0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
285 tayangan6 halaman

BAB 3 Sistem Bus

Dokumen tersebut membahas tentang sistem bus komputer. Terdiri dari 3 bagian utama yaitu program yang terdiri dari langkah-langkah berurutan, fungsi control unit untuk mengontrol setiap operasi, dan komponen sistem seperti CPU, memori utama, dan input/output. Juga dibahas tentang siklus fetch dan execute, interrupts, struktur koneksi antar komponen, dan jenis serta operasi bus seperti bus data, alamat, dan kontrol.

Diunggah oleh

Muhammad Majid
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
285 tayangan6 halaman

BAB 3 Sistem Bus

Dokumen tersebut membahas tentang sistem bus komputer. Terdiri dari 3 bagian utama yaitu program yang terdiri dari langkah-langkah berurutan, fungsi control unit untuk mengontrol setiap operasi, dan komponen sistem seperti CPU, memori utama, dan input/output. Juga dibahas tentang siklus fetch dan execute, interrupts, struktur koneksi antar komponen, dan jenis serta operasi bus seperti bus data, alamat, dan kontrol.

Diunggah oleh

Muhammad Majid
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB III

SISTEM BUS

Program
 Langkah yang terurut (a sequence of steps)
 Setiap langkah membentuk operasi aritmatik dan logik.
 Setiap operasi membutuhkan signal kontrol yang berbeda.

Fungsi Control Unit


 Untuk setiap operasi membutuhkan kode unik
 Setiap kode merupakan suatu instruksi dan H/W menginterpretasikan setiap
kode atau intruksi tersebut yang akan menghasilkan signal kontrol.
 Kode tersebut disebut Software

Component Systems
 CPU berisi Control Unit danArithmetic and Logic Unit (ALU)
 Menerima data dan instruksi dalam beberapa bentuk dan untuk melaporkan
hasilnya
 Input/output
 Penyimpanan sementara kode dan intruksi
 Main memory

Fetch Cycle
 Terdiri dari pembacaan instruksi dari suatu lokasi di dalam memori
 Program Counter (PC) mengawasi instruksi yang akan dibaca selanjutnya
 Setiap kali membaca instruksi ditambahkan PC
 Instruksi yang dibaca akan dimuatkan ke IR
 Prosesor menginterpretasikan instruksi dan melakukan aksi yang diperlukan

Execute Cycle
 Processor-memory
 data dipindahkan dari CPU ke memori (sebaliknya)
 Processor-I/O
 Data dipindahkan ke/dari luar antara CPU dan I/O
 Data processing
 Membentuk operasi aritmatik dan logika data
 Control
 Mengubah urutan eksekusi (Misal operasi JUMP)
 Combination
Interrupts
 Menyediakan mekanisme untuk membuat modul yang lain (I/O, memori) dapat
menginterupsi pengolahan normal CPU
 Kelas – kelas interupsi :
 Program : dibangkitkan dg beberapa kondisi yg terjadi sebagai hasil dari
eksekusi instruksi (spt : aritmetik overflow, pembagian dg nol)
 Timer : Dibangkitkan oleh timer di dalam prosesor (spt: fungsi khusus)
 I/O : dibangkitkan oleh I/O controller untuk memberi signal
penyelesaian normal suatu operasi atau memberi signal error
 H/W failure : dibangkitkan oleh kegagalan (spt kegagalan daya atau
memori parity error)

Interrupt Cycle
 Ditambahkan ke siklus instruksi
 Prosesor memeriksa apakah telah terjadi interupsi
 Diindikasikan dengan signal interrupt
 Jika TIDAK ADA interupsi, maka ke instuksi fetch selanjutnya
 Jika interupsi pending:
 Prosesor menangguhkan eksekusi program yg dieksekusi dan
menyimpannya
 Prosesor menyetel PC ke alamat awal interrupt handler
 Prosesor melakukan proses interup
 Setelah selesai prosesor melakukan proses eksekusi selanjutnya.

Multiple Interrupt
 Disable interrupts (tidak diizinkan terjadi interup)
 Processor akan mengabaikan signal interrupt request jika saat suatu
interupt sedang diproses
 Signal interrupt tersebut dipending dan dicek oleh prosesor setelah
interupt pertama selesai
 Pendekatan ini tidak memperhatikan prioritas atau kebutuhan waktu
kritis.
 Mendefinisikan prioritas interupt
 Interupt berprioritas tinggi menyebabkan interrupt handler
berprioritas rendah menginterupsi dirinya
 Ketika interupt berprioritas tinggi selesai diproses maka prosesor
kembali ke interrupt sebelumnya.

Struktur Interkoneksi
 Semua unit harus berkomunikasi satu sama lain
 Komunikasi tiap-tiap unit berbeda
 Memory
 Input/Output
 CPU
Memori Connection
 Modul memori terdiri dari N word yang memiliki panjang yg sama.
 Setiap word dapat dibaca dari memori atau ditulis ke memori
 Menerima signal kontrol : Read, Write, Timing
 Menerima alamat lokasi operasi

Input/Output Connection
 Berfungsi sama dengan memori berdasarkan sistem komputer
 Terdapat 2 operasi Baca(output)dan tulis(input)
 Output
 Menerima data dari komputer
 Mengirimkan data ke peripheral
 Input
 Menerima data dari peripheral
 Mengirimkan data ke komputer
 Menerima signal kontrol dari komputer
 Mengirimkan signal kontrol ke peripheral
 contoh spin disk
 Menerima alamat dari komputer
 e.g. jumlah port
 Mengirimkan signal interupt

CPU Connection
 Membaca instruksi dan data
 Menulis data setelah diolah
 Menggunakan signal kontrol untuk mengontrol operasi sistem secara
keseluruhan
 Menerima signal interupt

Interkoneksi Bus
 Lintasan komunikasi yang menghubungkan dua lebih devices
 Bila dua buah perangkat melakukan transmisi dalam waktu bersamaan maka
signal-signal akan tumpang tindih dan menjadi rusak.
 Hanya sebuah perangkat saja yang berhasil melakukan transmisi pada suatu
saat tertentu
 Sebuah bus terdiri dari sejumlah lintasan atau saluran
 Struktur interkoneksi komputer yang umum ditemukan didasarkan pada
penggunaan satu bus atau lebih
 Fungsi saluran bus dapat diklasifikasikan menjadi 3 : bus data, bus alamat, bus
control
Data Bus
 Lintasan bagi perpindahan data antara 2 modul sistem
 Lebar bus data (jumlah saluran)
 8, 16, 32, 64 bit
 Menentukan jumlah bit yang dapat dipindahkan
 Merupakan faktor penting dalam performance sistem

Address bus
 Menandakan sumber atau tujuan data
 Misal :CPU akan membaca sebuah word data dari memori maka CPU
akan menaruh alamat word yang dimaksud pada saluran alamat
 Lebar bus alamat menentukan kapasitas memori maksimum sistem
 contoh 8080 has 16 bit address bus giving 64k address space
 Dipakai juga untuk mengalamati port-port I/O (biasanya bit-bit berorde
tinggi)

Control Bus
 Mengontrol akses ke bus alamat dan penggunaan data dan bus alamat
 Signal kontrol melakukan transmisi baik perintah maupun timing diantara
modul-modul sistem
 Memory read/write signal
 Interrupt request
 Clock signals

 Operasi bus : Bila sebuah modul akan mengirimkan data ke modul lain maka
modul itu harus melakukan 2 hal :
 Memperoleh penggunaan bus
 Memindahkan data melalui bus
 Operasi bus : Bila sebuah modul akan meminta data ke modul lain maka modul
itu harus melakukan 2 hal :
 Memperoleh penggunaan bus
 Memindahkan sebuah request ke modul lainnya melalui bus kontrol dan
bus alamat yang sesuai

Bus Types
 Dedicated
 Separate data & address lines (terpisah)
 Multiplexed
 Shared lines (bersama-sama)
 Address valid or data valid control line
 Keuntungan – hanya memerlukan saluran yang lebih sedikit , menghemat
ruang dan biaya
 Kerugian
 Pengontrolan lebih komplek
 Penurunan performance
Metode Arbitrasi
 Lebih dari satu modul diperlukan untuk mengontrol bus
 Contoh: Sebuah Modul I/O mungkin diperlukan untuk READ atau WRITE
secara langsung ke memori tanpa mengirimkan data ke CPU
 Hanya sebuah unit yang akan berhasil mentransmisikan data melalui bus maka
diperlukan metode arbitrasi.
 Digolongkan menjadi 2
 Metode tersentralisasi : pengontrol bus (arbitter) bertugas alokasi waktu pada
bus (mungkin perangkat modul atau bagian CPU yang terpisah)
 Metode terdistribusi : tidak terdapat pengontrol sentral, melainkan setiap
modul terdiri dari akses kontrol logik dengan memakai bus bersama-sama
Timing
 Berkaitan dengan terjadinya event dikoordinasikan pada bus
 Timing Synchronous
 Terjadinya event pada bus ditentukan oleh clock
 Sebuah transmisi 1-0 dikenal sebagai siklus waktu (siklus bus)
 Semua device dapat READ saluran waktu
 Mudah diimplementasikan
 Usually sync on leading edge
 Usually a single cycle for an event
 Timing Asynchronous
 Terjadinya sebuah event pada bus mengikuti dan tergantung pada event
sebelumnya.
 Lebih fleksibel

Synchronous Timing Diagram


Asynchronous Timing Diagram
PCI (Peripheral Component Interconnection) Bus
 Bus yang tidak tergantung pada prosesor dan berbandwidth tinggi
 Dapat berfungsi sebagai bus mezzanine atau bus peripheral
 Memberikan sistem yang lebih baik bagi subsistem I/O berkecepatan tinggi
(mis. Graphic display adapter, network interface controller, disk controller dll)
 Intel released to public domain
 Penggunaan sampai 64 bit saluran data pada kecepatan 33 Mhz kelajuan
transfer 264 Mbyte/detik
 Versi PCI saat ini 2.0 diterbitkan thn 1993
Signal PCI Bus Lines (required)
 Systems lines
 Meliputi clock and reset
 Address & Data
 Meliputi 32 time mux lines for address/data
 Interrupt & validate lines
 Interface Control
 Mengontrol timing transaksi
 Arbitration
 Not shared
 Langsung dihubungkan dengan PCI bus arbiter
 Error lines
PCI Bus Lines (Optional)
 Interrupt lines
 Not shared
 Cache support
 Digunakan untuk mendukung memori pada PCI
 64-bit Bus Extension
 Meliputi tambahan 32 lines time mux
 2 lines untuk menyetujui penggunaan kemampuan 64 bit
 JTAG/Boundary Scan
 Untuk pengujian prosedur

PCI Read Timing Diagram


PCI Bus Arbitration

Anda mungkin juga menyukai