0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
66 tayangan6 halaman

Analisis Reaksi Rangka Batang Metode Titik Buhul

Rangkuman analisis struktur rangka batang menggunakan metode kesetimbangan titik buhul: 1. Hitung reaksi perletakan pada masing-masing titik dengan menyelesaikan persamaan kesetimbangan horizontal dan vertikal 2. Hasilnya berupa besaran dan arah gaya pada tiap batang, baik tekan maupun tarik 3. Rekapitulasi gaya pada tiap batang digunakan untuk mengecek kesesuaian hasil perhit

Diunggah oleh

Nandri Nadun
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
66 tayangan6 halaman

Analisis Reaksi Rangka Batang Metode Titik Buhul

Rangkuman analisis struktur rangka batang menggunakan metode kesetimbangan titik buhul: 1. Hitung reaksi perletakan pada masing-masing titik dengan menyelesaikan persamaan kesetimbangan horizontal dan vertikal 2. Hasilnya berupa besaran dan arah gaya pada tiap batang, baik tekan maupun tarik 3. Rekapitulasi gaya pada tiap batang digunakan untuk mengecek kesesuaian hasil perhit

Diunggah oleh

Nandri Nadun
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contoh Soal

Analisa Struktur I
Dosen Pengampuh: Merzy Mooy, S.T., M.T

Rangka Batang Metode Kesetimbangan Titik Buhul


1. Hitunglah reaksi perletakan yang terjadi pada masing-masing titik rangka batang berikut ini!

6 Ton 8 Ton 2 Ton


4 Ton F 14 G 15 H 16 I 17 J

5 6 7 8 9 10 11 12 13 1 m

A 1 C 2 D 3 E 4 B
HB
VA VB
1m 1m 1m 1m

Langkah 1: Hitunglah reaksi perletakan yang terjadi pada rangka batang menyeluruh!

Reaksi Perletakan:

ΣH =0
HB + 4 = 0
HB = -4 Ton ( ← )

Σ MA = 0
-4VB + (2 x 3) + (8 x 2) + (6 x 1) + (4 x 1) = 0
-32 = -4 VB
VB = 8 Ton (↑)

Σ MB = 0
4VA - (6 x 3) - (8 x 2) - (2 x 1) + (4 x 1) =0
32 = 4 VA
VA = 8 Ton (↑)

Kontrol:
ΣV =0
VA + VB – 6 – 8 – 2 =0
8 + 8 -16 = 0 (OK)
Langkah 2: Hitunglah reaksi perletakan pada masing-masing titik dengan catatan, batang yang tidak
diketahui besar gaya maksimum berjumlah 2 batang. Semua gaya batang yang belum
diketahui diasumsikan sebagai batang tarik atau ke arah luar.
Nilai batang tetap positif, arahnya saja yang berubah (tekan atau tarik)!

TITIK A
S5 ΣH =0
S1 =0
S1
ΣV =0
8 Ton 8 + S5 = 0
S5 = -8 Ton (batang tekan)

TITIK F

ΣH =0
S6 cos 45º
4 Ton 4 + S14 + S6 cos 45º =0
S14 1
4 + S14 + 8 √2 . ⁄2 √2 = 0
8 Ton S6 S14 = -12 Ton (batang tekan)
S6 sin 45º

ΣV =0
8 – S6 sin 45º =0
8 - 1⁄2 √2 S6 =0
S6 = 8√2 Ton (batang tarik)

TITIK C

8√𝟐 sin 45º


8√𝟐 S7
ΣH =0
0 Ton S2 – 8√2 cos 45º =0
S2
8√𝟐 cos 45º S2 – 8 √2 . 1⁄2 √2 =0
S2 = 8 Ton (batang tarik)

ΣV =0
S7 + 8√2 sin 45º =0
S7 + 8 √2 . 1⁄2 √2 =0
S7 = -8 Ton (batang tekan)
TITIK G

6 Ton
S8 cos 45º ΣH =0
12 Ton 12 + S15 + S8 cos 45º = 0
S15
12 + S15 + 2 √2 . 1⁄2 √2 = 0
S8
8 Ton S15 = -14 Ton (batang tekan)
S8 sin 45º
ΣV =0
8 – 6 – S8 sin 45º =0
2 – S8 . 1⁄2 √2 =0
S8 = 2√2 Ton (batang tarik)

TITIK H

8 Ton
ΣH =0
14 Ton S16 + 14 =0
S16
S16 = -14 Ton (batang tekan)

S9
ΣV =0
S9 + 8 =0
S9 = -8 Ton (batang tekan)

TITIK D

2√𝟐 sin 45º S10 sin 45º


2√𝟐 8 Ton
S10 ΣH =0
8 Ton S3 – 8 – 2√2 cos 45º + S10 cos 45º =0
2√𝟐 cos 45º S3 S10 cos 45º S3 – 8 – 2√2 . 1⁄ √2 + 6√2 . 1⁄ √2 =0
2 2
S3 = 4 Ton (batang tarik)

ΣV =0
-8 + 2√2 sin 45º + S10 sin 45º =0
-8 + 2 √2 . 1⁄2 √2 + 1⁄2 √2 . S10 =0
S10 = 6√2 Ton (batang tarik)
TITIK I

2 Ton
6√𝟐 cos 45º ΣH =0
14 Ton S17 S17 + 14 – 6√2 cos 45º =0
S17 + 14 – 6√2 . 1⁄2 √2 =0
6√𝟐 S11 S17 = -8 Ton (batang tekan)
6√𝟐 sin 45º
ΣV =0
-2 – S11 – 6√2 sin 45º =0
-2 – S11 – 6√2 . 1⁄2 √2 =0
S11 = -8 Ton (batang tekan)

TITIK E

S12 sin 45º


8 Ton
S12 ΣH =0
4 Ton S4 – 4 + S12 cos 45º =0
S4
S12 cos 45º S4 – 4 + 8√2 . 1⁄2 √2 =0
S4 = -4 Ton (batang tekan)

ΣV =0
-8 + S12 sin 45º =0
-8 + 1⁄2 √2 . S12 =0
S12 = 8√2 Ton (batang tarik)

TITIK J

8√𝟐 cos 45º ΣH = 0 (KONTROL ULANG)


8 Ton 8 – S12 cos 45º =0
8 – S12 . 1⁄2 √2 =0
8√𝟐 S12 = 8 √2 Ton (batang tarik)
S13
8√𝟐 sin 45º
ΣV =0
– S13 – 8√2 sin 45º =0
– S13 – 8√2 . 1⁄2 √2 =0
S13 = -8 Ton (batang tekan)
TITIK B (KONTROL)

S13
ΣH = 0 (KONTROL ULANG)
S4 4 Ton –S4 – 4 =0
S4 = -4 Ton (batang tekan) OK

8 Ton ΣV = 0 (KONTROL ULANG)


S13 + 8 =0
S13 = -8 Ton (batang tekan) OK

REKAPITULASI GAYA PADA MASING-MASING BATANG

Batang Gaya (Ton)


S1 0
S2 8
S3 4
S4 -4
S5 -8
S6 8√2
S7 -8
S8 2√2
S9 -8
S10 6√2
S11 -8
S12 8√2
S13 -8
S14 -12
S15 -14
S16 -14
S17 -8

Kesimpulan:

- Batang – batang tegak (5, 7, 9, 11, 13) besar gayanya sama


1. SOAL NOMOR 1
Hitunglah reaksi perletakan yang terjadi pada rangka batang berikut menggunakan
“MetodeTitik Buhul”!

(1Ton) 2 Ton

4 Ton F 12 G 13 H 2 Ton

5 6 7 8 9 10 11

Anda mungkin juga menyukai