0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
131 tayangan21 halaman

Stia Lan 22122021

Dokumen tersebut membahas mengenai isu-isu strategis reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan di Indonesia seperti manajemen aparatur negara, pelayanan publik, akuntabilitas, serta arah kebijakan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi selama periode 2020-2024."

Diunggah oleh

andykafatra
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
131 tayangan21 halaman

Stia Lan 22122021

Dokumen tersebut membahas mengenai isu-isu strategis reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan di Indonesia seperti manajemen aparatur negara, pelayanan publik, akuntabilitas, serta arah kebijakan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi selama periode 2020-2024."

Diunggah oleh

andykafatra
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Isu Strategis Nasional Penelitian

Terapan Administrasi Kontemporer


Tatang Muttaqin
Direktur Pendidikan Tinggi dan Iptek, Kementerian PPN/Bappenas
Scopus ID 57080176800 + Sinta ID 6201678

Workshop Metodologi Penelitian Administrasi Kontemporer Politeknik STIA LAN


Selasa, 21 Desember 2021
Isu Strategis Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola (RPJMN 2020-2024)

Manajemen ASN Tata Kelola Pelayanan Publik Akuntabilitas


Kelembagaan Kinerja
1. Penerapan sistem merit 1. Tumpang tindih tugas dan 1. Tingginya tingkat pengaduan 1. Belum optimalnya sistem
belum merata; fungsi K/L/LNS; masyarakat; pengendalian internal
2. Hirarki eselonisasi perlu 2. Implementasi SPBE belum 2. Belum optimalnya pelayanan pemerintah;
ditata; terintegrasi. terpadu dari sisi 2. Belum berjalannya
3. Profesionalitas, pendelegasian kewenangan, manajemen kinerja
kompetensi, netralitas integrasi proses bisnis, dan kelembagaan;
dan pemerataan ASN data layanan; 3. Belum terlembaganya
perlu ditingkatkan; 3. Belum terintegrasinya sistem integritas.
4. Perbaikan sistem layanan publik daring
kesejahteraan ASN. antarjenis layanan.
Sumber: Dit. Aparatur Negara Bappenas (diolah), 2019
Growth Diagnostics: Regulasi dan Institusi Penghambat Pertumbuhan Ekonomi
Faktor Penghambat Permasalahan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Regulasi dan Institusi: RENDAHNYA PERTUMBUHAN
- Proteksionis PRODUKTIVITAS
- Kualitas institusi rendah Indikator:
(korupsi & birokrasi tidak efektif)
- koordinasi antarkebijakan Transformasi Struktural yang Tidak
Berjalan Optimal
Sektor Fiskal: Produktivitas sektor pertanian
Rendahnya penerimaan perpajakan dan jasa yang rendah
Infrastruktur: Pertumbuhan
Kurang memadai, utamanya konektivitas Kurangnya Investasi Ekonomi Stagnan
yang Sektor manufaktur tidak
Sumber Daya Manusia: Berproduktivitas berkembang
Kualitas pendidikan rendah dan adanya Tinggi serta Manufaktur didominasi oleh 1968-1979
ketidakcocokan keterampilan Minimnya Inovasi produk manufaktur sederhana 7,5%
Akses terhadap Pembiayaan: 1980-1996
- Intermediasi pasar keuangan rendah Inovasi Rendah dibandingkan 6,4%
- Pasar keuangan kecil dan tidak dalam Negara Sebanding
Kegagalan Pasar: 2000-2017
Investasi Tidak Mendukung 5,3%
Rendahnya kreasi produk ekspor baru Peningkatan Produktivitas
Sumber: Kementerian PPN/Bappenas, 2018.
Arah Kebijakan dan Strategi Bidang Aparatur Negara (RPJMN 2020-2024)

PP Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola


• Penerapan • Pelayanan Publik • Penataan • Perluasan
Manajemen berbasis Kelembagaan Implementasi
Talenta Nasional Elektronik (e- Instansi Sistem Integritas
ASN services) Pemerintah, dan
• Penguatan • Penguatan
• Peningkatan Pengawasan • Penerapan SPBE Pengelolaan
Strategi Sistem Merit ASN Masyarakat atas Terintegrasi Reformasi
Kinerja Pelayanan Birokrasi dan
• Penyederhanaan Publik Akuntabilitas
Eselonisasi, dan • Penguatan Kinerja
Ekosistem Inovasi, Organisasi, dan
• Penataan Jabatan dan
Fungsional • Penguatan • Reformasi Sistem
Pelayanan Perencanaan dan
Terpadu Penganggaran
Arah KP Penguatan KP Transformasi KP Penataan KP Reformasi Sistem
Kebijakan Implementasi Pelayanan Publik Kelembagaan dan Akuntabilitas Kinerja
Manajemen ASN Proses Bisnis

Sumber: Lampiran I Perpres No. 18/2020 tentang RPJMN Tahun 2020-2024


Pandemi COVID-19: Berkah terselubung?
Derajat Perubahan
Minimal Drastis
Bekerja dari rumah diperbolehkan
Bekerja dari rumah sepenuhnya
Tempat kerja Tetap di kantor tetapi kebanyakan masih bekerja'di
diperbolehkan
kantor'
Struktur
Struktur piramida tradisional Jaringan kerja berbasis proyek Lebih ramping, struktur lebih gesit
organisasi
Konfigurasi
Organisasi Strategi tetap diatur secara terpusat;
Pengambilan
Terpusat; ada komando dan kendali Tim yang lebih berdaya semua keputusan operasional
keputusan didesentralisasi
Manajemen tetap bekerja penuh waktu;
Jumlah tenaga Karyawan yang bekerja penuh
non-manajemen bergeser menjadi Semua pekerja adalah pekerja kontrak
kerja waktu
pekerja kontrak

McKinsey, COVID-19: Briefing Materials, 2020

Di sisi lain, COVID-19 telah menantang ‘status quo’ yang ada dan menjadi pemicu/berkah terselubung untuk
mengubah konfigurasi organisasi menjadi lebih gesit, berjejaring, fleksibel, dan terdesentralisasi.
Urgensi Transformasi Digital
Strategi

Infrastruktur Peraturan Ekosistem


Percepatan pembangunan Persiapan kebijakan dan Mendorong perkembangan
infrastruktur digital regulasi yang diperlukan ekosistem digital
“Mari jadikan COVID-19 sebagai
momentum untuk mempercepat Target
transformasi digital”
Roadmap transformasi digital • infrastruktur
digital • integrasi pusat data • talenta digital •
kebijakan dan regulasi
—Presiden Joko Widodo, Agustus 2020 Warga Digital Ekonomi Digital Pemerintahan Digital
Pengembangan dan pemberdayaan Memasilitasi dan Standardisasi dan layanan
bakat membuka potensi terbaik mengoptimalkan kegiatan terintegrasi untuk kemakmuran
Sumber: Kementerian Kominfo, 2020 mereka warga negara
ekonomi dan bisnis digital
Dinamika Kerja Pemerintah
Masa Depan Work-From-Anywhere
Manfaat bagi organisasi/lembaga:
• hemat biaya gedung;
• dapat mempekerjakan dan memanfaatkan
talenta secara global;
• mengurangi masalah imigrasi; dan
• peningkatan produktivitas.

Di Indonesia, 88% persen pekerjaan pemerintah diperkirakan Manfaat bagi pekerja:


bisa dilakukan di rumah. • fleksibilitas geografis.
Pendidikan tinggi berkorelasi dengan proporsi pekerjaan yang Tantangan:
dapat dilakukan di rumah, di mana 80% orang
berpendidikan PT memiliki pekerjaan yang dapat
• komunikasi lintas zona waktu;
dilakukan dari rumah. • berbagi pengetahuan;
• sosialisasi secara virtual dan mencegah
isolasi profesional;
• melindungi data klien; dan
• menghindari kelambanan.
Sumber: World Bank, Indonesia Economic Prospects: The Long Road to Recovery, July 2020 Sumber: Harvard Business Review Special Issues, Summer 2021.
Pelajaran untuk Transformasi Digital Pemerintah

Visi Kelembagaan Budaya Sistem Pemikiran Data

Infrastruktur Sumber daya Pengembangan Kapasitas Masyarakat


Kebutuhan Transformasi Kebijakan Teknologi
Korea Selatan,
Jepang Taiwan, Singapura
Asia Selatan
Kebijakan teknologi Korea Transformasi kelembagaan
Kebijakan teknologi Jepang telah bergeser dari negara Asia Timur berdasar
berada di bawah tekanan paradigma ‘pembelajaran dinamika pertumbuhan
ketika perusahaan Jepang industri ’ke‘ paradigma untuk mengejar
bersaing secara internasional kreasi teknologi ’dalam ketinggalan dengan
dan berteknologi maju telah upaya mewujudkan ekonomi menggabungkan kembali
melampaui kondisi berbasis pengetahuan. komponen kelembagaan
kelembagaan negara sejalan dengan konstelasi
berkembang ekonomi, sosial dan politik
(Aoki, 2002; Callon, 1995). yang berlaku
(Green, 2007).

kebijakan teknologi negara berkembang diubah menjadi model tata kelola baru
Sumber : Alexander Ebner ,”Institutional Transformations of Technology Policy in East Asia: The Rise of the Entrepreneurial State”
Pemetaan Topik Strategis Transformasi Digital
Infrastruktur TIK Pemanfaatan TIK Aspek Pendukung
1 Konektivitas 1 Pendidikan Keamanan Siber
1
▪ 12.548 desa (15%) belum terjangkau sinyal 4G ▪ Pembelajaran jarak jauh: Kasus serangan siber di Indonesia pada 2020
dengan 3.435 desa (4%) non-3T dan 9.113 desa o 287 ribu dari total 391 ribu sekolah (75%) telah meningkatmenjadi 316.167.753 dari 98.243.896
(11%) 3T (Kominfo, 2020) terlayani internet namun perlu peningkatan tahun 2019 dan 12.895.554 di 2018
▪ 4.652 kecamatan (15%) belum tersambung kualitas
jaringan telekomunikasi kabel serat optik o Metode dan kurikulum pelaksanaan pendidikan
(Kominfo, 2020) jarak jauh belum digunakan secara luas 2 Literasi Digital
o Biaya operasional (paket data untuk guru/murid)
2 Pusat Data & Aplikasi Rendahnya awareness masyarakat dalam
2 Kesehatan menggunakan internet dan perangkat TIK
▪ 489 pusat data tidak memiliki standar dengan
biaya pemakaian mencapai Rp 8,1 triliun per ▪ Kesehatan
tahun per instansi (Kominfo, 2018) o 2.560 (25,3%) Puskesmas masih belum memiliki 3 Tenaga Kerja Digital
▪ 27.400 aplikasi yang berasal dari 50 aplikasi akses internet
sejenis dengan biaya operasi dan o 244 (8,96%) Rumah Sakit masih belum memiliki Proporsi pekerja Indonesia yang sudah memiliki
pemeliharaan Rp 2,7 triliun per tahun akses internet keahlian di bidang digital baru mencapai 19%
(Kominfo, 2020) (Amazon Web Service, 2021)
3 UMKM
3 Penyiaran Industri TIK
Sekitar 52 juta dari 64 juta (81,25%) UMKM masih belum 4
▪ Sekitar 50 juta TV analog yang tidak dapat menggunakan teknologi digital (Februari 2021)
menerima siaran TV digital dengan baik Perangkat dan sistem teknologi informasi dan
▪ Sekitar 251 pemancar TVRI masih komunikasi (TIK) masih didominasi oleh produk
4 Bantuan Sosial impor
menggunakan teknologi analog
Kecepatan dan akurasi data penyaluran bantuan sosial
untuk penduduk miskin dan rentan masih rendah 10
Problem Institusi, Tata Kelola (Governance)
Banyak masalah tata kelola berkontribusi nyata terhadap situasi mengkhawatirkan yang
(governance) di Indonesia yang belum dikomentari sebagai
selesai dan diperdebatkan "kurangnya aturan hukum"

Mendefinisikan aturan resmi dengan lebih jelas di


setiap sektor, dengan mempertimbangkan
kendala-kendala berat dalam kapasitas negara
Tindakan yang
dapat diambil
Merampingkan pemerintah dengan
menyederhanakan peraturan dan prosedur karena
banyak regulasi berlebihan di banyak sektor di
Indonesia
Sumber: Peter McCawley, Governance in Indonesia: Some Comments, Asian Development Bank Institute, Tokyo.
Perkembangan Pendekatan Tata Kelola (Governance)

1992 1999 2000 2003: Democratic 2004


Entrepreneurial Good Governance Global Governance Governance Sound Governance
Governance World Bank Nye & Donahue Denhardt & Farazmand
Osborne & Gaebler Denhardt

2005 2006 2007 2007 2010


Adaptive Collaborative Dynamic Digital Governance New Public
Governance Governance Governance Dunleavy, et.al Governance
Bruner, et.al Simon & Zadek Neo & Chen Osborne

2012 2016 2018 2019 2020


Interactive Network Inclusive Bad Governance Cosmopolitan
Governance Governance Governance Rose & Peiffer Governance
Torfing, et.al Klijn & Koppenjan Ahmed, et.al Sanusi & Putra
Elemen Utama New Public Governance
Elemen Inti dari NPG, dibandingkan dengan PA dan NPM
Paradigma/ Dasar Teori Bentuk Fokus Penekanan Mekanisme Bentuk Basis Nilai
elemen kunci Negara Alokasi Sumber Sistem
Daya Pelayana
n
Admininstrasi Ilmu politik Kesatuan Sistem Politik Pembuatan dan Hirarki Tertutup Etos sektor
Publik (Public dan kebijakan Implementasi publik
Administration) publik Kebijakan
Manajemen Teori pilihan Berlandaskan Organisasi Pengelolaan Pasar dan kontrak Rasional Keefektifan
Publik Baru rasional / Peraturan sumber daya klasik atau terbuka persaingan
(New Public publik dan dan kinerja neoklasik dan pasar
Management) studi organisasi
manajemen
Governansi Teori Jamak dan Organisasi Negosiasi nilai, Kontrak relasi dan Buka tutup Tersebar dan
Publik Baru kelembagaan pluralis dalam makna, dan jejaring diperebutkan
(New Public dan jejaring lingkungannya hubungan
Governance)
Sumber: Osborne (2010), “The (New) Public Governance: suitable case for treatment?’ in S. Osborne (ed.) The New Public Governance? Emerging perspectives on the theory and practices of public governance.
Topik Studi Governance Kontemporer
Aspek
Historis
Governance

Aneka
Ragam Integritas,
Model dan Akuntabilitas,
Praktik Dinamika dan Kinerja
Governance Governance
Kontempore
r

Citizen- Governance
Centered Lintas Batas
Approach Negara
(Kosmopolit)

Sumber: Anwar Sanusi dan Fadillah Putra (2020). Governansi Nusantara: Jejak Kosmopolitan dalam Sejarah Kepemerintahan di Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Framework Transformasi Digital mendukung Networking Governance
Kemampuan pemerintah dan ASN untuk Digital by design mendorong
mengantisipasi dan merespons kepemimpinan organisasi yang jelas,
kebutuhan masyarakat dengan cepat sejalan dengan proses koordinasi
melalui proses yang efektif dan efisien. (internal dan lintas lembaga) yang efektif.

Pemerintah memiliki peran sentral


sebagai penyedia kebijakan dan Data kepemerintahan sebagai aset
layanan serta pendorong sinergi strategis dalam menghasilkan kebijakan
lintas sektor dengan mengadopsi publik melalui proses perencanaan,
mekanisme yang inklusif. pengimplementasian dan monev yang
dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah menyediakan data dan informasi Pemerintah sebagai platform penyedia


bagi publik dalam batas-batas sesuai peraturan, data, dan kebijakan untuk
peraturan dan perundang-undangan, serta memberikan pelayanan publik yang
sesuai dengan kepentingan nasional. terintegrasi, proaktif, dan lintas sektor.
Sumber: OECD, 2020 - The OECD Digital Government Policy Framework.
Topik dan social mechanism memanfaatkan data
Tren Governance Indicators Indonesia
70,00
60,00
50,00
40,00
30,00
20,00
10,00
-
1996 1998 2000 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Voice and Accountability Government Effectiveness Regulatory Quality


Rule of Law Control of Corruption Political Stability No. Violence

INDICATORS 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
Voice and Accountability 48,34 48,83 52,58 50,23 51,72 53,69 51,72 50,74 52,22 52,71
Government Effectiveness 46,89 46,45 45,50 47,39 53,85 45,19 52,40 54,81 59,13 60,09
Regulatory Quality 36,84 39,34 43,60 46,45 50,00 46,63 50,00 51,92 50,96 51,44
Rule of Law 31,28 31,46 34,27 37,09 42,79 39,42 40,38 40,87 42,79 42,31
Control of Corruption 24,76 25,12 31,28 32,70 33,65 39,42 41,83 48,08 46,15 37,98

Political Stability No. Violence 20,38 20,85 25,59 28,44 30,00 24,76 32,38 29,52 27,62 28,10
16
Topik Pergeseran Praktik Manajemen SDM
Cara Pandang Lama Cara Pandang Baru
Manajemen SDM Mengakui adanya banyak
dilihat Kaku dan terikat hanya pada sistem dan praktik pengelolaan
strategis satu sistem SDM
mendorong
kinerja Terpaku regulasi dan Berbasis kinerja dan hasil
organisasi pengaturan
Manajemen SDM berdasarkan
Rekrutmen dan promosi semata prinsip
mengacu pada keahlian right competency, right
teknikal position, right time, dan right
place
Manajemen SDM Mengembangkan SDM sebagai
sebatas peran Memperlakukan SDM sebagai aset dan investasi jangka
administratif cost (biaya) panjang
Relasi antara pegawai- Terbangunnya relasi pegawai-
pimpinan bersifat ‘atasan- pimpinan yang kooperatif dan
bawahan’ dan konfliktual saling menguntungkan
Sumber: Pan Suk Kim, Global HRM Trends and Personnel Innovation Strategis, November 2020.
Menuju SDM ASN Berkelas Dunia: Manajemen Talenta
Mempersiapkan Pemimpin di Smart Governance
Teknologi AI, BigData, Robotik membantu proses
pengambilan keputusan.

Dunia berubah, formula keberhasilan masa lalu tidak


berlaku di masa kini dan keberhasilan di masa depan akan
cepat tergantikan.
Bergeser dari masa “pekerjaan seumur hidup” menjadi
“seumur hidup berganti pekerjaan”.

Diversitas dan keingintahuan menjadi kunci keberhasilan

Disarikan dari Jacob Morgan “The Future Leader, 2020


Pemetaan Topik Disertasi Doktor Terapan STIA LAN
Presentase Topik Disertasi Tahun 2019-2022
Evaluasi
Kebijakan Pemerintahan
• Evaluasi Kebijakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat
(PATBM) di Provinsi Banten (2020/2021) • Implementasi Dimensi Akuntabilitas pada Tata Nilai ‘Pasti’ Kementerian
• Dampak Pemeriksaan Kinerja Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Hukum dan HAM RI (Studi Kasus pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-
Terhadap Kesejahteraan Rakyat (2020/2021) TPI Jakarta Selatan) (2019/2020)
• Evaluasi Pemanfaatan ASEAN Patent Scope Melalui Model
5 • Manajemen Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
Collaborative Governance (2020/2021)
(17%) 14 untuk Membangun Citra Positif Pemasyarakatan (2019/2020)
• Colllaborative Governance Pembimbingan Klien Pemasyarakatan Tindak
• Analisis Tindakan/Keputusan Administrasi Pemerintahan Pengadaan Pidana Terorisme (Studi Kasus di Balai Pemasyarakatan Kelas I
Barang/Jasa Pemerintah (2021/2022) (48%)
29
Surakarta) (2019/2020)
• Evaluasi Implementasi Kebijakan PemdaTentang Lahan Pertanian • Penanganan Overcrowded di Rumah Tahanan Negara dan Lembaga
Pangan Berkelanjutan (Studi Kasus Provinsi Banten, 2021/2022) Pemasyarakatan (Studi di Wilayah DKI Jakarta) (2019/2020)

Digitalisasi 3… Topik • Pemberdayaan Sebagai Model Pembinaan Narapidana Korupsi: Studi


Kasus pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang (2019/2020)
• Pentahelix Collaborative Governance Model's dalam Penerapan Jenis
• Digitalisasi Pajak Daerah Untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah Pelayanan Penderita Hipertensi sesuai dengan Standar Pelayanan
Kota Pekanbaru (2021/2022) Minimal (SPM) Bidang Kesehatan pada Pemerintah Daerah Kabupaten
Demak, Kabupaten Rembang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Jombang
• Digitalisasi Penyuluhan Perikanan: Strategi Dalam Pelayanan Publik 4 dan Kabupaten Banyuwangi: (2019/2020)
Penyuluhan Perikanan Di Era 4.0 Pasca Penyederhanaan Birokrasi
Pada Pusat Pelatihan Dan Penyuluhan Kelautan Dan Perikanan
(2021/2022) (14%) 3 • Pengaruh Partai Politik dalam Pelaksanaan Good Governance
(2019/2020)
• Model Penjaminan Mutu Berkelanjutan (Sustainable Quality Assurance)
• Peran BNI dalam Membangun Ekosistem Smart City (2021/2022) (11%) Lembaga Penyelenggara Pelatihan Pemerintah (2019/2020)
• Model Asimetris Urusan Pemerintah Daerah dalam Kebijakan
Desentralisasi di Indonesia (2020/2021)
UMKM dan Penurunan Kemiskinan • Difusi Inovasi Menuju Terwujudnya Good Administrative Governance Pada
Anggaran Negara Perwakilan RI di Luar Negeri (11 Perwakilan RI di Wilayah Pasifik)
(2020/2021)
• Peningkatan Daya Saing (UMKM) Melalui Kemitraan Kolaboratif
Berkelanjutan (2019/2020) • Penganggaran Daerah dalam Kondisi Darurat Pandemi • Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan No. 269 Tahun 2008 Tentang
Covid-19 di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten Rekam Medis dan Pengaruhnya Pada Penyusutan Rekam Medis di Rumah
• Strategi Pembangunan Infrastruktur Publik dalam Peningkatan (2019/2020) Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan (2020/2021)
Kesejahteraan Masyarakat Menurut Wilayah (2020/2021) • Penyertaan Modal Negara BUMN dalam Pandangan • Model Collaborative Governance Dalam Pengembangan Potensi Investasi
• Model Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah Provinsi Dalam Kebijakan Publik (2021/2022) Lintas Daerah Yang Terintegrasi(Studi Kasus: Pengembangan Destinasi
Pembangunan Desa (2021/2022) Kawasan Wisata Danraman Provinsi Lampung) (2020/2021)
• Implementasi Kebijakan Anggaran Di IAIN Syaikh
• Strategi Pengentasan Kemiskinan Terpadu Di Kabupaten Abdurrahman Siddik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung • Penguatan Peran Administrasi Kebijakan Publik Dalam Formulasi
Pandeglang (2021/2022) (2021/2022) Kebijakan Di Indonesia Studi Kasus Undang- Undang Nomor 23 Tahun
2014 Tentang Pemerintahan Daerah (2020/2021)
• Collaboratif Governance Dalam Implementasi Kebijakan Pemanfaatan
Bmn Pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (2021/2022)
Terima kasih!

Anda mungkin juga menyukai