BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. Jenis dan Lokasi Penelitian
1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex-post facto.
Penelitian ex-post facto merupakan penelitian yang variabel-variabel bebasnya
telah terjadi perlakuan, atau treatment tidak dilakukan pada saat penelitian
berlangsung, sehingga penelitian ini biasanya dipisahkan dengan penelitian
eksperimen.1 Arti ex-post facto, yaitu dari apa dikerjakan setelah kenyataan. Maka
penelitian ini disebut sebagai penelitian sesudah kejadian. Penelitian ex-post facto
merupakan suatu penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah
terjadi dan kemudian merunut ke belakang untuk mengetahui faktor-faktor yang
menyebabkan timbulnya kejadian tersebut.2
Pada penelitian ini variabel bebas (independent variable) dan variabel
terikat (dependent variable) telah dinyatakan secara eksplisit, untuk kemudian
dihubungkan sebagai penelitian relasi atau diprediksi jika variabel bebas
mempunyai pengaruh tertentu pada variabel terikat.3
Penelitian ex post facto termasuk dalam penelitian kuantitatif, sehingga
proses penelitian melalui langkah-langkah yang meliputi : 1) merumuskan
Masalah, 2) merumuskan hipotesis, 3) memilih metode pengumpulan data, 4)
1
Syamsuddin dan Vismaia S. Damaianti, Metode Penelitian Pendidikan Bahasa
(Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011), h.164.
2
Sugiyono, Metode Penelitian Administrasi dilengkapi dengan Metode R&D (Cet.
XXIII; Bandung: Alfabeta, 2016), h. 7.
3
Hamid Darmadi, Metode Penelitian Pendidikan (Cet. II, Bandung: Alfabeta, 2011), h.
35-36.
65
66
menyusun instrumen, dan 5) menguji hipotesis untuk menjawab rumusan masalah
atau menarik kesimpulan1
Dilihat dari metode yang digunakan, maka penelitian ini termasuk jenis
penelitian ex post facto yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi
dan kemudian meruntut ke belakang untuk mengetahui faktor-faktor yang
menyebabkan timbulnya kejadian tersebut.2 Oleh karena itu, peneliti
mengumpulkan data yang telah terjadi di lapangan
2. Lokasi Penelitian
Adapun lokasi penelitian dilakukannya penelitian ini adalah di MA
Madani Alauddin Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi
Selatan. . Alasan memilih lokasi penelitian ini adalah lokasi disana lebih efisien
dibandingkan dengan lokasi yang lain, Masalah yang ditemukan calon peneliti
juga lebih kompleks dengan lokasi yang lain.
B. Pendekatan Penelitian
Pendekatan merupakan proses perbuatan,cara mendekati usaha dalam
rangka aktivitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yang
diteliti. Pendekatan penelitian adalah upaya yang dilakukan untuk melakukan
aktivitas penelitian agar memahami gejala yang terjadi. 3 Pendekatan penelitian
merupakan pendekatan yang digunakan untuk menjelaskan perspektif dalam
membahas objek penelitian, pendekatan metodologi yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu pendekatan yang bercorak positivistic (kuantitatif). Dikatakan
1
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Cet. XIX; Bandung:
Alfabeta, 2013), h. 16.
2
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 14.
3
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 13.
67
demikian, karena fakta yang diteliti adalah fakta yang dapat diobservasi, dapat
dihitung, dan dapat diukur.
Sedangkan pendekatan studi atau keilmuan yang dimaksud disini
menjelaskan perspektif yang digunakan dalam membahas objek penelitian.
Khusus untuk pendekatan studi atau keilmuan yang digunakan dalam penelitian
ini adalah:
1. Pendekatan Pendidikan
Pendekatan pendidikan adalah pendekatan yang digunakan untuk
membahas objek penelitian berdasarkan perspektif dari ilmu-ilmu pendidikan,
dalam artian objek yang diteliti dihubungkan dengan ilmu-ilmu pendidikan.
2. Pendekatan Psikologi
Pendekatan psikologis adalah pendekatan yang digunakan untuk
mempelajari pernyataan-pernyataan yang tampak dalam hubungannya dengan
tubuh, atau gejala-gejala jiwa yang nampak sebagai gerak gerik. Penelitian ini
mengamati pertumbuhan jiwa manusia khususnya yang berkaitan dengan
perilaku-perilaku peserta didik di sekolah yang ditunjukkan dalam aktivitasnya
sehari-hari.
C. Populasi dan Sampel
1. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek dan subjek
yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. 1 Sulaiman Saat dan Sitti
Mania menjelaskan populasi selalu terkait dengan jumlah atau keseluruhan dari
subyek/obyek yang diteliti. Penelitian populasi tergambar pada judul atau
1
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 61.
68
rumusan masalah penelitian. Misalnya subyek penelitian adalah peserta
didik pada suatu sekolah, maka populasinya adalah keseluruhan peserta didik pada
sekolah itu, kalau judul penelitian hanya mencantumkan pada kelas tertentu, maka
populasinya adalah seluruh peserta didik pada kelas itu. Penggunaan populasi
berlaku pada bagi penelitian kuantitatif, dan tidak berlaku pada penelitian
kualitatif.1
Dalam penelitian ini populasinya adalah peserta didik MA Madani
Alauddin dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 3.1 Jumlah Peserta Didik MA Madani Alauddin
Kelas Jumlah Peserta Didik
XI MIA 1 33
XI MIA 2 40
XI MIA 3 35
X MIA 1 37
X MIA 2 36
X MIA 3 34
Jumlah 215
2. Sampel
Sampel adalah sejumlah anggota yang diambil/dipilih dari suatu populasi.
Besarnya sampel ditentukan oleh banyak data atau observasi dalam sampel itu.
Sampel yang dipilih harus mewakili (representative) terhadap populasi, karena
sampel merupakan alat atau media untuk mengkaji sifat-sifat populasi. 2 Sampel
yang baik adalah yang dapat mewakili sebanyak mungkin karakteristik populasi,
Sulaiman Saat dan Sitti Mania, Pengantar Metodologi Penelitian
1
Panduan Bagi Peneliti Pemula, ( Cet. I; Makassar: Penerbit SIBUKU, 2018),
h.56.
69
artinya sampel harus valid yaitu bisa mengukur sesuatu yang seharusnya diukur.
Menurut Arikunto, sampel merupakan sebagian dari populasi yang akan diteliti,
dalam pengambilan sampel harus dilakukan sedemikian rupa sehingga
memperoleh sampel yang dapat menggambarkan populasi yang sebenarnya dan
sampel yang diperoleh haruslah representif.1
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh
populasi.2 Menurut Arikunto, apabila populasi dalam penelitian subjeknya kurang
dari 100 penelitiannya merupakan penelitian populasi. Akan tetapi, populasi yang
lebih dari 100 maka dapat diambil 10%-15% atau 20%-25% atau lebih. 3
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan jumlah sampel yang terhitung sebesar
108 orang untuk menghindari ketidak sempurnaan sampel dalam mengisi angket
maka jumlah angket yang dibagikan peneliti sebanyak 108 angket sedangkan
responden yang mengisi angket pembelajaran online sebanyak 108 orang
sehingga peneliti menetapkan 108 orang tersebut sebagai sampel mewakili 208
populasi Peserta didik di kelas XI MA Madani Alauddin.
D. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam
penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa
mengetahui teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data
yang memenuhi standar data yang ditetapkan.4 Teknik yang digunakan dalam
mengumpulkan data pada penelitian ini, yaitu:
2
Nursalam, Statistik Untuk Penelitian (Cet. I, Makassar: Alauddin University Press,
2011), h. 15-16.
1
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Cet.XV, Jakarta:
Rineka Cipta,2013), h. 412.
2
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 178.
3
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik h: 355.
4
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 308.
70
1. Angket (Kuesioner)
Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pedoman
Angket (kuesioner). Pedoman angket atau kuesioner adalah instrumen pengumpul
data yang digunakan dalam teknik komunikasi tak langsung, artinya responden
secara tidak langsung menjawab daftar pertanyaan tertulis yang dikirim melalui
media tertentu.1 Angket merupakan teknik utama pengumpulan data guna
menjawab permasalahan dan hipotesis yang diajukan. Angket merupakan daftar
pertanyaan yang diedarkan dan diberikan kepada guru dan peserta didik dalam hal
ini responden untuk di isi sesuai yang diinginkan peneliti. Angket ini digunakan
untuk memperoleh data tentang bagaimana efektivitas pembelajaran online
terhadap hasil belajar.
2. Dokumentasi
Dokumentasi adalah ditujukan untuk memperoleh data langsung dari tempat
penelitian, meliputi buku-buku yang relevan, peraturan-peraturan, laporan
kegiatan, foto-foto, file dokumenter, data yang relevan dengan penelitian. 2
Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data untuk data yang sudah siap, sudah
berlalu atau disebut dengan data sekunder. Peneliti hanya mengambil data yang
sudah ada yang berhubungan dengan variabel penelitian yang dibutuhkan.3
E . Instrumen Penelitian
Metode dan instrumen merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan
dalam penelitian. Jika metode dipandang sebagai cara-cara yang digunakan untuk
1
Lexij Moeleno, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya,
2004), h.150.
2
Ridwan, Dasar-dasar Statistika , (Cet. III;Bandung: Alfabeta. 2013), h. 58.
3
Sulaiman Saat dan Sitti Mania, Pengantar Metodologi Penelitian Panduan Bagi Peneliti
Pemula. h.88.
71
mengumpulkan data, maka instrumen merupakan alat bantu yang dipilih dan
digunakan dalam kegiatan mengumpulkan data.1
1. Lembar Angket (Kuesioner)
Bentuk angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup
yaitu dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan tertutup. Pertanyaan tertutup
adalah pertanyaan yang mengharapkan jawaban singkat atau mengharapkan
responden untuk memilih salah satu alternatif jawaban dari setiap pertanyaan yang
telah tersedia. Pertanyaan tertutup akan membantu responden untuk menjawab
dengan cepat dan juga memudahkan peneliti dalam melakukan analisis data
terhadap seluruh angket yang telah terkumpul. Pertanyaan/pernyataan dalam
angket perlu dibuat kalimat positif dan negatif agar responden dalam memberikan
jawaban setiap pertanyaan lebih serius dan tidak mekanistis.2 Jawaban tersebut
dimodifikasi dengan empat alternatif pilihan.
Tabel 3.2 Sistem Penskoran Instrumen
Pernyataan positif Pernyataan Negatif
(favourable) (unfavourable
Jawaban niila Jawaban nilai
i
Sangat Setuju(SS) 4 Sangat Setuju(SS) 4
4 4
Setuju(S) 3 Setuju(S) 4
3 3
Kurang Setuju(KS) 2 Kurang Setuju(KS) 4
2 2
Tidak Setuju (TS) 1 Tidak Setuju (TS) 2
1 1
2. Dokumentasi
1
Suharsimi Arikunto, Manajemen Penelitian h. 100
2
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 201.
72
Dokumentasi adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengumpulkan
data yang diambil secara langsung pada lokasi penelitian dengan jalan mencatat
lansung arsip-arsip yang dibutuhkan oleh seorang penyusun. Sebab dengan
adanya dokumen ini penyusun sangat mudah menyalin dan mengumpulkan data
yang akan dijadikan pembahasan dalam tesis ini. Dalam penelitian ini penyusun
membutuhkan data Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MA Madani Alauddin.
F. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen
Uji validitas digunakan oleh peneliti adalah uji konstruk yaitu untuk
mengukur data yang telah didapat setelah penelitian yang merupakan data yang
valid dengan alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner. Pengujian validitas
dilakukan pada tiap item pertanyaan yang diberikan dengan menggunakan rumus
korelasi, dimana ketika nilai r lebih besar dari 0,30 maka intrument tersebut
memiliki validitas konstruk yang baik.1
Pengujian reabilitas menggunakan rumus Spearman Brown dengan
menggunakan teknik belah dua (ganjil genap), dimana sebelumnya nilai r
ditentukan pula dengan menggunakan rumus korelasi layaknya pada pengujian
Validitas. Rumus Spearman Brown adalah:
2. rb
r i=
1+ rb
Setelah memperoleh nilai ri maka dilakukanlah pengujian reabilitas dengan
menggunakan r tabel sebagai pembanding, kriterianya adalah:
1. Jika r hitung > r tabel maka pertanyaan tersebut realibel.
2. Jika r hitung < r tabel maka pernyataan tersebut tidak realibel.2
1
Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 178.
2
Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 179.
73
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan angket yang telah dibuat oleh
peneliti dalam penelitiannya yang berjudul evektivitas pembelajaran online dalam
mata pelajaran fikih terhadap hasil belajar peserta didik MA Madani Alauddin.
dengan nilai realibilitas sebesar 0,872 lebih dari 0,6. Selain itu peneliti juga
melakukan validasi ahli yang sesuai dengan prosedur yang berlaku pada Prodi
Pendidikan Agama Islam PPS UIN Alauddin Makassar.
G. Teknik Pengolahan dan Analisis Data
Pengolahan data adalah bentuk pengolahan terhadap data untuk membuat
data itu berguna sesuai dengan hasil yang diinginkan agar dapat digunakan.
Dimana pengolahan data meliputi proses, cara, perbuatan mengolah semua
keterangan untuk keperluan penelitian yang bersifat teratur (sistematis) dan
terencana.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teknik
analisis statistik deskriptif dan inferensial, seperti penjelasan berikut :
1. Analisis Deskriptif
Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data
dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul
sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk
umum atau generalisasi. Statistik deskriptif dapat digunakan bila peneliti hanya
ingin mendeskripsikan data sampel, dan tidak ingin membuat kesimpulan yang
berlaku untuk populasi dimana sampel diambil. Tetapi bila peneliti ingin
membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi, maka teknik analisis yang
digunakan adalah statistik inferensial.
Adapun analisis deskriptif yang digunakan adalah analisis deskriptif
kuantitatif, dengan langkah-langkah sebagai berikut :
74
a. Menentukan Range (Jangkauan)
R = Xt– Xr
Keterangan:
R =range
Xt= data tertinggi
Xr= data terendah1
b. Menentukan Jumlah Kelas Interval
K = 1 + 3,322 log n
Keterangan :
K = banyaknya kelas
n = banyaknya nilai observasi.
c. Menghitung Panjang Kelas Interval
R
p= K
Keterangan :
p = Panjang kelas interval
R = Rentang nilai
K = Kelas interval.2
d. Persentase
f
P = N x 100 %
Di mana :
P : Angka persentase
f : Frekuensi yang di cari persentasenya
N: Banyaknya sampel responden.
1
M. Iqbal Hasan, Pokok-Pokok Materi Statistik I (Cet. V; Jakarta: Bumi
Aksara, 2008), h. 102.
2
J. Supranto, Statistik Teori dan Aplikasi (Cet. VII; Jakarta: Erlangga,
2008), h. 73.
75
e. Mengitung Mean
Skor rata-rata atau mean dapat diartikan sebagai kelompok data dibagi
dengan nilai jumlah responden. Rumus rata-rata adalah :
X=
∑ fiXi
∑ fi
Keterangan :
X = Rata-rata untuk variabel
f i= Frekuensi untuk variabel
Xi = Tanda kelas interval variabel1
f. Menghitung Standar Deviasi
S D=
√ ∑ f i( X i− X)
n−1
Dengan :
S D = Standar Deviasi
f i = Frekuensi untuk variabel
Xi = Tanda kelas interval variabel
X = Rata-rata
n = Jumlah populasi.2
g. Membuat tabel kategori
1
M. Iqbal Hasan, Pokok-Pokok Materi Statistik, h. 72.
2
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, h. 52.
76
Kategori data hasil penelitian ini mengacu pada kategorisasi jenjang
dengan penggolongan sublejk dalam 3 kategori dari Saifuddin Azwar 1.
Dengan rumus sebagai berikut:
Tabel 3.3 : Kategorisasi
Batas Kategori Kategori
X < (µ-1,0σ) Rendah
(µ-1,0σ) ≤ X < (µ + 1,0σ) Sedang
(µ + 1,0σ) ≤ X Tinggi
Keterangan :
µ : rata-rata
σ : standar deviasi
2. Analisis Inferensial
a. Uji Normalitas
Tujuan dilakukannya uji normalitas data adalah untuk mengetahui apakah
populasi data berdistribusi normal atau tidak. Bila data berdistribusi normal, maka
dapat digunakan uji statistik berjenis parametrik. Sedangkan bila data tidak
berdistribusi normal, maka digunakan uji statistik non parametrik.2
Untuk pengujian tersebut digunakan rumus Chi-kuadrat yang dirumuskan
sebagai berikut:
x hitung =∑ ¿ ¿ ¿ ¿
2
Keterangan:
2
x = Nilai Chi-kuadrat hitung
f o = Frekuensi hasil pengamatan
1
Saifuddin Azwar, Penyusunan Skala Psikologi,(Yogyakarta: Pustaka
Pelajar, 2013), h. 149.
2
Sofian Siregar, Statistik Parametrik Untuk Peneilitian Kuantitatif (Cet.
III; Jakarta: PT Bumi Aksara, 2015), h. 153.
77
f h = Frekuansi harapan1
2 2 2
Kriteria pengujian normal bila x hitunglebih kecil dari x tabeldimana x tabel
2
diperoleh dari daftar x dengan dk = (k-1) pada taraf signifikan α = 0,05.
b. Uji Linearitas
Uji linearitas adalah uji yang akan memastikan apakah data
yang kita miliki sesuai dengan garis linear atau tidak. Uji
linearitas digunakan untuk mengkonfirmasikan apakah sifat
linear antara dua variabel yang diidentifikasikan secara teori
sesuai atau tidak dengan hasil penelitian yang ada. Rumus uji
linearitas adalah sebagai berikut:
RJK (TC)
Fhitung= RJK (G)
Taraf signifikan 0,05 dan derajat kebebasan pembilang n-1
serta derajat kebebasan penyebut n-1, maka jika diperoleh
f hitung>tabel berarti data linaer.2
3. Uji Hipotesis
Setelah uji prasyarat dilakukan dan terbukti bahwa data-data yang
diperoleh normal dan homogen, maka dilanjutkan dengan pengujian hipotesis.Uji
hipotesis digunakan untuk menjawab hipotesis yang dipaparkan dalam penelitian
ini.Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t 2- sampel
independent.
a) Merumuskan hipotesis secara statistik
H 0 : μ1=μ2
H 0 : μ1 ≠ μ2
1
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, h.
290.
2
Riduwan, Dasar-DasarStatistika (Cet. VIII; Bandung: Alfabeta, 2010), h.
205.
78
Keterangan
H 0 : Tidak terdapat efektifitas penerapan metode pembelajaran online
dalam peningkatan prestasi peserta didik mata pelajaran fiqhi di MA
Madani Pao – Pao.
H 1 : Terdapat efektifitas penerapan metode pembelajaran online
dalam peningkatan prestasi peserta didik mata pelajaran fiqhi di MA
Madani Pao – Pao.
b) Menentukan nilai derajat kebebasan (dk)
dk = N1+N2-2, Dengan 𝛼 = 0,05
dk = 30+30 -2
dk = 58
c) Menentukan nilai ttabel pada 𝛼 = 0,05
ttabel = t(1-1/2 𝛼), (dk)
ttabel = t(1-1/2 0,05), (58)
ttabel = 2,002
d) Menentukan nilai thitung
Uji hipotesis digunakan untuk menjawab hipotesis yang dipaparkan dalam
penelitian ini.Hipotesis dalam penelitian diuji dengan uji statistik berdasarkan
kriteriaberikut.
1) Jika data normal dan homogen maka menggunakan rumus Polled varian:
X 1− X 2
t=
Dengan:
s
√ 1 1
+
n1 n2
x1 −x2
√
2 2
( n1 −1 ) s 1 + ( n2−1 ) s 2 1 1
( + )
n1+ n2−2 n1 n2
79
Statistic teori distribusi student dengan dk =n1 +n2 −2. Kriteria pengujian
1 1 1
adalah: diterima H 0jika −t 1− 2 a<t <t 1− 2 a, dima t 1− 2 a didapat dari daftar
1
distribusi t dengan dk =( n1+ n2−2) dan peluang (1− 2 a). Untuk harga-harga t
lainnya H 0 ditolak.