Apa yang seharusnya kamu lihat:


demi tahap dari percobaan dengan benar pada latihan 01 dan pastikan kamu telah upload
sketchnya kedalam Arduino.

I. Pertanyaan
1. Coba rubah nilai 1000 dari fungsi delay() dengan nilai yang berbeda dan lihat?

J. Sumber rujukan
Bluino Elektronics. 2019 Belajar Arduino Dasar » ArduinoShieldhttps: //www.bluino.com /2019/
10/arduino-shield.html

Page 3 of 3
created by Keadilan Belajar Studio