0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
84 tayangan11 halaman

Smart Control Lamp Bluetooth HC-05

Dokumen ini membahas cara membuat smart control lampu menggunakan bluetooth HC-05 dan relay 4 channel. Modul bluetooth HC-05 digunakan untuk menghubungkan arduino dengan aplikasi android, sedangkan relay digunakan untuk mengontrol lampu secara nirkabel berdasarkan perintah dari aplikasi.

Diunggah oleh

Dek Adi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
84 tayangan11 halaman

Smart Control Lamp Bluetooth HC-05

Dokumen ini membahas cara membuat smart control lampu menggunakan bluetooth HC-05 dan relay 4 channel. Modul bluetooth HC-05 digunakan untuk menghubungkan arduino dengan aplikasi android, sedangkan relay digunakan untuk mengontrol lampu secara nirkabel berdasarkan perintah dari aplikasi.

Diunggah oleh

Dek Adi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SMKN 1 KUTA SELATAN

TEKNIK AUDIO VIDEO


Kelas XI MEMBUAT SMART CONTROL LAMP DENGAN LK .
BLUETOOTH HC-05
TEKNIK PEMROGRAMAN MIKROPROSESOR DAN
Semester 1 Waktu : 4 x 45'
MIKROKONTROLER

I. Tujuan

 Siswa mampu membuat membuat program c o n t r o l o n o f f l a m p u /


peralatan listrik dengan modul Blue tooth HC-05
 Siswa mampu mengaplikasikan coding program blue tooth s mart control
dengan modul blue tooth HC-05 dan relay 4ch.
II. Alat dan Bahan

 Software Arduino 1 Set PC


 Arduino
 Projectboard/ Bread Board
 Blue tooth HC-05
 Relay 4ch
 Fitting + Lampu
 Steker arde
 Kabel Jumper secukupnya

III. Dasar Teori


Module Bluetooth HC-05 adalah module komunikasi nirkabel via bluetooth yang
dimana beroperasi pada frekuensi 2.4GHz dengan pilihan dua mode konektivitas.
Mode 1 berperan sebagai slave atau receiver data saja, 
mode 2 berperan sebagai master atau dapat bertindak sebagai transceiver.
Pengaplikasian komponen ini sangat cocok pada project elektronika dengan komunikasi
nirkabel atau wireless.
Aplikasi yang dimaksud antara lain aplikasi sistem kendali, monitoring, maupun
gabungan keduanya.
Antarmuka yang dipergunakan untuk mengakses module ini yaitu
serial TXD, RXD, VCC serta GND. Serta terdapat LED (built in) sebagai indikator
koneksi bluetooth terhadap perangkat lainnya seperti sesama module, dengan
smartphone android, dan sebagainya.
Module Bluetooth HC-05
Jangkauan jarak efektif module ini saat terkoneksi dalam range 10 meter, dan jika
melebihi dari range tersebut maka kualitas konektivitas akan semakin kurang maksimal.

Spesifikasi dari module ini antara lain :

 Frekuensi kerja ISM 2.4 GHz


 Bluetooth protocol : Bluetooth tipe v2.0+EDR
 Kecepatan dapat mencapai 1Mbps pada mode sinkron
 Kecepatan dapat mencapai 2.1 Mbps / 160 kbps pada mode asinkron maksimum
 Tegangan kerja pada 3,3 – 6 Volt DC
 Konsumsi arus kerja yaitu 50 mA
 Memiliki modulasi Gaussian Frequency Shift Keying (GFSK)
 Sensitivitas -84dBm (0.1% BER)
 Daya emisi 4 dBm
 Suhu operasional range -20°C — +75°C
 Memiliki keamanan dengan enkripsi data dan enkripsi
 Dimensi modul 15.2×35.7×5.6 mm

Module ini dapat digunakan sebagai mode slave (Rx), maupun mode master (TX) dan
memiliki 2 metode konfigurasi yaitu AT Mode dan Communication Mode.
Pada AT Mode berfungsi sebagai pengaturan konfigurasi dari HC-05, sedangkan pada
Communication Mode berfungsi sebagai komunikasi nirkabel dengan perangkat atau
piranti lainnya.

Relay Arduino

Modul relay adalah salah satu piranti yang beroperasi berdasarkan prinsip elektromagnetik


untuk menggerakkan kontaktor guna memindahkan posisi ON ke OFF atau sebaliknya dengan
memanfaatkan tenaga listrik.

Peristiwa tertutup dan terbukanya kontaktor ini terjadi akibat adanya efek induksi magnet yang
timbul dari kumparan induksi listrik. Perbedaan yang paling mendasar antara relay dan sakelar
adalah pada saat pemindahan dari posisi ON ke OFF.Relay melakukan pemindahan-nya
secara otomatis dengan arus listrik, sedangkan sakelar dilakukan dengan cara manual.

Gambar Relay Arduino
Beberapa contoh gambar modul relay yang biasa digunakan antara lain:

Gambar 2 Relai

Apa Fungsi Relay Arduino
Pada dasarnya, fungsi modul relay adalah sebagai saklar elektrik. Dimana ia akan bekerja
secara otomatis berdasarkan perintah logika yang diberikan.

Kebanyakan, relay 5 volt DC digunakan untuk membuat project yang salah satu komponennya
butuh tegangan tinggi atau yang sifatnya AC (Alternating Current).

Sedangkan kegunaan relay secara lebih spesifik adalah sebagai berikut:

 Menjalankan fungsi logika dari mikrokontroler Arduino


 Sarana untuk mengendalikan tegangan tinggi hanya dengan menggunakan tegangan
rendah
 Meminimalkan terjadinya penurunan tegangan
 Memungkinkan penggunaan fungsi penundaan waktu atau fungsi time delay function
 Melindungi komponen lainnya dari kelebihan tegangan penyebab korsleting.
 Menyederhanakan rangkaian agar lebih ringkas.

Cara Kerja Relay Arduino
Untuk dapat memahami prinsip kerja relay, terlebih dahulu kamu wajib tahu kelima fungsi
komponen relay berikut ini.

 Penyangga (Armature)
 Kumparan (Coil)
 Pegas (Spring)
 Saklar (Switch Contact)
 Inti Besi (Iron Core)

Adapun untuk penempatan-nya, kira-kira gambarnya seperti di bawah ini.

Gambar 3 Skematik Modul Relay

Berdasarkan gambar komponen relay tersebut, kita dapat memahami bahwa relay dapat


bekerja karena adanya gaya elektromagnetik. Ini tercipta dari inti besi yang dililitkan kawat
kumparan dan dialiri aliran listrik.

Saat kumparan dialiri listrik, maka otomatis inti besi akan jadi magnet dan menarik penyangga
sehingga kondisi yang awalnya tertutup jadi terbuka (Open).

Sementara pada saat kumparan tak lagi dialiri listrik, maka pegas akan menarik ujung
penyangga dan menyebabkan kondisi yang awalnya terbuka jadi tertutup (Close).

Secara umum kondisi atau posisi pada relay terbagi menjadi dua, yaitu:

 NC (Normally Close), adalah kondisi awal atau kondisi dimana relay dalam posisi


tertutup karena tak menerima arus listrik.

 NO (Normally Open), adalah kondisi dimana relay dalam posisi terbuka karena


menerima arus listrik.

Skema Relay Arduino
Gambar 4 Skema Modul Relay Arduino

Berdasarkan gambar skematik relay di atas, berikut ini adalah keterangan dari ketiga pin yang
sangat perlu kamu ketahui:

 COM (Common), adalah pin yang wajib dihubungkan pada salah satu dari dua ujung
kabel yang hendak digunakan.

 NO (Normally Open), adalah pin tempat menghubungkan kabel yang satunya lagi bila
menginginkan kondisi posisi awal yang terbuka atau arus listrik terputus.

 NC (Normally Close), adalah pin tempat menghubungkan kabel yang satunya lagi bila
menginginkan kondisi posisi awal yang tertutup atau arus listrik tersambung.

Jenis-Jenis Relay
Macam macam relay dan fungsinya digolongkan menjadi dua macam, yaitu:

1. Jenis relay berdasarkan trigger atau pemicunya

Sebelum membuat rangkaian, terlebih dahulu kamu harus tahu bahwa ada dua jenis
relay yang beredar di pasaran berdasarkan trigger atau pemicunya, yaitu:

o LOW LEVEL TRIGGER, adalah relay yang akan berfungsi (menyala) jika


diberikan kondisi LOW.
o HIGH LEVEL TRIGGER, adalah relay yang akan berfungsi (menyala) jika
diberikan kondisi HIGH.
o

IV. Percobaan
1. Siapkan alat dan bahan, kemudian buat dan susunlah rangkaian dibawah
ini untuk m e m b u a t r a n g k a i a n s m a r t c o n t r o l r e l a y 4 c h
dengan Bluetooth HC-05
Gambar 5
Smart control dengan relay 8 ch dan Bluetooth HC-05

2. Download Pustaka BLUETOOTH HC-05 untuk memudahkan menggunakan


bluetooth Modul
https://drive.google.com/drive/u/0/folders/1P9tOvbxdr74GL6hDSXcbuQ7hUy
ORY0l-.
3. Extract file hasil download menjadi folder rfid-master, tempatkan folder rfid-
master pada C: → Program File (x86):→Arduino:→libraries, paste folder hasil
extract Bluetooth_HC05-master.
4. Ketiklah lah program LKPD_BLUE_TOOTH_HC-05, atau buka link untuk
mendapatkan file sketch programnya:
https://drive.google.com/drive/u/0/folders/1P9tOvbxdr74GL6hDSXcbuQ7hUy
ORY0l-
 Program skech Bluetooth dengan relay 8ch:

/*
Lamp 1 connected to PinOut 2 Arduino
Lamp 2 connected to PinOut 3 Arduino
Lamp 3 connected to PinOut 4 Arduino
Lamp 4 connected to PinOut 5 Arduino
Lamp 5 connected to PinOut 6 Arduino
Lamp 6 connected to PinOut 7 Arduino
Lamp 7 connected to PinOut 8 Arduino
Lamp 8 connected to PinOut 9 Arduino
--->you can connected to relay modul 8 channel

Serial data sending from Bluetooth Controll Lamp.apk


data '1'-'8' to on is lamp 1-8
data 'A'-'H' to off is lamp 1-8
data '9' to on ALL is lamp
data 'I' to off ALL is lamp
==========================================================*/
// LKPD SMKN 1 KUTA SELATAN
// JURUSAN TEKNIK AUDIO VIDEO
// TEKNIK PEMROGRAMAN MIKROPROSESOR DAN MIKROKONTROLER
// BLUE TOOTH HC-05

#include <SoftwareSerial.h>
SoftwareSerial mySerial(10, 11); //Pin10 RX , Pin 11 TX
connected to--> Bluetooth TX,RX

#define Lamp1 2
#define Lamp2 3
#define Lamp3 4
#define Lamp4 5
#define Lamp5 6
#define Lamp6 7
#define Lamp7 8
#define Lamp8 9

//If Out to active Low change ON 0 and OFF 1


//If Out to active High change ON 1 and OFF 0
#define ON 0
#define OFF 1
char val;
String
statusLamp1,statusLamp2,statusLamp3,statusLamp4,statusLamp5,st
atusLamp6,statusLamp7,statusLamp8;

void setup() {
pinMode(Lamp1,OUTPUT);digitalWrite (Lamp1,OFF);
pinMode(Lamp2,OUTPUT);digitalWrite (Lamp2,OFF);
pinMode(Lamp3,OUTPUT);digitalWrite (Lamp3,OFF);
pinMode(Lamp4,OUTPUT);digitalWrite (Lamp4,OFF);
pinMode(Lamp5,OUTPUT);digitalWrite (Lamp5,OFF);
pinMode(Lamp6,OUTPUT);digitalWrite (Lamp6,OFF);
pinMode(Lamp7,OUTPUT);digitalWrite (Lamp7,OFF);
pinMode(Lamp8,OUTPUT);digitalWrite (Lamp8,OFF);
mySerial.begin(9600);
Serial.begin(9600);
}

void loop() {
//cek data serial from bluetooth android App
if( mySerial.available() >0 ) {
val = mySerial.read();
Serial.println(val);
}
//Lamp is on
if( val == '1' ) {
digitalWrite(Lamp1,ON); statusLamp1="1"; }
else if( val == '2' ) {
digitalWrite(Lamp2,ON); statusLamp2="2"; }
else if( val == '3' ) {
digitalWrite(Lamp3,ON); statusLamp3="3"; }
else if( val == '4' ) {
digitalWrite(Lamp4,ON); statusLamp4="4"; }
else if( val == '5' ) {
digitalWrite(Lamp5,ON); statusLamp5="5"; }
else if( val == '6' ) {
digitalWrite(Lamp6,ON); statusLamp6="6"; }
else if( val == '7' ) {
digitalWrite(Lamp7,ON); statusLamp7="7"; }
else if( val == '8' ) {
digitalWrite(Lamp8,ON); statusLamp8="8"; }
else if( val == '9' ) {
digitalWrite(Lamp1,ON); statusLamp1="1";
digitalWrite(Lamp2,ON); statusLamp2="2";
digitalWrite(Lamp3,ON); statusLamp3="3";
digitalWrite(Lamp4,ON); statusLamp4="4";
digitalWrite(Lamp5,ON); statusLamp5="5";
digitalWrite(Lamp6,ON); statusLamp6="6";
digitalWrite(Lamp7,ON); statusLamp7="7";
digitalWrite(Lamp8,ON); statusLamp8="8";
}
//Lamp is off
else if( val == 'A' ) {
digitalWrite(Lamp1,OFF); statusLamp1="A"; }
else if( val == 'B' ) {
digitalWrite(Lamp2,OFF); statusLamp2="B"; }
else if( val == 'C' ) {
digitalWrite(Lamp3,OFF); statusLamp3="C"; }
else if( val == 'D' ) {
digitalWrite(Lamp4,OFF); statusLamp4="D"; }
else if( val == 'E' ) {
digitalWrite(Lamp5,OFF); statusLamp5="E"; }
else if( val == 'F' ) {
digitalWrite(Lamp6,OFF); statusLamp6="F"; }
else if( val == 'G' ) {
digitalWrite(Lamp7,OFF); statusLamp7="G"; }
else if( val == 'H' ) {
digitalWrite(Lamp8,OFF); statusLamp8="H"; }
else if( val == 'I' ) {
digitalWrite(Lamp1,OFF); statusLamp1="A";
digitalWrite(Lamp2,OFF); statusLamp2="B";
digitalWrite(Lamp3,OFF); statusLamp3="C";
digitalWrite(Lamp4,OFF); statusLamp4="D";
digitalWrite(Lamp5,OFF); statusLamp5="E";
digitalWrite(Lamp6,OFF); statusLamp6="F";
digitalWrite(Lamp7,OFF); statusLamp7="G";
digitalWrite(Lamp8,OFF); statusLamp8="H";
}
//synchronize Arduino to APK
else if( val == 'S' ) {
//send data to android apk
delay(500);

mySerial.println(statusLamp1+statusLamp2+statusLamp3+statusLam
p4+statusLamp5+statusLamp6+statusLamp7+statusLamp8+"J");
//delay(500);
val=' ';
}
}
5. Setelah selesai mengetik program , lanjut dengan compile program, sehingga didapat
program yang bisa done compilling.

6. Hubungkan arduino uno/nano pada port usb serta menseting


Board arduino yg digunakan kemudian seting portnya sehingga sesuai dengan device
manager dan arduino ide.

7. uploading program LKPD Blue Tooth HC-05 kedalam board arduino yang dituju.
8. Download lah pada play store program Bluetooth Controller8 Lamp pada android Hp mu
9. Instal program Bluetooth Controller8 Lamp
10 Buka program deteksi blue tooth HC-05 pada android
11 Rangkaian smart control relay dengan blutooth siap digunakan
V. Kesimpulan :

Setelah siswa sekalian mencoba dan melaksanakan LKPD diatas maka simpulkan apa
yang sudah anda dapat dan pengalaman dalam kegiatan ini

VI. Pertanyaan :
1. Sebutkan alat apa yang dimaksud dengan Bluetooth
2. Apakah perbedaan blue tooth hc-05 dengan HC-06
3.

Kuta Selatan, ………………….

Guru Pengajar,

I Made Sura Adnyana, S.T

NIP. 197610042009011009

Anda mungkin juga menyukai