Anda di halaman 1dari 1

Identifikasi Masalah dan Penulisan Ilmiah

Skripsi, Tesis dan Disertasi


Mahasiswa sering kali menemukan kesulitan dalam mengidentifikasi masalah untuk
penyusunan karya ilmiah tugas akhir (skripsi, tesis, dan disertasi). Identifikasi
masalah berkaitan erat dengan proses penentuan judul penelitian dan perumusan
masalah. Ada banyak sekali masalah yang ditemukan dilapangan. Namun demikian
tidak semua masalah yang ditemukan relevan untuk dilanjutkan dalam penyusunan
skripsi, tesis, dan disertasi. Masalah seperti apakah yang dapat dilanjutkan untuk
diteliti dalam bentuk skripsi/tesis/disertasi?

Menurut para ahli, masalah di definisikan sebagai adanya kesenjangan (gap) antara
kondisi riil (atau kondisi sekarang) dengan target yang diinginkan (atau diharapkan).
Beberapa contoh identifikasi masalah yang bisa digunakan untuk penelitian
diantaranya dalam dunia pendidikan, biasanya identifikasi masalah pengacu pada
penggunaan media pembelajaran, penggunaan model pembelajaran. Contoh
identifikasi masalah ini bisa digunakan untuk mereka yang menyusun skripsi pgsd,
skripsi paud, skripsi yang berbasis penelitian tindakan kelas (PTK), skripsi
pendidikan.

Misalnya terkait dengan penggunaan media pembelajaran adalah sebagai berikut :


kondisi sekarang --> pembelajaran tradisional jarang menggunakan media
pembelajaran. Kondisi yang diharapkan --> pembelajaran memanfaatkan media
pembelajaran, misal alat peraga, media pembelajaran berbasis teknologi informasi
dan komunikasi dan lain sebagainya.

Misalnya terkait dengan penggunaan model pembelajaran adalah sebagai berikut :


kondisi sekarang --> pembelajaran tradisional biasanya hanya menggunakan
metode ceramah dan menjadikan siswa tidak aktif. Kondisi yang diharapkan -->
pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM).
Berdasarkan contoh di atas, terlihat bahwa pada proses identifikasi masalah,
masalah harus di definisikan dengan jelas dan target atau tujuan yang ingin dicapai
oleh peneliti terlihat disana.

www.idtesis.com