0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
181 tayangan6 halaman

Pemeliharaan Generator PLTA

Dokumen tersebut berisi soal tes tertulis untuk pekerjaan pemeliharaan generator. Tes ini terdiri dari beberapa bagian seperti soal pilihan ganda dan benar-salah yang berkaitan dengan standar pemeliharaan generator, keselamatan kerja, alat ukur listrik, dan prosedur pengujian generator.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
181 tayangan6 halaman

Pemeliharaan Generator PLTA

Dokumen tersebut berisi soal tes tertulis untuk pekerjaan pemeliharaan generator. Tes ini terdiri dari beberapa bagian seperti soal pilihan ganda dan benar-salah yang berkaitan dengan standar pemeliharaan generator, keselamatan kerja, alat ukur listrik, dan prosedur pengujian generator.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

HIMPUNAN AHLI PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK INDONESIA

Sekretariat : Komplek PLTD Senayan, Jl. Asia Afrika – Jakarta 12210


Telp/fax : 021 57851780,

TEST TERTULIS
KODE UNIT : KTL.PH.20.317.02
JUDUL UNIT : Memelihara Generator
NAMA : ......................................................
UNIT KERJA : ......................................................
TANDA TANGAN : .......................................................

 Test terulis ini berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan pemahaman yang diperlukan pada
pelaksanaan Pemeliharaan Generator dan Penguatannya sesuai standar yang ditetapkan
pada sistim pembangkitan termasuk perundang-undangan , manual book, SOP, dan hal-hal
yang terkait lainnya.

 Petunjuk pengerjaan :

1. Bacalah seluruh petunjuk pengerjaan dan soal sebelum mengerjakan


2. Jawablah seluruh pertanyaan dan upayakan menjawab dengan singkat dan jelas
3. Test ini terdiri dari beberapa jenis pertanyaan, perhatikan petunjuk pengerjaan pada
setiap jenis pertanyaan.
4. Tulis jawaban pada lembar yang disediakan dengan tepat dan benar.
5. Waktu yang tersedia 90 menit

A. Soal Pilihan Ganda

Petunjuk Pengisian:

a. Pilihlah Jawaban yang paling benar dari pertanyaan - pertanyaan berikut ini
dan berilah tanda silang ( X ) pada A< B< C< D pada lembar jawaban yang
telah disediakan.
b. Bila jawaban pertama akan dikoreksi berilah tanda = pada tanda silang (X )
dan pilih kembali pada jawaban yang dianggap benar.

1. Sebelum mulai bekerja agar pegawai terhindar dari kecelakaan perlu


dipersiapkan :
a. Peralatan Kerja.
b. Baju Seragam.
c. Alat Pelindung Diri (APD).
d. Undang2 Ketenaga Listrikan K2.

2. Alat pelindung diri pada pekerjaan pemeliharaan generator adalah :


HIMPUNAN AHLI PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK INDONESIA
Sekretariat : Komplek PLTD Senayan, Jl. Asia Afrika – Jakarta 12210
Telp/fax : 021 57851780,

a. Tool set, masker, pakaian kerja, helmet, sarung tangan.


b. Masker hidung, sarung tangan, safety shoes, helm, earthing tester.
c. Sarung tangan, helm, safety shoes, masker hidung, pakaian kerja.
d. Helm, safety shoes, masker hidung, pakaian kerja, test pen.

3. Setiap hari sebelum pegawai berangkat ke Site diberikan wejangan2 yang isinya
antara lain tentang keselamatan dalam melaksanakan pekerjaan. Kegiatan
tersebut dinamakan :
a. Cofee Morning.
b. Weekly Meeting.
c. Quick Of Meeting.
d. Coordination Meeting.

4. K3 adalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang termasuk didalamnya :


a. Keselamatan dan Kesehatan.
b. Kesehatan dan Pekerjaan.
c. Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan.
d. Keselamatan dan Kerja.

5. Tegangan sentuh maksimum yang dapat ditahan manusia adalah :


a. 110 V Efective selama 1 detik.
b. 50 V Efective selama 5 detik.
c. 50 V Efective selama 1 detik.
d. 110 V Efective selama 5 detik.

6. Untuk mengamankan daerah/ areal yang sedang dilaksanakan pada pemeliharaan suatu
alat agar tidak dioperasikan dipergunakan :
a. Tagging.
b. Papan pengumuman.
c. Garis batas.
d. Pintu penutup.

7. Untuk pengukuran daya pada Generator dipergunakan :


a. Trafo Daya.
b. Voltmeter dan Ampermeter.
c. Trafo Arus dan Trafo Tegangan. (CT dan PT).
d. Multimeter.

8. Jenis Pemeliharaan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan adalah :


a. Preventive Maintenance.
b. Break Down Maintenance.
c. Accurative Maintenance.
d. Predictive Maintenance.

9. Untuk memeriksa kelonggaran wedges pada stator generator dilakukan :


HIMPUNAN AHLI PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK INDONESIA
Sekretariat : Komplek PLTD Senayan, Jl. Asia Afrika – Jakarta 12210
Telp/fax : 021 57851780,

a. Insulation Test.
b. Hamer Test.
c. Megger Test.
d. Clearance Test.

10. Pengaman bila terjadi hubung singkat didalam belitan generator sendiri adalah :
a. Over Current Relay.
b. Differential Relay.
c. Ground Fault relay.
d. Reverse Power.

11. Dalam pengukuran P.I. Generator sesuai dengan IEEE ditetapkan bahwa
pengukuran arus bocor selama 10 menit dibanding pengukuran 1 menit adalah :
a. Nilai PI 1,4 to 1,5 = Good
b. ≥2 Good
c. Lower than 1,0 = Excellent
d. 3 – 4 = Poor

12. Bila hasil pengukuran PI Generator kurang dari 1,25 berarti Isolasi Winding
tersebut :
a. Banyak menyerap uap air dan terdapat kotoran konduktive
b. Isolasi sangat kering
c. Digulung ulang
d. Generator siap dioperasikan

13. Rumus pengukuran Polarization Index ( PI ) Generator adalah :


a. PI = ( Pengukuran R 10 menit ) / ( Pengukuran R 1 menit )
b. PI = Daya / Arus
c. PI = Tegangan Generator / Tegangan Eksiter
d. PI = Tegangan Eksitasi / Arus Eksitasi

14. Untuk generator baru , pabrikan harus menunjukan kepada Tim Inspeksi Uji
Laik Operasi hasil test pabrik yang berupa :
a. Uji Partial Discharger, Tangent Delta Test, Core test dan Hight Pot Test
b. Tangent Delta Test, merk alat yang digunakan dan hasil kalibrasi alat.
c. Material baut yang digunakan, Core test dan bahan isolasi yang digunakan
d. Jenis cat body, Hight Pot Test, Material body yang digunakan.

15. Untuk mengetahui kondisi dari isolasi dan mencegahnya jangan sampai menjadi
semakin buruk pada generator dilakukan testing dengan :
a. Electromagnetic Core Imperfection Detector (ELCID) Test.
b. DC Hipot test.
c. Tangen Delta Test.
HIMPUNAN AHLI PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK INDONESIA
Sekretariat : Komplek PLTD Senayan, Jl. Asia Afrika – Jakarta 12210
Telp/fax : 021 57851780,

d. Hydrogen Loss Test.

16. Untuk menghindari terjadinya shock pada personil setelah stator atau generator
diberikan Hipot Test maka belitan harus :
a. Diisolasi kembali.
b. Digrounded beberapa jam.
c. Dijauhkan dari peralatan test.
d. Langsung dikembalikan kesemula.

17. Pada isolasi tegangan tinggi yang lemah atau rusak pada generator akan terjadi
percikan antara belitan dan inti atau diujung belitan. Untuk mengetahui
kerusakan akibat hal tsb, test yang bisa dilakukan baik pada saat generator
beroperasi maupun stop adalah :
a. Megger Test.
b. PI-Test.
c. Partial Discharge (PD-test).
d. Hipot Test.

18. Untuk membebani generator dengan baik harus melihat batasan2 pada :
a. Setting relays.
b. Temperature.
c. Kondisi udara lingkungan.
d. Reactive Capability Curve.

19. Agar wedges tidak terlepas dari stator dipergunakan :


a. Varnish.
b. Resin Injection.
c. Diberi Klem.
d. Dipakai baut pengencang.

20. Pada saat pemeriksaan permukaan bearing dengan dye penetrant test waktu
tunggu (dwell time) setelah pemberian cairan penetrant dengan jenis Solvent
Removed Penetrant adalah :
a. 3 menit.
b. 3 detik.
c. 30 menit.
d. 30 detik.

B. Soal Benar-Salah
HIMPUNAN AHLI PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK INDONESIA
Sekretariat : Komplek PLTD Senayan, Jl. Asia Afrika – Jakarta 12210
Telp/fax : 021 57851780,

Petunjuk Pengisian:
a. Pilihlah B bila pertanyaan tersebut BENAR dan pilihlah S bila pertanyaan
tersebut SALAH dengan memberi tanda silang ( X ) pada lembar jawaban.
b. Bila jawaban pertama akan dikoreksi berilah tanda = pada tanda X dan pilih
kembali pada jawaban yang dianggap benar.

21.(B – S) Memanaskan Rotor Generator setelah pembersihan, pemeriksaan, dan


revarnish bisa dilkukan dengan bantuan Injeksi Arus dari Mesin Las DC.

22. (B – S) Pemadam Kebakaran tidak termasuk kepada Mata Uji dalam ULO Pembangkit
Tenaga Listrik karena Kebakaran merupakan system yang terpisah yang
pemeriksaanya dilakukan oleh Pemda setempat.

23. (B – S) K2 adalah singkatan dari Keselamatan dan Keamanan kerja.

24. (B – S) Jika pada Generator sudah dilaksanakan Pemeliharaan maka perlu diadakan
Commissioning Test dan Uji laik Operasi, sesuai peraturan pemerintah.

25. (B – S) Meningkatkan produktivitas dan efficiency perusahaan merupakan salah satu


tujuan dari K3.

26. (B – S) Untuk menurunkan dan menaikkan tegangan pada generator, speed adjuster
harus digerakkan kearah increase.

27. (B – S) Pada saat menaikkan dan menurunkan tegangan motor rheostat pada AVR akan
bergerak dan mengatur arus excitation untuk memberikan penguatan medan
magnet kepada rotor generator.

28. (B – S) Insulation resistant test dari stator generator menurut standard insternasional
yang baru dikoreksi pada 40o C.

29. (B – S) Sebelum generator dioperasikan Bearing Insulation tidak perlu diperiksa atau
ditest tahanannya terhadap poros.

30. (B – S) Pada excitation system diperlukan generator DC.

31. (B – S) Rextifier adalah sebuah alat yang mengubah tegangan DC menjadi AC.

32. (B – S) Rotating diode biasanya dipasang pada stator generator.

33. (B – S) Vibrasi yang diakibatkan oleh electric pada suatu pembangkit tidak akan hilang
walaupun breaker excitasi dikeluarkan.

34. (B – S) Reverse Power adalah suatu relay pengaman untuk terjadinya short sircuit
HIMPUNAN AHLI PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK INDONESIA
Sekretariat : Komplek PLTD Senayan, Jl. Asia Afrika – Jakarta 12210
Telp/fax : 021 57851780,

didalam belitan generator.

35. (B – S) Untuk pengukuran tahanan isolasi belitan stator digunakan Megchmeter 500
volt, sedangkan untuk tahanan isolasi Rotor Generator menggunakan Megchmeter 1000
– 2500 volts.

C. Soal Menjodohkan

Petunjuk Pengisian:
a. Pilihlah jawaban yang dianggap paling benar dengan memilih pernyataan yang sesuai
antara pernyataan pada kelompok kiri dengan pernyataan2 pada kelompok kanan.
b. Kemudian tulislah jawabannya pada kolom ke 3 dengan huruf yang berada pada kolom ke 5.

No. KELOMPOK KIRI KELOMPOK KANAN


36. Exciter. ...... Mengubah energi mekanik menjadi A
energi listrik.
37. Dynamo. ....... Mengatur Tegangan Generator. B
38. Rectifier. ....... Mengatur Tahanan. C
39. Generator. ....... Memberi penguatan pada rotor Gen. D
40. Rheostat. ....... Mengalirkan arus listrik. E
41. Transformator. ....... MW. F
42. Conduktor. ....... R10/ R1 G
43 A.V.R. ....... Merubah Output Daya Generator. H
44 Rotating Diode. ....... R I
45 Polaritas Index. ....... Peralatan pada Baterai Charger J
47. Speed Ajuster. ....... L K
48. Daya Aktive. ....... MW/ MVA L
49. Beban Resistive. ....... Menghasilkan Arus D-C Sekala kecil. M
50. Daya Reaktive. ....... Merubah tegangan. O
51. Beban Induktive. ....... MVA. P
52. Cos φ ....... Pengaman Generator. Q
53. Daya Semu. ....... MVAR/ MVA R
54 Beban Capasitve. ....... Brussless Excitation. S
55 Sin φ ....... MVAR. T
56 Over Current ....... C U

==US==

Anda mungkin juga menyukai