Anda di halaman 1dari 7

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No.

2, April 2022
e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak)
DOI 10.30865/jurikom.v9i2.4046
Hal 352−358
http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

Evaluasi Layanan Sistem Informasi GO PPU Menggunakan Metode Pieces


Framework Pada Disdukcapil Penajam
Ilda1, Joy Nashar Utamajaya2, Erlin Setyaningsih3
1 Program Studi Sistem Informasi, STMIK Borneo Internasional, Balikpapan, Indonesia

Email: 1Ilda.18@stmik-borneo.ac.id, 2Joy.nashar@stmik-borneo.ac.id, 3Erlin_Setyaningsih@stmik-borneo.ac.id


Email Penulis Koresponding : Ilda.18@stmik-borneo.ac.id
Submitted 18-04-2022; Accepted 24-04-2022; Published 29-04-2022
Abstrak
Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang dihadirkan Pemerintah kepada Masyarakat sejatinya merupakan
hasil pemikiran yang mengikuti zaman yang relevan pada saat ini. Seiring perkembangan zaman yang modern, Dinas Dukcapil Kab.
Penajam Paser Utara menghadirkan inovasi didalam pelayanan publik yang diberikan melalui aplikasi GO PPU. Keterlibatan aplikasi
GO PPU dalam pelayanan publik bidang administrasi kependudukan di Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan hasil dari
pembaharuan dari sistem kependudukan sebelumnya. Maka dari itu peneliti mencoba untuk mengetahui kinerja system dengan metode
PIECES framework yang mempunyai enam indicator Performance, Information and Data, Economics, Control and Security,
Efficiency, serta Service. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui tujuan utama instansi untuk memuaskan pengguna terhadap
layanan. Dengan menggunakan PIECES sebagai alat untuk menganalisis sistem, suatu sistem secara detail dan menyeluruh akan
mendapat perhatian khusus, sehingga kekuatan dan kelemahan sistem dapat diketahui untuk nantinya dijadikan acuan bagi kemajuan
perusahaan terkait kedepannya.maka dari itu hasil penelitian kepuasan pengguna menghasilkan jumlah rata-rata 3,98 maka dapat
dikategorika pengguna merasa PUAS dengan layanan system informasi GO PPU.
Kata Kunci: Framework;GO PPU; Pelayanan; PIECES; Sistem
Abstract
The Population Administration and Civil Registration Services provided by the Government to the Community are actually the result
of thinking that follows the current relevant era. Along with the development of modern times, the Dukcapil District Office. Penajam
Paser Utara presents innovations in public services provided through the GO PPU application. The involvement of the GO PPU
application in public services in the field of population administration in North Penajam Paser Regency is the result of research from
the previous population system. Therefore, the researcher tries to find out the performance system with the PIECES framework method
which has six indicators of Performance, Information and Data, Economics, Control and Security, Efficiency, and Service. The purpose
of this study is to determine the main purpose of the agency to satisfy users of the service. By using PIECES as a tool to analyze the
system, a detailed and comprehensive system will receive special attention, so that the strengths and weaknesses of the system can be
known to later be used as a reference for the company's progress in the future. 98, it can be categorized as users who feel SATISFIED
with the GO PPU information system service.
Keywords: Framework; GO PPU; Service; PIECES; System

1. PENDAHULUAN
Saat ini perkembangan teknologi informasi sangatlah berkembang pesat dan cepat termasuk di Indonesia[1]. Dengan
munculnya sebuah teknologi pada dasarnya ialah untuk mempermudah manusia dalam menjalankan segala sesuatu hal.
Teknologi informasi ini sudah banyak digunakan seperti untuk memproses, mengolah data, menganalisis data untuk
menghasilkan data atau informasi yang relevan,cepat,jelas dan akurat[2]. Teknologi informasi sudah banyak dipakai oleh
sebuah Lembaga pemerintahan atau pun perusahaan dan institusi lainnya. Teknologi informasi kemudian semakin
berkembang sampai pada suatu masa dimana masyrakat secara bertahap mulai mengenal sebuah teknologi informasi jarak
jauh yang merupakan sebuah awal munculnya teknologi informasi jarak jauh yang merupakan sebuah awal munculnya
teknologi informasi cepat yaitu seperti, radio,telepon,televisi dan computer[3].
Teknologi informasi yaitu suatu teknologi yang mempunyai pengaruh besar dalam segala aspek pada kehiduapan
saat ini karena sudah menjadi sebuah kebutuhan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Kemudahan serta kualitas yang
di tawarkan oleh kemajuan teknologi informasi menjadi nilai plus dan baik di mata masyarakat[4]. Analisis system
merupakan orang yang melakukan analisis system dengan mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang ada pada
sebuah sistem serta menentukan pemecahan sebagai solusi dan permasalahan tersebut. Pada Penelitian yang dilakukan
lisma (2020), Teknologi Informasi yaitu suatu teknologi yang mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam segala aspek
kehidupan saat ini karena sudah merupakan kebutuhan untuk memudahkan sebuah pekerjaan untuk manusia[2].
Pada penelitian yang dilakukan oleh choriah dan E. Nurmiati, analisis kepuasan pengguna whatsapp sebagai media
knowledge sharing menggunakan metode PIECES framework, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat
kepuasan whatsapp sebagai aplikasi untuk knowledge sharing. Analisis sistem dapat dilakukan dengan cara beberapa
model analisis, salah satunya yaitu model analisis PIECES Framework. Pada Metode ini ialah sebuah kerangka kerja yang
memuat 6 indikator klasifikasi serta pemecahan suatu masalah[5]. Penelitian sebelumnya menggunakan metode PIECES
framework dalam analisis dan evaluasi Aplikasi M-BCA. Dengan adanya aplikasi M-BCA perlu dilakukan identifikasi
masalah untuk mengetahui seberapa puas pengguna terhadap aplikasi M-BCA. Salah satu metode yang bisa digunakan
untuk mengevaluasinya adalah dengan menggunakan metode PIECES (Performance, Information, Economic, Control,
Efficiency, Service)[6].

Ilda | Page 352


JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022
e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak)
DOI 10.30865/jurikom.v9i2.4046
Hal 352−358
http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh A. Supriyatna dan V.Maria. melakukan Analisa Tingkat Kepuasan
Pengguna dan Tingkat Kepentingan Penerapan Sistem Informasi DJP Online dengan Kerangka PIECES. Tujuan penelitan
ini untuk mengukur tingkat kepuasan dan tingkat kepentingan, mengetahui kekuatan dan kelemahan dan menganalisis
komponenkomponen apa saja yang perlu ditingkatkan kualitas pelayanannya yang terdapat pada sistem informasi DJP
online[7]. Metode PIECES Framework memiliki 3 faktor pendorong yakni masalah, harapan, serta pedoman[8]. Dengan
adanya metode framework ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah hal baru yang nantinya dapat menjadi bahan
pertimbangan dalam melakukan pengembangan dan evaluasi system informasi pada aplikasi go ppu.
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode analisis PIECES framework. PIECES Framework
mengandung sebuah aspek penting yang dibutuhkan untuk proses pengembangan dan evaluasi sistem, seperti dimensi
Performance, Information and Data, Economics, Control and Security, Efficiency, serta Service[9][10]. Penggunaan
PIECES framework sebagai model analisis dan evaluasi sistem dilakukan secara detail dan efisien yang diharapkan
mendapatkan hasil berupa kelebihan dan kekurangan sebuah sistem serta dapat diidentifikasi serta digunakan sebagai
referensi untuk pengembangan selanjutnya. Harapan dari adanya penelitian ini yaitu dapat memberikan tambahan
pengetahuan khususnya penelitian di bidang evaluasi kepuasan pengguna dengan PIECES framework serta memberikan
masukan kepada pengembang GO PPU sebagai bahan evaluasi kualitas sistem informasi yang telah diberikan.

2. METODOLOGI PENELITIAN
2.1 Tahapan penelitian
Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan,
meringkas, berbagi kondisi, berbagai situasi atau berbagai variabel yang timbul di masyarakat yang menjadi objek
penelitian. Penelitian deskriptif berarti penelitian yang mengubah angka menjadi sebuah pernyataan.
Tahap pertama yang dilakukan yaitu Identifikasi masalah yang merupakan suatu kegiatan permulaan dalam
mengenali masalah dalam objek dan kondisi tertentu. Identifikasi masalah digunakan agar mengetahui masalah yang akan
dianalisis. Maka dari itu, hasil akhir yang akan diperoleh akan sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian ini diangkat
karena peneliti merasa ingin mengetahui sejauh mana kepuasan pengguna selama menggunakan GO PPU. Tahap
selanjutnya yaitu Studi literatur pada tahap penelitian ini bermanfaat untuk memperdalam pengetahuan yang menjadi
dasar pada penelitian ini. Tahap berikutnya yaitu Penyusunan kuesioner pada tahapan Ini digunakan untuk mengelola
pernyataan yang akan menjadi data untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna terhadap kinerja Aplikasi GO PPU.
Jumlah responden yang didapatkan pada penelitian ini berjumlah 56 pengguna yang terdapat di wilayah Penajam Paser
Utara. Skala pengukuran yang digunakan pada penelitian ini ialah skala likert. Tahapan Pengumpulan data penelitian
dilakukan untuk memastikan data yang dimiliki bersifat valid. Data yang dicakup berasal dari persebaran kuesioner
kepada pengguna aplikasi GO PPU yang terdapat di wilayah Penajam Paser Utara. Berikutnya yaitu Tahap analisis data
diperoleh dari responden yang telah dihitung rata-ratanya. Dengan menggunakan rumus rata-rata kepuasan dan ditentukan
tingkat kepuasannya berdasarkan enam aspek yang dimiliki oleh PIECES Framework yaitu PIECES (Performance,
Information, Economic, Control, Efficiency, Service). Tahapan selanjutnya yaitu Hasil penelitian merupakan tahap akhir
dari penelitian[11]. Setelah dilakukan analisis data, hasil dari penelitian yang telah dianalisis menggunakan PIECES
Framework. Metode ini juga memberikan kesimpulan. Kesimpulan akan dilanjutkan dengan evaluasi terhadap sistem,
komponen PIECES manakah yang perlu diperbaiki.

Gambar 1. Flowchart Penelitian

Ilda | Page 353


JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022
e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak)
DOI 10.30865/jurikom.v9i2.4046
Hal 352−358
http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

2.2 Populasi dan Sampel


Populasi dalam penelitian ini yaitu pengguna aplikasi go ppu di wilayah penajam paser utara dengan jumlah 56 responden.
Dan Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling. Dimana Responden diberikan
sebuah pernyataan lalu diisi sesuai dengan apa yang mereka rasakan Ketika menggunakan aplikasi go ppu.
2.3 Pengumpulan data
Adapun yang dilakukan dalam sebuah pengumpulan data untuk mendapatkan sebuah informasi yang akurat, yaitu sebagai
berikut :
a. Observasi merupakan suatu Teknik atau cara mengumpulkan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap
kegiatan yang sedang berlangsung.
b. Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seprangkat pernyataan atau
pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang lebih
efisien bila peneliti telah mengetahui dengan pasti variable yang akan diukur dan tahu apa yang diharapkan dari
responden. Selain itu kuesioner juga cocok digunakan bila jumlah responden cukup banyak.
Untuk mendapatkan sebuah hasil dari evaluasi terhadap sistem informasi aplikasi go ppu, maka diperlukan sebuah
metode pengukuran. Skala yang digunakan dalam kuesioner untuk memberikan sejumlah pertanyaan maupun pernyataan
kepada responden dengan menggunakan skala linkert. Skala linkert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan
persepsi sesorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Pilihan terhadap masing-masing jawaban untuk
tanggapan responden atas dimensi kualitas kepuasan diberi skor sebagai berikut:
Table 1. Skala Likert
Jawaban Kriteria Skor
Sangat Tidak Setuju Sts 1
Tidak Setuju Ts 2
Netral N 3
Setuju S 4
Sangat Setuju St 5
2.4 Metode Pieces Framework
Analisis yang dilakukan terhadap layanan kepuasan pengguna pada aplikasi GO PPU yaitu menggunakan PIECES
framework. PIECES framework adalah kerangka kerja yang dipakai untuk mengklasifikasikan suatu
problem,opportunities, dan directives yang terdapat pada bagian scope definition analisis dan perancangan
system[12][13]. Dengan kerangka ini, dapat dihasilkan hal-hal baru yang dapat menjadi pertimbangan dalam
mengembangkan system. Dalam PIECES terdapat enam buah variable yang digunakan untuk menganalisis system
informasi yaitu :
a. Performance (Keandalan) Analisis ini dilakukan untuk mengetahui kinerja sebuah sistem, apakah berjalan dengan
baik atau tidak. Kinerja ini dapat diukur dari jumlah temuan data yang dihasilkan dan seberapa cepat suatu data dapat
ditemukan.
b. Information and Data (Data dan Informasi) Dalam sebuah temuan data pasti akan dihasilkan sebuah informasi yang
akan ditampilkan, analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa banyak dan seberapa jelas informasi yang akan
dihasilkan untuk satu pencarian.
c. Economics (Nilai Ekonomis) Analisis ini dilakukan untuk mengetahui apakah suatu sistem itu tepat diterapkan pada
suatu lembaga informasi dilihat dari segi finansial dan biaya yang dikeluarkan. Hal ini sangat penting karena suatu
sistem juga dipengaruhi oleh besarnya biaya yang dikeluarkan.
d. Control and Security (Pengendalian dan Pengamanan) Dalam suatu sistem perlu diadakan sebuah kontrol atau
pengawasan agar sistem itu berjalan dengan baik. Analisis ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengawasan
dan kontrol yang dilakukan agar sistem tersebut berjalan dengan baik.
e. Efficiency (Efisiensi) Efisiensi dan efektivitas sebuah sistem perlu dipertanyakan dalam kinerja dan alasan mengapa
sistem itu dibuat. Sebuah sistem harus bisa secara efisien menjawab dan membantu suatu permasalahan khususnya
dalam hal otomasi. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui apakah suatu sistem itu efisien atau tidak, dengan input
yang sedikit bisa menghasilkan sebuah output yang memuaskan.
f. Service (Pelayanan) Dalam hal pemanfaat suatu sistem, sebuah pelayanan masih menjadi suatu hal yang penting dan
perlu diperhatikan.[14] Suatu sistem yang diterapkan akan berjalan dengan baik dan seimbang bila diimbangi dengan
pelayanan yang baik juga. Analisis ini digunakan untuk mengetahui bagaimana pelayanan ukan dan mengetahui
permasalahanpermasalahan yang ada terkait tentang pelayanan[15][16].
Fokus dari penelitian ini yaitu dari sisi pengguna Aplikasi go ppu di penajam paser utara. Sehingga populasi dan
sampelnya adalah masyarakat penajam paser utara yang aktif berjumlah 56 orang. Penentuan jumlah sampel dihitung
menggunakan rumus sebagai berikut :
𝐽𝑆𝐾
RK = (1)
𝐽𝐾

Ilda | Page 354


JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022
e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak)
DOI 10.30865/jurikom.v9i2.4046
Hal 352−358
http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

RK = Rata-rata kepuasan
JSK = Jumlah Skor Kuesioner
JK = Jumlah kuesioner
Untuk menentukan tingkat kepuasan menggunakan model yang didefinisikan oleh Kaplan dan Norton
dengan tingkatan sebagai berikut.
Tabel 2. Karakteristik Penilaian
Skala Kategori Penilaian
1 – 1.79 Sangat Tidak Puas
1.8 – 2. 59 Tidak Puas
2.6 – 3. 39 Netral
3.4 – 4.91 Puas
4.92 – 5 Sangat Puas

3. HASIL DAN PEMBAHASAN


Teknologi informasi menjanjikan efisiensi, kecepatan penyampaian informasi, jangkauan yang global dan trasnparasi.
Oleh karena itu untuk mewujudkan era otonomi daerah pemerintahan yang baik salah satu upaya nya yaitu
menggunakan teknologi informasi[17]. Hal ini bagi pemerintah maupun swasta di Indonesia ialah merupakan suatu
trobosan mutakhir dalam menciptakan kreadibilitas public untuk melahirkan bentuk manajerial yang handal. Maka dari
itu di penajam paser utara telah meluncurkan sebuah aplikasi go ppu yang dimana aplikasi tersebut merupakan
Penerapan aplikasi dalam sistem online administrasi kependudukan tersebut diluncurkan untuk mendukung visi dan
misi Bupati Penajam Paser Utara yaitu terwujudnya Kabupaten Penajam Paser Utara yang Modern dengan menerapkan
dan mensinergikan prinsip- prinsip tata kelola pemerintahan dan pelayanan Masyarakat dengan kemajuan teknologi
kekinian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Selain itu, aplikasi GO PPU ini diciptakan bertujuan untuk
mendukung program Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dalam Smart City yang direncanakan.
Berdasarkan hasil penilaian kuisioner terhadap pengguna aplikasi analisa dalam mengukur kualitas pelayanan
terhadap kepuasan pengguna dengan menggunakan skala Likert untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna aplikasi
go ppu . Adapun hasil pengolahan kuesioner dalam melihat tingkat kepuasan pelanggan adalah sebagai berikut:
Table 3. Indikator Performance
No Pernyataan
1 Aplikasi Go PPU memiliki kualitas loading yang cepat saat di akses
2 Interface interaksi antar mudah di pahami
3 Memiliki Fitur yang lengkap
Tabel 4. Skor Performance
Performance
Jawaban SS S N TS STS
Skor 5 4 3 2 1
Total Jawaban 60 59 38 7 4
(60∗ 5)+(59∗4)+(38∗3)+(7∗2)+(4∗1)
RK = 168
300+236+114+14+4
RK= 168
668
RK=168 = 3,98

Menurut perhitungan pada variable performance memperoleh nilai 3,98 dapat ditarik kesimpulan bahwa menurut
tabel 5 dapat dikategorikan PUAS.
Table 5. Indikator Information
No Pernyataan
1 Mampu menyediakan informasi sesuai kebutuhan pengguna
2 Menyediakan informasi yang tepat dan akurat
3 Menyediakan Informasi yang up to date
Tabel 6. Skor Information
Information
Jawaban SS S N TS STS
Skor 5 4 3 2 1

Ilda | Page 355


JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022
e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak)
DOI 10.30865/jurikom.v9i2.4046
Hal 352−358
http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

Total 60 69 28 7 5
Jawaban
(60∗ 5)+(69∗4)+(28∗3)+(7∗2)+(5∗1)
RK =
169
300+276+84+14+5
RK= 169
679
RK=169 = 4,02

Menurut perhitungan pada variable Information memperoleh nilai 4,02 dapat ditarik kesimpulan bahwa menurut
table 7 dapat dikategorikan PUAS.
Tabel 7. Indikator Economy
No Pernyataan
1 Penggunaan data internet untuk akses terbilang murah
Tabel 8. Skor Economy
Economy
Jawaban SS S N TS STS
Skor 5 4 3 2 1
Total Jawaban 22 15 12 3 3
(22∗ 5)+(15∗4)+(12∗3)+(3∗2)+(3∗1)
RK = 56
110+64+36+6+3
RK=
56
219
RK= = 3,91
56

Menurut perhitungan pada variable economy memperoleh nilai 3,91 dapat ditarik kesimpulan bahwa menurut table
9 dapat dikategorikan PUAS.
Tabel 9. Indikator Control
No Pernyataan
1 Dapat menjamin keamanan data pengguna
2 Berhenti berfungsi atau error
3 Terhindar dari serangan virus
Tabel 10. Skor Control
Control
Jawaban SS S N TS STS
Skor 5 4 3 2 1
Total Jawaban 57 53 45 6 7
(57∗ 5)+(53∗4)+(45∗3)+(6∗2)+(7∗1)
RK = 168
285+212+135+12+7
RK= 168
651
RK=168 = 3,87

Menurut perhitungan pada variable contrrol memperoleh nilai 3,87 dapat ditarik kesimpulan bahwa menurut table
11 dapat dikategorikan PUAS.
Tabel 11. Indikator Effeciency
No Pernyataan
1 Hemat waktu, biaya dan tenaga
2 Mudah di gunakan
3 Tidak memerlukan sumber daya manusia yang banyak untuk menjalankan aplikasi
Table 12. Skor Effeciency
Effeciency
Jawaban SS S N TS STS
Skor 5 4 3 2 1

Ilda | Page 356


JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022
e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak)
DOI 10.30865/jurikom.v9i2.4046
Hal 352−358
http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

Total Jawaban 71 57 29 5 6
(71∗ 5)+(57∗4)+(29∗3)+(5∗2)+(6∗1)
RK = 168
355+228+87+10+6
RK= 168
686
RK=168 = 4,08

Menurut perhitungan pada variable efisien memperoleh nilai 4,08 dapat ditarik kesimpulan bahwa menurut table
13 dapat dikategorikan PUAS
Table 13. Indikator Service
No Pernyataan
1 Menyediakan layanan inbox
2 Menyediakan layanan pengaduan
Tabel 14. Skor Service
Service
Jawaban SS S N TS STS
Skor 5 4 3 2 1
Total Jawaban 42 43 20 3 4
(42∗ 5)+(43∗4)+(20∗3)+(3∗2)+(4∗1)
RK =
112
210+172+60+6+4
RK=
112
452
RK= = 4,03
112

Menurut perhitungan pada variable service memperoleh nilai 4,03 dapat ditarik kesimpulan bahwa menurut table
15 dapat dikategorikan PUAS.
Tabel 15. Rekapitulasi Keseluruhan Variabel PIECES
Indikator Nilai
Performance 3.98
Information 4.02
Economy 3.91
Control 3.87
Efficiency 4.08
Service 4.03
Jumlah Rata – Rata 3.98
Berdasarkan hasil dari perhitungan daftar pernyataan yang telah di sebarkan kepada responden yang merupakan
pengguna aplikasi go ppu, variable Performance, Information & Data, Economics, Control & Security, Efficiency, dan
Service, semua berada pada tingkat PUAS. Jadi penerapan system informasi yang saat ini telah digunakan pada
lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Penajam Paser Utara menggunakan metode PIECES framework
sudah berjalan dengan baik. Tetapi system informasi go ppu tetap harus di tingkatkan agar system tersebut tetap selalu
memuaskan pengguna.

4. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis data dan perhitungan kuesioner terhadap 56 responden yang merupakan pengguna aplikasi go
ppu pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil penajam paser utara di dapat disimpulkan bahwa nilai atau skor dari
atribut-atribut PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, dan Service) dalam mengukur tingkat
kepuasan dari pengguna memiliki nilai masing-masing atribut antara 3.4 – 4.91 dimana dalam range skor tersebut dapat
dikategorikan sebagai PUAS. Sehingga rata-rata nilai skor atribut PIECES menunjukkan bahwa keseluruhan aplikasi go
ppu sudah berjalan dengan baik, dapat diterima oleh pengguna dan dapat memberikan kepuasan bagi pengguna.

REFERENCES
[1] D. Dwiyantoro, “Analisis dan Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Smart Library AMIKOM Resource Centre dengan Metode
Pieces Framework,” Tik Ilmeu J. Ilmu Perpust. dan Inf., vol. 3, no. 2, p. 109, 2019.
[2] L. Y. Siregar and M. I. P. Nasution, “Perkembangan Teknologi Informasi Terhadap Peningkatan Bisnis Online,” HIRARKI J.
Ilm. Manaj. dan Bisnis, vol. 02, no. 01, pp. 71–75, 2020.

Ilda | Page 357


JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022
e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak)
DOI 10.30865/jurikom.v9i2.4046
Hal 352−358
http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom
[3] H. N. Putra, “Analisis Pelaksanaan Sistem E-Puskesmas Dengan Menggunakan Metode PIECES Di Puskesmas Pemancungan
Padang Tahun 2018,” J. Rekam Medis dan Inf. Kesehat., vol. 1, no. 1, pp. 63–69, 2018.
[4] W. Priyadi, “Analisis Website Menggunakan Metode PIECES di PT Majapahit Teknologi Nusantara,” J. Ilm. Komputasi, vol.
19, no. 4, pp. 575–587, 2020.
[5] Choriah and E. Nurmiati, “Analisis Kepuasan Pengguna Whatsapp Sebagai Media,” vol. 14, no. 1, 2022.
[6] R. Prayogi, K. Ramanda, C. Budihartanti, and A. Rusman, “Penerapan Metode PIECES Framework Dalam Analisis dan
Evaluasi Aplikasi M-BCA,” J. Infortech, vol. 3, no. 1, pp. 7–12, 2021.
[7] A. Supriyatna and V. Maria, “Analisa Tingkat Kepuasan Pengguna dan Tingkat Kepentingan Penerapan Sistem Informasi DJP
Online dengan Kerangka PIECES,” Khazanah Inform. J. Ilmu Komput. dan Inform., vol. 3, no. 2, p. 88, 2018.
[8] N. Kinanti, A. Putri1, and A. Dwi, “Penerapan PIECES Framework sebagai Evaluasi Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap
Penggunaan Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAKADU) pada Universitas Negeri Surabaya,” J. Emerg. Inf. Syst. Bus.
Intell., vol. 02, no. 01, pp. 78–84, 2021.
[9] A. Rochman, N. Nurmaesah, and ..., “Evaluasi Sistem Informasi Global Institute Academic Metode PIECES,” Acad. J. of …,
vol. 4, no. 1, pp. 1–7, 2022.
[10] N. Huda, “Analisis Kinerja Website Pt Pln (Persero) Menggunakan Metode Pieces,” Sistemasi, vol. 8, no. 1, pp. 78–89, 2019.
[11] H. D. Permana, A. A. Hapsari, D. Nugraha, and A. Jaenul, “Evaluasi Kinerja Sistem Aplikasi E-commerce Shopee
menggunakan Metode PIECES Framework,” J. ICT Inf. Commun. Technol., vol. 20, no. 2, pp. 202–209, 2021.
[12] H. O. L. Wijaya, “Implementasi Metode Pieces Pada Analisis Website Kantor Penanaman Modal Kota Lubuklinggau,” JUSIM
(Jurnal Sist. Inf. Musirawas), vol. 3, no. 1, pp. 46–55, 2018.
[13] J. Angga, R. Adrianti, and J. M. Raya, “Analisis Rekam Medis Elektronik Pada Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Dengan
Metode PIECES,” J. Ilm. Komputasi, vol. 19, no. 4, pp. 455–466, 2020.
[14] A. Supriyatna, “Analisis dan Evaluasi Penerapan Aplikasi Ujian Berbasis Web dengan Metode PIECES Framework,” J.
Swabumi, vol. 3, no. 1, pp. 1–15, 2018.
[15] Y. Asbar and M. A. Saptari, “Analisa Dalam Mengukur Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Menggunakan
Metode PIECES,” J. Visioner Strateg., vol. 6, no. 2, pp. 39–47, 2017.
[16] S. Aji and A. Hidayatullah, “Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Pelayan Aplikasi Gojek Dengan Metode PIECES
Framework,” J. Sist. Inf., vol. x, pp. 1–7, 2019.
[17] R. D. Kristy and W. A. Kusuma, “Analisis Tingkat Kepuasan Dan Tingkat Kepentingan Penerapan Sistem Informasi
Universitas Muhammadiyah Malang,” Tek. Eng. Sains J., vol. 2, no. 1, p. 17, 2018.

Ilda | Page 358

Anda mungkin juga menyukai