Bab Iii
Bab Iii
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Metode Penelitian
penelitiannya.44
43
Sugiyono, 2007. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Bandung :
Alfabeta, h. 2.
44
Suharsimi Arikunto, 2010, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta : Rineka
Cipta, , h. 203.
86
45
Winarno Surachmad bahwa aplikasi metode ini dimaksudkan untuk
penyelidikan yang tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa
sekarang.
ex-post Facto dilakukan untuk meneliti peristiwa yang terjadi dan merutut
) yang selanjutnya X2
45
Winarno Surakhmad, Pengantar Penelitian Ilmiah: dasar, metode dan teknik,
(Jakarta: Tarsito: 1998), h. 139.
46
Sugiyono, Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Bandung :
Alfabeta, 2012), h. 2.
47
Prof. Dr. Sugiyono, metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan
R&D (Bandung : Alfabeta, 2015) Cet. Ke-11, h. 57.
87
1. Tempat
Provinsi Lampung.
2. Subjek Penelitian
3. Waktu Penelitian
2016/2017.
1. Populasi
dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan
Tabel 3.1
Besar Populasi Penelitian
Nama Jumlah Guru
No Alamat
MTs L P Jumlah
Jln. Lintas Timur Unit 2 Kec.
1 Al Iman Banjar Agung Kab. TuBa 11 9 20
1086680
Jln. Kmp DWT Jaya Kec.
2 Al Azhar 5 7 12
Banjar Agung Kab. TuBa
Jln. Simo Sarem Kmp. Bujuk
3 Al Islami Agung Kec. Banjar Margo 8 8 16
Kab. TuBA
Jln. Agung Jaya Kamp. Agung
Daarul
4 Jaya Kec. Banjar Margo Kab. 5 5 10
Hikmah
TuBa
Jumlah 28 30 58
Sumber dari MKKM MTs Zona 2 Kabupaten Tulang Bawang
Ket : P = Perempuan
L = Laki-laki
48
Sugiyono, 2016. Metode Penelitian, Kuantotatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta :
55
89
2. Sampel Penelitian
populasi dalam penelitian dijadikan sumber data, tetapi hanya sebagian dari
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karasteristik yang dimiliki oleh
dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang
diambil dari populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu,
sampel tersebut maka jumlah minimal sampel yang akan diteliti dari
guru sebagai antisipasi quesioner atas yang tidak dikembalikan atau rusak.
49
Suharsimi Arikunto, 2005. Prosedur Penelitian suatu pendekatan praktek (ed.revisi v)
Jakarta. Rinekacipta : 109.
50
Sugiyono, 2016. Metode Penelitian, Kuantotatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta :
81
90
jumlah sampel setiap strata dalam populasi mesti ditentukan lagi dengan
populasi Sampel
No Nama sekolah Jumlah
L P Jumlah guru L P
guru
1 Al Iman 20 11 9 16 8 8
2 Al Azhar 12 5 7 9 2 7
3 Al Islami 16 8 8 13 6 7
4 Daarul Hikmah 10 5 5 8 3 5
Jumlah 58 28 39 46 19 27
Ket : P = Perempuan
L = Laki-laki
51
Sugiyono, 2007. Statistik untuk penelitian. Jakarta. Bina Aksara : 73
91
adalah teknik angket sebagai teknik utama. Angket ini mengukur variabel
pertanyaan tersebut.
studi dokumentasi dan angket. angket disini sebagai teknik utama penelitian
menurut ridwan adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain
permintaan pengguna.52
52
Riduwan, 2007 . Skala pengukuran variabel penelitian, Bandung. Alfabeta. hal. 25-26
92
hingga data yang dikehendaki sudah dianggap lengkap dan akurat. Peneliti
terjamah dari penelitian tersebut akan diteliti dengan sudut pandang yang
a. Definisi Operasional
yang ada dalam judul penelitian ini, maka berikut dijelaskan definisi
terikat.
93
1) Kinerja Guru
sebagai berikut:
1. Perencanaan pembelajaran,
2. Pelaksanaan proses pembelajaran,
3. Pelaksanaan penilaian
4. Tindak lanjut hasil penilaian.
Tabel 3.2
Indikator Penelitian
No Variabel Sub Variabel Indikator No Item
Kinerja a. Perencanaan 1. Tujuan pembelajaran 1, 2
Guru ( Y ) pembelajaran yang dirumuskan
disesuaikan dengan
kompetensi dasar
2. Guru menyusunbahan 3, 4, 5, 6
ajar secara runut, logis,
kontekstual dan
mutakhir.
3. Penyusunan bahan 12, 13, 14,
belajar disusun secara 15, 18, 19
94
sistematis
4. Guru merencanakan 7, 8, 9, 10,
kegiatan pembelajaran 11, 16, 17
yang efektif
5. Guru memilih sumber 21, 22, 23
belajar/ media
pembelajaran sesuai
dengan materi dan
b. Pelaksanakan strategi pembelajaran.
pembelajaran 6. Kemampuan Memulai 24, 25, 26
Pembelajaran yang
Efektif Membuka
Proses Pembelajaran
7. Penguasaan Materi 27, 28, 29,
Pelajaran 34
8. Pendekatan/Strategi 30
pembelajaran
9. Pemanfaatan sumber 31, 32, 33,
belajar /media 20, 35, 36
pembelajaran
c. Penilaian 10. Penggunaan bahasa 41,
pembelajaran 11. Guru merancang alat 49,48.50
evaluasi untuk
mengukur kemajuan
dan keberhasilan belajar
peserta didik
12. Guru menggunakan 42, 43
berbagai strategi dan
metode penilaian untuk
memantau kemajuan
dan hasil belajar peserta
95
c. Jenis Instrumen
Pengukuran variabel terikat, dalam hal ini kinerja guru disusun dalam
bentuk skala likert dengan empat pilihan alternatif jawaban dengan dua
1. Uji Validitas
hasil penilaian.
internal, bila kriteria yang ada dalam instrumen secara rasional (teoritis)
54
Sugiyono, 2003. Statistik untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta : 270
98
Tabel 3.3
∑ ∑ ∑
rxy =
{ ∑ ∑ }{ ∑ ∑ }
Keterangan:
y = Skor total.
Bila rxy di bawah 0,30, maka dapat disimpulkan bahwa butir instrumen
55
Sugiyono, Op Cit, hal. 179
99
2. Uji Reliabilitas
alpha.
∑
r11 = ( ) (1 -
Keterangan :
R =Indeks reliabilitas
N =Banyaknyabutir angket
= Variansi total
yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan reliabil jika nilair≥ 0,7.
a. Definisi operasional
dengan indikator :
penelitian ini adalah suatu dorongan yang berasal dari diri siswa untuk
1) Berorientasi sukses
2) Berorientasi ke depan
3) Suka tantangan
4) Tangguh.56
Kinerja adalah skor penilaian kinerja yang diukur melalui mutu kerja,
56
http://lib.unnes.ac.id/19380/1/7101406153.pdf
101
Tabel 3.5
pemikiran kepada
dewan guru
h. Mendayagunakan
sumber daya secara
optimal
i. Memberikan
kerjasama dengan
masyarakat demi
kemajuan bersama
dengan madrasah
j. Kepala madrasah
selalu memotivasi
3. Dalam kepada guru –
melaksanakan tugas gurunya
Kepala Madrasah k. Memberikan
memberikan dukungan terhadap
motivasi terhadap inovasi guru
guru-gurunya l. Memberikan
dorongan semangat
m. Memberikan
inspirasi kepada
guru, karyawan dan
siswa/ipembaharuan
di sekolah (
n. Memberikan
4. Dalam penghargaan kepada
melaksanakan tugas guru yang
Kepala Madrasah berprestasi
melakukan o. Memberikan
memfasilitasi tunjangan khusus
terhadap guru-
103
gurnya p. Memberikan
pelatihan kepada
guru sehingga guru
lebih baik dalam
melaksanakan
tugasnya
q. Memberikan reward
khusu bagi pengajar
yang berprestasi
r. Memberikan
penghargaan khusus.
2 Motivasi 1. Kebutuhan akan a. Selalu berusaha
Kerja
prestasi menjadi yang
Guru ( X2
) 2. Kebutuhan akan terbaik
pengakuan b. Bekerja dengan
harapan ingin diakui
3. Pekerjaan itu sendiri c. Senang dengan apa
yang dikerjakan
4. Tanggung jawab d. Selalu melaksanakan
tugas dengan
5. Kebutuhan akan sungguh-sungguh
kemajuan/ e. Keinginan selalu
berkembang ingin
maju/berkembang
dalam berbagai hal
104
3. Jenis Instrumen
penelitian. Sama halnya dengan variabel terikat, variabel bebas ini juga
Bawang.
lain:
diketahui soal yang valid dan reliabel, sehingga layak untuk dijadikan
a. Uji Validitas
ukurannya. Tepat berarti alat ukur tersebut mampu memberikan hasil ukur
kecilnya di antara subjek yang satu dengan yang lain. Menurut Suharsimi
internal, bila kriteria yang ada dalam instrumen secara rasional (teoritis)
telah ada. Dalam penelitian ini, peneliti mengunakan validitas internal. Hal
ini karena peneliti ingin mengetahui valid dan tidaknya instrumen atas dasar
kevalidan soal setiap butir dengan mengembangkan teori- teori yang ada.
Pada uji coba ini diambil 46 guru diluar sampel. Jumlah tersebut
orang maka distribusi skor (nilai) akan lebih mendekati normal”, pendapat ini
skor berdistribusi normal jika ada sampel berjumlah paling sedikit 30.
dengan skor total harus disignifikan. Jika semua skor butir berkolerasi
secara signifikan dengan skor total maka dapat disimpulkan bahwa alat ukur
b. Uji Reliabilitas
distribusi skor dari subyek penelitian. Untuk itu, prosedur analisis terhadap
Instrumen yang baik selain valid juga harus reliabel atau dapat
rumus alpha karena datanya ordinal, bukan data nominal. Menurut Sujana62
reliabitas alat ukur adalah ketetapan atau keajegan alat tersebut dalam
skornya bukan 1 atau 0, misalnya angket atau soal bentuk uraian. Menurut
64
Husaini Usman mengatakan bahwa tes reliabilitas untuk skala Likert
62
Sudjana, Nana 2001. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru
Algensindo.Hal : 120.
63
Arikundo, Suharsimi, 1996. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT
Rineka Cipta. Hal :104.
64
Usman, Husaini dan Purnomo Setiady Akbar. 2000. Pengantar Statistika. Jakarta: Bumi
Aksara. Hal : 293.
109
item tertentu dikorelasikan dengan skor totalnya. Untuk r yang kurang dari
1. Analisis Deskriptif
4
Skor terendah = 1 x 100% = 25 %
4
65
Sugiyono. (2007). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta. Hal : 7
110
= 18,75 ≈ 19
kualitatif.
Interval Kategori
82 % - Tinggi
63 %100%
- 81 Sedang
%
44 % - 62 Cukup
%
25 % - 43 Rendah
%
Untuk melakukan pengujian terhadap hipotesis
sederhana.
prasyarat yaitu:
a. Uji Normalitas
diambil dalam penelitian ini berasal dari populasi berdistribusi normal atau
111
dan kinerja guru. Uji normalitas data dilakukan dengan menggunakan teknik
yang diperoleh > a, maka sampe lberasal dari populasi berdistribusi normal.
Hal ini bermakna Ho diterima jika data berdistribusi normal dengan ini
jika nilais ignifikansi > 0,05, maka variansi setiap sampel homogeny dan
Hipotesisyangdiuji adalah:
4. Uji Linearitas
kenaikan skor variabel bebas diikuti kenaikan skor variabel terikat. Uji
linearitas dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada hubungan antara
from linearity-nya lebih besar dari 0,05, begitu juga X2 dikatakan linear
terhadap Y apabila nilai deviation from linearity-nya lebih dari 0,05 pada
5. Uji Hipotesis
Y=a+bX.66
F. Hipotesis Statistika
b. Menentukan α = 5%
114