FUNGSI VISUAL EFFECT
Mengapa visual effect digunakan? Ternyata fungsinya membuat
hampir semua perfilman masa kini menggunakannya. Di antaranya
adalah :
Memvisualisasikan adegan yang tidak dapat dicapai dengan
alat biasa
Memanipulasi adegan yang menghabiskan biaya besar
Mencegah terjadinya cidera karena peralatan dan adegan yang
berbahaya
TEKNIK VISUAL EFFECT
Cara mengolah visual effect ada 2, yakni :
1. Mechanical Effect, adalah memanipulasi gerakan
2. Optical Effect, adalah memanipulasi visual
TIM PRODUKSI
Terdapat 3 posisi yang paling penting dalam sebuah tim produksi
visual efek. Siapa sajakah mereka?
1. VFX Director, bertanggungjawab mengawasi proses produksi
visual efek.
2. VFX Rigger, bertugas menyiapkan dan mengendalikan model-
model miniatur, boneka makhluk (figure), atau benda-benda lain
yang menjadi subjek pengambilan gambar.
3. VFX Supervisor, bertugas sebagai kepala kru.
ISTILAH-ISTILAH DALAM VISUAL EFFECT
Keying / compositing : mengkomposisikan efek-efek sehingga
menjadi satu scene.
Color correction / color grading : memperbaiki warna dan
pencahayaan yang tidak tercapai di kamera. Dengan color correction,
kita bisa mengubah tone warna film, sehingga kesan yang didapat
bisa lebih terasa. Misalnya mengubah warnanya menjadi lebih terang,
lebih gelap, atau memiliki kesan usang.
Chroma keying : teknik menyeleksi area yang tidak digunakan dalam
penyuntingan selanjutnya. Umumnya, chroma keying digunakan untuk
mentransparansikan warna latar belakang. Warna yang umum dipakai
adalah biru dan hijau, karena kedua warna tersebut merupakan warna
yang kontras dari warna mayoritas kulit makhluk hidup. Hukumnya
kalau di gambar tersebut lebih banyak terdapat warna hijau, maka
yang dipakai adalah biru dan begitu pula sebaliknya.
Rotoscoping : teknik untuk menyeleksi obek-objek tertentu yang
berada di gambar. Teknik ini biasanya dipakai untuk menyeleksi objek
bergerak maupun objek diam dengan kamera yang bergerak.
Rotobrush : dapat (sangat) mempercepat pekerjaan rotoscoping,
karena rotoscoping umumnya membutuhkan pembuatan garis yang
dibuat secara manual terlebih dahulu ke sekeliling area yang ingin
diseleksi, sedangkan rotobrush cukup menyapukan brush ke sebagian
area, kemudian area lain yang terdeteksi sejenis akan otomatis
terseleksi.
Computer Generated Imagery (CGI) : teknologi digital imaging
dengan tetap melibatkan kemampuan akting aktor terutama gestur
dan mimik sang aktor untuk kemudian disadur ke dalam bentuk fisik
karakter yang dimainkannya. Misalnya, Benedict Cumberbatch dalam
The Hobbit, pembuatan video clip Coldplay-Adventure of a Lifetime.
Software-software yang digunakan dalam pembuatan CGI antara lain
adalah Autodesk 3D Max, Autodesk Maya, dan Blender.
Layer & Node : berfungsi sama seperti di Photoshop, yakni sebagai
lapisan namun diaplikasikan dalam sebuah video.