0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
708 tayangan1 halaman

Diskusi 5 - Akuntansi Menengah

Hak sewa dapat digolongkan sebagai aktiva tetap tidak berwujud apabila pembayaran sewa dilakukan untuk jangka waktu lebih dari satu tahun. Namun, hak sewa juga dapat dibukukan sebagai biaya sewa jika pembayarannya dilakukan setiap tahun. Keduanya sesuai untuk dicatat sebagai aktiva jika hak sewa diharapkan memberikan manfaat kepada perusahaan di masa depan.

Diunggah oleh

Salsabila Soliha
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
708 tayangan1 halaman

Diskusi 5 - Akuntansi Menengah

Hak sewa dapat digolongkan sebagai aktiva tetap tidak berwujud apabila pembayaran sewa dilakukan untuk jangka waktu lebih dari satu tahun. Namun, hak sewa juga dapat dibukukan sebagai biaya sewa jika pembayarannya dilakukan setiap tahun. Keduanya sesuai untuk dicatat sebagai aktiva jika hak sewa diharapkan memberikan manfaat kepada perusahaan di masa depan.

Diunggah oleh

Salsabila Soliha
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Diskusi 5 – ADBI4335 Akuntansi Menengah

Apakah Hak Sewa digolongkan/dicatat sebagai aktiva tetap yang tidak berwujud
(intangible asset) atau apakah seharusnya hak sewa tersebut dibukukan sebagai
biaya sewa?

Sebelum membahas aktiva tidak berwujud lebih lanjut, menurut materi yang saya pelajari.
Secara umum, menurut beberapa penulis aktiva tidak berwujud adalah aktiva yang
dimiliki oleh perusahaan yang tidak mempunyai wujud fisik, dan dimiliki untuk jangka
waktu lebih dari setahun serta dapat digunakan untuk menunjang kegiatan operasi
perusahaan yaitu dapat menghasilkan laba.

Sedangkan Hak sewa/leasehold adalah hak dari penyewa (lessee) untuk menggunakan
aktiva tetap (milik lesssor) yang disewanya dalam suatu perjanjian sewa menyewa, di
mana lessee melakukan pembayaran di muka. Apabila lessee membayar sewa tersebut
setiap periode/tahun, maka sewa tersebut dapat disajikan sebagai pos aktiva lancar pada
akun piutang sewa atau sewa dibayar di muka, tetapi apabila lessee membayar sewa
tersebut untuk jangka waktu lebih dari satu periode/tahun, maka sewa tersebut disajikan
sebagai pos aktiva tidak berwujud yaitu leasehold.

Dengan demikian, alasan hak sewa dapat dinyatakan sebagai aktiva tetap tidak berwujud,
yaitu karena :
 Hak sewa memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan, atau dengan kata lain, atas
sumber daya (dana) yang dikeluarkan diharapkan hak sewa akan memberikan
manfaat kembali (berpotensi menghasilkan kas atau manfaat) di masa yang akan
datang.
 Manfaat yang akan diterima oleh perusahaan atas kepemilikan hak sewa, akan
dinikmati oleh perusahaan untuk periode waktu lebih dari satu tahun buku.

Kesimpulan menurut pendapat saya dari pengertian tersebut di atas, hak sewa dapat
digolongkan atau dicatat sebagai aktiva tetap tidak berwujud apabila lessee membayar
sewa tersebut untuk jangka waktu lebih dari satu periode/tahun, maka sewa tersebut
disajikan sebagai pos aktiva tidak berwujud yaitu leasehold, akan tetapi dapat
dibukukan juga sebagai biaya sewa yang disajikan sebagai pos aktiva lancar pada akun
piutang sewa atau sewa di bayar di muka apabila lessee membayar sewa tersebut setiap
periode/tahun. Sehingga hak sewa dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang akan
dinikmati oleh perusahaan untuk periode waktu lebih dari satu tahun buku atau di masa
yang akan datang.

Anda mungkin juga menyukai