TUGAS
TATA SUARA
ALAT-ALAT PEREKAM SUARA YANG DIGUNAKAN DALAM PEMBUATAN FILM
DI
Oleh
Nama : Adelia Rezky ashani
Kelas : XII – produksi film
***
Untuk video dan film, suara yang jernih sama pentingnya dengan gambar yang bagus. Sound yang
kurang baik dapat menganggu konsentrasi saat menonton film. Penggunaan alat-alat perekam suara
yang terpisah dari kamera dapat menjadi pilihan untuk menjaga kualitas sound. Studio Antelope
merangkum beberapa alat perekam suara yang dapat kamu gunakan untuk video atau film pendekmu.
1) Microphone
Microphone adalah alat perekam suara yang sering digunakan dalam pembuatan film.Selain
microphone, ada pula clip on, alat perekam suara yang digunakan dalam pembuatan film.(Lavalier
Microphones) (Directional Microphones)
Microphone menjadi hal yang penting untuk perekaman suara. Ada dua tipe microphone yang biasanya
digunakan yaitu lavalier microphone dan directional microphone. Lavalier microphone atau dikenal
sebagai clip-on biasanya digunakan untuk merekam percakapan atau wawancara. Jenis microphone ini
biasanya dilekatkan di baju talent agar dekat dengan sumber suara. Directional microphone atau dikenal
sebagai shotgun biasanya digunakan untuk menangkap dari arah tertentu. Microphone jenis ini dapat
mengeliminasi suara dari arah lain. Shotgun juga dapat digunakan untuk merekam ambience. Pemilihan
jenis microphone bergantung dengan gambar yang ingin diambil. Untuk pengambilan wide shot, lavalier
microphones menjadi pilihan yang lebih baik. Directional microphones lebih baik digunakan untuk
pengambilan gambar close-up.
2) Audio Recorder
Untuk merekam suara, biasanya microphone disambungkan langsung ke kamera atau ke alat perekam
tambahan yang dikenal sebagai sound recorder Biasanya audio recorder juga memiliki kemampuan
untuk merekam suara secara langsung tanpa menggunakan microphone eksternal. Penggunaan audio
recorder dapat menghasilkan kualitas suara yang lebih baik. ZOOM H1, ZOOM H4N atau ZOOM H6 dapat
menjadi pilihan alat perekam suara untuk videomu.
3) Boom Pole
Boom pole adalah alat perekam suara yang biasa digunakan dalam pembuatan film.
Tentu kamu tak ingin microphone-mu terlihat dalam gambar. Penggunaan boom pole atau tiang boom
dapat menjadi solusi untuk hal tersebut. Biasanya Boom Operator menggunakan microphone shotgun
yang dipasangkan kepada boom pole untuk merekam suara.
4) Windshields
Perekaman suara dapat terganggu dengan adanya suara-suara lain. Untuk pengambilan gambar
outdoor, suara angin kadang tak terhindarkan. Penggunaan windshields menjadi solusi untuk meredam
suara bising dan menjaga kejernihan sound.
5) Headphone
Setelah merekam, jangan lupa memeriksa kembali hasil suara yang telah kamu rekam. Sebaiknya kamu
menggunakan headphone untuk memeriksa hasil tersebut. Jernih atau tidaknya hasil rekaman dapat
kamu dengar secara lebih jelas dengan menggunakan headphone. Jika kamu merasa hasil rekaman
suara kurang baik, kamu perlu melakukan perekaman ulang.