RIANNE NUR DWI
22501030
The Relationship between
Organizational
Communication and Job
Performance of Employees
of Selected Nigerian Brewing
Industries.
UTS Review Jurnal
Audit Komunikasi Organisasi
The Relationship between
Organizational Communication and
Judul
Job Performance of Employees of
Selected Nigerian Brewing Industries.
Jurnal Information and Knowledge
Management
identitas jurnal ISSN 2224-5758 (Paper) ISSN
Volume 2224-896X (Online) Vol.5, No.2,
& Tahun 2015
Abiodun Adekunle Ogunola Abrifor
Penulis
Chiedu Akporaro (Ph.D
Abstrak Dalam isinya menjelaskan tentang pentingnya
hubungan komunikasi organisasi dan prestasi
Dalam abstrak pada Jurnal yang karyawan dalam industry. Pada penelitian ini
berjudul, ‘The Relationship berfokus kepada industry pembuatan bir di Nigeria.
Dalam abstrak tersebut juga menjelaskan tentang
between Organizational
metode yang digunakan Dua instrumen penelitian
Communication and Job yaitu Communication Satisfaction Questionnaire
Performance of Employees of (CSQ) dan Role BasedSkala Kinerja (RBPS) untuk
Selected Nigerian Brewing menghasilkan data. Pada akhir kalimat dalam abstrak
Industries’ menjelaskan secara tersebut menjelaskan hasil dari penelitian ini yang
singkat mengenai isi dari jurnal mana membuat pembaca lebih mudah untuk
dalam keseluruhan jurnal membaca secara lebih cepat mengenai penelitian
yang ada pada jurnal ini.
tersebut.
Pengantar
Latar Belakang
Pada paragraph pertama, penulis menjelaskan lebih dulu mengenai
komunikasi, dengan megutip dari beberapa ahli dan juga sumber jurnal
lainnya. Dalam pengantar komunikasi, penulis juga mengelborasikan
dan menyambungkan terhadap komunnikasi organisasi. Hal ini menjadi
terlihat bawah cukup lengkap keterangan mengenai komunikasi yang
menjadi fokus utama dalam penelitian ini
Pengantar
Latar Belakang
Pembahasan selanjutnya, penulis menerangkan juga mengenai arahan
komunikasi organisasi dimana para penulis juga menjelaskan bahwa adanya
beberapa tipe arah komuniksi organisasi, yaitu downward, upward, dan lateral
komunikasi. Pada bagian ini penulis menerangkan cukup singkat namun padat
sehingga mudah dimengerti oleh pembaca
Hal selanjutnya dibahas adalah tentang prestasi pekerja, dimana hal ini dianggap
penting untuk keberalngsungan perusahaan mencapai tujuan utama mereka.
Pada pembahasan ini beberapa juga dikutip dari penelitian terdahulu mengenai
prestasi pekerja tersebut.
Pembahasan
Karena penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana penulis memilih populasi 400
karyawan yang mana sampelnya ambil secara efektif yaitu 100 responden dari kader junior. 70 dari
kader menengah dan 30 dari kader senior
Hasil hipotesis yang mereka temukan adalah; Adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi
organisasi dengan prestasi kerja karyawan Komunikasi dalam suatu organisasi meningkatkan
efisiensi dan pada akhirnya kinerja pekerjaan karyawan. Ketika majikan,direksi dan manajer mampu
secara teratur memberikan komunikasi yang efektif hal ini pada gilirannya akan menimbulkan
peningkatan dalam efisiensi di tempat kerja. Jika karyawan jelas tentang tujuan perusahaan dan
bagaimana mereka memiliki bagian penting untuk dimainkan dalam mencapai tujuan tersebut maka
kemungkinan akan ada produktivitas yang lebih besar, selain rasa menjadi bagian dari tim dan
kepemilikan. Hasil dari hipotesis juga didukung oleh penelitian Pincus (1986) dan penelitian lainpun
dikaitkan dengan penelitian ini. Oleh karena itu, komunikasi ke bawah dikatakan menghasilkan
kinerja pekerjaan yang lebih baik untuk industri pembuatan bir terpilih karena arah komunikasi ini
memastikan hal itu karyawan diberi instruksi, arahan, dan pedoman untuk melakukan aktivitas
mereka sehingga menghasilkan meningkatkan komunikasi dan dengan ekstensi kinerja pekerjaan
mereka.
Simpulan
Penelitian ini berfokus kepada Hubungan komunikasi organisasi
terhadap prestasi pekerja. Dimana penelitian ini berlangsung di salah
satu perusahaan bir di Nigeria dan 400 populasi karyawan dengan
sampel 10:7:3 yang paling efektif. Sehingga menghasillkan hipotesis
bawah adanya hubungan yang siginifikan antara hubungan komunikasi
organiasi terhadap prestasi pekerja juga Hipotesis kedua berpendapat
bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat
komunikasiditerima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga arah
komunikasi ada di kedua organisasi tersebut dan bahwa yang lebih
umum adalah komunikasi ke bawah di mana instruksi, tugas dan
tanggung jawab mengenai kinerja pekerjaan diteruskan ke karyawan
oleh manajer. Ini erat diikuti oleh komunikasi lateral yang merupakan
aliran informasi antara orang-orang yang berada pada posisi yang
sama tingkat atau di departemen yang sama dalam organisasi yang
membantu menjaga hubungan interpersonal di kalangan pekerja.
Kekuatan Kelemahan
1. Penelitian ini menggunakan Bahasa dan Variabel yang digunakan tidak
penulisan yang singkat dan padat sehingga
begitu banyak sehingga hasil
memudahkan para pembaca atau penulis
selanjutnya. dari penelitian pun belum
2. Teori yang digunakan pun saling mencakup hal lain yang bisa
berkesinambungan sehingga adanya kesesuaian memberikan nilai tambah untuk
antar variabel.
penelitian ini.
3. Penelitian ini menghasilkan manfaat baik bagi
pihak eksternal perusahaan ataupun internal
dariperusahaan.
Terima kasih!
Ada yang mau ditanyakan?