KEPUTUSAN KEPALA DESA KUTA
NOMOR :141.1/10 / 2022
TENTANG
PEMBENTUKAN TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING
TINGKAT DESA KUTA KECAMATAN MEGAMENDUNG KABUPATEN BOGOR
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DESA KUTA,
Menimbang : a. bahwa untuk mewujudkan sumber daya
manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan
produktif serta pencapaian tujuan
pembangunan berkelanjutan dilakukan
percepatan penurunan stunting di
Kabupaten Bogor;
b. bahwa percepatan penurunan stunting
dilakukan secara holistik integratif dan
berkualitas melalui koordinasi sinergi dan
sinkronisasi diantara kementerian /lembaga,
pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten,
kecamatan dan pemerintah desa serta
pemangku kepentingan;
c. bahwa berdasarkan Peraturan Badan
Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional Nomor 12 tahun 2021 tentang
Rencana aksi Nasional Percepatan Penurunan
Stunting Indonesia Tahun 2021-2024, Tim
Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan
dan Desa/Kelurahan dibentuk oleh Tim
Percepatan Penurunan Stunting Tingkat
Kabupaten;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf
b, dan huruf c, maka perlu menetapkan
Keputusan Wakil Bupati Bogor selaku Ketua
Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat
Kabupaten Bogor tentang Pembentukan Tim
Percepatan Penurunan Stunting Tingkat
Kecamatan dan Desa/ Kelurahan se-
Kabupaten Bogor;
Mengingat:...
Mengingat : 1. Undang undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang
Pemerintahan Daerah kabupaten Bogor dalam
lingkungan Provinsi Djawa Barat (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 8)
sebagaimana diubah dengan Undang-Undang
Nomor 4 Tahun 1968 tentang Pembentukan
Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang
dengan mengubah Undang-Undang Nomor 14
tahun 1950 tentang Pemerintah Daerah
Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Djawa Barat
(Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1968
Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 2851);
2. Undang-Undang nomor 4 Tahun 1979 tentang
Kesejahteraan Anak (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1979 Nomor 32, Tambahan
Negara Republik Indonesia tahun 1979 Nomor 32,
‘Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 3143);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang
Perlindungan Anak (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2002 Nomor 109, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4235)
sebagaimana telah diubah dengan Undang-
Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua
atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2002
tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-
Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5946);
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang
Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat
dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
5. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52
Tahun 2009 Tentang Perkembangan
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009
Nomor 1fi1, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5080);
7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587}
sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 tahun 2015
tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang
Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5679};
8. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang
Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5601);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012
tentang Pemberton Air Susu Ibu Ekslusif
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2013 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5291);
10. Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2013 tentang
Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013
Nomor 100);
11. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021
tentang Percepatan Penurunan Stunting
(Lembaran Negara Tahun 2021 Nomor 172);
12. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun
2014 tentang Upaya Perbaikan Gizi (Berita Negara
Republik Indonesia tahun 2014 Nomor 967);
13 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun
2014 tentang Upaya Kesehatan Anak (Berita
Negara Republik Indonesia tnhun 2014 Nomor
825);
14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36
Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksana
Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017
tentang Gerakan pemberdayaan dan
Kesejahteraan Keluarga (Berita Negara Republik
Indonesia tahun 2020 Nomor 580);
15. Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional Nomor 12 tahun 2021
tentang Rencana aksi Nasional Percepatan
Penurunan Stuntirtp Indonesia Tahun 2021-
2024;
16. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor l'2
tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan
Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten
Bogor Nomor 12, Tambahan Lembaran Daerah
Kabupaten Bogor Nomor 96);
17. Keputusan Bupati Bogor Nomor 444/127/
Kpts/Pcr- UU/2022 tentang Pembentukan Tim
Percepatan Penurunan Stunting Tingkat
Kabupaten Bogor;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
KESATU : Membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting
Tingkat Desa Kuta Kecamatan Megamendung
Kabupaten Bogor, dengan susunan keanggotaan
sebagaimana tercantum dalam Lampiran
Keputusan ini
KEDUA : Tim Percepatan Penurunan Stunting
sebagaimana dimaksud pada Diktum KEDUA
mempnyai tugas koordinasi dan operasionalisasi
penyelenggaraan percepatan penurunan
Stunting dalam rangka mendekatkan pelayanan
koordinasi dan konvergensi percepatan
penurunan Stunting Tingkat Desa Kuta
KETIGA : Dalam melaksanakan tugas sebagaimana
dimaksud dalam Diktum KETIGA, Tim
Percepatan Penurunan Stunting mempunyai
fungsi
a. penyediaan data penyelenggaraan percepatan
penurunan Stttnting di tingkat Desa;
b. menggerakan dan pendampingan lapangan
untuk percepatan penurunan Sfunting di
tingkat Desa;
c. pendampingan dan pengawasan perencanaan
dan pemanfaatan dana desa dan alokasi dana
desa untuk percepatan penurunan Stunting,
d. monitoring dan evaluasi Stunting di tingkat
Desa;
e. mengoordinasikan peningkatan kerja sama
dan kemitraan dengan pemangku kepentingan
dalam penyelenggaraan percepatan penurunan
Shunting
f. melaksanakan minilokarya di tingkat Desa
minimal I (satu} kali dalam 1 (satu) bulan;
g. melaksanakan rembuk Stunting di tingkat
Desa minimal 1 (satu kali dalam 1 (satu)
tahun atau sewaktu-waktu apabila
diperlukan; dan
h. melaporkan penyelenggaraan percepatan
penurunan Stunting kepada Tim Pengarah 1
(satu) kadi dalam 1 (satu) bulan atau
sewaktu waktu apabila diperlukan.
KEEMPAT : Ketua Tim Stunting Desa Kuta bertanggung
jawab kepada Camat dan Bupati Bogor dalam
melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana
dimaksud pada Diktum KEDUA dan Diktum
KETIGA.
KELIMA : Pembiayaan yang diperlukan untuk
pelaksanaan tugas dan fungsi Tim Percepatan
Penurunan Stunting sebagaimana dimaksud
dalam Diktum KEDUA dan Diktum KETIGA
bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja
Desa (APBDes)dan sumber pembiayaan lain
yang sah sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.
KEENAM : Keputusan ini berlaku mulai pada tanggal
ditetapkan.
Ditetapkan di : Kuta
Pada Tanggal : 12 Mei 2022
KEPALA DESA KUTA
KUSNADI
Tembusan:
1. Yth. Camat Megamendung;
2. Yth. BPD Desa Kuta;
Lampiran Keputusan Kepala Desa Kuta
Nomor : 141.1/10/2022
Tanggal : 12 Mei 2022
Tentang : Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)
TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DESA KUTA KECAMATAN
MEGAMENDUNG KABUPATEN BOGOR
Pengarah : Kepala Desa Kuta Kusnadi
Ketua : Ketua TP.PKK Desa Ny. Marhati
Wakil Ketua : Sekertaris Desa Milla Aprilla
Sekertaris : Pos KB Desa Yani Maryani
Bidang - Bidang :
1. Bidang Lapangan
Tim Pemdamping
Keluarga :
- Kordinator : PLKB
- Anggota : 1. Babinmas
2. Babinkamtibmas
3. Bidan Desa
4. Ketua MUI
5. Ketua RW
2. Bidang Lapangan
Pengelolaan Data
- Kordinator : Kader Pembangunan Yani Nurlela
Manusia
- Anggota 1. Ketua Pokja IV Enay Suryati
PKK Desa
2. Sub KB Desa Iis Suryani
3. Kordinator
Posyandu
4. Pendamping Lokal Eva Suhendra
Desa
KEPALA DESA KUTA
KUSNADI