SMK IPTEK JAKARTA
JOB SHEET PRAKTEK TEKNIK KENDARAAN RINGAN
Bid. Keahlian : Teknik Otomotif
Prog. : Teknik Kendaraan
Sistem Bahan Keahlian
Prog. Diklat
Ringan
: ENGINE BENSIN
Bakar Bensin Kelas
Nilai
: XI TKR
:
Paraf :
I. Tujuan Praktek
1. Mengetahui letak/posisi dari komponen system bahan bakar bensin
2. Melakukan pengujian kerja pompa bahan bakar mekanik
3. Melakukan perbaikan karburator
4. Melakukan penyetelan kerja karburator
II. Alat dan bahan praktek
1. Engine stand 4. Kunci pas ring 8 7. Obeng (-)
2. Kunci pas ring 12 5. Kunci pas ring 10 8. Baskom
3. Kompressor 6. Obeng (+) 9. Tang lancip
III. Keselamatan kerja :
1. Tempatkan komponen pada tempat yang aman dan rapi
2. Gunakan alat sesuai fungsinya
3. Jangan ada minyak yang tertumpah di lantai
4. Bersihkan kembali peralatan dan tempat kerja setelah selesai digunakan
5. Pada saat praktikum berlangsung dilarang bercanda dan ngobrol
IV. Langkah Kerja
Bongkar komponen karburator untuk memeriksa tiap komponen karburator untuk
memastikan kerja dari tiap – tiap komponen apakah masih layak berfungsi.
Langkah kerja overhaul karburator
a. Lepaskan saringan udara dari karburator
b. Lepaskan karburator dari dudukannya di mesin
c. Bongkar bagian tutup karburator seperti urutan gambar di bawah ini
d. Bongkar body karburator seperti urutan gambar di bawah ini dan
Tempatkan semua komponen secara berurutan pada tampat yang bersih.
e. Buka komponen berikut seperti urutan pada gambar
f. Sebelum di periksa bersihkan semua komponen
karburator dengan bensin dan udara bertekan
g. Periksa pelampung dan pinpovot kemungkinan
aus, pecah atau bengkok
Hasil pemeriksaan :
.......................................................
.......................................................
h. Periksa kelengkapan jarum pelampung, pegas
dan plunger
- Periksa jarum pelampung kemung-kinan
aus atau rusak
- Periksa udukan jarum pelampung kemung-
kinan saringan berkerat atau pecah
- Periksa power piston kemungkinan
tergores, aus, pegas patah (rusak) atau
bengkok
Hasil pemeriksaan :
......................................................
Kesimpulan :
......................................................
i. Periksa bodi karburator dari kemungkinan retak,
permukaan dudukan tergores, ulir rusak atau
tersubat
Hasil pemeriksaan :
....................................................
Kesimpulannya : ...............................................
.........
.......................
.................................
j. Periksa venturi dari kemungkinan cacat atau
tersumbat.
Hasil
pemeriksaan : .....................................................
.
Kesimpulannya : ...............................................
..........
.......................
..................................
.........................................................
.......................
..................................
k. Periksa pompa akselarasi
Pegas pompa rusak
Plunger pompa aus
Kulit pompa berubah bentuk
Check ball rusak atau berkarat
Hasil Pemeriksaan :
.................................................
l. Periksa jet tempat persinggungan cacat,
tersumbat atau celah untuk obeng rusak
Hasil
pemeriksaan : ..................................................
..
....................
.................................
m. Periksa flens kemungkinan rusak, retak, ulir
cacat atau aus pada bantalan poros katup
gas
Hasil
pemeriksaan: ...................................................
n. Periksa katup gas keungkinan aus, berubah
bentuk, bengkok atau gerakannya keras
Hasil pemeriksaan :
................................................
................
...............................
o. Periksa skrup Idle Maxture Adjusting Screw
(IMAS) kemunkinan bagian ujung jarum aus
atau ulir cacat
Hasil
pemeriksaan : ..................................................
................
..................................
p. Periksa kerja katup solenoid. pada saat katup
solenoid dihubungkan dengan baterai maka
akan terdengan suara klik dari katup solenoid
Hasil pemeriksaan :
...................................
...................................................
q. Kemudian rakit kembali komponen tersebut, seperti gambar di bawah ini
r. Setelah itu, pasang karburator pada engine kemudian setel kondisi angin dan gas.
s. Hidupan mesin lalu stel putaran stasioner dengan cara sebagai berikut
1. Stel putaran idle pada putaran spesifikasi
dengan memutar baut penyetel putaran
stasioner (ISAS)
2. Stel baut penyetel campuran idle (IMAS)
sampai di peroleh vakum maksimum mesin
3. Ulangi langkah 1 dan 2 sampai di
peroleh vakum maksimum pada putaran idle