Perbandingan Proxmox dan VMware
Perbandingan Proxmox dan VMware
1. PROXMOX
a. Profile umum
Promox Virtual Environment adalah pada debian berbasis open source platfrom virtualisasi
dengan web interface untuk operasi dan manajemen peralatan virtual. Mendasari distribusi
linux sebagian besar tersembunyi dengan menggunakan antarmuka web, yang datang sebagai
lingkungan pemerintah pusat untuk digunakan.
Proxmox VE termasuk di satu sisi, sebuah kernel Linux pada basis KVM sebagai hypevisor
langsung ke (juga disebut Virtual Machine Monitor) hardware berjalan. Kernel Linux
menyediakan versi 2.6.21 dari sebagai kerangka untuk aplikasi virtualisasi paravirt ops
antarmuka siap.
b. Fitur-fitur utama aplikasi
Proxmox VE merupakan platform virtualisasi server open-source yang mampu dalam
mengelola dua teknologi virtualisasi - KVM (Virtual Machine berbasis Kernel) untuk mesin
virtual dan LXC untuk container-based mengunakan antarmuka web tunggal. Juga dapat
mengintegrasikan out-of-the-box-tools untuk mengkonfigurasi ketersediaan tinggi antara
server, penyimpanan yang ditentukan oleh perangkat lunak, jaringan, dan pemulihan bencana.
c. Keunggulan & kekurangan
Berikut beberapa keuntungan menggunakan Proxmox sebagai berikut:
Tidak (atau belum) mendukung DRS (Distributed Resource Scheduler). Artinya distribusi
workload antara host-host dalam satu cluster harus dilakukan secara manual. Sampai saat ini
Proxmox VE belum mendukung DRS. Menurut saya, ini adalah kekurangan yang paling fatal.
Padaha solusi lain yang sama-sama berbasis KVM seperti RHEV dari Redhat telah mendukung
DRS.
Manajemen jaringan host virtual machine yang kurang dinamis untuk operasi on the fly.
Shot node virtual machine yang kadang tidak berjalan semestinya.
Kekurang lainnya adalah performance Proxmox belum maksimal dan masih jauh dibandingkan
dengan solusi virtualisasi lain seperti VMware ESX, Microsoft Hyper-V maupun Oracle VM.
d. Arsitektur Aplikasi
2. Vmware
a. Profile umum
VMware adalah penyedia perangkat lunak virtualisasi dan komputasi awan yang berbasis di Palo
Alto, California. Didirikan pada tahun 1998, VMware adalah anak perusahaan Dell
Technologies. EMC Corporation awalnya mengakuisisi VMware pada tahun 2004; EMC
kemudian diakuisisi oleh Dell Technologies pada tahun 2016. VMware mendasarkan teknologi
virtualisasinya pada hypervisor logam kosong ESX / ESXi dalam arsitektur x86.
Dengan virtualisasi server VMware, hypervisor diinstal di server fisik untuk memungkinkan
beberapa mesin virtual (VM) berjalan di server fisik yang sama. Setiap VM dapat menjalankan
sistem operasi (OS) -nya sendiri, yang berarti beberapa OS dapat berjalan di satu server fisik.
Semua VM di server fisik yang sama berbagi sumber daya, seperti jaringan dan RAM.
Pada 2019, VMware menambahkan dukungan ke hypervisor- nya untuk menjalankan beban kerja
dalam container di cluster Kubernetes dengan cara yang serupa. Jenis beban kerja ini dapat
dikelola oleh tim infrastruktur dengan cara yang sama seperti mesin virtual dan tim DevOps
dapat menerapkan container seperti biasanya. Untuk mengetahui inovasi canggih ini lebih lanjut,
mari simak dan kenali VMware berikut ini.
d. Arsitektur Aplikasi
VMware mendasarkan teknologi virtualisasinya pada hypervisor logam kosong ESX / ESXi
dalam arsitektur x86.
Dengan virtualisasi server VMware, hypervisor diinstal di server fisik untuk memungkinkan
beberapa mesin virtual (VM) berjalan di server fisik yang sama. Setiap VM dapat menjalankan
sistem operasi (OS) -nya sendiri, yang berarti beberapa OS dapat berjalan di satu server fisik.
Semua VM di server fisik yang sama berbagi sumber daya, seperti jaringan dan RAM.
e. Cara kerja
VMware bekerja dengan membuat layer hardware virtual (virtual machine) di komputer kita
(physical machine). VMware akan membuat storage virtual, CPU virtual, RAM virtual, DVD
ROM virtual, dan berbagai komponen virtual lainnya untuk kemudian menjadi virtual machine
yang utuh.
Layer software yang disebut dengan hypervisor itulah yang secara dinamis mangalokasikan
resource di komputer fisik (host computer) ke virtual machine sesuai dengan yang dibutuhkan.
Begitu virtual machine tersebut diinstall sistem operasi, maka sistem operasi di virtual machine
tersebut (guest OS) akan berjalan secara terisolasi di sistem operasi utama (host OS).
Setiap state dari virtual machine tersebut bakal tersimpan dalam bentuk file yang nantinya bisa
kamu gandakan dan pindahkan dengan mudah.
Dengan begitu kamu bisa menjalankan beberapa virtual machine dengan beberapa spesifikasi dan
sistem operasi hanya dari satu komputer fisik.
3. XEN
a. Pofile Umum
XenServer merupakan server virtualization platform dari citrix, untuk mengoptimalkan
Windows dan linux virtual server, dimana semuanya memerlukan kemampuan membuat dan
manage sebuah virtual infrastructure.
Xen adalah open source virtual machine manager & monitor, dikembangkan di University of
Cambridge. Dibuat dengan tujuan untuk menjalankan sampai dengan seratus sistem operasi
ber-fitur penuh ( full featured OSs) di hanya satu komputer. Virtualisasi Xen menggunakan
teknologi paravirtualisasi menyediakan isolasi yang aman, pengatur sumberdaya, garansi
untuk quality-of-services dan live migration untuk sebuah mesin virtual.
b. Fitur Utama
XenCenter Management Console
Fitur ini memungkinkan staf IT untuk memantau, mengelola, dan mengelola beberapa VM
yang berasal dari konsol manajemen terpusat. Selain itu, dengan penggunaan XenCenter,
pengguna dapat memulai, menghentikan, memigrasikan, membuat, menyalin, atau membuat
VM cadangan hanya dengan beberapa klik saja.
XenMotion Live Migration
Fitur ini memungkinkan VM untuk ditransfer antara server fisik tanpa gangguan sama sekali.
Dengan demikian, terjadinya downtime dapat dicegah.
IntelliCache
Fitur ini dapat meningkatkan kinerja keseluruhan sekaligus mengurangi biaya instalasi
XenDesktop.
d. Arsitektur aplikasi
Seperti VMware dan KVM, dalam hal Spesifikasi Xen tidak dapat melebihi Spesifikasi dari
Host itu sendiri.
e. Cara kerja
Untuk menjalankan Xen, sistem operasi dasar harus dimodifikasi secara khusus untuk
kebutuhan tersendiri dan dengan cara ini dicapai kinerja virtualisasi sangat tinggi tanpa
hardware khusus.
4. VIRTUAL BOX
a. Profile Umum
Virtual Box ini memberikan kemudahan buat anda yang ingin menginstall kembali sistem operasi
pada laptop atau PC tanpa harus menginstall ulang perangkat tersebut.
Virtual Box ini pertama kali dikembangkan oleh sebuah perusahaan asal Jerman bernama Innotek
GmbH. Namun pada tahun 2008, perusahaan ini sudah diakuisisi oleh Sun Microsystem. Dengan
adanya Virtual Box, anda dapat belajar menggunakan komputer tanpa takut rusak.
b. Fitur Utama
New : Untuk membuat mesin virtual baru
Setting : Untuk mensetting mesin virtual ( General, system, storage, audio, network, serial port,
USB, shared folder ) pada menu setting ini kita seperti masuk pada setingan bios pada computer
asli
Start : Untuk memulai atau menjalankan mesin virtual
Discard
Kekurangan
Bila dibandingkan dengan Windows Virtual PC dan Vmware workstations. VirtualBox tidaklah
muncul dengan banyak fitur yang berbeda secara signifikan. Meskipun fitur – fitur yang ada pada
VirtualBox sudah cukup bagi para pengguna biasa untuk menjalankan softwarenya, kadang
beberapa pengguna dari VirtualBox membutuhkan penggunaan fitur yang lebih banyak lagi untuk
bisa menjalankan berbagai variasi tugas yang lebih kompleks.
d. Cara kerja
cara kerja virtualbox adalah membuat sebuah ruangan yang mana di ambil dari ruang yang kosong
dari baseOS untuk di jadikan ruangan guestOs.
ruang yang guest os pakai mencakup RAM, Core Process, VGA. tapi ini hanya di gunakan untuk
sementara saat guest Os nya di jalankan saja.
5. OPENVZ
a. Profile umum
OpenVZ (Open Virtuozzo) adalah teknologi virtualisasi tingkat sistem operasi untuk Linux . Hal
ini memungkinkan server fisik untuk menjalankan beberapa instance sistem operasi yang
terisolasi, yang disebut wadah, server pribadi virtual (VPS), atau lingkungan virtual (VE)
OpenVZ menggunakan kernel Linux tunggal dan karenanya hanya dapat menjalankan Linux.
Semua wadah OpenVZ berbagi arsitektur dan versi kernel yang sama. Ini bisa menjadi kerugian
dalam situasi di mana para tamu memerlukan versi kernel yang berbeda dari host. Namun, karena
tidak memiliki overhead hypervisor sejati, ini sangat cepat dan efisien
Alokasi memori dengan OpenVZ lunak karena memori yang tidak digunakan dalam satu
lingkungan virtual dapat digunakan oleh orang lain atau untuk caching disk. Sementara versi lama
OpenVZ menggunakan sistem file umum (di mana setiap lingkungan virtual hanya direktori file
yang diisolasi, versi OpenVZ saat ini memungkinkan setiap wadah memiliki sistem file sendiri.
[2]
Kernel OpenVZ adalah kernel Linux, dimodifikasi untuk menambah dukungan untuk wadah
OpenVZ. Kernel yang dimodifikasi menyediakan virtualisasi, isolasi, manajemen sumber daya,
dan pos pemeriksaan.
b. Fitur utama
6. KVM
a. Profile umum
KVM merupakan singkatan dari Kernel Based Virtual Machine (KVM). Mesin virtualnya
berdasar dari kenel server. KVM menyebabkan user dapat leluasa menggunakan OS apapun yang
mereka inginkan seperti linux, windows maupun yang lainnya. Oleh karena itu, virtualisasi KVM
ini dikenal pula dengan istilah semi dedicated server.
KVM mempunyai performa yang baik karena KVM berdiri sendiri dan tidak menggangu VPS
lain. Namun jika ingin merubah ukuran RAM, HDD dan lain sebagainya (setup), maka VPS ini
harus direstart terlebih dahulu, harga yang ditawarkan oleh penyedia KVM biasanya lebih mahal
karena VPS KVM tidak dapat melakukan overselling.
b. Fitur utama
Ada beberapa kelebihan yang harus Anda tahu jika memakai virtualisasi KVM
1. Bisa dipakai untuk berbagai macam sistem operasi.
2. Memiliki RAM dan CPU sendiri.
3. Lebih Efisien.
4. Cocok digunakan untuk website dengan kunjungan yang banyak setiap harinya.
5. Cocok untuk website yang memerlukan resource tinggi.
KVM tak hanya memiliki beberapa kelebihan namun juga memiliki kekurangan yang harus Anda
ketahui. Berikut kekurangan memakai KVM.
1. Tidak bisa overselling sehingga harganya lebih mahal.
2. Setup yang cukup merepotkan.
Untuk lebih gampangnya, KVM memang sudah “berdiri” sendiri sehingga tidak akan
3. Tidak mendukung “On Demand”.
d. Arsitektur aplikasi
karena KVM didesain setelah kemunculan teknologi virtualisasi dibantu perangkat keras
(hardware assisted virtualization), KVM tidak perlu mengimplementasikan fitur yang telah
disediakan oleh perangkat keras. KVM membutuhkan prosesor Intel VT-X atau AMD-V dan
menggunakan fitur tersebut untuk virtualisasi CPU.
e. Cara Kerja
Seorang pengguna dapat menggunakan perangkat KVM dengan cara menghubungkan monitor,
keyboard dan mouse kepada perangkat tersebut lalu menggunakan kabel khusus (umumnya kabel
USB dan kabel VGA) untuk menghubungkan perangkat KVM dengan komputer. Pengontrolan
sebuah komputer dengan komputer lainnya dapat dilakukan dengan menggunakan sakelar atau
tombol yang terdapat di dalam perangkat KVM tersebut, KVM selanjutnya meneruskan sinyal
antara komputer dan keyboard, mouse dan monitor, tergantung komputer mana yang sedang
dipilih. Beberapa KVM juga dapat mengizinkan pengontrolan dengan menggunakan perintah-
perintah keyboard (seperti halnya penggunaan kunci tertentu).
7. OPEN SOLARIS
a. Profile umum
OpenSolaris adalah sistem operasi dengan kode terbuka / open source, mirip dalam
lingkup GNU/Linux dan BSD, tetapi ada beberapa proprietari milik Sun Microsystems.
Penjelasan akan dipisahkan menjadi tiga aspek : kode, distribusi dan komunitas.
OpenSolaris adalah opensource versi sistem operasi Sun Solaris, tetapi OpenSolaris
terdiri lebih dari kode yang tidak hanya inti sistem operasi misalnya source untuk
installer, desktop, software layer seperti Open High Availability Cluster, dokumentasi,
framework test dan masih banyak yang lainnya. OpenSolaris terdiri dari jutaan baris
source code dalam puluhan ribu file.
b. Fitur Utama
Fitur-fitur OpenSolaris diantaranya :
- Mendukung multiple arsitektur hardware computer, termasuk SPARC dan 32- bit, 64-bit
x86.
- Fitur networking sampai level kernel, TCP/IP stack,mendukung IPv6,IPsec,Network Auto-
Magic (NWAM) untuk konfigurasi dan deteksi otomatis interface jaringan, IP Network
Multipathing (IPMP) untuk toleransi kesalahan dan load balancing.
- Memiliki filesistem yang inovatif dan mendukung volume manager. Filesistem didalamnya
ZFS, termasuk Solaris Volume Manager.
Kekurangan
- Versi berbayar sangat mahal : sistem operasi oracle solaris dikembangkan dengan berbagai
macam versi,ada versi yang dikembangkan namun tidak open-source, melainkan berbayar dan
harga untuk sistem operasi oracle solaris sangat mahal.
- Izin yang diberikan kepada para pejabat masih kurang.
- Meski dilengkapi dengan fitur yang cukup,sistem operasi oracle solaris masih belum memiliki
hak akses lebih untuk digunakan secara bebas oleh para pejabat.
- Driver pada Hardware masih kurang baik.Meski memiliki fungsi dan fitur .ang menarik dan
cukup standar,sistem operasi oracle solaris masih memiliki spesifikasi driver hardware yang
kurang baik secara keseluruhan.
d. Arsitektur Aplikasi
Solaris menggunakan basis kode sumber yang sama untuk platform SPARC,IA-32 dan
x86.Solaris mempunyai reputasi cukup baik untuk multiprocessing simetris yang mendukung
sejumlah besar CPU yang berjalan secara paralel.Solaris juga mendukung prosesor berbasis x86
sejak Solaris 2.1 dan versi berikutnya.Solaris 10 mendukung aplikasi 64-bit x86.memungkinkan
Sun untuk memanfaatkan pangsa pasar yang ada atas ketersediaan komoditas prosesor berbasis
64-bit berbasis arsitektur x86-64.Solaris secara internal telah melakukan banyak hal dalam
memasarkan Solaris untuk dapat digunakan secara luas baik pada penggunaan Desktop atau
workstation dan pada mesin peladen,baik itu berbasis AMD Opteron ataupun Intel Xeon pada
mesin-mesin berbasis x86 yang diproduksi oleh perusahaan seperti Dell,Hewlett-Packard dan
IBM.
e. Cara Kerja
Solaris bisa berjalan dengan baik dan stabil dengan membandingkan operasi system dengan
turunan Unix lainnya. Solaris memberikan dukungan pada kemampuan Multiprocessor,
bagaimana mengatasi deadlock, bagaimana menjaga dan meningkatkan CPU dan bagaimana
teknik memanajemen Memory yang baik. Jika dilakukan perbandingan multiprocessor pada mesin
yang sebanding antara Solaris 10 x86, RedHat Enterprise Linux 4, RedHat Enterprise Linux 5 dan
Windows Server 2003 R2. Solaris lebih unggul dalam stabilitas, efisiensi dan juga memiliki
kinerja terbaik pada sebuah system operasi.
8. OPEN STACK
a. Profile umum
OpenStack adalah sistem operasi awan yang mengontrol lingkungan komputasi besar, storage,
dan sumber daya jaringan di seluruh data center, semua dikelola melalui dashboard yang
memberikan kontrol administrator sekaligus memberdayakan pengguna mereka ke sumber daya
penyediaan melalui antarmuka web (Web GUI). Openstack memiliki API standard yang berfungsi
sebagai alat komunikasi dengan software lain.
OpenStack merupakan platform perangkat lunak untuk cloud, baik publik maupun privat.Inisiatif
OpenStack dimulai tahun 2010 oleh Rackspace dan NASA. Relatif muda dibandingkan dengan
beberapa inisiatif cloud lain seperti CloudStack atau OpenNebula. Proyek ini didukung oleh
banyak pihak dari industri maupun individu.
b. Fitur utama
- Dashboard
Seperti namanya kita dapat mengerti bahwa layanan Dashborad ini menyediakan tampilan
web yang berinteraksi dengan layanan OpenStack seperti meluncurkan instance, memberikan
IP address dan menhkonfigurasi akses kontrol.
Project Dashborad pada OpenStack disebut Horizon.
- Compute
Seperti namanya layanan Compute ini menyediakan manajemen intan dari Compute yang ada
pada lingkungan OpenStack.
- Networking
Dengan mudah kita memahami layanan Networking sebagai layanan yang membuat jaringan
secara virtual tentunya. Memiliki plugin yang mendukung berbagai jaringan dari vendor dan
teknologi.
- Object Storage
Pada Object storage ini akan menympan dan menambil object data melalui RESTful, API
berbasis HTTP.
- Block Storage
Layanan Object Storage ini menyediakan persistent block storage untuk menjalankan
instance. Kita dapat melakukan manajemen block storage devices.
Project Block Storage pada OpenStack disebut Cinder.
d. Arsitektur aplikasi
NAMA APLIKASI FUNGSI
9. VIRTUALISTIC
a. Profil umum
Salah satu software unggulan karya anak bangsa dalam teknologi virtualisasi adalah Virtualiztic.
Saat artikel ini ditulis, Virtualiztic sudah mencapai versinya yang ke 2.2.1. Versi open source saat
ini sudah memiliki fitur yang mumpuni seperti membuat Virtual Machine (VM) membuat
container docker, dan juga sudah suport untuk grafik passthrough. Selain mudah dan cepat.
Virtualiztic juga berjalan diatas web browser sebagai aksesor utamanya. Semua kegiatan
virtualisasi dapat dilakukan dengan menggunakan browser sebagai media pengaksesnya. Lalu
bagaimana cara kerja Virtualiztic? Virtualiztic digunakan sebagai sistem operasi dasar dari
perangkat yang akan divirtualisasikan. Ketika kita ingin menggunakan virtualiztic maka semua
data dan sistem operasi yang digunakan sebelumnya harus terhapus dikarenakan virtualiztic harus
mengambil alih penuh perangkat yang akan digunakan.
Kelebihan Aplikasi :
Pengurangan Biaya Investasi Hardware. Dengan menggunakan teknologi ini, investasi hardware
dapat ditekan lebih rendah karena virtualisasi hanya mendayagunakan kapasitas yang sudah ada.
Kemudahan Backup & Recovery. Teknologi ini, server-server yang dijalankan didalam sebuah
mesin virtual dapat disimpan dalam 1 buah image yang berisi seluruh konfigurasi sistem.
Kemudahan Deployment. Dengan menggunakan teknologi virtualisasi, server virtual dapat
dikloning sebanyak mungkin dan dapat dijalankan pada mesin lain dengan mengubah sedikit
konfigurasi.
Kemudahan Maintenance & Pengelolaan. Teknologi ini memungkinkan jumlah server yang lebih
sedikit otomatis akan mengurangi waktu dan biaya untuk mengelola.
Penyediaan/pembangunan dan instalasi yang lebih cepat
Keseragaman Platform
Kemudahan Replacement. kita bisa dengan mudah melakukan upgrade spesifikasi atau
memindahkan virtual machine ke server lain yang lebih powerful
Kelemahan Aplikasi :
Satu Pusat Masalah. Pada teknologi ini jika server induk bermasalah, semua sistem virtual
machine didalamnya tidak bisa digunakan.
Spesifikasi Hardware. Dengan menggunakan teknologi ini, untuk implementasi Virtualisasi
membutuhkan spesifikasi server yang lebih tinggi untuk menjalankan server induk dan mesin
virtual didalamnya.
Satu Pusat Serangan. Penempatan semua server dalam satu komputer akan menjadikannya sebagai
target serangan sehingga rawan untuk di bobol.
10. DOCKER
a. Profil umum
Docker adalah platform atau aplikasi yang bersifat open source untuk memasukkan dan
menyatukan beberapa file software yang disatukan ke dalam suatu wadah atau biasa disebut
dengan container.
Kontainer tersebut nantinya akan memuat kumpulan image yang berisi data konfigurasi dan file
pendukung lainnya. Sehingga, sering kali, Docker digunakan sebagai solusi bagi tim developer
dalam mengembangkan aplikasi di berbagai environment yang ada.
.
d. Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan Docker antara lain sistem kontainer berbasis open source, mudah dibuat dan
mendistribusikan images, dapat menjalankan images yang sama di setiap kontainer yang telah
dibuat, dan pemanfaatan sumber daya yang lebih baik.
Kekurangannya , sulit mengelolah data persisten dalam sebuah wadah.
Docker berfungsi dengan menyediakan cara standar untuk menjalankan kode Anda. Docker
adalah sistem operasi untuk kontainer. Mirip dengan cara mesin virtual memvirtualisasi
(menghilangkan kebutuhan untuk secara langsung mengelola) perangkat keras server, kontainer
memvirtualisasi sistem operasi server. Docker diinstal di setiap server dan memberikan perintah
sederhana yang dapat Anda gunakan untuk membuat, memulai, atau menghentikan kontainer.
11. QEMU
a. Profil umum
QEMU
Qemu adalah singkatan dari Quick Emulator. Qemu disini memilik fungsi yang sama dengan
VMware, yaitu sebagai virtual operating system. Qemu ini bisa menjadi sebuah interface dari
perangkat keras seperti CD-ROM, hard disk, audio interface, dan perangkat USB. QEMU
mendukung emulasi berbagai arsitektur, termasuk IA-32 (x86) PC, PC x86-64, MIPS R4000, Sun
SPARC sun4m, Sun SPARC sun4u, papan pengembangan ARM (Integrator / CP dan serbaguna /
PB), SH4 Shix papan, PowerPC (PReP dan Power Macintosh), ETRAX CRIS dan MicroBlaze
arsitektur. Homepage QEMU menyediakan daftar lengkap arsitektur yang didukung.
QEMU dapat menyimpan dan memulihkan keadaan mesin virtual dengan semua program yang
berjalan. Sistem operasi tamu tidak perlu menambal untuk dijalankan di QEMU. QEMU
mendukung persaingan berbagai arsitektur, termasuk:
• PC IA-32 (x86)
• x86-64 PC
• MIPS64 Release 6[5] dan varian sebelumnya
• Sun’s SPARC sun4m
• Sun SPARC matahari
• Papan pengembangan ARM (Integrator / CP dan Serbaguna / PB)
• Papan SH4 SHIX
• PowerPC (PReP dan Power Macintosh)
• ETRAX CRIS
• MicroBlaze
• RISC-V
12. HYVER V
a. Profil umum
Hyper-V adalah solusi virtualisasi dari Microsoft yang membutuhkan server core dan prosesor.
Hyper-V dibagi menjadi dua yaitu Hyper-V parent dan Hyper-V tanpa parent. Hyper-V adalah
sebuah role yang ada di Windows Server 2008 R2. Menyediakan tools dan services yang bisa
digunakan untuk membuat sebuah server virtualisasi. Virtualisasi ini bisa digunakan bermacam-
macam pencapain bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi pengeluaran. Virtualisasi
ini sangat bermanfaat karena kita bisa membuat dan memanagement virtual machines, dimana
kita bisa menjalankan banyak sistem operasi pada satu komputer dan menutup sistem operasi
tersebut dengan yang lainnya.
Hyper-V disebut virtualisasi berbasis Hypervisor. Hypervisor bisa disebut perangkat lunak atau
firmware yang membuat mesin virtual.
b. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan Hyper V
• Lapisan virtualisasi kinerja tinggi
• Kemampuan untuk memindahkan mesin virtual antara host Hyper-V tanpa downtime
• Driver berkinerja tinggi untuk sebagian besar sistem operasi tamu Windows dan Linux
• Penugasan sumber daya yang dinamis ke mesin virtual
• Replikasi mesin virtual hampir real-time ke host jarak jauh
• Pencadangan langsung mesin virtual
• Clustering host fisik untuk memberikan perlindungan ketersediaan tinggi otomatis untuk para
tamu
• Dukungan untuk hingga 1.024 mesin virtual yang berjalan pada satu host
Kekurangan Hyper V
• Crash dari OS utama akan merusak semua VM
• OS harus diinstal agar Lapisan Hypervisor dapat beroperasi
• Pembaruan OS dan keamanan yang sering diterjemahkan ke dalam overhead yang lebih besar
• Kurangnya dukungan untuk layanan template
c. Arsitektur aplikasi
Arsitektur Hyper-V
Microsoft Hyper-V adalah teknologi virtualisasi yang dibesut oleh Microsoft. Bermula pembelian
Virtual PC dari Connectix dan diikuti peluncuran Microsoft Virtual Server 2005. Virtualisasi terus
dikembangkan dan saat ini sudah berganti nama menjadi Hyper-V.
Hyper-V adalah virtualisasi berbasis hypervisor. Sedang hypervisor dikenal juga sebagai virtual
machine manager (VMM). VMM sendiri adalah salah satu dari teknik hardware virtualization
yang memungkinkan beberapa sistem operasi (dikenal sebagai guest) yang berjalan diatas sebuah
host komputer. Guest pada dasarnya akan berbentuk sebagai file.
d. Fitur utama
Adapung fitur baru dari Hyper-V pada Microsoft Windows Server 8 tersebut adalah sebagai
berikut:
Skalabilitas Hyper-V 3.0
Hyper-V 3.0 dari sisi skalabilitas sudah ditingkatkan dari versi sebelumnya, yakni pada versi baru
ini, host hyper-V 3.0 sudah mendukung sampai dengan 160 logical processor (dimana logical
processor merupakan hitungan core ataupun hyperthreading) dan RAM sampai dengan 2 TB.
Pada sisi guest, Hyper-V 3.0 akan mendukung sampai dengan 32 virtual CPU dengan RAM 512
GB per VM.
Lebih dari satu proses Live Migration dan Live Storage Migration pada saat yang sama
Mungkin hal ini lebih penting dari peningkatan skalabilitas dimana terdapat perubahan pada fitur
Live Migration yang dikenalkan pertama kali pada Hyper-V 2.0 yang merupakan salah satu role
Microsoft Windows Server 2008 R2.
Kita dapat menggunakan beberapa backend storage secara bersamaan, termasuk GluterFS, NFS
iSCSI, FC bahkan local. Sedangkan untuk networking virtualization akan di tangani oleh OVN.
c. Keunggulan& Kekurangan
Keunggulan Aplikasi :
Sistem operasi dan database yang digunakan adalah opensource, dan tidak ada lisensi apapun.
Untuk efisiensi, perusahaan dapat menggunakan oVirt untuk aplikasi/sistem yang digunakan
sebagai environment testing ataupun devlopment.
Secara teknis oVirt dapat memiliki teknologi Clustering dan memiliki Hight Avalability pada
environment yang menggunakan hypervisor lebih dari satu. Kegunaannya adalah jika salah satu
hypervisor bermasalah maka VM yang ada didalamnya dapat pindah ke hypervisor lain.
Didukung oleh komunitas oVirt yang ada di seluruh dunia.
Kekurangan Aplikasi :
Tidak ada dukungan secara komersil dari vendor, sehingga tidak disarankan untuk digunakan
pada environment production yang terkait dengan server core bisnis perusahaan, kecuali
perusahaan memiliki karyawan yang “Spartan” yang mau bertanya-tanya ke komunitas dan
memiliki daya eksplorasi yang tinggi
d. Arsitektur aplikasi
oVirt tidaklah serumit seperti yang dibayangkan, tapi memang didalamnya terdapat solusi-solusi
yang sering kali dikelola diluar oVirt. Sebagai awal, yang perlu diperhatikan adalah pada dua hal
dibawah ini.
Nodes, merupakan mesin dimana hypervisor dan servis oVirt (VSDM) berjalan. Nodes bisa
CentOS, Fedora atau dapat juga menggunakan ovirt-node yang telah di kustomisasi untuk berjalan
pada oVirt.
Engine, merupakan mesin yang melakukan koordinasi pada cluster seperti vSphere vCenter. Pada
setiap cluster hanya boleh terdapat 1 engine instance, kecuali memiliki high-availbility engine.
Engine tidak dapat diinstall pada Node, namun dapat menggunakan self-hosted Engine, yang
merupakan Engine Virtual Machine yang berjalan didalam cluster.
b. Fitur utama
LXC saat menggunakan fitur kernel berikut mengandung proses:
- ruang nama kernel (IPC, UTS, mount, pid, jaringan dan user)
- Profil AppArmor dan SELinux
- Kebijakan Seccomp
- Chroot (menggunakan pivot_root)
- Kemampuan kernel
- CGroups (kelompok kontrol)
d. Arsitektur LXC
b. Fitur utama
- Dukungan dan pengalihan USB - sambungkan periferal seperti flash drive dan kamera digital,
dan cetak dari printer OS tamu ke host.
- Penerbitan dan peluncuran aplikasi tanpa hambatan - jalankan aplikasi Mode Windows XP
langsung dari desktop Windows 7
- Dukungan untuk multithreading - jalankan beberapa mesin virtual secara bersamaan, masing-
masing di utasnya sendiri untuk meningkatkan stabilitas dan kinerja
- Integrasi dengan Windows Explorer - kelola semua VM dari satu folder Explorer (%
USERPROFILE% \ Mesin Virtual)
- Mampu mendeteksi port USB sehingga anda masih bisa menggunakan Flash Disk sebagai
media penyimpanan data
- Integrasi folder antara Windows 7 (host) dan Windows XP (guest), sehingga semua folder pada
directory (C, D, E dst) di Windows 7 dapat dibuka pada Windows XP Mode
- Bisa digunakan untuk ajang uji coba suatu program aplikasi yang belum kita kenal sebelum
kita benar-benar menggunakannya
- Bagi anda yang suka menganalisis virus untuk kemudian mencari solusi anti virus-nya dapat
menggunakan sistem virtualisasi ini, sebab bila nanti ternyata berakibat buruk terhadap sistem
operasi yang ter-instal, maka yang rusak adalah sistem